[Part 7] Another School Love Story

Another School Love Story 5­

 

Annyeong haseyo

Author NanaShiningPrincess back with ‘Another School Love Story’

mian ya readers sekalian, admin udah lama gak post

soalnya admin lagi tahun terakhir sekolah dan sedang mempersiapkan diri untuk UAN kelas 12

mohon dimaklumi *bow*

Hope You Like It

Happy Reading ^^

 

Cast :

  • Cho Kyuhyun
  • Kim Ryeowook
  • Lee HyunAe
  • Choi Sooyoung
  • Choi Minho
  • Kwon Yuri
  • Seo Joo Hyun -> Seohyun SNSD *mian kalo ada kesalahan pada penulisan nama ._.v
  • Many Hidden Cast

“kenapa tiba-tiba kau jadi tertarik dengan kamera seperti ini Kyuhyun-ssi?” tanya Seohyun bingung sekaligus penasaran. “mencari sesuatu yang baru dan memperbaiki yang lama” jawab Kyuhyun. Seohyun menatap kearah Kyuhyun dengan bingungnya. Namun sebenarnya ada rasa senang dihati Seohyun terhadap Kyuhyun karena Kyuhyun mau berubah.

 

Setelah berkeliling selama beberapa menit, mereka akhirnya memutuskan untuk memasuki sebuah toko kamera yang menurut mereka terlihat cukup unik. Meskipun toko tersebut menjual kamera, namun toko tersebut lebih terlihat seperti cafe. Sehingga mereka juga dapat bersantai disana sambil  melihat-lihat kamera yang dijual disana.

 

Selagi Kyuhyun melihat-lihat kamera, Seohyun duduk bersantai sambil menikmati secangkir kopi yang ia pesan. Seohyun mengangkat cangkir nya dan menyeruput kopinya perlahan. Ia pun memperhatikan Kyuhyun yang masih melihat-lihat kamera yang berada didalam etalase. Ia pun mulai berpikir.

 

Apakah semua ini karena diriku?

 

*

 

Ahra sedang memasak makanan didapur untuk makan malam nanti, ketika Kyuhyun baru saja pulang kerumah. Kyuhyun tidak pulang sendiri, ia mengajak Seohyun mampir kerumahnya. Atau lebih tepatnya mengundang Seohyun untuk makan malam.

 

“noona aku pulang!” teriak Kyuhyun dari arah ruang tamu. Kyuhyun mempersilahkan Seohyun duduk menunggu diruang tamu sementara Kyuhyun menghampiri Ahra yang berada didapur.

 

“oh, Kyuhyun-ah. Tumben kau pulang lebih cepat dari biasanya” ujar Ahra yang sedikit heran dengan perubahan dongsaengnya ini. “aku mengundang teman untuk makan malam, malam ini, noona. Boleh?” tanya Kyuhyun. “tentu saja boleh, Kyu-ah” jawab Ahra sambil menumis daging.

 

“kapan temanmu itu datang, Kyuhyun-ah?” tambah Ahra. “ia sudah datang noona, ia ada diruang tamu” jawab Kyuhyun santai. “aku mau ganti baju dulu ya. annyong” ucap Kyuhyun sambil berlalu menuju kamarnya yang berada dilantai 2. “ah jinjjayo?” Ahra pun langsung jadi penasaran. Jarang sekali Kyuhyun mengajak temannya mampir selain Minho.

 

Tak lama kemudian Kyuhyun pun turun setelah mengganti bajunya. “nuguya? Minho-ssi?” tanya Ahra penasaran. “aniyo, nae chingu itu yeoja, noona” jawab Kyuhyun. “mwo! Yeoja!?” Ahra terkejut mengetahui Kyuhyun mengajak seorang wanita bermain kerumah. “yeoja chingu?” tanya Ahra sambil menyenggol tangan Kyuhyun dengan iseng. “aniyo” jawab Kyuhyun dengan tegas.

 

“noona, dagingnya” ucap Kyuhyun sambil menunjuk kearah daging yang sedang dimasak Ahra karena hampir gosong. “oh? Ah! Gawat! Aku lupa” dengan cepat Ahra langsung mematikan api kompor sebelum daging yang ia tumis hangus. Ahra tertawa malu kearah Kyuhyun karena kecerobohannya itu. Kyuhyun yang melihat noonanya seperti itu hanya bisa menggeleng kecil.

 

“Aigoo…noona”

 

*

 

“silahkan di minum, Seohyun-ah” ucap Kyuhyun sambil menyuguhkan secangkir teh manis kepada Seohyun. “ah kamsahamnida, Kyuhyun-ssi” ucap Seohyun sambil seraya membungkuk kecil kearah Kyuhyun.

 

“Kyuhyun-ah, makan malam siap” Ahra masuk kedalam ruang tamu untuk memberitau Kyuhyun sekaligus melihat teman Kyuhyun. “ah, Seohyun-ah, ini noona ku, Cho Ahra” ucap Kyuhyun memperkenalkan Ahra kepada Seohyun. Seohyun pun bangkit dari tempat duduknya dan memberi hormat kepada Ahra. “annyeong haseyo onnie, Seohyun imnida” ucap Seohyun seraya memperkenalkan diri kepada Ahra. “annyeong Seohyun-ah” sapa Ahra balik.

 

“kajja Seohyun-ah, kita makan bersama” ajak Ahra sambil menggandeng Seohyun dan mengajaknya keruang makan, sementara Kyuhyun berjalan dibelakang mereka. Kyuhyun tersenyum dengan senang secara diam-diam karena melihat Ahra menerima Seohyun seperti itu.

 

*

 

Ahra memasak lebih banyak makanan daripada yang biasanya ia masak bila ia hanya berdua dengan Kyuhyun. Ahra duduk diseberang Kyuhyun dan Seohyun duduk disebelah Kyuhyun.

Ahra merasa senang akhirnya Kyuhyun membawa seorang teman wanita untuk berkunjung. Karena yang biasanya datang adalah Minho dan Ryeowook saja. ‘tak kusangka ia bisa seperti ini juga’ ucap Ahra dalam hatinya.

 

Setelah mengambilkan nasi untuk Seohyun dan dirinya ia langsung mengajak Seohyun untuk mulai makan. Kyuhyun yang awalnya protes karena tak diambilkan nasinya oleh Ahra, akhirnya mengambil sendiri nasinya. Seohyun yang memperhatikan tingkah Kyuhyun hanya bisa tertawa. Kyuhyun yang melihat Seohyun menertawakan dirinya, langsung tersipu malu dan membuat Ahra yang melihatnya juga ikut tertawa.

 

“Ya! Kalian jangan menertawai ku!”

 

~

 

Setelah selesai makan malam, Ahra langsung mengajak Seohyun ke kamarnya dan meninggalkan Kyuhyun yang sedang mengoceh kesal di ruang tengah, karena seharusnya ia mengantarkan Seohyun pulang selesai makan malam.

 

“onnie, apakah tidak apa-apa membiarkan Kyuhyun-ssi mengomel seperti itu kepadamu?” tanya Seohyun yang khawatir dan merasa tidak enak kepada Ahra yang harus mendengarkan celoteh Kyuhyun itu. “ah sudah diamkan saja, Seohyun-ah. Dia memang suka seperti itu kok. Tak perlu kau dengarkan” jawab Ahra sambil menggoyangkan tangannya, seolah-olah tidak terjadi apa-apa.

 

“hajiman…” “sudah kau tenang saja, oh~” ucap Ahra sambil tersenyum kearah Seohyun. Seohyun pun ikut tersenyum membalas senyuman Ahra.

 

~

 

“otte, Kyuhyun-ah?” tanya sebuah sumber suara yang berasal dari seberang telepon. “na molla hyung” jawab Kyuhyun. “hm? Waeyo?” tanya suara itu lagi. “aku belum siap, untuk menghadapi masa depan dengannya, hyung”

 

*

 

“EH! JADI KAU BENAR-BENAR PACARAN DENGAN KYUHYUN!?!?” teriak HyunAe keras dan membuat beberapa murid yang berada di lorong pada saat itu menoleh kearah HyunAe, Yuri dan juga Seohyun. Pletak! Sebuah pukulan kecil melayang dari tangan Seohyun keatas kepala HyunAe. “Ya! tak perlu teriak sampai seperti itu, HyunAe-ya” ujar Seohyun sebal.

 

“eiy~ Chukkae Seohyun-ah” ucap Yuri sambil tersenyum senang. “ne chukkaeyo Seohyun-ah” tambah HyunAe sambil menepuk pundak Seohyun dengan senangnya. “kamsahamnida Yuri-ah, HyunAe-ya” balas Seohyun sambil tersenyum

 

~

 

Minho dan Kyuhyun yang masih mengenakan seragam sekolah mereka berdiri di depan gerbang sekolah HyunAe dan Seohyun sambil berbincang-bincang menunggu yeojachingu mereka masing-masing pulang sekolah. Kyuhyun baru saja membeli motor agar ia dapat berpergian dengan lebih mudah bersama Seohyun tentunya.

 

Bel pulang sekolah pun berdenting. Tak lama kemudian, beberapa anak laki-laki terlihat berlarian kelaur dari sekolah, sementara anak perempuan dengan santainya berjalan sambil mengobrol satu sama lain. Seohyun, Yuri dan HyunAe terlihat berjalan berbarengan sambil mengobrol satu sama lain.

 

“oh!” Yuri melihat Kyuhyun dan Minho sedang berada di depan gerbang sekolah dari kejauhan. “HyunAe-ya, Seohyun-ah, aku balik duluan ya. Aku ada urusan di rumah, annyong” ucap Yuri kepada Seohyun dan HyunAe disela-sela mereka mengobrol. “huh? Yuri-ah!” teriak HyunAe memanggil Yuri yang berlari cepat meninggalkan mereka. “annyong” ucap Seohyun dengan santainya.

 

“eh? Ada apa dengan Yuri-ah hari ini?” ucap HyunAe dengan nada melemah. “sudahlah HyunAe-ya, tak apa kalau sesekali” jawab Seohyun sambil menepuk pundak HyunAe pelan.

“arraseo” ucap HyunAe mengerti.

 

Pada saat mereka berbelok ke kanan, mereka melihat Kyuhyun dan Minho telah menunggu mereka. “Minho oppa!” panggil HyunAe. “annyeong chagi” sapa Minho balik. “Kyuhyun-ssi…” sapa Seohyun saat melihat Kyuhyun terduduk diatas motornya. Kyuhyun pun membalas sapaan Seohyun dengan sebuah senyuman evil yang begitu manis sehingga membuatnya terlihat begitu tampan.

 

*

 

double date?” tanya HyunAe kepada Minho pada saat Minho mengatakan kalau mereka akan pergi untuk double date. Minho mengangguk menjawab. “kita akan merayakan sesuatu, HyunAe-nie” ucap Minho sambil melirik kearah Kyuhyun. “ah~ na arraseo oppa” ucap HyunAe mengerti dengan apa yang dimaksud Minho.

 

“Ya! Hyung! Sampai kapan kita mau disini?” ujar Kyuhyun protes. “Ah! Kau ini tak bisa santai sedikit Kyuhyun-ah” jawab Minho sambil tertawa. “ayo naik HyunAe-nie” “hm” jawab HyunAe sambil mengangguk. Ia pun naik ke motor Minho dan duduk dibelakangnya.

 

“Seohyun-ah” panggil Kyuhyun. “oh, ne?” “kajja” ucap Kyuhyun sambil mengulurkan tangan kirinya kearah Seohyun. Seohyun pun tersenyum melihat uluran tangan Kyuhyun lalu menerima uluran itu lalu berjalan kearah Kyuhyun. Ia pun naik ke motor Kyuhyun dan duduk dibelakangnya. Kyuhyun memberikan Seohyun sebuah helm berwarna merah. “pakailah Seohyun-ah” ucap Kyuhyun. Seohyun pun memakai helm itu dengan cepat.

 

“kita bertemu di cafe ya, Kyuhyun-ah” teriak Minho yang sudah jalan duluan. “ne, hyung” jawab Kyuhyun dengan sebuah teriakan. “sampai ketemu nanti, Seohyun-ah” teriak HyunAe. “ne, HyunAe-ya” jawab Seohyun. Minho dan HyunAe pun sudah melesat duluan dengan motornya yang berjalan dengan kecepatan agak cepat menuju tempat yang sudah mereka bicarakan sebelumnya.

 

“Kyuhyun-ssi, kita mau kemana?” tanya Seohyun penasaran. “kau akan lihat nanti setelah kita sampai, Seohyun-ah” jawab Kyuhyun sambil bersiap-siap untuk menggas motornya. “pegangan Seohyun-ah”

 

Brrrrrrm

 

Kyuhyun pun mulai menjalankan motornya melintasi jalanan dengan kecepatan yang lumayan tinggi. Seohyun yang agak takut dengan kecepatan seperti itu, tanpa sadar menutup matanya kuat sambil memeluk Kyuhyun dari belakang dengan kencang. Kyuhyun yang merasa dipeluk Seohyun dari belakang, terlihat tersenyum senang yang terlukis diwajahnya.

 

*

 

-Namsan Tower-

 

“Ya! Disini, Kyuhyun oppa, Seohyun-ah!” teriak HyunAe sambil melambaikan tangan kearah Kyuhyun dan Seohyun saat mereka sudah berada di Namsan Tower. Meskipun hari sudah sore, namun menara yang begitu terkenal di Seoul ini tak pernah sepi pengunjung.

 

“woa~” Seohyun terlihat senang saat melihat pemandangan dari atas menara Namsan. Matahari yang akan tenggelam membuat suasana di Namsan Tower menjadi romantis. “otte, Seohyun-ah?” tanya HyunAe yang berdiri di sampingnya. Bersama-sama menikmati indahnya pemandangan dari atas Namsan Tower.

 

Sementara HyunAe dan Seohyun sedang melihat pemandangan, Kyuhyun dan Minho sama-sama sedang terduduk di sebuah bangku sambil sibuk kebingungan sambil melihat kearah beberapa gembok yang sebelumnya telah mereka siapkan untuk momen seperti ini. Namun karena mereka membawanya terlalu banyak dan juga banyak macamnya, mereka malah kebingungan sendiri sekarang.

 

“hyung, ottokaeyo?” tanya Kyuhyun kebingungan sambil menoleh kearah Minho yang melipat kedua tangannya di dekat dada sambil memperhatikan berbagai macam gembok yang ada di depannya itu dengan seksama. Namun semakin lama semakin ia perhatikan, ia semakin bingung. Minho pun menghela napasnya berat.

 

“apa kita minta mereka untuk memilihnya saja, hyung? Seo..” “jangan Kyuhyun-ah, masa masalah seperti ini saja tak bisa kita hadapi. Apa yang mereka katakan nanti?” sela Minho cepat sebelum Kyuhyun memanggil Seohyun. “hajiman hyung…”

 

“Ya! Apa yang sedang kalian lakukan?” tanya HyunAe sambil berjalan kearah mereka. Seohyun pun mengikuti HyunAe dari belakang dan berjalan menghampiri Kyuhyun. “ah aniyo…” melihat HyunAe datang menghampirinya, Minho langsung panik dan mengambil sebuah gembok berbentuk hati yang sudah satu set dengan kuncinya dan langsung menunjukkannya kepada HyunAe. “ini” ucap Minho sambil bangkit berdiri. Melihat sebuah gembok ditangan Minho, HyunAe langsung terkejut dan diam tanpa kata.

 

“oppa…ini…” HyunAe mengambil gembok yang Minho pegang dengan perlahan. “ayo kita pasang, chagiya” ucap Minho sambil mengajak HyunAe untuk memasang gembok mereka di jembatan.

 
“Kyuhyun-ssi?” tanya Seohyun sambil melihat Kyuhyun yang kebingungan. “niga gwenchanayo?” “gwenchana Seohyun-ah” jawab Kyuhyun sambil tersenyum kearah Seohyun. “ah~ kau suka gembok yang mana, Seohyun-ah?” tanya Kyuhyun sambil memperlihatkan berbagai gembok yang berserakan diatas kursi.

 

“yang mana saja boleh kok, yang penting kan bukan gemboknya, oppa” jawab Seohyun. Mendengar kata ‘oppa’ keluar dari mulut Seohyun untuk pertama kalinya, membuat Kyuhyun senang mendengarnya.

 

“ne~ kalau begitu akan ku pilih satu untuk kita, chagiya”

 

-TBC-

 

Don’t Forget to Comment!!!

Kamsahamnida ^^

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s