[FF Freelance] Slide To Unlock (Ficlet)

Title: Slide To Unlock

Author: bluemallows

Main Cast:

-Cho Kyuhyun ‘Super Junior’

-Seo Joohyun ‘Girls’ Generation’

Genre: Romance, Fluff (?)

Length: Ficlet (2279 words)

Rating: G

Disclaimer: Semua tokoh yang ada di FF ini bukan milik author. Tapi jalan ceritanya milik author, dan terinspirasi dari Steve Jobs ^^

Author’s Note: Apapun komentar kalian, tolong tinggalkan komentar! Don’t be a silent reader!

~

“Aish! Apa yang salah?” Desah Kyuhyun sambil mengamati setiap centimeter dari layar iPhone miliknya

Namja itu menekan-nekan tombol disebelah kanan atas iPhone-nya berkali-kali, tetapi smartphone itu tidak menunjukkan reaksi apapun. Sejak beberapa menit lalu, touch screen iPhone yang baru berumur 3 bulan itu tidak berfungsi sama sekali.

Dan itu membuat Cho Kyuhyun panik, sangat panik hingga ia tak dapat menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh bosnya.

“Ehm!” Bos Kyuhyun – Park Jungsoo – berdehem saat mendapati anak buahnya lebih memilih mengutak-atik iPhone, daripada melanjutkan tugas proyek darinya.

Kyuhyun meringis dan kembali menatap layar komputernya – rutinitas yang selalu ia lakukan sehari-hari selayaknya bekerja sebagai programmer – Tapi pikirannya tidak dapat terfokus pada program yang akan ia buat, yang ada di pikirannya hanya ada satu, Apa yang salah dengan iPhone milikku?

“Ada apa? Kau sedang menunggu SMS dari siapa? Pacarmu?” Goda Donghae, rekan kerja Kyuhyun yang duduk persis berhadapan dengan Kyuhyun.

Kyuhyun masih mengerutkan dahinya, “Anio! Touch Screen milikku rusak!”

“Kurasa aku akan menjadi gila karena hal ini.” Tambah Kyuhyun sambil mengacak-acak rambutnya yang berwarna hitam kecokelatan

“Bawa saja ke Apple Store, atau tempat kau membeli iPhone milikmu itu.” Jawab Donghae dengan ringan, seakan itu adalah masalah sepele.

Kedua bola mata Kyuhyun melotot ke arah Donghae, “Tunggu sebentar, kita pulang jam 4 sore, sedangkan sekarang jam masih jam dua!”

Donghae melirik ke arah jam kantor di dinding, “Hanya dua jam. Tidak sulit kan?”

“Kau tidak tau posisiku! Aku membutuhkan iPhone, internet, dan game!” Kali ini, Kyuhyun benar-benar frustasi

Tidak ada yang bisa dikatakan lagi oleh Donghae setelah Kyuhyun mengucapkan kata ‘game’ dari mulutnya. Rekan kerjanya itu selalu memainkan iPhone miliknya paling tidak setiap setengah jam, Jika Donghae atau Jongwoon mengingatkan agar Kyuhyun fokus, penggila game itu hanya menjawab “Ini untuk refreshing. Kalian mau, aku menjadi gila?”

Donghae yang terus mengamati Kyuhyun hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya, sejak kejadian touch screen iPhone Kyuhyun yang error itu terjadi, namja itu hanya diam saja sambil menatap kosong layar komputer di hadapannya.

Sesekali Kyuhyun melirik ke arah jam tangan Switch miliknya. Detik-demi-detik berlalu begitu lambat, seperti jarum jam itu tidak bergerak satu millimeter pun.

“Baiklah, kalian bisa pulang sekarang.” Ujar Jungsoo sambil berjalan keluar dari ruangan berukuran 6 meter x 5 meter itu.

Kyuhyun langsung melompat dari tempat duduknya, lalu berlari menuruni tangga menuju lantai dasar, lalu segera mengendarai motor sport warna hitam pekat kesayangannya menuju tempat ia membeli iPhone miliknya – Apple Store.

Namja itu masih mengenakan baju kantornya, kemeja lengan panjang warna biru tua, dengan dasi berwarna merah tua.

Terlihat wajah yeoja yang menjaga Apple Store tersebut dengan kemeja putih yang membalut tubuhnya dari balik pintu kaca toko dengan brand yang terkenal di dunia. Berbeda dengan petugas yang melayani Kyuhyun 3 bulan lalu saat ia membeli iPhone miliknya, petugas kali ini terlihat sangat manis dengan baby face yang dimilikinya. Spontan, Kyuhyun tersenyum sesaat setelah melihat gadis itu. Cukup tinggi, dan manis.

Dureo Oseo,” Sapa yeoja itu ramah

“Ada yang bisa saya bantu?” Tanyanya dengan lembut

Kyuhyun tak bisa berhenti tersenyum setelah melihat wajah gadis itu. Belum pernah sebelumnya ia menjumpai wajah yang unik seperti yang dimiliki gadis itu. Beberapa kali Kyuhyun memandang gadis itu dari kepala, hingga ujung sepatu pantofel putih milik gadis itu hingga ia menemukan tanda pengenal di bagian dada kanan kemeja berwarna putih bersih – Seo Joohyun.

“Ada yang bisa saya bantu?” Ulangnya, masih dengan nada suara yang ramah

“Ehm.. iPhone milikku, kupikir touch screen-nya bermasalah” Jawab Kyuhyun tanpa menghilangkan senyum di bibirnya dan mengeluarkan iPhone berwarna hitam dari kantong celana miliknya.

“Ng, Coba saya lihat terlebih dahulu,” Ujar Joohyun – petugas Apple Store tersebut sambil mengambil iPhone yang ada di tangan kanan Kyuhyun

Kyuhyun duduk di kursi yang disediakan di pojok ruangan. Tata ruang itu cukup simple, tapi terlihat anggun dilihat dari sudut mana pun, seperti alat elektronik dengan logo Apel keroak. Tak lupa, bola mata Kyuhyun menatap gadis yang sedang sibuk mengutak-atik iPhone miliknya.

Sesekali rambut panjang gadis itu jatuh di wajahnya, sehingga menghalangi pandangan Kyuhyun padanya. Gadis itu tenggelam pada iPhone milik Kyuhyun yang sudah setengah dibongkar olehnya. Tidak semua perempuan menyukai pekerjaan semacam itu, tetapi berbeda dengan Joohyun.

Silehamnida, Cho Kyuhyun-ssi?” Ucap Joohyun sambil berdiri di hadapan Kyuhyun

Ne, Ada apa?” Tanya Kyuhyun

“iPhone milik Kyuhyun-ssi sudah dapat bekerja kembali seperti semula” Jawab Joohyun sambil mengulurkan iPhone milik Kyuhyun

Gamshahabnida,” Ucap Kyuhyun sambil mengeluarkan dompet dari tas kantor yang ia bawa.

~

Kyuhyun mencari meja makan kosong di food court dekat kantornya sebelum ia pulang ke rumah. Nyaris tidak ada satu pun meja yang kosong – kecuali satu, meja di pojok ruangan dengan seorang gadis sedang memakan makan malamnya.

Tanpa berkata ‘permisi’ pada gadis itu, Kyuhyun langsung duduk  di hadapannya dan melahap semangkuk ramen yang masih hangat di mejanya.

“Cho.. Cho Kyuhyun-ssi?” Tanya gadis itu

Kyuhyun berhenti mengunyah ramen di mulutnya. Ia melihat ke arah wajah gadis berwajah familiar di hadapannya itu sedang tersenyum ke arahnya.

“Kau.. Yang bekerja di Apple Store itu kan?” Tanya Kyuhyun balik

“Ahaha.. Ne, Seo-“

“Seo Joohyun, iya kan?” Potong Kyuhyun

Gadis itu tersenyum dan menganggukkan kepalanya pelan. Keduanya kembali melahap makanan dengan jenis yang sama di meja yang sama. Lampu redup dan hiruk pikuk selalu terjadi di food court itu setiap petang. Sesekali Kyuhyun mencuri pandang ke arah gadis yang duduk persis di depannya, lalu tersenyum – layaknya seorang yang sudah gila.

“Kau sering makan di sini?” Tanya Kyuhyun membuka pembicaraan

Joohyun menatap Kyuhyun beberapa saat, lalu menganggukkan kepalanya.

“iPhone milik Kyuhyun-ssi, dapat berjalan normal kembali kan?” Tanya Joohyun sambil tetap tersenyum

Kyuhyun mengangguk, “Ne, semuanya berjalan seperti semula.”

“Kalau ada apa-apa, bawa saja ke Apple Store, aku bertugas jaga dari jam 12 sampai jam 5 sore” Jelas Joohyun

Ne,  tentu saja aku akan membawanya ke sana.” Jawab Kyuhyun

“Baiklah, Aku duluan” Kata Joohyun sambil membungkukkan badannya pada Kyuhyun, lalu melangkah meninggalkan food court besar itu.

Kyuhyun terus melihat gadis itu yang melangkah menuju halte bus di depan food court, dan menghilang saat pintu bus tertutup rapat, lalu melaju dengan cepat entah kemana.

Percakapan singkat dan kaku itu membawa Kyuhyun ke dalam zona yang berbeda dari biasanya, yang membuat bibirnya selalu terangkat saat memikirkan petugas Apple Store itu.

~

“Beberapa hari yang lalu, kau marah karena iPhone milikmu, tapi sekarang? Kau malah cengar-cengir tidak jelas” Gumam Donghae sambil mengunyah kacang

Kyuhyun tersenyum, “Heh? Tidak ada apa-apa”

Donghae memandang wajah Kyuhyun dengan penuh curiga, lalu berdiri di samping kursi Kyuhyun, “Ayolah, katakan padaku”

Mereka berdua bertatap-tatapan, “Janji traktir aku nanti siang”

“Baiklah, Deal,” Jawab Donghae – Sahabat Kyuhyun sejak ia masuk ke perusahaan IT tempat ia bekerja

“Cepat, cepat katakan” Ucap Donghae tidak sabar menunggu jawaban Kyuhyun

Kyuhyun memutar kursinya, dan menghadap ke luar jendela, “Beberapa hari lalu, aku bertemu pegawai Apple Store, dia sangat.. cantik,”

“Jadi , intinya kau sedang jatuh cinta?” Potong Donghae. Sedikit ambigu, antara pertanyaan atau pernyataan. Apapun itu, perkataan Donghae membuat Kyuhyun tersenyum lebar.

“Dan.. Kau tau? Setiap malam aku bertemu dengannya di food court dekat halte bus!” Ujar Kyuhyun sambil tersenyum senang

“Tak kusangka, akhirnya kau jatuh cinta pada yeoja” Kata Donghae sambil melangkah menuju tempat duduknya lagi.

Kyuhyun tidak menjawab, lagi-lagi ia disibukkan oleh smartphone kesayangan miliknya itu. Tetapi tiba-tiba Kyuhyun menunjukkan layar iPhone itu pada Donghae.

“Cantik, kan?” Tanya Kyuhyun

Donghae melihat beberapa detik foto gadis yang sedang memakan ramen dengan lahap itu, lalu berpikir beberapa saat, “Seleramu tinggi juga,”

“Tapi dari wajahnya ia terlihat polos, sangat polos” Lanjut Donghae

Kyuhyun melihat layar iPhone miliknya, “Hmm.. Iya juga, tapi otaknya sangat cerdas”

“Ehm!” Jungsoo lagi-lagi lewat di hadapan Kyuhyun dan Donghae

Donghae melirik ke arah iPhone Kyuhyun, memberi kode agar menyembunyikannya dari bos mereka – Park Jung Soo – Kyuhyun cepat-cepat menekan tombol ‘lock’ di kanan atas, dan menyembunyikannya di kantong celananya.

Kyuhyun melirik ke arah bosnya – yang ia benci itu – berjalan dengan cepat meninggalkan ruangan. Ia menghela nafas, dan mengedipkan matanya pada Donghae, tanda bos mereka sudah pergi.

~

Annyeong,” Ucap Kyuhyun sambil meletakkan seporsi bulgogi di meja food court

Joohyun mengalihkan pandangannya dari layar iPhone berwarna putih miliknya, pada namja yang mengenakan kemeja lengan panjang dengan dasi di tengahnya, “Kyuhyun-ah? Kukira kau tidak datang malam ini”

“Tentu saja aku akan makan malam di sini bersamamu.” Jawab Kyuhyun sambil menatap dalam kedua bola mata Joohyun.

Gadis itu hanya tersenyum, dan melanjutkan mengunyah ramen yang masih sedikit tersisa di rongga mulutnya.

“Bagaimana pekerjaanmu hari ini?” Tanya Joohyun membuka topik pembicaraan untuk pertama kalinya setelah mereka makan malam di tempat yang sama berpuluh-puluh kali.

“Kau terlihat sangat lelah malam ini” Lanjut Joohyun

Kyuhyun memandang wajah Joohyun, sedikit terkejut – Ini pertama kalinya ada seorang gadis yang memperhatikan keadaannya, “Eh? Baik-baik saja. Bagaimana denganmu?”

“Tentu saja baik, seperti biasa.” Jawab Joohyun sedikit kaku.

Keduanya kembali terdiam.

“Sudah hampir jam sembilan malam, mau kuantar pulang?” Kyuhyun menawarkan, sekaligus mencarikan suasana

“Terima kasih, aku bisa naik bus malam ini” Ujar Joohyun

Kyuhyun masih memasang senyumnya, meyakinkan Joohyun agar percaya padanya “Tapi sebelumnya kau tidak pernah pulang semalam ini, kan?”

Joohyun mengerutkan dahinya, berpikir sejenak sambil memandang senyum tulus yang dilemparkan oleh Kyuhyun padanya.

“Kau bisa mempercayaiku” Kalimat yang singkat, hanya terdiri dari tiga kata. Tapi itu cukup membuat Joohyun percaya pada namja di hadapannya.

Mereka berdua berjalan menuju tempat parkir food court yang luas itu, dan Kyuhyun mulai memanaskan mesin sepeda motornya. Joohyun naik perlahan ke arah jok motor itu, dan memegang pinggang Kyuhyun.

Meski tidak terlalu erat, tapi Kyuhyun bisa merasakan sentuhan lembut gadis polos itu.

~

“Kyuhyun-ah, jangan berisik. Aku tidak dapat berkonsentrasi.” Omel Donghae sambil tetap mentap layar komputernya

Kyuhyun menatap Donghae dengan hati yang gusar, “Sekali lagi, touch screen iPhone milikku tidak dapat berfungsi!”

Namja berkaca mata dengan marga Lee itu menghela nafas, “Bawa saja ke Apple Store, kau juga akan bertemu dengan gadis idamanmu itu kan?”

Kyuhyun melirik ke arah jam dinding kantornya, pukul 15.30. “Setengah jam lagi?”

“Ng, jika perlu nyatakan perasaanmu padanya” Jawab Donghae sambil menganggukkan kepalanya pasti.

“Ini bukan membicarakan masalah perasaan! Tapi masalah iPhoneku!” Seru Kyuhyun yang membuat beberapa karyawan menoleh ke arahnya

“Ssst! Jangan berisik!” Tegur Sooyoung, yeoja bertubuh jangkung itu.

Kyuhyun terdiam, dan menatap tajam Donghae yang persis di depannya.

“Ya! Sooyoung-ssi!” Panggil Kyuhyun

“Ada apa? Cepat katakan, aku sibuk” Jawab Sooyoung dengan ketus

“Bos mana? Dia masih ada di sini?”  Tanya Kyuhyun

Sooyoung memutar bola matanya, mengingat-ingat sesuatu “Tidak, Jungsoo-ssi sudah pulang dari jam 3 tadi”

Jeongmal?” Tanya Kyuhyun

Gadis itu hanya mengangguk, lalu berlalu begitu saja.

“Donghae-ya, aku pulang sekarang. Kalau bos datang, katakan saja aku tidak enak badan” Kata Kyuhyun pada Donghae, dan melompat meninggalkan ruangan itu.

Donghae hanya menggeleng-gelengkan kepalanya sambil tetap mengerjakan tugasnya.

~

Annyeong Joohyun-ah,” Sapa Kyuhyun sesaat setelah ia masuk ke dalam Apple Store

“Kyuhyun-ah? Ada yang salah dengan iPhone milikmu lagi?” Tanya Joohyun

Kyuhyun mengangguk, “Masalah yang sama dengan dulu, touch screen tidak berfungsi”

“Baiklah, coba kulihat.” Jawab Joohyun dengan cekatan

Namja yang datang terburu-buru dan masih dengan balutan kemeja dan dasi itu menyerahkan iPhone miliknya pada Joohyun. Lalu ia duduk di kursi yang tersedia di samping ruangan dengan desain minimalis itu.

“Kyuhyun-ah, kurasa ada masalah cukup serius. Aku akan membawanya pada sunbaeku di belakang” Lapor Joohyun

Kyuhyun melihat ke arah Joohyun dengan tatapan panik, tapi ia tetap mencoba lebih dewasa di hadapan gadis itu, “Baiklah, aku akan mempercayakannya padamu”

Joohyun tersenyum,“Tidak usah khawatir” – Seolah gadis itu dapat membaca pikiran Kyuhyun.

Setidaknya berkat ucapan gadis itu barusan, dapat membuat Kyuhyun bernafas lega. Namja itu memandang langit-langit ruang berdiameter 10 meter x 8 meter yang berwarna putih bersih itu dengan tatapan kosong.

“Menyatakan perasaan padanya?” Tanya Kyuhyun sendiri

Lalu ia menepuk dahinya sendiri, “Kalau ditolak, semuanya bisa hancur”

Kyuhyun berdiam diri, Apple Store masih sepi. Tidak ada satu pun pengunjung yang ada di ruangan itu selain dia sendirian.

“Kyuhyun-ah,” Suara itu membuat lamunan Kyuhyun buyar semuanya

“Kau masih punya kartu garansi iPhone milikmu, kan?” Lanjut suara itu, suara yang sangat dikenali oleh Kyuhyun – Suara Joohyun.

“Masih, memangnya ada apa?” Tanya Kyuhyun, sedikit curiga.

“Ada virus yang masuk ke dalam iPhone milikmu, dan kami harus memformat datanya, lalu memperbaikinya” Papar Joohyun

Kyuhyun menganggukkan kepalanya, “Baiklah, aku akan mengambilnya di rumah.”

Dalam hati, Kyuhyun hanya bisa menangis sejadi-jadinya. Level-level tinggi di game yang sudah ia mainkan harus menghilang begitu saja. Secepat kilat Namja itu kembali sambil membawa kartu garansi yang sudah diisinya pada Joohyun.

“Ini,”

“Besok sore, kau sudah bisa mengambilnya. Percayakan pada kami.” Joohyun tersenyum

Kyuhyun melangkahkan kakinya dengan berat menuju pintu keluar dengan lemas. Ia harus bertahan hidup selama sehari tanpa iPhone kesayangannya.

~

Sama seperti kemarin, Kyuhyun masih mengenakan kemeja dan dasi bergegas menuju Apple Store, menjemput iPhone miliknya.

“Joohyun-ah!!” Panggil Kyuhyun dari luar Apple Store

Yeoja itu melambaikan tangan pada Kyuhyun, “Semuanya sudah beres,”

Gamshahabnida,” Ucap Kyuhyun sambil tersenyum

“Boleh, aku mencobanya dulu kan?” Tanya Kyuhyun sambil menyalakan iPhone miliknya

Joohyun mengangguk, “Tentu saja”

Untuk beberapa detik Kyuhyun menatap layar iPhone itu yang sudah menunjukkan tulisan ‘Slide to unlock

“Joohyun-ah,” panggil Kyuhyun

Ne? Ada yang bisa kubantu?” Tanya Joohyun sambil menatap layar iPhone Kyuhyun

Kyuhyun menunjukkan layar iPhone miliknya, “Slide to unlock ya? Boleh kan?”

“Tentu saja boleh” Tanya Joohyun sambil terkikik pelan

Lalu Kyuhyun tersenyum sejenak, sambil menatap lekat bola mata Joohyun. Ia menyentuh layar iPhone miliknya. Joohyun ikut tersenyum melihat tidak ada masalah terjadi di iPhone milik Kyuhyun.

“Lalu,” Ujar Kyuhyun terputus

Joohyun menatap penuh tanya ke arah Kyuhyun yang tersenyum-senyum sejak tadi.

“Lalu? Mwo?” Tanya Joohyun

Kyuhyun tersenyum, “Lalu, bagaimana dengan slide to unlock your heart? Boleh?”

Joohyun menatap wajah Kyuhyun. Ia tak tau harus menjawab apa pertanyaan Kyuhyun itu. Mata Kyuhyun tetap menatap wajah Joohyun, menunggu jawaban dari gadis polos itu.

Akhirnya, bibir Joohyun terangkat perlahan. Gadis itu menarik dasi berwarna biru tua yang dikenakan oleh Kyuhyun di hadapannya, hingga wajah Kyuhyun dan wajah Joohyun hanya beberapa senti saja jaraknya. Lalu yeoja itu mengecup lembut bibir namja di hadapannya.

Ne, Hati Joohyun sudah ter-unlock.

Fin~

10 thoughts on “[FF Freelance] Slide To Unlock (Ficlet)

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s