[FF Freelance] Day By Day (Part 1)

Title                       : Day By Day (Chapter 1)

Author                  : @ulfahanum1

Main Cast            : Krystal Jung , Jessica Jung , Kim Jongin , Luhan .

Support Cast      :  Choi Sulli  , Oh Sehun

Rating                   : T

Genre                   : Romance , family , friendship

Length                  : Chapter

Disclaimer           : Annyeonghaseyo .  Joneun Ulfa Hanum imnida . Baiklah chingudeul , ini FF aku yang pertama jadi mohon maaf aja kalau misalnya banyak kesalahannya . Namanya juga manusia pasti bakalan berbuat kesalahan . Dan ini FF hasil karya sendiri , ga plagiat . Karena ini FF yang pertama , mohon kerjasamanya . Mohon diberikan sarannya .

Author Pov

Sudah hampir jam makan malam .  Krystal belum menampakkan dirinya dari tadi pagi . Segurat rasa kecemasan melanda Nyonya Jung dan Jessica yang merupakan kakak dari Krystal . Sedangkan rasa geram  sudah melanda Tuan Jung yang bosan dengan tingkah anak terakhirnya ini . Dia bungkam seribu bahasa menahan amarahnya .

Tak berapa lama kemudian , sesosok gadis yang daritadi ditunggu pun datang dengan menggunakan skinny jeans dan sweater rajut sepanjang lutut . Dan tidak lupa rambut panjang yang selalu digeraikannya . Entah mengapa dia lebih suka menggeraikan rambutnya daripada mengikatnya .
Krystal berjalan dengan biasanya dan melewati kedua orang tuanya dan kakaknya yang menunggunya sejak tadi . Tetapi tiba tiba tangannya ditangan oleh Tuan Jung . Mata Tuan Jung menampakkan kemarahan yang sangat tidak biasa .

“Darimana saja kau soojung ? apa kau tidak tahu waktu HA ? “ ucap Tuan Jung sembari menyuruh anak terakhirnya itu duduk .

Soojung merupakan nama asli dari Krystal , jadi tak jarang ada orang yang memanggilnya Soojung . Yang dimarahi hanya menatap datar Appanya dan langsung melepaskan genggaman Appanya yang cukup kuat .

“Waeyo ? Kau mencemaskan ku ? Aku sudah besar , kau tidak perlu mengawasi aku seperti anak kecil !” jawab Krystal dengan datar dan langsung pergi meninggalkan Appa , Umma dan Eonninya .

“YA !! Krystal kembali atau kau akan Appa .. “ ujar Tuang Jung yang kemudian langsung dipotong oleh Krystal

“Atau apa HA ? Mau mengusirku ? Aku tidak takut ! Apa perlu aku pergi sekarang juga ?!” ucap Krystal yang  tidak kalah keras .

“Appa , hentikan . Jebal , jangan marah marah lagi . Nanti sakit jantung Appa kambuh . Krystal , mandilah dan segera kebawah untuk makan !” ujar Jessica yang sudah mulai jenuh dengan pertengkaran Appa dan Dongsaengnya yang tidak akan pernah berhenti  jika tidak ada yang melerainya .

“Aku tidak akan makan ! Dan ingat , tidak usah memperdulikan aku ! “ jawab Krystal sambil melirik eonninya dengan sinis .

“Dan ingat jugalah , aku bukan Sica eonni yang bisa Umma dan Appa kekang ! Aku juga ingin hidup bebas seperti teman temanku . Aku bukan Sica eonni yang akan selalu pulang kuliah pada tepat waktunya . Aku bahkan juga mempunyai kegiatan yang lebih penting daripada berdiam diri dirumah seperti ini !!” ujar Krystal yang langsung pergi menuju kamarnya .

Suasana menjadi hening ketika mendengar perkataan Krystal yang tadi . Menurut  mereka itu sangat keterlaluan . Walaupun itu ada benarnya juga . Tiba tiba Sica berdiri sambil berpamitan untuk kekamar karena merasa jenuh dengan situasi yang hening dan mencengkram itu . Sica merasakan sakit hati yang mendalam karena telah menjadi pembanding oleh Krystal . Sebenarnya yang dikatakan Krystal itu benar , tetapi kenapa harus dia ?

Ketika  dikamar , Jessica menghempaskan badannya ke tempat tidur sembari mencari cari iphone diatas tempat tidur . Ketika telah mendapatkan iphone nya , dia langsung menggunakan earphone dan  menghidupkan lagu yang paling disukainya yaitu Life-SHINee

“Appo .. Hiks hiks” ujar Jessica lirih dan tak terasa matanya mulai memanas dan memaksanya untuk mengeluarkan cairan bening .

Setelah merasa cukup menenangkan dirinya , Jessica keluar kamarnya untuk menghampiri Appa dan Eommanya . Dia tidak enak hati karena harus berpamitan tadi tanpa alasan yang pasti . Tapi , dia juga ingin dekat lagi dengan adiknya . Dia beranikan pergi kekamar adiknya hanya untuk mengecek apa adiknya baik baik saja atau tidak . Karena tidak baik jika menahan rasa sakit hati sendiri .

Author Pov End

Jessica Pov

Kuberanikan pergi kekamar Krystal walaupun hasilnya pasti akan nihil . Krystal pasti hanya akan memandangku sinis .

“Ya tuhan , kenapa harus begini ? “ ujarku sembari berjalan menuju kamar Krystal .

Ketika Jessica masuk …

“Krys , gwenchana ?” Tanyaku hati hati .

“….” Tidak ada jawaban dari Krystal . Krystal masih berkutik dengan laptopnya .

Aku semakin mendekat ke adikku hingga aku duduk ditempat tidurnya . Aku perhatikan Krystal yang sibuk mengotak atik komputernya dan sesekali melihat sinis kepadaku . Bahkan terkadang dia berdecak karna jenuh jika harus bersama ku . 15 menit lamanya kami bungkam seribu bahasa . Sampai akhirnya Krystal memulai pembicaraan walaupun dengan sedikit kasar .

“Apa yang kau lakukan disini HA ? Apa kau tidak lihat aku sibuk dengan tugas tugas kuliah ku ?!”  ucap Krystal yang membuatku nyaris ingin menangis didepannya .

“Mian eonni mengganggu , eonni hanya ingin memastikan kau baik baik saja atau tidak . Hanya itu sajaa.” Jawab ku dengan cemas .

“Kau Tanya aku baik baik saja atau tidak ? Itu pertanyaan KONYOL . Aku sedang TIDAK baik baik saja . Sudahkan ? “ jawab Krystal dengan nada yang tinggi .

“Waeyo ? Apa kau sakit ?” Tanyaku lagi sembari ingin memegang dahi Krystal  namun tanganku  didorong kasarnya ketika hampir memegang dahinya .

“CIh , kau terlalu SOK perhatian kepadaku ! Sekarang KELUARLAH ! Aku muak dengan KAU !” kata Krystal yang membuatku tersentak dan lagi lagi sakit hati yang sangat mendalam .

“Ne~ Mianhae . Hiks hiks” dan tak terasa cairan bening  yang dari tadi aku tahan tahan keluar begitu saja .

Aku benar benar keluar kamarnya dan sesekali menghapus air mataku yang terus mengalir . Aku merasakan sakit hati yang sangat mendalam . Bahkan aku tidak menyangka Krystal akan menggertak ku dengan kasar seperti tadi . Ku langkahkan kakiku keruang tamu dimana Umma dan Appa sedang duduk disana . Masih terlihat sorot mata Appa yang menahan amarahnya . Aku duduk disofa yang berada didepan Umma dan Appa .

“Jess .” Umma memulai pembicaraan dengan kaku .

“Ne , waeyo Umma ?” Tanyaku sambil tersenyum kearah Umma .

“Appa menyuruhmu untuk mengikuti adikmu lagi ? Otte ?” Tanya Umma hati hati .

“Umma , Appa . Sudah berapa kali kalian menyuruhku untuk mengikuti Krystal ? Ini sudah yang keempat kali Umma Appa . Dan hasilnya pasti akan sama . Krystal tidak akan pernah kelayapan ketempat tempat seperti Club atau selainnya  . Ketika jam waktu kuliah habis , dia akan duduk ditaman sambil mengerjakan tugas kuliahnya . Atau jika dia punya waktu luang dia akan pergi ketaman belakang kampus yang ada danaunya dan duduk sendiri disana . Apa itu belum cukup membuktikan kalau dia tidak kelayapan seperti yang Appa pikirkan ?” ujarku terus terang karena sudah merasa bosan dengan perintah Appa yang itu itu saja .

“Tapi …” kata Appa yang langsung aku potong

“Tapi apa ? Jebal , percayalah kepadaku dan Krystal kali ini . Berikan kami kebebasan Appa . Kami ingin bebas juga Appa . Kami sudah dewasa . Kami bukan anak kecil lagi .”  pintaku karena merasa tertekan dengan appa .

“Shireo !” hanya itu jawaban Appa .

“Terserah !” ujar ku yang langsung bediri dan menuju kamar lagi .

Apa yang harus kulakukan ? gumam ku dalam hati .

Aku terus berjalan hingga sekarang aku sudah berada didepan pintu kamar Krystal lagi . Sebenarnya aku ingin membicarakan ini dengan baik baik . Tapi ketika aku masuk kekamar Krystal , aku melihat Krystal yang  sudah tertidur pulas tanpa memakai selimutnya . Aku berjalan mendekat kearah Krystal dan menyelimutinya . Karena aku tahu dia sering kedinginan karena selalu lupa memakai selimutnya . Kubereskan buku buku yang berserakan di tempat tidur dan meletakkannya di meja belajar Krystal . Dan Laptop Krytal juga aku letakkan diatas meja .

“Kau pasti lelah Krys . Tidurlah dengan nyenyak . Aku mencintaimu . Selamat malam . Chu~” ujarku yang berbicara sendiri dan mengelus ngelus rambut Krystal . Dan ketika akan keluar , aku mencium kening Krystal sebagai tanda maafku kepadanya .

Jessica Pov End

Krystal Pov

“Sepertinya itu Sica eonni yang diluar , aku harus pura pura tidur untuk menghindarinya . “ kataku dan menutup mataku untuk  berpura pura tidur .

Sica eonni menyelimutiku , dan membereskan buku buku ku yang berserakan dimana mana . Aku kaget ketika dia mengelus rambutku dan mengatakan bahwa dia mencitaiku walaupun setelah aku menggertaknya dengan kasar . Sebenarnya aku sangat menyayanginya . Namun sifat Appalah yang membuatku seperti ini . Membuatku dingin kepada semua orang . Bahkan kepada Eonniku sendiri .

Ketika dia sudah pergi dari kamarku , aku terjaga dari tidur pura pura ku dan memegang bekas ciuman eonniku . Tak terasa mataku mulai memanas dan suatu hal yang tidak ku inginkan terjadi . Air mata ku turun  begitu saja . Kupeluk lututku , dan kubenamkan kepalaku . Aku sesegukan karena tangisku .

“Eonni , mianhae . Aku juga mencintaimu . Sangat sangat MENCINTAIMU . Bogoshipoyo Jessica Eonni . Mianhae . Hiks hiks “ ujarku yang masih sesegukan .

Krystal Pov End

Keesokan harinya ..

Author Pov

Seperti biasanya , Jessica sedang menikmati sarapan pagi hanya bersama kedua orangtuanya . Tidak ada Krystal disana . Karena Krystal akan selalu sarapan diluar atau dikampus . Kadang Jessica selalu menyuruh Krystal untuk sarapan bersama . Namun , hanya tatapan datar yang selalu dilontarkan ke Jessica sebagai jawaban . Jessica sebagai Kakak merasa cemas dengan sikap adiknya yang kurang teratur dalam makan . Bisa bisa Krystal sakit maag . Hanya itu yang dicemaskan Jessica . Semua anggota keluarga menikmati makanannya .

Tiba tiba Krystal datang sambil membawa tas laptopnya . Sekarang Krystal tampak berbeda dengan pakaian kaus biasa serta memakai hotpants . Eonninya hanya tersenyum manis melihat Krystal . Dan tidak seperti biasanya Krystal membalas senyuman eonninya itu . Entah apa yang ada dipikiran Krystal saat ini .

“Umma , Sica eonni aku pergi dulu .” ujar Krystal seraya mengambil roti tawar .

Sica dan Ummanya yang kaget mendengar perkataan Krystal langsung tersedak . Mereka tidak menyangka Krystal akan berpamitan sebelum pergi kuliah . Padahal biasanya Krystal hanya akan memandang sinis keluarganya dan langsung pergi kuliah saja . Tapi kali ini dia tidak langsung pergi , melainkan berpamitan dengan Jessica dan Ummanya .

“Umma , apa kau dengar tadi ? Apa aku sedang mimpi ?” Tanya Jessica pada Ummanya .

“Ani sayang , kau tidak bermimpi .” jawab Ummanya dengan senyuman yang mengembang .

“Kenapa dia tidak berpamitan denganku ?” Tanya Tuang Jung yang disambut dengan jawaban dari Jessica .

“Molla , Umma aku pergi dulu ne ? Aku ingin menyusul Krystal . Annyeong .” ujar Jessica yang langsung pergi .

Author Pov End

Krystal Pov

Aku masih heran dengan sikap ku tadi , bahkan menurutku itu akan menimbulkan permasalahan baru lagii .

“Ottokhe ?” ucapku frustasi dan menghentak hentakan kakiku yang memakai sepatu converse berwana abu abu .

“YAAAA ! Tunggu .” kata seseorang yang asal suaranya dari belakang .

Ketika aku melirik kebelakang , ternyata itu Sica Eonni yang sudah sesak nafas karena mengajarku .

“Kajja , kita … berangkat.. sama sama. Hosh hoss ..” ucapnya yang membuatku kaget .

“Kajja” dia menggandeng tanganku sambil melemparkan senyum yang mengembang kesetiap orang yang memandangnya  .

Jarak antara rumah kami dengan kampus tidak terlalu jauh . Makanya aku dan Sica eonni akan selalu jalan kaki pergi kampus . Aku mengambil jurusan seni sedangkan Sica eonni jurusan design . Dia lebih suka mendesign daripada seni walaupun suaranya bagus . Ketika sampai dikampus , dia melepaskan gandengan tangannya dan langsung tersenyum kearah ku .

“Gomawo.” Ujarnya dan mengacak sedikit rambutku .

“Hmm” hanya deheman yang mampu kuberikan , karena aku sekarang sedang berusaha untuk tidak menanggapinya .

“Sampai bertemu dirumah saeng . Aku mencintaimu . Chu~” dan lagi , dia melakukan hal yang sama ketika malam itu . Ketika malam yang membuatku berubah deminya dan Umma .

Aku hanya bisa tersenyum tipis ketika dia pergi meninggalkanku . Dan saat di kampus aku akan menjadi Krystal yang dingin lagi kepada setiap seorang .

Disaat aku berjalan menuju danau belakang kampus  , sesosok namja bertubuh tinggi dengan wajah tampan dan senyum yang indah berdiri dihadapanku dengan tatapan seperti mengharapkan sesuatu .

“Waeyo ? Kau menghalangi jalanku . Minggir !” ujarku menyuruhnya untuk minggir .

Namun hanya senyuman indah saja yang diberikan kepadaku .

“Apa kau kurang kerjaan ? Minggirlah !” ujarku lagi dengan nada yang sedikit keras dan eksperesi muka yang geram .

“Kau tidak mengenaliku ?” Tanya namja itu kepadaku .

“Cih , kau ?” tanyaku balik dan hanya respon anggukan yang diberikannya .

“Hemmm,…..” aku masih mencoba berfikir tentang namja dengan senyuman indah ini .

“Otte ?” tanyanya lagi dengan tidak sabaran .

“…….” Tidak ada jawaban yang kuberikan kepada namja itu karena aku masih berfikir

“Heii.” Ujarnya dan menggerak gerakan tangannya didepan mukaku .

Aku yang frustasi dengan berfikir siapa namja ini , hanya menatapnya sinis .

“MOLLA ,  Aku tidak mengenalimu ! “ jawabku sambil melewatinya yang hanya bengong dengan jawabanku .

“Hah ? Bagaimana bisa dia melupakan ku secepat itu ? Paboya . “ ucap namja itu dengan frustasi .

Flashback

Seorang namja tengah memperhatikan gadis yang berjalan menggunakan earphone ditelingnya . Gadis itu hanya berjalan sambil menunduk dengan ekspresi datar . Ditangan gadis itu terdapat tas laptop yang selalu dibawa gadis itu kemana mana . Gadis itu terus berjalan dibawah terangnya cahaya rembulan . Ketiga gadis itu akan menyebrangi jalan , gadis itu tidak melihat ada motor yang sedang ngebut ngebutan ditengah jalan yang hampir menabraknya .

Namun , sesosok tangan menarik gadis itu ketepi jalan . Gadis itu hanya diam seribu bahasa ketika melihat sesosok namja tengah memeluknya .

“Agassi , gwenchana ?” Tanya namja itu dengan nada khawatir sambil menggoyang goyangkan badan gadis itu .

“YAAA !! Apa yang kau lakukan haa ? Aku ingin menyebrang , kenapa kau malah menarik ku kembali ke tepi jalan ! Cih ! “ jawab gadis itu sambil melepaskan earphone yang terpasang ditelinganya .

“YAAA ! kenapa kau memarahi ku HAH ? apa kau tidak melihat tadi ada motor yang akan menabrak mu ? Sudah untung aku bantu . Berterimakasih lah sedikit .” ujar namja itu tak kalah keras dari Krystal yang ternyata gadis yang ditolong namja itu .

“Jeongmal ? Gomawo .” jawab Krystal cuek dan memasang earphonenya dan langsung menyebrang meninggalkan sesosok namja yang hanya bengong melihat tingkah Krystal .

“Aneh .” ucap namja tadi dan langsung pergi menggunakan motor spot yang diparkirnya tidak jauh dari tempat dia melihat Krystal dan menyelamatkan Krystal .

Flashback End

“Benar benar namja aneh . “ dengus Krystal sambil melirik sedikit kebelakang kearah namja yang menghalanginya .

“Hei Krys . “ sapa seseorang dengan senyum manis yang sukses membuat krystal kaget .

“Omo . Sejak kapan kau disana Sulli-ya ?” Tanya krystal yang kaget . Seseorang yang menyapa krystal tadi , hanya tersenyum sambil merangkul dan menarik sahabatnya .

“Oddi ? Kenapa kau seperti ini Sulli-ya , menarik narik ku seenak jidatmu !” Tanya krystal dengan nada kesal .

Sulli hanya menunjuk kearah namja yang tadi berdiri bersama namjachingunya Sulli . Dan itu sukses membuat krystal kaget lagi . Krystal langsung melepaskan rangkulan Sulli dan mencoba mencari alasan agar dia tidak bertemu dengan namja tadi .

“MWO ? Shireo !” ujar krystal , Sulli menatap krystal dengan curiga karena tidak seperti biasanya krystal seperti ini .

“Waeyo ? Kajja temani aku menemui Sehun dan chingu nya . Jebal . “ ujar Sulli dengan Puppy eyesnya , namun tidak akan pernah berhasil untuk Krystal .

“Mian Sulli , aku ada kuliah tambahan pagi ini . Jadi aku tidak bisa menemani mu . Dan pulang kuliah nanti kau jangan menungguku , aku akan langsung pulang . Aku sedang tidak mood harus bertengkar dengan appa ku setiap aku pulang telat . “ jawab krystal dengan sedikit nada sedih yang dibuat buat . Sebenarnya , krystal tidak ada jadwal kuliah pagi , tapi itulah cara satu satunya yang bisa membuat sulli tidak mengajak krystal .

“Aaah , Ne~ . Aku mengerti . Kalau begitu , aku kesana dulu .” sulli melangkahkan kakiknya kearah namjachingunya dan kemudian berbalik kearah krystal dan melambaikan tangannya .

Krystal membalas lambaian tangan sulli  dan langsung berlari ketempat dimana dia akan menghabiskan waktunya menunggu jadwal kuliah yang akan dimulai satu jam lagi . Krystal ke danau , tempat sepi yang akan membuang permasalahan permasalahan yang dialami krystal .

Krystal Pov End

 

Author Pov

“Hei Kim Jongin .” ucap seseorang dari arah belakang sambil memukul pundak Jongin yang biasa dipanggil Kai .

“Ah , ne Sehun . Kau sudah lama ?” Tanya Jongin kepada Sehun .

“Baru saja , apa yang sedang kau perhatikan Jongin ?” Tanya Sehun balik yang membuat Jongin harus menjelaskan pada Sehun sahabatnya .

“Aku tadi bertemu dengan gadis yang aku selamatkan tadi malam . Tapi dia sepertinya tidak mengenaliku . Padahal aku ingin mengajaknya berkenalan . Aahh , sial sekalii !” jelas Jongin panjang lebar dan mengacak acak rambutnya Frustasi .

“Apa dia cantik ? Apa kau menyukainya ? “ Tanya sehun yang penasaran dengan gadis yang diceritakan Jongin .

“Dia cantik , namun dia terlalu cuek dengan orang asing . Tadi aku sudah menghalanginya yang akan pergi ke danau belakang itu . Tapi dia hanya mendorong badanku dan langsung berlari . Aku benar benar bodoh Sehun-ah karena tidak bisa menahannya . “ ujar Jongin lagi dengan nada kesal dan sedih .

Tiba tiba sesosok gadis , tepatnya Sulli yeojachingunya Sehun datang dan menyapa Jongin dan Sehun yang sibuk menceritakan gadis yang diselamatkan Jongin tadi malam .

“Annyeong .” Sulli berdiri disebelah Sehun dengan senyuman yang tidak pernah tinggal .

“aaah , annyeong . Apa kau sulli yeojachingunya Sehun ?” tanya Jongin dan membalas sapaan Sulli dengan senyuman yang tak kalah indah .

“Ne~ . Choi Sulli imnida . Bangeupsimnida Jongin Oppa . Sehun banyak menceritakan tentangmu kepada ku .” Sulli memperkenalkan dirinya seraya berjabat tangan dengan Jongin .

“Jeongmal ? Kau sangat cantik sulli . kekeke~” rayu Jongin yang sukses mebuat pipi sulli merah karena malu . Dan juga membuat pipi Sehun merah karena menahan amarahnya .

“YAA ! Kenapa kau tidak memanggilku Oppa juga sulli-ya ? Aku juga ingin . Dan kau Jongin , kau jangan mencoba merayu yeoja ku . Atau kau akan mati ditanganku . “ ujar Sehun yang kesal kepada Sulli dan mengancam Jongin .

“Ne ne ne . Aku akan memanggilmu Oppa chagiya . “ jawab Sulli dengan senyum indahnya .

“cih , aku akan menjadi setan saja kalu berada diantara kalian ini .” umpat Jongin yang kesal dengan couple yang sedang bemesraan didepannya .

“Makanya , cari pacar dong .  Tapi , menurtku wajah pas pas an gitu siapa yang mau . “ jawab Sehun cuek .

Jongin mulai geram dan ingin memukul Sehun . Namun sehun mengetahui kalau Jongin akan memukulnya . Sehun langsung lari disekitar taman menghindari pukulan Jongin . Sulli yang melihat tingkah Sehun dan Jongin hanya tertawa karena baru sekali ini dia melihat pria yang didepan sulli bersikap dewasa bisa saja suatu saat menjadi anak kecil yang menggemaskan .

Seoul , 17.00 PM

Krystal memasuki kawasan rumahnya yang indah dan megah itu . Dia berjalan sambil menghadap kebawah dan mendengarkan earphonenya . Ketika sampai didepan pintu rumah , dia membuka pintu itu dengan pelan sekali . Krystal melanjutkan perjalanannya menuju kamarnya dengan lunglai . Ketika Krystal melewati Ruang keluarga , krystal melihat Jessica sedang sibuk dengan kain kain dan benang benang yang berserakan dimana mana . Jessica sedang sibuk mendesign bajunya untuk tugas terakhirnya sebelum Lulus kuliah . Saking sibuknya , dia tidak menyadari bahwa adiknya sudah pulang dan sekarang sedang memperhatikan Jessica . Krystal berjalan pelan pelan mendekati kakaknya , dia bermaksud ingin mengagetkan kakaknya .

“Eeonnniiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii!!!!” teriak krystal yang sontak membuat Jessica kaget dan melukai tangannya sendiri dengan jarum yang ada ditangannya .

“Omo , Awwww .. “ ujar Jessica karena menahan sakit ditangannya .

“Eonni , mian aku tidak sengaja . Sini berikan tangan mu .” ujar krystal dan menarik tangan Jessica dan memasukkannya kedalam mulutnya . Krystal menghisap darah yang keluar tadi sampai darahnya tidak keluar . Krystal merasa bersalah karena telah melukai kakaknya sendiri .

“paboya krystal !” umpat krystal dalam hati .

Krystal juga memberikan betadine ketangan Jessica agar lukanya semakin membaik . Setelah selesai mengobati tangan Jessica , Krystal duduk disebelah Jessica sambil membereskan kain kain yang berserakkan .

“Gomawo saeng .” Jessica tersenyum kearah Krystal dan langsung dibalas Krystal .

“Ne eonni . Mian aku tadi tidak tahu kalau eonni sedang memegang jarum .” sesal Krystal yang masih merasa bersalah .

“gwenchana , ya sudah , kau pergilah mandi dan siap siaplah untuk makan malam . Kau makan malam bersama kami kan ?” tanya Jessica yang ditanggapi Krystal dengan anggukan .

Krystal bergegas kekamarnya untuk mandi dan bersiap siap untuk makan malam bersama Jessica , Nyonya Jung dan Tuang Jung .

Diruang Makan ..

Keluarga Jung sudah berkumpul diruang makan termasuk Krystal . Tuan Jung merasa senang dengan perubahan Krystal yang berangsur sedikit demi sedikit . Jessica sembari tadi sibuk meletakkan makanan yang dimasak Nyonya Jung kepiring Krystal . Krystal hanya bisa menerima dengan pasrah , walaupun dia juga rindu dengan masakan Nyonya Jung yang enak dan menggiurkan .

Makan malam pun dimulai , semua hanya diam dan menikmati makannya sendiri sendiri sampai suara Nyonya Jung memecahkan keheningan yang cukup lama .

“Otte Soojung ? Apa masakannya enak ?” tanya Nyonya Jung dengan antusias .

“Enak Umma , ini sangat enak .” jawab Krystal yang membuat Nyonya Jung senang bukan kepalang . Nyonya Jung benar benar rindu dengan suasana yang seperti terjadi saat ini . Suasana dimana dia bisa berada disatu meja makan bersama suami dan kedua anak gadisnya lagi setelah beberapa bulan terakhir .

Ketika makan malam selesai , Krystal memutuskan untuk kembali kekamar karena tadi Sulli mengirimi pesan kepadanya .

 

 

Flashback

From  : Choi Sulli

Yaa ! Jung Soojung , nanti aku akan menelfonmu karena ada sesuatu yang akan aku ceritakan .

Krystal membalas pesan dari sahabatnya itu sebelum dia pergi keruang makan dan meninggalkan handphonenya dikamar .

 

To : Choi Sulli

Ne , nanti biar aku yang menelfonmu . Sekarang aku akan makan malan bersama keluargaku .

Flashback End

“Kau akan kemana Soojung ?” tanya Nyonya Jung yang memperhatikan Krystal akan pergi kekamar .

“Aku ingin kekamar , tadi temanku mengirimi pesan agar aku menelfonnya . Jadi , mian aku harus kekamar dulu Umma .” jelas Krystal yang hanya dianggapi anggukan oleh Ummanya .

Kamar Krystal

“Diman hp ku ? bukankah tadi aku meletakkannya diatas meja ? Aaah , ayolah .” umpat Krystal yang frustasi karena lupa dimana meletakkan hapenya .

“aah , akhirnya ketemu .” ujar Krystal senang karena menemukan Hpnya yang berada dibawah bantal tidurnya .

Tanpa basa basi lagi , krystal mencari nama sulli dikontak hapenya dan langsung menekan tombol warna hijau yang mengartikan memanggil . Tidak beberapa lama kemudian , terdengar suara sahutan dari sulli .

“Yeoboseyo .” ucap sulli dengan nada lembut .

“Ini aku soojung , waeyo ? kau ingin menceritakan apa eoh ? Ppali ceritakan !” ujar Krystal yang tak sabaran dengan cerita Sulli . Krystal pergi keluar kamarnya tepatnya balkon kamarnya dan duduk diluar sambil menikmati semilir angin dan cahaya rembulan .

“Tadi aku bertemu dengan temannya sehun. Dan kau harus tahu soojung-ah dia itu sangat tampan . Aaah , senyumnya benar benar indah soojung-ah .” cerocos sulli panjang lebar .

“Lantas ? apa urusannya denganku ? “ tanya krystal balik yang tidak mengerti dengan pembicaraan sahabatnya .

“dia lajang soojung-ah .” ujar sulli lagi dan hanya tanggapan yang seolah tidak mengerti yang diberikan Krystal .

“Itu bukan urusannku . Apa kau menyuruhku menelfonmu hanya untuk ini ? Cih , ini membuat pulsaku terkuras banyak sulli .” umpat Krystal pada sulli .

“kekeke , tentu saja tidak . Kalau begitu besok saja aku jelaskan padamu , aku ingin menelfon Sehun saja kalau begitu . Terimakasih telah menyempatkan menelfonku . Good Night nae chingu . Biip “ belum sempat Krystal membalas ucapan sulli , panggilan itu telah ditutup saja oleh sulli . Krystal sangat geram dengan tingkah sulli yang seenak jidat mematikan telfon .

“Cih , Choi Sulli kau benar benar membuat ku geram .” geram Krystal sambil meletakkan hapenya diatas meja yang disediakan di balkon kamarnya .

10 menit berlalu , Krystal masih sibuk menikmati semilir angin dan cahaya rembulan yang menerangi malam itu . Krystal sesekali menutup matanya dan menghirup udara malam . Krystal bahkan tidak mengetahui bahwa ada sepasang mata yang sedang mengamatinya saat itu . Siapa lagi kalau buka Kim Jongin yang kebetulan tinggal dirumah yang ada didepan rumah Krystal . Semakin malam cuaca semakin dingin , sesekali Krystal menggesekkan kedua tangannya agar menjadi hangat .

Tiba tiba Jessica datang sambil membawa 2 buah cangkir yang berisi coklat panas . Jessica duduk dibangku kosong sambil memberikan 1 coklat panas kepada Krystal . Krystal menerimanya dengan lapang dada karena sudah lama tidak merasakan coklat panas buatan kakaknya .

“Ini saeng , minumlah . Kau pasti kedinginan .” Jessica memberikan coklat panas ke Krystal .

“Ah , gomawo eonni .” ujar Krystal dan mengambil coklat panas itu dan meneguknya .

Mereka bahkan terlihat tertawa bersama dan tersenyum menceritakan sesuatu hal yang tidak diketahui Jongin yang sedang memperhatikan mereka berdua .

Author Pov End

Jongin Pov

“Bagaimana bisa dia tertawa seperti ituu ? Bahkan didepan ku dia seperti seseorang yang sendirian saja .“  ujarku yang kadang juga tersenyum melihat gadis itu walaupun aku tidak mengenalinya .

“Omo , senyumnya . Bukankah itu senyum yang indah ? Kenapa dia tidak pernah tersenyum kesemua orang ?” tanyaku yang masih sibuk memperhatikan gadis yang tinggal didepan rumahku .

“Dia sepertinya sangat akrab dengan eonninya . Mereka sangat mirip . Hanya saja sifat mereka yang mungkin berbeda .” ucapku lagi sambil meneguk cappuccino buatanku sendiri .

Gadis yang tengah kuperhatikan tiba tiba masuk kekamarnya dan menutup tirainya . Aku benar benar menyesal karena hanya mampu memperhatikannya dari jauh saja .

“Aku harus bisa berkenalan dengannya besok . Bukankah masih banyak waktu untuk berkenalan dengannya ? Fighting Kim Jongin . Kau pasti bisa .” geramku dengan nada sedih dan juga menutup tirai kamarku untuk tidur .

Jongin Pov End

Author Pov

Pagi cerah mulai menyapa penduduk kota Seoul , sama halnya dengan kediaman keluarga Jung . Jessica dan Krystal keluar dari kamar berbarengan . Mereka berjalan kearah ruang makan untuk sarapan pagi bersama . Namun diruang makan tidak ada Nyonya Jung dan Tuan Jung yang biasanya jam segitu sudah ada diruang makan . Krystal dan Jessica duduk dikursi yang disediakan diruang makan . Mereka sibuk mengolesi roti dengan selai kesukaan mereka masing masing . Walaupun mereka tinggal dirumah yang megah dan indah , tapi mereka tidak memiliki pembantu . Karena menurut Nyonya Jung , jika ada pembantu maka Nyonya Jung pasti tidak akan punya kerjaan dirumah selain hanya menonton atau arisan .

“eonni , kemana Umma ?” tanya Krystal kepada Jessica yang masih sibuk dengan rotinya .

“Ne ? Molla , eonni juga tidak tahu saeng . Makan saja dulu roti mu . Mungkin Umma dan Appa telat bangun .” jawab Jessica asal asalan karena tidak tahu pasti Umma dan Appanya kemana .

Kring..Kring..Kring

Telfon rumah berbunyi , Jessica hanya mentap adiknya bermaksud menyuruh Krystal mengangkat telfon . Tapi Krystal seolah tidak mengerti dengan tatapan Jessica . Jessica mulai geram dengan Krystal yang berpura pura tidak mengerti dengan tatapan Jessica .

“YAA ! Krystal , angkat telfon sana .” umpat Jessica kepada adiknya .

“SHIREO ! Angkat saja sendiri . “ jawab Krystal yang tak mau kalah dengan Eonninya .

“Aku sedang malas untuk mengangkat telfon . Ppali !” Jessica mulai memohon mohon kepada adiknya .

“Shireo . Pergilah eonni . Kasihan yang menelfon .” Krystal mulai ber-puppy eyes kepada eonninya . Dan itu membuat hati Jessica luluh .

“Jinjja , Ne ne ne !” Jessica berjalan kearah telfon dengan lunglai .

Jessica meraih gagang telfon dan menetralkan suaranya yang berpura pura ramah . Krystal yang menatap Jessica hanya bisa terkekeh kecil melihat Jessica yang seperti itu .

“Yeoboseyo.” Ucap Jessica dengan ramah .

“Sayang , ini Umma . Mian Umma tidak beritahu kamu dan Krystal . Tadi pagi Umma dan Appa harus berangkat ke San Fransisco karena perusahan Appa sedang ada masalah . Umma terpaksa harus ikut karena siapa yang mengurus Appa jika Appa pergi sendiri . Tadi pagi ketika Umma pergi kekamar mu untuk berpamitan , kamu masih tertidur pulas . Jadi umma tidak tega membangunkan mu . Mian ya sayang .” jelas Nyonya Jung panjang lebar tentang keberangkatannya tanpa memberitahu kedua anaknya .

“Ne ? Jadi Umma sekarang di San Fransisco ? ahh , baiklah Umma . Berapa lama Umma dan Appa disitu ?” tanya Jessica sambil memberi isyarat kepada adiknya untuk mendekat kepadanya . Krystal menuju kearah Jessica dan sedikit menguping tentang pembicaraan Umma dan Eonninya .

“Heem , mungkin 3-5 bulan sayang . Kamu dan Krystal bisa jaga rumahkan ? Oh iya , kata Appa jaga Krystal baik baik . Jangan sampai sakit atau selainnya . Kamu kan anak tertua jadi harus bisa menjaga adiknya .” ujar Nyonya Jung yang hanya ditanggapin oleh Jessica dengan deheman . Krystal yang mendengar hal itu hanya bisa membekap mulutnya sendiri karena saking senangnya . Jessica menatap adiknya dan juga menggigit ujung bibirnya karena menahan senangnya .

Setelah beberapa lama menelfon . Akhirnya Nyonya Jung mengakhiri pembicaraannya dengan Jessica sambil menitip salam rindunya untuk Krystal . Krystal menerima salam rindu Nyonya Jung dengan senang hati . Gagang telfon telah diletakkan ditempatnya . Jessica memeluk adiknya karena senangnya dan sebaliknya juga Krystal . Krystal dan Jessica berpelukan sambil lompat lompatan . Akhirnya untuk beberapa bulan kedepan mereka bisa bebas dari kekangan Appanya .

“Kajja , kita berangkat kuliah Krys .” ujar Jessica yang ditanggapi krystal dengan anggukan .

Mereka berdua berjalan kearah kampus sambil bergandengan tangan . Mereka sangat senang sekali . Mereka sesekali tertawa kecil karena mengingat masa kecilnya yang menggemaskan . Dan lagi , untuk kesekian kalinya Jongin sedang memperhatikan Krystal dengan mengendarai motor spotnya pelan pelan agar bisa mengikuti Krystal .

Sesampainya dikampus , Jessica dan Krystal berpisah untuk menuju ruangan kampusnya masing masing . Krystal juga minta izin kepada Jessica kalau dia akan pulang telat karena akan mengerjaakan tugas kuliah di danau belakang kampus .

“Heem . “ Jessica hanya memberi isyarat agar tidak pulang kemalaman .

“Arraso , aku tidak akan pulang kemalaman eonni . Jam 6 aku akan sampai dirumah .” cerocos Krystal sambil memanyunkan bibirnya  .

Jessica terkekeh kecil mendapati adiknya tengah memanyunkan bibirnya . Menurutnya itu sangat lucu . Karena jarang sekali Jessica melihat Krystal cemberut seperti tadi .

“Yasudah krys , eonni pergi dulu . Annyeong . Chu~ . ” dan lagi , Jessica mengecup kedua pipi Krystal sambil berlari kecil menjauhi adiknya .

Author Pov End

-TBC-

Gimana chingudeul ? Mohon komentarnya . Kalau ga suka jangan di bash ya . Sekali lagi mohon komentarnya . Dan oh iya , jangan jadi silent readers yaa . J

17 thoughts on “[FF Freelance] Day By Day (Part 1)

  1. Uwaaaa fighting Kaaaii semangat untuk meraih cintamu ya ‘-‘b
    Oh iya itu posternya ada Luhan tapi blm muncul di part ini yaa ‘-‘ jadi penasaran posisinya Luhan itu ntar jadi pacarnya Sica apa yg ngejar2 Krystal? aahh Molla~
    Baca next partnya aja deh :3

  2. Alurnya bagus banget >a<
    Cuman menurutku jangan pakai kata hape, mungkin seperti handphone gitu. Kurang enak dibaca gitu, tapi sisanya bagus kok! Maaf ya kalau kritikanku kurang berkenan di hati author(?)

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s