[FF Freelance] It’s Me (Part 7)

its-me

Tittle : It’s me! Part 7

Author : Yufikee

Length : Series

Cast   : Taeyeon SNSD & Kris EXO M

Other : Yoona SNSD & Chanyeol EXO K

Rating  : T

Genre : romance

Poster : art factory

Previous part: Part 1, Part 2, Part 3, Part 4, Part 5, Part 6

***

Hiruk pikuk terdengar saat Taeyeon dan Kris berjalan menuju ruangan masing-masing. Hampir seluruh pegawai berbisik ketika mereka mengetahui Bos mereka yang terkenal akan kedinginannya berjalan berdampingan dengan fans terberatnya. Otak mereka masih sulit mencerna penampakan ini. Jalan bersama? Tidak mungkin!

“Kau lihat, kurasa yeoja itu berhasil merayu Kris Oppa” bisik Yuri pada teman sebelah kursinya

“Aigoo, aku tak percaya dengan hal ini” yeoja itu menyahut bisikan dari Yuri.

“Ckckck , kita harus bertindak cepat jika sudah seperti ini, Sooyoung-a” yeoja yang bernama Sooyoung itu menangguk setuju dengan ucapan yang baru di lontarkan oleh Yuri. Dua yeoja ini adalah pesaing Taeyeon untuk mendapatkan Kris. mereka mengjar Kris hanya karena Kris kaya dan tak lebih dari itu.

Kris dan Taeyeon dapat mendengar dengan jelas obrolan yang di lakukan oleh Yuri dan Sooyoung. Kris memandang Taeyeon. ia menatap Taeyeon seolah seperti berkata ‘Memang seperti inikah mereka’

Taeyeon mengerti arti pandangan yang Kris berikan padanya “Aku sudah biasa dengan hal ini, Yi Fan-a. Tak usah di dengarkan”

“Dan kau tak berontak sama sekali?”

Taeyeon tersenyum menanggapi ucapan Kris. ia menghentikan langkah kakinya sehingga namja tinggi itupun ikut berhenti “Berontak? Kurasa itu ide yang paling buruk” yeoja itu kembali melanjutkan langkahnya, begitupun dengan namja yang ada disampingnya

“Wae?” tanya Kris sangat penasaran

“Kau ingin tahu?”

Kris menanggukkan kepalanya. Entahlah ia terlihat sangat bodoh detik ini.

Taeyeon mengangguk “Baiklah, aku tak mau berontak karena aku ingin mereka jadi temanku, jika aku berontak mereka pasti akan semakin membenciku”

Kris sejenak terdiam. Ia memikirkan suatu hal.

“Hmm.. Yi Fan-a, gomawo karena kau tidak memarahiku, aku bekerja dulu, Bye” Taeyeon melesat pergi meniggalkan Kris yang masih sibuk memikirkan sesuatu itu.

***

“Aku tak bisa menemanimu makan siang, Taeng-a” yeoja itu memanyukan bibirnya. Ia merasa bersalah pada Taeyeon saat ini.

Taeyeon menghentak-hentakan pulpen yang berada di genggamannya. “Kau ini, selalu mementingkan Luhan dari pada aku”

Yoona mengehela nafas sebentar “YA! Kau juga mementingkan Kris dari pada aku”

Taeyeon menatap Yoona kesal. Yoona juga tak mau kalah, ia juga memasang tampang kesalnya ke arah Taeyeon.

“HAAH”

Kedua yeoja itu dengan serempak menghembuskan nafas. Mereka saling pandang dan sedetik kemudian tertawa terbahak-bahak dengan topik yang tidak jelas

“HAHAHA, aigoo Taeng-a kita ini sama-sama tak mementingkan sahabat” tawa Yoona hingga ia memegangi perutnya

“HAHAHA kita memang sehati, senasib dan seperjuangan Yoong-a” balas Taeyeon yang sekarang tengah memukul-mukul meja tak jelas.

DRRT..-

Getar yang berasal dari ponsel Yoona akhirnya menghentikan aktivitas tawa dua yeoja ini. Yoona mengernyitkan dahinya setelah ia membaca pesan yang baru masuk ke ponselnya.

Yoona memandang sekeliling ruangan kantor yang luas tersebut. Bola matanya dengan lincah menelusuri setiap inchi sudut ruangan.

Taeyeon juga mengikuti arah mata Yoona. Ia yakin Yoona sedang mencari seseorang. Tapi ia tak tahu siapa orang tersebut.

“Siapa yang kau cari?” akhirnya kalimat itu keluar juga dari Taeyeon

Tanpa mengalihkan pandangannya, Yoona menjawab “ Luhan, tadi dia bilang bahwa dia sudah berada disini”

“Coba kau cari dia di luar” usul Taeyeon

“Baiklah, aku pergi dulu Taeng-a” Yoona pamit dan pergi meninggalkan Taeyeon

Taeyeon membereskan meja kerjanya. Perutnya sudah demo minta di isi.

“EHEM” suara seorang namja masuk ketelinga Taeyeon. yeoja itu beralih menatap namja tersebut.

“Yi Fan-a, ada apa?” tanya Taeyeon kaget. Yeoja ini tak pernah dikunjungi oleh Kris pada waktu istirahat makan siang

“Mau makan denganku?” tanya Kris

Taeyeon sedikit terkejut mendengar permintaan Kris untuknya. Ini hari yang paling indah, pikirnya.

Tanpa basa-basi, Taeyeon menggandeng tangan Kris menuju kantin Wu Pro

***

“Apa Taeyeon sudah pergi makan?” namja itu bertanya seorang diri. Ia melirik jam digitalnya untuk memastikan sekarang adalah waktunya istirahat makan siang.

Jiyong berpikir beribu kali saat ini jika ia hendak mengajak Taeyeon makan siang bersama. Semenjak mendengar gosip yang tersebar diantara para pegawai Wu Pro bahwa Taeyeon dan Kris berangkat bersama, Jiyong menjadi semakin ragu untuk mengajak Taeyeon. namja itu sempat berpikir bahwa Taeyeon dan Kris berkencan, dan itu semakin membuatnya frustasi.

“Sebaiknya aku lihat dulu”

Namja itupun melangkahkan kakinya untuk menemui Taeyeon. selama di perjalanan ia selalu berusaha berpikiran positif dan tak menanggapi gosip pagi tadi

***

“Kau ingin makan apa?” tanya Taeyeon untuk kesekian kalinya pada Kris.

Kris tak menjawab, ia masih sibuk memeriksa menu yang ada. Namja itu melihat dengan rinci setiap nama makanan yang di hidangkan. Ia sedikit mendesah

“Tak ada makanan yang aku sukai” sahutnya santai

Taeyeon terkejut. Kantin Wu Pro ini sudah hampir sama dengan restoran dan cafe yang biasanya ia kunjungi, tapi namja ini malah bilng seenaknya bahwa tak ada makanan yang ia sukai disini. Menyebalkan.

“Mwo? Tak ada yang kau sukai? Aku bahkan ingin memakan semua menu yang ada disini, Yi Fan-a” omel Taeyon frustasi

Kris terkekeh pelan mendengar omelan Taeyeon tersebut “kalau begitu aku melihatmu makan saja”

Taeyeon menggelengkan kepalanya “Mana bisa begitu!”

“Jika kaut tak mau, bagaiman kalau kita makan di Cafe yang ada dikawasan Gangnam?” Kris mencoba memberi ide

Taeyeon menghembuskan nafas sebalnya “Andwaee, aku tidak mau! Pergi saja kau sendiri, aku makan disini saja” tolak Taeyeon cepat

Kris melototkan matanya tak percaya. Taeyeon sudah berani menolak ajakannya? Tidak boleh!

“YA! Kau harus mau! Kau harus ikut denganku!” paksa Kris dan sedikit menarik tubuh Taeyeon agar berdiri.

“YA! Kris-ssi” teriak seorang namja saat Kris menarik sedikti lebih kuat tubuh Taeyeon.

Jiyong –namja itu– berlari menuju tempat Taeyeon dan juga Kris. matanya menatap Kris benci

“Mianhae jika kau lancang padamu Kris-ssi, tapi jangan kau memaksa Taeyeon seperti itu” ucapnya saat sudah sampai di hadapan Taeyeon dan Kris

Taeyeon menelan ludahnya. Ia tak menyangka Jiyong akan seberani ini berhadapan dengan Kris. sementara Kris mendengus meremehkan ucapan Jiyong

“Apa hubungannya denganmu Jiyong-ssi? Selama Taeyeon tak marah berarti dia tak keberatan dengan perlakuanku tadi”

Jiyong menahan amarahnya. Ia sudah terlambat mengajak Taeyeon makan siang. Ia di dului oleh Bos dan pesaingnya sendiri.

“Taeyeon tak akan berani memprotesmu karena kau itu sama dinginnya dengan vampire” jawab Jiyong berani. Entahlah kini ia bersikap sangat tak peduli dengan statusnya sebagai pegawai perusahaan Kris.

“Jika aku dan Taeyeon sepasang kekasih, kau tak berhak bukan untuk mencampuri urusan kami” kalimat yang terlontar dari mulut Kris membuat Taeyeon dan Jiyong terkejut. Kris jug merutuki kalimat yang diutarakannya barusan. Tapi namja itu berusaha tak peduli.

“Jiyong oppa, sudahlah. Aku tak apa-apa” sahut Taeyeon yang berusaha menengahi perselisihan antara Kris dan Jiyong.

Jiyong menatap Taeyeon pasti. Yeoja itu balas menatap Jiyong dan kemudian menganggukan kepalanya secara perlahan seperti bermaksud meyakinkan Jiyong.

Jiyong mengalah, ia pergi menjauh. Belum beberapa langkah namja itu kembali menoleh ke Kris dan juga Taeyeon.

“Aku harap kau bisa menjaga Taeyeon jika memang kau dan Taeyeon adalah sepasang kekasih” Jiyong kembali melangkahkan kakinya lagi. kali ini dia tampak seperti seorang namja yang kehilangan hal yang paling berharga.

***

Suara alunan musik, dan tempat mewah serta nyaman memang mendukung suasana romantis. Yeoja itu tak menyentuh sedikit pun makanannya yang sudah lama di antarkan oleh sang pelayan. Ia terlalu sibuk memikirkan sesuatu yang membuatnya lebih bahagia daripada mendapatkan makanan gratis selama sebulan.

“Ya! Kenapa kau tersenyum-senyum tak jelas? Cepat habiskan makananmu” bentak Kris pelan pada Taeyeon yang memang asyik melamun sambil senyum-senyum sendiri.

Taeyeon semakin melebarkan senyumnya. Hal itu membuat Kris mengernyitkan dahinya.

“Aku sangat bahagia hari ini, Yifan-a” Taeyeon menjawab sambil menatap Kris penuh senyum.

Kris balas menatap Taeyeon “Bahagia? Karena hal apa?”

Taeyeon semakin tersenyum. Ia memperlihatkan barisan gigi rapi dan putih itu kepada Kris “Neo ttaemunae”

Kris yang mendengar jawaban tersebut dari Taeyeon langsung merasakan detak jantungnya yang perlahan-lahan semakin melambat. Ia rasa jantungnya ada sedikit gangguan.

“Aigo, kau adalah yeoja yang paling jago merayu. Ayo segera habiskan makananmu, kau tak ingin aku rugi puluhan ribu won hanya untuk menyuruhmu memandang makanan mahal yang kau pesan, ‘kan” jelas Kris

Taeyeon mengangguk dan detik berikutnya ia melahap dengan cepat makanan yang telah ia pesan tadi.

Kris melihat Taeyeon dengan seksama yang sedang makan. Ia terkekeh saat menyadari sebutir nasi berada di sudut bibir Taeyeon. taeyeon yang merasa sedikit kaku di perhatikan oleh Kris pun bertanya “Waeyo?”

Kris mengambil nafas sebentar “Kau memang sangat kacau, kalau makan itu harus rapi” celoteh Kris sambil memberikan sebuah tissue kepada Taeyeon. yeoja itu sempat mengernyitkan dahinya heran. Ia menatap Kris, yang di balas tunjukan jari Kris pada sudut bibir Taeyeon. yeoja itu akhirnya mengerti. Dengan segera ia melap nasi yang menempel di susut bibirnya tersebut.

***

“Darimana saja, hyung?” tanya Chanyeol saat Kris sudah berada di ruangannya

Kris tak menghiraukan pertanyaan Chanyeol padanya. Ia malah melanjutkan jalannya menuju kursi kehormatannya.

“YA hyung!”

Kris mendesis mendengar teriakan Chanyeol “Park Chanyeol aku dengar itu”

“Jika kau mendengarnya, kenapa tak menjawab” Protes Chanyeol

Kris menarik nafas kesal akibat ulah Chanyeol ini. Ia tak mau berurusan panjang dengan Chanyeol yang cerewet.

“Waeyo?” tanya Kris kemudian

Chanyeol menarik kursi di hadapan Kris terlebih dulu. Namja itu terlihat sangat penasaran akan sesuatu.

“Jadi, bagaiman tadi makan siang mu dengan Taeyeon nuna?”

“Nothing special”

“Jeongmal? Aku tak percaya” respon Chanyeol. Sementara Kris terlihat santai saja dengan respon Chanyeol tersebut.

Chanyeol terlihat berpikir untuk beberapa menit. Ia mencoba mengingat sebuah momen yang sangat penting untuk Kris. Kris yang melihat tingkah Chanyeol yang sedikit aneh menatap bingung Chanyeol.

“Yeolli-a, ada apa?”

Chanyeol masih diam. Momen itu belum juga di ketahui olehnya. Namja itu sedikit mengacak rambutnya frustasi. “Aigoo,,kenapa aku bisa lupa” rutuknya

“lupa apa?” Kris menyela ucapan Chanyeol

Sedetik kemudian Chanyeol tersenyum semringah. Namja ini berhasil mengingat momen penting tersebut. Entahlah, ia juga tak yakin Hyungnya ini akan menanggapi serius hal ini atau tidak.

“Euumm hyung, aku ingin mengatakan sesuatu mengenai Taeyeon nuna” ucapnya sedikit misterius. Ia sengaja memancing Kris terlebih dahulu.

Kris jika dilihat dari luar nampak tidak peduli. Tapi isi hatinya bersorak meminta penjelasan lebih lanjut dari Chanyeol.

“Tentang apa?” Kris berusaha merespon dengan santai

Chanyeol mengambil nafas “Tadi aku lihat Jiyong hyung menemui Taeyeon nuna” Chanyeol melirik Kris. ia bisa melihat raut cemburu Kris disini. ‘yes, berhasil’ batin Chanyeol.

Chanyeol kembali melanjutkan ceritanya “Jiyong hyung meminta Taeyeon nuna untuk bertemu di parkiran belakang sehabis jadwal pulang”

Kris menatap Chanyeol. Tatapannya seperti mengatakan ‘Kau yakin?’. Chanyeol yang melihat tatapan Kris seperti itu pun hanya bisa mengangguk.

***

Taeyeon melirik jam tangannya sekali lagi. ia sudah terlambat selama 5 menit atas janjinya pada Jiyong di parkiran. Yeoja ini terlihat ragu untuk bertemu dengan Jiyong setelah insiden tadi siang di kantin Wu Pro.

Setelah lama berpikir, yeoja itu memutuskan untuk menemui Jiyong. Bagaimanapun Jiyong adalah teman sekaligus oppa terbaiknya. Ia tidak mau semakin membuat hati Jiyong kecewa.

Yeoja itu pun mengayunkan kakinya menuju tempat pertemuannya dengan Jiyong. Tanpa diketahuinya Kris mengintip dari dalam ruangannya Taeyeon yang pergi menuju parkiran belakang. Dengan langkah yang hati-hati ia mengikuti Taeyeon dari belakang.

***

“Kenapa belum datang juga?” Jiyong bertanya pada dirinya sendiri. Hampir 6 menit ia menghitung keterlambatan Taeyeon. sempat terlintas dipikirannya bahwa Taeyeon tak akan datang.

Jiyong menajamkan penglihatannya. Matanya menangkap sosok yeoja pendek yang terlihat sedikit berjalan tergesa-gesa. Taeyeon. itu Taeyeon. Jiyong tersenyum melihat kedatangan Taeyeon. ia menyesal telah berpikir bahwa Taeyeon tak akan datang. Yeoja ini tak mungkin ingkar janji.

“Mianhae oppa, aku terlambat” sahut Taeyeon saat sudah berada di hadapan Jiyong.

“Gwencana” balas Jiyong sambil tersenyum manis

Suasana canggung pun meliputi keduanya. Hei, ini adalah kedua kalinya situasi canggung diantara keduanya. Pertama kali adalah ketika Jiyong mengungkapkan perasaannya pada Taeyeon. dan kembali terulang lagi saat ini.

“EHEM” dehaman dari Jiyong membuat situasi kembali mencair.

Taeyeon juga berusaha menghilangkan suasana asing ini “Oppa kenapa menyuruhku untuk kesini?”

Jiyong menatap lembut Taeyeon “Aku hanya ingin bersamamu lebih lama”

“Ne?” Taeyeon bukan berarti tak  mendengarnya, ia hanya berusaha meyakinkan perkataan Jiyong tadi.

“Kau tahu perasaanku, ‘kan? Aku juga tahu kau tak akan menerima hal itu. Tapi aku hanya mengatakan sekali lagi bahwa aku mencintaimu. Nan neol saranghaeyo” Jiyong mengungkapkan seluruh hatinya. Ia berusaha terlihat tidak sentimentil di hadapan Taeyeon.

“Oppa” hanya respon lirih itulah yang bisa Taeyeon ungkapkan. Yeoja itu tak tahu harus seperti apa menanggapi pernyataan Jiyong kali ini.

Jiyong kembali angkat bicara “Selain itu aku juga mengucapkan selamat untukmu” Jiyong berusaha tersenyum kali ini.

Taeyeon mengernyitkan dahinya bingung “Dalam hal apa?”

“Kau dan Kris. bukankah kau dan Kris sudah berkencan?”

Taeyeon mendecak ‘Itu bukan kencan. Saat ini kami hanya sebatas teman, mungkin. Kau tahukan dia belum menyukaiku”

“Apa? Tapi jika aku lihat dari kacamata Kwon Jiyong, Kris sudah menyukaimu” ucap Jiyong memberi semangat.

“Benarkah?” tanya Taeyeon memastikan.

“Kau meragukan analisisku? Lihat saja nanti kalau kau tidak percaya” ucap Jiyong sombong

Taeyeon terdiam. Yeoja itu sepertinya akan sependapat dengan Jiyong.

“Taeyeon-a” panggil Jiyong kemudian

Taeyeon menatap Jiyong dengan penuh senyuman “Ne?”

Jiyong menarik nafas sebentar “Boleh aku memelukmu?” permintaan frontal itu keluar begitu lancar dari mulut Jiyong. Entahlah, ia berharap Taeyeon tak menolak permintaanya kali ini.

Taeyeon membalas permintaan itu dengan tersenyum dan sedetik kemudian ia pun memeluk Jiyong dengan senang hati “Oppa, anggaplah aku ini sebagai seorang adik perempuan yang harus kau jaga, arasseoyo?

Jiyong membalas pelukan Taeyeon. “Ne, aku akan menjagamu naui yeodongsaeng

Pelukan itupun terlepas. Keduanya pun tertawa bersama.

“Kau tahu, Sunny mengungkapkan perasaanya tadi pagi”

“Wah, apakau menerimanya?” tanya Taeyeon antusias

“Sebaiknya aku mencobanya. Lagipula ia yeoja yang lucu dan ceria sepertimu” sahut Jiyong.

Taeyeon melirik jam tangannya. Yeoja itu seperti suatu rencana rahasia. Jiyong yang menangkap gelagat aneh dari Taeyeon pun bertanya “Ada apa?”

Taeyeon segera menjawab pertanyaan Jiyong tadi “oh, tidak ada”

“Ini sudah malam. Apa kau mau pulang bersamaku?” tawar Jiyong pada Taeyeon yang masih sibuk dengan pikirannya.

“gomawo oppa, tapi tidak usah” balas Taeyeon cepat

Jiyong mengangguk mengerti “Baiklah, aku pulang duluan Taeng-a”

“Ne, jal kayo

***

Kris menggerutu sendiri di ruangannya. Namja itu terlihat menyesal karena sudah mengikuti Taeyeon diam-diam. Karena hal itu hatinya cemburu habis-habisan pada Jiyong. Walupun ia tak dapat mendengar percakapan antara Taeyeon dan Jiyong. Tapi hantinya sangat sakit dan iri saat ia melihat Taeyeon yang memeluk Jiyong duluan. Ia CEMBURU.

Sudah hampir pukul 8 malam. Ia tetap mengurung dirinya di dalam ruangan kantornya. Namja itu terlalu terbakar api cemburu.

Diwaktu yang sama tapi berbeda tempat. Taeyeon terlihat suntuk menunggu Kris yang belum juga keluar dari ruangannya. Tak seperti biasanya,kali ini Kris tak keluar sama sekali sejak tadi. Taeyeon mengetuk-ngetuk pulpennya di atas meja untuk menghilangkan rasa bosan yang sudah meliputinya sedari tadi.

Senyum Taeyeon melebar saat ia mengetahui bahwa pintu ruangan Kris terbuka. Itu berarti Kris akan keluar sebentar lagi. yeoja itu bersiap-siap dan merapikan rambutnya yang terlihat sedikit berantakan.

Kris terlihat berjalan dengan tak menghiraukan Taeyeon yang tersenyum manis padanya. Taeyeon yang heran melihat tingkah aneh Kris berlari kecil menyejajarkan langkahnya dengan Kris.

“Yifan-a” panggil Taeyeon berusaha memberhentikan langkah Kris.berhasil. namja itu menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Taeyeon.

“Wae?” sahutnya dingin tak seramah tadi siang.

“Kau kenapa?” tanya Taeyeon hati-hati

Kris sedikit mendecak dan memutarkan kedua bola matanya.

“Kau yakin bahwa kau menyukaiku?” tanya Kris balik

Taeyeon yang terkejut mendengar pertanyaan yang terlontar dari mulut Kris. yeoja itu tak percaya bahwa Kris akan menanyakan hal yang aneh seperti itu.

“Wae?” bukannya menjawab pertanyaan Kris, Taeyeon menjawabnya lagi dengan pertanyaan.

Kris semakin kesal dengan tingkah Taeyeon saat ini. Ia kembali melanjutkan langkahnya dengan cepat dan menggerutu tak jelas.

Taeyeon yang ditinggal Kris kembali berlari mengejar langkahnya.

“Yifan-a, aku tak menyukaimu, tapi aku mencintaimu” teriak Taeyeon refleks.

Kris yang mendengar hal itu tentu saja terkejut dan menghentikan langkah kakinya yang panjang.

Taeyeon sudah berada tepat di sampingnya. Yeoja itu terlihat ngos-ngosan karena mengejar langkah Kris.

“Kau bisa pastikan itu?” tanya Kris tanpa menatap Taeyeon sedikitpun

“Tentu saja” balas Taeyeon cepat

Kris yang mendengar itu dari Taeyeon tersenyum senang. Ia tak mempermasalahkan lagi pelukan Taeyeon dan Jiyong. Yang jelas Kris sudah mendapatkan kecupan manis dari Taeyeon terlebih dahulu. Yaitu ketika mereka di bandara.

***

“Aku tak percaya sungai Han akan seramai ini pada malam hari” celetuk Kris pada Taeyeon

Saat ini Taeyeon dan Kris tengah berada di pusat wisata Sungai Han. Entah siapa yang mulai, sehingga terjadi kencan mendadak antara Kris dan Taeyeon.

“Kau tahu, malam ini adalah malam pergantian musim semi ke misim gugur. Coba rentangkan tanganmu dan kau akan merasakan angin musim gugur menelisik tubuhmu” ucap Taeyeon sambil merentangkan dan menutup matanya dan merasakan angin musim gugur yang sejuk.

Kris memperhatikan Taeyeon. ia terpesona dengan kecantikan Taeyeon. ditambah lagi angin tersebut menerbangkan anak rambut Taeyeon, dan itu semakin membuat Taeyeon tampakk sempurna di mata Kris.

Perlahan tapi pasti Kris mendekat ke arah Taeyeon. taeyeon tetap pada posisinya.dengan gerakan perlahan Kris akhirnya memeluk tubuh Taeyeon dari belakang. Taeyeon yang tersentak kaget membuka matanya. Ia merasakan darahnya memanas dan jantungnya berlari saat hembusan nafas Kris tepat di tengkuk lehernya.

Mereka tak memperdulikan pandangan orang-orang yang berada di sekitar sungai Han. Mereka terlalu menikmati situasi saat ini. Jika diperhatikan lagi. adegan ini hampir sama dengan adegan fenomenal dalam film Titanic. Tetapi pelukan ini jauh lebih romantis. Walaupun tak ada kapal megah, suara deburan ombak apalagi pemandangan gunung es. Yang ada hanya sungai Han dan juga suasana bising sekitarnya.

TBC

Omoooo aku ingin menyampaikan beberapa hal ya chingu J

  • Mian untuk telatnya post ff ini, janjinya 2 minggu tapi malah 3 minggu
  • Kemungkinan next part adalah part endingnya
  • Aku sudah membuat ff KrisYeon yg lain
  • Setelah ini akan post Closer part end
  • Sasaeng fans aku lanjutin setelah closer tamat

Bagaimana???? Setuju kan???? Aku minta maaf sebanyak-banyaknya. Guru-guru pd lomba-lomba untuk ngasih UH. Dan setiap haripun UH #curcol.. oke seperti biasa minta RCL chingu semua J

23 thoughts on “[FF Freelance] It’s Me (Part 7)

  1. Taeng…akhirnya ……
    liat si Vampire cemburu juga….

    lanjutannya gak 3minggu lg kan saeeengg…….

    toooooooooo loooonggg…….!!!!!!

  2. Setujuuuuuuu..
    Aduh chingu aq bnern nunggu2 lnjutn smua ff mu lho..
    Ehh klo bsa bkin yg baekhyun or xiumin or chen or exo mmber yg lain deh.. Tpi tetep main cast yeojanya eonni aq..
    Taenggoo eonni.. Hehe..
    Klo bsa stu2 mmber exo kbgian main breng taeng eonni.. Hehehe..

    • aigoo chingu kamu nungguin semua ff geje dari aku??? *bow*
      oke oke aku udah ada rencana untuk bikin drabble kumpulan exotaeng:)
      gomawo ya udah baca dan komen ^^

  3. setuju2 aja thor ,, btw ntu Kris bener2 org yg susah ngungkapin apa yg ada d’hati ya ,, Ji sama aku aja sini aku ambil bawa plng k’rumah 😀

    • iya kris kan manusia paling kaku di ff ini #plak
      oh no!!! andwaeeee, ji nya udah aku selametin dikamar chingu #plak
      gomawo ya udah baca dan komen ^^

  4. Omo O.O romantis full deh >.<
    #daebak chingu ^o^
    Wah dgn skian lama nunggu akhrnya ad jga 😀
    Setuju chingu FF KrisYeon yang baru 😀 dtnggu ya chingu ^^
    #fighting !!!

  5. akhirnya penantian Taeng eon tercapai, si Jiyong akn berakhir dgn pairing sapa ni thor? ckck
    si Chanyeol jg hrs ada pairingnya ya thor? *wink #maksa author

    Thor bkin ff nya Yoong eon dong

    aku tunggu part endingnya ya, dan buat ff yg lain jg ku tunggu

    keep writing thor. Fighting!!

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s