Rouge Ange (An Angel With Red Wings) Part 4

Author : Awsomeoneim

Genre : Romantic, Fantasy, Past-Present Live,

Cast :

Main Cast :

ü  Shin Min Young (OC)

ü  Kris a.k.a Wu Yi Fan (EXO M)

ü  Sehun (EXO K)

Figuran :

ü  Shin Mun Hoon (Min Young’s Younger Brother)

ü  Shin Min Ah (Min Young’s Older Sister)

ü  EXO M & EXO K Members

ü  Others

+oOoOoOo+

Info Penjelas :

[None]

* Karena berdasar comment di Part 3, keliatannya So Far So Good alias tidak ada yang dibingungkan oleh Gooders. KKK~ Tapi author tetap menerima Pesan, Kesan maupun Kritik dari Gooders SEMUANYA*

Cha! Sekian Opening dari author. Kalau ada yang mau ditanyakan lagi / mungkin mau dikritik, silahkan RCL ^^

Kamsahamnida~

Previous : Part 1 | Part 2 | Part 3

+oOoOoOo+

=Sekilas Chapter sebelumnya….=

*Past*

“Kurasa ini ulah Rouge Ange.. semalam adalah bulan purnama.. pasti ia terlalu kelaparan hingga menewaskan mereka semua. Mungkin karena kedatangannya diketahui oleh para pengawal dan dayangku ia segera pergi sambil menculik mereka semua dan.. tidak sempat menyerangku,”

“Rouge Ange?” aku menaikkan kedua alisku bersamaan, Pangeran ini.. mungkin dia terlalu banyak membaca kisah misteri sewaktu di China sehingga ia berhalusinasi seperti ini…

Tapi aku tidak dapat menahan rasa penasaranku mengenai makhluk aneh yang baru pertama kali kudengar namanya di sebut, “Makhluk apa itu? Apakah ia spesies mitologi baru?”

‘PRAAAANG’ suara piring pecah tersengar dari arah dapur. Kris? Apa yang terjadi dengan Kris?

Aku segera beranjak menuju dapur dan terkejut dengan pemandangan di hadapanku.. apakah.. apakah yang ada di hadapanku saat ini.. benar-benar Kris??!

+oOoOoOo+

*Past*

Aku terdiam di tempat melihat seseorang yang sedang duduk dan memeluk kedua lututnya. Kepalanya ia benamkan diantara lutut dan lengannya. Persis seperti anak kecil yang habis dimarahi ibunya.

‘Apakah dia benar-benar Kris? Kenapa ia pasang pose begitu? Aneh sekali…’

Baru 2 langkah mendekatinya, sepertinya aku tau apa yang membuatnya seperti itu. Sebuah piring yang pecah, beserta teokbokki berceceran tak jauh darinya. Hm…

“Kenapa teokbokkinya bisa jatuh begini?” tanyaku sambil memungut beberapa pecahan piring di hadapannya.

“M..mianhe..” dari sudut mata, kulihat ia sedikit menaikkan kepalanya, “Aku terlalu ceroboh, jeongmal mianheyo..”

Setelah mengumpulkan pecahan piring-piring itu, aku menatap kedua matanya yang menyorotkan ketakutan di bawah poninya, “Gwenchana.. akan kuambilkan lap untuk membersihkan saus bekas teokbokkinya. Kau diam dulu di sana.”

Dia mengangguk pelan lalu kembali menenggelamkan kepalanya kepelukan kedua lengannya.

‘Kkk~ bagaimana bisa namja yang tampak begitu gagah kini meringkuk ketakutan hanya karena menjatuhkan sepiring teokbokki? batinku sambil berjalan keluar dapur.

^Author POV^

Tanpa diketahui oleh Min Young, Kris memberikan tatapan penuh ancaman kepada namja yang sedaritadi berdiri di belakang Min Young, mengikutinya sampai ke dapur. Sehun.

Kris bangkit dari tempatnya mendekat ke arah Sehun tanpa merubah tatapannya dan mendesiskan sebuah kalimat saat posisi mereka sejajar, “Mulai sekarang lebih baik jaga perkataanmu Pangeran.. atau.. kau lebih suka berbaring di atas tanah yang dingin tanpa setetes darah yang tersisa lebih cepat? Hm?”

Detakan jantung Sehun seperti terhenti saat mendengar kata-kata yang diucapkan Kris. Ia tidak tau mengapa, tapi yang jelas.. ia tau melalui tatapan yang dilayangkan oleh Kris kepadanya bahwa.. Kris tidak menyukai kehadirannya. Atau bahkan lebih dari itu. Mungkin.. Kris mengincar nyawanya..

“Apa maksudmu? Apa yang akan kau lakukan?” bisik Sehun saat Kris melangkah menjauhinya.

Kris menatap Sehun dari balik bahunya dan dengan dinginnya berkata, “Jika kau sungguh penasaran, kau boleh coba melanggar apa yang sudah kularang.. dan lihat saja apa yang akan kulakukan padamu.”

Lalu Kris menghilang di balik tirai kamarnya, sementara Sehun tetap diam di tempatnya dengan kaki yang sedikit gemetar.

“Hmm? Kemana perginya Kris ssi? Sudah kubilang untuk tetap di tempat malah menghilang.. ckckck..”

Gumaman Min Young membuat Sehun mengalihkan pandangannya dari kamar Kris dan mendekati Min Young, “Ada yang perlu kubantu, Aghassi?”

“Ah, anio.. aku bisa melakukannya sendiri,” jawab Min Young setelah menatap namja yang berjongkok di hadapannya.

“Adaaaaaw.. A..A..” sebuah jeritan pilu dari arah kamar Kris mengalihkan perhatian 2 orang yang sedang berada di dapur.

“Apa itu suara Kris ssi? Ada apa dengannya?” gumam Min Young sambil menatap cemas ke arah kamar Kris.

Molla~ mungkin jarinya sempat terluka..” jawab Sehun cuek lalu beralih mengambil serbet yang ada di tangan Min Young dan mulai mengelap saus teokbokki yang ditumpahkan Kris tadi, “Coba kau cek dulu keadaannya,” imbuhnya.

Min Young tampak berpikir sebentar, “Benarkah jarinya terluka?”

Sehun menaikkan bahunya, “Sudah kubilang aku tidak tau. Tapi, kalau tidak terjadi apa-apa.. tidak mungkin kan dia berteriak kesakitan seperti tadi.”

“Aishh.. baiklah akan kulihat keadaannya.. Sungguh tidak apa-apa jika kau yang –”

“Sudah, cepat cek keadannya! Serahkan tumpahan saus ini padaku,” ujar Sehun sambil tetap berkonsentrasi dengan pekerjaan barunya (?)

Min Young melirik Sehun yang tampak khidmat membersihkan lantai di hadapannya sebelum beranjak dan mengambil kotak P3K lalu masuk ke kamar Kris.

‘Monster pirang itu sepertinya sedang cemburu akut…’ batin Sehun sambil mengangkat baskom dan lap kotor ke luar dapur setelah pekerjaannya usai, ‘dan.. pilihanku untuk tinggal sepertinya tidak akan seaman yang kuperkirakan.. aargh~’

[Malam Hari, seusai makan malam]

Mereka bertiga sedang duduk bersama menyantap kimbap yang dibuat oleh Kris sebagai menu makan malam. Ternyata bakat memasak Kris jauh lebih baik dari yang diperkirakan oleh Min Young. Bahkan ia bisa disetarakan dengan Dae Jang Geum (?!).

Mashitta~” ujar Min Young setelah menelan kimbap terakhirnya, “Gomawo, Kris ssi ~”

Kris tersenyum lebar, “Cheonma Min Young-ah, aku senang kau menikmatinya.”

Sementara Sehun hanya memperhatikan keduanya dalam diam sambil mengunyah perlahan makanannya, ‘Hebat juga dia.. standar kelezatannya tidak kalah dengan buatan dayang istana..’ batinnya.

“Bagaimana menurutmu Sehun ssi? Lezat tidak?” tanya Min Young kepada namja di hadapannya.

Sehun hanya menggumam sebagai jawaban atas pertanyaan Min Young, tapi itu cukup membuat Min Young tersenyum senang. Tanpa Min Young sadari (lagi) Kris menatap Sehun dengan senyum kemenangan saat Sehun melirik ke arah Kris sekilas.

‘Apa-apaan dia menatapku seperti itu? Cih, hanya karena ia bisa memasak eoh??’

‘Kkk~ aku punya skor lebih dibandingkan kau, Pangeran pengecut. Jangan anggap aku remeh di sini…’

“Sehun ssi’, kau akan tidur satu kamar malam ini bersama Kris ssi. Gwenchana?” tanya Min Young yang telah kembali setelah membereskan tumpukan piring ke bak cucian.

“Gwencha–”

“Mwoya?”

Kris mengintrupsi lebih dulu pernyataan Sehun sebelum ia menyelesaikannya. Mendengar hal itu, kompak Sehun dan Min Young menatap Kris bersamaan.

“Mau bagaimana lagi.. di sini hanya terdapat 2 kamar. Masa iya aku akan tidur dengan Sehun ssi’?” ujar Min Young.

Shireo!!” lagi-lagi Kris mengekspresikan ketidak setujuannya dengan nada tinggi, “Ah.. maaf tadi aku hanya terkejut. Jangan dianggap serius.” Kemudian Kris meneguk air yang masih tersisa di gelas untuk mengalihkan kegugupannya.

Min Young mengangguk mengerti dan menatap Sehun, “Kalau begitu, aku ambilkan alas tidur dan selimut untukmu dulu Sehun ssi’.”

“Biar kubantu membawanya,” ujar Sehun sambil mengikuti Min Young yang sudah berjalan lebih dulu ke kamarnya.

Oh ne, gomawo,” ujar Min Young yang tampak tidak terganggu dengan kehadiran Sehun di dekatnya.

Sementara itu, Kris sedang mengepalkan tangannya  di bawah meja makan dan menatap tajam punggung kedua orang yang sudah melangkah pergi dari ruang makan. Lalu ia melengos sebal ke dalam kamar.

“Selamat malam Kris ssi’, Sehun ssi’, jaljayo~”

“Hm.. ne, jaljayo Min Young ssi’..” balas Sehun dengan cepat.

Sementara itu tidak ada respon dari Kris yang sudah membenamkan tubuhnya kedalam balutan selimut hangat.

Setelah Min Young melangkah keluar, Sehun bangkit duduk dan menoleh ke arah Kris yang tidur memunggunginya.

“Kau.. cemburu padaku karena aku mendekati Min Young kan?” tanya Sehun dengan nada perlahan, namun ia yakin Kris bisa mendengarnya.

Hening. Tidak ada respon dari Kris kecuali hembusan nafasnya yang teratur. Menandakan ia sudah terlelap kealam mimpi.

“Berakting acuh eoh?” Sehun menatap sinis punggung Kris, “Kita lihat saja.. apa kau masih bisa pasang acting cool jika aku berhasil.. membuat Min Young menjadi milikku.”

Setelah monolognya berakhir, Sehun merenggangkan badannya sebentar sebelum berbaring dan merapatkan selimutnya.

‘SRAAAK’ terdengar suara selimmut yang disibakkan dengan kasar, dan itu menarik rasa penasaran Sehun untuk melihat apa yang terjadi. Ia membalikkan badan dan cukup terkejut dengan pemandangan di hadapannya.

“Kita lihat akan jadi berapa serpihan badanmu nanti jika itu benar-benar terjadi, Sehun-goon!!” desisan Kris terdengar begitu jelas di kedua telinga Sehun. Dengan susah payah ia mendudukkan dirinya sendiri sambil tidak mengalihkan tatapannya.

Kedua mata Kris menampakkan warna merah menyala yang sulit untuk diacuhkan, raut wajahnya begitu kaku, dan dingin. Membuat seluruh badan Sehun kembali gemetar seperti tadi siang. Terlebih saat Kris berbalik lagi memunggunginya dan melangkah memanjat jendela, kedua sayap merah di punggungnya tampak kokoh walau masih mengatup.

“Jangan ceritakan apapun yang kau lihat malam ini kepada Min Young, atau.. aku akan benar-benar melakukan apa yang kujanjikan kepadamu tadi siang..” ujar Kris sebelum ia meloncat keluar jendela dan melebarkan kedua sayapnya lalu menghilang di kegelapan malam.

Sehun merasa seluruh organ tubuhnya mati rasa setelah melihat apa yang barusaja terjadi di hadapannya. Sepertinya, arwahnya sudah terlepas dari raganya seketika…

‘I..itukah.. makhluk mitologi yang sering dibicarakan?? Diakah..diakah Rouge…Ange?? Dia nyata??!’

+oOoOoOo+

=Sekilas Chapter sebelumnya….=

*Present*

Sang guru magang sudah berdiri dengan tenangnya dan berkata, “Annyeonghaseo, mulai hari ini sampai menjelang ujian kelulusan, kau adalah murid tutorku, Shin Min Young. Semoga kita bisa bekerja sama dengan baik.”

.

.

.

.

.

.

Aku tidak percaya siapa yang kini sedang berdiri di hadapanku.

Sama. Sekali. Aku. Tidak. Bisa. Mempercayai. Penglihatanku.

+oOoOoOo+

*Present*

^Min Young POV^

Ini benar-benar unbelievable!! Sudah sejak 30 menit lalu aku belajar Antropologi dengan……. Sehun ssi. Sehun ssi.  Sehun ssi. Sehun ssi. Dan.. Sehun ssi. Ini benar-benar bukan mimpi!

‘Kris ssi sepertinya ditakdirkan untuk membunuhku dengan metode pemicu serangan jantung.. kali ini bahkan ia melibatkan Sehun ssi’ -_-“

Sore hari setelah aku mandi dan baru membuka selembar paket latihan, seseorang menekan bel, dan.. Tadaaa sang guru magang sudah berdiri dengan tenangnya dan berkata, “Annyeonghaseo, mulai hari ini sampai menjelang ujian kelulusan, kau adalah murid tutorku, Shin Min Young. Semoga kita bisa bekerja sama dengan baik.”

Kalimat itu sukses membuat daguku jatuh kelantai seandainya pengaitnya tidak cukup kuat.. Sungguh.. aku tidak pernah bermimpi mendapatkan guru jenius  yang penuh kesabaran seperti seorang Oh Sehun ssi. Thanks God. Thanks too… Kris ssi ~

“Sehun ssi, silahkan diminum tehnya,” ujarku yang baru tiba dari dapur, karena ini waktunya break sejenak.

“Uhm, gomawo Min Young ssi. Tapi.. tolong jangan tersinggung–” ia menggantungkan kata-katanya.

“Tersinggung karena apa Sehun ssi?” aku segera duduk kembali di hadapannya setelah meletakkan dua gelas teh itu di meja.

“Aku tidak terbiasa minum di rumah orang asing,” ia tersenyum tulus.

‘DEG!! Ini … kebetulan kan?’

=/\=

Kami hanya saling diam selama beberapa menit. Namja itu tidak menyentuh sedikitpun isi di dalam gelas itu. ‘Apakah ia takut kuracuni?’

“Kenapa kau tidak meminumnya? Bukankah kau kedinginan?” Kuputuskan bertanya daripada kondisi sunyi ini berlanjut lebih lama.

Dia tersenyum tipis, “Aniyo.. badanku sudah lebih hangat setelah masuk ke dalam sini.”

“Kau takut aku meracunimu?”

Ia mengangguk, “Hm.. Ne. Aku tidak terbiasa menerima minuman dari orang asing. Mianhamnida.”

=/\=

-Apa yang dikatakan Sehun ssi sama persis dengan yang dikatakan Kris!! *namja yang sepertinya berasal dari kehidupan masa laluku* –

“Kau takut aku meracunimu?” kucoba mengulang dialog yang kutanyakan kepada Kris ssi di masa lalu.

Ia mengangguk, “Hm.. Ne. Aku tidak terbiasa menerima minuman dari orang asing. Mianhamnida.”

-It can’t be!! Ja..jawabannya pun sama persis… tidak mungkin kan jika Kris di masa lalu bereinkarnasi di tubuh 2 orang?!-

“Min Young ssi,” Sehun ssi melambaikan kedua tangannya kehadapanku, dan otot-ototku yang sempat terkejut kini bisa berfungsi kembali.

Ah..Oh.. Ne, tidak apa-apa Sehun ssi. Aku tidak akan memaksamu. Tapi, kau bisa mempercayaiku bahwa aku tidak berniat sedikitpun meracunimu,”

“Yeah, tentu saja. Buktinya, selama 5 jam lebih Kris hyung tinggal di sini, ia baik-baik saja. ^_^ Mungkin.. hanya butuh waktu untukku terbiasa di sini, baru aku bisa minum.. kkk~ mianhe, kebiasaanku ini memang sedikit aneh,” Sehun ssi tersenyum tipis sambil menggaruk tengkuknya.

Ahni, itu bukan hal yang buruk, Sehun ssi,” balasku tersenyum.

Kami terdiam dan kembali melanjutkan acara belajar. Aku membolak-balik beberapa halaman, sementara Sehun ssi tampak sibuk mencoret-coret sesuatu dengan pensilnya.

Lalu, suara lembutnya memecah keheningan dan membuat jantungku berdetak lebih cepat dari kecepatan normalnya, “Min Young ssi, mulai hari ini.. bisakah kau.. memanggilku Oppa? Sehun Oppa?”

Aku sempat terdiam menatapnya beberapa detik sebelum menjawab permintaannya, “B..baiklah Sehun Op..pa

Dia tampak tersenyum kecil, “Gomawo, Min Young-ah.”

“Oh iya, kita belajar sampai di mana tadi?” tanyanya untuk mencairkan suasana.

Aku tersadar dari diamku, “Ne..ah tadi kita belajar sampai…”

[Pukul 05.00 P.M.]

Kris ssi sudah siap sedia bersender di pintu pengemudi mobilnya saat aku dan Sehun ssi oppa keluar rumah. Yeah, sepertinya Kris ssi juga berprofesi menjadi sopir pribadi Sehun oppa sekarang…

“Sampai jumpa besok sore, Min Young-ah,” ujar Sehun oppa.

Ne, gomawo Sehun oppa atas bantuannya,” balasku.

Setelah Sehun oppa masuk kedalam mobil Kris ssi, aku baru menyadari Kris ssi sedang menatapku dengan tatapan aneh.

“A..ada apa Kris ssi?” tanyaku heran.

“Kau memanggil Sehun apa? Oppa?” ia balik bertanya.

Ne.. ada masalah?”

Tampak jelas sebuah cengiran di wajah Kris ssi, apalagi saat ia mendekatkan wajahnya kepadaku, “Apakah.. wajahku lebih muda dibanding Sehun sehingga kau tidak memanggilku Oppa??”

“B..bukan begitu..” elakku dengan grogi. Bagaimana tidak grogi jika wajahnya berada sedekat ini?! Benar dugaanku.. dia memang berniat membunuhku perlahan-lahan dengan membuat debaran jantungku berantakan.

“Kalau tidak begitu.. kenapa kau memanggilnya oppa tapi memanggilku Kris ssi padahal aku lebih tua daripada Sehun??”

“Lalu? Apakah aku juga harus memanggilmu Kris oppa?”

“Itu lebih baik,” jawabnya cepat dan dengan cengiran yang lebih lebar. Sebelum beranjak memasuki mobilnya, ia mengacak rambutku, seperti biasanya.

“Aku pergi dulu. Sampai jumpa besok siang di perpustakaan, Min Young-ah. Annyeonghi gyeseyo~” pamitnya sebelum masuk ke dalam mobil.

N..ne, annyeonghi gaseyo~” balasku.

‘Bruuuum~’ aku baru bisa bernafas lega setelah mobil miliknya pergi jauh dari rumahku. Aish, mana aku masih harus bertemu dengannya lagi besok siang?! Argh.. jantungku… bertahanlah. Feelingku mengatakan.. shock terapi dari Kris ssi, eh, Kris Oppa masih akan berlanjut~

^Author POV^

“Kau akan mengajar Min Young-ah lagi besok?”

“Mm..” jawab Sehun yang sedang meneguk Pocari Sweat dengan ganas (?)

“Aku ikut.”

“Bukankah kau memang berjanji akan selalu mengantarkanku, hyung?”

“Bukan begitu.. maksudku.. aku ikut belajar.”

Huh? Tumben..” Sehun menoleh heran kepada namja dibelakang kemudi yang menatap lurus jalanan.

“Aku kan bukan hanya sopir yang mengantar-jemputmu, Sehun-ah.”

“Tapi.. ada apa memangnya?”

“Aku ada urusan dengan Mun Hoon, namdongsaeng Min Young. Tenang saja.. aku tidak akan mengganggu kalian..”

“Ooh..aku kira kau cemburu kepadaku karena aku bisa sering-sering dekat dengan Min Young..” ujar Sehun.

Mwoya??!

“Aku hanya menebak, hyung…” Sehun menggerakkan bahunya dengan cuek.

“Sehun-ah..neo–”

YAA Hyung-ah, perhatikan arah kemudimu!! Kau ingin kita mati mudah eoh?!”

[next day~]

^Min Young POV^

Ini benar-benar kombinasi yang tepat! Tepat sekali! Di hadapanku ada seorang malaikat yang dengan sabarnya menjelaskan rumus-rumus matematika.. sungguh menentramkan.

Sementara di belakang punggungku, teriakan heboh, suara tombol-tombol stick game, kunyahan kripik, dan omelan-omelan berebut memasuki telingaku. Ulah siapa kalau bukan kombinasi 2 evil yang tampak seperti kakak-adik. Mun Hoon featuring Wu Yi Fan. Great!!

Aish, kepalaku rasanya mau pecah.. ujianku semakin dekat dan hari ini sepertinya tidak ada penjelasan dari Sehun oppa yang melekat di otakku gara-gara me-re-ka!! Namun lama-kelamaan Sehun oppa juga tampak putus asa melihat kebisingan yang diciptakan 2 makhluk tersebut.

Kudengar ia bergumam pelan, “Kris hyung bilang dia tidak akan mengganggu… nyatanya…” lalu ia bersedekap dan menyandarkan punggungnya di kursi yang sedang ia duduki.

YAAA kalian tidak bisakah kalian main game dengan tenang?!” aku berteriak untuk yang ke..sekian kalinya.

Kedua namja di belakangku berhenti bermain dan menatapku shock dengan wajah innocent. Tolong jangan buat aku memaafkan kalian berdua lagi dengan tatapan itu!! T^T

“Min Young-ah aku pinjam hairdryermu. Milikku tiba-tiba tidak bisa menyala,” ujar sebuah suara yang bisa kutebak siapa.

Eo..eonni??” ujarku kaget saat mendengar suara orang yang berdiri di luar pintu kamarku. Handle pintu sudah terputar sempurna.

‘Aish.. aku lupa mengunci pintunya!!’

Reflek aku menoleh ke arah Kris oppa yang juga mematung menatap ke arah pintu kamar.

‘Eottohke? Aku belum mengatakan jika ada Kris dan Sehun oppa hari ini.. Aniy, aku memang tidak berniat memberitaunya!! Aigoo apa yang harus kulakukan?!’

.

.

.

.

.

+oOoOoOo+

-To Be Continued-

Apa yang akan terjadi jika Min Ah eonni tau ada Sehun & Kris di dalam kamar yeo dongsaengnya??

Ayo gooders saatnya tebak tebak tebak~

Yang ide kelanjutannya paling menarik akan author kasih uang monopoly (?) 😀

Jawabannya bisa kalian tau di Chapter 5..

Jangan lupa leave comment karena… Mungkin di Chapter yang akan datang akan author PROTECT dan yang BUKAN GOODERS [Tidak Comment dari chapter awal] TIDAK AKAN DAPAT PASSWORD!!

So Read Comment Like, WAJIB!!

Semoga FF ini bisa jadi teman ngabuburit gooders dan bermanfaat. Amin.

32 thoughts on “Rouge Ange (An Angel With Red Wings) Part 4

  1. eh, koq jd ikutan minyoung bingung. tingkah kris di masa lalu malah berada pada sehun di masa sekarang.
    nah lho, sempet ga tuh nyembunyiin sehun-kris di kamar? btw kenapa gamau ksh tau ya? apa krn mreka satu kampus sama eonninya? hmmm, dtunggu next updateny lagi ^^

  2. Annyeong thor! Akhirnya chap ini keluar juga,kkk~ oh ya ko next chap di protect? Apa last chap? Tp ini msh bnyak pertanyaan yg blum keungkap,andwe ya thor, jebal~ T..T

    Seperti biasa fresh! Lucu, trus kali ini ditambah sdikit thriller yg feelnya dapet!
    Tapi kok pangeran (sehun) mau ngelap tumpahan topoki si thor…agk gmn gtu .-.v
    dan kmbali di cut di saat ada eoni nya min young,geez~ keseeel…poko’e jgn lama2 next chapt nya ya thor! #maksa *ditabok author 😀

    ah ya jgn ktauan ada kris n sehun pasti lucu kalo min young brusaha sembunyiin mreka kkk~
    n apa ya hubungan past n present mereka? At past sehun kris musuhan kalo di present mreka akrab bner..bingung ._. Yah wait n see aja sbg reader yg baik #plakk 😉
    aku tersepona ngeliat kris,tanggung jwb thor…aaaa *inget tabi
    keep write thor! Aku menunggu..haha~

    • Iya nih, maaf ya telat dari jadwal biasanya.. soalnya author masih nyelesein tugas sekolah dulu :3
      Uah, ngga kok.. bukan chap terakhir~ author lagi tensed up sama sider 😦

      Berhasil berhasil berhasil holeeee \ 😀 / *kesurupan Dora*
      Iya nih.. author kudu cepet-cepet sama abang sehun.. XD

      Kkk~ ne… gomawo~ 😉

  3. aigoo, author emang pinter banget bikin orang penasaran u,u
    biar gue tebak deh, entar pasti bakal ada perang dunia ketiga dirumahnya Min Ah terus terus.. ah taudeh, pusing juga mikir jalan ceritanya -__-”
    lanjutkan terus thor!! fighting! *eh ‘-‘)/

  4. di masa lalu n sekarang sehun n kris dah mulai bersaing,,, beda y disini kris n sehun sama2 manusia sementara di masa lalu kris makhluk mitologi….
    wah min young ketawan m eonni y,, bakal apa kira2 eonni y???
    min young tau n bisa nginget kehidupan dia di masa lalu ya chingu????

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s