[FF Freelance] My Lovely Noona (Prolog)

MY LOVELY NOONA (PROLOG)

Author: Summer

Title: My Lovely Noona

Main cast:

  • EXO-K’s Byun Baekhyun
  • SNSD’s Kim Taeyeon

Support cast:

  • EXO-K’s Oh Sehun
  • SNSD’s Tiffany Hwang

Rating: PG-13

Genre: Romance, Friendship, and School Life

Length: Chapter

Disclaimer: Terinspirasi dari beberapa novel dan film

Warning Typo !

Anyyeong reader semua ! Ini adalah ff debut pertama saya sebagai seorang Author. Biasanya saya cuman bisa menjadi pembaca fanfic, tapi sekarang saya yang bikin fanfic. Kekekeke 😀

Dan saya bener-bener minta maaf bila reader merasa ff saya bener-bener abal-abal. Karena sudah saya bilang tadi, saya adalah author baru di dunia fanfiction. Jadi saya mohon kritik dan saran buat fanfic saya. Dan saya ga marah kalau ada reader yang merasa ff saya jelek dan ga mau komen. Tapi, kalau bisa meski ff saya jelek, saya mohon komenannya. Bagi yang ga mau komen di sini, kalian bisa komen di twitter saya @kumalakartika.

Dan saya sangat berterimakasih sama oppa babyjung yang mau susah payah buat bikin ff saya yang masih amatir.

Sekian.

DON’T BE A PLAGIATOR !

DON’T BASHING PLEASE !

 

“Tak pernah ada alasan yang pasti, kenapa aku mencintaimu.”~Byun Baekhyun.

“Satu hal, yang mau tak mau harus aku akui adalah, aku merindukanmu.” ~Kim Taeyeon.

“Karena kau berbeda dengan kebanyakan perempuan lainnya. Itulah alasan kenapa aku menyukaimu.” ~Oh Sehun

“Yang kutahu adalah, kau selalu terlihat bahagia, ketika Baekhyun didekatmu.” ~Tiffany Hwang.

~*~*~*~*~*~*~*~*~*

“Dad, aku berangkat dulu”, pamit Taeyeon sambil mengecup pipi gembil ayahnya yang sedang membaca koran.

“Love you dear”, balas ayahnya sambil menutup pelan koran yang ia baca.

“Love you too”, ucap Taeyeon sambil memakai sepatu dan berlari menuju garasi mengambil sepeda putih kesayangannya.

Taeyeon menghembuskan nafasnya lega, ketika ia berada di luar sambil menuntun sepeda putihnya. Garasi Daddy pengap sekali, gumam Taeyeon dalam hati. Taeyeon menuntun sepeda putihnya ke luar pagar kayu yang baru beberapa minggu lalu, di cat bersama dengan ayahnya.

“Anyyeong Taeyeon Noona”

Taeyeon memejamkan matanya, mengerang kesal. Oh God, kenapa bocah itu tak henti-hentinya datang kemari ?, erang Taeyeon. Aku bahkan sampai bosan melihatnya, ujar Taeyeon lagi.

Taeyeon mengayuh sepedanya tanpa sedikitpun membalas sapaan Baekhyun, pemuda yang setiap hari selalu datang untuk berangkat bersamanya.

Baekhyun tahu, Taeyeon pasti tak akan membalas sapaannya. Tapi Baekhyun tak akan menyerah untuk mendekati Noona-nya. Dia kembali mengekor di belakang Taeyeon dengan sepeda putih yang sama persis dengan milik Taeyeon.

“Noona, bagaimana kabarmu hari ini ? Cuaca begitu dingin, tapi kenapa kau hanya mengenakan jaket tipis itu ?” tanya Baekhyun yang lagi-lagi diacuhkan oleh Taeyeon. Tapi Baekhyun tak menyerah, dia terus membuka obrolan dengan Taeyeon, walau akhirnya dia seperti bicara dengan dirinya sendiri.

Sementara Taeyeon hanya memutar bola matanya mendengar ocehan Baekhyun yang tak ada hentinya. Oh Gosh ! Bisakah dia berhenti bicara, aku bosan mendengarnya terus berkicau!, rutuk Taeyeon dalam hati.

“… dan gara-gara itu Park Songsaenim menghukum kami sekelas-“

“Bisakah kau diam ?! Ini jalan raya, dan kau terus saja berbicara !” teriak Taeyeon kesal.

Baekhyun tersentak dan segera menghentikan ocehannya. “Mian”, sesal Baekhyun sambil menudukkan kepalanya. Tayeon menggigit bibir bawahnya, dia menyesal bersikap kasar pada bocah mengerikan itu. Tapi mau bagaimana lagi, taeyeon terlalu gengsi untuk meminta maaf pada Baekhyun.

Karena sekarang Baekhyun tak boleh bicara, maka sebagai gantinya ia menyenandungkan lagu kesukaannya. Taeyeon yang mendengar Baekhyun menyanyi, hanya tersenyum kecil. Harus dia akui suara Baekhyun sangat bagus, dan secara tak langsung Taeyeon menyukainya. Tapi ia tak mengakui itu.

Baekhyun yang melihat Teyeon berseru gembira “Uwaa Teyeon Noona tersenyum, apa Noona suka dengan suaraku ?”. Bagi Baekhyun melihat Taeyeon tersenyum adalah hal yang sangat jarang.

“Dalam mimpimu !” tukas Taeyeon sambil merubah ekspresinya menjadi dingin kembali. Tapi Baekhyun tak mungkin salah lihat. Oh biarlah, ujar Baekhyun senang.

Oh, menyebalkan sekali !’ ujar Taeyeon dalam hati. Kesal, Taeyeon semakin mempercepat kayuhannya.

“Noona tunggu aku “ teriak Baekhyun yang sudah tertinggal di belakang.

***************

“Morning”, sapa Tiffany ketika melihat Taeyeon masuk kedalam kelas.

“Morning”, jawab Taeyeon lesu. Tiffany yang mendengar nada suara Taeyeon sudah bisa menebak, siapa gerangan yang pagi-pagi sudah membuat Taeyeon kesal.

“Did, he disturbing you again ?” tanya Tiffany ketika melihat Taeyeon mendudukan tubuhnya dan melempar tasnya sembarang.

“Arghhh ! “, Taeyeon mengerang kesal dan mengepalkan tangannya. “Aku bisa gila kalau seperti ini terus”. Tiba-tiba Taeyeon menolehkan kepalanya, “Apakah kau punya cara agar dia tak terus menggangguku ?” tanya Taeyeon.

Tiffany tak menjawab pertanyaan Taeyeon dan masih berkutat dengan kuku-kukunya yang sekarang berwarna biru elektrik. “Tiff, “ panggil Taeyeon lagi.

“It’s easy,” ujar Tiffany sambil meniup-niup kukunya. “Kau hanya perlu menerimanya saja” ujarnya santai.

“What ? Kau Gila !” teriak Taeyeon.

Tiffany mengusap-usap telinganya, “Jangan teriak-teriak Taeyeon, kau tahu suaramu keras sekali ! “

“Itu karena kau mengatakan sesuatu yang gila  !” sahut Taeyeon sambil mendelik kesal. Tiffany megangkat dagunya, tersinggung. “Itu kebenaran kau tahu ? He loves you so much”

Taeyeon mengangkat alisnya, “Love or obsession ?”

“Absolutely Love”, jawab Tiffany yakin. “Dia memandangmu seakan kau adala mataharinya, berlumuran cinta kau tahu ?” ucap Tiffany menjelaskan alasannya.

“Taeyeon memutar bola matanya mendengar alasan Tiffany, “Oh God ! Darimana kau bisa mendapatkan kata-kata menjijikkan itu ?” tanya Taeyeon pura-pura heran. “Apakah dari kukumu yang mengerikan itu ?” ucap Taeyeon sambil memegang tangan Tiffany, seolah-olah mencari tahu siapa gerangan yang berani membisikkan kata-kata setan itu pada Tiffany.

“Jangan salahkan kuku ku !” bentak Tiffany sambil menarik tangannya dari Taeyeon, “Dan jangan sebut kuku ku mengerikan ! “

“Hahahahahaha “, sementara itu Taeyeon hanya tertawa terpingkal-pingkal melihat kelakuan Tiffany yang kekanak-kanakan.

 

TBC

50 thoughts on “[FF Freelance] My Lovely Noona (Prolog)

  1. ketemu juga prolognya aku bacanya dari part 1-nya jadi ga nyambung awalnya (maklum masih orang baru, hehehe) biasanya aku kurang tertarik ma FF eehhhhh pas da FF BaekYeon jadi klepek-klepek ^_^

    • Hahahaha emang kalau baca dari part 1 pasti ga mudeng. Salah authornya juga sih, ga bisa bikin prolog. Kekekekeke 😀
      makasih ya udah mau baca ff abal2 ini, hehehehe

    • Kalau saya masih author pemula, bahkan ini adalah ff pertama saya
      Jadi saya merasa tersanjung kalau ff saya dibilang keren, kekeeke
      Btw makasih ya udah mau baca n komen 😀

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s