I am A Lucifer [Part 6] END

Title : I am A Lucifer [Part 6] END

Author : Lee Tae Ri

Main Cast :

  • Lee Taemin SHINee
  • Kim Taeyeon SNSD
  • Kim’Key’ Bum SHINee
  • Jessica SNSD
  • Heechul SUJU

Genre :  G

Length : Chapter [ Last Chapter ]

Hai, sedih rasanya FF ini harus berahir apalagi dengan Ending yg sperti ini… Hwaaaa 😦 saya paling menyukai FF ini dri FF yg pernah saya buat sebelumnya…. Maaf agak lama ini gara-gara authornya ngelamun mulu… lagu 0330nya U-Kiss sukses membuat author menangis ditengah-tengah pengerjaan FF ini… Ok deh  Happy reading De’ Last part All .  binung deh pasti siapa yg bakalan mati… makanya baca dulu dan RCL RCL RCL

Taemin POV

Panas, disini panas sekali. Pertama kali aku kesini aku tidak merasa sepanas ini. Aura disini juga terlihat jauh berbeda saat pertama kali aku kesini. Gelap, jalanan ini sangat mencekam buat seseorang yg pertama kali masuk kesini.

Sekarang Aku dan Key sedang berjalan berdampingan menyusuri setiap lorong untuk sampai ke sebuah Aula utama. Dimana Ketua kami berada.

Teringat Malam itu, saat dimana Tayeon Menolak cintaku. Hatiku sakit, rasanya ada sesuatu yg menusuk hatiku. Aku menundukkan kepalaku, air mataku tidak dapat keluar disaat sperti ini.

”aku bisa membantumu jika kau berubah pikiran” kata key tanpa menatapku. Aku mendongakkan kepalaku dan memandangnya, ada sedikit kekhawatiran tersirat diujung matanya.

”Aku tidak apa..” kataku kemudian menundukan kepalaku lagi. Didalam lubuk hatiku aku merasa khawatir pada taeyeon. Aku belum menitipkannya pada siapapun.

Key POV

Entah apa yg membuat Taemin memutuskan untuk pergi denganku. Jujur, aku sangat mengkhawatirkannya. Bagaimana jika ketua tdak dapat mengampuninya?, apa yg akan terjadi pada taemin.

Kami sampai…

TAEMIN POV

Kami sampai di depan sebuah pintu atau lebih tepat disebut gerbang. Sebentar lagi, aku akan bertemu dengan ketua Heechul. Dia adalah ketua para Lucifer, atau lebih tepatnya dia adalah Raja dri Lucifer.

Key, dia menatapku kali ini matanya mulai berkaca-kaca.

”Kau masih memiliki satu hari, dri perjanjian kita”

”Sudahlah, aku harus menerimanya”

”Maafkan aku Taemin, jika bukan karena kecerobohan ku dimasa itu kau tidak akan pernah menjadi lucifer”

”Tpi, jika bukan karena kau aku tidak dapat bertemu Taeyeon”

”Maafkan aku..”

”Jangan salahkan dirimu Hyung”

GREEEEKK

gerbang terbuka….

TAEYEON POV

”Maaf tpi siapa anda?” tanyaku pda yeoja aneh yg tiba-tiba muncul di depan pintu.

”Ya, ampun aku Lupa, annyeong sica imnida. Aku ingin berterima kasih, karena saat itu kau menolongku”

”Aah~ kau Yeoja yg terjatuh dri pohon itu”

”Aku terjatuh dri langit”

”Mwo?!” aku semakin bingung dengan perkataan yeoja ini.

”Ahahaha.. Kau pasti tidak mengerti, Kajja aku akan menceritakannya dalam perjalanan ”

”Maaf aku harus mencari seseorang”

”Taemin?”

”Apa hubunganmu dengannya?” tanyaku sedikit kesal.

”Kau cemburu? Aku kekasih Key..” ooh jdi dia kekasihnya Key.. Tpi, kenapa aku bertanya hal sperti itu? Apa aku cemburu? Ah, tidak mungkin.

”Aku harus mencari Taemin, semalam dia tidak pulang”

”Tentu saja, dia tidak pulang.. ” ucapnya tertunduk sedih.

”Sica? Gwenchana?” tanyaku agak sedikit khawatir padanya.

”Kajja…”

Tiba-tiba dia menarik lenganku, dan

BWUSSH !

Aku tidak mengingat apa yg terjadi tpi yg ku tau aku sudah berada di sebuah tempat gelap yg mengerikan dengan Hawa yg panas.

Apa sica akan membunuhku? Karena aku berkencan dengan Key kemarin? Tpi, aku hanya berkencan dengan Taemin kemarin. Taemin.. Apa dia membawaku pada Taemin?

”Kita akan kemana?” kataku sambil menarik tangannya, kami berjalan menyusuri lorong-lorong.

”Aku akan menceritakan padamu semuanya. tentang Taemin, Key dan Aku..

———————————

”Begitulah ..” ucapnya kemudian menghentikkan langkahnya di depan sebuah gerbang. Yg kuketahui adalah gerbang aula utama ketua Lucifer di neraka Ini.

KREEKK !!!!

Pintu terbuka, Jantungku berdeber Hebat. Antara Perasaan takut, penasaran, dan sedih bercampur di dalam hatiku. Rasanya benar-benar tidak enak.

”Sica…” itu suara Key, aku menatap seseorang sedang membungkuk kelelahan di samping Key. Ia mendongakkan kepalanya menatapku terkejut.

TAEMIN POV

”Hh,Hh,Hh… Percuma kau melawanku Taemin. Sebaiknya kau menyerahkan dirimu untuk mengabdi pada Klan” ucap Heechul, ketua tanpa perasaan.

Aku tidak menjawab perkataannya, aku berusaha mengatur nafasku. sampai aku kehabisan tenaga pun aku tidak akn menyerahkan diriku dan mengabdi pada Klan. Aku ingin menyelamatkan Key, aku ingin melepasnya dri Klan. Dan inilah satu-satunya cara yg dpat kugunakan.

Aku hendak mengeluarkan kekuatanku lagi, tpi key berjalan kehadapanku dan merentangkan kedua tangannya lebar-lebar . Menghalangi Bayangan Heeechul dri mataku.

”Ini demi aku kan Taemin, kalau begitu biar aku yg menyelesaikannya” ucapnya tanpa bergerak sedikit pun dri hadapanku.

”Jangan terlalu percaya diri Key, Ini bukan untukmu”

dia berbalik menatapku matanya membulat tidak percaya, maafkan aku key tpi ini demi kebaikanmu. Aku ingin kau hidup senang bersama orang yg kau cintai. Aku tidak perduli jika aku mati hari ini, aku hanya ingin melihat Taeyeon untuk terakhir kalinya.

Perlahan, Key menghindar dri hadapanku, Pandangannya tak lepas driku entah pandangan marah, sedih, atau khawatir.

“Kau masih ingin melanjutkan Taemin?”

“Kau pikir aku akan sudi bergabung dengan Klan menjijikan mu?”

“Sialan”

BWUSSH !

tubuhku tehempas dan menghantam tembok, mungkin kekuatannya memang tidak seberapa dibanding kekuatan ku. Aku berusaha berdiri, berhasil. Aku berjalan tertatih kearah Key. Aku menatap wajahnya dia menggigit bibir bawahnya mungkin menahan tangis. Dasar Cengeng… aku meraih tangannya sedang seebelah tanganku memegangi dadaku yg terasa sakit akibat Kekuatan yg ku terima dri heechul tdi.

GREEEK !

Samar-samar aku dapat mendengar pintu aula terbuka, aku meremas dadaku menahan sakit, aku tidak bisa mendongakkan kepalaku.

“Sica..”

mendengar Key menyebut nama itu, aku berusaha mendongakkan kepalaku. Mataku membelalak melihat seseorang disamping sica.

Taeyeon, dia menatapku sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Aku tersenyum melihatnya, dapat kulihat air matanya menetes dri kedua pelupuk matanya. Aku mengalihkan pandanganku, aku tersenyum sendiri. Sekarang, lengkap sudah hal yg kuinginkan sebelum aku pergi.

Aku menutup mataku . kemudian aku berdiri tegap. Aku sudah bersiap-siap untuk mengeluarkan kekuatan terakhir yg aku punya. Taeyeon aku senang bisa mengenal mu… ini adalah pengorbanan terakhirku untukmu. Tiba-tiba aku merasakan hangat di bagian punggungku, rupanya Taeyeon datang memelukku. Perlahan, kekuatanku pulih.

Tpi, entah kenapa tiba-tiba tubuhku melemas sperti sedang terhipnotis kaki dan tanganku tidak dapat digerakkan. Kemudian aku mendengar seseorang berbisik.

“Aku yg akan menggantkanmu Taemin, maaf karena aku kau menjadi seorang Lucifer” ini suara Sica,

Mendengar perkataannya itu, mataku membelalak menatapnya yg hanya tersenyum melihatku. Taeyeon dibelakangku menangkap tubuhku yg kehilangan keseimbangan. Ia menidurkan ku di atas pahanya. Aku menatapnya, ia balas menatapku dan mengeluarkan senyum manisnya.

“Rupanya aku salah paham Taemin” ucapnya, kini dia mulai menangis lagi.

Aku tidak dapat menggerakkan tanganku untuk menghapus air matanya. Dia mulai menangis tersedu-tersedu.

KEY POV

Aku senang melihat Taeyeon dan Taemin bersatu kembali. Tpi, bagaimana dengan sica? Dia akan mengorbakan hidupnya? Aku melihat dia mulai melebarkan sayapnya. Aku berlari kearahnya berusaha menghadangnya.

“Aku akan tetap hidup key disini” ucapnya memegang dadaku. Aku menggelengkan kepalaku tanpa terasa air mataku keluar.

“aku akan membantumu” ucapku, ia hanya menggeleng, kemudian tersenyum kearahku.

“Tidak Key, jauhi masalah. Jika aku gagal kali ini. Kau akan bebas dri masalah pemberontakan ini” ucapnya.

“tpi, kita baru bertemu kemarin sica” ucapku memohon padanya

“That’s More than present for me “ ucapnya kemudian ia menggunakan kekuatannya untuk melumpuhkan lawannya..

Ia berjalan kearah heechul, sebelum sampai ia membalikkan badannya dan mengeluarkan senyumnya yg paling indah.

JESSICA POV

“Jadi kau yg akan menggantikan mereka?” ucap heechul

“Kau takut” ucapku menatapnya sinis

“ apa dengan seorang angel dengan kekuatan 1 tingkat dibawahku, Tidak”

BWUSSH!

Aku mengarahkan kekuatanku padanya. Kulihat dia tidak bergeming sedikit pun dri tempat berdirinya. Ia hanya menatapku dan mengulas senyum kecut diwajahnya. Aku sedikit terkejut dengan hal yg kulihat staminannya bahkan tidak terkuras walaupun tdi ia sempat bertarung dengan taemin. Aku takut jika perlawananku kali ini akan berujung kegagalan.

“Kau cukup curang Jessica..”

“cih..” aku hanya menatapnya

“Apa dia Taeyeon?” ucapnya mengalihkan pandangannya pada taeyeon

“Benar, jangan kau coba-coba menyentuhnya”

“apa yg akan kau lakukan jika aku menyentuhnya? Menyentuhku saja kau tak bisa”

BLITZZZ !

Aku mengeluarkan jurus petirku, aku yakin dia kehilangan sebagian kekuatannya kali ini. Aku melihatnya tersungkur dibawah. Tpi tiba-tiba.

BOOM!

Tubuhku, mati rasa . aku tidak dapat menggerakkan anggota tubuhku. Aku terduduk lemas. Apa aku gagal? Apa aku akan kehilangan mereka semua?

TAEYEON POV

BOOM!

Ada sebuah ledakan menghantam sica. Aku membuka mulutku tak percaya dengan yg kulihat. Ku lepas pelukanku pada Taemin dan berlari kearah sica yg terduduk lemas. Aku memluknya dri belakang kuharap ini dappat menyembuhkannya. Pipiku menyentuh sayap putih lembutnya.

“Kau tidak dapat memulihkan dia Taeyeon..” ucap seseorang mengangetkan ku.

Aku menatap orang itu, diakah yg bernama Heechul? Spertinya dia kesakitan. Dia memegangi pundaknya dan meringis benar-benar sperti orang kesakitan. Dia pasti mengeluarkan banyak tenaga untuk mengeluarkan kekuatan sperti tdi. Aku melepaskan pelukanku, kemudian berjalan kearah orang yg bernama heechul itu.

“Wae?” tanyaku penasaran. Dia yg mendengarkan pertanyaanku hanya tersenyum simpul.

“kekuatanmu dan kekuatan Sica sama, maka kalian sangat bertolak belakang” ucapnya.

“Sica…” itu suara key .

Aku berbalik menatap sica. Dia sudah berbaring tak berdaya sekarang di pangkuan Key matanya mulai menyipit. Aku berlari kearahnya memegang tangannya yg mulai dingin. Key dan Taemin terlepas dri sihir yg dilakukan sica pada mereka.

Hatiku sakit, melihat hal sperti ini. Aku mengingat saat kakakku meninggal dan aku tdak dapat berbuat apa-apa untuk menolongnya. Aku merasa sangat tidak berguna. Perasaan sama yg kurasakan saat ini. Tidak berguna. Aku menggengam tangannya.

‘tetaplah hidup, tetaplah hidup menggantikanku..’ batinku

SRIIING !

Cahaya yg sangat terang berada tepat di depanku. Sica bangun kembali seolah tidak pernah terjadi apa-apa dengannya. Key tersenyum melihat hal itu. Begitu juga denganku. Tpi, entah kenapa kepalaku terasa berat. Dan aku terjatuh rasanya tenaga ku habis.

TAEMIN POV

“TAEYEON..” aku berteriak dan memeluk taeyeon yg tiba-tiba terjatuh. Apa yg terjadi padanya?

“Kau beruntung sekali sica. Taeyeon bersedia memberi jiwanya untukku membuatmu tetap hidup.” Pernyataan heechul tdi membuatku terkejut. Taeyeon? Memberi jiwanya pada sica?

BWUSSSH !

sica mengeluarkan kekuatannya yg didapat dri jiwa taeyeon untuk membunuh heechul. Aku melihat heechul terbaring tak berdaya dan berhenti bernapas.

Aku menatap taeyeon yg berada dipelukanku. Napasnya tersengal-sengal. Aku yakin rohnya sekarang sudah mencapai setengah. Aku menangis melihat keadaannya yg sperti ini.

“Pabo..” ucapku lirih padanya, dia hanya membalasnya dengan tersenyum.

“ja-ja-ga me-me-re-ka un-un-tuk-kku” ucapnya parau. Aku hanya mengangguk dan tak berhenti menangis. Apa dia harus mati dipelukanku?

“Taeyeon saranghae..” ucapku sambil menitikkan air mataku .

“Na-na..d-o ” ucapnya, rohnya sudah mencapai tenggorokan.

“a-ak-kk-u m-m-en-cin-tta-I ka-ka-lian se-se-mua” ucapnya lagi pada key dan sica yg sedang menangis dibelakang kami.

“a-ak-ku s-sen-n-nang bi-bi-ssa me-me-ngen-nal-m-mu t-tae-m-min”

Aku menangis, memeluknya erat-erat tak ingin rohnya kabur dri tubuhnya. Aku menggengam tangannya hangat. Udara disini panas, tpi kurasakan tubuhnya lama-kelamaan berubah menjadi dingin

“kumohon jangan pergi Taeyeon” ucapku masih dengan isakkan tangisanku. Dia hanya tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya membuat tangisanku semakin menjadi..

“sa-s-arang-he-he-yy-o ta-ta-e-m-min” ucapnya kemudian menghembuskan napas terakhirnya. Aku menatapnya tak percaya dia sudah pergi.

“TAEYEOOON” teriakku kemudian menangis lebih keras dripada saat aku pertama kali terlahir. Aku menatap wajah manis yg sudah tak bernyawa di pelukanku. Aku membelai rambutnya, membenarkan poninya. Menghapus airmatanya yg mulai mengering dipipi nya yg dingin.

Tangisanku kembali pecah, aku memeluk tubuhnya lagi. Aku merasa seseorang menyentuh pundakku.

“Sudahlah taemin dia sudah tak ada. Kita bisa mencari rohnya di surga” ucap key membuatku sedikit berpikir.

“Tidak ada” ucap sica yg spertinya baru bertransportasi dri surga. Apa? Rohnya tidak ada di surga?

Tangisanku semakin menjadi-jadi ketika ku tau aku sudah tidak dapat bertemu lagi dengan taeyeon. Aku menepis tangan key pelan. Aku benar-benar ingin sendiri sekarang.

AUTHOR POV

Taemin masih menangis sambil memeluk tubuh taeyeon yg sudah tidak berdaya. Tidak sedikit hidup yg berakhir dengan sad ending bukan? Tpi, tidak dengan FF ku ini.

Setelah merasa sudah cukup lama taemin menangis. Dia menatap key dan sica yg masih menunggunya. Untuk terakhir kalinya dia memandang wajah taeyeon. Tiba-tiba !

SRIIIING ! muncul sebuah sinar yg sangat menyilaukan mata di depan taemin. Setelah itu sinar mereda, kemudian taemin membyuka matanya perlahan. Dan menatap tak percaya dengan apa yg dilihatnya.

“Taemin…” ucap Taeyeon.

Ya,tubuh Taeyeon mati untuk berubah menjadi seorang angel yg cantik. Dan yg dilihat taemin adalah Taeyeon yg menjadi seorang angel.

Taeyeon terbang perlahan kearah taemin yg masih sedikit tidak percaya jika yg dilihatnya adalah Taeyeon yg hidup kembali menjadi seorang angel sperti dia. Kemudian , Taeyeon menjulurkan tangannya untuk membantu taemin berdiri.

Taemin sadar dri keterbingungannya, dia tersenyum pada taeyeon. Perlahan dia melepaskan pelukannya dri tubuh taeyeon yg sudah tidak ditempati rohnya dan meraih tangan taeyeon yg sudah menjadi angel dengan senang.

“Taemin… saranghaeyo” ucap Taeyeon menggenggam tangan Taemin erat

“Nado…” ucap Taemin seraya mengeluarkan senyumnya yg paling manis.

Taemin dan Key terbebas dri Kutukan sebagai Lucifer, sedang Sica sudah tidak menerima hukumannya untuk tinggal di bumi lagi.

-THE END-

  Gimana? Senangkah? Hahaha maaf klo kurang bermutu… ehehehehehe… comment,comment, comment ditunggu 🙂

You Really love Me? [Part1]

Tittle: You Really Love Me? [Part 1]

Genre: Romance, School, AU

Rating: PG15

Lenght: Chapter(part)

Main Casts: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun

Other Casts: Nyonya Choi(eomma-nya Sooyoung), Nyonya Cho(Ibunya Kyuhyun)

Author: SintaRahayu

Disclaimmer: fanfic ini cuma milik saya!!! Sooyoung dan Kyuhyun milik tuhan. ini sekedar fanfic ya!!!

Summary: Inti ceritanya Kyuhyun itu teman kecilnya Sooyoung, tapi Sooyoung lupa sama kyuhyun padahal Kyuhyun suka sama Sooyoung

Peringatan: SILENT READERS DILARANG MASUK!!

Anyeong!!! saya author baru disini, panggil aja Sinta/author juga boleh. ini ff pertama yang saya disini. dimohon komen ya!!! kritik dan saran selalu saya terima, asal jangan bashing.  ini baru part pertama, nanti bakalan dilanjutin kalau banyak yang komen.

Yuk, langsung baca Chingudeul!!! 

***

Sooyoung melewati koridor sekolahnya menuju gerbang untuk pulang. Sekolah sudah sepi saat dia berjalan keluar dari ruang guru, dia baru saja bertenu dengan wali kelasnya jadi dia pulang terlambat. dia merasa pusing dan benar-benar ingin pulang segera. untungnya dia dijemput oleh supir pribadi yang biasa mengantar jemput dia, jadi dia tak perlu menunggu untuk menunggu bis.

Merasa sangat pusing Sooyoung berjalan dengan agak buru-buru, sehingga dia tidak terlalu memperhatikan sekitar.

Sooyoung bertabrakan dengan seorang namja yang juga tidak terlalu memperhatikan sekitarnya, mereka berdua mengira sekolah sudah sepi dan tak ada orang.”Aduh….” Continue reading