[FF Freelance] Interruptions (Ficlet)

Title : Interruptions

Author : ivannuneo

Main Cast :

  • Junho (2PM)
  • Taeyeon (SNSD)

Support Cast :

  • Tiffany, Seohyun, Sooyoung (SNSD)

Rating : PG-13

Length : Ficlet – 685 words

Genre : Romance, Sad.

Disclaimer : Semua karakter milik Tuhan dan agensi masing-masing. Plot murni milik saya, terinspirasi oleh Tik Tok by 2PM. Pernah dipost di blog pribadi. Do visit if you have a time 🙂

====

Junho melambaikan tangannya tinggi-tinggi, menunjukkan deretan giginya yang disertai dengan lengkungan manis pada kedua mata. Teriakan-teriakan itu habis ketika lampu di penjuru studio mulai padam, lalu ia bersama dengan lima bandmatesnya bergerak pergi meninggalkan panggung Music Bank.

Semuanya berjalan menuju make up room ketika Junho tidak mengikuti mereka dan melapor pada salah satu hyungnya bahwa ia akan pergi ke toilet. Saat kebanyakan orang selalu membutuhkan toilet sebelum mereka tampil, Junho adalah kebalikannya.

Namun hari ini, si rambut brownish mati-matian menyesali kebiasaannya karena di tengah hallway yang kosong,  ia melihat sosok itu lagi, juga sedang sendiri sepertinya. Apa yang selama ini terus berusaha ia tolak jauh-jauh dari pikirannya meski ada sebercik rindu setengah mati, kembali hadir. Ia tahu, sepenuhnya sadar, dalam keadaan comeback yang bersamaan, menghindarinya bukanlah musuh yang tepat.

Ia menyuruh otaknya untuk bekerja keras. Ingin sekali Junho segera berbalik, menghindar dari tatapan teduh yang membuat ia luluh kembali, dan tidak mengulangi masa lalu yang pernah terjadi. Gadis itu juga menyadari kehadirannya, dilihat dari caranya memilih untuk menghindari kontak mata dan berjalan seolah-olah tidak ada siapapun yang akan berpapasan dengannya.

Junho merasa dua bagian dari batinnya kembali bertarung hebat untuk waktu yang singkat.

Hingga akhirnya pria itu memutuskan, tidak akan. Ia tidak akan melihat ataupun memanggil Taeyeon, tidak akan menarik satu tangannya supaya leader berhenti, tidak akan mengatakan semua hal yang selama ini ingin sekali ia katakan semenjak pertemuan terakhir, tidak akan menjelaskan betapa terpuruknya ia setelah malam itu. Junho juga ingin menjadi Taeyeon, ia ingin bisa mengabaikan.

Namun nyatanya berbeda.

“Taeyeon-ah,” Junho menggamit lengan kanannya, dan mereka berhenti berjalan. Lebih tepatnya, berhenti saling mengacuhkan.

Junho baru saja menyadari setelah sedetik ia melakukan itu, bahwa ia tidak bisa. Keputusannya kembali kalah. Bahkan mungkin hingga akhir hidupnya, mengabaikan seorang Kim Taeyeon tidak akan menjadi hal yang bisa ia lawan.

Keduanya diam untuk waktu yang lama. Nuneo menatap kedua mata Taeyeon lekat-lekat, menggalinya dalam-dalam, menemukan kebenaran bahwa ada sesuatu yang salah di balik ini semua. Sementara Taeyeon, masih menunggu Junho mengungkap alasan mengapa ia menahan langkahnya.

“Kau tidak akan mengatakannya?” tanya Taeyeon, kentara sedang berharap.

“Mengatakan apa?”

Aku merindukanmu.”

Junho merasakan pendengarannya menjadi jauh lebih peka. Satu sisi bibirnya tertarik, membentuk segaris half smile yang begitu menawan, yang kembali menarik hati Taeyeon meski tak satupun dari mereka pernah membiarkannya terulur.

“Kita bisa lakukan ini secara diam-diam, seperti dulu.” bujuk Junho, menurunkan pegangannya ke telapak tangan Taeyeon yang hangat dan nyaman.

Taeyeon membeku menahan hening. Kesedihan  itu kembali menggerogotinya, diselingi dengan ketakutan untuk kembali mencintai Lee Junho. Otaknya bertempur lagi, berusaha masa bodoh dengan ratusan larangan dari agensinya, dari managernya, dari seluruh membernya, meyakini bahwa jalannya adalah benar. Pesan rindunya langsung menguar hebat, mengingat satu tahunnya bersama Junho yang harus berakhir terkekang.

“Aku mencintaimu, Kim Taeyeon.”

Taeyeon tersenyum tipis, memandangi sapuan make up yang begitu tebal pada lelakinya. “Jadi kau masih ingin bersamaku, cantik?”

“Ya, tentu saja, cantik.” adalah jawaban yang Taeyeon dengar sebelum Junho mulai menekuk lututnya, semakin lama semakin memakan jarak antara mereka berdua. Kelopak mata pria itu terkatup, sukses menggugurkan segala ragu.

Taeyeon masih merasakan sukmanya berkecamuk, tapi ia putuskan untuk memejamkan mata rapat-rapat, membuka pintu hatinya selebar mungkin untuk menyambut cinta yang diinginkannya. Sungguh, ia rindu kecupannya.

“Apa yang kau lakukan disini, nyonya Taeyeon? Jadwal kita masih banyak.”

Suara berat dan dingin itu tahu-tahu memecah gerakan yang nyaris menyatukan bibir keduanya. Ketika Junho membuka mata dalam kejut, ia bisa melihat seorang pria menarik pergelangan tangan Taeyeon dengan paksa. Matanya menyorot lurus ke mata Junho, begitu kejam dan menusuk.

Setengah terhenyak Junho berpikir, masa lalu itu kembali terulang. Mau tak mau ia mengakui bahwa kehadiran seorang Lee Junho di hati Taeyeon tidak diperbolehkan.

Dalam pelukan Tiffany, Taeyeon merundukkan bahunya dalam-dalam, mungkin sedang merasakan dunianya yang seketika pecah berkeping-keping. Junho juga sedang sibuk mempertahankan keutuhan hatinya saat ia hanya bisa melihat gadisnya terpaksa pergi menjauh bersama seorang manager dan Tiffany serta Seohyun.

Sooyoung bergeming. Ketika Junho melempar pandangan padanya, ada sebuah kalimat maafkan kami, Junho, yang wanita itu sampaikan lewat tatapan prihatin, barulah ia benar-benar berbalik mengikuti yang lain.

Junho menyerah, mengaku kalah. Mungkin memang seterusnya, segala interupsi ini tidak akan pernah mengijinkannya untuk mencinta.

fin.

29 thoughts on “[FF Freelance] Interruptions (Ficlet)

  1. poor Junho T.T
    kalo dipikir-pikir, kasian juga ya para idol, nggak bisa menjalin hubungan dengan bebas karena peraturan agensi.
    tsk, tsk, tsk.

  2. duh, kasian ya junho-taeyeon harus berpisah krn tuntutan agensi tapi ya mw gmn lagi. resiko jd idol ya bgitu..btw nyentuh bgt lho ceritanya, nice ^^

  3. wah, keren deh! coba aja dipanjangin… yang ini aja jantungku udah berdetak kencang membacanya…. apalagi kalau dipanjangin,yah, (bisa meledak) hehehe… sukses yah,thor! 🙂 (eyes smile)

  4. bagus kok thor , krng puas bcannya kpendekan .
    ksian bnget mreka ber2 cinta’a gk brsatu 😦
    ini sequelnya udh trun blom thor ??

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s