[FF Freelance] Our Target (Part 5)

Title                       : Our Target!

Author                  : Park Min Gi

Main Cast            : Kim Jongin, Lee Taemin, Krystal Jung, Choi Sulli, Lee Jinki, Kim Jonghyun

Sub Cast               : Choi Minho

Genre                   : Horor-Romance

Length                  : Sequel (Part 5)

Rated                    : PG-17

Summary             : When a plan change for some reason…

Previous part: Part 1, Part 2, Part 3, Part 4

***

Krystal dan Jongin terlihat sangat bahagia setelah, mereka mendeklarasikan bahwa mereka kini resmi berpacaran. Mereka,  selalu menjadi pusat perhatian dimanapun mereka berada. Apalagi saat, mereka memutuskan untuk makan malam disebuah restoran maka, secara otomatis para wanita dan pria yang berada di sana akan benar-benar dibuat iri. Jongin yang hanya memakai kaos V-neck hitam dan jeans berwarna biru dongker, memperlihatkan kulitnya yang terlihat seksi jika di balut dengan apa yang tengah ia kenakan. pakaian se-simple itu,  sanggup membuat dirinya menjadi pusat perhatian para wanita di restoran.

Di wajah para gadis itu seakan tertera andai-andai seperti,  ‘betapa beruntungnya Krystal menjadi pacar namja itu?’ atau ‘andai saja namja itu adalah pacarku’

Sementara Krystal, dengan mini dress yang bertema casual berwarna hitam dengan corak. Mampu membuat semua mata pria tertuju padanya. Beberapa tatapan para  pria itu sedikit mengganggu Jongin. bukan karena, ia tidak bangga akan kecantikan pacarnya yang sanggup menjadi pusat perhatian bak bidadari turun dari langit. Bukan juga, karena ia iri mendapati kenyataan di tempat itu jauh kebanyakan laki-laki dibanding perempuan, maka dari itu perhatian lebih di tujukan pada yeoja-nya.

Bukan karena dua hal itu.  melainkan, beberapa lelaki yang ada di restoran itu memandangi Krystal dengan tatapan mesum. Alhasil,  Jongin langsung merangkul erat pinggang Krystal untuk menjauhkannya dari para lelaki mesum itu. dan jika, para lelaki itu sanggup menggoda Krystal di depannya, ia tak perduli jika semua orang di sini tau identitas aslinya. Ia tak keberatan, jika dirinya lepas kendali dan menjadi vampire untuk meminum semua darah orang-orang yang ada di sini.

Sudah lama juga aku tak meminum zat seenak itu. *batin Jongin

Dan karena hal itu juga, Jongin-pun menjadi sedikit possesive pada Krystal. Ia tidak ingin, melihat Krystal dengan namja lain terlalu dekat. Meski ia vampire, tapi emosinya jauh lebih tidak stabil jika melihat pacarnya sedang bersama lelaki lain. sama seperti, manusia possessive pada umumnya.

Maka dari itu, Krystal harus sedikit mengurangi kegiatannya bersama namja lain untuk menjaga perasaan Jongin. ia tak keberatan akan hal itu. asalkan waktunya akan ia habiskan  bersama dengan namja yang sangat di sukainya. Kim Jongin.

**

“Kau terlihat sangat bahagia, Krys-ssi~” sapa sulli yang baru saja menyambut kedatangan Krystal di ruang mading. Krystal terkekeh dan tersipu malu pada detik berikutnya.

“sepertinya, kau dan Jongin benar-benar dilanda hangatnya cinta~ hahaha!”

“Kyaa~ Sulli-aay! K-kau ini bicaranya norak sekali! Dilanda hangatnya cinta? kata macam apa itu?!” seru Krystal tertawa geli sendiri memikirkan kata-kata Sulli yang baru diulanginya tadi. “Kau sedang apa, sul?” tanya Krystal ketika melihat Sulli kembali sibuk memainkan laptopnya yang berwarna pink.

“aku baru saja me-review kembali tulisan kita mengenai Jongin dan Taemin! Lalu,…”

“lalu apa, sulli?”

“aku menemukan keanehan yang cocok pada ciri-ciri…” ucap sulli yang merendahkan nadanya pada bagian akhir perkataannya. Krystal yang dapat mendengar jelas ucapan Sulli barusan, berusaha mendesak temannya itu untuk melanjutkan kata-katanya.

..

“vampire” jelas sulli.

..

Sebuah ledakan tawa yang berasal dari Krystal memenuhi ruang mading. Yeoja itu benar-benar tertawa geli mendengar ucapan temannya barusan. sementara, sulli hanya menaikkan sebelah alisnya, pertanda ia bingung dengan hal selucu apa yang sanggup membuat temannya tertawa terbahak-bahak seperti ini.

“K-kau pasti bercanda Sulli~?!  hahahaha! M-mana mungkin mereka- ..hahahahha!!” seru Krystal beriringan dengan suara tawanya yang masih membludak.

“hm… sudah ku duga kau tidak akan percaya padaku..” Kata sulli. Terdengar sedikit kekecewaan dari nada suaranya.

Krystal menghentikkan tawanya usai mendapati ekspresi Sulli yang berubah kecewa. ia masih tak dapat menghentikkan tawanya secara utuh, namun disamping itu rasa bersalah juga sedikit memenuhi fikirannya.

“Sulli…apa yang membuatmu berfikir bahwa mereka i-itu… euhm..vampire?” ledek Krystal.

Sulli menyipitkan matanya. Ia tau benar bahwa, Krystal masih belum puas menertawai  sesuatu yang dianggapnya tidak lucu sama sekali.  “kalau kau melihat tulisan-tulisan yang kita buat, pasti kau akan mengerti Krystal..”

“okay, now explain to me..apa yang kau ketahui!” Krystal melanjutkan. Kali ini, ia mampu menghentikkan kegeliannya tadi, sesaat setelah wajah sulli berubah serius.

“baik. K-kau ingat kesan pertama yang kau dan aku tulis saat, pertama kali kita bertemu dengan mereka.. ini! aku akan menunjukkannya padamu” Sulli dan Krystal kini, mengamati laptop berwarna pink itu dengan serius.

“di sini kau bilang bahwa, Jongin bisa melangkah dengan cepat jauh lebih cepat dibanding manusia pada umumnya. Dan aku mengatakan taemin memiliki kulit yang dingin. Dan asal kau tau saja… kadang kala aku melihat Taemin memiliki kecepatan berlari yang tidak terkendali lebih dari standart manusia biasanya!” seru sulli menjelaskan.

“lalu?”

“Vampire memiliki keahlian lebih dalam melakukan itu Krys-sie. Bahkan, kulit mereka lebih dingin dari es!”

“sulli…kalau hanya hal itu yang membuatmu berfikiran-“

“dengarkan aku dulu! aku belum selesai menjelaskan penelitianku Krystal Jung!” geram Sulli sebelum, Krystal sempat melanjutkan kata-katanya. Ia memandangi temannya ini dengan ekspresi bingung. Namun, jauh dalam hatinya…sebenarnya, ia juga ingin tau lebih lanjut. “hm, baiklah! Teruskan!”

..

“kau bilang Jongin sanggup menghancurkan dinding yang ada di belakangmu saat itu. dank au juga bilang, warna bola mata Jongin seperti bisa berubah-ubah. Dan, aku merasakan hal yang sama ketika Taemin makan malam bersamaku saat itu. saat, pertama aku bertemu dengannya ku rasa ia memiliki bola mata berwarna cokelat, tapi.. ketika hari itu-“

“Sulli…bagaimana kalau mereka memang memakai lensa kontak?”

“apa kau bercanda?! Mana mungkin seseorang dapat mengganti lensa kontak seiring berjalan dengan kegiatannya! Apa kau fikir aku tidak memikirkan hal itu sebelum memberitahumu soal ini? belum lagi… keanehan Lee Taemin yang tidak bisa memakan bawang!” Sulli berkata. Nadanya kali ini terdengar, sangat kebingungan akan semua ini.

“m-mungkin saja ia memang benar alergi bawang, Sul!”

“Krystal jung, apa menurutmu itu tidak aneh?!”

“eum.. benar juga sih! Aku juga baru dengar bahwa, ada seseorang yang alergi pada bawang!” ucap Krystal mulai membenarkan apa yang tengah di fikirkan Sulli.

“dan… apa menurutmu kata-kata yang pantas dilanjutkan berawalan dari dar?”  tanya Sulli pada Krystal. Krystal terdiam beberapa saat sebelum menjawab pertanyaan Sulli dengan, “darah? Atau dadar?”

“sebuah minuman!”

“darah mungkin. Memangnya, ada apa dengan darah?”

“Taemin pernah berkata bahwa ia lebih baik, memakan salad daripada meminum dar-…lalu, ia seperti sadar akan sesuatu dan menghindari hal itu dengan berkata makan telur dadar. Apa lagi yang lebi aneh dari itu?!” seru sulli yang kembali, memikirkan masa-masa ia bersama Taemin dikala itu.

“Sulli… mungkin saja, ia hanya bercanda.”

“Krystal, jika kau tidak mempercayaiku itu terserah padamu!! Aku bosan, mendengar omonganmu yang selalu menghindari ucapanku yang beralasan!!” gerutu sulli kesal. Krystal kini berusaha menghibur sulli dengan duduk di samping yeoja itu. lalu, mempersembahkan senyum termanisnya.

“sulli..bukannya aku tidak percaya pada kata-katamu. Tapi menurutku, Jongin dan Taemin itu sangat jauh dari eum..vampire. meskipun, kita merasa bahwa mereka memiliki keanehan lain yang tidak dimiliki manusia pada umumnya. Tapi..Jongin tetaplah Jongin. ia adalah pacarku. Dan seberapa dinginnya dia, aku tetap bisa merasakan kehangatannya ketika kami bersama. Dan, apa menurutmu vampire memiliki jiwa yang hangat untuk mencintai seseorang?” tanya Krystal.

Kali ini giliran sulli yang terlihat berfikir sejenak. “iya juga sih… Jongin benar-benar terlihat mencintaimu! Dan..vampire tidak memiliki hal itu! hm..mungkin aku yang salah menilai”

“benarkan apa yang ku katakan? Lalu, taemin… apa ada vampire yang mengerjar cinta seseorang secara terang-terangan?”

“taemin? Mengerjar cinta seseorang? S-siapa?”

“yaa! Choi sulli! Kau ini jangan berpura-pura bodoh, semua orang tau kini kau dan Taemin sangat dekat!”

“ouh, itu…eum, a-aku tidak tau Krystal… aku sedang tidak ingin memikirkan hal itu saat ini! lagipula, aku masih menganggap Taemin sebagai teman…”

“Teman bisa menjadi pacar kooo hihi, cobalah mencintainya. Cinta itu benar-benar membahagiakan sulli!” jelas Krystal dengan wajah berseri-seri membayangkan ekspresi Jongin, yang tengah tersenyum padanya.

“aisssh~ yeoja ini benar-benar sedang jatuh cinta! kau benar-benar terlihat bodoh saat ini! hahah boleh aku potret?”

“Yaa!  Andweyooo!” protes Krystal sembari merebut kamera yang sengaja di sorot padanya tadi. Mereka kejar-kejaran seperti anak TK pada umumnya.

***

“Taemin-aah!!”

Terdengar suara seseorang  yang menginterupsi kegiatan namja pemilik tubuh kurus itu. ketika, namja itu menoleh untuk mengetahui siapa yang datang, saat itu juga namja yang berteriak tadi telah berada di sampingnya.

“aish, darimana saja kau?! berkencan sampai melupakkan waktu untukku?” ledek taemin.

“aishh~ yaa! Kau ini benar-benar seperti anak kecil! “ Jongin terkekeh sembari mengacak pelan rambut taemin. Lalu, mengikuti namja itu ke dalam kamar.

“bagaimana hubunganmu dengan soojung?”

“aegyooo~ yeoja itu benar-benar membuatku gila! Kau tahu? Bahkan, ia dapat membuatku melupakan kebiasaan yang tak pernah bisa kuhilangkan sejak lahir. Sudah lima hari ini, aku tidak meminum darah manusia! Dan meskipun begitu, darah soojung lah yang membuatku kuat!”

“apa maksudmu?” tanya Taemin bingung.

“aku benar-benar menginginkannya, Minnie! Darah yang ia miliki seakan memaksaku untuk tidak meminum darah yang lain.” jelas Jongin masih berseri-seri.

“Jongin?! k-kau tidak bermaksud untuk-“

“aku menginginkannya menjadi seperti kita. Aku ingin abadi bersamanya. Mungkin karna itulah, darah yang memiliki wangi yang  cukup kuat itu hadir dalam tubuhnya! Ia menungguku, untuk menjadikkannya abadi. Sama seperti kita…” seru Jongin sembari memandang paras namja bernama Taemin.

“Jongin-aah…kau tidak boleh melakukan hal itu! setidaknya, ia yang harus memintamu!”

“ya-ya baiklah! Aku tau aturannya, minie. Oh iya, bagaimana dengan Sulli?” tanya Jongin. Taemin mendadak berubah sedikit sedih. “entahlah, ia seperti menjauhiku karena sesuatu hal! Aku tidak tau pasti. Tapi… beberapa hari ini aku melihatnya sibuk bersama lelaki lain!”

“APA?! B-BERANI SEKALI IA BERSIKAP SEPERTI ITU PADAMU?!! BESOK AKAN KU BERI PELAJARAN-“

“Jongin-aah! Sulli tidak berselingkuh. Ia hanya sibuk, dengan teman-teman madingnya! asal kau tau saja, aku juga sempat emosi ketika ia seperti itu. tapi,…ketika aku berfikir lagi. Aku tidak memiliki hak untuk melarang sulli bergaul dengan yang lain! lagipula, aku ini vampire. Akan jauh lebih baik baginya jika, ia bergaul dengan makhluk sejenisnya..” seru taemin terdengar menyedihkan.

“Ya, Lee Taemin! Kau tidak boleh menyerah seperti itu! karna, kita vampire maka itulah kelebihan kita dibanding manusia lain! kita dapat membunuh siapapun yang kita mau, jika orang itu menghancurkan kebahagiaan kita! Kalau aku jadi kau, aku tidak akan segan-segan membunuh orang-orang yang berusaha merebut Krystal dariku!” berang Jongin meledak-ledak.

Taemin mendesis pelan, sebelum berkata.. “itu pasti pemikiran Kim’s Family, beda dengan milikku. Karena, keluargaku diciptakan untuk tidak melukai manusia Jongin!”

Jongin tersenyum licik merespon perkataan Taemin. “oh yea, aku lupa! Kau adalah Lee’s family~”

***

Keesokkan harinya di hannyang school.

“Krystal!!” sapa Jongin ketika, melihat yeoja-chingunya keluar dari kelas.

“Ah? Chagiya!” sahut yeoja itu berseri-seri.

“hari ini kau ada acara tidak? Aku ingin mentraktirmu makan setelah, pulang sekolah nanti!”

“eum.. ah, tidak bisa chagiy! Aku ada janji dengan Minho oppa siang nanti! Ia bilang, ada sesuatu yang penting yang ingin di sampaikan padaku!”

Jongin tampak kecewa juga berang dalam waktu yang bersamaan. “apa maksudmu dengan Minho? S-siapa dia?! K-kau ini kan pacarku, masa kau lebih memilih dia dibanding aku?!” tanya Jongin kesal.

Krystal yang mendengar hal itu buru-buru menggenggam tangan dingin milik namja-chingunya. Ia tak ingin, membuat namja chingunya salah paham. “aish, J-jongin-aah, jangan seperti itu! kita bisa melakukannya lain waktu. Minho oppa adalah sehabat ku sejak dulu, jadi…aku tidak enak jika menolaknya. Lagipula, ia bilang hanya sebentar kok! Pokonya, setelah semuanya selesai aku akan langsung menghubungimu, oke? Eum, aku pergi dulu ya! Sampai nanti chagiya~” seru Krystal sembari berpamitan sebelum, akhirnya memutuskan untuk mencium pipi jongin dan berlalu.

Jongin yang menyadari hal itu langsung tersipu malu akibat perlakuan Krystal yang tiba-tiba. Namun, itu tak berlangsung lama ketika, ia kembalimengingat kata-kata Krystal soal Minho tadi.

“aku tidak akan membiarkan namja chingu itu berusaha merebut Krystal dariku! Hm..lebih baik ku ikuti mereka!” katanya pada diri sendiri.

***

“sulli ada yang mencarimu!” suara seseorang berhasil membuyarkan lamunan Sulli yang tidak jelas rupanya. Sulli menoleh ke arah pintu ruangan yang terbuka dan mendapati sesosok pria bertubuh kurus menunggunya sembari tersenyum manis padanya.

“Taemin Oppa?” sahutnya

“ah, sulli-aay…b-bisakah kita berbicara sebentar diluar?” tanya taemin yang terlihat seperti salah tingkah

“Ouw…Ne oppa~”

***

*Soojung Pov*

“Krystal!!???”

Terlihat seseorang memanggilku dan melambaikan tangannya sembari memberi tanda padaku. Segera ku hampiri minho-oppa dengan semangat yang tinggi. Rasanya, sudah lama sekali aku tidak melihatnya.

“Aishhh~ akhirnya sampai juga kau!” sapanya

“Ne oppa! ah, aku lelah sekali…” seruku terengah-engah. “oh iya, apa yang ingin kau bicarakan oppa?” lanjutku bertanya setelah, berhasil mengatur nafasku kembali normal. Minho menampikan senyum yang paling manis yang pernah ku lihat. Ia seperti, sedang menyembunyikan sesuatu dariku.

“Kryssie… aku.. eum… sebelumnya… ini untukmu!” katanya sembari memberikanku sebuah bunga mawar berwarna merah. Ah, warna dan bunga kesukaanku!

“Gomawoyooo oppa~ sepertinya, sudah lama sekali kau tidak sebaik ini padaku! Aku mencium gelagat yang tidak benar ini! cepat katakan apa yang kau inginkan dariku?”

“hatimu” jawabnya singkat. aku tercengang mendengar jawabannya barusan. pandanganku menyorot pada parasnya yang tampak serius. Mataku membesar. Memastikkan bahwa, aku tidak salah dengar.

“aku…menyukaimu Krystal… sejak dulu. dan aku tau… kau telah jadian dengan Jongin saat ini, aku tidak akan mengganggu hubungan kalian. Sungguh! Tapi…aku hanya ingin kau mengetahuinya sebelum semuanya terlambat!” ucap Minho dengan lembut. Ia tidak pernah selembut ini padaku sebelumnya.

Tiba-tiba saja air mataku mengalir deras membanjiri parasku. Aku tidak tau, mengapa saat ini aku begitu sedih. Ketika, Minho mengatakan semua itu padaku, aku merasa akan ada sesuatu yang membuat kami terpisah. A-aku memang menyukai Minho.  Tapi,  tak lebih dari sekedar sahabat. namun,…kenapa ucapan minho kali ini terasa seperti ucapannya yang terakhir.

“Yaa~ kenapa kau menangis?” tanyanya sembari menghapus air mata yang jatuh di pipiku.

“O-oppa…- kenapa kau berkata seperti ini… apa yang telah ku perbuat?” tanyaku padanya. Entah apa yang merasukiku. Aku hanya tidak bisa menghentikkan air mata ini.

“Pabo! Aku sedang menyatakan perasaanku padamu, bukan sedang memarahimu Krystal!!” ucapnya lembut.

Krystal memeluk minho pada detik berikutnya. ia memeluknya sangat erat, meninggalkan banyak pertanyaaan dalam benak minho. Minho yang menyadari air mata Krystal tak kunjung berhenti berusaha, menenangkan yeoja itu dengan menepuk-nepuk pelan bahu yeoja itu.

“m-maaf oppa…” gumam Krystal pelan.

*Jongin Pov*

Aku kehilangan kata-kata. pemandangan itu bagaikan  beribu-ribu duri dan pisau yang tengah bersatu untuk menusukku tanpa henti. Mendengar pernyataan cinta Minho dan reaksi Krystal setelahnya membuahkan kecemburuan dalam diriku.

Untuk apa namja itu menyatakan perasaannya?

Untuk apa Krystal jung menangis karena namja itu?!

Untuk mereka HARUS BERPELUKAN?!!

TIDAK!

Aku tidak akan membiarkan namja itu merebut Krystal dariku!!!

Tidak akan!!

***

Beberapa jam setelah itu.

“apa yang ingin kau katakan padaku, tae?” tanya Sulli.

“a-aku… aku menyukaimu sulli…” seru taemin memberanikan diri. Sulli yang mendengar hal itu langsung menatap mata Taemin yang berjarak hanya beberapa inci darinya.

“k-kau menyukaiku?” tanya sulli. Taemin mengangguk pelan.

“taemin, aku…-“

“ARGHHHHHHHTTTTTTTTTTTT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”

 

Sebelum Sulli sempat melanjutkan perkataannya, tiba-tiba terdengar suara teriakan seseorang yang berasal tidak jauh dari mereka.

“s-suara siapa itu?!” seru sulli panic. Ia melirik kearah Taemin yang masih kesal karena, waktu pernyataan cintanya di ganggu. “Taemin, ayo kita kesana!” ajak sulli.

“Sulli tapi-“

***

IN ANOTHER PLACE BUT STILL THE SAME TIME

*SOOJUNG POV*

Selepasnya aku meninggalkan Minho Oppa. aku langsung berusaha mencari benda berwarna merah yang tidak lain adalah cellphoneku. Mencoba, menghubungi Jongin untuk mengajaknya keluar.

 

To: Jongin

Jongin-aah, kau dimana? Ayo kita makan bersama ^o^

 

aku menghembuskan nafas dalam-dalam sembari menunggu balasan pesan dari Jongin. rasanya, perasaan bersalah karena menolak Minho oppa itu masih ada. Dia terlihat sangat sedih ketika, aku mengucapkan kalimat penolakan yang meskipun terdengar halus.

Bodoh!

Penolakan ya tetap penolakan!

Pada akhirnya, seseorang yang di tolak pasti akan sangat sedih. Meskipun, dengan cara apapun kita mengutarakan penolakan itu. tapi… minho oppa adalah sahabatku. Dan aku, benar-benar tidak bisa menganggapnya lebih dari itu.

Lagipula.. aku juga telah memiliki Jongin. senyumku kembali melebar mengingat, hal terakhir yang aku lakukan tadi padanya sebelum bergegas menemui minho. Agresiv sekali aku ini.  berani mencium pipinya di depan semua orang. He-he

Tapi… kenapa kulitnya dingin sekali ya? Apa dia pernah tinggal di kutub utara dalam kurun waktu yang cukup lama? Eum,… dan kenapa tiba-tiba aku memikirkan kata-kata sulli menyatakan bahwa jongin adalah…

Ah! Tidak-tidak mungkin!

Tidak mungkin namja yang menjadi pacarku sekarang adalah vampire! Memangnya dia fikir, kehidupan kami ini seperti Bella dan Edward dalam film Twilight?

“ARGHHHHHHHTTTTTTTTTTTT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”

Tiba-tiba terdengar suara teriakan seseorang yang mengguncang gendang telinga bagi setiap orang yang mendengarnya. S-suara itu…

s-seperti suara..

***

 

 

AUTHOR POV

 

“Ini balasannya jika kau berani merebut soojung dariku, Minho!!” berang Jongin sembari mengigit kasar leher minho dan meminum darahnya. Wajah tampan milik pemuda bernama minho itu kini berubah biru. Kehidupan sangat jauh dari jiwanya saat ini. kematianlah yang kini terbuka lebar menantinya. Dan Jongin menikmati hal itu.

Menikmati saat-saat dimana kehidupan seseorang telah redup. Bahkan, padam karenanya. Saat-saat dimana, seseorang yang sangat ia benci itu perlahan-lahan menutup matanya hingga tak ada lagi yang dapat di lihat.

“J-jongin…”

Tiba-tiba terdengar suara seseorang yang menginterupsi tindakannya. Suara itu, tidak asing lagi di telinga Jongin. s-suara itu…

Krystal?!!!

 

“K-krystal “ seru jongin menegang. Vampire itu,  bagaikan tertangkap basah saat mencuri harta benda pusaka milik keluarganya yang sangat berharga saat ini.

sementara Krystal,  tidak ada yang bisa mendeskripsikan perasaannya ketika, melihat namja yang ia cintai ternyata adalah vampir. Vampire yang berhasil membunuh sahabatnya, Minho. Dilihatnya, Minho yang sudah tak sadarkan diri. Terbujur kaku. Seluruh tubuhnya membiru. Lalu, ia melihat namja yang menjadi pacarnya itu sedang menyeka  darah yang bersimbah dimulutnya. Taring yang semula ukurannya pendek  mulai berunjuk panjang dan terlihat di balik bibir tipisnya.

 Taring?!

“J-jongin kau… ?? “  seru soojung terbata. Ia mengambil langkah mundur. Ketakutan melanda dirinya saat ini. apalagi, ketika Jongin mencoba mendekatinya. Secepat kilat, ia berlari sekencang mungkin menjauh dari vampire itu. Vampire yang sudah membunuh sahabat-nya.

“K-Krystal tunggu!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”

***

*Soojung Pov*

Aku tak tau apa yang kurasakan saat ini. aku hanya menginginkan bahwa semua ini adalah mimpi buruk. Dan aku harus segera bangun dari mimpi buruk ini.

“Krystaaal, stop!”  teriakan Jongin yang semakin dekat menyadarkanku. Ini bukanlah mimpi. Minho telah meninggal dan itu semua karena jongin.

vampire itu yang membunuhnya. namja yang semula ku kira manusia biasa.

Aku mempercepat lariku. Dari kejauhan,  terlihat Sulli yang berjalan ke arahku bersama Taemin. Kini aku meyakini… bukan hanya Jongin yang ternyata adalah vampire. melainkan, Namja bertubuh kurus itu juga merupakan salah satu dari bagian iblis ini. aku harus segera menyelamatkan sulli. Aku harus mengatakan padanya bahwa, apa yang ia kira ternyata adalah kebenarannya. Mereka berdua itu… vampire!

BRAKKK!!!

Sebuah dorongan kuat menghempaskan tubuhku dengan kasar hingga punggungku berhasil membentur  dinding. Perlahan, aku membuka mataku pada detik berikutnya. berharap bahwa sesuatu yang telah mendorongku ini bukanlah Jongin.

Namun harapanku sirna, seiring terlihatnya taring itu  berunjuk di depan mataku. Jongin menatapku dengan tajam. Seakan-akan siap menjadikanku korbannya setelah minho.

“k-kau… L-lepaskan aku Jongin!! l-lepas!!” rintihku kesakitan. Depresi akut jelas terpancar dari wajahku.

“Krystal dengarkan aku!! Aku tidak berniat membuatmu takut! Aku hanya tidak ingin kau direbut oleh Minho!!” jelasnya kasar. “kau hanyalah milikku! Dan aku akan menjadikan-mu abadi selamanya, sama sepertiku. K-kita masih tetap saling mencintai kan?!” tanyanya.

Aku meludahinya sesaat setelah ia mengucapkan kata-kata itu. menjijikan. Menakutkan.

“Krystal, .. A-APA MAKSUD SEMUA INI?!!”

“J-JANGAN MENYENTUHKU!!! LEPASKAN!!! SIAPAPUN  TOLOOOOOOOOOOOOOOOONG!!!” Teriakku.

Aku melirik Sulli dan Taemin yang berlari semakin cepat ke arah Jongin menyekapku. Tapi, Taemin menggunakan keahlian vampirenya dengan berlari kencang setelah menyadari, bahwa Jongin terlepas kendali.  aku melihat Taemin yang masih berusaha melepaskan jeratan tubuh Jongin dariku pada detik berikutnya.namun, ia gagal.

“TAEMIN JANGAN GANGGU AKU!!! AKU AKAN MENJADIKANNYA SAMA SEPERTI KITA SAAT INI JUGA!!”

Sesaat setelahnya, Jongin mengarahkan bibirnya ke leherku. Bersiap merobek kulitku dengan taringnya dan sejurus kemudian meminum darahku.

“Kai kau bisa melanggar aturan!!! Kai!” berang taemin. Taring panjang kini meng-cover bibir mungilnya. Namun, perkataan namja itu sama sekali tak digubris oleh vampire menakutkan yang saat ini bersiap menggigitku.aku menutup mataku menantikkan maut yang berdiri tegap menyambutku.

Kumohon jangan!! Jangan lakukan itu!!!

Frase kematian kini bagaikan tahap yang akan mendekatiku setelah ini.

“BLOODY HELL KAI, HENTIKAN PERBUATANMU!!!!!”

Aku merasa tubuhku meringan dari gencatan vampire itu sesaat setelah,  suara seseorang menghampiri telingaku. Suara seseorang yang masih asing. Kemudian,  aku memberanikan diri membuka mataku perlahan untuk melihat apa yang tengah berlangsung.

Dua orang pemuda bertubuh lebih besar dari Jongin dan Taemin berhasil menarik tubuh Jongin untuk menjauh dariku.

“J-jonghyun Hyung?!!” gumam Jongin pelan, usai melihat dengan jelas siapa yang berani menginterupsi tindakannya.

“Dasar bocah bodoh! Jangan seenaknya, jika kau berada di dunia manusia!! Jika kau terus seperti ini, AKU AKAN MENGIRIMU KE NERAKA!!” berang seseorang yang bernama Jonghyun itu.

Jongin berubah membisu setelah, kata-kata kutukan itu keluar dari mulut yang sangat aku yakini adalah kakaknya. kemudian, aku melirik kearah sulli yang masih mematung ditempatnya…sama seperti diriku saat ini. lalu, pada Taemin yang sedang bersama seorang  vampire yang,  memiliki rambut berwarna cokelat caramel, mata yang sipit dan.. wajah yang tidak asing lagi bagiku.

‘O-Onew..?’

 

-TBC-

34 thoughts on “[FF Freelance] Our Target (Part 5)

  1. Kyaae ketahuan identitasx ya.. Wah mrk kenal onew?? Apakah onew oppa itu manusia yg jd vampire krn di gigit?? Ato mmg dl pnh ktm dgn krystal?? Aigo.. Ksian jg jongin.. Kyaa taem ah sulli jd tkt deh.. Next part donk chingu.. Jgn lm y.. ( ื▿ ืʃƪ)

  2. krystal kenal sama onew? apa hubungan thor krystal sama onew?
    penasaran penasaran…
    nasib hubungan kaistal gmn? masak harus putus…
    kai tega nya kau membunuh minho… TT_TT
    lanjut thor… jgn lama” y… 😀

  3. Krys kenal Onew ????? eeehhhhhh ????????? makin seru nih tapi Minho mati gitu ?????Kai dirimu emang HOT tapi kok bunuh org sih hadeh

  4. hah? kai kau terlalu ganas, sampe bunuh minho sgala, tapi bikin krys takut, tae ketauan deh, tpi knpa krys nggak asing sama onew? lanjutannya thir segeraaaa ~~~

  5. Thor penasarannn (╥﹏╥) knp krystal knl onew? Onew ntu namja yg ksh kamera ke krystal yax? Ahhh next chapter, update soon y! Jeballl..

  6. Yatuhaaannn serius suka bangeeetttt sama FF ini T_T
    Jadiii cowok 2 tahun silamnya Krystal itu Onew? o.O
    Thor aku syok pas tau serius -_-v ga nyangka masaaa trs nasib Kai gimanaa T_T

  7. Wah jongin tega bingit. Ah penasaran sama hub. Krystal.. Jangan2 itu cwo yg ngilang sudah 2thn ygsenyumya buat krys tergila2 haha

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s