Keep Follow Me [Oneshot]

Title : Keep Follow Me [Oneshot]

Author : Lee Tae Ri

Main Cast :

  • Choi Minho SHINee
  • Ji Young KARA

hai, Ini FF Oneshot ku yg Ke-2 , Mungkin agak pendek. Niatnya sih mau buat Sad End. Tpi… Baca aja sendiri deh…

Ji YOUNG POV

Memiliki seorang Namja yg Tampan, dpat melindungi mu kapanpun dan dimanapun. Pasti merupakan impian setiap yeoja. Tpi! Tidak denganku.

”Hey, sampai kapan kau akan mengikutiku terus?” ucapku sambil melipat Kedua tanganku didada, dan menatap namja Bernama Choi Minho.

”Sampai kapanpun” jawabnya singkat.

”Jangan Bercanda denganku Minho-ssi” ucapku agak sedikit kesal dengan sikapnya.

”Bukankah, aku sudah berjanji aku akan menjagamu selamanya? Aku akan menjagamu dengan Nyawaku” ucapnya lagi sambil menepuk-nepuk dadanya.

Apa dia tidak lelah mengikutiku terus? Apa dia tidak lelah mengetik sms untukku setiap 1 jam hanya untuk menanyakan Kegiatan ku setiap saat?. Dan apa dia tidak lelah meneleponku setiap kali aku tdak membalas SMS nya? Aku mulai kesal dengan sikapnya yang sperti ini.

”Berhentilah, Minho . Kumohon…”

”………” kenapa dia diam?

”Minho?” tanyaku.

”Shiro.. Aku tidak akan berhenti menjagamu dengan tanganku” aku menarik napas panjang.

”Tidak ada gunanya minho..”

”Suatu saat aku akan berguna untukmu Ji young”

”…..” aku hanya menatapnya nanar

”Masuklah…” dia menunjuk kearah rumahku

”Ne.. Gomawo..” kataku, sambil menunjukkan Senyum kecut ku padanya. Tapi dia membalas dengan senyum yg paling indah.

Minho adalah Namjachinguku , sejak 5 hari lalu. Dan sejak 5 hari lalu pula dia mulai mengikutiku sperti itu.

MINHO POV

Aku tidak berniat mengganggu hidupmu, Ji Young. Aku hanya ingun memperhatikanmu, dan yg paling utama adalah menjagamu sebagai Yeojachingu ku.

———————————————–

JI YOUNG POV

”Hey, lihat itu..” Seorang murid berbisik-bisik di depanku.

”Iya.. Itu dia kan?”

”Iya…”

”Apa minho berubah Status?”

”Spertinya Minho berubah menjadi ummanya sekarang..”

”Kau benar, mereka lengket sekali”

”Padahal mereka baru berpacaran 5 hari yg lalu..”

aku, tdak peduli dengan yg mereka katakan. Tapi yg paling membuatku sebal adalah seorang namja yg sedari rumah sampai sekolah mengikutiku terus .

”Aku duluan..” ucapku padanya.. Untung kelas kami berbeda, jdi aku masih punya waktu untuk terbebas drinya.

”Apa dia melakukannya lagi?” tanya Su Bin, sahabatku. Aku hanya mengangguk lesu.

”Sampai kapan?” tanyanya lagi

”Selamanya..” jawabku tak bersemangat

”Haah~ kau beruntung sekali”

”Mwo?! Aku malah tidak menyukai kelakuannya itu”

”Hey, semua Yeoja ‘Normal’ suka jika Namjachingu mereka memberi perhatian lebih pada mereka” kata Su Bin menekankan Kata Normal pada Kalimatnya.

”Terserah kau saja..”

”Hah~ akan banyak yg membicarakan kalian, jika kalian putus kelak”

”Putus?! Aku sudah memutuskan.. Aku akan memutuskan hubungan Ku”

”Mwo?! Jeongmalyo?!” aku mengangguk mantap.

”Aku tidak yakin ini jalan yg benar ” ucap subin, ada sedikit kekhawatiran tersirat di Wajahnya.

”Tenanglah, aku pasti bisa”

”Spertinya, aku salah memberikanmu ide”

”Tidak, kau baik. Memang itu yg sebenarnya harus kulakukan.”

————————————————–

bagaimana aku melakukannya? Aku takut dia marah, apa seharusnya aku yg marah karena dia selalu menggangguku. Tidak, aku takut dia tersinggung. Apa ?! Seharusnya aku juga yg tersinggung karena dia sudah mengganggu Privasiku.

”Kau tidak makan?” tanya minho membuyarkan Lamunanku, kami sedang makan dikantin sekolah.

”………..” aku tidak menjawabnya. Kulihat dia mengunyah makanannya perlahan, kemudian menaruh sumpitnya diatas meja.

”Ji Young? Gwenchana?” tanyanya lagi

”…….” aku tidak menjawabnya, dia menarik napas panjang. Aku harus bertindak sekarang. Ah, tidak aku akan pergi saja.

Aku beranjak dri bangku ku, dan berjalan. Tpi, langkahku tertahan karena minho menahan lenganku. Aku sudah bosan dengan kelakuannya seperti ini . Aku sudah lelah.

”Hey.. Kau mau kemana?” ucapnya. Aku menepis tangannya dan berteriak

”HENTIIKAN MINHO , HENTIKAN. KUMOHON BERHENTI MENGIKUTIKU, kumohon..kumohon” ucapku. Aku tau seisi kantin memperhatikan kami.

Aku menatap wajahnya, dia tersenyum padaku. Jangan tersenyum padaku minho. Itu membuat hatiku semakin perih. Itu membuatku semakin merasa bersalah padamu. Kenapa kau lakukan ini padaku?.

Kenapa kau Tersenyum? Kukira jika kulakukan itu padamu, kau akan marah padaku dan memutuskanku. Jika, hal itu benar terjadi aku akan sangat bersyukur sekali.

Aku berlari meninggalkan Minho yang berdiri mematung. Aku tak tega melihatnya sperti itu. Aku menyesal mengucapkan kata-kata sperti itu padanya.

—————————————————–

MINHO POV

Aku hanya tersenyum, apakah salah jika aku memperhatikannya? Kukira, semau yeoja senang jika diperhatikan oleh namjachingu mereka. Apa perlakuanku berlebihan.

Dia berlari meninggalkanku, aku ingin mengejarnya. Tapi, kukira dia ingin sendirian sekarang. Kumohon, jangan teteskan airmataku. Aku akan merasa bersalah jika melihatmu menangis jiyoung.

Semua orang di kantin pasti melihatku sekarang. Aku menatap sekelilingku. Kemudian membungkukkan badanku.

”Mianhae..” ucapku.

Kemudian mereka melanjutkan aktifitasnya kembali. Aku bingung dengan sikap Ji Young.

JI YOUNG POV

pulang sekolah. Hari ini spertinya makin banyak saja siswa yg membicarakanku. Apalagi, setelah kejadian di kantin tdi siang.

Aku berjalan pulang kerumah, Aku menengok kebelakang. Tidak ada, apa dia marah padaku? Ah, biarkan saja. Akhirnya, tdak ada lagi yg mengikutiku. Sepanjang perjalanan pulang, aku selalu berhenti dan menengok kearah belakang. Entah kenapa, ada sedikit rasa kehilangan dalam hatiku.

——————————————————–

HP ku sepi, minho tidak men-sms ataupun menelepon ku lagi sejak 2 hari lalu, atau lebih tepatnya sejak kejadian itu. Dia juga tidak menjemput atau mengantarku pulang sekolah. Bahkan aku tak melihatnya pergi ke sekolah lagi.

Apa dia memutuskan hubungan kami? Apa dia sebegitunya marah padaku? Aku benar-benar menyesal. Aissh~ kenapa aku harus merasa menyesal sih?

———————————————–

Ini, sudah 2 Minggu.. Ok, aku mengaku aku benar-benar merasa kehilangan sosok seorang Minho…

Aku berjalan lesu, kearah kelas minho. Itu kegiatan rutinku selama 2 minggu ini. Mengecek kedatangan Minho. 2 minggu dia tdak masuk sekolah. Ada apa dengannya?

”Apa minho ada?”. Tanyaku pada Kibum, teman sekelas Minho, tpi kenyataan Pahit. Kibum menggelengkan kepalanya dengan raut wajah yg suram.

Aku menghela Napas panjang… Aku merindukanmu minho,. Benar-benar merindukanmu.

———————————————

entah kenapa aku merasa jalan pulang ke rumahku lebih panjang dibanding saat bersama dengan Minho. Dadaku sakit, aku tak sanggup lagi menahan sakit ini. Aku terduduk di sebuah bangku taman, disini tepat dimana Minho membuatku menjadi Yeojachinguku. Tak terasa air mataku terjatuh.

Tangisanku mulai menjadi-jadi. Aku berusaha mengelap setiap butir air mata yg jatuh dipipiku. Tpi, setiap aku menghapusnya. Semakin deras air mata yg terjatuh .

”Apa kau ingin membunuhku Minho?”

”Andwee..”

”Jika aku bertemu denganmu akan ku bunuh kau”

”Jeongmalyo?”

eh? Siapa yg berbicara denganku? Aku mendongakkan kepalaku keatas berusaha melihat siapa orang yg berada tepat didepanku.

Kabur. Ah, air mataku menggunung di pelupuk mataku. Kupejamkan perlahan mataku. Aku dapat merasakan butir air mata meluncur di kedua pipiku. Kemudian aku membuka mataku lebar-lebar. Dan melihat seorang Namja yg selama ini kucari-cari MINHO!.

”Apa kau merindukanku Ji Young?”

”Mwo?! Dega…. Ah~ Ahniyo… Aku tidak merindukanmu sama sekali” ucapku berbohong

”Jeongmalyo?” ucapnya dengan mata yg membulat seperti tokoh Manga. Membuatnya terlihat lebih  tampan.

Aku tidak menjawab pertanyaannya, aku hanya beranjak dri tempat dudukku.

”YYA, Ji Young.. Bogoshippoyo~” ucapnya sedikit berlari mengejarku.

Hatiku senang sekali, ternyata dia masih mencintaiku.

————————————

MINHO POV

FLASHBACK

aku berjalan gontai ke kelasku, aku benar-benar tidak bersemangat dengan pelajaran selanjutnya, pikiranku terus tertuju pada Ji Young.

KLIK ! Satu pesan masuk ke selfonku

From : Hae Hyung

 

Minho, cepatlah pulang. Penyakit ayahmu kambuh, kita harus segera pergi ke jepang menemaninya.

 

Aku terkejut mendengar berita itu, aku pamit kepada wali kelas dan pulang. Aku bahkan lupa memberi salam pada Ji Young dan tidak sempat menjelaskan pada sahabatku Kibum

———————————————-

2 Minggu di jepang, aku tidak dapat menghubungi Ji Young ataupun Kibum dri sini. Entah, masalah sinyal atau masalah operator aku juga tidak tau. Tpi, kuharap Ji Young mengerti.

FLASHBACK END

Minho POV

Aku berjalan Kearahnya, dia menghentikkan langkahnya. Apa benar dia akan membunuhku? Jika benar maka…….

BRUK!!!!! Dia memelukku, aku mendengar isakkan tangisnya. Aku membalas pelukannya dan mengelus rambutnya berusaha membuatnya tenang.

”Saranghaeyo Minho *hiks*” ucapnya disela-sela tangisan merdu (?) nya.

”Na do..” ucapku, rasanya aku ingin tersenyum selebar-lebarnya hingga mulutku robek (?) hari ini.

FIN

Haa, selesai juga OS Ini… Selama 3 hari gak post FF. Sekalinya Post mengecewakan yaa?? Mian… Walau begitu Komen yaa.. *bow*

17 thoughts on “Keep Follow Me [Oneshot]

  1. Wahhh critax bagusss Ğǟ nyangka hal yg tak terduga ƔάϞƍ dialami minho malah bisa membuat jiyoung sadar bhwa dia memang merindukan sosok minho,,,​♡̬ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ♡̬ ,,crita yg sederhana tp bgus,,daebakk authorr,,ĄƘųω tunggu karya2 ff author yg laen ŷââ gomawoo,,

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s