[FF Freelance] Our Target (Part 6)

Title                       : Our Target!

Author                  : Park Min Gi

Main Cast            : Kim Jongin, Lee Taemin, Krystal Jung, Choi Sulli, Lee Jinki, Kim Jonghyun

Genre                   : Horor-Romance

Length                  : Sequel (Part 6)

Rated                    : PG-17

Summary             : When a plan change for some reason…

Previous part: Part 1, Part 2, Part 3, Part 4, Part 5

“This plot definetly mine & just a fanfiction”

 

 

**Previous Chapter**

Jongin berubah membisu setelah, kata-kata kutukan itu keluar dari mulut yang sangat aku yakini adalah kakaknya. kemudian, aku melirik kearah sulli yang masih mematung ditempatnya…sama seperti diriku saat ini. lalu, pada Taemin yang sedang bersama seorang  vampire yang,  memiliki rambut berwarna cokelat caramel, mata yang sipit dan.. wajah yang tidak asing lagi bagiku.

 

 

‘O-Onew..?’

 

 

 

***

 

“Kau ini benar-benar bodoh, Kai!! Apa kau tau kau sudah melanggar peraturan?!!”  geram namja berambut cokelat brunnete pada namja yang sedaritadi membisu mendapati kedatangan kakaknya.

“a-aku…”

“SEKARANG BAGAIMANA KITA MENGATASI MASALAH YANG KAU BUAT, HA?!! KAU MEMBUNUH SEORANG MANUSIA TANPA ALASAN DI TEMPAT YANG UMUM SEPERTI INI?!!”

“…”

“DASAR BODOH!! KALAU KAU TIDAK BISA MENGATASI EMOSIMU SEPERTI INI! JANGAN BERANI-BERANI MENDEKATI MANUSIA!! KAU INI…HANYA BISA MEREPOTKAN SAJA!!?!!”

“a-aku memiliki alasannya hyung…” gumam Jongin pelan, namun tetap tidak berani menatap langsung mata tajam milik kakak kandungnya tersebut. Taring di bibir mungilnya telah hilang beberapa detik setelah, Jonghyun menghempaskan tubuh vampire itu menjauh dari tubuh gadis yang hingga sekarang hanya bisa menundukkan kepalanya, menahan tangis.

Jonghyun menaikkan sebelah alisnya usai mendengar jawaban pelan dari Jongin. “apa maksudmu?”

 

“a-aku…mencintai Krystal, Hyung. aku ingin menjadikannya sama seperti kita. T-tapi… NAMJA ITU…Namja itu berusaha mendekatinya dan aku-.. argh!!“ rintih Jongin kesakitan setelah, mendapat sebuah tinjuan dari Jonghyun tepat diperutnya. Jinki dan Taemin yang melihat hal itu tersentak kaget.

“JONG!!” seru jinki berusaha menghentikkan tindakan Jonghyun.

“MENJIJIKAN!!! APA KAU INGIN BILANG BAHWA KAU JATUH CINTA PADA MANUSIA, KAI?!! APA TIDAK ADA YANG LEBIH TIDAK BERES LAGI DIOTAKMU, HAH?!!” geram Jonghyun sembari terus memukuli adik kandungnya itu.

“Hyung, dengarkan-aRGH…aku dulu Hyung! k-kita tidak akan mendapat hukuman jika, manusia yang melihat pembunuhan itu menjadi Vampire s-seperti kita?!!” seru kai, memberi ide pada Jonghyun yang langsung menghentikkan tindakannya. Jonghyun mulai berfikir mengenai setiap kata yang keluar dari mulut adiknya ini. memang benar. Mereka tidak akan mendapat hukuman jika, manusia yang melihat hal itu menjadi vampire seperti mereka!

Kini Jonghyun berbalik memandang Yeoja yang  berada tepat  di seberangnya. Yeoja itu kembali menghadap sang vampire dengan ekspresi takut. Wajah Jonghyun saat menyeringai , bahkan lebih seram dari ekspresi Jongin yang meledak-ledak tadi.

Jonghyun memiliki paras yang hampir serupa dengan dinosaurus. Membuatnya terlihat lebih kuat dibanding adiknya. Begitu, Jonghyun hanya menyisakan beberapa jarak pendek dengan yeoja itu di sertai dengan taringnya. Jinki menghalangi,  dengan mengedepankan tubuhnya agar memastikkan bahwa Krystal jung dapat ia lindungi.

“Jjong… kalau kau berniat memaksa gadis ini untuk menjadikannya vampire, maka kita berada di sisi yang berlawanan. Aku akan melindungi gadis ini!!” seru Jinki menajam.

Krystal merasakan sedikit ketenangan usai mendengar kata-kata yang terlontar dari mulut Jinki. tubuhnya meringan, mendapati tubuh jinki berada di depannya guna melindunginya.

“Hyung, tapi jika kita tidak-“

“JONG, PERATURAN ITU MENULIS BAHWA KITA BOLEH MENJADIKAN MANUSIA SEBAGAI VAMPIRE JIKA MANUSIA ITU SENDIRI YANG MEMINTANYA!! DAN KAU TAU BENAR, BAHWA KELUARGA KAMI SANGAT MELINDUNGI MANUSIA!!! SEKARANG MENJAUHLAH DARI DUA YEOJA INI, ATAU KITA AKAN BERAKHIR DENGAN PEPERANGAN?!!” geram Jinki yang kini, mulai mengeluarkan taring panjangnya sembari yerus menajamkan matanya pada Jonghyun.

Jonghyun yang melihat ekspresi Jinki yang mengeras, perlahan menjauhi namja itu juga dua gadis yang masih mematung di posisinya masing-masing. Ia memilih menerima hukuman dibanding, beradu perang dengan Jinki. Bukan karena, ia takut pada vampire itu…namun, ia tau benar jika jinki sudah berang, maka saat itu juga persahabatan mereka akan berakhir. Dan Jonghyun benar-benar tidak menginginkan hal itu terjadi.

“Taemin-aah, bawa kedua gadis ini pergi ke tempat yang aman!” seru Jinki memerintah adiknya. Taemin yang sempat tersontak kaget mendapati pemandangan sengit di depannya, seolah berangsur kembali ke dunia usai mendapati perintah sang kakak.

Dengan wajah polos miliknya, ia membawa Sulli juga Krystal yang masih menampilkan wajah ‘shock’ umtuk segera pergi dari hadapan ketiga vampire itu.

 

“sekarang, bagaimana kita mengatasi masalah ini Jinki-hyung?! cepat atau lambat pasti mereka akan mengetahuinya dan mengirim vampire-vampire ganas itu, untuk menggiring kita ke ruang tahanan!!” tanya Jonghyun panik.

“Kita lihat saja nanti, Jong! untuk sementara waktu, kurasa kita harus tetap tinggal di seoul dan berada di sekolah yang sama dengan kedua yeoja tadi bersama Taemin dan Kai. Ini adalah cara paling aman, untuk mengetahui pergerakan vampire-vampire ganas kiriman itu” usul Jinki

Jonghyun mengangguk dan kembali mendekati Jongin yang masih terdiam frustasi di tempatnya sejak tadi. “KAU- KAU HARUS MEMBERESKAN MAYAT MANUSIA YANG TADI KAU BUNUH! HILANGKAN BEKAS GIGITAN TARINGMU DARI LEHERNYA, DAN  CARI BENDA TAJAM , BUAT SEOLAH-OLAH MANUSIA TADI TERBUNUH KARENA BENDA ITU!” perintah Jonghyun dengan kasar.

Jongin hanya mengangguk pelan, dan langsung berlari cepat menggunakan kelebihan vampire-nya menuju, mayat Choi minho berada.

“benar-benar tidak berguna!” hina Jonghyun usai mendapati sosok Jongin menghilang. Jinki hanya menggelengkan kepalanya melihat ekspresi Jongin dan Jonghyun sejak tadi secara bergantian.

 

 

 

***

 

 

Dua Bulan berlalu semenjak pemakaman choi Minho berlangsung. Sekolah yang dulunya penuh keceriaan bagi Krystal, kini sudah tidak sama lagi. Sejak kepergian Minho, dan mengetahui identitas asli Kim Jongin, Krystal jung memilih untuk mengasingkan diri dari semua orang. Termasuk, sahabat dekatnya yaitu Sulli. Apalagi, sejak saat itu.. Dua namja tampan yang sebenarnya adalah Vampire ikut menjadi murid di sekolah itu bersama kedua adiknya. Mereka, menjadi sedikit lebih popular dibanding Jongin dan Taemin.

Semua yeoja tampak mengagung-agungkan penampilan mereka yang benar-benar tampak seperti pangeran yang turun dari langit. Lee Jinki, dengan senyum khas miliknya mampu membuat semua yeoja luluh dalam setiap tatapannya. Tidak ada yang dapat menolak pesona Jinki meskipun, itu namja sekalipun. Senyumnya bagai malaikat yang memasuki raga pangeran. Tidak ada yang tidak luput dan luluh saat menatap wajah tampan yang dipenuhi dengan kedamaian itu.

Sementara, Kim Jonghyun. Vampire bertubuh sexy yang memiliki bibir sensual ini sering kali membuat para yeoja yang dilewatinya meluluh lantahkan dan menginterupsi apa yang mereka kerjakan dan apa yang mereka genggam. Tatapan yeoja itu bukan hanya di iringi dengan penuh kekaguman namun, juga gairah seksual yang senantiasa hadir di saat Jonghyun mulai men-stretchingkan badan, tangan, dan kakinya dikelas. Para yeoja yang melihat pemandangan itu, tidak sanggup menahan air liur yang hendak jatuh, atau beralih dengan menegag ludah mereka.

Tetapi meskipun, Jonghyun dan Jinki yang kini menjadi sorotan para murid disekolah. Kepopuleran Jongin dan Taemin tidak juga surut. Karena, mereka memiliki ikatan darah dengan berstatus kakak-adik maka mereka menjuluki ke-empat namja yang sebenarnya adalah vampire itu sebagai ‘pangeran berdarah dingin’ .

 

Jongin menjadi lebih dingin dari sebelumnya. apalagi, setelah hubungannya dengan Krystal Jung tidak bisa dijelaskan lagi secara resmi. Untunglah, Taemin selalu berada di sampingnya untuk menghibur namja itu. meskipun, lee taemin sendiri sebenarnya juga memerlukan hiburan.

Setelah pernyataan cintanya yang gagal karena, terinterupsi tindakan Jongin itu… Sulli sedikit menjauh darinya. Sulli memang tidak seterkejut Krystal jung, namun yeoja itu masih tidak dapat menerima bahwa empat vampire kini berada disekolahnya.

Ketika sulli melihat Taemin bersama dengan Jongin, ia akan bersikap acuh dan berpura-pura tak mengenali namja itu. aura kebencian jelas tertera di matanya, saat memandang sosok Jongin yang secara langsung telah membuat perubahan dalam sahabat yeoja itu dengan membunuh choi minho. Laki-laki yang sudah bertahun-tahun menjadi sahabat Krystal.  tapi… bagi taemin, Jongin adalah segalanya, dan ia tak mungkin mengejar sulli lalu begitu saja meninggalkan Jongin yang juga masih dilanda kekecewaan.

Bahkan saat ini, Jongin pun tidak lagi diperbolehkan bertemu di sekolah dengan Krystal jung oleh Jonghyun. Jonghyun hanya takut, bahwa sosok Jongin yang tak terkendali itu akan muncul lagi begitu melihat yeoja yang sangat di cintai adiknya itu.

 

***

“Sulli!!”

Terdengar suara ketua mading menginterupsi kegiatan yang tengah Sulli lakukan di ruangan mading. Yeoja itu menoleh dan mendapati sosok ketua mading yang kegirangan dengan wajah yang memerah seperti kepiting rebus.

“a-ada apa dengan wajahmu sunbae? Kau semringah sekali!!” tanya sulli cekikikan melihat wajah si ketua mading yang menggembungkan pipinya.

“eum itu.. aku ada tugas lagi untukmu!  B-bisakan kau mencari informasi tentang Kim Jonghyun atau Lee Jinki??? kau kau sudah berhasil membuat artikel tentang Taem-“

“Tidak bisa.” Tolak sulli singkat setelah, mendengar nama para vampire itu kembali disebutkan.

Ketua mading menaikkan sebelah alisnya sebelum berkata, “excuse me?”

“aku tidak mau lagi berhubungan dengan mereka sunbae, kumohon, akan ku kerjakan semua perintahmu tapi jangan mereka..” pinta sulli yang tiba-tiba mengingat kejadian dimana Jongin berusaha merenggut identitas Krystal sebagai manusia.

“sulli-aay! Ini perintah. Jika, kau tidak mau mengerjakannya aku akan menggantimu dengan Sunhwa atau Suzy!” ancam sang ketua mading.

“Sunbae~! Kau ini apa-apaan?! Kenapa kau selalu memaksakan-“

“KU BERIKAN KAU TIGA PILIHAN. Pertama, kau boleh mencari info salah satu saja dari kakak kedua namja tampan itu, kedua… Krystal jung akan ku berikan tugas yang sama mengenai hal ini dan ketiga-“

“j-jangan Krystal, sunbae!! Ia tidak mungkin, dapat mengerjakan hal itu!!” protes sulli membela sahabatnya.  Jelas Krystal tak akan bisa. Terlebih lagi, makhluk-makhluk itulah yang sudah membuatnya mengasingkan diri dari kami semua.

“waeyo? Ku rasa, yeoja itu sangat berlebihan dan-“

“sunbae cukup!! Baiklah akan ku kerjaka. Tapi,  berhentilah untuk menghina sahabatku.” geram sulli. Sang ketua mading kembali melancarkan senyum seringainya pada sulli.

“lalu, siapa yang kau pilih Lee Jinki atau Kim Jonghyun?”  tanya sang ketua.

“eum..”

“sepertinya kemarin kau sudah membuat tugas tentang keluarga Lee, jadi ada baiknya sekarang kau mencari informasi tentang keluarga Kim” usul si ketua licik itu lagi.

“SUNBAE!!” protes sulli

“Kim Jonghyun FIX.  Be careful sulli, he’s so HOT! Aku tidak bisa membayangkan jika ia melepas seragam dan…aaah~ hehe, goodluck yeppeo~ annyeong!” seru ketua mading itu sembari keluar dari ruangan.

Sulli hanya menatap sunbae-nya itu dengan wajah geram dan emosi yang tak tertahankan. Ia berdesis pelan sebelum berkata, “Kim Jonghyun? Hot?! Pantas saja dia hot, mukanya memang benar-benar sangat mengerikan terlebih… dia adalah vampire!” desis sulli pada dirinya sendiri.

 

 

***

Semenjak ultimatum itu, sulli benar-benar gencar mengikuti sosok Kim Jonghyun kemanapun. Namun kali ini, ia mengikuti vampire itu bukan hanya di sekolah saja, melainkan kebiasaan vampire itu yang suka keluar dari sekolah secara diam-diam dan bermalam di sebuah club yang paling terkenal di korea. Sulli mengurungkan niatnya untuk memasuki club itu, pada hari pertama ia mencari info tentang kim jonghyun. Dan mencoba, mengikutinya lagi keesokkan harinya.

Ia mengetahui benar bahwa, watak vampire ini tidak jauh beda dengan Kim Jongin. tak suka di dekati oleh sembarang orang. Tidak seperti, Keluarga Lee yang ramah dan sopan pada setiap manusia.

Tak heran jika Jongin suka lepas kendali saat, ia sedang marah! Mungkin, memang watak keluarga Kim semuanya seperti itu!! *pikir sulli

Hari berikutnya Sulli membawa sebuah kamera yang sanggup mengambil gambar se-mistis apapun. Kamera itu memang di buat khusus untuk bagi manusia yang tertarik pada makhluk=makhluk gaib disekitarnya.

Sulli menggunakan kamera itu, ketika Jonghyun menunjukkan kelebihannya sebagai vampire secara diam-diam. Seperti, berlari dan berjalan cepat…bola mata yang berubah-ubah, dan jika Jonghyun akan berjalan melewatinya, sulli akan berpura-pura sedang membaca buku atau melihat lukisan yang ada di dinding.

Kejadian itu terulang hingga sulli memastikkan bahwa pekerjaan-nya membuntuti Jonghyun berhasil.

“ah…akhirnya! Sepertinya foto-foto ini udah cukup untuk ditunjukkan pada sunbae! Pasti setelah ini, vampire-vampire itu akan ketahuan dan diusir menggunakan paranormal atau semacamnya!! Hihi masa bodohlah!!” seru Sulli pada dirinya sendiri sembari, melewati coridoor yang sepi.

Langkahnya terhenti ketika, ia melihat tidak jauh dari tempatnya berdiri… terlihat sesosok namja yang ciri-cirinya mirip dengan Kim Jonghyun berdiri membelakanginya. Sulli bersigap mengambil kamera miliknya dan berjalan sedikit jauh dari namja itu untuk mengambil fotonya.

Ketika matanya menyorot pada kamera, sosok itu berbalik perlahan dengan taring panjang yang menghiasi bibir sensual-nya, menatap tajam wajah sulli.

Sulli yang menyadari Jonghyun melihat apa yang ia lakukan , memutuskan untuk berlari menjauhi namja itu. ketakutan mulai memenuhi dirinya, ketika ia menyadari bahwa kecepatan lari namja itu jauh lebih cepat dibandingkan dirinya yang hanya manusia dan bahkan seorang yeoja.

 

BRAKK

 

“Aww~!! l-lepaskan aku kim jonghyun!!” rintih sulli kesakitan usai, mendapati tubuh jonghyun mengunci tubuhnya hingga tak dapat berlari kemanapun.

 

“apa yang kau inginkan, yeoja aneh?! KENAPA KAU TERUS MENGIKUTIKU?!! “ tanyanya meninggi.

 

“…”

 

 

*Sulli pov*

Aku dapat merasakan aura kemarahan vampire ini hingga ke ubun-ubun. Pandangannya mengeras. Taringnya siap mencabik anggota tubuhku kapanpun ia mau. Ketakutan melanda diriku, namun…aku berpura-pura untuk memberanikan diriku dengan memancing amarahnya.

“K-kau ingin tahu?” desisku yang kini memberanikan diri menatap balik wajahnya. “aku ingin mengusirmu dari dunia ini!! biar mereka semua tau bahwa KAU, DAN KE TIGA NAMJA ITU ADALAH VAMPIRE!!” bentak-ku.

Sebuah dorongan keras kembali menghempaskan tubuhku. Entah apa yang membuatnya menjadi terasa sakit. Aku merasa bahwa tubuh Jonghyun semakin kuat, mendorongku ke dinding.

Vampire itu tersenyum licik sebelum, akhirnya ia berniat untuk mendekatkan bibirnya ke telingaku.

“kau fikir kau bisa mengusirku?…akan ku buat kau mengerti  kalau aku bukanlah sesuatu yang mudah ditaklukan begitu saja…” bisiknya pelan, yang langsung mengirim impuls pada tubuhku. membuat semua bulu kudukku merinding , dan bergidik usai mendengar bisikannya barusan. aku berusaha menatap wajahnya pada detik berikutnya…

 

Mata namja itu sangat…..

 

 

“JONGHYUNIE-HYUNG, LEPASKAN SULLI!!!”

 

 

*NORMAL POV*

 

Terdengar suara seseorang yang secara mudah membuat Jonghyun menjauhi tubuh sulli. Mereka berdua menoleh, dan mendapati Lee Taemin berjalan ke arah mereka.  “Taemin-aah,  jangan bilang padaku bahwa kau sama bodohnya dengan Kai dengan mencintai yeoja-yeoja bodoh seperti mereka!” ketus Jonghyun.

Sulli menatap tajam. Pertanda, Marah pada vampire Bengal itu setelah mendengar ucapannya. Jonghyun yang mendapati ekspresi sulli seperti itu, hanya kembali melancarkan senyum yang terlihat seperti sebuah seringai .

“apapun yang terjadi, jangan pernah menyentuh sulli apalagi mengasarinya, Hyung!! dia yeoja yang baik, dan dia tidak bodoh!!”  bela Taemin kesal. Sulli yang mendengar ucapan pembelaan dari Taemin spontan  membelalakan matanya.

“Sulli ayo kita pergi!” ajak Taemin sambil, menarik tangan Sulli yang masih melongo usai mendengar ucapannya.

 

Jonghyun hanya menatap tajam kepergian mereka hingga menghilang dari pandangannya. senyum menyeringai kembali menghiasi paras tampan namja itu. “dasar bodoh!!” gumamnya licik.

 

***

“t-taemin-aah… tunggu!”  seru sulli menahan Taemin saat, mereka berjalan pulang dari sekolah. Namja itu menoleh dan menyunggingkan senyum khasnya pada sulli.

 

“k-kenapa…”

 

“hm?”

 

“k-kenapa kau baik sekali padaku?” tanya sulli yang langsung membuat mata taemin memandang lurus menelusuri tanah. Ia tak berani memandang wajah yeoja itu setelah, apa yang terjadi saat Jongin hilang kendali kemarin.

 

“apa kau…takut padaku, sulli?” tanya vampire itu pelan.

 

“…”

“setelah hari itu… kau mengetahui semuanya. Kau pasti benci padaku kan?…kau pasti ingin sekali mengusirku dari duniamu, bukan?” tanya taemin lagi. Nada bicaranya benar-benar terdengar menyedihkan. Wajahnya yang polos bak malaikat kini, bagai terserang beribu-ribu luka yang sulit hilang dari hatinya. Hati?…benarkan vampire ini memiliki hati?

 

 

“aku tidak benci padamu, atau takut padamu…”

Taemin membelalakan matanya setelah mendengar pernyataan sulli barusan. ia memberanikan diri menatap wajah yeoja itu saat ini. melihat mata indah milik yeoja itu yang mulai berkaca-kaca.

“aku juga tidak berniat mengusirmu dari duniaku…tapi-…semua yang dilakukan Jongin pada Krystal itu benar-benar membuatku menyesal mendapati kenyataan bahwa apa yang ku kira itu benar.  Dan selanjutnya, yang tidak ingin ku hadapi adalah… saat kau juga salah satu bagian dari mereka… aku-“

Taemin memotong perkataan sulli dengan menariknya ke dalam pelukan hangat. Mendekap tubuh itu dengan erat. Membiarkan sulli menangisi apa yang sudah terjadi. menguraikan kesedihan yeoja itu agar terbagi dengan dirinya.

 

“mianhae sulli…mianhae… “

 

“k-kenapa taemin-aah…kenapa kau harus sebaik ini padaku?…kenapa-“

 

“karena aku menyukaimu, sulli…”

 

“…”

 

“aku sangat menyukaimu. dan aku janji…untuk menjagamu dari apapun yang membuat dirimu dalam bahaya… aku tidak ingin melihatmu terluka sedikitpun…” gumam taemin pelan dalam pelukan.

 

 

 

Secara spontanitas, tangan sulli bergerak perlahan untuk membalas pelukan namja itu. senyum kembali menghiasi wajah cantiknya dibalik pelukan hangat milik sang namja.

 

“g-gomawo…taemin-aah…”

 

 

 

-TBC-

*author’s note*

Annyeong reader^o^

Hihi ini update-an barunya. Mian jika membosankan, dan tidak sesuai dengan harapannya. Eum..Cuma ingin menginformasikan, ff ini mungkin akan berakhir pada part 10. Jadi tinggal, 4 part lagi lanjutan ceritanya. Hehe, semoga aja kalian masih setia comment, dan menikmati alur ceritanya yaa hihi.

Gomawo jeongmal ^o^

“Author ^-^”

47 thoughts on “[FF Freelance] Our Target (Part 6)

  1. Hai, reader baru nih xD
    FFnya keren banget ngga bohong deh kkk
    Lanjutannya kapan ? Udah ngga sabar nih ><
    Krystal endingnya sama kai dong u,u please u,u kaistal shipper nih u,u

  2. kok aku merasa chapter ini pendek banget yah thor.. tapi gak papa tetep seru kok 🙂
    wah wah apakah sulli bakalan nerima taemin oppa, semoga aja iya.. hihihihi 😀

  3. Kyaaaaa.. Bagaimana dg Kai ku??
    Taemin akhirnya baikan sma sulli trus Kai??
    Jd mkin pnsaran sma critanya aku langsung lanjut ya 🙂

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s