Hug Me Again! Chap 5

Tittle : Hug Me Again! Chap 5

Main Cast:

–         Yesung Super junior or Kim Jong Woon

–         Choi Mei Rin and Park Mi Ri as You

–         Onew Shinee

–         Sulli F(x)

Support Cast:

–         Sunny SNSD

||| Genre: Romantic comedy, family, friendly ||| Length: chapter ||| Rating: Pg–16 ||| Disclaimer: Oc Dan Alur Hak Cipta Ada Pada Diri Dan Otak Saya. Sekali Lagi Castnya Hanyalah Milik Tuhan Semata Author Hanya Meminjam Nama |||Author : Nasriani Halim (Choi Sangri ~ Park Mirin)||prev : part1, part2, part3,part 4

Karena yesung terlalu panik ia sampai memanjat ke jendela mei yang terbuka. Saat berhasil masuk mei teridur dengan mata yang bengkak dengan pipi yang masih basah. Ia memeluk kakinya dan tertidur dengan lelap.

Tangannya terlepas dan terhempas kelantai dan tubuhnya pun mulai terjatuh dengan cepat yesung duduk disampingnya dan kepala mei jatuh tepat di pahanya.

Yesung merapikan rambutnya mei yang menutupi wajahnya. Ia menepihkan wajah mei yang masih lembab dengan tangannya. Saat melihat tangan mei ia mengenggamnya.

“kau Selalu terlihat tegar, tapi sesungguhnya kau sangat lemah dan rapuh, mei”

entah kenapa tangan mei langsung spontan mengenggam kembali tangan yesung.

Mei terbangun beberapa saat melihat tangannya berpengangan dengan yesung dan melihat keatas yesung telah tertidur tetapi belum lama yesung terbangun dan mei secepatnya pura-pura kembali tertidur.

Yesung segera bangun dan pelan-pelan melepas tangannya dari mei dan meletakkan kepala mei dilantai dengan sangat hati-hati karna takut mei terbangun.

Ia pun keluar dari kamar mei dengan pelan-pelan.

Saat yesung keluar mei tersenyum melihat kearah yesung.

Mei bangun dan duduk diam di atas sofanya. Pikirannya melayang-layang entah kemana.

Beberapa jam kemudian yesung masuk kekamar mei dan meletakkan mie kehadapan mei.

“makanlah”

mei hanya memandanginya. Yesung pun memutuskan untuk meninggalkan mei sendiri. Mei mengunci kamarnya dan berbaring kembali di kasurnya tanpa menyentuh sedikit pun makanan dari yesung.

Tak lama kemudian terdengar suara onew yang menggedor-gedor pintu mei.

“aku ingin sendiri ku mohon!”kata mei dengan nada melemah akibat terus meneteskan airmata.

Karna tak ingin terdengar bahwa ia sedang menangis. Ia membuka mie mentah yang sengaja diletakkan didekat makanan mei.

Mei menyumbat mulutnya dengan mie itu.

“ku mohon”

airmatanya semakin deras mengalir.

“mengapa aku begitu egois?mengapa?”

mei terus saja bertanya-tanya pada dirinya. Ada apa dengan dirinya sambil terus memakan mie tersebut.

***

Onew dan yesung tertidur didepan pintu kamar mei semalaman, mei hendak membuka pintu tapi saat melihat yesung dan onew ia menutupnya kembali.

Sehaonew itu mei tak keluar, tak makan apapun dan minum sama sekali.

Onew dan yesung sangat khawatir dan akhirnya mereka memutuskan untuk mendobrak pintu mei. Mei telah terkapar pucat dilantai dengan mata yang bengkak dan terus saja memanggil ibunya dengan memegang handphonenya.

“eomma”

onew mengangkatnya ke kasurnya dan menyelimutinya sedangkan yesung mengambil handphone mei yang jatuh dilantai. Mei sangat drop karna mellihat video keadaan ibunya sekarang yang dikirimkan oleh sekertaris ayahnya.

Onew dan yesung memaksanya makan tapi mei sama sekali tidak mau  menyentuh makanannya sedikitpun. Onew pergi tanpa berkata-kata entah kemana, sedangkan yesung turun untuk ke dapur mengambil es batu untuk mengkompres mei.

Beberapa jam karna kelelahan yesung tertidur di sofa kamar mei.

Mei bangun dengan wajah pucat. Ia berjalan dan duduk di sofa tepat disampaing yesung, ia menyandarkan kepalanya dan menutup matanya.

Ia pun memeluk yesung.

“sebentar saja”katanya lemah.

Yesung terbangun, mei telah di pelukannya. Ia hanya tersenyum dan kembali menutup matanya.

yesung masih tertidur di sofa di kamar mei. Ia telah menjaga mei beberapa hari ini, saat terbangun mei tak ada di kasur. Yesung panik dan segera mencari mei. Saat menengok ke teras yesung melihat mei telah berjalan di pinggir pantai sendiri.

Mei berjalan tanpa arah dan tanpa menyadari bahwa onew berdiri di depannya.

“apa kau baik-baik saja ?”sapa onew.

Mei hanya berjalan dengan tatapan kosong. Onew menarik tangannya ia hanya menatapnya dengan ekspresi datar. Mei menghela nafas da melanjutkan berjalan. Sekali lagi onew menariknya dan memeluknya. Mei hanya terdiam.

Onew mengajak mei untuk duduk dahulu. Onew mengeluarkan handphonenya dan memutar video.

‘mei, ini eomma. Apa kau sehat sekarang?’terdengar suara yang langsung membuat mei tersentak.

“eomma”

“mei kenapa wajahmu pucat? Apa kau sakit ?”

mei menggelengkan kepalanya dengan airmata di pipinya.

“kenapa kau menangis?apa kau dicampakkan lelaki yg kau sukai?”

Lagilagi mei menggelengkan kepalanya.

“jadi ada apa ?”

“aku…..”

“jangan bilang kau merindukan ibumu yang tak berguna ini.”

mei hanya menangis dan tak mampu berkata banyak.

“berhentilah menangis, kau jelek jika sedang menangis”

mei menepiskan airmatanya.

“aku mencintaimu,mei sayang. Ibu harus pergi sekarang. Jangan khawatirkan ibu . Kau lihat ibu , ibu baikbaik saja kan. Jangan hiraukan pekataan sekertaris bodod itu. Dia telah di paksa oleh ayahmu! Kau sayang eomma kan? Jadi kau harus kuat.”

eomma mei langsung mematikan telpon video tersebut.

“eomma”

mei menjatuhkan badannya berbaring di pasir pantai.

Yesung yang tak kuasa melihat mei hendak menghampirinya namun di halang oleh onew.

“biarkan dia sendiri dulu, dia akan tersenyum sebentar lagi”

yesung pun mau mengikuti saran onew.

“aku pulang dulu, ku ingatkan cukup awasi dari kejauhan saja jangan menganggunya. Meski dia berteriak atau apa biarkan saja. Jika kau menganggunya dia pasti kembali sedih. Jika menghadapinya jangan memarahinya, atau mengkritiknya cukup ikuti saja apa maunya dan diam”

yesung mengangguk. Onew pergi.Yesung awalnya hanya mengawasinya dari teras tapi karna khawatir ia pun memutuskan untuk turun ke bawah.

Saat melewati meja makan ia melihat makanan diatas meja.

“siapa yang memasaknya?”

jam sudah menujukkan pukul 12 siang lewat mei tak kunjung pulang juga.

Yesung duduk sambil memantau keadaan mei yang sekarang duduk mengarah kepantai dengan tatapan aneh. Langit mendung yesung mulai khawatir hujan akan turun. Kekhawatiran yesung terjadi yesung segera berlari kearah mei membawakannya payung.

Saat itu mei sedang duduk di kursi dekat pantai. Yesung berdiri tepat di belakangnya dengan payung yang menutupi mei, sedangkan yesung terkena hujan.

Yesung terlihat telah basah kuyup dan kedinginan kakinya pun mulai lemas berdiri terus menerus apalagi sejak pagi ia belum makan apapun kecuali susu yang selalu ia minum setiap paginya.

Saat Langit mulai cerah kembali. Mei hanya duduk, diam, melamun dan tak menyadari bahwa yesung berdiri lama di belakangnya. Bahkan mei tak menyadari bahwa tadi hujan. Saat pelangi muncul mei tersenyum dan bangkit dari tempat duduknya dan segera berlari kearah rumah. Yesung tersenyum dengan wajah pucat. Menyusul mei berjalan di belakangnya.

Saat yesung melewati dapur.

“kenapa kau basah? Padahalkan kau membawa payung? Dasar bodoh”tanya mei.

“apa kau sakit? Oia . Tadi hujan ya?”tambah mei dengan menggaruk-garuk kepalanya.

Yesung hanya tersenyum.

“kau mulai lagikan tersenyum bodoh seperti itu?oia kenapa kau tak memakan sop ayam ini?padahalkan aku telah memasakkannya untukmu”

“aku akan memakannya”kata yesung dan duduk di meja makan.

“kau tak mengganti bajumu?”

“aku akan makan dulu setelah itu aku akan mengganti pakaian ku”

“terserahmu saja. Apa kau mau sopnya dihangatkan dulu?”

mei menghangatkan supnya sementara yesung mengeringkan badannya dengan handuk.

**Esok harinya.

“apa kau baik-baik saja”tanya mei.

“ya, aku baik-baik saja”

“kalau begitu kita berangkat kesekolah sekarang saja”

mereka pun berangkat kesekolah bersama.

Sesampainya di sekolah saat istirahat mei berjalan-jalan sendiri. Ia melewati papan pengumuman sekolah terliat  foto mei terpampang disana.

“wanita kotor?apa?”

belum selesai mei membacanya , seseorang tiba-tiba datang dan berteriak “dia ada disini”

saat mei berbalik semua orang mengerumuninya seseorang memeluknya tepat di saat lemparan tomat dan telur menghujam. Mei tampak ketakutan dan menutup matanya.

Lemparan berhenti saat mereka yang mereka lempar adalah yesung idola mereka sendiri.

“kenapa berhenti?apa segini saja?”teriak yesung yang membuat semua orang terdiam.

‘kau…’kata mei dalam hati.

“memangnya kenapa kalau dia tinggal bersama ku? Kenapa? Apa ada yang salah? Memangnya kenapa kalau kami hanya berdua saja dalam satu rumah? Apa hak kalian mengatur siapa saja yang tinggal denganku? Apa hak kalian mau ikut campur apapun yang kulakukan? Hah? Wanita kotor? Kalian yang seharusnya merasa kotor dengan sifat kalian.”

semua orang terdiam.

“bubar sekarang. Kubilang bubaaaaaar!”teriak yesung.

Mei hanya terdiam terkejut melihat yesung.

Sunny yang melihatnya dari lantai atas hanya kesal karna yesung datang membela mei.

Yesung menarik mei ke wc.

“bersihkan badanmu”

“aku tidak kotor, kau yang kotor sekarang.”

“tapi tanganmu kotor”

mei menangis lagi. Matanya terlihat menahan airmatanya. Yesung pura-pura tak melihatnya dan membersihkan jasnya dari kotoran.

Mereka duduk dilantai atas sekolah mereka.

“masuklah kekelas aku akan mengeringkan bajuku dulu”

mei menggelengkan kepalanya. Yesung menghela nafas.

“aku akan disini saja”kata mei yang terlihat menahan kesedihannya.

“ya sudah kita disini saja”

Mereka berdua memutuskan untuk tidak masuk pelajaran terakhir.

Saat bel pulang mereka pun hendak turun dan pulang ke rumah.

“apa pintunya rusak?”kata mei.

“wae?”

yesung langsung menuju kedepan pintu. Pintunya terkunci dan susah di dobrak karna pintu ini terbuat dari besi.

“ponselku dikelas, bagaimana menghubungi sulli atau onew”kata mei.

Yesung berlari kembali keatas tapi sekolah sudah sepi bahkan pagar sekolah sudah terkunci.

“terpaksa kita menunggu sampai besok”

“apa?”kata mei terduduk didepan pintu.

Hari sudah malam dan semakin dingin mencekam yesung hendak berdiri namun ia malah terjatuh dan pingsan di samping tangga, mei kaget.

“kau kenapa?”Tanya mei.

“saat seperti ini jangan seperti itu, ini tidak lucu yesung”

“kau jangan bercanda. Yesung…yesung…yesung”panggil mei menguncang-guncang tubuh yesung.

saat memegang badan yesung panas dengan wajahnya yang pucat.

Mei panik, ia terus saja berteriak dan memukul-mukul pintu.

“apa ada orang diluar?ku mohon apa ada yang mendengarku?”

tadinya mei tak ingin menangis lagi tapi saat melihat keadaan yesung airmata mei tak tertahan lagi. Mei semakin berteriak sampai suaranya serak.

“kumohon bukalah, ku mohoooon”

wajah yesung semakin pucat, badannya panas tapi yesung terlihat sangat kedinginan.

Mei membuka jas sekolahnya dan memakaikannya ketubuh yesung. Ia sandarkan kepala yesung di bahunya. Ia bahkan terus saja menggosok tangan yesung agar tetap hangat. Badannya semakin panas mei pun memeluk yesung dengan erat agar yesung merasa tak kedinginan lagi.

Dengan jari tangan mereka yang saling melekat. Yesung terbangun, ia hanya memandangi mei yang tidur disampingnya dengan memeluk kakinya sendiri. Yesung memakaikan jas ke badan mei. Dengan wajah yang masih pucat yesung langsung naik kelantai atas berharap ada petugas sekolah yang telah datang. Yesung berteriak sekeras-kerasnya berharap akan ada yang mendengarnya.

Sulli yang selalu turun pagi kesekolah melihat yesung dengan wajah pucat melambaikan tangannya.

Tak berapa menit kemudian yesung terjatuh lemas kelantai.

Mei terbangun dan tersadar sesaat seseorang terdengar memukuli pintu tersebut.

“miriii, apa kau ada di dalam ?jawab aku”terdengar suara sulli.

“sulli.. Itu sulli… Sulli~aaaaa”teriak mei.

“tunggu sebentar aku akan memanggilkan seseorang untuk membuka pintu ini.

Mei tersadar yesung tidak ada didekatnya. Ia segara naik dan memastikan.

“yesung”katanya berlari kearah yesung.

“yesung ku mohon….jawab aku?apa kau baik-baik saja”kata mei sambil menepiskan wajah yesung dan menggoncang tubuh yesung.

“ada apa ini?kenapa wajahmu semakin pucat?jangan membuatku takut. Ku mohon bangunlah”

yesung membuka matanya , yesung tak mampu untuk berbicara lagi, tersenyum pada mei pun sangat berat baginya.

Mata mei berkaca-kaca. Ia terus saja berteriak agar segera membuka kan pintu.

Sulli berhasil membukanya, mereka pun segera membawa yesung ke rumah sakit.

“dia mengalami gejala hipotermia”kata dokter saat ke luar dari ruang igd.

Tanpa berkata-kata tubuh mei tiba-tiba lemah, ia terjatuh.

“semuanya terjadi karnaku”kata mei sambil memukul dadanya sendiri.

‘dadaku begitu sesak, aku tak tau rasa sakit apa yang sedang ku rasakan. Ini benar-benar sakit’kata mei dalam hatinya.

Sulli menangis mengetahui keadaan yesung , mereka pun saling berpelukan, mei berusaha untuk menahan airmatanya. Ia mencoba tegar. Onew datang, mei berharap onew akan datang dan memeluk mei tapi ia malah memeluk sulli dan bertanya ia baik-baik saja.

Sedangkan mei hanya terdiam dan tak percaya yang barusan yang ia lihat.

“kau tak apa kan ?”tanya yesung pada mei.

Mei diam , ia seakan tak mendengar kata-kata itu.

Onew mendekatinya mei malah pergi , tapi belum berapa lama pintu terbuka. Dan mei mendengar suara dokter mei menghentikan langkahnya. Ia segera kembali .

“apa dia baik-baik saja?”tanya mei yang berjalan cepat ke arah dokter.

Mei memasuki ruangan ICU.

*flashback

“dia sepertinya terkena hiportemia, suhu badannya sudah tidak wajar lagi. Sementara ini dia masih belum sadarkan diri. Ini sangat diluar perkiraan kami”kata dokternya meninggalkan mereka.

Sunny datang dan mengacaukan semuanya, sunny menarik mei ke luar ruangan dan memakinya habis-habisan.

“apa kau puas membuatnya seperti ini?”teriak sunny membentak mei.

Mei hanya tertunduk tanpa kata. Sunny menaikkan wajah mei dengan kasar. Mei sama sekali tak melawannya karna ia menyadari bahwa ia telah salah.

“kenapa kau diam? Apa kau bisu? Karnamu yesung seperti ini sekarang, kau membuatnya kehujanan sehaonew, apa kau itu bodoh! Kau hanya diam terlindungi sedangkan dia berdiri memakaikan payung di Dikepalamu”kata sunny penuh emosi.

*flashback

saat mei sedang duduk diam di tengah hujan yesung berdiri di belakangnya dengan memegang payung tanpa mempedulikan dirinya telah basah kuyup, sunny melihatnya dari mobilnya. Saat itu sunny sangat emosi mengapa yesung sampai sebodoh itu, maka dari itu esoknya ia berniat membalas mei tapi malah yesung yang kena.

Ia malah menyalahkan yesung dengan kejadian itu.

Sunny pergi setelah melampiaskan kemarahannya pada mei. Mei terhempas, ia seperti jatuh dari gedung yang sangat tinggi , seluruh badannya remuk. Tangisnya pecah setelah tau semua kejadian itu karna yesung melindunginya.

“semuanya salahku…”

sulli datang dan sedih melihat mei. Onew segera mendekatinya. Onew hendak memeluk mei, mei melepasnya dan pergi.

“aku tak pantas menungguimu..!semuanya salahku!”

mei berlari sekencangnya bahkan ia sampai terjatuh.

*flashback

saat yesung pulang basah kuyup dengan payung ditangannya mei malah mengira ia habis main hujan.

“kenapa aku tak menyadarinya? Kenapa kau begitu bodoh?”teriak mei yang membuat para pejalan kaki heran.

Beberapa hari telah berlalu, yesung telah sadar dan paman dan mei-cilik telah pulang berlibur. Sulli selalu membujuk mei untuk menjenguk yesung sepulang sekolah tapi mei selalu menolak dengan alasan tak ingin mengulang kesalahan bodohnya untuk kedua kalinya. Di sekolah mei sangat terpojokkan oleh berita tentang kesalahannya. Wanita pengagum yesung pun selalu menghujat dan menerornya. Bahkan sekarang pun mei mulai menjauhi sulli dan onew , iya tak mau kejadian buruk terjadi pada sulli dan onew seperti yang dialami yesung.

Mei langsung pergi berjalan kearah rumah, ia  pun duduk berdiam diri di kamar yesung.

Saat itu seseorang terdengar membuka pintu, ternyata yesung yang telah keluar dari rumah sakit. Ia duduk di atas kursi roda karna fisiknya yang terbilang masih lemah. Mei yang tersadar langsung saja berdiri dan hendak meninggalkan kamar yesung dengan sigap yesung menari tangan mei dan memegangnya sangat erat. Mei berusaha melepasnya tapi ia tak juga bisa, ia malah menjatuhkan badannya kelantai.

“kenapa kau tak pernah menjengukku sama sekali? Apa kau…”

mei menangis, yesung berhenti bicara.

Yesung menarik mei untuk duduk diiatas kasur dan bertatapan langsung dengan yesung.

Yesung memeluknya agar mei merasa tenang. Mei melepas pelukannya ia malah memukul yesung berkali-kali, memukul lagi dan lagi.

“hei ada apa denganmu?”

mei terus saja memukulnya.

Yesung menangkap tangan mei.

“kau pikir ini tidak sakit apa?”

mei memukul yesung lagi dan kali ini yesung menahannya dengan kuat sehingga seolah-olah mei mencium pipi yesung.

Suasana berubah~~~

“hei… Kenapa kau menciumku lagi?”kata yesung.

“mwo?”kata mei dengan wajah memerah.

“lagi?kapan aku menciummu hah?”sambung mei sambil menghela nafas panjang.

“waktu itu?yang….”

“hahhhhh”potong mei

“kau yang duluan, kau tau? Gara-gara kau ciuman pertamaku tidak mengesankan sama sekali! Yang ku harapkan itu bukan kau”

“apa apa? Kau pikir aku mau kau menjadi ciuman pertamaku?

“apa? Pertama? Jangan merendah kau sudah mencium 1,2,3atau 20 atau…”

 

mohon komentarnya 😀 sekali lagi jangan silent reader :*

13 thoughts on “Hug Me Again! Chap 5

  1. seru jdnya ni ceritanya thor.oya penyakit yg diderita yesung mksud nya apa y? Yg hipotermia itu*dasar goblog*onew kog malah lari ke sulli? Td pas yesung nyelamatin mei feel nya dpt.lanjut thor.mian terlalu banyak cingcong akunya

  2. hm..banyak typonya author..tolong lebih diteliti lagi ya saat posting, soalnya kalo banyak typo jadi sulit nyerna ceritanya, ceritanya makin keren, tapi sayang typonya makin agak banyak juga ^^v peace author

    but you are daebak with your fanfic 😀

  3. […] ||| Genre: Romantic comedy, family, friendly ||| Length: chapter ||| Rating: Pg–16 ||| Disclaimer: Oc Dan Alur Hak Cipta Ada Pada Diri Dan Otak Saya. Sekali Lagi Castnya Hanyalah Milik Tuhan Semata Author Hanya Meminjam Nama |||Author : Nasonewi Halim (Choi Sangri ~ Park Mirin)||prev : part1, part2, part3,part 4,part5 […]

  4. otak ku sering kepleset neeh , Saeng…
    bisss banyak banget thypo nya
    jadi mesti baca ulang lagi….

    ceritanya baaaagguuuussss bangeeett………..
    Kapan Yesung maw bilang suka sm Mei……..
    Mei pasti galau…
    liat Onew lebih milih Sully….
    Sully suka sama Yesung….
    Mei…..suka Onew karna sahabatan sdh lama…
    tp Mei juga gak rela kl Sully mw ambil Yesung jugaaa….

    hhuuuuhhgghh……Meiiii…….pilih salah satuuu doong !

  5. Ahahahaha annyeong
    saya nie cuman reader nyasar *plaak.. geplaked author, idenya bagus, emang khujanan bisa kena hipothermia y??? Pngalaman pribadi prnah kna juga tp gk gra” khujanan, bguz bnget dech critanya

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s