Mask Party {Part 3}

page

Author           : Awsomeoneim

Main cast       :

  • Shin Min Ra (you)
  • Lee Taemin, (SHINee)
  • Kwang Min, (Boyfriend)
  • Young Min, (Boyfriend)
  • Kang Hyun In. (Min Ra classmate)

Support cast : Member SHINee

Type                : Chapter

Genre              : Romance, Friendship

Annyeong READERS & SILENT READERS!!!! Sesuai janji author ngepost part 3nya butuh waktu luamaaa sekali…hehehehe *dijitak Taemin!* karena adanya gangguan yaitu buntu otak, unmood, dan yang paling menyebalkan adalah KONEKSI INTERNET ERROR!! Makanya author minta semua readers yg baik hati ini mendoakan agar hal-hal itu tidak terjadi /pun terulang kembali *amien* hehehe now…enjoy to read it and POST YOUR COMMENT!! Okai? I’ll wait for your comment! ^_^ <nge-teh bareng member SHINee and Boyfriend>

 

Author POV.

Shin Min Ra masih sibuk ngobrol dengan Jo Twins sementara Hyun In mulai melangkah pergi meninggalkan kantin dengan perasaannya yg tidak karuan. Ia memutuskan membiarkan Min Ra tetap di kantin, karena ia tidak tau apa yg akan dia lakukan pada Min Ra seandainya ia makin mendekat ke area tersebut. Kembali ke kelas dan cepat-cepat membereskan barang miliknya, ya itu sepertinya akan lebih baik buatnya.

=Lagu 2pm Hands Up terdengar dari semua soundsystem yg menandakan berakhirnya jam pelajaran untuk segera digantikan jam xkul=

Jo Twins dan Min Ra segera beranjak dari kursi nyaman mereka. Ketika Min Ra akan melangkahkan kakiknya duluan Kwang Min memanggilnya, “Yya,Min Ra!”

Min Ra kembali menoleh ke mejanya, Jo Twins masih berdiri disana. Tetapi pandangan Min Ra hanya mengarah pada Kwang Min, “Ada apa?”

“Kau mau langsung ke ruang xkul Taekwondo?”

“N…tidak. Aku masih ada sedikit urusan. Mungkin aku akan ke sana 15 menit sebelum xkul dimulai.”

“Oh, begitu. Baiklah…kami akan ke sana duluan.” Kwang Min menampakkan senyumannya.

“Ah, nae~ aku kembali ke kelas dulu, Kwang Min.” Min Ra membalas senyuman Kwang Min, lalu ia kembali bicara, “ Terima kasih ya traktiran ice creamnya, Young Min.”

Young Min yang sedari tadi tampak diam memandangi Kwang Min dan Min Ra tersentak saat Min Ra menyebut namanya, “Ne, cheonmaneyo Min Ra ssi,” jawabnya kaku karena kaget.

Min Ra kembali tersenyum sebelum melangkahkan kaki keluar kantin. Detik berikutnya Kwang Min mencolek pundak Young Min, “Hyung!”

“…” Young Min tidak memberikan reaksi.

“Yya Hyuuung!” Kwang Min kembali mencolek pundak Young Min.

“…” Young Min masih menatap ke arah pintu kantin walau Min Ra sudah tidak ada di sana sejak 2 menit yg lalu. *keliatan banget kalo si Young Min naksir ya.. –pletak!-*

“Jo Young Min HYUNG!!” kini Kwang Min memukul lengan hyung 6 menitnya itu.

Young Min menoleh tanpa emosi kearah Kwang Min, padahal Kwang Min sudah memukul lengannya dengan sangat keras. Lalu ia berkata, “Kenapa kau masih diam disitu? Belnya sudah berbunyi dari tadi… kau tidak mau kembali ke kelas?”

“Ck!” Kwang Min mendecak kesal, ‘Ternyata benar-benar ngelamun!’ batin Kwang Min. Lalu ia mendahului Young Min berjalan ke arah pintu kantin.

Young Min yg berjalan mendekati Kwang Min, “Hey, ada apa sih? Kenapa sampai kesal begitu sepertinya raut mukamu?” Katanya tanpa dosa, lalu Young Min berjalan meninggalkan kembarannya.

Kwang Min POV.

Aku berdiri diam di belakang Hyung yang sudah berjalan jauh di depanku, “Dia kesambet / gimana sih?! Bagaimana aku tidak kesal? Di panggil 2x tidak menyahut sama sekali… Sesudah sadar, dia malah mengajakku pergi seolah-olah aku yg ngelamun… Arrgh sepertinya pagi tadi ia salah minum vitamin,” Aku cepat-cepat ke ruang xkul saja dari pada makin gila… ==”

Sementara itu di ruang latihan dance………

Author POV.

Taemin sedang berlatih dance sendirian dengan iringan sebuah lagu hip hop western. Keasyikannya terganggu oleh music yg tiba-tiba berhenti. Otomatis gerakan dancenya juga terhenti. Ia menoleh ke arah music player…karena pelakunya pasti masih ada di sana. Ia agak terkejut melihat siapa yg datang, “Hyung.. Kau.. Kau sudah pulang??” tanyanya terbata.

“Yeah..here I am. Sepertinya kau masih jadi member yg paling rajin latihan ya? Lihat.. hanya ada seorang Crown Prince of Dancing Machine disini… ckckck” Namja di hadapan Taemin mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruang latihan.

Taemin tersenyum kikuk, “Hanya kebetulan, kelasku tidak ada gurunya. Jadi daripada menganggur, aku latihan saja.”

“Dasar Dance Machine!” Ia memeluk Taemin erat, “Ah…aku kangen latihan bareng kalian!”

“Kami juga merindukanmu, Hyung…” Taemin balas memeluk, lalu ia melepaskan pelukannya, “Mana oleh-oleh untukku?” tanyanya dengan wajah polos.

-.- “Dongsaeng macam apa kau ini. Aku baru datang bukannya tanya kabar malah tanya mana oleh-olehmu?!”

“Wajar kan… Hahaha bagaimana liburanmu di Paris, Hyung? Menyenangkan?”

“Tentu saja!! Err…tapi aku akan cerita nanti sore saja ya di dorm. Sekarang aku harus ke ruang kepala sekolah dulu. Mengurusi beberapa izinku untuk ke Paris kemarin. Manajer Go <nama manajernya dikarang bebas, hehehe> tidak memberi data yg lengkap ke sekolah! Ck, menyebalkan!!” wajah namja di hadapan Taemin tampak kesal dan juga lelah.

“Hahaha… Karena keberangkatanmu terlalu mendadak juga sih. Ya sudah, kalau begitu cepat selesaikan urusanmu hyung, agar kau bisa segera istirahat. Kulihat wajahmu agak pucat.” Taemin tersenyum ragu melihat wajah hyungnya.

“Yah…aku memang sangat lelah. Rasanya punggungku mau patah.” Namja tersebut memutar lehernya, “Sampai ketemu di dorm, Taemin!” Ia tersenyum pada Taemin sebelum membalikkan badannya menuju pintu keluar.

“Nae~ Bersabarlah hyung..hehehe,” Taemin merasa kasihan pada namja yg barusaja keluar dari dance room. Wajah namja tersebut agak pucat dan matanya sayu. Terlihat sekali kalau sedang lelah. Tapi ia masih saja menyempatkan diri mengunjugi dance room…astaga…

Min Ra POV.

Aku baru saja keluar dari lift dan mendengar seseorang mengomel kesal keluar dari Dance Room, “Dasar Manajer menyebalkan!” ucapnya. Ia menggunakan topi sehingga sebagian wajah dan rambut hitamnya tertutupi. Tapi sepertinya dari postur tubuhnya dia orang yg familiar…

“Minho Oppa!” Sapaku saat dia berjalan mendekat sambil menunduk ketika akan memencet tombol lift.

“Uh?” Dia mendongakkan kepalanya dan tersenyum melihatku, “Hey, Min Ra-ah! Senang bisa melihatmu lagi. Apakah kau mau menemui Taemin? Kalau iya dia ada di Dance Room, ah…maaf ya saat ini aku tidak bisa bicara banyak denganmu, aku ada sedikit urusan,” Minho agak terburu-buru masuk ke lift, lalu sebelum pintu lift kembali menutup ia memandangku sambil tersenyum dan melambaikan tangannya, “Annyeong Min Ra!!”

“Nae~ Annyeong Opaa…” tepat setelah kalimatku usai, pintu lift menutup sempurna.

“Astaga…dia itu manusia atau kereta api? Bicaranya cepat sekali seperti tanpa nafas. Untung saja telingaku masih bisa berfungsi normal sehingga tidak ada satupun huruf dari kalimat yg dia ucapkan terlewati… Apa yg terjadi dengan lidahnya saat di Paris ya??” Aku berkutat dengan pikiranku sendiri sampai…

“Hai, lama kita tidak bertemu sejak pesta topeng kemarin…ah maksudku minggu lalu,” –ada suara namja? Siapa lagi ini??- “Yya! Kenapa kau bengong?? Jagi…are you alright?” –apa?! Berani-berani panggil aku jagi?- Aku melihat siapa di hadapanku dan ternyata………T_A_E_M_I_N!!!

“Aaaa…apa yg kau lakukan disini?” tanyaku gugup, ‘hey? Bagaimana bisa dia muncul begitu cepat?’

“Apa yg aku lakukan disini?” Dia tertawa kecil, “Hey, bukankah aku yg harusnya tanya ada apa kau kemari, masuk ke DANCE ROOM tanpa ketuk pintu, tanpa salam, sibuk bergumam sendiri dan bertanya padaku—”

Sebelum ia menyelesaikan kalimatnya aku sudah mengedarkan pandanganku, “Uh? Dance Room? Aku bergumam dan tanpa sadar sudah sampai di sini?” Aku menggaruk kepalaku, bingung.

“Aishh… yeoja babo ini?!” ujarnya sambil tersenyum mengejek lalu berjalan ke arah lain. Menuju tasnya kemudian meminum air mineral yg dia bawa.

“Arh…terserahlah apa katamu. Aku bengong gara-gara Minho Oppa yg baru saja bicara dengan kecepatan 2000 huruf per menit padaku,” Kataku membela diri.

“Hahaha…ya, dia sibuk sekali hari ini, banyak urusan perizinan. Er…kau sendiri tidakkah harusnya sudah berada di ruang xkul. Kau ikut xkul apa?”

“Hari ini Taekwondo. Ya…tapi aku masih punya 20 menit sebelum dimulai…Jadi ak—”

“Kau kemari untuk bertemu denganku?” Taemin tersenyum sangat manis.

“a..itu…” aduh, sulit sekali untuk mengatakan iya?! Aku..rasanya aku malu… >///<

“Haha…Aku sudah tau jawabannya ‘iya’ dari warna wajahmu,” ^_^ astaga…kenapa dia tersenyum senang?

Taemin POV.

Wajah Min Ra dipenuhi rona merah yg manis saat aku bertanya, “Kau kemari untuk bertemu denganku?” dia benar-benar manis saat itu…

“a..itu…” dia tampak gugup menjawabku. Ah..aku tidak mau membuatnya merasa terpojok seperti ini, dia sudah berbaik hati meluangkan waktunya untuk kemari sehingga aku bisa melihat wajahnya yg manis…masa iya aku justru memojokkannya. Tidak sopan sekali!

“Haha…Aku sudah tau jawabannya ‘iya’ dari warna wajahmu,” aku harap kalimatku ini membuatnya merasa lebih tenang. Aissh..aku tidak bisa menyembunyikan rasa senangku hingga terbentuk sebuah senyuman di wajahku.

Ia mengangkat wajahnya menatapku, xpresinya agak lebih tenang, “Benarkah? Uuh…wajahku pasti merah saat ini,” ujarnya sambil sedikit cemberut.

“Tenang saja…itu membuatmu tampak lebih manis buatku,” ucapku. Memang itu adanya…

“Aish…kau mulai menggombal lagi, Taemin-ah!” Ia makin cemberut dan memukul lenganku pelan.

“Aku hanya bicara apa adanya kok…” Aku menyunggingkan senyum favoritnya, “Mau makan malam denganku jam 7 p.m. hari ini?”

“M..mwo? Makan malam? Hari ini? Ada apa?” tanyanya dengan nada ½ terkejut.

“E…tidak ada perayaan apapun. Aku ingin makan malam denganmu hari ini, karena aku ingin membicarakan sesuatu,” aku kembali tersenyum, aku tidak mau dia memikirkan hal aneh-aneh.

“Tidak bisakah kau bicarakan disini?”

“Aku ingin membicarakannya dengan suasana khusus, kenapa? Apakah kau sudah ada acara nanti malam?” tanyaku hati-hati.

“Mm..tidak ada kok. Apakah hal yg penting?” Min Ra kembali bertanya tentang topic yg ingin ku bicarakan.

“Ya, nanti kau akan tau dan nilailah penting / tidak hal yg kusampaikan itu,”

“Aish…kau ini sok misterius juga ya sekarang?! Lalu apakah kau juga tidak akan mengatakan di mana kita akan makan malam Taemin ssi?” Ia bertanya sambil memicingkan matanya, layaknya seorang ibu yg mengintrogasi anaknya.

“Aah…itu… YA! KAU BENAR!! Aku tidak akan memberitaumu kemana kita akan makan malam ^___^ Naik saja ke mobilku dan turunlah jika aku bilang ‘kita sudah sampai’ OK?” Aku membentuk symbol OK dengan jari-jari tangan kiriku.

“Tidak OK!!” Min Ra mengerucutkan bibirnya lalu mengalihakan pandangannya, hhh…membuatku makin gemas saja melihat wajahnya.

“Baiklah..” aku menenteng tasku lalu mendekat ke arahnya, “ayo kita pergi dari sini.”

“Hm? Kemana?” Ia kembali menatapku. Saat itulah aku mengecup cepat bibir merah mudanya, lalu nyengir lebar saat ia bengong menatapku.

“Tentu saja ke ruang xkul Taekwondo! Ayo kuantar!!” ucapku sambil menggandeng tangannya keluar dari DANCE ROOM.

“E..Taemin ssi a..aku” ia tampak hendak mengatakan sesuatu, tapi aku cuek-cuek saja. Karena aku berusaha menyembunyikan wajahku yg rasanya seperti terpanggang…

Sementara itu setelah jam pulang xkul…

Hyun In POV.

Seusai xkul aku melewati koridor di pinggir lapangan basket, dari sini aku dapat melihat sosok namja yg sangat kukagumi. Jo Young Min. Dengan rambutnya yg sudah kembali jadi pirang, dia bermain basket dengan semangat, dan ia tertawa senang saat berhasil mencetak skor. Tawanya membuatku merasa ia semakin tampan.

‘Dug’ aku merasa ada sesuatu yg menyentuh kakiku, kulihat… oh sebuah bola basket… kuambil saja.

“Maaf, kami kurang hati-hati saat bermain. Kau tidak apa-apa?” suara seseorang mendekat, aku melihat ke depan…

“Y..young min?” tanyaku gugup, bola basket yg kupegang hampir saja terjatuh kalau saja ia tidak segera mengambilnya dari kedua tanganku.

“Iya, namaku Young Min ^_^ ” ia tersenyum padaku, “Kau pasti Hyun In?”

Jantungku makin berdegup tidak karuan saat dia menyebutkan namaku, dia…tau dari mana? “ Ya, kau benar. Dari mana kau tau?” ah, sial! Aku terlalu sibuk berfikir sampai kalimat gumamanku terucap jelas!!

“Kau teman sekelas Min Ra ssi, kan? Aku sering lihat kalian jalan bareng,” dia mengucapkan kalimat itu tetap dengan senyumannya yg manis.

“Oh..ya, aku teman sebangku Min Ra teoatnya, ” aku menjawabnya datar. Aish, kenapa aku bisa lupa kalau dia dekat dengan Min Ra. Pasti dia memperhatikan Min Ra sampai ke detail-detailnya!

“M..teman sebangku.. a..baiklah sepertinya aku harus segera kembali ke lapangan,” ia menengok sekilas kea rah lapangan basket lalu kembai menatapku, “terima kasih. Annyeong!” lalu ia berlari kembali kearah lapangan.

Pertemuan yg singkat tapi luamyan menyenangkan..buatku! ^_^

Malam Harinya…

Min Ra POV.

Tepat pukul 7 P.M. suara klakson mobil Taemin membuyarkan lamunanku di depan cermin rias.  Belum sempat aku bangkit, ringtone HELLO-SHINee sudah berkoar-koar dari ponselku dan nama Taemin tertera di layarnya.

“Yoboseyo..” sapaku

“Yoboseyo. Aku sudah berada di depan rumahmu…cepatlah keluar!” suaranya terdengar tak sabaran.

“Nae~ aku baru saja mau beranjak setelah mendengar bunyi klakson mobilmu, sebelum itu terjadi ponselku sudah meraung-raung.” Ujarku membela diri sambil menyiapkan tas kecilku.

“Aih…baiklah aku tunggu 5 menit!” *plik* sambungan terputus. Astaga…namja ini!

Mau tidak mau aku segera mematut diri sekali lagi di cermin, perfect! Aku mengenakan mini dress coklat, simple, dan nyaman.

Min Ra’s dress

Setelah memakai alas kaki aku segera mengunci pintu kamar, pintu rumah dan segera berjalan kea rah Taemin.

Taemin’s dress

“Tepat 5 menit!” ujarku dengan senyuman.

“Itu baru yeoja chinguku!” Taemin tersenyum lalu mengecup dahiku cepat, kemudian ia membukakan pintu mobil untukku.

Ah, kemana dia akan membawaku?!

Author POV.

Mobil Taemin berhenti di sebuah restoran terkenal di Seoul, Min Ra mengernyit tak yakin saat Taemin membukakan pintu mobil dan menggenggam tangannya untuk turun.

“Ayolah~ restoran ini bukan kantor polisi..” ujarnya sambil menarik tangan Min Ra pelan hingga yeoja tsb mau keluar dari mobil.

Min Ra mengikutinya masuk tanpa komentar. Tidak… Taemin tidak sampai membooking full seluruh isi restoran hanya  untuk mereka berdua. Hanya saja dia berjalan ke lantai 2 dimana hanya ada 7 meja dan 2 dari meja tersebut sudah terisi.

“Aku kira kau menyewa full 1 restoran malam ini,” ujar Min Ra sekedar bercanda.

“Kau menginginkannya?” tanya Taemin sambil menarik kursi untuk Min Ra duduk. Mereka duduk di pinggir jendela, seperti yg disukai Min Ra, agar bisa memandang jalanan Seoul yg gemerlap.

“Aniyo…aku kan hanya bercanda. Tidak enak juga rasanya saat hanya ada 2 orang di restoran sebesar ini,” kata Min Ra sambil memandang gemerlap Seoul.

“Aku tau kau tidak suka keadaan yg terlalu sepi / ramai, itu sebabnya aku menolak ide Onew Hyung untuk menyewa seluruh restoran,” Taemin menjelaskan sambil membuka-buka daftar menu, “Kau mau pesan apa?” tanyanya sambil menatap yeoja yg terpesona oleh keramaian jalanan.

“M…aku mau makan apa yg kau pesan,” Min Ra tersenyum kearah Taemin.

“O..kay kalau itu maumu, kami pesan…”

>SKIP>SKIP>SKIP>SKIP

Kini Min Ra dan Taemin sedang menikmati dessert mereka.

Their Dessert

“Aku akan Jepang untuk pembuatan MV Juliette Japan Version,” kata Taemin di tengah-tengah dessert time.

“Mwo? Kapan?” Perhatian Min Ra terfokus pada namja yg sedang tersenyum dihadapannya.

“Aku akan berangkat besok pagi. Kenapa wajahmu syok begitu? Apakah ini pertama kalinya aku bilang akan ke Jepang?”

“Tidak… Hanya kaget saja. Kenapa kau baru memberitauku?”

“Karena kita baru sempat bertemu tadi siang, kan?” Taemin menaikkan satu alisnya.

“Hh..berarti seandainya tadi aku tidak ke Dance Room kau tidak akan berpamitan?” pandangan khas Min Ra saat mengintrogasi kembali muncul.

“Hey, walau aku cool begini, aku juga tidak akan sampai hati pergi tanpa bilang padamu,” 😀

“Lihat xpressimu, tanpa dosa sekali..” Min Ra tersenyum pasrah.

“Hahaha…setidaknya aku sudah menyogokmu dengan acara makan malam. Aku baik, kan?” senyuman di wajah Taemin makin menjadi-jadi.

“Aigoo… kurasa kepalamu 10x lebih besar dibandingkan pukul 7 p.m. tadi, Lee Taemin!”

“Yeah..aku harus membeli helm baru!” Taemin menanggapi kata-kata Min Ra dengan cengiran, “Sudah habis dessertmu? Kalau ya, kita bisa segera pulang. Aku merasa tidak tenang kalau mengantarmu pulang di atas jam 9 p.m.”

Min Ra melihat jam tangannya, “Mm.. sekarang pukul 8.20 p.m. berarti sudah 1 jam lebih aku bersamamu, tapi tidak krasa lama…” ia bangkit dari kursinya.

“Itu artinya aku berhasil menyenangkanmu malam ini!” Taemin merangkul pundak Min Ra, ”Ah..senang sekali rasanya!”

“Me too, gomawo Taemin-ah!” Min Ra menyunggingkan senyum kepada Taemin.

“Cheonma jagiya…” *wink*

Taemin mengantarkan Min Ra pulang sampai di depan rumahnya, ia memeluk erat yeoja chingunya yg amat manis sebelum ia kembali masuk ke mobil lalu bersiap-siap meninggalkan Seoul selama 10 hari. Kenangan makan malam hari ini akan sangat berarti untuknya saat di Jepang nanti.

The Next Day…

Youngmin POV.

Huaahm… pagi ini aku sangat mengantuk. Hyung sudah berangkat ke bandara 30 menit yg lalu, kurasa.  Aku melirik malas jam weker di sampingku. ASTAGA!! Kenapa sudah pukul 6.30 a.m. ?! aku ketiduraaaann… Aku bergegas ke kamar mandi lalu mengenakan seragamku. Saat turun ke ruang makan hanya ada eomma dan appa.

“Dimana Kwangmin? Kenapa dia tidak ada di kamar? Disini juga tidak ada,” tanyaku sambil menggigit sepotong roti selai coklat.

“Dia baru saja berangkat sekolah saat kau selesai mandi,” jawab eomma sambil menuangkan susu segar ke gelasku.

“Mwo?? Kenapa dia meninggalkanku?” ujarku sewot sambil meneguk susu dari gelas disampingku.

“Dia bilang dia ada kerja kelompok pagi ini,” giliran appa yg menjawabku.

“Aiss..dia sangat menyebalkan!” aku segera mengambil tissue untuk membersihkan sisa susu di bibirku.

“Sudahlah jangan mengomel saja. Cepatlah berangkat! 20 menit lagi kelasmu akan dimulai!” sahut eomma dari arah dapur.

“Nae~ aku berangkat sekarang!” aku mencium tangan kedua orangtuaku lalu meraih kunci motor di dekat pintu, “Aku berangkat, annyeong eomma, appa!”

“Hati-hati dijalan, Youngmin!” ucap mereka bersamaan sebelum aku menutup pintu.

Begitulah…selalu ada sedikit omelan dan keributan yg aku timbulkan sebelum berangkat sekolah *plak!*

<AUTHOR : kau ini anak SMA / TK sih?!>
<YOUNGMIN : aku ini anak SMA yg imut seperti anak TK *angel smile*>

<AUTHOR : astaga…aku menyesal bertanya padamu ==”>

<YOUNGMIN : akhirnya kau diam juga!!>  ^_^v

Saat jarak akan ke sekolah tinggal beberapa meter lagi aku harus melewati tikungan, saat itulah melintas seorang bocah laki-laki yg sedang berlari menyebrangi jalan dan aku harus menyingkir agar dia tidak terserempet. Bocah itu selamat tapi tidak denganku. Motorku menghantam tiang neon box di sisi kiri jalan yg mengakibatkan keseimbanganku kacau. Aku sempat mendengar suara seorang yeoja meneriakkan namaku sebelum pandanganku gelap… aku hafal suaranya tetapi aku tidak berani meyakinkan diriku bahwa itu dia….

THANK’S FOR READ MY FF, AND PLEASE LEAVE YOUR COMMENT TO SUPPORT ME!! ^_^

Aja-aja Hwaiting!! Hehehe… See you in part 4 all 😀 *kiss bye + dadah-dadah + gandeng Kwang Min…kkk~*

11 thoughts on “Mask Party {Part 3}

  1. skali lagi author minta maaf, lama sekaliiiiiii ngepostnya

    dan sejujurnya….

    author ngefans sama dessertnya T,T #gajelas

    • hehehe…aku asal ambil pic di google, chingu…hehehe *bow, mianhe*

      sebenarnya saya juga berfikiran sama… >_< tapi modelnya aku suka sih,, ya gimana lagi..hehehe peace Taemin oppa ^_^v

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s