[FF Freelance] Fight For This Love (Oneshot)

Author: aeril0909

Title:Fight For This Love

Cast: Cho Kyuhyun

Yoon Ji Yeo(OC)

Kim Jaena(OC)

Genre:Author tidak pandai menentukan genre -___- #madesu

Rating: apalagi ini , ga berbakat author , mian yaaah 😀

Length: Oneshot

Ini ff pertama yang saya buat dan kirim ke sini.Sebenarnya saya akan membuat sambungan dari ff ini , dengan length oneshot setiap judulnya.Well , awalnya sih saya ingin buat sad ending , lalu saya ingat kalo saya sendiri benci kalo baca ff , akhirnya sad ending.Ide awalnya sih mungkin datar , sahabat jatuh cinta , tapi ceritanya enggak kok.Saya sangat menerima kritik dan saran , sorry kalo banyak typo.Kalo ada judul ff yang sama , cerita , dialog , cast serta latar , saya minta maaf .Tapi saya berani jamin , ide ini muncul karena saya juga pernah mengalami hal yang sama , suka sama sahabat sendiri dan bertepuk sebelah tangan.

PS : uda pernah saya kirim ke blog lain dengan judul dan cast yang sama , dan sudah di post

Well ,enjoy the FF then 😀

It was totally a bullshit , that in a friendship between girl and boy , one of them never fell for others .

Author POV

Ji Yeo menelusupkan kedua tangannya dalam-dalam di saku jas kerjanya.Hawa musim dingin berhembus kencang sekali di pinggiran sungai Han.Dan sekarang di saat hari sudah mulai tengah malam gadis itu masih saja duduk di tepian sungai itu dengan hanya mengenakan pakaian kantornya.Poninya berkibar di tiup angin dan membuat pandangannya terhalang,tapi tidak ada sedikitpun niat gadis ini untuk memperbaiki posisi poninya , ia membiarkan saja anak-anak rambutnya seakan menari-nari di depan wajahnya terbawa tiupan angin.Kyuhyun menarik nafasnya frustasi,sudah lebih dari 30 menit,dia dan sahabatnya sekaligus sekretaris pribadinya di kantor duduk,diam-diaman di tepian sungai ini setelah seharian ini mereka jalan-jalan layaknya sahabat bukan atas-bawahan.Entah mengapa Ji Yeo menyetujui permintaanya untuk makan siang bersama,dan berakhir dengan jalan-jalan bersama.

“Kau berubah.”ucap Kyuhyun pelan,berusaha memulai percakapan,sambil melipat kedua tangannya yang terbalut tepat di depan dadanya.Ji Yeo meliriknya lalu tersenyum kecil.Tampaknya gadis ini tau arah pembicaraan ini.Cepat atau lambat mereka memang harus membahas ini.

“Setiap orang pasti akan berubah Sajangnim.”ujar Ji Yeo sopan.Kyuhyun mendelik mendegarnya,lagi-lagi Ji Yeo memanggilnya dengan sebutan formal seperti itu.Padahal sudah beribu kali Kyuhyun mengingatkan untuk berhenti menggunakan bahasa formal jika mereka berada di luar kantor dan sekarang gadis itu melakukannya lagi.

“Kau berubah Ji Yeo-ah”ujar Kyuhyun lagi berusaha untuk tenang.Kyuhyun tahu betul wanita seperti apa Ji Yeo itu.Ji Yeo tipe orang yang susah sekali di lawan keinginannya dan tidak akan pernah mengalah dalam berdebat , tipe gadis mau menang sendiri ,jadi Kyuhyun memilih untuk tidak terbawa emosi yang pada akhirnya nanti tidak akan membuahkan hasil apa-apa dari pembicaraan ini.Ia hafal benar bagaimana seorang Yoon Ji Yeo luar dala , dan dia tidak akan kalah oleh gadis ini.

“Itu hanya persepsimu saja Presdir Cho.”Kyuhyun mendelik lagi.Ji Yeo memanggilnya Presdir,jabatannya yang membuat jarak antaranya dan Ji Yeo semakin lebar.Kyuhyun menatap Ji Yeo tajam,ia merasa ada berubah dalam diri Ji Yeo.Dan ia tak suka itu,Ji Yeo berubah dan menjauh darinya,mereka sekarang hanyalah rekan kerja yang seolah-olah baru mengenal.Kyuhyun benci kenyataan bahwa hubungannya dan Ji Yeo sekarang sangat amat renggang.

“Kau menghindariku Ji Yeo-ah”ucap Kyuhyun menaikkan nada suaranya.Ji Yeo terkekeh pelan,entah untuk apa.Lalu mengalihkan pandangannya,menatap kulit putih susu Kyuhyun yang memerah terkena hembusan angin musim dingin dan sedetik kemudian kembali menatap hamparan sungai Han yang sudah hampir membeku di hadapannya.

“Setiap hari kita bertemu Sajangnim,mana mungkin saya menghindari anda.”Ji Yeo berbicara sangat pelan,seakan-akan mencoba memegan kontrol agar emosi Kyuhyun tidak meledak-ledak,karena Ji Yeo tau betul bagaimana hubungannya dengan Kyuhyun yang sudah amat sangat renggang sekarang ini.

“Kau benar-benar menghindariku Ji Yeo-ah.”ujar Kyuhyun dengan nada gusar.Ji Yeo kembali terkekeh pelan dan mengetuk-ngetukkan kuku-kukunya di bangku taman dengan santai,sama sekali tidak ada niatan dari gadis itu untuk menanggapi percakapan Kyuhyun.

“Tidak sama sekali Presdir Cho.”ujar Ji Yeo lirih.Kyuhyun berdiri dan mengerang frustasi,ia benci kenyataan bahwa sekarang ia hampir gila berbicara dengan gadis yang dulu bahkan berjanji akan menikah dengannya sementara gadis itu hanya diam dan mampu mengontrol keadaan.

“Kau pindah rumah,kau mengganti nomor ponselmu,kau selalu pulang lebih cepat dan menghindariku mengantarmu pulang,kau selalu menolak ajakan makan siangku,kau mengahapus kontakku dari hpmu.Kau menghindariku Ji Yeo-ah!”ujar Kyuhyun frustasi.Ji Yeo mengalihkan pandangannya menatap Kyuhyun,sangat dalam,seolah-olah ia ingin menerkamnya.

“Lalu apa yang kau harapkan Kyuhyun-ah?”Nada suara Ji Yeo meninggi.Sepertinya gadis ini mulai kehilangan kendalinya.Ia menatap Kyuhyun tajam,beradu pandang untuk sesaat.Kyuhyun terkejut,ini bukan seperti Ji Yeonya yang lembut dan penyabar.

“Kau mengharapkanku memperlakukanmu seperti dulu kita bersahabat.For the sake of God , kau itu calon suami orang, Kyunni!”Ji Yeo mendesah,sementara Kyuhyun terpaku sekarang.Ia senang karena tadi Ji Yeo memanggilnya dengan nama Kyunni,tidak memakai embel-embel sajangnim atau presdir yang membuat mereka seakan dibedakan oleh jabatan.Tapi tampaknya sekarang Kyuhyunlah yang tidak mengerti kemana arah pembicaraan ini.Ia kehilangan arahnya.

“Aku perempuan Cho Kyuhyun!”ujar Ji Yeo lirih,tapi penuh ketegasan.Kyuhyun membuang muka,ia tak kuat beradu mata dengan Ji Yeo,entah mengapa ia merasa ada sesuatu yang tajam dan menusuk dalam mata gadis itu.

“Yang punya hati dan yang akan di gunakan untuk jatuh cinta,dan aku memang betul menghindarimu Kyuhyun-ah..”Ji Yeo menurunkan nada suaranya,bergetar,tampak betul gadis ini kehilangan kendalinya atas sikap elegannya tadi.

“..agar aku bisa menetralkan perasaanku karena sebentar lagi kau berstatus suami orang..”Kyuhyun menoleh tak percaya.Ia menatap tak percaya gadis di hadapannya lekat-lekat.Kyuhyun mengerti,sangat mengerti malah apa maksud perkataan gadis itu tadi.Ia bukan pria bodoh,dan perkataan gadis itu tadi cukup untuk menjelaskan segala sesuatu hal yang berubah di antara mereka akhir-akhir ini.Sementara gadis itu masih bisa dengan santai mengetuk-ngetukkan kuku-kukunya ke bangku taman,Kyuhyun sudah kalang kabut menormalkan detak jantungnya.Lelaki itu menghembuskan nafasnya kasar.

“Maldo andwe”Kyuhyun melontarkan kata-kata itu begitu saja,seperti itulah yang ia pikirkan saat ini.Jadi selama ini?Batin Kyuhyun.Ji Yeo terkekeh pelan dan balas menatap Kyuhyun,sesuatu yang selama ini tak berani ia lakukan,karena ia merasa takut akan terpesona oleh tatapan tajam Kyuhyun.Tapi ia menoleh , menatap mata Kyuhyun dalam-dalam.

“Its real.It do really happen,sajangnim.”Kyuhyun sama sekali tak ingin marah karena Ji Yeo memanggilnya sajangnim,tidak untuk kali ini , ia tidak peduli panggilan apa yang Ji Yeo pakai.Kyuhyun mengerjapkan matanya,ia tak percaya ini benar-benar terjadi,apalagi Ji Yeo sendiri yang menjadi pendukung hubunganya dengan Jaena dulu.

“Sejak kapan?”Kyuhyun mencoba mengontrol emosinya dengan tidak meledak-ledak,jadi dia menurunkan nada suaranya.Ia harus tenang,bagaimanapun ia harus tenang seperti gadis di hadapannya ini.

“Sejak kau memilihku menjadi Cinderellamu pada pesta dansa musim panas 10 tahun lalu , sejak kau mengatakan aku cantik ketika baru bangun tidur , sejak kau menjadikan nomor ponselku sebagai speed dial nomor 1 mu walau kau sudah menggantinya beberapa bulan lalu  , sejak kau memanggilku Nae Barbie walu sudah tidak pernah lagi , sejak kau bahkan hampir membunuh pengemudi yang memakiku ketika aku tak sengaja menabraknya , sejak kau rela begadang menemaniku belajar untuk Ujian Negara , sejak kau kabur dari pernikahan Ahra Eonnie hanya karena aku tabrakan dan sejak kau berpacaran dengan Jaena.”Ji Yeo mengucapkan semua hal itu dengan sangat amat tenang .

“Sejak itu kau membuatku jatuh Kyunni , sangat dalam dan aku tahu ini salah karena kau tahu kita selamanya hanya akan menjadi sahabat.Maafkan aku , sungguh maafkan aku.”Ji Yeo mengecilkan suaranya , ia menarik nafas dalam-dalam,mencoba mengontrol dirinya kembali.Demi Tuhan , saat ini gadis ini sedang mati-matian mencoba untuk tidak menangis.

“Aku harus pulang!”

 

Author POV

“Gomawo.”Ji Yeo mengangkat wajahnya dan menatap Kyuhyun yang berdiri sangat dekat dengannya.Ia menatap Kyuhyun dalam.Kyuhyun berkeras mengantarnya pulang , padahal ini sudah jam 2 malam , dan besok Kyuhyun harus menikah.

“Jeongmal gomawoyo..”Ji Yeo mengecilkan suaranya,ia menunduk tak kuat menatap mata Kyuhyun.Kyuhyun berdeham pelan , mencoba menetralkan suasana.Ia masih tak percaya akan apa yang baru terjadi.

“I’m so sorry ..”Ji Yeo bersuara lagi . Lirih .

“I shouldnt say this to you .”Ji Yeo mengangkat kepalanya , menatap Kyuhyun.

“I’m so sorry ..”

Ji Yeo menangis , ia tak sanggup lagi . Butiran air mata itu mengalir , ia kalah . Ia kalah akan dirinya sendiri dan terlebih ia kalah akan small god damn thing called love. Mereka terdiam , tak ada yang berani membuka percakapan , dan Ji Yeo tetap menangis , pelan ,tanpa suara .

“You should go home , tomorrow is your big day ”Ji Yeo mencoba mengulas senyum.Tapi Kyuhyun merengkuh tangannya , dan itu membuat air mata Ji Yeo jatuh lagi.Ia terisak sekarang , ia lemah , dan sialnya itu karena cinta.Ia benci ia tidak bisa menggunakan akal sehatnya untuk tidak menangis saat ini,padahal ia sudah berusaha keras mewanti-wanti dirinya untuk tidak terlihat lemah di hadapan Kyuhyun.Sekarang gadis itu menyesal mati-matian kenapa ia mengakui perasaannya pada Kyuhyun.Padahal gadis itu hanya berharap ketika ia melihat Kyuhyun menikah , tidak ada lagi perasaan tidak rela.Kyuhyun memeluknya , erat sekali . Ji Yeo bisa merasakan wangi parfum Kyuhyun yang belum berubah.Sebuah kehangatan yang entah dari mana , menjalari tubuh Ji Yeo seketika itu juga,kehangatan yang membuat hatinya tenang dan tangisan berhenti.

“Ini tidak benar , Sajangnim.”ujar Ji Yeo mencoba melepas pelukan itu.Tapi lengan besar Kyuhyun malah merengkuh lebih erat pinggang Ji Yeo.Gadis itu berjengit mencoba menjauh , tapi tenaga Kyuhyun sebagai seorang lelaki sudah bisa di pastikan hanya akan membuat usahanya itu tampak tidak ada hasil.Jadilah sekarang tubuh Ji Yeo semakin di makan oleh lengan besar Kyuhyun.

“Biarkan Ji Yeoah.Menangislah , kau tak perlu menjadi tegar di depanku nae Barbie~!”Kyuhyun mengurai anak-anak rambut Ji Yeo.Jantung Ji Yeo berdetak , lebih kencang , Kyuhyun baru saja memanggilnya Nae Barbie.Tapi kemudian rupa Jaena terlintas di pikirannya.Dan dengan seluruh sisa kekuatannya Ji Yeo melepas paksa pelukan Kyuhyun.

“Jangan membuatku merasa menjadi wanita jalang , Sajangnim.”Ji Yeo melepas paksa pelukan Kyuhyun.Kyuhyun mengernyit mendengar ucapan frontal gadis itu.Ji Yeo bukan gadis bar-bar , Kyuhyun tau itu .

“Demi Tuhan , kau itu calon suami sahabatku!”Lagi-lagi status sialan itu yang selalu menjadi alasan utama Ji Yeo.Kyuhyun mundur selangkah , entah mengapa saat ini lulusan cum laude MIT ini tidak bisa menjelaskan kenapa ia benci Ji Yeo menyebutnya dengan embel-embel ‘calon suami sahabatku’.

“Pulanglah , kau tak sepantasnya berada di sini.”Ji Yeo menutup pintu apartemen pelan , sementara Kyuhyun berdiam diri dan tak beranjak . Ia merasa sakit melihat Ji Yeo mengeluarkan air mata untuknya,entah mengapa.

“Cho Kyuhyun!!”suara serak Ji Yeo menggema di lorong apartemennya.Demi Tuhan , ini pagi buta dan dia berteriak sekencang ini.Siapapun yang melihat gadis ini saat ini pasti akan mengira gadis ini gila atau apalah tapi gadis ini tak peduli,seolah apartememn ini miliknya seorang.Ia berlari kencang setelah mencampakkan heel Yuri Osdaci 12 cmnya, rambutnya berantakan , kemeja kerjanya kusut , matanya sembab , makeup nya luntur.Tapi ia tak peduli,satu hal yang ia pedulikan , laki-laki yang di cintainya.

Ji Yeo berlari menuju basement , ia mempertaruhkan harga dirinya sebagai seorang wanita , dan di sinilah ia,dengan segala tampang kacaunya mendapati Kyuhyun dengan keadaan yang tak kalah amburadul darinya,duduk di sebelah mobilnya dengan dasi awut-awutan dan rambut berantakan.Dia benar , Kyuhyun menunggunya . Sebersit perasaan bangga dan senang menyeruak di hatinya, dan sebagian kecil perasaan bersalah dan tak pantas.Biarlah untuk beberapa menit dalam hidupku , aku menjadi wanita jalang yang hina demi kau , Kyuhyun-ah.Batin Ji Yeo.

“Lets just pretend that nothing happen today , lets just pretend that i didnt say anything .”Ji Yeo mendekat.Entah mengapa ia merasa perlu menjelaskan segala sesuatunya pada laki-laki ini.Kyuhyun menarik tangan Ji Yeo paksa,membuatnya sekarang terduduk di lantai basement yang dingin , berhadapan dengan Kyuhyun.Ji Yeo menatap Kyuhyun dalam begitu juga Kyuhyun , Kyuhyun menangkupkan kedua telapak tangan besarnya pada pipi merah Ji Yeo dan membuat jarak di antara mereka menyempit.

“Lets just pretend that we both single right now.”ucap Kyuhyun lirih dan sesaat kemudian bibir mereka menyatu , entah siapa yang memulainya terlebih dahulu , ciuman ini sangat intens dan sangat menunjukkan hasrat yang kuat dari keduanya.Tak peduli bagaimana kacaunya mereka berdua saat ini,tapi jelas ciuman ini begitu panas.

Kyuhyun menekan tengkuk Ji Yeo dan mulai memainkan anak rambut Ji Yeo.Desahan – desahan tertahan mulai keluar dari mulut keduanya . Kyuhyun menegakkan posisi duduknya , menjadikan dia lebih tinggi dari Ji Yeo dan memudahkannya untuk mengambil alih permainan ini.Lidah mereka bersatu , saliva mereka menetes membasahi rok Ji Yeo dan sungguh ini sudah diuar batas kewajaran.Nafsu mengambil alih diri mereka dan dua mahkluk ini tau betul ini tidak boleh terjadi!

Tapi Ji Yeo tak peduli .Persetan Kyuhyun bosnya , persetan mereka bersahabat , persetan dia calon suami sahabatnya , persetan mereka berciuman di basement , persetan besok Kyuhyun akan menikah ! Satu hal yang Ji Yeo tahu , dia punya hak untuk menjadi  egois dalam memperjuangkan cintanya.Saat ini saja , Yoon Ji Yeo ingin menjadi wanita egois yang mampu memperjuangkan cintanya.

Kyuhyun POV

“Shit!”umpatku , aku gugup sekarang . Ji Yeo datang ke pernikahanku , tersenyum pada semua orang , dan berbicara formal lagi padaku , seolah-olah tadi malam tidak ada yang terjadi di antara mereka.Jika tadi malam , aku tak terlalu kasar dalam ‘permainannya’ , yang menyebabkan bibir Ji Yeo berdarah , yang juga seakan membawa kami berdua kembali ke alam sadar dan mengehentikan hal itu , mungkin aku tak akan berada di sini , memakai jas dan bersiap menghafalkan janjiku di depan altar.

Krek!

Aku menoleh , aku mendapati Ji Yeo di balik pintu dengan gaun merah satin ketan tanpa lengannya , tersenyum ke arahku . Yoon Ji Yeo , jangan berikan aku senyuman itu , babo ! umpatku

“Look at you !”ada nada ketenangan di sana .Ji Yeo berjalan mendekatiku dan mengusap pelan punggungku , Ji Yeo tidak gugup,aku bisa merasakan hal itu lewat usapannya yang lembut dan pelan , tidak bergetar.Aku tau itu , usapan lembut itu mengartikan segalanya.Ji Yeo bisa mengontrol emosi , sementara aku sudah kalang kabut sendiri menentramkan hatinya.

“Aigoo , kau benar-benar tampan sajangnim.”Ji Yeo tersenyum kearahku.Aku tak berani melihatnya,entah mengapa sekarang aku benar-benar mencoba mengontrol diriku untuk tidak meledak-ledak dan menyerang dirinya.

“Kau ? Mengapa ada di sini?”sial , kalimat itu meluncur begitu saja.Aku menangkap sinar keterjutan di mata Ji Yeo,tapi dia dengan cepat tersenyum kecil.

“Aku hanya ingin menghadiri pernikahan sahabatku.”Aku tau , Ji Yeo memberi penenakanan pada kata sahabat dan aku benci itu , entah mengapa.

“Dan sekaligus berpamitan ..”Tunggu dulu?Berpamitan ? Apa maksudnya ini?Aku menarik lengan Ji Yeo yang masih mengusap pelan punggungku , membuatnya menjadi sejajar denganku.Aku menatapnya , aku tahu Ji Yeo cukup pintar untuk mengartikan bahwa sekarang aku sedang menunggu penjelasan.

“Aku akan pindah ke Paris.”

“What?!”ucapku hampir setengah berteriak .

“Untuk apa?”

“Mewujudkan mimpiku.”Aku menggelengkan kepalaku.Mewujudkan mimpi apanya?Bukannya dia bilang dia tidak akan pergi ke luar negri dan menikah lalu berhenti kerja?

“Kupikir tidak ada gunanya aku di sini lagi.Jika aku tetap di sini aku akan patah hati dan tidak mampu menata hidupku kembali sementara kau mungkin akan mengasihaniku kalau kau mungkin masih menganggapku sahabatmu.”ucap Ji Yeo santai dengan senyum mengembang.

“Aku hanya ingin memulai hidupku yang baru saja, dan hal pertama yang harus ku lakukan adalah berhenti berkorban untuk dirimu dan mewujudkan apa yang menjadi keinginanku selama ini.”ucap Ji Yeo.Sungguh aku tak mengerti apa yang bicarakan saat ini.

“Merubah cita-citaku dari seorang fotografer menjadi seorang sekretaris , menolak pindah bersama orang tuaku ke Chicago dan menjadi sekretarismu serta mencomblangkanmu dengan Jaena adalah pengorbananku untukmu.Aku tidak berniat untuk membanggakannya atau apapun , hanya saja aku rasa inilah saatnya aku berhenti berkorban.Saat ini aku melihatmu memaki jas ini saat ini  dan sebentar lagi aku akan melihat menghafal janjimu , berdiri di depan altar dan menciumnya nanti,saat itulah perjuangan dan segala pengorbananku untukmu berakhir.”ucapnya pelan . Ji Yeo tidak menangis , gugup apalagi meledak-ledak dan itu jelas di luar dugaanku.Bukankah wanita merupakan mahkluk paling sensitiv di muka bumi , lalu kenapa Ji Yeo bisa setenang dan sesantai ini.

“Cho Kyuhyun terima kasih sudah terlahir dan hidup sampai sekarang ini sehingga aku jusa bisa hidup , terima kasih atas segalanya.”Ji Yeo menepuk-nepuk pelan lenganku , entah mengapa aku merasa seolah ada perasaan gugupnya yang menjalariku saat ini.

“Kau akan benar-benar meninggalkanku?”ucapku tak terkendali.Entah mengapa , bibirku ini seolah tidak bisa di ajak bekerja sama dengan logikaku.Ji Yeo mendelik , menatapku kecil lalu dengan cepat membuang mukanya.

“Berada di sini,di Korea dan melanjutkan hidupku seperti biasa setelah acara ini adalah hal teregois yang kulakukan , dan dalam percintaan ketika seseorang menjadi egois , hal itu hanya akan menyakiti dirinya , pihak lain , atau bahkan keduanya dan aku bukan tipe seperti itu.Jadi aku akan pergi sehingga tidak ada yang tersakiti ,yang menyakiti atau di sakiti.”

“Alasan yang tidak masuk akal!”cibirku.Sial!Bibir ini mengapa bekerja seenaknya?umpat Kyuhyun.Ji Yeo menangkat wajahnya , aku melihat matanya.Dia sangat rapuh,aku tau itu.Aku ingin memeluknya , persetan sebentar lagi aku akan menikah dan berada di gereja.

“Aku sangat mencintaimu , sangat mencintaimu , dan aku tak ingin kau terbebani jika aku tetap di sini.”

“Paling tidak salah satu di antara kita harus bahagia bukan?Dan sekarang saatnya kau menggapai kebahagiaan mu,Sajangnim.”titik-titik airmata Ji Yeo jatuh,tapi dia tetap menatapku , mendongak karena aku lebih tinggi dari dia.Ji Yeo tidak berusaha menghapus air matanya atau melakukan apapun, untuk beberapa saat kami terus bertatapan.Alur nafas Ji Yeo lembut walaupun dia menangis.

“Maafkan aku.Aku harus pergi , pesawatku akan berangkat sebentar lagi.Congrats anyway.”Ji Yeo berlalu dengan telapak tangan yang sibuk menghapus airmata.Kenapa neuron sensorikku mengirim sinyal ke otakku dan menyuruh ku bertindak untuk menghentikan Ji Yeo?Dan kenapa tangan dna kakiku yang berfungsi sebagai efektor di tubuhku seakan bertindak sendirinya dan beberapa kali di luar kendali logikaku.

Ya Tuhan , Kyuhyun kau itu akan menikah!Apa yang terjadi padamu?sugesti ku.

“Kyuhyun-ssi.”Ji Yeo tiba-tiba muncul lagi di hadapanku.

“Bolehkah kau berbaik hati mengabulkan permintaan terakhirku?”ucapnya pelan , dengan cepat aku menganggukkan kepalaku.

“Jika nanti , suatu hari , kapanpun itu , aku sendiri juga tidak tahu.Jika aku kesepian dan butuh teman bicara , bolehkah aku meneleponmu?Aku hanya ingin memastikan hal ini saja sebelumnya aku takut jika nan…”

“Kenapa kau harus meminta ijin?”ku potong segera.SIAL !!! SIAAAL !!Kenapa lagi-lagi neuron-neuron syaraf ini bekerja sendirian!Ji Yeo membelalak tapi kemudian seperti biasa ia bisa mengontrol dirinya kembali.

“Maksudku aku sama sekali tidak keberatan jika kau mene…”

“Kyuhyun-ssi ini sudah waktunya.”ucap salah seorang MC memotong pembicaraanku dan menggapit lenganku dan membawaku pergi menuju altar.

“Jika kau punya permintaan lain , apapun itu dan kapanpun kau memintanya , kau tidak perlu bertanya boleh atau tidak , kau hanya tinggal mengatakannya dan aku akan melakukan itu untukmu.Camkan itu!”ucapku , kali ini perkataanku sudah berjalan sesuai logikaku.Aku menggengam tangan Ji Yeo,Ji Yeo bergetar dan aku tau betul jika dia menahan tangisnya.

Demi Tuhan , apapun yang terjadi , jangan tangisi aku Ji Yeo-ah .

END ~

Cause sometimes love grows in the middle of friendship , and its normal

Found me : @Freddylion_Re

PS:Gon be sequel , but still in oneshot ~ Keep Waiting J

PS:Hell yeah , im a hardcore ELF and Lee Hyukjae is drivin me crazy , so if u guys is a part of ELF big fams , wanna make some friend J

Advertisements

13 thoughts on “[FF Freelance] Fight For This Love (Oneshot)

  1. aah suka banget sama quotenya “Cause sometimes love grows in the middle of friendship , and its normal” #jlebjlebjleb
    keren loh, bisa dinikmatin sepanjang cerita. ditunggu sekuelnya ya~

  2. Ini FF pertama kmu tor ? Wahh bgus, soal ny saya serasa bca nvel bkan ff 😀 penyampaian dan penggunaan bhasa yg bgus, keep writing yaah, d tnggu next chap 😀

  3. huahhhh aku suka banget loh sama ff ini. tapi aku mau kasih saran nih. untuk bagian ini: “Kyuhyun menarik nafasnya frustasi,sudah lebih dari 30 menit,dia dan sahabatnya sekaligus sekretaris pribadinya di kantor duduk,diam-diaman di tepian sungai ini setelah seharian ini mereka jalan-jalan layaknya sahabat bukan atas-bawahan.”
    kalo saranku diganti seperti ini :
    “Kyuhyun menarik nafasnya frustasi. sudah lebih dari tiga puluh menit berlalu tetapi dia dan sahabatnya yang juga merangkap sebagai sekretarisnya itu, tidak kunjung membuka suara. mereka hanya duduk di tepian sungai, mengembalikan energi mereka setelah seharian ini jalan-jalan layaknya sahabat, bukan dengan status atasan dan bawahan.”
    hehe itu cuma saran ya 🙂
    next ff ku tunggguuuuuuuu…

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s