Love #5 : Lie To You / Happy Birthday My Hukkie

Author : AltRiseSilver

Cast :

  • Han Taerin (OC)
  • Lee HyukJae Super Junior

Genre : Romance

Lenght : Chapter

Rating : PG 17

Previous Series : Goodbye, My Love | Regret | Secret Admiror | Jealous

A/N : Annyeong^^ sebenernya fanfict ini tadinya mau aku posting beda hari tapi setelah di pikir-pikir akhirnya aku mutusin untuk mostingin jadi satu fanfict makanya judulnya ada dua kkk~~ dan tadinya mau aku posting waktu ultah eunhyuk tapi berhubung satu dan lain hal akhirnya aku posting sekarang^^ semoga suka semuanya~

Don’t Be A Silent Readers, Please^^

“Pembohong!”

Tuduhan Taerin bergema di ruangan itu. Ditatapnya HyukJae dengan penuh amarah saat ini. “Kenapa kau membohongiku seperti ini Hyuk!” bentak Taerin lagi membuat kepala pria dihadapannya semakin tertunduk.

Taerin menghempaskan dirinya dibangku kayu itu. Matanya masih lekat menatap HyukJae yang terbongkar penyamarannya sebagai pria matahari yang dibanggakannya. “Kenapa kau membohongiku seperti ini?” tanya Taerin dengan suara yang lebih tenang sekarang.

Perlahan HyukJae memberanikan dirinya menatap Taerin yang masih menatapnya penuh amarah. “Salahkah aku jika ingin menghiburmu dan mengutarakan rasa cintaku secara tidak langsung padamu?”

Taerin tersentak ditempatnya kemudian membuang mukanya tak berani menatap HyukJae lagi. Lidahnya bahkan menjadi kelu untuk membalas ucapan pria itu.

Perlahan, HyukJae mendekati Taerin dan memaksa gadis itu menatap wajahnya. “Aku mencintaimu Taerin dan saat itu aku hanya bisa menjadi pria mataharimu,” HyukJae menatap lekat mata Taerin yang terus memandanginya sedari tadi. “Tapi kenapa kau membohongiku seperti ini?”

“Apa saat menjadi seorang Lee HyukJae kau akan mendengarkan aku?” tanya HyukJae yang membuat hati Taerin seakan tertohok tajam. Seberkas cairan bening tertahan di pelupuk matanya membuat gadis itu berusaha menahannya.

“Aku mencintaimu Taerin, kau juga tahu hal itu kan sejak dulu?” tanya HyukJae lagi. Kali ini membuat Taerin tidak bisa membendung lagi airmatanya.

“Kenapa Hyuk? Kenapa kau mencintaiku seakan aku membalas perasaanmu itu?” isak tangis Taerin terdengar menggema diseluruh ruangan. HyukJae menarik gadis itu kedalam pelukan hangatnya.

“Karena aku tahu, suatu saat nanti kau akan membalas cintaku Taerin-ya.”

-ooOOoo-

Taerin masih berdiri mematung didepan rumah HyukJae sambil memegang sebuah kotak berisi kue ulangtahun untuk pria itu. Entah dorongan apa yang membuatnya rela seharian membuat kue untuk seseorang yang bukan siapa-siapanya.

Taerin mendesah untuk yang kesekian kalinya, sudah hampir setengah jam dia hanya berdiri kaku di tempatnya karena takut untuk mengetuk pintu. Dia bukan tipe gadis yang suka memberi kejutan, bahkan untuk Zhoumi saja ia tidak pernah memberi kejutan seperti ini. Dia melayangkan tangannya keudara hendak mengetuk pintu namun suara HyukJae di belakangnya mengejutkannya.

“Kau sedang apa?”

Taerin menoleh cepat saat mendengar suara HyukJae yang sekarang berada beberapa meter dari hadapannya. HyukJae memperhatikan kotak yang dibawa Taerin secara seksama lalu kembali menatap gadis itu. “Maaf aku tadi sedang berbelanja, ayo masuk,” ajak HyukJae sambil berjalan menghampiri pintu membuat Taerin menyingkir sedikit.

“Ah sepertinya aku harus pulang,” ujar Taerin menolak ajakkan HyukJae dan hendak pergi namun pria itu meraih tangannya dan mengisyaratkan Taerin untuk masuk kedalam rumahnya, membuat Taerin mau tak mau mengikuti langkah pria itu masuk kedalam.

HyukJae melepas mantelnya lalu melemparkannya keatas sofa yang ia lewati. “Hyuk,” panggil Taerin saat memperhatikan HyukJae memasuki kamarnya, ia berhenti lalu menoleh kearah Taerin sambil mengernyitkan keningnya.

“Aku.. Membawakan kue untukmu,” ucap Taerin sedikit malu. Wajah HyukJae berubah ceria, ia kembali mendekati Taerin dan menunda rencana mandinya.

Ditatapnya lekat wajah gadis dihadapannya yang sekarang tengah menunduk malu menutupi wajahnya yang kemerahan. “Jangan pandangi aku seperti itu,” gumam Taerin setelah mengatasi debar jantungnya.

HyukJae tersenyum cerah, ia tidak menyangka wajah Taerin akan semerah sekarang ini. Ia mengambil kue di tangan Taerin lalu menaruhnya diatas meja, bukan kue itu yang ia mau saat ini melainkan yang membawanya.

HyukJae mendekap erat tubuh Taerin, membuat jantung gadis itu makin berdebar kencang. “Aku boleh meminta kado?” bisik HyukJae ditelinga Taerin. Gadis itu mengangguk, lidahnya kelu untuk mengeluarkan suara saat ini.

“Aku ingin kau menjadi kadoku selamanya,” bisik HyukJae lagi.

Taerin membelalakkan matanya, ia mendorong tubuh HyukJae menjauh. “Apa maksudmu?” tanya Taerin sedikit ketus agar HyukJae tidak mengetahui kalau ia sedang mengendalikan perasaannya saat mendengar permintaan pria ini.

“Menikahlah denganku,” ucap HyukJae.

Taerin hendak menimpali namun bibirnya terkunci didalam kecupan hangat HyukJae, ia tidak menolaknya –lebih tepatnya tidak mau menolaknya. Tangan HyukJae memeluk tubuh Taerin lagi, mendekatkan badan mereka yang merenggang menjadi satu. “Jangan menolakku lagi,” bisik HyukJae saat melepaskan kecupan mereka. Taerin mengangguk.

Ia baru menyadari bahwa cinta yang diberikan HyukJae begitu indah. Ia menyesal, ia menyesal sempat menyia-nyiakan perasaan pria mataharinya.

22 thoughts on “Love #5 : Lie To You / Happy Birthday My Hukkie

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s