[FF Freelance] It’s Me (Part 6)

its-me

Tittle : It’s me! Part 6

Author : Yufikee

Length : Series

Cast   : Taeyeon SNSD & Kris EXO M

Other : Yoona SNSD & Chanyeol EXO K

Rating  : T

Genre : romance

Poster : art factory

Previous part: Part 1, Part 2, Part 3, Part 4, Part 5

***

Kris terbangun dari tidurnya. Dia merasakan sesuatu sedang menimuknya saat ini. Tangannya sedikit keram karena sudah menahan sesutau itu. Dilihatnya apa yang sudah membuatnya keram seperti ini. Matanya membesar saat menegtahui posisisnya saat ini tengah memeluk tubuh kecil Taeyeon. dengan perlahan ia menggeser tubuh Taeyeon ke sampingnya.

Kris memperhatikan wajah Taeyeon dengan seksama. Kris tak melepaskan pelukannya pada Taeyeon. senyuman manis terlihat di wajahnya ketika tanpa sengaja melihat air ileran Taeyeon keluar perlahan. Kekehan kris mulai besar saat Taeyeon mulai berbicara tak jelas.

Namja itu melepaskan pelukkannya dari tubuh Taeyeon. ia baru sadar bahwa masih menggunakan pakaian pesta semalam. Dengan hati-hati ia beranjak dari tempat tidur tersebut. Kakinya yang panjang melangkah menuju kamar ganti. Ia berniat untuk mengganti pakaiannya.

***

Jika bukan karena pulang kembali ke Seoul, Chanyeol tak akan mau bangun cepat untuk hari ini. Semua barang yang akan di bawa sudah tersusun dengan rapi dalam kopernya. Ia sangat tak sabar untuk kembali ke negaranya. Ia sangat rindu dengan suasana Seoul, terlebih musim semi akan segera berakhir, Chanyeol tak akan pernah melewatkan pergantian musim semi ini.

Dia melangkah keluar kamarnya. Suasana sepi dan tenanglah yang didapat dirasakan oleh Chanyeol. Ini hari keberangkatan dan Kris hyung dan Taeyeon nuna belum bangun. Chanyeol teringat akan kejadian kemarin malam yang membuatnya sedetik kemudian terkejut. Pikiran aneh menyelimutinya saat ini. Darahnya berdesir, jantungnya memompa darah 3 kali lebih cepat

Sesegera mungkin ia melangkah masuk kekamar Taeyeon. pikirannya semakin kacau saat mengetahui Taeyeon tak ada disana. Berulang kali ia mencoba menghapus pikiran konyol tersebut, tetapi malah semakin kuat pikiran itu bersarang dalam otaknya.

Sedetik kemudian namkja itu langsung beralih kekamar Kris. kali ini ia tak berani untuk masuk langsung. Wajahnya pucat pasi. Jika yang ada dipikirannya benar terjadi, maka ini adalah sebuah kasus besar yang akan menimpa hyungnya yang dingin itu.

Tangan gemetar, keringat dingin yang turun membuat penampilan Chanyeol yang sudah rapi kembali terlihat berantakan. Dengan perlahan ia mengetuk pintu kamar Kris. hatinya semakin kalut saat sudah berulangkali ia mencoba mengetuk pintu tersebut.

“baiklah aku akan masuk walaupun tak ada sahutan dari dalam” ucapnya terdengar takut

Pintu itupun perlahan terbuka oleh Chanyeol. Ia menahan nafasnya yang sempat memburu. Jantungnya berdetak semakin tak terkendali. Jika pikirannya salah maka ia akan mengutuk dirinya karena sempat memikirkan hal-hal aneh untuk hyung dan juga Taeyeon.

Chanyeol terkejut melihat sebuah pemandangan asing yang dilihatnya saat ini. Pikiran yang ada di otaknya salah besar. Ia sangat bersyukur karena pikirannya tak benar sama sekali. Senyumnya mengembang saat tahu Kris yang berbaring di sofa sedangkan Taeyeon tidur nyenyak di atas kasur Kris.

Chanyeol melihat sepatu Taeyeon yang terletak rapi disamping lemari. Ia yakin hyungnya yang membuka sepatu Taeyeon. ia yakin juga bahwa Kris juga yang menyelimuti Taeyeon.

Kris yang merasa terusik, terbangun dari tidurnya. Dia terkejut saat tahu Chanyeol berada dalam kamarnya. Ia semakin salah tingkah saat melihat senyuman Chanyeol yang melebar.

“Hyung kenapa Taeyeon nuna ada disini? Kenapa bisa tidur bersamamu” tanya Chanyeol sambil menggoda Kris yang sudah terlihat sangat gugup.

“kau ini ganti kata tidur bersama tadi, seakan-akan aku dan Taeyeon melakukan sesuatu”

Kris menggerutu kesal mendengar ucapan Chanyeol yang terlalu frontal dantak sopan menurutnya. Tidur bersama? Itu gila.

“lantas aku harus bilang apa?”

“kau lihat sendirikan aku hanya tidur sekamar, bukan bersama” ucap Kris penuh penegasan dalam setiap katanya.

Chanyeol terseyum mengerti. Ia tahu hyungnya ini tidak mau terlihat memalukan dihadapannya.

“kenapa Taeyeon nuna bisa sekamar denganmu?”  pertanyaan Chantyeol kali ini sukses membuat Kris tercekat. Otaknya bekerja keras untuk mencari alasan. Tidak mungkin ia mengatakan bahwa dirinya yang menahan Taeyeon untuk tetap bersamanya. Memang sebenarnya tadi malam Kris sadar bahwa ia memeluk Taeyeon. entah kenapa ia tak mau Taeyeon pergi tadi malam, sehingga ide konyol untuk memeluk Taeyeon pun terlintas di otaknya.

Chanyeol yang sudah menunggu jawaban dari Kris cukup lama merasa kesal. Ia kembali mengulang pertanyaan tersebut, tapi tetap saja Kris tak menjawab tetapi malah melamun.

“Ya hyung!” bentak Chanyeol yang sudah mulai kesal karena diacuhkan oleh Kris. bentakan Chanyeol tersebut memnag cukup besar. Kris merasa sangat terkejut mendengar bentakan keras yang keluar dari Chanyeol. Pandangannya berubah menjadi esal kepada Chanyeol

“aku tidak tahu kenapa ia bisa berada dikamarku” balas Kris yang sudah mulai terpancing kesal. Dua namja itu tidak tahu bahwa Taeyeon sudah terbangun dari tidurnya. Sepertinya yeoja itu terbangun karena suara makian yang keluar dari kedua namja yang sednag berdebat itu.

“ada apa?” tanyanya polos sambil memandang dua namja itu. Taeyeon mengucek pelan matanya. Ia masih mengantuk untuk saat ini.

Kris dan Chanyeol kaget saat mengetahui Taeyeon sudah bangun. Chanyeol segera mengahmpiri Taeyeon. sedangkan Kris hanya menghela nafas sebal.

“Nuna, kenapa kau bisa tidur di kamarnya Kris hyung?”

Sebelum menjawab Taeyeon kembali mengingat kejadin yang membuatnya sampai tertidur dikamar Kris. ia sadar bahwa Kris yang memeluknya sehingga ia bisa tidur disini. Ia memandang ke arah Kris yang tampak sangat dingin. Ia ingin menjawab pertanyaan Chanyeol tadi, tapi ia tajut jika saja Kris tidak terima jika Taeyeon mengatakan hal yang sebenarnya. Terlebih lagi saat itu Kris dalam kondisi mabuk.

“aku disini karena tadi malam aku sangat ngantuk, jadi aku malas pergi kekamar” jawabnya tanpa menatap wajah Chanyeol. Taeyeon berbohong.

Chanyeol merasa alasan yang disampaikan oleh taeyeon tidak masuk akal. Ia rasa ada sesuatu yang terjadi semalam tapi Taeyeon maupun Kris ktak ingin memberitahu hal itu.

Berbeda dengan Chanyeol yang merasa heran. Kris terkejut mendengar jawaban Taeyeon. ia tak tahu bahwa Taeyeon akan berbohong. Padahal ia yakin bahwa taeyeon akan mengatakan hal yang sebenarnya.

“Sebaiknya aku keluar, bukankah sebentar lagi kita harus berangkat untuk kembali ke Seoul?” ucap Taeyeon cepat dan setelah itu dengan cepat berlari memasuki kamarnya.

Kris dan Chanyeol saling pandang.

“Aku yakin ada sesuatu yang kalian berdua sembunyikan” ucap Chanyeol yang membuat Kris semakin tercekat

***

Suara bising terdegar jelas saat ini. Seluruh penumpang sudah duduk di temaptnya masing-masing. Begitupun dengan Kris, Chanyeol dan Taeyeon. saat ini mereka tengah berada didalam pesawat. Chanyeol mempersiapkan i-podnya, Taeyeon melihat kearah jendela karena saat ini ia duduk didekat jendela, sedangkan Kris membaca majalah yang disediakan oleh maskapai penerbangan.

Posisi duduk mereka pun tak seperti pada saat pergi ke Hongkong. Posisi duduk saat ini adalah Kris berada diantara Taeyeon dan Chanyeol.  Taeyeon dan Chanyeol sempat heran dengan posisi duduk seperti ini. Terutama Taeyeon. ia tak percaya Kris yang mengiginkan posisi duduk seperti ini. Chanyeol sangat tahu kenapa Kris mengubah posis duduk mereka. Kris tidak ingin taeyeon dekat dengannya.

Pesawat mulai berjalan. Chanyeol sudah menyelipkan Headset di telinganya. Taeyeon terseyum sendiri saat ia melihat ke arah bawah. Taeyeon sangat suka berada didekat jendela. Ia ingin melihat keadaan awan dan langit. Kris mencuri-curi pandang ke arah Taeyeon yang tampak masih sangat takjub melihat awan-awan yang berarak.

Taeyeon begitu tampak polos dimata Kris. senyumannya sangat manis. Ia tak percaya bahwa yeoja ini sangat cantik. Kris melirik sekilas ke arah Chanyeol. Ia memastikan bahwa Chanyeol benar-benar harus tertidur. Kris tidak mau jika ia ketahuan memandang Taeyeon diam-diam oleh Chanyeol.

“CK, kau norak sekali” sahut Kris tiba-tiba

Taeyeon menoleh kearah Kris. ia mengerucutkan bibirnya mendengar pendapat Kris barusan

“Aku bukan norak tapi takjub”

“Bagiku itu sama saja” balas Kris yang membuat Taeyeon semakin memanyunkan bibirnya.

Kris tertawa melihat ekspresi Taeyeon yang menurutnya sangat imut. Taeyeon memandang Kris dalam. Kris yang merasa ditatap seperti itu langsung berhenti tertawa.

“Kenapa berhenti tertawa?”

Taeyeon bertanya kepada Kris. tapi tatapan matanya kecewa untuk saat ini

“kenapa kau memandangku aneh seperti tadi?” tanya Kris balik. Sekarang taeyeon mengerti alasan Kris menghentikan tawanya. Taeyeon tahu bahwa tadi ia menatap Kris sedikit lebih dalam.

“Aku terkejut melihat tawamu, kau tahu baru kali ini aku melihat tawamu dan aku semakin senang jika aku yang membuatmu tertawa seperti tadi”

Kris tercekat. Ia tak tahu yeoja yang di hadapannya ini akan mengatakan hal yang begitu manis. Kris dapat melihat mata Taeyeon berbinar mengatakan hal itu. Ia yakin yeoja itu tulus.

Suasana sedikit canggung sehabis Taeyeon berkata tadi. Kris dan Taeyeon hanya saling menatap satu sama lain. Taeyeon merasa sangat gugup ditatap oleh Kris. sedangkan Kris merasakan detak jantungnya semakin melambat.

Kris sadar. Dengan segera ia mengalihkan pandangannya dari Taeyeon. mereka sibuk mengatur suasana jantung masing-masing. Taeyeon beralih menatap jendela. Ia tersenyum saat mengingat kejadian tadi. Ia yakin perlahan-lahan Kris akan melihat dirinya.

***

Yoona segera merapikan dandanannya. Ia berencana untuk menjemput Taeyeon di bandara. Sudah 10 hari ia tak melihat sahabat pendeknya itu. Ia sangat merindukan Taeyeon.

DRRT

Getaran yang berasal dari posel Yoona itu menghentikan kegiatan yeoja itu sejenak.

From : My Han

Yoona-a aku ingin kau menemaniku pergi ke sanggar di dekat kawasan Gwangju

Yoona menghela nafas panjang saat membaca pesan singkat yang dikirim oleh Luhan. Ia sangat ingin bertemu dengan Taeyeon tapi sepertinya ia tak dapat menjemput Taeyeon di bandara. Padahal ia sudah berjanji dengan JiYong untuk pergi menjemput Taeyeon bersama.

Yoona melihat Jiyong mendekat kearahnya. Perasaan menyesal ia rasakan saat Jiyong sudah berada tepat di hadapannya.

“Bagaimana Yoona-a jam berapa pesawatnya mendarat?” tanya Jiyong terseyum

“Oppa aku tak bisa menemanimu menjemput Taeyeon, aku ada urusan mendadak”

Jiyong mengangguk paham. Ia menatap Yoona jahil “Apa bersama Luhan?”

Yoona tersenyum malu mendengar pertanyaan yang di lontarkanoleh Jiyong. Tanpa menjawab pun Jiyong sudah tahu jawabannya.

“Kuharap kencan kalian berjalan lancar” sahut jiyong lagi

“Ini bukan kencan oppa!”

“hahaha yasudahlah kalau kau tak mau mengaku” ejek Jiyong yang semakin membuat Yoona malu dan kesal.

Yoona mendorong pelan tubuh Jiyong “cepat jemput Taeng, sebentar lagi ia sudah akan mendarat

***

“Bawaanmu semakin bertambah saja nuna-a” lagi-lagi Chanyeol mengeluh

Chanyeol heran melihat Taeyeon yang semakin menambah bebannya. Jika sewaktu berangkat ke Hongkong Taeyeon juga membawa banyak barang tapi kali ini lebih parah lagi. Taeyeon memborong seluruh toko yang ada di Hongkong sepertinya. Taeyeon membawa satu koper khusus oleh-oleh dan beberapa kantong plastik yang isinya makanan ringan semua.

Taeyeon bersusah payah membujuk Chanyeol agar mau menolongnya membawakan barang bawaanya. Chanyeol sempat tak mau menerima suruhan Taeyeon, tapi karena Taeyeon sangat memohon akhirnya ia luluh juga

“YA HYUNG! Bisa kau tolong aku membawakan ini?” teriak Chanyeol pada Kris yang memang sudah jauh di depan mereka.

Kris menoleh kebelakang. Ia dapat melihat raut kesal Chanyeol disana. Matanya kembali melihat yeoja pendek yang sepertinya sangat keberatan dengan barang bawaannya. Saat Kris hendak membantu Taeyeon membawakan barangnya. Tiba-tiba Taeyeon melambaikan tangannya. Kris tahu Taeyeon melambaikan tangan itu bukan padanya. Ia yakin ada seseorang yang Taeyeon kenal di belakangnya.

“OPPA!”

Teriak Taeyeon senang. Kris berhenti melangkah. Ia melihat ke arah belakangnya. Matanya melotot untuk beberapa detik.  Kwon Jiyong.

Jiyong berlari menghampiri Taeyeon dan Chanyeol. Ia dengan cepat membawakan barang bawaan Taeyeon. chanyeol terseyum melihat Jiyong ada disini. Chanyeol memandang ke arah Kris yang masih terdiam. Dia tersenyum melihat ekspresi hyungnya saat ini “Kris hyung cemburu” gumamnya pelan

Jiyong berjalan duluan dan diikuti oleh Taeyeon yang juga membawa plastik yang tadinya berada di tangan Chanyeol.

Saat melewati Kris. taeyeon berhenti dan tersenyum manis pada Kris.

“Yi Fan-a gomawo karena sudah membawaku ke Hongkong selama 10 hari” Taeyeon menundukkan kepalanya karena malu

Jiyong yang sudah berada jauh dari Taeyeon tersadar bahwa Taeyeon tak mengikutinya lagi. ia melihat ke belakang. Tampak Taeyeon yang sedang berbincang dengan Kris. mata Jiyong membesar saat Taeyeon mencium singkat pipi kanan Kris. ia melihat wajah terkejut Kris dan Chanyeol. Tapi dia lebih terkejut, ia tak menyangka Taeyeon akan seberani ini. Jiyong patah hati

***

Kris termenung di halaman rumahnya. Ia kembai mengingat kejadian yang di bandara tadi siang. Taeyeon menciumnya. Ia sangat terkejut dengan tindakan Taeyeon yang tiba-tiba tersebut. Kris memegang pipi kananya. Senyumnya mengembang saat ia teringat hal itu lagi.

*flashback*

“Yi Fan-a gomawo karena sudah membawaku ke Hongkong selama 10 hari” Taeyeon menundukkan kepalanya karena malu. Kris tak menjawab.

“aku tahu, kau sangat kesal padaku saat aku bertemu dengan Jessica, tapi aku janji akan merubah sikap memalukanku itu”

Kris semakin terdiam. Ia menatap lurus Taeyeon.

“boleh aku melakukan sesuatu padamu?” tanya Taeyeon tiba-tiba. Kris yang ingin menjawab tidak langsung berhenti. Kris merasa seluruh dunia juga ikut berhenti saat ini. Taeyeon menciumnya tepat ia akan menjawab permintaan Taeyeon. kris merasakan detak jantungnya melambat setiap kali ia di dekat Taeyeon.

Taeyeon melepaskan bibirnya dari pipi Kris. dengan cepat yeoja itu berlari menjauhi Kris. ia takut Kris semakin marah padanya

*flashback off*

Ia tak tahu harus melakukan apa lagi saat itu. ketika perjalanan pulang dirinya habis diejek oleh Chanyeol. Chanyeol bilang ekspresi Kris saat itu seperti orang bodoh. Dia tak percaya Taeyeon akan melakukan hal itu padanya. Dalam hati sebenarnya Kris sangat senagn mendapatkan ciuman dari Taeyeon tadi.

***

Suara tangisan itu tak berhenti sedari tadi. Tissue-tissue berserakan dimana-mana. Wajah yeoja itu sangat kacau. Rambut coklatnya berantakan. Berkali-kali ia memukul kepalanya sendiri dan mengutk dirinya

“Babo! Taeyeon babo! Kenapa kau melakukan hal gila seperti itu?” yeoja itu kembali mengutuki dirinya. Yeoja itu Taeyeon.

“AAAA!” pekiknyanya kuat. Jika mengingat kejadian saat di bandara tadi maka ia akan mengutuki dirinya sendiri. Ia tak habis pikir. Otak dan hatinya menyuruhnya mencium Kris pada saat itu. Ia tahu nasibnya sebentar lagi akan semakin merana karena hal tersebut. Tentu saja Kris akan marah besar padanya besok.

Taeyeon melirik ke arah jam dinding yang berada di kamarnya. Sudah pukul 7 malam. Sebaiknya ia tidur untuk memperbaiki suasana hatinya yang sangat kacau. Ia harap Kris tak akan marah besar padanya besok

***

Jiyong termenung. Di teguknya kembali soju yang ada di tangannya. Sudah sering ia di tolak oleh Taeyeon, tapi baru kali ini ia merasakan sakit yang teramat sakit. Ia tahu bahwa Taeyeon sangat menyukai Kris yang notabene adalah bosnya tapi ia menganggap perasaan Taeyeon pada Kris hanya sekedar rasa kagum.

Jiyong merasa sangat payah. Ia sekarang benar-benar putus asa untuk mengambil hati Taeyeon. ia menyerah.

“Ahjumma aku minta satu botol soju lagi” teriaknya yang membuat ahjumma si pemilik toko menatap ke arahnya

“Anak muda kau sudah menghabiskan 6 botol soju, jadi aku tak akan memberikan soju lagi padamu”

Jiyong meringis kesal. Dan sedetik kemudian ia pergi dari kedai soju tersebut sambil berjalan dengan langkah gontai.

Ahjumma itu hanya bisa menggelengkan kepalanya “Anak zaman sekarang kalau patah hati terlalu di dramatisir”

***

Hembusan embun pagi membangunkan Taeyeon. matanya agak susah untuk di buka karena semalam ia terlalu banyak mengeluarkan air matanya. Ia melirik jamnya. Hampir jam 9. Ini sudah terlambat untuk masuk kerja.

Taeyeon dengan sigap bangun dari tidurnya. Ia berlari ke kamar mandi. Taeyeon tersandung karena tissue-tissue yang berserakan dilantai kamarnya. Ia berdecak kesal. Dan kembali berlari masuk ke kamar mandi. Setelah itu berangkat kerja.

***

Chanyeol menatap Kris berulang kali. Ia melihat Kris yang sedang menatap meja kerja Taeyeon yang masih kosong. Ruangan kerja Kris dikelilingi oleh kaca sehingga ia dapat melihat keluar dengan jelas. Hal ini dilakukan agar para pegawai tidak bermain-main atau melalaikan tugasnya. Tetapi jika ada tamu penting kaca itu akan di tutup dengan tirai yang dipasang mengelilingi ruangann itu.

Kris mencoba kembali berkonsentrasi pada dokumen-dokumen yang berada di atas mejanya. Pikirannya bercabang saat ini. Taeyeon mengambil alih sebagian pikiran Kris.

“Kalau rindu, pergi saja kerumahnya” sahut Chanyeol tiba-tiba

Kris merasa Chanyeol sedang menasehatinya. Kris menarik nafas dalam

“Aku tak merindukannya, aku hanya heran kenapa dia belum datang juga? Dasar pemalas”

Chanyeol tersenyum penuh arti sambil menatap Kris “Ck, hyung jangan egois lagi, hyung lihatkan Taeyeon nuna sangat menyukaimu, buktinya ia kemarin menciummu di depan umum”

Kris merasa pipinya akan memerah. Setiap kali ia teringat akan hal itu, pipinya akann bersemu merah dan jantungnya akan berdegup lambat.

“ini alamatnya, hyung bisa menjemputnya sekarang” ucap chanyeol sambil memberikan sebuah kertas yang berisikan data-data Taeyeon.

Kris memandang Chanyeol ragu. Chanyeol balas tersenyum. Chanyeol yakin hyungnya ini pasti akan menjemput Taeyeon.

***

Taeyeon tergesa-gesa memakai sneakersnya. Ia sudah sangat terlambat hari ini. Yeoja itu berlari mencari sebuah taxi. Biasanya Taeyeon hanya menggunakan jasa bus atau terkadang Jiyong menjemputnya. Tapi untuk kali ini ia rela uangnya habis hanya untuk membayar ongkos taxi.

“Aigo, aku sudah sangat terlambat, taxi juga belum ada” gerutunya

Taeyeon memicingkan matanya saat melihat sebuah mobil yang sudah sangat familiar di matanya. Ia sedikit terkejut saat ia melihat nomor plat mobil tersebut.

‘itu mobil Yi Fan’

Taeyeon dengan cepat bersembunyi di balik sebuah pohon pinus. Ia tak mau Kris melihatnya. Seandainya saja Taeyeon tahu bahwa Kris berniat menjemputnya saat ini, pasti yeoja itu tak akan bersembunyi dari Kris.

Kris yang tadi sepertinya melihat sosok Taeyeon yang berada di pinggir jalan merasa heran ketika sosok itu telah menghilang. Di tajamkannya matanya untuk mencarii sosok Taeyeon tersebut. Sudut bibirnya naik saat ia melihat sosok Taeyeon yang sedang bersembunyi di balik ebuah pohon.

“Dasar bodoh” ucapnya sambil tersenyum. Kris menghentikan mobilnya. Ia berjalan keluar dan menghampiri Taeyeon yang sedang menunduk dan bersembunyi di balik pohon.

“Kim Taeyeon kau gagal dalam hal bersembunyi” saut Kris yang membuat Taeyeon terkejut setengah mati. Ia tak menyangka Kris akan menemukannya semudah itu.

“hehehe Yi Fan-a? Aku tadi sedang memeluk pohon ini untuk mengukur diameternya” ucap Taeyeon asal-asalan. Kris terkekeh pelan dan dengan cepat ia menarik tangan Taeyeon untuk masuk ke dalam mobilnya.

***

Angin berhembus, suara deburan ombak terdengar merdu saat ini. Taeyeon dan Kri saat ini berada di pantai. Kris tak membawa Taeyeon ke kantor melainkan ke pantai yang indah ini. Taeyeon tak tahu maksud Kris mengajaknya ke pantai ini.

Kris berjalan perlahan ke arah Taeyeon. dia menatap tajam yeoja itu. Taeyeon tak berani membalas tatapan dari Kris tersebut. Jantung Taeyeonn semakin berdetak kencang saat ini. Dengan perlahan ia memberanikan diri membalas tatapan Kris

“Yi Fan-a” panggilnya gugup

Kris terlihat mengambil nafas panjang.

“Taeyeon-a, a a aku ingin..” kris menggantungkan kalimatnya. Taeyeon semakin penasaran dengan kalimat Kris selanjutnya

“ingin apa?”

“aku ingin kau membantuku untuk melupakan Jessica” kris menghela nafas lega setelah mengucapakan hal itu

Taeyeon tersenyum manis. Ia tak menyangka Kris akan melupakan Jessica dan yang paling membuatnya senang adalah Kris yang meminta tolong padanya.

“kau yakin, Yi Fan-a?” tanya Taeyeon memastikan

“Aku yakin”

 

TBC

Huwaaaa jeongmal mianhae chingu kalo ceritanya gak sesuai harapan dan jelek pake banget *BOW*. Aku benar-benar gak tahu harus bikin kayak gimana lagi ni ff tapi walaupun hancur aku mohon komen chingu semua ya ^^, yasehunlah aku gak tau harus gimana lagi cara minta maaf sama chingu semua,, sekali lagi jeongmal mianhae chingudeul ~~

29 thoughts on “[FF Freelance] It’s Me (Part 6)

  1. Lanjut author ^o^
    Wah ndk menyangka trnyata Taeyeon eonnie mencium pipi Kris >.<
    #huaww nangiss di pojokan -__-V
    Panjangin author critanya ^..^
    #jempol buat author 😀

  2. Lanjut author FFnya ^o^ jgn lama” TT__TT
    Wah ndk menyangka trnyata Taeyeon eonnie mencium pipi Kris >.<
    #huaww nangiss di pojokan -__-V
    Panjangin author critanya ^..^
    #jempol buat author 😀

  3. sini Ji kasih sama aku aja thor dari pada merana gara2 Taengo hehehehee , eh ciiieeeee Tuan Wu udah mulai jujur gitu dong dari pada d’tahan2 ntar d’rebut yg lain baru rasa 😀 ,, next part d’tunggu ASAP ya

  4. oooohhhh…………
    kris jangan gitu dooong……
    kan oenni ikutan degdegan…………

    sudah aagghh……..ditembak aja….
    biar samasama seneeengg………..
    taeng seneng…..kris seneng………………
    reader bahagia…………author gak kena semproootttt deehh……!!!!!!!!!

    hihihihihkhihk……………lanjutiiinnn dooongg…..!!!!!!!!!!!!!!

  5. ahkirx muncul jg ni ff yg aq tgg.. astaga taeng kau begitu berani mencium kris..
    daebak thor ffx.. aq tgg kelanjutanx, ne..^_~v
    hwathing
    *BOW

  6. huaaaaa, mian baru ninggalin jejak
    Part ini keren sumpah,
    Kris pasti akan terpesona dg Taeyeon Eonnie .
    Jangan sampai nanti kalo kris udah bener* lupain sica, sica dateng lg ke kris ,andwae
    NextPart jangan lama yaa, he

    • waaah chingu pujiannmu itu membuatku terbang 🙂
      hehehe gak janji cepat untuk nextnya gomawo ya udah baca dan komen ^^

  7. iya thor ceritanya ga sesuai ma harapan, kurang panjang maksudnya.^_^

    Ayo, thor. Kris bikin cembur berat donk ma Jiyoung, bikin mukanya kaya kepiting rebus. hihihi

  8. kriseeeee waaaa, pangeran banget sih dia..
    Jiyong masa pasrah, ga ada usaha apa gitu.. Buat jiyong sama kriss singit dong thor, ngerabutin taeng :3 yayaya haha
    next chap ditunggu 🙂

  9. ecieeee…Taeng mulai berani nih hahaha makin ngelunjak tapi bikin Kris seneng…hahahahhaa
    *ngebayangin tampang kris yang melongo* lucu kayaknya XD

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s