[FF Freelance] My Love (Drabble)

My Love

 

Casts :

                . Taeyeon

. Lee Junho

                . Jang Wooyoung

 

Genre :  Romance, Sad

Rating : PG 13

Length : drabble

Twitter : @TheDinCompany

Disclaimer : FF super gaje ga jelas, ide keluar di sela – sela nonton episode terkhir NICE GUY. Boleh di cela, di kritik atau apapun itu, asal jangan mencela para Castx…. dari judulnya aja udah ga jelas jadi ga menjamin juga isinya. Hhehehhe…. J, yang Jelas cuman satu Lee Junho super duper seksehhh *fangirling kumat

 

 

Ya…

Aku memang gadis jahat, aku memang serakah, aku manusia paling egosi. Lalu kenapa?? Aku memang gadis mengerikan yang rela mengorbankan orang  yang paling aku cintai.

Aku tahu siapa aku, aku sadar manusia seperti apa aku. Jadi…. aku tak perlu hujatan, karena aku bahkan sudah menghujat diriku sendiri.

 

Taeyeon memasukakkan satu persatu pakaiannya ke dalam tas, ia seperti ingin segera meninggalkan ruangan kecil dan dingin yang sudah beberapa tahun ini ia tinggali. Junho hanya menatapnya diam, ia melipat kedua tangannya di dada seolah tak ada gunanya ia menahan yeoja itu.

“kau tahu siapa aku, kau mengenalku dengan baik. Jadi aku yakin kau tak akan menahanku” Taeyeon menumpahkan semua barang yang ada di meja riasnya ke dalam tas. Junho masih diam, dia hanya menatap tiap gerakan yeoja yang terlihat sibuk menyumpal tasnya dengan bermacam – macam benda.

“jangan menghukumku, aku sudah cukup terluka…. 5 tahun lalu, jika aku dapat mengubah 5 tahun lalu aku tak akan seperti ini”

Taeyeon menarik paksa tasnya, ia terlihat terseok – seok berjalan menuju satu – satunya jalan keluar apartemen kecil ini – apartemen yang ia tinggali bersama Junho.

“aku tak perlu ucapan selamat tinggal, aku akan sering – sering kesini”

Wooyoung tersenyum menyambut yeoja yang tengah berdiri di depan pintu rumahnya, tanpa komando ia membantu Taeyeon membawa tas biru langitnya ke dalam kamar. Ia sibuk menjelaskan ruangannya yang bahkan lebih besar dari apartemen Taeyeon dulu dengan dinding warna biru langit seperti permintaannya. Wooyoung membuka tirai jendela kamar itu, menunjukkan betapa indahnya tempat yang akan mereka tinggali. Ia tersenyum lalu membelai pelan rambut Taeyeon dengan sayang.

“kau menyukainya??” tanya Wooyoung yang di jawab anggukkan oleh Taeyeon.

Taeyeon masih sibuk dengan pikirannya, menatap tempat tidur besar yang akan ia tiduri setiap hari. Ya…. meski tanpa Junho yang akan menyambut paginya, tapi kenapa ia harus memikirkannya?? Toh ia sudah mendapatkan penggantinya. Ia menatap Wooyoung yang jauh lebih sempurna, bahkan tanpa cacat yang akan selalu menjawab setiap pertanyaannya.

Taeyeon terbangun, ia mendapati dirinya terbangun di ruangan serba putih. Ia hanya tersenyum lalu beranjak duduk di pinggir tempat tidurnya. Menggoyangkan kedua kakinya yang menggantung di tempat tidur.

Senyum itu perlahan pudar ketika udara pagi menyibak tirai putih di kamar Taeyeon, ia menatap wajah Wooyoung lama. Membiarkan cahaya pagi yang menelisik dari balik dedaunan membasuh wajah Wooyoung yang ada di depannya.

“tampan” gumam Taeyeon lalu menangis terisak.

“aku mencintaimu, aku mencintainya” Taeyeon membelai pipi Wooyoung membuat pipi putih itu berubah menjadi merah.

Bukankah sudah aku bilang aku ini gadis jahat, aku gadis egois dan serakah. Mana mungkin aku melepas orang yang aku sukai. Taeyeon beranjak dari tempat tidurnya, meninggalkan lukisan indah di seprai putih itu dengan warna merah alami sang pencipta.

Taeyeon menggoyangkan kakinya lagi, hingga akhirnya ia tersenyum cerah ketika ia menoleh ke kanan Junho sudah duduk di sampingnya. Ia tertawa renyah menatap sisi kirinya Wooyoung tersenyum padanya. Mereka bertiga mengayunkan kedua kakinya berirama, saling memandang satu sama lain lalu tersenyum.

“aku ingin hidup seperti ini”

5 tahun yang lalu.

 

“sudah terlambat aku menusuknya” tangan Taeyeon bergetar hebat. Seragam sekolahnya terlihat sobek tak karuan.

Junho menatap Taeyeon kaku, ia meraih pisau yang ada di genggaman Taeyeon lalu membersihkan darah di tangannya dengan pakaiannya.

“lari, larilah sejauh kau bisa” Junho mendorong tubuh Taeyeon, ia merasa bersalah. Seharusnya ia menjaganya, menjauhkannya dari pria bejat yang akan mengotori kekasihnya itu.

Taeyeon terduduk di lantai rumahnya, kakinya tak dapat bergerak. Apa yang dapat ia perbuat, Junho bersimbah darah dan dia tak bisa melakukan apa – apa. Pria tua jahanam itu menusuk Junho dari belakang.

“lari…lariii” perintah Junho.

Setelah malam itu paginya Junho datang, ia tak mengucapkan apapun, ia hanya tersenyum tanpa pernah menjawab sepatah katapun dari semua pertanyaanku.

 

The end

12 thoughts on “[FF Freelance] My Love (Drabble)

  1. Huhuhu… Gak ngertiiii… Ceritanya sebenernya kayak gimana sih nih…
    Awalnya taeng pisah dr junho dan memilih tinggal dg wooyoung, dan aku tahu taeng menyukai 2 laki2 ini, tp knapa pas 5 th yg lalu hanya berakhir atau tiba2 berakhir hanya dg junho ketusuk pisau? Lalu? Lalu?

    • itu sebenernya Junhonya uda meninggal, jadi itu cuman imajinasinya si taeng aja. terus ia kenal Wooyoung, ia suka Wooyoung tapi juga ga bisa ngelupain si Junho makanya pas si Uyoungnya di bunuh ama Taeng, trus Taeng ikutan bunuh diri. Jadi ruang serba putih itu harapannya si Taeng biar bisa hidup bareng Junho ma Uyoung…
      Hheheheeeee sulit di mengerti ya :))))

  2. Wouw … bner2 harus nguras otak bacanya … daebak seru 😀
    Kalo d terusin kyanya seru deh … bias ga ya thor ??? hhe

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s