[FF Freelance] No Other (Ficlet)

No Other (Kyuhyun vers.)

 

Author : @fabiola_lina

 

Main Cast : Cho Kyuhyun

Words : 827

 

No Other – Super Junior

 

FanFic ini terlahir dikarenakan saya lagi ketagihan nonton MV No Other. Abis di MV itu abang Donghae gantengnya minta dicium sih :* Tapi nggak tahu kenapa malah buat yang Kyuhyun vers. hahaha maklum saya lagi pabo ini -__-

FanFic sederhana yang nggak tahu nantinya bakal banyak yang baca atau nggak kkk~ pokoknya selamat menikmati~~

 

Salam : Lee Donghae’s wife  *bow*

 

%%%

 

“Aishh apa lagi yang kurang?” aku kembali memperhatikan dinding yang sudah aku tempeli dengan berbagai lembar kertas bergambar hati yang rata-rata berwarna merah muda. Aku melipat kedua tanganku di dada dan mundur beberapa langkah sembari mengamati ‘karya ciptaan’-ku itu.

 

“Sepertinya sudah sempurna.” Senyumanku merekah saat aku cukup merasa puas dengan apa yang aku buat saat ini.

 

Ah aku sampai lupa, choneun Cho Kyuhyun imnida. Kalian bisa memanggilku Kyuhyun. Kalian tahu apa yang sedang aku lakukan sekarang. Aku akan menceritakan semuanya, hari ini tepatnya sekarang ini aku sedang menanti seseorang yang aku cintai. Seseorang yang sudah lama menempati tahta paling tinggi di hatiku. Dan inilah hasil yang aku perbuat, mungkin memang saat ini bisa dibilang aku sangat tergila-gila padanya. Bisa kalian lihat, seorang Cho Kyuhyun melakukan hal yang bisa kalian bilang adalah hal konyol yang baru pertama kali ini aku lakukan seumur hidupku.

 

Aku mengumpulkan berbagai gambar hati apapun itu dari internet dan harus berwarna merah muda pastinya, aku mencetaknya sama besar dan aku tempelkan gambar-gambar itu di dinding belakang kampus. Memang ini terlihat sangat konyol tapi sepertinya akal sehatku sudah benar-benar menghilang karenanya.

 

Aku kembali mengamati lagi gambar di dinding yang kini sudah berbentuk hati yang utuh. Sepertinya ada yang aneh, aku melepas lagi kertas yang tertempel pada dinding itu lalu menggantinya dengan gambar lain agar terlihat menarik. Hmm.. sepertinya sudah benar-benar sempurna.

 

“Kyuhyun-ah.”

 

Aku menoleh saat aku mendengar namaku disebut oleh seseorang. Aku melihat Leeteuk hyung tengah berjalan menghampiriku.

 

“Kau akan menyatakan perasaan padanya ‘eo” tanya Leeteuk hyung yang membuatku menunduk karena malu. Leeteuk hyung tersenyum padaku.

 

“Kau tahu, aku juga akan melakukan hal yang sama seperti yang akan kau lakukan. Yak! Bisa kah aku memotret gambar hati buatanmu itu.”

 

Aku mengangguk “Tentu, hyung. Fotolah gambar hati ini sesukamu.”

 

Leeteuk hyung mengarahkan kameranya di gambar hati yang tertempel di dinding. Aku tersenyum memperhatikan Leeteuk hyung dengan hati-hati mengambil angle yang bagus agar mendapatkan hasil yang memuaskan. Setelah Leeteuk hyung memfoto gambar hati milikku itu, ia segera berpamitan padaku.

 

“Kyuhyun-ah. Aku yakin cintamu akan terbalas.”

 

Begitulah kalimat yang terlontar dari mulut Leeteuk hyung yang membuat aku semakin optimis bahwa aku akan diterima oleh gadis itu.

 

Sekarang aku sendiri. Berdiri di depan gambar hati buatanku untuk menanti gadis yang sebentar lagi akan menjadi milikku. Aku melirik jam tangan berwarna emas yang berada di pergelangan tangan kiriku. Seharusnya dia sudah datang. Aku sudah mengiriminya pesan agar seusai jam makan siang, ia bisa meluangkan waktu untuk datang ke belakang kampus dan bukannya ia sudah menyanggupi permintaanku itu. Tiba-tiba jantungku berdegup kencang, entah mengapa tiba-tiba aku merasa gugup seperti ini. Tanganku sudah benar-benar dingin, ah mungkin jika aku membawa cermin dan aku menatap diriku sendiri di cermin itu, pasti saat ini wajahku terlihat sangat pucat saking gugupnya. Perlahan aku menghela nafas lalu menghembuskannya secara bergantian untuk mengurangi rasa gugup yang aku rasakan. Tenang Kyuhyun-ah, kau pasti bisa menakhlukkan hari ini dengan sempurna.

 

Aku mendengar suara derap langkah yang akan berjalan ke arah tempatku berada. Aku menata rambutku sejenak lalu merapikan pakaianku. Huh.. Cho Kyuhyun, saatnya dimulai.

 

“Cho Kyuhyun, ada perlu apa kau menyuruhku ke be­-“

 

Gadis yang aku nanti-nantikan akhirnya datang juga. Aku tersenyum dengan senyuman manisku lalu merentangkan kedua tanganku ke depan menyambut kedatangannya. Gadis itu hanya berdiri di hadapanku tanpa mengalihkan pandangannya dari gambar hati besar yang tepat berada di belakangku. Gadis yang aku cintai itu mematung dan menganga tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Aku terkekeh melihat wajah gadis yang sangat aku cintai itu, perlahan aku mendekat ke arahnya.

 

“Shin Jinae.” Aku mendengar suaraku bergetar saat aku menyebut nama gadis yang aku cintai itu. Paboya Cho Kyuhyun, untuk menyebut namanya pun suaraku terlihat bergetar seperti itu. Jinae terlihat tersadar dari lamunannya, ia menatapku intens. Aku tersenyum manis. Kuraih tangan kanannya dan kugenggam tangannya. Hangat. Begitulah yang aku rasakan saat ini. Ahh bagaimana ini? Mengapa tiba-tiba mulutku seakan terkunci seperti ini?

 

“Kyuhyun-ah..” suara Jinae membuat darahku berdesir cepat. Cho Kyuhyun, kumohon kau jangan pingsan sekarang. Kau jangan memalukan dirimu sendiri seperti ini. Come on Cho Kyuhyun, kau harus bisa.

 

“Shin..” kataku sambil menatap mata Jinae dalam. Tanganku kubiarkan menggenggam erat tangan Jinae.

 

Saranghae.” satu kata yang sudah lama ingin aku ungkapkan kepada Jinae akhirnya terungkapkan juga. Aku merasa lega saat aku mengatakan hal tersebut. Aku kembali menatap Jinae yang mungkin masih terkejut dengan apa yang kuungkapkan padanya saat ini.

 

“Aku lakukan ini semua untukmu karena aku benar-benar mencintaimu, Jinae-ah.”

 

Jinae menatapku datar, aku terlalu takut untuk menatap wajah Jinae lagi. Aku alihkan wajahku menatap tanganku yang tengah menggenggam erat tangan Jinae.

 

Paboya, kenapa baru sekarang kau mengatakannya hah?”

 

Aku terkejut bukan main saat aku mendengar kekehan Jinae yang membuat kepalaku mendongak. Jinae tersenyum ke arahku lalu bergantian ia yang menggenggam tanganku erat.

 

“Aku sudah menunggumu untuk mengatakan hal ini, Kyuhyun-ah. Nado saranghae.”

 

Mulutku sudah tak mampu untuk berkata-kata lagi, kupandangi wajah yeoja yang begitu menyita perhatianku saat ini. Dengan cepat kurengkuh tubuhnya erat. Aku sudah mengira bukan bahwa aku akan memilikinya. Dan sekarang, apa yang kuinginkan benar-benar terjadi padaku.

 

Neo gateun saram tto eopseo juwireul dureobwado geujeo georeohdeongeol eodiseo channi

Neo gatchi joheun saram neo gatchi joheun saram neo gatchi joheun ma eum neo gatchi joheun seonmul

Neomu dahaeng iya aesseo neorel jikyeojul geu sarami baro naraseo eodiseo channi

Na gatchi haengbokhan nom na gatchi haengbokhan nom na gatchi unneun geureon choegoro haengbokhan nom

 

2 thoughts on “[FF Freelance] No Other (Ficlet)

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s