[FF Freelance] 1983 (Part 1)

1983

| |Author : annisarifka| |Judul : 1 9 8 3| |MainCast:Kim Nichkhun(nichkhun/2pm),Bae Suzy(suzy/MissA),Lee Junho(2pm)| |Other Cast: Find by yourself..| |Genre: Romance, Action, Sad| |Rating:PG-16| |Length : chaptered| | Disclaimer:inspired by city hunter, IRIS 2, and other|| Recommended backsound : Davichi-Don’t say goodbye, Davichi-Don’t you know, Infinite-Be mine instrumental (for action scene), and Mblaq it’s war instrumental (for action scene) | | My blog : http://fanficforyou777.wordpress.com/

Previous part: Teaser

———-«-»———

Suzy POV

“ Yoboseyo?, Ne, Ye. “ kataku saat mengangkat telepon seseorang. Ku berjalan masuk ke dalam mobilku dan langsung melajukannya.

Aku membuka pintu suatu kedai kopi dan mataku terfokus pada sebuah meja serta mataku tertuju pada seoang namja yang duduk di kursi dalam posisi membelakangiku.

“ Yaa.. Sudah lama menunggu, “ sapaku saat aku mulai duduk berhadapan dengannya.

“ Itu tidak penting, “ jawabnya dengan nada yang sangat ketus.

“ Ah.. Ne… Jadi kau sudah tau? “ jawabku sambil menggaruk pelan kepalaku yang sebenarnya tidak gatal sama sekali.

“ Sudah aku bilang jangan pernah mencoba hal berbahaya seperti itu, “ ucapnya sedikit menggertak.

“ Aku tidak melakukan hal yang berbahaya, “ jawabku terus mengelak.

“ Bergabung ke FPF (Ferret and Protective Foundation/lembaga penyelidik dan pelindung), Apakah bukan hal yang berbahaya? “ jawabnya sambil menatapku tajam.

“ Kalau itu hal yang berbahaya kenapa kau juga bergabung ke FPF? “ jawabku yang balas bertanya.

“ Suzy-ah kali ini saja turuti apa kataku. Jangan bergabung ke FPF, Huh? “ katanya dengan nada lembut.

“ Oppa.. Ani.. Agent KIM.. kali ini saja.. aku mohon percayalah, Huh? “ kataku dengan nada yang sama persis dengan nada Nichkhun saat berbicara tadi.

“ Hajiman.. Suzy-ah, “

“ Jebal.. khun-ah “

———-«-»———

Nichkhun POV

Aku mengemudikan mobil-ku memasuki tempat parkir di kantor FPF..  Aku turun dari mobil dengan membawa sejumlah berkas-berkas di map berwarna hijau tua.

Aku berjalan menaiki anak tangga satu persatu dan akhirnya aku masuk ke dalam sebuah kantor yang cukup besar, ya inilah kantor FPF..

Hari ini trainee untuk para agent baru kami akan dimulai. Aku mulai mendata lebih tepatnya memeriksa daftar hadir para trainee.

” Jung Yonghwa, Jang Wooyoung, Song.. hm ” kataku terhenti saat melihat ada nama asing tertera di benda putih bertuliskan tinta hitam yang kubawa ini.

” Victoria Song.. Itu namaku ” kata wanita itu saat mencoba mengenalkan dirinya.

” Ah.. ne Victoria Song.. senang berkenalan denganmu.. ” kataku sambil tersenyum tipis.

” Han Sunhwa, Lee Jungshin.. Dan terakhir.. Hm Bae Suzy? ,” aku menutup map yang ada di tanganku.. Memperhatikan wajah yeoja yang namanya baru saja kusebutkan.. ” CkCk.. Kau benar-benar datang? “

” Ne.. Wae? Bahkan aku datang paling awal.. ” jawabnya sangat bangga..

” Oh,, Agent Kim.. ” panggil seorang lelaki mengalihkan pandanganku dari Suzy.

” Oh.. Ne, direktur Choi .. wae? ” jawabku pada direktur FPF,  Choi Siwon.

” Ah.. Semua ini, ” katanya sambil menunjuk ke arah peserta trainee ” Ku serahkan padamu. “

” Baiklah,, percayakan padaku.. ” jawabku dengan yakin.

Direktur Choi menganggukkan kepalnya, dan berjalan pergi meninggalkanku dengan para peserta trainee.

———-«-»———

Author POV

Semua para peserta trainee berjajar rapi di depan kantor FPF untuk memulai hari pertama trainee mereka. Mereka mengenakan kaos berwarna putih dan celana pendek 3 cm diatas lutut.

Sesaat kemudian Nichkhun datang dengan pakaian yang sama dan sebuah benda yang akan berbunyi bila ditiup tergantung di lehernya.

” Kalian semua dengarkan peraturan selama kalian menjalani trainee di FPF ini.. 1. Disiplin dan tepat waktu artinya terlambat 1 detik kalian push-up 50 kali, terlambat 2 detik kalian push-up 100 kali. 2. kalian akan kehilangan ponsel dan semuan gadget yang kalian miliki selama masa trainee. 3. bila melakukan sebuah kesalahan baik tidak sengaja maupun disengaja kalian akan mendapatkan hukuman. 4. semua peraturan harus kalian laksanakan, bila melanggar.. keluar dari FPF.. ” kata Nichkhun dengan menekankan kata ‘keluar’ tepat ketika dia berada di hadapan Suzy karena sejak tadi Nichkhun berjalan mengelilingi para peserta trainee.

” ah…. ” jawab semua peserta trainee serentak.

” Tapi kurasa itu peraturan yang terlalu– ” kata Yong Hwa

” Apalagi kami akan kehilangan semua gadget kami. ” sambung Wooyoung

” Apa tidak ada yang lebih buruk dari ini, huh? ” kata Sun Hwa pasrah.

” Peraturan terakhir kalian tidak boleh mengeluh, mengerti? ” kata Nichkhun yang kini berdiri dihadapan Victoria ” Victoria, apakah kau keberatan dengan semua peraturan ini? “

” Ani.. Aku akan melakukan yang terbaik, ” jawab victoria dengan yakin.

” Itu bagus, ” kata Nickhun sembari menepukkan kedua tangannya, ” Kenapa kalian semua tidak mencontoh perilaku nona Song ini? Apa kalian mengerti? “

” Ne.. ” jawab semua peserta trainee. Sedangkan Suzy hanya mendengus kesal melihat Nichkhun membela Victoria.

———-«-»———

Latihan dimulai dengan lari selama dua jam.. Di sebuah jalan yang kanan kirinya sawah.

” Ayo semangat jangan bermalas-malasan seperti itu, ” kata Nichkhun ketika melihat Suzy berjalan karena kelelahan. Nickhun lalu pergi meninggalkan Suzy dan justru lari berdampingan dengan Victoria.

” Lelaki macam apa dia? Jelas-jelas ada aku disini, tapi justru dengan wanita itu.. ” gerutu Suzy dalam hati, ” Ckk menyebalkan ” kata Suzy dengan pelan.

” Baiklah cukup untuk hari ini, bereskan barang kalian karena mulai besok masa trainee ini akan diadakan di Jeju.. ” kata Nichkhun di depan semua peserta Trainee.

” Yesss… ” seru semua peserta trainee.

” Tapi ingat kalian pergi ke Jeju untuk bekerja keras bukan untuk bersenang-senang.. Ingat Itu!” ucap Nichkhun ketika melihat semua peserta Trainee-nya bersorak senang.

———-«-»———-

” Victoria, ” panggil seseorang ketika Victoria sedang memasukkan pakaiannya ke dalam koper berwarna hitam yang akan dibawa ke jeju besok pagi.

” Oh.. Ne, Suzy-ah Wae? ” jawab Victoria sambil meletakkan pakaiannya dan memandang ke arah Suzy teman barunya.

” Hm.. Aku hanya ingin bertanya kenapa kau ingin masuk ke FPF? ” tanya suzy pada Victoria.

” Aku.. Aku hanya ingin tau apa aku bisa mengerjakan pekerjaan yang seperti ini. ” jawab Victoria yang mulai kembali menata pakaiannya.

” Apakah tidak ada alasan lain, ” kata Suzy membuat Victoria kembali menghentikan perkerjaanya saat ini dan menatap Suzy tidak mengerti, “Maksudku,, Apa ada hal yang membuatmu tertarik pada FPF? “

” Aku rasa.. Hmm.. Ada, ” jawab Victoria ketika mengerti apa yang dimaksud Suzy.

” Benarkah? Kalau begitu apa ? ” tanya Suzy dengan wajah yang seakan sangat ingin mendengar jawaban yang akan keluar dari mulut Victoria.

” Teknologi di NSS, aku sangat ingin bisa mengoperasikannya. ” jawab Victoria sambil menyunggingkan ujung bibirnya.

Suzy menganggukkan kepalanya dan bergegas pergi untuk menata pakaiannya, tapi panggilan Sun Hwa padanya membuat Suzy menghentikan lngkah kakinya.

” Ya.. Bae Suzy, Apa kau punya suatu hubungan dengan Agent Kim.. hm maksudku Kim Nichkhun, ” tanya sun Hwa membuat mata Suzy terbelalak lebar.

” A– Apa maksudmu? ” jawab Suzy yang tidak tahu harus menjawab apa.

” Tadi aku melihat kalian berdua berbicara, kalian sepertinya sudah kenal sejak lama, dan terlihat begitu akrab, ” Sun Hwa mendekatkan dirinya pada Suzy, “Apa kalian berkencan ? “

” Mwo? Apa yang kaubicarakan? Entahlah aku harus menata pakaianku, ” jawab Suzy yang langsung meninggalkan teman barunya itu.

” Kenapa dia? ” tanya Yong hwa sambil memandang temannya satu persatu.

” Entahlah, ” jawab Wooyoung sedangkan Sun Hwa hanya menggelengkan kepala.

” Mungkin dia tidak tahu harus menjawab apa? ” kata Jungshin menjawab pertanyaan Yong Hwa.

” Ne Mungkin saja.. ” ucap Yong Hwa sambil menganggukan kepalanya.

Sedangkan Victoria hanya mneggelengkan kepala sambil tersenyum kecil.

———-«-»———-

Semua peserta trainee FPF sedang berjajar di depan kantor dan siap berangkat ke Pulau Jeju yang menjadi pulau terindah di Korea Selatan.

” Kenalkan aku Direktur utama FPF namaku, Im Yoona dan disebelahku.. ” kata Yoona saat memperkenalkan dirinya di depan semua peserta trainee FPF.

” Aku Direktur FPF, Choi Siwon senang berkenalan dengan kalian ” ucap Siwon yang juga mengenalkan dirinya.

” Ne, ” jawab semua peserta trainee sambil membungkukkan badannya 45 derajat.

” Baiklah aku rasa kalian semua sudah siap, segera masuklah ke bis.. karena kita kan segera berangkat ke pelabuhan untuk menuju ke Jeju. “

———-«-»———-

10.00

Jeju Island

” Akhirnya sampai juga, ” ucap Jungshin ketika turun dari kapal yang mereka semua tumpangi.

” Ah.. badanku pegal.. ” kata Wooyoung ketika turun dari kapal yang sama.

” Hm.. Indah sekali disini, ” kagum Yong Hwa ketika melihat keindahan Pulau Jeju.

” Pegang tanganku.. ” jawab nichkhun saat melihat Sun Hwa keluar dari kapal.

” Ne.. Gomawo, ” jawab Sun Hwa sambil menundukkan kepalanya, ” Ohh.. Yong Hwa tunggu aku. ” Sun Hwa langsung berlari mengejar Yong Hwa.

” Gamsahamnida.. ” ucap Victoria ketika giliran dirinya yang turun dari kapal dan dibantu turun oleh NIckhun.

” Ne.. Sama-sama ” jawab Nichkhun dengan sedikit tersenyum. Lalu Victoria berjalan mnyusul yang lain menuju hotel yang tidak jauh dari pelabuhan.

” Huh,, tidak perlu.. aku bisa turun sendiri, ” kata Suzy ketus ketika hendak dibantu turun oleh Nichkhun.

” Wae? “

” Apa yang salah denganku? Ada apa dengan-nya? “ kata Nickhun dalam hati sambil memperhatikan Suzy yang  marah-marah tidak jelas sambil menyeret kopernya.

———-«-»———-

Hari berikutnya di Jeju island, para trainee FPF bersiap untuk melakukan latihan hari ini. Awalnya semua trainee berlari mengelilingi pantai selama 1-2 jam. Kemudian latihan dalam air di laut.

Selanjutnya para trainee dibawa ke lapangan yang cukup luas disana mereka diajari agar dapat menembak tepat sasaran dalam hal ini Suzy yang paling sering mengenai sasaran disusul Yong Hwa dan Victoria.

Selesai latihan menembak, mereka diajarkan cara pertahanan diri. Wooyoung melawan Yong Hwa, Jungshin melawan Sun Hwa, Suzy melawan Victoria dan beberapa trainee lain saling melawan satu sama lain.

Yong Hwa, Jungshin, dan Victoria serta 6 orang lainnya yang memenangkan latihan pertahanan diri ini. Sementara para trainee yang kalah terlihat sangat lelah terutama Suzy, nafasnya terengah-engah dan rambutnya berantakan.

———-«-»———-

3 Bulan Kemudian

Memories Coffee Shop

Kelima mantan trainee FPF (Wooyoung, Yong Hwa, Victoria, Sun Hwa, dan Jungshin) sejak 2 bulan yang lalu telah menjadi anggota resmi FPF dan bergabung ke Tim FPF-A bersama Suzy dan diketuai oleh NIchkhun.

Mereka duduk santai di kedai kopi sambil bercengkrama dan sesekali mengingat semasa trainee dulu.

” Aku tidak melihat Suzy sejak tadi kemana dia? ” tanya Victoria pada anggota Tim FPF-A yang lain.

” Entahlah, aku juga belum melihat Nichkhun, ” jawab Sun Hwa yang sedang menmabaca buku novel ya belakangan ini membaca novel adalah hobi baru-nya.

” Itu mereka, ” kata Jungshin sambil menunjuk ke arah pintu masuk.

Di sana terlihat Nichkhun dan Suzy datang bersama serta  terlihat sangat akrab bahkan saling tersenyum.

” Kalian berdua .. ” kata wooyoung sambil menunjuk Nichkhun dan Suzy bergantian.

” Ck.. Ck.. Kenapa tidak memberitahu kami? ” kata Yong Hwa dengan penuh tanya.

” Kalian harus mentraktir kami, ini akan jadi pesta atas hubungan kalian? Setuju? ” kata Victoria pada Szy dan Nichkhun.

” Mwo? wae? Bahkan pestanya sudah selesai 4 tahun yang lalu? ” jawab Nichkhun sambil menoleh ke arah Suzy.

” Apa? sudah selama itu-kah? ” tanya Sun Hwa sangat terkejut sama terkejutnya dengan anggota FPF-A yang lain.

” Sudahlah.. cepat pesan makanan. . .. Pelayan.. ” kata Nichkhun sambil mengambil posisi duduk dan mengangkat satu tangannya.

———-«-»———-

Suzy POV

Aku menggunakan mantel berwarna hitam, sepatu hitam dan celana hitam panjang yang ketat, serta rambutku terikat rapi diatas kepala. Ku berjalan sedikit cepat memasuki kantor FPF.

” Selamat pagi.. Pagi.. Anyoeng haseyo.. ” ucapku mencoba menyapa semua anggota FPF selama perjalanan menuju ruang FPF-A.

” Pagi semua.. ” kataku saat sampai di ruang FPF-A menyapa semua anggota FPF-A.

” Ne.. ” jawab semuanya tanpa beralih dari pekerjaan yang sedang mereka lkukan sekarang.

” Wooyoung, sudah kau temukan dimana keberadaan kantor senjata ilegal itu?”kataku pada Wooyoung yang sejak tadi tidak mengalihkan pandangannya pada layar komputr didepan matanya, ya harus kuakui dia Wooyoung adalah agent dari tim TF-A yang sangat jago dalam hal komputer dan internet.

” Belum, tapi aku rasa hampir.. “jawabnya yang tetap fokus pada komputer di hadapanya.

” Kalau begitu bagus, ” kata Nichkhun yang tiba-tiba saja datang.

” Ah coba kalian lihat ini, ” kata Wooyoung saat menemukan sesuatu, Nichkhun dan aku lalu sedikit mendekat ke layar komputer, ” Transaksinya tertangkap CCTV. . Menurut rekaman ini hm.. tidak lama setelah transaksi ini dilakukan… akan ada transaksi lagi.. Sayang suaranya tidak terdengar jadi aku tidak tahu itu kapan. “lanjut Wooyoung.

” Biar aku coba.. “kata Victoria yang kebetulan bisa megetahui ucapan seseorang dengan melihat bibirnya. Dia terihat serius sekali memperhatikan layar komputer Wooyoung.

” 2 April 2013 Provinsi Gyeongsang, 4 sore. ” ucap Victoria setelah melihat rekaman video itu baik-baik.

” Bukankah itu sore nanti? ” ucap Yong Hwa.

Nichkhun langsung meninggalkan tempat ini dan bergegas pergi ke ruang penyimpanan senjata tanpa berfikir aku langsung mengikuti Nichkhun ke ruang penyimpanan senjata.

Sampai di ruang penyimpanan senjata Nichkhun langsung memasukkan peluru ke dalam senjatanya dan menyembunyikan senjatanya di balik mantelnya yang berwarna coklat tua.

Aku juga melakukan hal yang sama dengan Nichkhun serta memakai headset kecil ditelingaku sebagai alat penyambung ke ruang FPF-A serta agen yang lain.

———-«-»———-

Aku dan nichkhun memarkir mobil kami di depan sebuah gudang tua. Tapi Nichkhun ingin keluar dan melihat apa yang sedang terjadi di dalam.. Sedangkan aku hanya menunggu di dalam mobil.

Dari kejauhan aku melihat Nichkhun masuk ke dalam gudang itu perlahan-lahan. Tiba-tiba headset ditelingaku berbunyi.

” Agent Bae kemudikan mobilnya ke bagian belakang gudang ini, ” kata Nichkhun padaku melalui benda kecil ini.

” Copy.. ” jawabku yang langsung pindah ke kursi kemudi dan menjalankan mobi ini ke arah belakang gudang tua itu.

Aku melihat Nichkhun sedang mengejar seorang penjahat yang lari dengan mobilnya, saat mobil ini sampai persis di depan Nichkhun ia langsung naik dan tanpa berfikir panjang menyuruhku mengejar mobil itu.

Aku melajukan mobilnya dengan sangat cepat melewati banyak sekali kendaraan yang berjajar tidak beraturan di jalanan, keadaan saat ini benar-benar sangat tidak nyaman.

Nichkhun yang duduk disebelahku perlahan membuka kaca jendela mobilnya. Dia lalu mengarahkan pistol ke mobil hitam yang ada di depan kami. Nichkhun menembak mobil itu dan meleset karna laju kendaraan itu sangat cepat. Aku terus berkonsentrasi pada kemudinya dan menekan gas dalam-dalam serta berusaha mengejar mobil hitam yang menjadi targetku sejak tadi.

Nichkhun menembakkan pistolnya ke arah mobil tadi dan mengenai kaca belakang mobil tersebut. Akhirnya penjahat dalam mobil itu melepaskan peluru ke arah nichkhun tapi Nickhun berhasil menghindarinya. Dan terjadilah adegan kejar mengejar serta tembak menembak. Aku yang masih menyetir tiba-tiba saja mengeluarkan pistol dan menembakkan ke arah ban mobil targetku tadi. Alhasil ban mobil itu pecah dan mobil itu terbalik beserta uang yang berterbangan ke udara.

Aku menghentikan mobilku tepat dibelakang mobil hitam yang sudah rusak ini, tak lama kemudian Victoria datang bersama Direktur Im.

” Kerja yang bagus.. ” ucap direktur Im singkat pada kami berdua.

———-«-»———-

Author POV

Pada perjalanan kembali kantor FPF Nichkhun menyetir mobil sedangkan Suzy duduk disampingnya. Suzy yang sedang menyangga dagu dengan tangan kirinya di jendela mobil mengalihkan pandangannya ke Nichkhun ketika lelaki itu memanggil namanya.

” Jalanan ini mengingatkan saat kau masih menjadi peserta trainee FPF 3 bulan yang lalu, iya kan? ” tanya Nickhun pada Suzy.

” Trainee? Baiklah silakan mengingat masa trainee-mu yang indah bersama Victoria.. ” jawab Suzy yang langsung membuang mukanya.

” Mwo? Victoria? Aku tidak melakukan apapun dengannya..  ” jawab Nichkhun heran atas sikap Suzy.

” Tidak melakukan apa-apa? ” jawab Suzy sembari menatap mata Nichkhun tajam, ” Huh. ” kata Suzy yang membuang mukanya untuk kedua kalinya.

” Ah.. Ne.. aku mengerti kau cemburu kan? ” kata Nichkhun sambil menyungginggkan bibirnya.

” Cemburu? Tentu saja aku cemburu, wanita mana yang tidak cemburu melihat kekasihnya dekat dengan wanita lain padahal jelas-jelas wanita itu ada didekatnya. ” jawab Suzy keras.

” Ah.. ne,. ne.. Mianhe, ” kata Nichkhun pelan saat memasuki area kantor FPF.

———-«-»———-

Seorang lelaki sedang menatap.. Ani.. dia Lee Junho. Junho sedang menatap sebuah foto tua yang didalamnya ada foto 3 orang lelaki yang sepertinya mereka bertiga adalah sahabat.

“ Aku akan memulainya.. benar-benar memulainya. “

———-«-»———-

Suzy sedang merapikan rambutnya dan memasang anting di telinganya. Tiba-tiba ponselnya berdering. Tidak lain dan tidak bukan orang yang menelfonnya pagi-pagi begini adalah Nichkhun.

Nichkhun menanyakan apa yang sedang dilakukan Suzy, Apakah Suzy akan ke kantor sepagi ini, dll. Sepertinya pasangan kekasih ini benar-benar romantis.

Suzy berjalan keluar dari rumahnya dengan gaun indah berwarna merah muda karena memang Suzy tidak akan pergi ke kantor FPF sepagi ini , dan ponselnya lagi-lagi berdering terlihat di layar ponsel-nya bertuliskan huruf hangul berbunyi Agent Kim Nichkhun.

“ Ada apa lagi? “

“ Tidak papa, hanya ingin mendengar suaramu “

“ Kalau begitu sampai jumpa. “

“ Ani, jangan dimatikan. “

“ Lalu? “

“ Cukup seperti ini.. “

Suzy kemudian memasangkan kabel penghubung antara telinga dan ponselnya. Sepanjang jalan suzy terus saja berbicara dengan Nichkhun. Sampai ketika Suzy hendak menyebrang jalan yang masih cukup sepi. Karena tidak melihat ada kendaraan melintas, Suzy langsung menyeberangi jalan itu.. Ketika berada tepat ditengah jalan, tiba-tiba sebuah mobil melaju sangat kencang dari sebelah kanannya. Dan..

“ aaaaaaaaaa “ teriak Suzy pertanda bahwa dirinya benar-benar tertabrak mobil.

“ Suzy-ah.. ya.. Suzy-ah, “ teriak Nichkhun yang mulai panik karena mendengar jeritan suzy, “ Ya.. Bae Suzy.. Kau masih disitu? Kau Baik-baik saja? “

“ Oppa.. Opp.. Oppa..“

Dorrrr.. ucapan Suzy terhenti saat sebuah pistol ditembak ke arahnya yang sudah tidak berdaya karena tertabrak mobil.

“ ya.. Suzy ..  Bae Suzy “ teriak Nichkhun.

to be continued~~

———-«-»———

Oke.. akhirnya selesai part 1 nya.. maaf ya kalau FF ini mnegecewakan alias gaje.. But No problem semoga kalian suka FF ini.. Dan tetep baca FF ini sampai selesai. .

Don’t forget to leave comment and like. .

Terakhir makasih buat reader yang udah mau baca FF ini dan buat admin yang sudah mau nge-publish FF ini..

Thank you very much..

95 thoughts on “[FF Freelance] 1983 (Part 1)

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s