Just Choose One, girl ! [Episode 1]

PO for JCOG

Tittle : Just Choose One, girl !

Author : Song Mi

Main Cast: Nickhun Horvejkul, Ok Taecyeon, Jang Wooyoung, Lee Junho, Hwang Changsung, Kim Junsu & Kim Min Ah (OC)

Support cast: JB, JR, dll.

Genre: Romance, Friendship

Length: Continue

Rating: General

Disclaimer: Ini hanya setitik kecil dari karya tulisan tangan saya. Mohon maaf apabila ada kesamaan jalan cerita/ yang lainnya, karena saya tidak memplagiat dari manapun. Ini tulisan perdana saya disini, mohon maaf dengan masih banyaknya kekurangan.^^

~oOo~

[Just author’s point of view]

Suasana di sebuah restaurant ini tak begitu ramai, namun terlihat sepasang adik kakak sedang makan di meja paling sudut.

“Kau itu suka apa kelaparan?” Tanya sang kakak, pria. Namun ternyata sang adik tak menggubrisnya hanya terus menjejalkan makanan ke mulutnya. Sang kakak pun hanya mampu geleng-geleng kepala.

“Yak, Kim Min Ah,!!” Sang kakak pun sudah tak sabar lagi pada adiknya itu.

“Mwo~ya , Kim Junsu!?!?!?” kata Min Ah begitu cuek, yang disambung dengan suapan nasi ke mulutnya.

“Yak, kau ini tidak sopan sekali.! Cepat ceritakan ! katanya mau curhat !” Kata Junsu.

“Aku zz…ditembak..zz Sunbae Nickhun menembakku” katanya dengan mulut yang penuh.

Junsu hanya membulatkan matanya, sebenarnya ia tidak begitu kaget. Merujuk pada Nickhun yang masih rekan satu kelompoknya itu sering gonta-ganti cewek. Jadi, gak salah juga kalau adiknya yang baru pindah dari USA itu langsung ditembak, maklumlah cantik.

“Terus? Apa kau menerimanya?” Junsu penasaran.

“Belum. Makanya aku mau cerita sama oppa kan aku belum tahu dia kayak gimana?” ujar Min Ah yang terus melanjutkan kegiatan mengisi perutnya itu.

“Dia sering gonta-ganti cewek” ujar Junsu kemudian, seketika.

“Terus, dia juga ngajak aku keliling Seoul satnight nanti, tapi aku takut dibawa kabur.. soalnya aku udah lupa sama daerah-daerah di Seoul” lanjut Min Ah.

“Mending jangan deh..” Junsu berkata pelan.

“Waeyo?”

“Pasti di bawanya ke diskotik, kamu mau? Meski kamu gak suka minum, kalau sama dia pasti kegoda loh… dia itu peminum” Jelas Junsu.

“Jinjjayo? Ah, sayang sekali.. padahal dia tampan, hushh..” kata Min Ah , nampak sedikit kecewa yang langsung mengembungkan pipinya.

“Kamu suka ya sama dia?” goda Junsu.

“err, cuman suka gantengnya sih..” Min Ah jujur.

“Kalau yang ganteng seh banyak! Nanti deh dikenalin sama temen-temen kelompok, cause semuanya ganteng-ganteng” lontar Junsu begitu bangga

“Berarti oppa paling jelek dong?” Min Ah begitu polos.

“err -______- makanannya bayar sendiri ya” Junsu mengancam.

“Ehehe, ih, oppa kan oppaku paling ganteng seantero dunia” ucap Min Ah sangat dibuat-buat.

———————————————————————–

Tomorrow, morning

“Eomma, kami berangkat dulu”pamit Junsu yang diekori Min Ah.

“Ne, hati-hati, Min Ah bisa pulang sendiri?” eomma Khawatir.

“Bisa eomma! Aku sudah menghafal bisnya!” ujar Min Ah begitu semangat.

Ini hari pertama Min Ah sekolah di kampus barunya, setelah pindah dari USA. Ia belum mengenal siapapun. Namun sebelumnya, ia sudah mengenal Nickhun karena menjemputnya ketika di bandara bersama Junsu. Begitulah Min Ah bisa mengenal Nickhun sampai-sampai Nickhun menembaknya seketika.

Selama perjalanan di mobil, Junsu ingin sekali memakai earphone dan mendengarkan musik yang begitu keras. Kini penyakit bawelnya Min Ah kambuh, ia terus terus bertanya mengenai kampus.

“Terus opp-“ ucapan Min Ah terputus

“Nanti juga kau akan mengetahuinya sendiri ! aku pusing menjawab pertanyaanmu !” Junsu pasrah.

Min Ah hanya mampu mencondongkan bibirnya.

Tak terasa, akhirnya mereka tiba di kampus. Ketika memarkirkan mobil, telah nampak 4 orang pria tampan berawak tinggi.

Ketika turun dari mobil, Min Ah hanya mengenali Nickhun diantara 4 orang itu.

“Eh, Hi Min Ah !” sapa Nickhun dibarengi dengan highfive.

“Hi oppa…” balas Min Ah begitu lembut.

“Em, Hi, Ok Taecyeon” ujar salah seorang pria yang langsung menjulurkan tangannya.

“Kim Min Ah,” balas Min Ah. Taecyeon tak melepaskan jabatan tangan itu,

“Eh, sudah-sudah giliran aku” potong pria yang lainnya.

“Aku Lee Junho” Dengan sama, mengulurkan tangannya, namun naas bagi Junho yang langsung ditepis Chansung

“Aku Hwang Chansung” dengan uluran tangannya. Min Ah hanya membalas jabatan tangan itu dan tersenyum melihat pria-pria ini yang diclaim teman-teman kelompok kakaknya yang ganteng nian.

“Ah, kalian ini.. awas saja ya kalau saling merebutkan adikku” pesan Junsu, “dia sudah ditembak Nickhun” lanjutnya begitu frontal,

Semuanya melongo, Nickhun hanya mampu menggaruk bagian belakang kepalanya yang tidak gatal nyatanya sambil nyengir. Sementara Min Ah tersipu, mengapa harus?

“Ah, benarkan dugaanku, dia sudah tahu namanya lebih dulu, pasti sudah dia tembak” sungut Chansung.

“Ah, dasar si Nickhun mendahului start saja” Taecyeon menjitak kepala Nickhun kemudian.

Sementara Junho hanya bisa manyun.

“Ah, sudahlah ayo kita ke kelas masing-masing” Junsu menengahi.

“Ok ! Let’s go !” Nickhun begitu bersemangat.

“Ehh.. ehh ehh,, si Wooyoung kemana?” Junsu baru sadar formasi kelompoknya gak sempurna.

“Sakit” balas Junho singkat dan langsung lurus jalan tanpa berhenti atau berbalik.

Sepanjang koridor mereka ditatapi setiap pasang mata. Nickhun, sang leader dari kelompok ini memimpin di depan, namun bedanya sekarang, ia mengapit Min Ah bersama Junsu. Sedangkan Taecyeon, Chansung, dan Junho mengekor.

—————————————————————

Sementara di kelas Min Ah, ia sekelas dengan kelompok yang terdiri dari 8 wanita dan 2 pria. Tidak seperti kakaknya diantara 10 member kelompok, terdapat 4 wanita, yang membuat wanita itu sangat genit kepada pria sekelompoknya.

Min Ah begitu bersahabat dengan 2 orang pria di kelasnya, berbeda dengan teman-teman wanitanya yang begitu menatapnya sinis. Meski, masih ada Hae Jin yang pendiam yang hanya tersenyum pada Min Ah.

JB dan JR, kedua teman itu, yang nampaknya akan menjadi sahabat Min Ah di kelompok.

Hingga akhirnya jam mata kuliah hari ini berakhir.

“Eh, Min Ah?” JB ragu.

“Waeyo, JB?” Min Ah seketika berbalik.

“Kamu adiknya Junsu subaenim??” tanya JR kemudian.

“Ne” jawab Min Ah begitu bangga. “Mari kita pulang bersama !” lanjut Min Ah

“Mengapa tidak bersama kakakmu?” tanya JB.

“Jadwal belajar kelompok kakakku kan sampai sore nanti, lagian aku bisa pulang naik bis kok” jawab Min Ah.

“Ah, baiklah ayo kita pulang bersama !” ajak JB.

“Ayo !” sahut Min Ah bersemangat.

“Bye..!! hati-hati di jalan” ujar JR.

“Memangnya gak akan pulang bareng ya?” tanya Min Ah.

“err, ini.. anu.. mau beli buku dulu” JR mengelak.

“Ah, sudahlah Min Ah, dia bohong, dia mau berkencan sama Hae Jin” tutur JB, Min Ah mengerutkan keningnya tak menyangka kalau Hae Jin yang pendiam itu sudah pernah berkencan.

———————————————————————-

“JB, kakakku di kampus memang seperti apa sih? Kok tadi aku jalan bareng kelompok kakakku, semuanya pada ngelihatin?”tanya Min Ah sambil mengemut lollinya.

“Kelompok kakakmu itu sangat terkenal di kampus. Semua cewek pengen jadi pacar mereka, tapi cuman Nickhun sunbaenim, yang sering mengencani wanita” tutur JB, yang duduk disampingnya.

“terbukti” Min Ah bergumam.

“mwo?”

“Ani, berarti terbukti bahwa kakakku tidak bohong. Nickhun oppa itu emang playboy, ah sudah bulat keputusanku buat nolak dia” Min Ah begitu frontal, padahal ini di bis.

“Mwo!? Nolak? Ditembak Nickhun sunbaenim?  Bukannya kamu baru masuk sekolah hari ini ya? Dan kamu ada USA semenjak 10 tahun lalu?”

“Ne, kita baru saja kenal ketika Nickhun oppa menjemputku di bandara bersama kakakku” tukas Min Ah.

“Oh… kamu sudah mengenal semua anggota kelompok kakakmu?” tanya JB lagi.

“Belum sih, aku belum bertemu dengan yang namanya Jang Wooyoung, tapi katanya dia yang paling terkenal” jawab Min Ah, “jadi penasaran” lanjutnya.

“Ne, dia paling terkenal, karena satu-satunya yang belum pernah mengencani wanita” lontar JB.

“menarik” Min Ah tersenyum, entah mengapa ?

“Min Ah, bukannya kamu harus turun di halte depan ya?” JB kemudian,

“Ah, ne, duluan ya JB, see you tomorrow” pamit Min Ah

“See you too”

——————————————————————-

Nampaknya Min Ah begitu senang hari ini, merujuk dia tidak menulis status ‘bad mood’ yang rutin ia tulis biasanya.

Tok .. Tok, seseorang mengetuk pintu kamarnya, Min Ah segera berlari untuk membukakan pintu.

“Eh, oppa.. ada apa?” tanya Min Ah

“Sibuk nggak? Kalau gak, mau diajak jenguk seseorang” ajak Junsu.

Min Ah cepat mengangguk, ia senang kalau diajak keluar rumah dengan kakaknya.

—————————————————————

“Katanya jenguk di rumah sakit, kok belok ke apartemen sih !?” Min Ah bawel.

“Jemput dulu si Junho”

“cih, merepotkan saja. Bukannya pergi sendiri” Min Ah bersungut.

“Dia tidak bisa mengendarai mobil” -____________________-

—————————————————————–

“Maaf, tapi maksimal satu kali jenguk adalah 5 orang” tutur sang perawat  penjaga.

Perasaan Min Ah udah gak enak.

“Min ah, tunggu dulu yak, kita ada percakapan rahasia dulu” ujar Nickhun. Min Ah hanya mengangguk alakadarnya.

Sekitar 15 menit Min Ah menunggu, akhirnya 5 orang pria tersebut keluar juga.

“Min Ah, giliranmu!” ujar Junsu.

“Sendirian ?”

“Ya mau sama siapa lagi?”

Min Ah pun akhirnya masuk, Wooyoung sebenernya gak kaget, karena sudah dikasih tahu kalau adik ceweknya Junsu mau nengok juga. Tapi, dia kaget, gak nyangka adiknya secantik ini.

Keduanya nampak canggung.

Wooyoung hanya sesekali berdehem.

“err,oppa-eh, eh… aku Kim Min Ah, adiknya Junsu oppa” akhirnya Min Ah berkata terlebih dahulu.

“Ah,ne.. Aku Jang Wooyoung,” tuturnya dengan suara parau, khas orang sakit sambil tersenyum manis.

“ehh.. uh, oppa sakit apa?” tanya Min Ah yang terlontar begitu saja.

“Sakit biasa lah, bukan kenapa-kenapa” jawab Wooyoung.

Hening kembali. Entah mengapa udara terasa begitu panas. Segera Wooyoung menekan AC remotenya.

Mereka berdua sesekali saling memandang, lalu saling memalingkan wajah lagi.

“Ah,oppa, Mian, sepertinya aku harus pamit” kata Min Ah, yang jauh di lubuk hatinya begitu menyesali perkataanya.

“Ah, ne, takutnya terlalu malam juga, hati-hati” pesan Wooyoung.

Lalu, pertemuan kali ini ditutup dengan saling balas senyum andalannya masing-masing.

Min Ah pun menghilang dibalik pintu, seketika ia terperanjah melihat keadaan.

-.oOo.- TBC -.oOo.-

 Jeongmal mianhamnida, kalau jalan ceritanya sama sekali gak menarik. tapi ini saya sudah berusaha sebisa mungkin.

Mudah-mudahan kelanjutannya, bisa dishare secepatnya^^
Gomawo^^

16 thoughts on “Just Choose One, girl ! [Episode 1]

  1. Hadeh, Min Ah enak banget ditembak Khun ><

    Oh ya, aku agak kurang nyaman dgn kata 'cewek' dan 'cowok', menurut saya sendiri sih lebih nyaman baca 'gadis' dan 'pemuda' hehe. Satu kata lagi, 'cuman', menurut saya bisa diganti dengan 'hanya'.

    Kalau bahasa disini sih santai dan ringan, jadi mudah dimengerti jalan ceritanya 😀

    ditunggu next part ya 🙂

  2. oke oke, luanjut,
    di tunngu secepatnya,,
    btw,,, enak ye jadi adiknya Junsu,,
    and,,,
    Junho gak bisa mengendarai mobil ???
    geleng-geleng kepala,,kekekekeke

  3. wooo, khun keplayboyannya akut nih, baru ktemu uda nembak lagi..kekeke tapi uyong disni pemalu banget kayanya ya? koq jd inget fact klo dy lum pnh pacaran? jd pgn dy yg jd pasangannya min ah deh. oia btw, just info doank klo junsu uda ganti nama jd minjun. hehehe ^^

  4. kyyaaa. . .berada ditengah2 member 2pm itu sesuatu yaaahhh. .
    bruntung bgt kim min ah. . . . .
    daebak .. . .kajja next part. . .

  5. Wiiiiihhh seru seru …. Ada feeling c MinAh sma Wooyoung nih … ahahahah
    Jadi next part ny gimna nih ? jdi penasaran kelanjutannya… eheheh

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s