[FF Freelance] It’s Me (Part 3)

its-me

Tittle : It’s me! Part 3

Author : Yufikee

Length : Series

Cast   : Taeyeon SNSD & Kris EXO M

Other : Yoona SNSD & Chanyeol EXO K

Rating  : T

Genre : romance

Poster : art factory

Previous part: Part 1, Part 2

***

Taeyeon dan chanyeol saling ribut diruangan game yang ada dirumah Kris. Kris yang sedang konsentrasi di kamarnya merasa terganggu dengan kebisingan mereka. Ia keluar dari kamarnya dan berjalan ke arah ruangan game tersebut.

Ia sangat kaget saat ia telah sampai disana. Taeyeon dan chanyeol saling menyenggol lengan masing-masing. Kris melihat permainan apa yang dimainkan oleh meraka. Bola. Mereka bermain bola.

“YA! CHANYEOL !” teriak taeyeon keras. Spontan kris menutup telinganya. Taeyeon menjitak kepala Chanyeol kuat. Ia tak terima karena Chanyeol bermain curang.

“lihat saja aku yang akan menang yeolli-a” ucap Taeyeon sombong

“tak akan nuna. Aku yang akan memenangkan permainan ini, lihat saja nanti” balas Chanyeol tak  mau kalah.

Saat mereka asik bermain. Tiba-tiba TV itu mati beserta PS3nya.

“yahh” Taeyeon dan chanyeol sama-sama mendesah kecewa.

“aku yang mematikannya” sahut seseorang yang berada dibelakang Taeyeon dan Chanyeol. Siapa lagi kalau bukan Kris.

Taeyeon dan Chanyeol menoleh kebelakang, menatap Kris dengan raut wajah tidak terima.

“YA Hyung! Kenapa kau mematikannya? Pertandingan tadi sangat seru” ucap Chanyeol tidak terima yang dibalas anggukan dari Taeyeon

“kalian berdua sangat berisik dan itu sangat menggangguku” jawabnya dingin

Taeyeon dan Chanyeol kompak memberikan tatapan mematikan mereka kepada Kris

“aku tidak takut pada tatapan kalian sama sekali” sahut Kris dan meninggalkan Taeyeon dan Chanyeol yang masih tampak kesal karena Kris mematikan permainan mereka.

“ingat nuna saat kencan nanti kau harus mengerjainya habis-habisan!” ucap Chanyeol menggebu-gebu

“hehehe aku tak janji Yeolli-a” jawabnya terkekeh dengan nada suara tak yakin

***

Kris yang baru saja akan merebahkan dirinya ke kasurnya terhenti karena ada sms yang masuk melalui ponselnya. Jessica.

From : Sicca

To : Kris

Besok kau harus membawa Taeyeon berkencan! Dan kau tak boleh membawa Chanyeol! Cukup kalian berdua, araso?

Kris yang membaca pesan tersebut hanya mendengus sebal. Dia tak percaya Jessica begitu semangat menjodohkannya Taeyeon yang jelas-jelas bukan tipe idaman Kris. Ia merebahkan badannya dan mengusap permukaan dahinya. Kris tampak stres, ia takut sesuatu yang buruk akan terjadi padanya jika ia bersama dengan Taeyeon. Kris takut, bahkan sangat takut.

***

Taeyeon yang menunggu Kris di ruang tamu bersama Chanyeol sibuk berbincang aksi apa saja yang harus dilakukan Taeyeon pada saat ia dan Kris berkencan.

“bagaimana penampilanku?” tanya Taeyeon pada Chanyeol

Chanyeol memandang Taeyeon antusias “kau sangat manis nuna-a” pujinya

Taeyeon tersenyum malu mendengar jawaban dari Chanyeol. Tak lama kemudian pintu kamar Kris terbuka. Tampaklah sosok Kris yang baru saja keluar dari kamarnya.  Taeyeon dan Chanyeol menatap heran pada Kris. Kris yang merasa ditatap aneh oleh Taeyeon dan Chanyeol pun memberanikan diri untuk bertanya “mengapa kalian menatapku seperti itu? Apa ada yang salah?”

Taeyeon dan Chanyeol menghembus nafas serempak. “hyung, kau ini mau pergi kencan atau mau kekantor sih?” chanyeol yang bertanya sambil diiringi gelengan kepala. Memang tampilan Kris saat ini seperti oorang yang akan berangkat bekerja. Kris memakai sebuah pakaian kantor yang lengkap dengan sepatu hitam mengkilatnya. Berbeda sekali dengan Taeyeon yang terlihat manis dengan kaus putih yang dipadu cardigan pink pastel dengan bawahan jeans berwarna hitam serta sebuah jepitan rambut yang berbentuk beruang kecil

“aku tidak pergi berkencan, aku hanya menjalankan kekalahanku” balas Kris dingin

Taeyeon yang mengerti situasi Kris yang sebenarnya terpaksa berkeencan dengannya pun menengahi “sudahlah, Yi Fan-a kau tetap tampan walau seperti itu”

“cih, kau itu tak akan bisa menggombaliku” cibir Kris

***

Kris terlihat kesal. Sedari tadi ia hanya mengikuti Taeyeon dari belakang seperti seorang ajudan. Saat ini mereka tengah berada di sebuah mall terbesar di Hongkong. Taeyeon tak berhenti bergerak. Jika Taeyeon adalah sebuah boneka batrai maka Kris pasti langsung melepaskan baterainya agar Taeyeon berhenti.

“Yi fan-a lihat itu!” teriak Taeyeon sedikit histeris karena ia melihat sebuah lomba

“YA! Kau bisa kecilkan suaramu tidak? Kau pikir aku tuli?” balas Kris kasar

Taeyeon melemas mendengar ucapan Kris tapi detik berikutnya ia menarik Kris untuk masuk ketempat sebuah lomba itu diadakan.

“kenapa kita kesini?” tanya Kris polos. Taeyeon tak menjawab ia sibuk melihat orang-orang yang sedang mengikuti lomba tersebut. Kris juga melihat. Ia penasaran sebenarnya ada lomba apa yang diadakan disini?

“Kris sebaiknya kita pergi” sahut Taeyeon tiba-tiba. Taeyeon terlihat gugup dan takut. Kris menoleh sekilas pada Taeyeon.

“baiklah”

Baru beberapa langkah mereka berjalan. Seorang petugas lomba itu memanggil mereka.

“maaf tuan jika anda sudah masuk kesini, maka anda tak boleh meninggalkan tempat ini sebelum mengikuti lomba” jelas petugas itu dalam bahasa China. Taeyeon tentu saja tak mengerti.

“memangnya aku harus ikut lomba apa?” tanya Kris menahan rasa kesalnya

“anda harus mengikuti lomba  itu” ucapnya sambil menunjuk sebuah papan promo besar yang berada disamping pintu masuk. Seketika wajah Taeyeon menegang. Ia tak tahu bahwa Kris mengetahuinya juga.

^^^^KISSING YOU^^^^^

Sontak mata Kris melebar besar dan rahangnya menegang saat ia membaca papan promo tersebut. Ia memandang petugas lomba yang tampak cengar-cengir tak jelas dan beralih menatap Taeyeon yang sekarang sedang menundukkan kepalanya takut.

“YA KIM TAEYEON!” marah Kris sudah tak bisa terelakkan lagi. taeyeon mengangkat kepalnya dan menatap Kris penuh rasa takut.

“mi..mmianhae Yi Fan-a, aku juga tak tahu bahwa lombanya seperti ini” ucap Taeyeon gugup

Petugas tadi sangat terkejut dengan teriakan yang keluar dari mulut Kris tadi. Ia pun berinisiatif lari dari tempat Taeyeon dan Kris. Kris dan Taeyeon memandang kepergian petugas tadi.

“ayo kita segera pergi dari sini” ucap Kris langsung menarik pergelangan tangan Taeyeon.

Taeyeon sedikit tersenyum karena baru kali ini Kris memegang tangannya. Ia tertawa cekikikan. Kris yang mendengar suara cekikikan Taeyeon langsung sadar dan segera melepaskan pegangannya pada tangan Taeyeon.

“kau jangan senang dulu, aku tadi buru-buru” sahut Kris segera

***

Kris akhirnaya bisa bernafas lega saat ini. Taeyeon sekarang tengah mengajaknya pergi kesebuah restoran, yah walaupun itu semua paksaan dari Kris. Taeyeon melahap semua makanannya. Kris yang sudah biasa melihatnya hanya menatap Taeyeon tak peduli.

“aku tak heran jika selera makanmu sangat besar” ucap Kris tiba-tiba. Taeyeon yang mendengarnya sedikit tersedak. Ia tak menyangka bahwa Kris  yang membuka pembicaraan lebih dulu.

“kenapa bisa begitu” tanya Taeyeon penuh rasa penasaran

Kris memandang Taeyeon dengan seksama “karena kau terlalu overactiv” jawab Kris kemudian.

Sorot mata Taeyeon terlihat sendu. Ia pikir Kris akan menjawab bahwa ia adalah gadis yang penuh semangat ternyata tidak. Kris menyeruput sedikit coffe lattenya

“hmm,, Yi Fan-a?” tanya Taeyeon sedikit ragu

“ada apa?”

“tipe wanita idamanmu seperti apa?” pertanyaan itu meluncur saja dari bibir Taeyeon. Kris menghela nafas sedikit kemudian menatap menatap Taeyeon tajam “yang jelas bukan sepertimu” jawabnya tajam dan itu membuat raut muka Taeyeon yang tadinya penasaran berubah menjadi raut wajah yang sedih

“apa seperti Jessica-ssi?” tanya Taeyeon lagi. kali ini Taeyeon menundukkan kepalanya. Ia takut jika Kris menjawab ‘IYA’

“Jessica bilang dia dan aku tak akan pernah bersatu. Walaupun hanya Jessica yang bisa merebut posisi wanita idaman dihatiku” Kris berkata sambil menerawang kisah cintanya yang kandas bersama Jessica

Taeyeon terdiam ia tak mengerti dengan kalimat pertama Kris, yang ia tahu adalah Jessica memang tipe idaman Kris. Fakta itu membuat Taeyeon tertunduk lesu.

Kris yang tahu bahwa Taeyeon hanya diam menanggapi ucapannya beralih menatap Taeyeon. “YA! Kau kenapa diam? Apa batraimu sudah hampir habis?” ucap Kris sedikit membentak. Sebenarnya Kris sedikit canggung jika dia dan Taeyeon saling terdiam, karena itu ia sengaja mengejek Taeyeon agar suasana tidak canggung lagi

“ne?” tanya taeyeon polos kali ini Taeyeon mendongakkan kepalanya menghadap Kris. Saat itulah Kris membulatkan tekadnya bahwa Taeyeon benar-benar memiliki mata yang indah.

Kris yang gugup segera mengalihkan pandangannya dari Taeyeon. “tidak ada apa-apa” sahutnya cepat agar nada suaranya tidak terdengar gugup oleh Taeyeon

***

Kris sekali lagi melirik kearah Taeyeon. Mungkin ini adalah kali ke 100nya ia melirik taeyeon. Mereka sudah sampai didepan rumah. Tapi karena Taeyeon tertidur, Kris jadi bingung. Ia tak tega membangunkan Taeyeon yang tertidur sangat pulas walaupun Taeyeon sempat bergumam yang aneh-aneh. Kris merogoh ponselnya. Ia ingin Chanyeol membantunya. Ia mencoba menghubungi Chanyeol, tapi hasilnya nihil. Chanyeol tak mengangkat telpon dari Kris

Kris kembali melirik Taeyeon “baiklah untuk kali ini aku berbaik hati padamu”. Sedetik kemudian Kris keluar dari mobilnya dan membuka pintu Taeyeon. Segera ia menggendong Taeyeon dengan kedua tangannya. Ia sedikit takut jikalau tubuh Taeyeon berat, tapi perkiraan Kris salah. Taeyeon sangat ringan.

Saat hampir sampai didepan pintu. Tiba-tiba pintu tersebut terbuka. Kris terkejut melihat Chanyeol yang membuka pintu. Chanyeol juga tak kalah terkejutnya dari Kris, ia tak menyangka Kris akan menggendong Taeyeon.

“HYUNG-A” ucap Chanyeol kaget

Kris yang mengerti dengan segera menjatuhkan tubuh Taeyeon ke lantai.

BUKK

“AWW!” teriak Taeyeon histeris “aduh skit sekali” erangnya lagi

Kris kaget tapi ia hanya diam, karena kali ini Chanyeol segera menghampiri Taeyeon

“ya! Hyung, apa yang kau lakukan?” teriak Chanyeol pada Kris. Yang diteriakki hanya mengedikkan bhunya pelan.

“nuna gwencana?” tanya Chanyeol sambil mendudukan Taeyeon

“ne gwencana” jawab Taeyeon diiringi ringisan kecil

Kris segera masuk kedalam meninggalkan Taeyeon bersama Chanyeol. Ia tak mau peduli lagi, yang jelas ia sudah senang hati menggendong Taeyeon walupun ia menjatuhkannya.

“tsk, ia benar-benar vampir terdingin yang pernah ada” desis Chanyeol

***

Sudah hampir jam 12 malam tapi Taeyeon tak bisa juga tidur. Badannya sangat sakit. Daritadi ia hanya bisa duduk jika ia merebahkan badannya akan terasa ngilu. Merasa bosan Taeyeon pergi keluar dari kamarnya. Ia menuju arah dapur. Saat itu Taeyeon sedikit tersentak melihat Kris yang tampak murung. Taeyeon berjalan sedikit hati-hati

“annyeong Yi Fan-a” sapanya saat ia sudah berada di dapur

Kris tak menjawab. Ia masih setia dengan pikirannya sendiri. Wine yang ada ditangannya ia teguk dengan cepat dan menghempaskan dengan keras ke atas meja. Taeyeon tentu saja sangat terkejut. Ia berinisiatif pergi dari situ. Tapi usahanya gagal. Kris baru saja memanggilnya

“taeyeon-a” panggilnya

“ne?”

“kenapa Jessica meninggalkanku?” suara Kris terdengar seperti orangg mabuk. Ya Kris memang mabuk saat ini

“aku tak tahu Yi Fan-a” sahut Taeyeon. Hatinya benar-benar sakit saat ini

“kau tahu Taeyeon, alasannya karena kami mempunyai sifat yang sama. Aku malah berpikir jika kami mempunyai sifat yang sama maka itu hal yang bagus bukan?” kata-kata Kris mulai ngawur

Dengan rasa sakit dan mata berkaca-kaca Taeyeon memberanikan diri untuk bertanya. Taeyeon duduk dibangku sebelah Kris. Ia menatap Kris iba.

“apa kau benar-benar patah hati?” tanyanya. Kris tergelak kemudian mengangguk. Kris tidak tahu bahwa saat ini Taeyeon tengah menahan air matanya agar tidak jatuh

Kris menghadap Taeyeon. “kau tahu Taeyeon, kau itu yang membuat sial” gumamnya lagi

Kali ini hati Taeyeon benar-benar remuk. Ia merasakan hatinya sangat sakit mendengar itu dari Kris.

“kau tahu aku sangat takut didekatmu Taeyeon-a. Sangat takut” kali ini Kris menunjuk-nunjuk wajah Taeyeon

Setetes airmata Taeyeon keluar. Dengan cepat dihapusnya. “baiklah akan kupastikan kau tak akan didekatku Yi Fan-a” ucap Taeyeon dan berlari dengan cepat masuk kekamarnya

Kris yang hanya tinggal sendiri merebahkan kepalanya diatas meja

“aku takut Taeyeon-a, aku takut semakin terpesona dengan matamu” katanya lirih dan setelah itu tertidur

***

Taeyeon membuka matanya. ‘sudah pagi’ gumamnya pada diri sendiri. Dengan hati-hati ia keluar dari kamarnya. Langkahnya terhenti saat menyadari Kris tengah menunggunya diruang TV bersama Chanyeol.

“nuna-a kenapa kau belum siap-siap?” tanya Chanyeol saat ia telah melihat Taeyeon keluar dari kamarnya

Kris juga menatap heran Taeyeon. Gadis ini bahkan baru bangun tidur. Hari ini hari kedua Kris dan Taeyeon pergi berkencan. Kris tidak memakai baju kerja lagi, gayanya hari ini sangat casual. Ia tak mau saat berjalan bersama Taeyeon disangka bodyguardnya Taeyeon

“aku rasa sebaiknya aku dan Kris berkencannya satu hari saja ya” sahut Taeyeon cepat

Tentu saja Chanyeol kaget. Bahkan bola matanya membulat besar. Sebenarnya Kris juga kaget, tapi ia terlalu bisa menyembunyikan rasa terkejutannya itu dengan wajah dinginnya

“YA! Kenapa begitu?” protes Chanyeol. Padahal ia ingin sekali Kris dan Taeyeon berkencan. Kris memasang telinganya. Ia penasaran dengan alasan Taeyeon.

“aku rasa sehari saja bersama Kris itu sudah lebih dari cukup dan aku sangat bahagia” jawab Taeyeon sambil tersenyum kepada Chanyeol. Kris yang mendengar jawaban itu hatinya sedikit sejuk. Ia tak pernah mendapat perkataan seperti itu dari seorang yeoja termasuk Jessica.

“mana bisa begitu nuna-a” protes Chanyeol lagi

“sudahlah itu lebih baik. Aku bisa bekerja sekarang” sahut Kris tiba-tiba dan beranjak dari kursinya. Ia masuk kedalam kamarnya dengan wajah sediki…kecewa? entahlah ia sendiri juga bingung.

Chanyeol dan Taeyeon memandang kepergoan Kris.

“kau lihat nuna, bahkan hyung sudah bergaya sangat keren hari ini” ucap Chanyeol

“mianhae”

***

Kantor itu terlihat sangat sibuk. Para pegawai dengan cermat melakukan tugasnya. Tak sembarangan orang yang bisa bekerja disini. Wu Production adalah perusahaan yang sangat teliti dalam mencari calon pegawainya.

Disinilah Taeyeon, Kris dan Chanyeol berada saat ini. Karena acara kencan yang batal maka mereka memutuskan bekerja. Saat Kris menginjakkan kakinya di gedung ini, semua pegawai berhenti dari tugasnya dan segera membungkuk memberi hormat pada Kris. Taeyeon sangat takjub melihatnya. Ditempatnya pegawai tidak seperti ini

Kris yang berjalan didepan duluan. Yang diiringi Taeyeon dan Chanyeol.

“kau lihat nuna, semakin membungkuk orng padanya semakin keatas dongakkan kepalanya” bisik Chanyeol ditelinga Taeyeon. Itu semua dilakukan agar tak terdengar oleh Kris.

“tapi dia tetap saja tampan” puji Taeyeon

Mendengar hal itu Chanyeol hanya mendesis kecil.

***

Jam sudah menunjukkan pukul 2 siang. Kris dan Chanyeol masih berkutat dengan pekerjaannya masing-masing. Taeyeon yang sedari tadi memegang perutnya melirik Chanyeol sekilas. Taeyeon sangat lapar.

Dengan hati-hati ia memanggil Chanyeol. “Yeolli-a”

Chanyeol menatap Taeyeon dan menghentikan pekerjaannya. “ada apa nuna-a?”

“hmm aku lapar” bisiknya. Tapi tetap saja Kris bisa mendengarnya

Chanyeol melirik jamnya. Ini memang sudah sangat telat untuk makan siang “baiklah ayo kita pergi makan” sahut Chanyeol dan ia berdiri dari duduknya. Taeyeon juga dengan penuh semangat bangkit dari duduknya.mereka pergi meninggalkan Kris sendiri. Kris menatap kesal kepergian Taeyeon dan Chanyeol. Padahal Kris tadi berniat ikut makan siang bersama Taeyeon dan Chanyeol, tapi ternyata mereka tak menawari Kris sama sekali.

“aissh, mereka melupakanku” desisinya

“gadis itu kenapa hari ini aneh? Biasanya dia selalu mengekorku? Apa sekarang pesonaku terkalahkan oleh pesona Chanyeol? Ah tidak mungkin! Dia itu sangat mengagumiku! Ck tapi aku tak tahu perasaan seorang gadis!” kris bicara dengan dirinya sendiri dengan kesal. Kris belum tahu bahwa perasaasn yang dirasakannya adalah rasa cemburu.

TBC

Note : huwaaaa mian ya ceritanya makin ngawur aneh atau apalah. Aku gak tau bikin kayak gimana lagi. ini ngebut buatnya jadi jangan lupa komennya yaaaaa

gomawooooooo

38 thoughts on “[FF Freelance] It’s Me (Part 3)

  1. annyeong ~

    wah Kris oppa makin lama makin dingin ky es batu yak, kalo sica eon kan es yg hangat, kekeke~

    Taenf eon ceritany udah nyerah ni gara2 kata si Kris oppa, pdhal kan Kris oppa blm ngomong sepenuhnya, ckckck
    tp mudah2an dgn ini bikin si Kris oppa nyesel sm kata2ny waktu ke Taeng eon dlu n bisa falling in love deh * plakkk

    ayo buat Taeng eon n Yoong eon Fighting eoh?

    buat author lanjut ok?
    Fighting

  2. waaah udah ktinggalan jauh bgt nih..
    bru smpet bca skrg huhu..
    haha cie kris,, mulai pnasaran ma taeng ya,,
    haha awas di tinggal taeng lho,, maka nya jgn jutek jd cwo haha..
    nice story chinggu,, ^^

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s