Under The Mistletoe [Christmas Special]

Under The Mistletoe

Title : Under The Mistletoe | Author : RettaVIP | Length : Ficlet (1.192 words) | Rating : T | Genre : Romantic, Christmas | Main Cast : Yoona (SNSD) & Taecyeon (2PM) | Supporting Cast : 2PM & SNSD members | Disclaimer : Inspired by Justin Bieber’s Mistletoe

Mumpung masih tanggal 25 Desember, masih sempet nih post christmas special :p Happy reading 😀

Yoona’s POV

Natal…

Apa yang terpikirkan olehku tentang natal? Hadiah, pohon natal, santa, dan mistletoe.

Mistletoe…

Aku benar-benar tak ingin mengingat kejadian itu.

Flashback

1 tahun lalu…

“Yoona, mari kita bertemu di tempat biasanya. Di bawah mistletoe yang kau suka.” kata Taecyeon saat kita bertemu di suatu acara musik pada hari natal tahun lalu.

“Di mana Oppa? Di tempat rahasia itu?” tanyaku tidak yakin.

“Iya, tempat yang hanya kita berdua tahu. Aku tunggu di sana jam 11 malam. Ada yang ingin kubicarakan denganmu.”

“Kau yakin Oppa? Aku tidak mempunyai HP untuk menghubungimu, agensi tidak memperbolehkanku.”

“Tenang saja Yoona. Aku pasti datang.”

Kami berpisah setelah dia berkata demikian. Tepat jam 11 malam, aku datang ke tempat itu, tempat di mana kita sering menghabiskan waktu berdua. Taecyeon adalah teman terbaikku setelah SNSD.

“Yoona, apa kau yakin Taecyeon Oppa pasti datang? Di luar sana sedang turun salju.” tanya Yuri.

“Aku yakin. Taecyeon Oppa selalu menepati janji.” kataku dengan riang dan berlari keluar dari dormku menuju tempat rahasia kita berdua.

Aku duduk di tempat biasanya, di bawah mistletoe kesukaanku, dan di depan pohon natal yang menyinari natal di malam hari ini. Aku tersenyum, menunggunya dengan sabar. Aku tidak peduli meski hari ini dingin sekali, aku yakin Oppa pasti datang.

Berjam-jam berlalu dan Taecyeon Oppa tidak pernah datang. Aku menunggu sampai hari menjadi pagi. Air mataku menetes, kemudian mengalir dengan deras. Aku merasa ditipu. Taecyeon Oppa tidak pernah datang.

Setelah itu, kami tidak pernah bertemu lagi. Dan kami putus hubungan begitu saja.

Flashback end

“Yoona, apa yang akan kau lakukan pada natal tahun ini?” tanya Tiffany padaku.

“Tidak tahu.” jawabku tanpa semangat.

“Apa kau masih memikirkan tentang Taecyeon Oppa?”

“Tentu saja tidak! Aku tidak sudi memikirkan orang yang sudah menipuku. Apa kau ingat dia sudah membuatku menunggu sampai pagi? Aku terkena typhus keesokan harinya. Dan kau ingin aku memikirkan orang itu? Cih.”

“Tentu saja aku ingat Yoona, ketika kau menangis dengan heboh saat pulang ke dorm keesokan harinya dan kami semua menghiburmu. Aku hanya mengkhawatirkanmu.”

“Terima kasih, Tiffany. Aku bisa menjaga diriku sendiri. Kau sendiri akan pergi ke mana hari ini?”

“Tentu saja kencan dengan Nichkhun Oppa. Aku pergi dulu Yoona.”

“Iya, bersenang-senanglah.”

Aku mengakui. Aku iri dengannya, yang sudah bersama dengan Nichkhun Oppa sejak setahun yang lalu. Iya, mereka jadian sewaktu natal tahun lalu, saat aku menanti Taecyeon Oppa yang tidak pernah datang. Benar-benar ironis.

Aku melihat sekitar dorm kami. Hanya tinggal aku seorang yang masih berada di dorm. Member SNSD yang lainnya sudah memiliki acara masing-masing. Menyedihkan sekali nasibku.

Sekarang sudah jam 11 malam. Tepat waktu yang sama dengan perjanjian kami satu tahun yang lalu. Sebenarnya, aku merindukannya. Dia satu-satunya teman lelakiku yang benar-benar baik padaku. Mungkin, dia lebih dari hanya sekedar teman baik bagiku. Tetapi entahlah, mungkin kita tidak akan pernah sama seperti dulu lagi.

Aku merebahkan diriku di atas ranjang. Berusaha menikmati kesendirianku. Aku melihat langit-langit kamarku. Di sana tergantung mistletoe kesukaanku yang diberikan oleh Taecyeon Oppa kepadaku. Tiba-tiba saja hal itu mengingatkanku tentangnya. Apakah dia menungguku di bawah mistletoe hari ini?

Ah, tidak mungkin.

Aku terus mengatakan hal itu berulang kali padaku hingga akhirnya aku terlelap.

Aku terbangun tiba-tiba. Sesuatu terus berputar di kepalaku, memaksaku untuk terbangun dari tidurku yang nyenyak. Mataku menuju jam. Jam 2 subuh. Otakku terus memikirkan Taecyeon Oppa. Padahal aku yakin, Taecyeon Oppa tidak mungkin menungguku di sana. Tetapi akhirnya aku berganti baju dan bersiap untuk pergi ke tempat rahasia kami di bawah misletoe.

Lebih baik aku ke sana saja sekarang. Aku tidak akan dapat tidur tenang sebelum memastikan dia tidak ada di sana.

Ternyata salju turun dengan lebat dari kemarin, aku membuka pintu keluar dengan susah payah. Tidak mungkin seseorang dapat bertahan berjam-jam di tengah cuaca seperti ini. Perasaanku tidak enak. Aku berlari sepanjang perjalanan. Berusaha mempercepat langkahku. Mengapa ada perasaan seperti ini?

Aku tiba di tempat itu dengan nafas terengah-engah. Pohon natal masih bersinar seperti tahun lalu. Aku menghampiri bangku yang biasa kududuki. Aku menghela nafas lega sekaligus kecewa. Taecyeon Oppa tidak ada di situ.

Aku memandang ke atas, ke mistletoe yang kucintai. Aku menahan air mataku dengan paksa. Aku tidak mau menangis untuk alasan yang sama dua kali. Aku benar-benar bodoh. Bisa-bisanya aku berharap dia datang kembali hari ini. Semuanya sudah berlalu, semuanya tidak mungkin.

“Yoona !”

Suara itu sangat familiar. Bulu kudukku merinding. Aku menoleh secepat kilat untuk melihat siapa yang memanggilku.

“Oppa!” teriakku tidak percaya.

Aku bangkit berdiri dan berlari ke arahnya dengan air mata mengalir deras. Aku memeluknya dengan erat. Dia membalas memelukku.

Aku melepaskan diri dan memukul-mukulnya frustasi berkali-kali, masih dengan air mata berlinang.

“Kau tega sekali Oppa. Mengapa kau membohongiku tahun lalu? Aku menunggumu berjam-jam. Apa kau tahu?” teriakku histeris.

Taecyeon Oppa memelukku kembali, aku berusaha melepaskan diri, dia tidak melepaskanku, melainkan memelukku lebih erat.

“Maafkan aku, Yoona. Aku tidak membohongimu.” katanya.

“Lalu kenapa kau tidak datang tahun lalu?” tanyaku lagi, aku sedikit lebih tenang.

“Di perjalanan ke sini, aku tertabrak mobil, setelah itu aku tidak tahu apa-apa dan baru sadar kemarin.”

“Oppa koma?” tanyaku kaget.

“Begitulah yang mereka katakan. Mereka bilang aku tidak sadar selama satu tahun. Tiba-tiba saja aku terbangun dari tidurku kemarin. Mereka kaget melihatku. Aku juga. Aku sendiri tidak tahu kenapa aku tiba-tiba terbangun kemarin. Aku hanya merasa, aku memiliki janji hari ini. Ternyata aku benar. Mengapa kau baru datang? Aku menunggumu dari jam 11 tadi.” jelas Taecyeon Oppa panjang lebar.

Air mataku mengalir kembali. Aku benar-benar terharu. Aku tidak tahu tentang semua ini. Dia tertidur begitu lama dan terbangun hanya karena teringat janji denganku?

“Aku tertidur Oppa. Maafkan aku. Mengapa aku tidak mengetahui berita ini?” tanyaku di sela-sela tangisan.

“Kurasa, agensiku tidak melepaskan berita ini ke depan umum.” katanya.

Aku menangis kembali. Taecyeon Oppa memelukku dengan erat. Kali ini aku tidak melepaskannya, aku benar-benar terharu. Taecyeon Oppa menghapus air mataku dengan ibu jarinya, lalu menarik kedua sudut mulutku ke atas, sehingga berbentuk seperti senyuman.

“Jangan sedih Yoona. Ke sinilah ikut denganku.” kata Taecyeon Oppa sambil menarik tubuhku.

Dia menarikku sampai ke lapangan salju belakang pohon natal. Di atas salju putih itu telah tertata rapi lilin yang membentuk tulisan. Ya ampun, manis sekali dia.

 

I’m Sorry Yoona, I Love You.

by Taecyeon, under the mistletoe

 

“Yoona, aku cinta kepadamu.” katanya lembut. Dia mendekapku dengan erat, kemudian mencium bibirku dengan lembut. Aku menutup mataku, menikmatinya.  Sungguh, dia adalah pria yang sangat kucintai. Aku cinta padanya.

“Oppa, aku juga cinta kepadamu.” kataku di sela-sela ciuman.

Seakan-akan merayakan kebahagiaan cinta kami yang akhirnya menyatu, kembang api telah menyala dengan indahnya di atas kepala kami. Kami tersentak dan menoleh ke atas.

“Bukankah ini sangat manis? Aku selalu ingin melihat kembang api bersama pacarku. Akhirnya aku dapat melakukannya. Terima kasih Yoona.” kata Taecyeon lalu menciumku kembali. Aku tersenyum bahagia dan membalas senyumannya.

“Hei, paling tidak hargailah kerja keras kami.” teriak seorang wanita.

Tunggu dulu, apakah itu suara Tiffany?

“Ah iya, terima kasih atas kembang apinya Nichkhun, Tiffany.” kata Taecyeon Oppa.

“Selamat buat kalian, akhirnya kalian bisa bersatu.” kata Nichkhun Oppa sambil merangkul Tiffany.

“Iya, sekarang kita bisa pergi double date. Hore!” seru Tiffany bahagia.

Taecyeon Oppa merangkulku dengan erat dan mencium keningku dengan lembut.

Natal ini, benar-benar natal yang terindah seumur hidupku.

Nan.. Jigeum.. Neomu Haengbokhaeseoyo… (Sekarang, aku sangat bahagia.)

End

Gimana? Kalian suka tidak? Aku terinspirasi sama Mistletoe nya Justin Bieber nih, cuma terinspirasi nunggu di bawah Mistletoe nya aja, lainnya nggak :p

P.S : Kasih comment ya 😀 comment kalian sangat berarti buat aku >.< hahaha:D

27 thoughts on “Under The Mistletoe [Christmas Special]

  1. anyeong!
    Judul yg membuat aku tertarik dan pertama kali baca fic di blog ini.
    Untuk saran tolong perhatikan penempatan tanda titik dan kutip. Contoh : “Hei, paling tidak hargailah kerja
    keras kami.” teriak seorang
    wanita.
    Di perbarui : “Hei, paling tidak hargailah kerja
    keras kami,” teriak seorang
    wanita.
    Jadi sebelum tanda kutip yg bener itu koma. Beda lagi kalo misalnya subjek dulu yg bener ini “Hei, paling tidak hargailah kerja
    keras kami.” seorang
    wanita berteriak.
    Well, kata ucap, desis, kata, dll sebelum kutip itu koma.
    Untuk selebihnya aku cukup nyaman membacanya. Grammar dan eyd jg udah sempurna.
    Ps : hanya saran 🙂

    • mistletoe tu kayak tanaman yg ad di posternya tu loh, tanaman lambang natal 😀 aku jg gak bisa jelasin tuh tanaman apa wkwk. iya ngarang aja sih :p iya makasihh 😀

  2. ga nyangka ternyata itu toh alesan taec ga bisa dateng. bukannya ingkar janji tpi keadaan yg ga mendukung. untung sadar jg akhirnya dan ketemu di tempat janjian, walau 1 taon kemudian ^^

  3. bagus thor ^^ tapi singkat bener thor –”
    kalo buat ff taecppa lg panjangin yaa thor sampe beratus-ratus part gitu (?) #abaikan
    *-*

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s