[Session 1] File 3 -> Symphony Mayhem [Part 1]

Anneyong Haseyo ^^

author kembali dengan ff detektif

akhirnya setelah terlupakan, akan segera kembali untuk para reader sekalian ^^

Happy Reading ^^

Cast : Data 1

Teaser

Kehebohan terjadi pada saat semalam menjelang konser pianis Ryeowook. Ia ditemukan tewas pada saat berlatih pada malam harinya. Apa misteri di balik pembunuhan tersebut?

Lantunan sebuah musik terdengar memenuhi sebuah ruangan konser yang sepi pada siang itu. Hanya terlihat seorang yeoja tengah duduk di salah satu kursi penonton, menikmati alunan music yang tengah dimainkan seorang namja diatas panggung.

Beberapa saat kemudian, sang namja pun menyelesaikan permainan lagunya. Terdengar suara tepuk tangan sang yeoja dari bangku penonton dengan keras karena hanya yeoja itu saja yang berada disana. Namja itu member penghormatan kepada penonton layaknya berada di sebuah konser.

“Bravo, Ryeowook oppa” teriak yeoja itu sambil melakukan standing appluse. “Kamsahamnida chagi” ujar Ryeowook sambil turun dari panggung dan menghampiri yeoja yang adalah yeojachingunya itu di kursi penonton. Yeoja itu berjalan menghampiri Ryeowook yang mendekat. “kajja, kita jalan” ujar Ryeowook. Yeoja itu menggalungkan tangannya di tangan kanan Ryeowook dan mereka pun pergi jalan-jalan.

*

Leeteuk yang datang ke kantor cabang hari itu, beniat untuk menemui Nana dan Nami dikantornya. Saat Leeteuk membuka pintu ruangan kerja mereka…

“Nami-ah, Nana-ya” teriak Leeteuk dengan senang. “appa!” sapa Nami yang ada didalam ruangan saat itu. “Leeteuk-ssi annyeong hasimnika” sapa Minwoo hormat. “annyeong Minwoo-ya” sapa Leeteuk. “loh! Nana-ya mana?” Tanya Leeteuk bingung saat melihat Nana tak ada diruangan itu. “Nana-ya mengunjungi Ryeowook oppa sebelum konser besok, appa” jawab Nami. “anak itu benar-benar” gumam Leeteuk sambil menggeleng kepalanya pelan. “ya sudah kalau begitu, Nami-ya, Minwoo-ya ayo makan siang” ajak Leeteuk.

“ne” ujar Nami dan Minwoo berbarengan lalu mereka pun pergi makan dengan Leeteuk.

*

Ryeowook dan Nana pergi ke daerah Insadong dan bersantai di sebuah rumah teh tradisional disana. Menikmati teh tradisional pada siang hari itu bersama. Dari seberang jalan terlihat  seorang namja tengah memperhatikan mereka berdua dengan serius. Kaleng yang ia pegang pun ia remas hingga menjadi remuk. Dari ekspresi wajahnya, terlihat kalau ia cemburu melihat Ryeowook dengan Nana saat itu sedang romantic.

I’ll make that concert to be unforgettable moment in your life, Ryeowook

 

*

“mulai besok oppa sudah mulai sibuk deh” ujar Nana sambil memonyongkan bibirnya. “waeyo, chagi? Bukankah kau senang akhirnya bakatku diketahui banyak orang?” tanyanya. “tapi nantinya oppa akan sangat sibuk dengan jadwal konser” ujar Nana. “kau kan juga sibuk dengan jadwal mu di kepolisian, chagi” ujar Ryeowook sambil mencubit pipinya gemas lalu mereka tertawa bersama.

“ternyata kamu disini ya~” ujar Leeteuk sambil menjewer telinga Nana dari belakang. Nana sontak berdiri mengikuti arah tangan Leeteuk yang menjewernya. Ryeowook pun sontak berbalik dan melihat kalau Leeteuk, Nami, dan Minwoo berada dibelakang nya.

“Ya! Appa appo~” ujar Nana. Leeteuk pun melepaskan jewerannya kepada Nana. Nana memegang telinganya dan menutupnya dengan satu tangan. “kau ini bukannya tugas jaga di kantor cabang, malah pacaran disini!” ujar Leeteuk dengan nada tinggi. “makanya appa cepat cari yeojachingu biar tau gimana” ujar Nana dan membuatnya mendapat sebuah jitakan dari Leeteuk dikepalanya. “sudah jangan cerewet lagi” tambah Leeteuk. “arasseo” ujar Nana sambil memegangi kepalanya yang terkena jitakan itu.

~

Akhirnya mereka pun berkumpul dalam satu meja untuk makan siang.

“akhirnya usaha selama ini tak sia-sia, ne Ryeowook-ah?” ujar Leeteuk kepada Ryeowook saat mereka makan jajangmyun disebuah restaurant yang berbeda. “ne Leeteuk-ssi” jawab Ryeowook. Nana dan Nami terlihat bercakap-cakap sementara Minwoo sibuk makan sendirian.

Cring~

Suara bel restaurant tersebut terdengar menggema didalam restaurant tersebut karena pada siang itu restaurant tidak terlalu ramai. “Nana-ya” sapa seorang namja dari arah pintu ketika melihat Nana. “ah~ Sungmin oppa, annyeong haseyo” sapa Nana. “annyeong oppa/hyung” sapa Minwoo dan Nami berbarengan. “annyeong Nami-ah, Minwoo-ya. Annyeong hasimnika Leeteuk-ssi” sapa Sungmin sopan. “annyeong Sungmin-ah” sapa Leeteuk balik. Ryeowook dan Sungmin tak saling menyapa namun hanya saling bertukar senyum. Mereka saling bertatapan satu sama lain namun terlihat sangat aneh. Seperti sedang berantem.

“oppa tumben tidak sibuk?” Tanya Nana kepada Sungmin yang kini duduk disebelahnya. Nami pindah kesamping Minwoo agar Sungmin dapat dekat dengan Nana. “aku sedang liburan” jawab Sungmin. “kau sendiri tak sibuk, Nana-ya?” Tanya Sungmin balik. “ia kabur ama Ryeowook tuh” celetuk Nami. Sendok yang dipegang Nana pun melayang mengenai kepala Nami. “diam saja kau Nami-ah” ujar Nana kemudian. “arasseo” ujar Nami.

~

Setelah makan siang Nana, Nami, Minwoo dan Leeteuk berpisah dengan Sungmin dan Ryeowook di jalan. Nana dan Nami terlihat banyak bercanda sementara Leeteuk sepertinya agak sebal, mungkin karena Nana dan Nami yang bercanda keterlaluan, sementara Minwoo hanya tertawa mendengarkan.

Lain hal nya dengan Ryeowook dan Sungmin, mereka malah saling diam dan tak berbicara satu sama lain. Tak ada diantara mereka yang memulai pembicaraan saat itu.

“jadi konsermu besok?” tanya Sungmin memulai pembicaraan. “ah, ne, konsernya terbuka untuk umum, datanglah Sungmin-ssi” jawab Ryeowook sambil mengundang Sungmin. “kau mengundang musuh dalam kisah cintamu untuk datang? Apa kau tak salah?” tanya Sungmin bingung. “aku rasa kau selama ini salah paham” ujar Ryeowook lalu ia pun berjalan pergi. Sungmin pun melihat Ryeowook pergi dengan tatapan menyeramkannya.

You’ll be mine soon Nana

 

*

Sore itu, Ryeowook dan beberapa staf yang berada disana terlihat sibuk mempersiapkan konsernya keesokan harinya. Leeteuk, Yunho, Sora dan Nana datang berkunjung sebagai polisi yang berjaga saat itu.

“bagaimana persiapannya Ryeowook-ssi?” tanya Yunho. “hampir selesai, Yunho-ssi” jawab Ryeowook. Ia terlihat sibuk merapikan naskah lagu untuk konser besok. “loh piano yang tadi?” tanya Nana bingung saat melihat kalau tak ada piano diatas panggung padahal tadi pagi masih ada. “oh itu, aku menggantinya dengan yang biasa ku gunakan dirumah agar lebih nyaman” jawab Ryeowook. “ah…arasseo” jawab Nana mengerti.

“siapa yang akan bertugas malam ini, Leeteuk-ssi?” tanya Yunho kepada Leeteuk saat mereka melihat-lihat dibelakang panggung. “kau atur saja sesukamu, Yunho-ssi ku percayakan padamu” jawab Leeteuk sambil menepuk pundak Yunho lalu berjalan santai pergi. Yunho pun segera menelpon ke kantor cabang untuk memanggil beberapa orang untuk berjaga nanti malam.

~

Sementara Yunho dan Leeteuk terlihat sibuk memeriksa bagian belakang panggung, Nana dan Sora mengawasi bagian depan panggung dari kursi penonton sambil berbincang-bincang.

“Nana-ya kau beruntung ya” ujar Sora kepada Nana. “huh? Beruntung?” tanya Nana bingung. “Ryeowook-ssi akan segera menggelar konser besok, dan setelah ia sudah cukup terkenal, ia akan melamar mu” ujar Sora. “mwo? aniyo” ujar Nana. “bagaimana dengan Sora-ssi sendiri?” Tanya Nana balik. “maksudmu?” ujar Sora bingung.

“bukankah Sora-ssi dan Leeteuk-ssi saling menyukai” celetuk Nana menggoda karena iseng. “mwo! Aniyo” jawab Sora-ssi. “jinjjayo?” Nana pun tersenyum evil.

Tuk~ Ryeowook memukul kepala Nana pelan dengan gulungan kertas yang ia pegang. “Ya! Appo!” ujar Nana sambil memegang bagian kepalanya yang terkena pukulan. Nana pun mengambil gulungan kertas yang di pegang Ryeowook dan membalasnya. “aish….kau ini” ujar Ryeowook sambil memegangi bagian kepalanya yang terkena pukulan.

“kenapa kalian tidak langsung menikah saja sih setelah ini?” celetuk Sora tiba-tiba. Nana dan Ryeowook pun langsung saling bertatap malu satu sama lain.

~

Seorang namja terlihat terbakar api cemburu dari arah kejauhan melihat Nana dan Ryeowook tengah berbicara dengan Sora. Namja itu meremas kertas yang ia pegang lalu pergi entah kemana.

*

Sooyoung dan Hyun Joong pun datang atas panggilan Yunho untuk bertugas nanti malam. Leeteuk, Yunho, Nana dan Sora pun berkumpul dengan Sooyoung dan Hyun Joong di pintu utama.

“malam ini, Ryeowook akan tinggal untuk latihan. Sebentar lagi piano yang akan digunakan Ryeowook segera tiba, aku serahkan malam ini kepada kalian” ujar Leeteuk mengkoordinir. “arasseo” ujar Sooyoung dan Hyun Joong berbarengan. “kalian bisa menghubungi TaeRi-ssi dan Luna-ssi yang berjaga di kantor cabang bila memerlukan bantuan” tambah Yunho. “ne” jawab mereka berbarengan.

“kalau begitu kami pamit” ujar Leeteuk lalu berjalan pergi diikuti Yunho, Sora dan terakhir Nana. Pandangan Sooyoung kearah Nana saat itu benar-benar aneh. Nana melihat pandangan Sooyoung sekilas namun tak mempedulikannya.

*

Tak lama, sebuah truk yang membawa piano Ryeowook pun datang. Sooyoung dan Hyun Joong langsung mengawasi proses pemindahan piano itu dari truk, namun tak memeriksa bagian dalam piano itu karena Ryeowook sudah menjelaskan kepada mereka berdua kalau bagian dalamnya tak ada apa-apa.

A little failure will make a great mistake

 

~

Sooyoung pun membagi tugas dengan Hyun Joong. Sooyoung bertugas didalam ruangan sedangkan Hyun Joong berjaga diluar.

“sepertinya semuanya sudah siap, ne oppa?” Tanya Sooyoung kepada Ryeowook diatas panggung yang sedang sibuk menata pianonya pada saat itu. “tentu saja, semuanya harus dipersiapkan dengan matang” jawab Ryeowook.

“apa yang akan kau lakukan untuk kedepannya, oppa?” Tanya Sooyoung. “mengadakan konser tur dan melamar seorang yeoja” jawab Ryeowook polos. “yeoja? Maksudmu Nana?” Tanya Sooyoung penasaran. Ryeowook pun mengangguk pelan. “tak kusangka sebentar lagi waktunya akan tiba juga” gumamnya sambil senyam-senyum sendiri. Sooyoung melihat kearah Ryeowook yang sedang sibuk itu dengan tatapan cemburu dan tanpa sadar menggepalkan tangannya kuat.

*

Sooyoung memutuskan untuk berjaga diluar bersama Hyun Joong. Sooyoung menghela napasnya pelan. “ada masalah apa?” Tanya Hyun Joong yang menyadari ada sesuatu yang Sooyoung sembunyikan. “aniyo gwenchana” jawab Sooyoung lalu berjalan pergi meninggalkan Hyun Joong. Hyun Joong pun bingung bercampur penasaran dengan keadaan Sooyoung, namun ia memutuskan untuk tidak bertanya lebih lanjut lagi ke Sooyoung.

~

Sooyoung mengambil sebuah saputangan berwarna putih dari kantung celananya, terlihat sebuah nama yang sepertinya dijahit disana. Sebuah nama yang seharusnya sudah ia lupakan namun tak bisa ia lakukan. Melihat nama itu, air matanya jatuh perlahan. Karena posisinya jauh dari Hyun Joong, tak ada yang mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengannya. Hanya ia sendiri yang tau.

*

Pagi itu, Nana dan Yunho pun pergi untuk mengecek keadaan di tempat konser. Pada saat mereka sampai kesana, hanya terlihat Hyun Joong yang berjaga didepan pintu sendirian dan membuat Nana dan Yunho bertanya-tanya. “Hyun Joong-ssi, Sooyoung-ssi pergi kemana?” Tanya Yunho. “ia pergi ketoilet, Yunho-ssi” jawab Hyun Joong.

“apa oppa semalam ketiduran ya?” Tanya Nana sambil melihat kearah pintu masuk menuju ruangan konser. “Nana-nim, apa ruangan konser ini kedap akan suara?” Tanya Hyun Joong. “entahlah, sepertinya tidak. Memang ada apa?” Tanya Nana balik. “karena dari semalam saya tak mendengar suara piano sama sekali” jawab Hyun Joong.

“APA!?” Nana langsung panik seketika. “Hyun Joong-ssi coba kau buka pintunya” desak Nana. Hyun Joong pun langsung membuka pintu dengan kunci karena setelah Sooyoung keluar, pintu itu langsung dikunci agar Ryeowook dapat lebih leluasa memainkan pianonya tanpa gangguan.

Tak lama pintu terbuka, begitu pintu terbuka mereka langsung melayangkan pandangan mereka menuju keatas panggung lalu…

“OPPA!!!”

 

-TBC-

Don’t Forget To Comment!!!

Kamsahamnida ^^

9 thoughts on “[Session 1] File 3 -> Symphony Mayhem [Part 1]

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s