Flash Fiction #1 A-C

images

Ada.

Kyuhyun mendesah beberapa kali, menyandarkan kepalanya ke kepala ranjang lalu bergulung di balik selimutnya yang tebal. Dia sudah sampai di rumah setengah jam yang lalu, tetapi istrinya belum juga pulang. Kang Haneul.
Pria itu terdiam lagi. Bergulung lagi. Merengut lagi. Begitu terus sampai dia bisa mendengar pintu kamarnya terbuka. Kyuhyun langsung saja menyipitkan matanya. Melihat Haneul dengan intens sampai membuat gadis itu berjengit.

“Apa? Aku tidak pulang larut, bukan?” tanya Haneul dengan raut wajah menantang.

“Ah. Aku benci mengatakan ini, tetapi kamar ini merasa sangat kosong tadi. Seperti tidak ada apa-apa,” kata Kyuhyun dengan nada frustrasi tanpa berniat menjawab pertanyaan Haneul.

Kyuhyun bisa melihat raut kebingungan di wajah Haneul. Lantas saja dia berdiri menjulang di depan Haneul lalu tersenyum.

“Tidak ada dirimu dan ini benar-benar kosong.”

+++

Benci.

“Sudah aku katakan, pria itu bukan selingkuhanku. Bahkan dia tidak lebih tampan darimu juga tidak lebih kaya. Harusnya aku mencari yang lebih kaya dan lebih tampan darimu, kan?” Haneul bersengit ketika tiba-tiba saja Kyuhyun mengintrogasinya seperti seorang penjahat.

Suaminya itu juga mengatakan kalau Haneul telah melukai hatinya dengan berselingkuh. Namun, sebenarnya dia tidak begitu khawatir. Haneul yakin Kyuhyun tidak berpikir seperti itu. Hanya saja mungkin Kyuhyun sedang merajuk sesuatu dan mencari-cari kesalahan istrinya sendiri.

“Aku benci.”

Haneul terdiam mendengar perkataan Kyuhyun dengan nada dingin. Gadis itu tetap menundukkan kepalanya sampai ia merasakan Kyuhyun menangkup kepalanya sembari mengangkatnya untuk melihat pria itu sendiri.

“Aku benci. Pada pria itu. Memangnya dia tidak tahu kalau kau sudah punya suami, huh? Matanya tidak bisa melihat cincin yang kau pakai? Apa aku harus menghajarnya dulu supaya dia sadar dan …,”

“Aku mencintaimu juga,” potong Haneul diselangi ciumannya.

+++

Cara.

“Jelaskan dua cara membuat kimchi yang lezat?” tanya Haneul kepada Kyuhyun yang sedari tadi sedang asik melumurkan bumbu cabai ke sawi putih yang ada di depannya.

Mereka sedang asik membuat kimchi di dapur dan Haneul suka sekali menggoda Kyuhyun karena ini kali pertama pria itu membuat kimchi.

“Aku hanya tahu cara memakan kimchi yang enak,” jawab Kyuhyun acuh tak acuh. Ia melirik ke arah Haneul sekilas lalu kembali fokus pada kegiatannya melumuri sawi.

“Coba beritahu aku.”

“Pertama, masukkan kimchi ke dalam mulutmu. Kedua, ini.”

Haneul terdiam, lebih tepatnya terbeku ketika Kyuhyun menarik kepalanya dan menyatukan bibir mereka. Tidak hanya itu. Kyuhyun juga memasukkan kimchi yang awalnya berada di mulutnya ke dalam mulut Haneul.

“Cara itu juga jitu untuk menutup mulut seorang gadis yang bawel. Oh, apa kimchi-nya terlalu pedas?”

+++

Aku tahu ini fatal failed tapi.. reviewnya maybe? 😛

@hanakyuline / thisisfictionstory.wordpress.com

18 thoughts on “Flash Fiction #1 A-C

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s