Saranghaeyo Eunhyuk-ssi [Oneshot]

Title :  Saranghaeyo Eunhyuk-ssi

Author : Lee Tae Ri

Main Cast :

  • Eunhyuk SUJU
  • UEE After School Aka Seojung

Genre : G

Length : Oneshot

Annyeong, buat readers yg suka dengan pasangan ini selamat membaca. Ini FF oneshot yg ke-3 ku.. mian *bow* comment #please…….

Author POV

Seorang yeoja sedang berlari melihat seorang namja yg baru saja keluar dri kelas. Tpi, tampaknya namja ini tidak menyukai kehadiran Yeoja yg sedari tdi menunggunya keluar kelas.

“Eeunhyuk chakkaman …” kata yeoja itu berlari mengejar namja yg dipanggilnya. Tpi, namja yg dipanggilnya malah mempercepat langkahnya seolah tidak ingin bertemu dengan yeoja yg memanggilnya.

Merasa capek dengan kebiasaan yg mereka lakukan sperti ini. Namja itu memutuskan untuk mengakhiri kebiasaan buruk (?) itu hari ini. Ia berhenti melangkah, kemudian berbalik .

BRUKK !

Yeoja itu kehilangan kendali dan menabrak dada Namja yg tiba-tiba menghentikkan langkahnya dan berbalik menghadapnya.

Namja itu memegang kedua lengan yeoja itu dan mendorongnya menjauh dengan kasar. Hampir saja yeoja itu terjatuh karena perlakuan namja itu padanya. Tpi ia tidak marah melainkan menyungingkan senyumnya diwajahnya.

“Haaaah hentikan seojung, aku sudah muak dengan kelakuanmu..” ucap eunhyuk dengan geram .

“Mian aku tidak bermaksud mengganggumu” ucap seojung menundukkan kepalanya.

“Jauhi aku” ucap eunhyuk sambil mengurut-urut jidatnya.

“SHIRO !” ucap seojung lantang kini dia mendongakkan kepalanya menatap mata eunhyuk dalam.

“Aku muak seojung… AKU MUAK” teriak eunhyuk membuat seojung menutup mata dan memundurkan kepalanya kebelakang.

Tanpa terasa seojung menitikkan airmata karena perbuatan namja dihadapannya. Kini, namja itu sudah berbalik dan meninggalkan seojung yg terduduk lemas di koridor kampus sambil menangis meratapi nasib cinta bertepuk sebelah tangannya.

Seojung POV

“Saranghaeyo …” ucapku lirih dalam tangisanku. Kenapa? Kenapa eunhyuk tidak bisa mencintaiku? Kenapa hanya aku yg merasa jatuh cinta padanya? Sedangkan dia tidak mencintaiku sama sekali. Ini tak adil bagiku. Ini sungguh tak adil. Kenapa aku harus jatuh cinta pada eunhyuk yg tidak mencintaiku sama sekali? Andai hidup lebih mudah sperti disebuah drama yg sering kutonton.

Aku berjalan gontai ke apartemen ku, hidupku malang sekali. Aku sudah tidak memiliki orang tua lagi. Aku hidup sebatang kara. Aku mencintai Eunhyuk, saat pertama kali aku bertemu dengannya di sebuah café. Saat itu dia ramah sekali padaku, dia sering mengajakku jalan-jalan. Tpi semenjak 3 bulan lalu, kelakuannya berubah total. Dia, menjauhiku dan jarang sekali berbincang-bincang denganku lagi. Dan yg membuat ini semakin rumit saat aku mengatakan kalau aku mencintainya. Saat itu dia menatapku marah dan meninggalkanku tanpa jawaban dri pertanyaanku.

EUNHYUK POV

Aku tidak mengerti dengan kepribadian seojung, aku sudah melakukan segala cara agar dia menjauhiku. Tpi, tekadnya tidak pernah runtuh. Kumohon hentikan ini seojung, kau bisa mendapatkan namja yg lebih baik dripadaku. Jika kau terus melakukan hal ini aku akan semakin merasa bersalah padamu.

“Eunhyuuk… kau sudah minum obatmu?” Tanya eomma dri balik pintu kamarku,

“Masuk eomma..” ucapku, kemudian aku melihat eomma ku masuk dengan wajah khawatir atau perasaan sedih aku tak tau arti tatapannya..

“Eunhyuk, mereka belum menemui pendonor yg tepat” ucap eomma ku sambil menangis.

“eomma… aku sudah rela jika ini adalah takdirku..” ucapku sambil tersenyum. Tpi beliau semakin menangis mendengar perkataanku tdi.

“eomma jangan menangis..” ucapku sambil menghapus air matanya. Tanpa berkata-kata eomma beranjak meninggalkanku. Aku tau dia sedih dengan keadaanku yg sperti ini.

Aku membaringkan tubuhku, lagi-lagi jantungku terasa sakit. Aku meremas dadaku berusaha mengurangi rasa sakit yg kurasakan. Ya, aku memiliki penyakit jantung sejak aku kecil. Jantungku lemah sehingga aku membutuhkan pendonor jantung sebelum jantungku berhenti berdetak.

Aku mengenal seojung saat pertama kali bertemu dengannya disebuah café, disana juga aku mulai jatuh cinta padanya. Tpi sejak aku mengetahui penyakitku semakin parah, aku berusaha menjauhi seojung. Bahkan, saat dia mengatakan “saranghaeyo eunhyuk-ssi” aku ingin sekali membalasnya dengan mengucapkan “Nado saranghaeyo..” . tpi, aku mengingat dia tidak akan bahagia jika berada disisiku. Aku akan meninggalkannya dengan tragis. Jdi, mulai saat itu aku akan menyimpan cintaku padanya sampai aku mati.

AUTHOR POV

“ Tidak bisakah kau menjauhi seojung?” ucap eunhyuk pada seojung. Hri ini terjadi lagi.

“Aku bisa. Tpi aku tidak mau” .

“Wae?”

“Aku ingin mendengar jawabanmu” eunhyuk terdiam. Ia tidak ingin mengatakan kalau dia membenci seojung. Tpi, jika begitu seojung akan selalu mengikutinya dan menangisi kepergiannya.

“Lupakan saja” ucap eunhyuk kemudian meninggalkan seojung

“WAE? Kenapa kau tidak ingin menjawabnya? WAEE?” teriak seojung kemudian ia mulai menangis. Eunhyuk berbalik menatap seojung yg sedang menunduk menyembunyikan wajahnya. Entah kenapa hati eunhyuk merasa sakit saat melihat yeoja yg ia cintai menangis karenannya.

“Apa yg kau mau Seojung?” ucap eunhyuk lirih

“Aku ingin jawabanmu” seojung mengangkat kepalanya dan menatap eunhyuk dalam.

“Aku tidak mencintaimu. A.K.U T.I.D.A.K. M.E.N.C.I.N.T.A.I.M.U.” ucap eunhyuk sedikit berteriak. Eunhyuk berbalik tak ingin melihat wajah sedih seojung, tpi saat dia akan melangkah jantungnya terasa sakit. Ia terduduk.. menyadari pemandangan itu seojung langsung menghampiri eunhyuk.

Tpi eunhyuk menepis tangan seojung kasar, ia kemudian berdiri dan meninggalkan seojung sendiri. Seojung kini mengerti kenapa eunhyuk sangat-sangat membencinya. Itu semua karena eunhyuk tidak mencintainya.

——————————————————-

Setelah kejadian itu. Seojung tidak menemui eunhyuk lagi. Eunhyuk yg menyadari ketidak adaan seojung di harinya mulai merasa kehilangan sosok yg sangat ia cintai. Tpi, ia sadar apa yg ia lakukan benar. Ini semua hanya demi seojung. Agar seojung tidak merasa terpukul saat mengetahui kematianku kelak.

UEE POV

Sudah 1 minggu ini aku tidak bertemu dengan eunhyuk. Aku merindukannya, apa aku harus menemuinya? Apa yg aku akan katakan saat melihatnya nanti? Aah, sudahah bilang saja aku merindukannya.

Aku mencari-cari eunhyuk hampir di setiap pelosok kampus itu. Tpi, aku tidak dapat menemukannya. Akhirnya, aku memutuskan untuk bertanya pada temannya.

“Haejun-ssi …” ucapku pada salah satu teman eunhyuk yg kutau

“ah .. kau waeyo?”

“Kau lihat eunhyuk?”

“Kau tidak tau?”

“Mwo?”

“RUpanya benar, eunhyuk dirawat dirumah sakit karena penyakit jantungnya”

DEG !

Aku tidak tau hal ini, apa dia menyembunyikkan hal ini driku karena takut aku membencinya?. Kenapa kau tidak mengatakannya padaku eunhyuk?

Setelah mengucapkan terimakasih aku bergegas pergi ke rumah sakit. Aku ingin segera melihat keadaannya.

“Apa kau seojung?”

“Anda eommanya eunhyuk?” tanyaku pada seorang Agassi yg menghampiriku

“Ne.. ternyata kau memang secantik yg dikatakan anakku” ucap Agassi itu sambil mengelus pipiku

“Dimana eunhyuk Agassi?”

“Ikut aku..”

Aku sampai disebuah ruang, dimana eunhyuk berada. Aku masuk, aku tidak dapat berjalan kearah eunhyuk yg berbaring diranjang rumah sakit dengan berbagai alat bantu ditubuhnya. Lututku bergetar lemas. Aku tidak sanggup melihatnya seperti ini.

Perlahan, tpi pasti. Aku memantapkan tekadku untuk mendekatinya. Aku sampai di tepi ranjangnya, aku menutupkan mulutku tak percaya. Jantungnya bisa berhenti kapan saja. Aku menggenggam tangannya erat.

FLASHBACK

“Kupikir kau takkan datang seojung”

“aku mengkhawatirkan keadaan eunhyuk-ssi agasi”

“Dia bercerita banyak tentangmu”

“Benarkah?”

“Ya, dia bilang padaku dia sangat mencintaimu..” aku tidak percaya dengan apa yg dikatakan oleh Agassi, eunhyuk menyukaiku? Kenapa dia bilang tidak mencintaiku sama sekali?

“Dia, tidak ingin kau tau” ucap Agassi lagi

“Aku juga sangat mencintai anakmu Agassi” ucapku.

“Aku tau…” katanya menataku nanar.

“teruslah mencintainya… kumohon” ucap Agassi kemudian ia menangis

“aku akan selalu mencintainya Agassi”

FLASHBACK END

“Eunhyuk.. tega sekali kau membohongiku” aku berkata padanya yg terbaring lemah.

“Kau mencintaiku, tpi tidak pernah menyatakannya padaku” ucapku terisak sambil memegangi tanannya erat.

———————————————————

“Aku rela…. “ ucapku tersenyum berusaha menahan tangisku saat melihat tubuh eunhyuk terbaring lemah didalam ruang ICU.

“Kau sudah siap?” ucap seorang suster mengagetkanku,

“Aku siap…” ucapku menatap suster itu, kemudian kembali memfokuskan tatapanku pada eunhyuk.”

Aku sudah memutuskan akan mendonorkan jantungku padanya, mengingat jantungku cocok dengannya. Aku tidak perlu lagi melihatnya sengsara dengan penyakitnya lagi. Walau, bukan aku yg akan berada di sisinya kelak. Tpi, kuharap kau akan mengingatku dan terus mencintaiku eunhyuk-ssi.

“Saranghaeyo..” ucapku yg hanya dapat menatap eunhyuk dri kaca saja.

Aku berjalan mantap ke ruang operasi. Agassi menatapku khawatir, aku hanya membalasnya dengan senyuman.

“Kau yakin akan melakukannya?” ucap Agassi padaku.

“Aku yakin.. boleh aku memanggimu eomma?” dia hanya mengangguk kemudian menangis

“tentu saja..”

“Aku bersedia mengorbankan jantungku untuk eunhyuk. Aku mencintainya, sangat-sangat mencintainya lebih dri apapun. Jika, aku tidak melakukannya aku akan merasa kesepian lagi di dunia ini. Karena, harus ditinggal orang-orang yg kucinta lgi. Gomawo umma” ucapku kemudian berjalan memasuki ruang operasi.

Dingin, perlahan tubuhku mulai melemas akibat obat bius. Dan aku tidak mengingat apa-apa lagi.

EUNHYUK POV

Aku terbangun, dri tidurku. Apa aku sudah berada di surge? Tidak, ini masih di rumah sakit.

“Eomma..” panggilku

“Eunhyuk .. kau sudah bangun syukurlah..”

“eomma.. apa yang terjadi”

“kau selamat, seseorang mendonorkan jantungnya padamu” mendadak wajah eomma berubah menjadi suram. Aku senang, aku akan menemui seojung dan memnta maaf padanya kemudian menyatakan cintaku padanya. Aku akan memilikumu sekarang seojung.

“Nugu?”

“Ini…” eomma, memberikan sepucuk surat padaku. Perasaanku kali ini mulai tidak enak.

“Itge mwoya?” ucapku pada eomma

“bukalah..” kulihat eomma mulai menangis. Perasaanku semakin tidak enak.

EUNHYUUK !!!

   Apa kabarmu? Sehatkah? Semogo iya… hey aku tau kau mencintaiku. Aku sangat ingin mendengar pengakuanmu dri mulutmu sendiri. Tpi sayang. Aku tidak dapat mendengarnya sendiri dengan telingaku. Jagalah baik-baik jantungku yg berada di tubuhmu. Selama jantung itu masih berdetak aku akan selalu menemanimu.

 

  Saranghaeyo eunhyuk-ssi

 

Kim Seojung

 

“eomma.. itge..itge.. kenapa kau membirkannya melakukannya eomma? Wae? Waeyo..” aku mulai menangis tidak dapat kuterima kenyataan ini. Kenapa harus dia? Kenapa harus dia yg mendonorkan jantungnya untukku? Kenapa harus dia? Orang yg sangat aku cintai? Seojung, kembalilah. Nado saranghaeyo seojung.

——————————————————-

Aku tiba di sebuah café , café ini yg menyaksikkan pertemuanku dengan seojung. Aku melangkah masuk kedalam café. Dan duduk di tempat yg sama dan memesan minuman yg sama dengan kejadian  7 bulan lalu.. aku ingin bertemu dengannya satu kali  lagi. Satu kali saja, untuk yg terakhir. Kumohon.

Tiba-tiba angin berhembus kencang, aku melihat seseorang yg kucintai sedang duduk tepat di depanku. Wajahnya dan senyumnya yg kurindukan hadir sekilas dengan bisikkan

“Saranghaeyo eunhyuk-ssi”

-THE END-

 

Hwaaaaaaa….. saya menangis sampai akhir… gimana? Commen, comment pleaaasee. #authormohon

30 thoughts on “Saranghaeyo Eunhyuk-ssi [Oneshot]

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s