[FF Freelance] Oppa, Why You Leave Me? (Oneshot)

Tittle : Oppa, Why You Leave Me?

 

Author : Vaesuyo

 

Cast :

–  Lee Junho ‘2PM’

–  Bae Suzy ‘Miss A’

 

Support Cast :

–  Choi Sulli ‘f(x)’

–  Cho Kyuhyun ‘Super Junior’

–  Choi Siwon ‘Super Junior’

–  Choi Minho ‘Shinee’

 

 

Legth : OneShoot

 

Genre : BadRomance, Sad, Tragedy, ETC

 

Desclaimer : FF OneShoot pertama author. Jadi, tolong hargai! FF ini pernah di publish di vaesuyo.wordpress.com

 

Don’t be silent readers! So, you must be good readers!

Author POV

 

Seorang yeoja duduk terpaku menatapi laptopnya. Mengecek inbox yang masuk dari semua situs jejaring yang ia punya. Tanpa disadari seekor nyamuk mengganggu konsetrasinya. Dengan sigap, ia membunuh nyamuk itu hingga mati. Tiba-tiba seseorang memanggil namanya.

”Suzy-ah! Turunlah! Umma sudah menyiapkan makan malam untukmu!”

”Ne, Umma”

Yeoja itu pun mematikan laptopnya, dan bergerak ke bawah dengan langkah malas.

 

***

 

Suzy POV

 

Pagi ini aku pergi ke sekolah menggunakkan sepeda. ’Ah, malasnya!’ batinku. Andai saja aku punya mobil dan supir pribadi. Wah, enaknya! Ah, sudahlah! Tak ada gunanya aku mengahayal! Toh, aku akan tetap seperti ini kan? Arrggghh! Sudahlah! LUPAKAN! Yang pasti aku akan berangkat sekolah dengan sepeda. Ku lirik jam tanganku. Hah? Udah jam setengah tujuh? Tanpa basa basi aku berangkat. Sesampainya di sekolah ada beberapa orang yang berlari, ku lihat mereka berlari menuju kerumunan yang GaJe (Gak Jelas) itu. ’Kerumunan apa itu? hm, Gak tau deh!’ pikirku dalam hati.

”Pagi Suzy-ah! Bagaimana kabarmu hari ini?” sapa temanku. Aku baru tersadar dari pikiranku setelah mendengar sapaan sahabatku.

”Ne? oh, Baik-baik saja Sulli-ah! Bagaimana juga denganmu? Apa perkaramu dengan Minho sudah selesai?” ledek ku sambil mencubit pipinya yang chubby. Mendengar perkataanku raut mukanya berubah menjadi cerah.

”Aku? Sangat baik! Gomawo Suzy-ah! Berkat saranmu urusanku dengan Minho selesai!”

balasnya. Ya, memang aku memberinya saran untuknya. Tapi hanya untuk gurauan semata, dan ia selalu menganggapnya serius. Sudah lah tak usah di fikirkan lagi.

”Kajja, kita ke kelas Sulli!” ucapku seraya menarik tangannya. Sesampainya di Kelas, keadaan gaduh tak teratur. Tak lama, Bel berbunyi pertanda kelas segera dimulai. Pelajaran dimulai dengan Matematika. Tanpa aba-aba, Kyuhyun Songsaenim datang, seketika kelas senyap seperti Kuburan. *eeh .Seperti biasa setelah menerangkan Kyuhyun Songsaenim memberi tugas. Aku mengerjakannya dengan Cermat. Pada saat itu juga Wali Kelasku Siwon Songsaenim datang.

”Pagi Semuanya! Maaf karena saya mengganggu aktivitas belajar kalian! saya datang ke sini karena ada hal yang harus saya umumkan” Suasana kelas pun menjadi gaduh, soalnya banyak yang main tebak-tebakan kira-kira apa ya yang mau diumumkan oleh Siwon Songsaenim? *eh,kok malah main tebak-tebakan?  Yo, oke back to FF.

“Semuanya tolong DIAM!” bentak Siwon Songsaenim. Seketika kelas berubah menjadi senyap sehingga suara detik jam pun terdengar.

”Hari ini kalian punya murid baru transferan dari Busan.” semua bersorak sorai mendengarnya.

”Hei, nak masuklah ke kelasmu.” Ketika ia masuk, aku langsung terpaku memandangnya. Aku telah terhipnotis olehnya. ’Bae Suzy! Sadar! Lihat tugasmu saja belum selesai!’ kataku dalam hati. Seketika itu, aku langsung mengerjakan kembali sebelum Kyuhyun Songsaenim mengamuk.

 

***

 

Author POV

 

Bel istirahat berbunyi, semua murid pergi ke kantin kecuali, seorang Bae Suzy. Ia  lebih baik tetap di kelas, sambil memasang earphone di telinganya. Ketika itu juga sang murid baru masuk, dan langsung menuju meja Suzy. Suzy terbelalak karena ia fikir ia tak kenal namja itu.

”Ya! Kau ini! Mengapa kau disini pergi sana!” bentak Suzy dengan nada yang sangat tinggi.

” Wae? Tidak bolehkah aku disini? Aku hanya ingin kita berkenalan. Namaku Lee Junho, panggil saja Junho.” balas Junho dengan tangan yang mengajak Suzy untuk berjabat tangan.

” Oh? Ne! Namaku Bae Suzy, panggil saja Suzy.” jawab suzy dengan muka agak memerah, karena malu. Suzy pun menerima ajakan jabat tangan Junho. Mereka pun mengobrol-ngobrol kembali. Tak butuh waktu lama untuk melihat Junho dan Suzy menjadi akrab.

 

***

 

Junho POV

 

1 Month later…

Hari ini aku mengajak Suzy ke suatu tempat yang sangat spesial. Ku tata seindah mungkin koreografinya. Tak lama, ku lihat Suzy datang. Aku terpaku melihatnya, sehingga Suzy memukulku. Aku baru tersadar dari lamunanku.

” Auw! Sakit tau!” kataku jahil.

” Sorry, aku memukulmu! hehehe!” katanya dengan tampang polosnya.

” Oke-oke! Kajja! Aku akan mengajakmu naik perahu!” ujarku sambil menarik tangan Suzy. Aku dan Suzy pun menaikki perahu yang telah kusiapkan. Di saat di tengah danau aku memberhentikan perahunya.

”Junho, ya! Mengapa kau berhentikan perahu ini di tengah danau? Kau cari mati apa?” katanya kaget yang melihatku mematikan mesinnya.

” Tenang saja! Aku bisa menghidupkannya!” jawabku dengan tenang.

” Terus kita disini mau ngapain?” tanyanya sedikit heran.

”Ada yang ingin ku bicarakan kepadamu.” Jawabku dengan lebih tenang. Ia terdiam mendengar jawabanku.

” Bae Suzy… Kita memang belum lama kenal, tapi kita sudah sangat akrab.” Aku terdiam sejenak.

” Kau sudah sangat mengenalku, terlebih ummaku telah mengenalmu. Begitu juga sebaliknya aku terhadapmu.” Aku kembali terdiam. Aku berlutut, sambil memberinya bunga mawar.

” Apakah kau mau menjadi yeojachinguku?” tanyaku dengan tegas. Ku lihat ekspresi mukanya antara heran dan kaget. Dia mulai membuka mulutnya.

” N-Ne. Aku mau menjadi yeojachingumu.” jawabnya sambil tersenyum. Reflek, aku segera memeluknya. Dia pun membalas pelukanku dengan hangat.

” Mulai sekarang kau harus memanggilku Oppa! Mengerti!” kataku melepas pelukan dan mengacungkan jari kelingking.

”Ne, OPPA!” jawab Suzy yang melingkarkan jari kelingnya.

Mulai saat ini lah aku dan Suzy menjadi sepasang kekasih.

 

***

 

Author POV

 

Paginya sepasang kekasih memasuki kelas dengan bahagia. Suzy yang bercerita kepada sahabatnya, diberi dukungan agar tetap longlast. Junho yang bercerita kepada temannya, Minho, juga diberi dukungan agar tetap longlast.

” Morning Oppa!” sapa Suzy kepada Junho.

” Morning Chagi!” balas Junho dengan senyuman lebar.

” Ckckckck, kalian ini baru saja jadian sudah bermesra-mesraan di dalam kelas!” Minho menyambung percakapan mereka.

”Ani kita tidak bermesraan, kita hanya sapaan tau!” Jawab Suzy yang membantah perkataan Minho.

” Ya, memang kalian tak bermesraan. Eh, Suzy? Sejak kapan kau memanggil Junho dengan sebutan OPPA?” Tanya Sulli dengan penuh tanya.

”Yak! Choi Sulli apa kau tak sadar mereka kan sudah pacaran! Kau ini loadingnya lama amat!” Celetuk Minho sambil menjitak si Sulli.

” Haish! Sudah-sudah kalian ini sangat menggelikan. Couple yang aneh ini!” ucap Junho. Junho dan Suzy hanya cekikikan melihat mereka.

” Hei, sudahlah! Oh ya, bagaimana kalau kita berempat menjadi sahabat?” Usul Suzy.

” Oke!” Jawab JunhoMinhoSulli serentak.

Mulai dari saat itu JunhoSuzyMinhoSulli pergi kemana-mana selalu berempat hingga seketika kejadian terjadi.

***

 

Pagi itu mereka berempat berencana pergi ke Pulau Jeju. Di perjalanan mereka sering bersendra gurau. Tanpa di sadari sebuah TRUK menghalangi jalan mereka dan terjadilah tabrakan yang sangat besar. Seketika warga mengerumuni dan membawa mereka ke Rumah sakit terdekat. Warga pun menghubungi orang tua mereka.

 

 

***

 

Suzy POV

 

Aku membuka mataku dengan susah payah. Ku lihat sekelilingku Umma, Appa, Sulli, dan Minho menatapku sedih.

” Hai semua.. ” sapaku dengan susah payah. Seketika wajah mereka berubah menjadi sangat cerah.

” Akhirnya kau sadar Chagiya! Setelah melewati masa kritis!” ucap ummaku seraya memelukku.

” Anakku Suzy ya! Kau telah melewati masa kritismu selama 5 Bulan!” ucap appaku yang juga memelukku.

” Iya appa, anakmu ini memang kuat!” jawabku tersenyum. Setelah beberapa hari di Rumah Sakit aku diperbolehkan pulang ke rumah. Ketika itu, Ada pikiran yang terlintas dipikiranku.

” Sulli, Minho! Junho Oppa kemana ya? Kok gak kelihatan ya?”  tanyaku penuh tanya. Seketika wajah mereka menegang dan tampak sedih.

” Maaf  Suzy, Junho sudah tiada.” Jawab Sulli. Aku Shock mendengarnya.

” Bagaimana bisa? Junho tidak mati dia masih hidup.” ujarku penuh emosi. Tak terasa air mataku menetes.

” Tapi inilah yang terjadi, setelah kecelakaan itu Junho tak terselamatkan.” jawab Minho yang berusaha menenangkanku. Aku berlari menuju kamar, kututup pintu dengan rapat, dan tak lupa ku kunci. Ku menangis sepanjang hari. Appa, dan Ummaku yang sedari tadi menggedor pintu membujukku untuk keluar, tidak ku hiraukan. Ku ambil foto-foto kenangan ku dengan Junho. Ku menangis memandang semua kenangan itu. Aku hanya bisa berkata “Oppa, Why You Leave Me?”

 

NB : Makasih udah baca FF Abal-abal ini! ^^

34 thoughts on “[FF Freelance] Oppa, Why You Leave Me? (Oneshot)

  1. bagus kok cuma kalo boleh saran jgn di kasih komentar authornya di fanficnya biar ga terlalu merusak critanya hehe

  2. omo, vae ! haha, akhirnya debut juga didunia per FF-an *apaan deh ah*
    kesian suzy nya T_T , baru pacaran udah ditinggal, jangan sampai kyuppa ama haeppa ikut-ikutan ninggalin aku#PLAK
    FF lainnya aku tunggu 🙂

    • ÖƘ€ ..>̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴͡
      Tapi kalo boleh kasih saran, jgn trllu banyak mengahayal un, ntar jatuh nya sakit..
      BTW, Thanks udah mau baca FF ku ini ^^

  3. ngebayangin mereka semua jadi anak sekolahan,
    kekeke, lucu, masih imut imut gitu kali ya ??
    semangat thor,,,
    ya walau bahasanya masih ringan ringan,, bagus bagus,,,
    luannjuutttttt ,,,,,

  4. Ehem saran”
    1. Hari ini aku mengajak Suzy ke suatu tempat yang sangat spesial. Ku tata seindah mungkin koreografinya — koreografi? dekorasi mungkin yang bener
    2. kalau bisa jangan ada tambahan kata” dari author supaya feel nya nggak kepotong
    3. bahasanya masih terlalu kaku dan kurang menjiwai isi cerita jadi perlu belajar sedikit tentang ‘majas’
    4. Perpindahan peristiwanya terlalu cepat.
    5. ada beberapa hal irasional seperti suzy yang tiba” ngajak sahabatan berempat tanpa babibu, suzy yang nerima junho tanpa ada setidaknya sedikit keterangan tentang perjalanan cintanya 🙂

    itu aja sih 🙂
    Overall, materi ceritanya udah bagus sekalipun umum, sayangnya kurang ngena karena poin diatas itu .. hihihi 😀

    • Makasih banget un, atas kritikannya..
      Dapat menjadi masukan untuk saya..
      So, τнäиκ чöü very much!! Untuk saran dan mau baca ff GaJe ini!! >̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴͡

    • Makasih ya udh baca ff nya .. 😀
      So, maaf yah.. Saya gak janji untuk bikin ff junho – hwayoung, di karenakan waktu yang tidak memungkin kan .. Kita lihan kondisi dulu ya 😀

  5. Sequel..sequel..gantung bgt thor….junho kq mninggal??

    adh thor plis sequel y..klo nggak author’y yg aku gantung*loh?*

    *author asah golok

    kabuuuuurr!,!!!!

    • Wah, gak janji nh ..
      Soalnya author mulai disibukkan tugas + ulangan sekolah ..
      Jangan gantung author dong .. -_-
      Aku masih ingin hidup *lebay*
      Thanks yo, udh mau baca ff gaje ini^^

  6. lumayan cuma jgn pake kata2 tambahan authornya yah malah jadi ganggu nanti gak dpt feelnya 🙂
    trus alurnya juga terlalu cepat dan kurang rinci 🙂
    keep writing 🙂

  7. Meskipun singkat dan crita sedihnya jg cuman sedikit diakhir part. tp entah knapa q sbgai reader bs masuk ke emosi sedihnya suzy.
    jgn bosen bikin FF Junzy Couple y author.

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s