LAST LOVE (ONESHOOT)

AUTHOR              : Vidy AkirafujihikaruPhanthomhive a.k.a Vidya

GENRE                  : Hurt, romance

TWITER                 : @vidyafa21

CAST                      :

  • Yang Min Hyo (You)
  • Yang Yo Seob ‘Beast’ (dongsaeng you)
  • Jang Hyun Seung ‘Beast’
  • Lee Gi Kwang ‘Beast’

Anyyeongg Yeorobun!! *lambai-lambai tangan bareng Gi kwang*. Author hadir dengan FF oneshot neh! FF ini hanya percobaan doank, soalnya Author selama ini (?) cuma bikin FF chapter.

Ntar kalo FF ini berhasil, author bakal bikin yang banyak deh, en aku post ke blog seperti biasa. *readers: banyak mong lo thor -.-*

Sebenarnya ini ff udah author share di FB, hehe . .

Oke deh, berhubung readers udah pada naik meja eh salah, naik darah gara-gara pembukaannya gak selesai-selesai, Langsung az deh..

HAPPY READ!!

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

AUTHOR POV

Sinar mentari pagi mulai masuk melalui jendela kamar Min Hyo, ia hanya menggeliat kecil dan kembali menutup tubuhnya  dengan selimut lagi. Tak beberapa lama seorang  namja masuk ke dalam kamar dan menuju kea rah Min Hyo yang masih terlelap.

“Noona, ireona..” kata orang itu. Tidak ada reaksi dari Min Hyo.

“Noona, ireona. Ini sudah siang..” ulang namja itu. Merasa di cuekin, akhirnya ia mengerahkan seluruh tenaganya, dan..

“NOONA, IREONA! ADA DOSENMU DIBAWAH!!’ akhirnya ia berhasil membuat Min Hyo terlonjak dari tempat tidur.

“Mwo??! Dosenku??!! Arggh, ottohke??”  Min Hyo panik sambil bolak-balikgak jelas. Jelas saja membuat orang yang di depannya tertawa.

“YYA! Yang Yo Seob! Apanya yang lucu?! Bantulah Noonamu ini.!” Ujar Min Hyo melotot kea rah dongsaengnya itu. Yang dipelototi malah semakin tertawa semakin keras.

“HAHAHA! Kau lucu sekali nona! Hahaha” Yo Seob melanjutkan tertawanya lagi.

“Aku hanya bercanda, Noona. Tidak ada dosenmu yang datang kok,” lanjut Yo Seob lagi sambil masih terkekeh.

“MWO?? Maksudmu… Kau menipuku??!”

“Mian noona, aku tidak bermaksud. Habisnya noona susah sekali dibangunkan, eomma sudah menunggu kita di bawah.” Yo Seob membela diri dan langsung keluar kamar dengan santai. Sedang Min Hyo melangkahkan kakinya ke kamar mandi sambil menggerutu kesal.

MIN HYO POV

@Ruang makan

“Kenapa dengan wajahmu? Pagi-pagi sudah kusut begitu.” Ucap eommaku.

“Tanya saja pada anak eomma yang satu itu” kataku. “Aku berangkat kuliah dulu eomma.”Lanjutku dan segera meninggalkan rumah.

Aku kuliah di KyungHee University. Universitas ini memang paling favorite disini. Fasilitasnya sangat  lengkap bagi tiap jurusan. Sangat beruntung jika diterima di Universitas ini, tapi menurutku, merupakan kesalahan besar aku kuliah disini. Itu membuatku harus bertemu dengan namja itu..

“Min Hyo-ah!” sesorang memanggilku dari kejauhan. Dan baru aku tau itu Gi Kwang, sahabatku.

“Kau darimana saja? Aku mencarimu dari tadi” ucapnya.

“Mian, aku baru datang. Ada apa mencariku?” kataku.

“Aniya, memang harus ada alasan jika aku mencarimu?” katanya berbalik tanya.

“Aissssh, kau ini..” aku hanya menatapnya kesal. Kami berjalan menuju ruang seni karena kami memang mengambil jurusan yang sama. Baru saja aku melangkahkan kakiku ke dalam ruangan, langkahku langsung terhenti. Ya, aku melihat namja itu. Namja yang dulu selalu menemani hari-hariku. Namja yang selalu membuatku selalu memikirkannya. Dia Hyun Seung, teman kecilku. Kami sudah bersama-sama sejak umur 5 tahun. Tapi setelah berumur 15 tahun, orang tua Hyun Seung pindah dan itu membuat kami terpisah. Kami sangat dekat, tapi itu dulu. Sekarang aku memandang dia bukan seperti Hyun Seung yang dulu. Dia sudah punya kehidupan sendiri dan ku yakini dia pasti sudah melupakan saat-saat bersamaku dulu.

Aku menatap namja didepanku nanar. Hyun Seung bersama seorang yeoja yang kuyakini adalah kekasihnya. Kenapa setiap hari aku harus melihat pemandanganseperti ini. Dan yeoja itu kenapa tidak lelah setiap hari bolak-bolik antara ruang bahasa dan ruang seni. issshh, menyebalkan sekali. Tidak! aku harus melupakan perasaan ini.

“Min Hyo-ah?? kau kenapa? Aissshh, malah bengong -.-“  ucapan Gi Kwang menyadarkanku dari lamunanku.

“hah, ani.. kajja kita latihan!” aku buru menarik tangannya untuk menutupi salah tingkahku.

“oppa, aku kembali ke kelasku dulu ya, sampai ketemu nanti sepulang sekolah” suara yeoja itu masih terdengar di telingaku.  Aku melanjutkan danceku bersama Gi Kwang. Dan kulihat sekilas Hyun Seung bergabung bersama kami.

GI KWANG POV

>Gi kwang<

“Min Hyo-ah?? kau kenapa? Aissshh, malah bengong -.-“  kataku menyadarkan Min Hyo dari lamunannya. Aku juga tak tahu apa yang sebenarnya edang dipikirkannya.

“hah, ani.. kajja kita latihan!” ucap Min Hyo sambil buru menarik tanganku. Aku hampir saja salah tingkah ketika ia menarik tanganku. Ya, aku memang menyukai Min Hyo sejak 5 bulan yang lalu. Entah apa yang aku pikirkan saat itu. Melihat Min Hyo tersenyum saja sudah membuat jantung bekerja 2x lebih cepat.

HYUN SEUNG POV

>HYUNSEUNG<

“oppa, aku kembali ke kelasku dulu ya, sampai ketemu nanti sepulang sekolah” kata yeojachingu-ku. Aku hanya mengangguk. Mataku beralih  melihat Min Hyo dan Gi kwang yang sudah lebih dulu latihan disana bersama murid yang lain. Min Hyo.. Ya, yeoja yang dulu selalu bersamaku, teman kecilku. Kemana-mana selalu bersama. Aku masih sangat mengingat masa-masa itu. Entah mengapa aku merindukan saat-saat bersamanya. Aissh! Babo! itu tidak mungkin! kau sudah mempunyai yeojachingu Hyun Seung! Lagipula, belum tentu Min Hyo mengingatnya…

AUTHOR POV

Ting tong!

Bel rumah keluarga Yang nyaring terdengar di seluruh pelosok (??) rumah.

“Noona, cepat buka pintunya!” ujar Yo Seob tanpa mengalihkan pandangannya dari TV.

“Yya! Yang jadi dongsaeng itu kau, kenapa kau malah menyuruhku?! Kau tidak lihat, aku sedang sibuk membuat bahan buat presentasi kuliahku?! Cepat buka sana!” Jawab Min Hyo kesal.

“Aigoo, kalian berdua ini selalu ribut. Biar eomma saja yang buka pintunya” potong Ny. Yang sambil beranjak menuju pintu.

“Lihat! gara-gara kau, jadi eomma yang buka pintu” lanjut Min Hyo.

“Terserah noona lah..” akhirnya si bungsu mengalah juga pada kakaknya. Ny. Yang membuka pintu dan ternyata tamunya adalah Ny. Jang.

“Apa kabar Young Eun-ssi? Sudah lama sekali kita tak bertemu” ujar Ny. Jang

“Ah.. rupanya kau Jin Rin-ssi, silahkan masuk” ucap eomma Min Hyo.

“Dimana anak-anak? aku tidak melihat mereka” lanjut Ny. Jang.

“Mereka ada didalam” jawab eomma Min Hyo.

MIN HYO POV

                Aku mendengar eomma bercakap dengan seorang yeoja diluar. Kira-kira siapa yang datang ya? Aku terkejut ketika tamu itu menyapaku. Bukankah itu eomma Hyun Seung? Ada keperluan apa ahjumma datang kemari?

1TAHUN kemudian . . .

Aku memandang cincin pertunangan yang melingkar di jari manis kananku. Kini aku sudah menjadi milik seseorang. Kalian tahu siapa orang itu? Jang Hyun Seung. Benar. Namja yang sempat membuatku patah hati. Namja yang berhasil mempengaruhi pikiranku. Kalian penasaran bagaimana dia bisa menjadi tunanganku?

FLASHBACK

Sore itu, hujan begitu deras, dan sialnya aku terjebak di ruang seni bersama Hyun Seung! argghh, apa yang harus aku lakukan?? Gi Kwang tadi izin pulang dulu karena ada urusan. Suasana begitu kaku. Tak ada percakapan di antara kami. Aku benci suasana seperti ini! Untuk memecah suasana kaku ini, aku mencoba membuka percakapan.

“Kau kapan kembali ke Korea?” kataku sedikit kikuk.

“Ehhmm, sejak tahun ajaran baru ketika baru lulus senior high school” jawabnya tak kalah kaku.

“Ohh..” hanya itu yang bisa aku katakan. Lalu suasana kembali hening kembali. Ponsel Hyun Seung tiba-tiba berdering, tanda telfon masuk. Kulihat sekilas, di layar ponselnya tertera nama yeoja kekasihnya. Tapi kulihat dia tidak berniat untuk mengangkat telfonnya.

“Kenapa tidak diangkat?” kataku.

“Bukan hal yang penting,” jawabnya. Ponselnya berdering kembali, dan sekali lagi, ia mengacuhkannya.

“Bagaimana kau tahu itu hal penting atau bukan jika tidak diangkat? Angkat saja, aku akan pergi jika memang gara-gara aku kau tidak mau mengangkat telfonnya” akan akan beranjak dari tempat dudukku dan tiba-tiba ia menggenggam tanganku dan menarikku dipelukannya. Aku sangat terkejut.

“A-apa y-yang k-kau lakukan??” kataku sampai terbata-bata.

“Jangan pergi, tetaplah disini” katanya dengan masih memelukku erat.

“A-apa ma-maksudmu??” tanyaku. Ia melepas pelukannya dan mencium bibirku kilat.

“Saranghae, Min Hyo . . Kau tahu, Sejak aku pindah, aku selalu memikirkanmu. Aku benar-benar sangat merindukan masa-masa kita bersama..Ayo kita mulai dari awal lagi” jawabnya lirih. Aku yang masih shock, hanya bisa diam.

“Ta-tapi.. yeojachingumu-“ kata-kataku terpotong olehnya.

“Kami sudah putus. Aku sebenarnya tidak serius menjalani hubungan dengannya. Jadi, bisakah kita kembali bersama lagi??” katanya penuh harap. Aku mengangguk, entah apa yang mendorongku melakukan itu. Hyun Seung kembali memelukku erat. Dari kejauhan terdengar benda jatuh. Kami menoleh melihat ke asal suara. Itu GI Kwang! tiba-tiba ia berbalik dan berlari menuju jalan raya. Aku mengejarnya, tak peduli hujan yang semakin deras mengguyur badanku.

“Gi Kwang! Tunggu! Kau kenapa?!” aku meliha Gi Kwang berlari menyeberang di jalan tol dan tanpa ia sadari sebuah mobil dari arah samping melaju dengan kecepatan tinggi, dan ……..

BRUKK!! Aku melihat dengan mata kepalaku sendiri, sahabatku tertabrak. Mobil yang menabraknya langsung tancap gas dan kabur.

“Tidak!! Gi Kwang!!!!!” aku menghampiri tubuhnya yang berlumuran darah.

“Min Hyo…mi-mian..a-aku ti-tidak bi-bisa menemanimu lebih la-lama. saranghaeyo~” tangannya langsung lemas, tubuhnya dingin. Gi Kwang, sahabatku telah pergi…

“ANDWAE!! Hey bangun!!! bukankah kau mencintaiku?! tega sekali kau pergi begitu saja, setelah memberi pengakuan!! Bangun babo!!” Aku terus mengguncang-guncangkan tubuhnya dan menangis. Sebuah tangan memegang bahuku,

“Tenanglah Min Hyo, kau harus kendalikan emosimu..” Ucap Hyun Seung berusaha menenangkanku..

“Bagaimana aku bisa tenang! Dia tertabrak tepat di depan mataku sendiri! Aku pasti bermimpi!” kataku masih menangis. Kurasakan tubuhku menghangat. Hyun Seung  merengkuhku kedalam pelukannya..

FLASBACK END

“Mian, apa kau lama menunggu?” kata seseorang yang mengagetkan lamunanku.

“Aniyo, kau sudah selesai?” kataku. Dia tampak tampan dengan setelan tuxedo hitam itu. Aissshh, sejak pertunanganku dengan Hyun Seung, aku tak henti-hentinya memujinya dalam hati. Sepertinya aku mulai gila..

“Ne, kajja!” ia menarik tanganku dan berjalan menuju mobilnya. Hari ini kami akan mengunjungi makan Gi Kwang. Ini adalah kunjungan yang terakhir, karena besok aku dan Hyun Seung terbang ke Jepang untuk melangsungkan pernikahan disana, rumah kediamannya beserta keluarga besarnya.

Sesampainya di pemakaman, aku meletakkan bucket bunga di nisan Gi Kwang.

“Mian Gi Kwang-ssi, aku tidak bisa menngunjungimu sesering dulu,Ini terakhir aku mengunjungimu.  Kau tidak marah kan?” kataku lirih. Hyun Seung hanya memegang bahuku berusaha menguatkanku.

“Kalau begitu, kami pergi dulu, selamat tinggal..” lanjutku dan mulai meninggalkan kompleks pemakaman.. Baiklah, mulai saat ini aku akan fokus pada masa depanku. Selamat tinggal masa lalu….

Tanpa mereka sadari, sebuah bayangan  tersenyum  menatap mereka dan  menghilang bersamaan dengan hembusan angin . .

“Gomawo Min Hyo, selamat tinggal___”

END

Eh? ending? yap selesai!

GJ kan? pasti berantakan en kecepeten deh bahasanya -.-v

Sudah dibilang ini FF oneshoot pertama author, pastinya amburadul.

Harap maklum yak..

Ditengah-tengah kesibukan author, author nyempetin bikin nih FF GJ.

Menurut kalian berhasil gak author bikin FF oneshoot??

(pasti jawabannya enggak =.=a).

Rencananya author mau bikin sequelnya, setuju gak reader? Tapi author butuh pinjaman nama dari reader buat dipasangin ma Yoseob oppa, hehe . .

kasih saran kritikan yang membangun ya ^^

KEEP COMENT PLEASE.

JEBAL-JEBAL-JEBAL

10 thoughts on “LAST LOVE (ONESHOOT)

  1. eh, koq gikwang nya meninggal sih, ketabrak pula >,<
    kasian minhyo nya ngeliat langsung kecelakaan itu walau akhirnya tetep jadi sama hyunseung bahkan pindah ke jepang..
    waa, ad sekuelnya? dtunggu de ^^

  2. Keren author!! DAEBAK DAEBAK DAEBAKK 100× tpi, kok kikwang’a mninggal sih?? TT_TT gk rela ah! Diturunin DAEBAKny jd 99×!!! Hehe~!

  3. Keren thor coz ada yoseob (?) xD
    ada sequelnya ?
    Mau minjem nama bwt d pasangin ma seobie ? Namkor ? Namkor aku aja.. Mau bngt dah 😀

  4. sukses kok thor, cuma kecepetan aja alurnya. ditunggu ya sequel nya, tpiak mau dong dipasangin am seobie.. yayaya.. song yoo eun namkor ak.

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s