[FF Freelance] I’m Jealous Baby (Ficlet)

Author : Rezky Wulandary [YeminsGirlfriend] | Cast : Park Jung Soo –Leeteuk Super Junior–, Hwang Hee Hyo –Original Cast­– | Genre : Romance | Rating : PG-15 | Length : Ficlet. | Website : www.gueyesungminfans.wordpress.com

**

 

Chagi, tanganmu kenapa berdarah lagi? Sudah kubilang hilangkan kebiasaanmu itu.” Ucap kekasihku khawatir. Ia memegang tanganku yang ibu jarinya berdarah, segera ku tarik tanganku dan kembali memfokuskan diriku pada laptop yang berada didepanku.

 

“Aku tidak apa – apa. Kau tak perlu khawatir.” Ucapku singkat. Tanganku kembali menari – nari diatas keyboard laptopku, walaupun tanganku masih berdenyut nyeri karena aku tak sengaja menggigit ibu jari tanganku sendiri hingga mengukir luka yang lumayan lebar disana.

Leeteuk –kekasihku– menarik daguku agar aku menghadap kearahnya. “Waeyo? Mengapa kau tidak seperti biasanya? Apa ada yang salah denganku?” Tanyanya yang sepertinya merasakan perubahan sikapku. Aku melepaskan tangannya yang berada didaguku dan kembali menatap layar laptopku.

 

“Jangan menggangguku. Kau tidak ada salah apapun padaku.” Aku menghembuskan napasku pelan dan kembali memfokuskan diri. Kulirik tanganku sekilas, darahnya semakin banyak keluar. Tidak deras, namun, aku hanya membiarkan luka itu sehingga semakin lama darahnya semakin banyak keluar.

 

“Tapi kau tak mungkin menggigit tanganmu sampai berdarah apabila tidak ada sesuatu yang membuatmu sakit hati.” Ucap Leeteuk. “Aku sudah mengetahui semua sifat dan perilakumu, jadi aku hafal betul melihat semua kelakuanmu.” Lanjutnya. Namun aku sama sekali tidak memperdulikan ucapannya. Sekarang moodku benar – benar rusak.

 

Aku beranjak dari tempatku sekarang dan menuju kotak P3K. Mengambil beberapa obat merah disana, dan mengambil sehelai kapas. Aku lalu membersihkan luka di Ibu jariku dan membalutnya dengan perban. Aku tersenyum kecil melihat tanganku yang sudah terbalut perban dan tidak menampakkan luka lagi disana.

 

“Apa kau melihat photo itu?” Tanya Leeteuk dari belakangku. Sepertinya ia masih berada ditempatnya. Aku terdiam, tanpa menolehkan kepalaku kearahnya. Namun, aku malah melangkahkan kaki menuju pintu kamarku.

 

Photo? Yeah! Memang itu yang menjadi alasanku merubah sikapku padanya. Photo itu mampu membuat mood-ku turun secara drastis. Photo kissing scene antara ia dan lawan mainnya disebuah acara reality show, itu yang membuat hatiku mencelos dan lumayan sakit karenanya. Karena, dari photo yang kulihat, Leeteuk berciuman dengan sangat mesra dan terlihat menikmatinya. Asal kalian tau, Ia tak pernah melakukan itu padaku.

 

Tanganku menggapai knop pintu dan mulai membukanya, namun kemudian, ada yang menarik tanganku keras. Aku terdiam ditempat ketika merasakan Leeteuk mulai merengkuhku kedalam pelukannya. Ia semakin merapatkan tubuhku dengan tubuhnya, sehingga aku dapat merasakan detak jantungnya yang terdengar lebih cepat berdetak, merasakan hangatnya tubuhnya saat ia merengkuh tubuhku. “Aku tahu kau cemburu—namun, mengertilah. Itu hanya adegan dari naskah yang mengharuskan aku melakukannya.” Ucapnya memberitahuku, ia mengecup puncak kepalaku pelan.

 

“Tapi kau terlihat sangat menikmatinya!” Aku memukul dadanya keras. Bulir – bulir airmata mengalir dari kelopak mataku, mengaliri wajahku dan membiarkan cairan Kristal itu menggantung indah didaguku. Manja? Biar saja, aku tidak peduli atas anggapan orang lain tentang diriku. Hanya dengan menangis aku dapat menyalurkan perasaanku yang sesungguhnya.

 

Leeteuk tersenyum kecil –walaupun tak nampak olehku­–. Ia mengusap – ngusap punggungku pelan –mencoba menenangkanku. “Sudah, sudah. Jangan menangis, Chagi. Jangan khawatir, aku akan selalu mencintaimu dan tidak akan pernah meninggalkanmu. Kau lah pilihan terakhirku—“ Ucapnya, ia menaruh telunjuk tangannya didaguku, mengangkat kepalaku agar mataku menatap wajah tampannya. Ia tersenyum kecil dan sangat terlihat manis sekali. Kedua bola mata indah Leeteuk memaksa ia mengunci kedua matanya saat menatap bola mata hitam pekat itu. Leeteuk meletakkan kedua telapak tangannya ke kedua pipiku, ia memiringkan kepalanya dan mulai memejamkan matanya. Aku merasakan jarak diantara kami semakin dekat dan akupun mulai memejamkan mataku perlahan. Jarak kami segera terhapuskan ketika aku merasakan sapuan lembut dibibirku, melumatnya perlahan. Aku mengalungkan kedua tanganku kelehernya, dan menikmati tiap detik keadaan seperti ini bersamanya. Aku ingin, biarkan aku merasakan waktu ini berhenti untuk saat ini saja. Membiarkanku merasakan detik – detik termanis yang tengah ku nikmati sekarang, bersamanya.

 

**

6 thoughts on “[FF Freelance] I’m Jealous Baby (Ficlet)

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s