Starting to love my Totomato! [Chapter 1]

starting to love my totomato1

 

Title: Starting to love my Totomato!

Author: Lilaa

Main cast: Choi Junhong (Zelo – B.A.P) & Yoo Jihyun (YOU).

Supporting cast: B.A.P’s members, etc.

Rating: G~

Genre: comedy (gagal ._.), romance (maybe), friendship, silly (?).

Length: Twoshots.

Warning: Typo(s)~

Disclaimer: Please don’t be silent readers ya~ ^^ mian kalo nih FF abal-abal dan ngebosenin –“ tapi setidaknya readersdeul mau baca dan comment~ :3 gomawo~

 

Happy Reading! *lempar bias masing-masing* *wadohh

 

~oOo~


Jihyun POV.

Tap tap tap

Aku melangkahkan kakiku dengan santai menuju tempat yang merupakan dorm dari boyband terkenal, B.A.P. Aku menenteng sebuah tas kain berisi makanan. Tentu saja aku yang membuat makanannya sendiri! Aku adalah adik dari salah satu member B.A.P, yang bernama Yoo Youngjae. Ya~ Youngjae oppa adalah kakak kandungku.

Sebuah senyuman terukir di wajahku. Aigoo! Aku tak sabar bertemu Daehyun oppa-ku~ well, aku memang menjadi fans seorang Jung Daehyun, bukan Yoo Youngjae, oppaku sendiri. Kekeke~

Tak terasa aku sudah sampai di gedung apartemen yang sangat besar itu. Aku memasuki gedung itu dan menaiki lift untuk sampai di lantai tempat dorm mereka berada. Lantai 15.

Ting!

Suara lift yang kunaiki berbunyi, pertanda bahwa aku sudah sampai di lantai 15. Pintu lift itu terbuka dan tanpa ba-bi-bu aku langsung melangkah keluar dan mencari nomor apartemen mereka.

Setelah berputar-putar mencari tempat dorm mereka yang berada di lantai 15, akhirnya aku menemukan apartemen mereka. “Ah, akhirnya ketemu juga..” Ucapku. Langsung saja kutekan bel apartemen itu.

Beberapa menit kemudian, seorang namja membukakan pintu apartemen itu.

Aku sempat terdiam sejenak, orang yang di depanku.. Ia.. “Himchan oppa?!” Tanyaku dengan suara yang sedikit besar.

Himchan oppa menaikkan alisnya, “Ne? Nuguya?” Tanyanya balik.

“Ah.. Annyeonghaseo” ucapku membungkuk padanya, “Perkenalkan.. Yoo Jihyun imnida” lanjutku ramah.

“Oh, ne ne ne~ Kim Himchan imnida. Sedang cari siapa?” Tanyanya lagi dengan suara bass-nya yang khas sekali.

“Em.. Aku adalah adiknya Youngjae oppa. Aku kemari ingin berkunjung sekaligus-”

“Hyung! Siapa yang datang?” Teriak seseorang dari dalam dan suaranya mirip sekali dengan suara Youngjae oppa.

Orang itu berjalan semakin dekat ke pintu tempatku dan Himchan oppa berada. Matanya membulat saat melihatku yang sedang menyengir ini.

“Jihyun-ah! Kenapa tak bilang kalau kau mau kemari, eh?!” Ucapnya sembari memelukku.

“Biarkan! Wek!” Jawabku.

“Oh ya, hyung.. Ini adikku yang pernah kuceritakan. Kau sudah tau kan namanya?” Ucap Youngjae oppa pada Himchan oppa.

Himchan oppa tersenyum lalu mengangguk, “geurae.. Kita bicara di dalam saja” ajaknya. Aku dan Youngjae oppa mengangguk lalu masuk kedalam apartemen yang merupakan dorm mereka.

Apartemen mereka cukup luas. Terdapat 5 kamar di situ. Aku yakin 3 kamar untuk membernya, dan satu kamar lagi untuk manajer ahjussi. Dan satu lagi.. Entahlah, aku juga tak tau.

Aku menatap setiap sudut ruangan itu sampai BRUK! Aku menabrak seseorang yang tadi berhenti di depanku.

“Aw! Appoyaa!” Ringisku kesakitan.

“Yak kau! Kalau jalan liat ke depan! Jangan noleh-noleh yang lain!” Omel Youngjae oppa yang ada di depanku. Ya, orang yang tak sengaja kutabrak itu adalah Youngjae oppa.

Jihyun POV ends.

.
.
.

“Jadi, kau akan menginap disini?” Tanya namja yang merupakan leader dari B.A.P itu.

Jihyun mengangguk mantap “Apakah kalian keberatan? Aku juga bisa membantu kalian. Aku bisa menyapu, membereskan dorm dan memasak juga aku bisa, oppa!” Ucapku semangat.

Yongguk tersenyum cerah, “Ah.. Gwaenchanayo, kau tak apa menginap disini.. Kalau boleh tau, Memangnya ada apa?.”

“Ehm.. Itu.. Eomma dan Appaku akan pergi ke luar negeri untuk bekerja selama beberapa hari. Tetapi karena eomma & appaku yang tak bisa percaya bahwa aku dapat tinggal di rumah sendiri, mereka menyuruhku untuk tinggal disini bersama Youngjae oppa untuk beberapa hari. Dan kalau kalian keberatan, aku akan di rumah bersama pelayan-pelayanku. Tapi sebenarnya aku juga lebih ingin di rumah sendiri!” Jelas Jihyun yang mempoutkan bibirnya kesal di akhir perkataannya.

“Hahaha.. Sudah, tak apa kok. Aku yakin member yang lain akan merasa baik-baik saja..” Balas Yongguk.

“Gomawo, oppa.. Oh ya, ini. Aku membawakan makanan untuk B.A.P oppa semua” ucap Jihyun sambil meletakkan tas kain yang ia bawa di atas meja.

“Eh? Gomawo, Jihyun-ah..” Ucap Yongguk.

Jihyun mengangguk, “Oppa.. Member yang lainnya kemana? Daehyun oppa, Jongup oppa, dan Zelo oppa kemana?”

“Mereka sedang pergi keluar.. Sedang ada jadwal untuk mereka bertiga. Manajer hyung juga ikut bersama mereka” jelas Yongguk.

“Geurae..” Jihyun mengambil tas kain yang ia bawa lalu menaruhnya di meja makan.

“Istirahatlah dulu di kamar Zelo sementara” ucap Yongguk. Jihyun mengangguk, “Ne oppa. Nanti saja deh. Kekeke~” jawab Jihyun.

“Yongjae oppa! Eodigayo?!” Teriak Jihyun.

“Aku disini! Di kamarku! Tunggu sebentar!” Balas Youngjae ikut berteriak.

“Himchan oppa~ aku membawa americano, loh.. Want some?” Ucap Jihyun sambil memegang dua cup americano. Ia menyedot americano yang ia pegang dengan tangan kirinya. Ia berjalan lalu duduk di sofa ruang tv.

Beberapa menit kemudian seorang namja berambut hitam duduk di sebelahnya. “Aku mau!” Ucap namja yang bernama Himchan itu.

Dengan cengiran yang terpampang di wajah Jihyun, ia memberi americano yang ada di tangan kanannya pada Himchan.

“Nih, oppa!” Ucapnya senang.

“Youngjae-ya, ternyata adikmu ini selain cantik juga baik yaa~” ucap Himchan. Jihyun yang mendengarnya hanya bisa tersenyum malu.

•••

“MWO?! IA AKAN MENGINAP DISINI?!” Teriak Daehyun, Jongup, dan Zelo yang baru saja datang.

Semua orang yang ada di ruang tv -Yongguk, Himchan, Youngjae, manajer, & Jihyun- mengangguk.

“Ya, tadi aku juga sudah ditelpon oleh eomma-nya Youngjae bahwa Jihyun akan menginap beberapa hari disini.” Dukung manajer B.A.P itu.

“Jinjjayo? Ah.. Geurae.. Nanti dia tidur dimana?” Tanya Jongup.

“Kita kan punya satu kamar yang tersisa. Nah, Jihyun bisa tidur di kamar itu” jelas Yongguk.

“T-tapi hyung, kamar itu kan sangat berantakan. Lihat saja! Sudah sedikit mirip dengan gudang(?)” Zelo menunjuk kamar yang ia bilang seperti gudang itu lalu mendekati kamar itu dan membuka pintunya. Dan benar saja, kamar itu sangat berantakan.

Beberapa barang mereka disimpan disitu, ada buku-buku, sepatu yang tak beraturan tergeletak di lantai, dan banyak sekali debu disitu. Mereka semua hanya bisa mangap(?) melihat kamar yang benar mirip sekali dengan gudang itu.

“Ya! Ayo cepat kita bereskan kamar ini! Ambil sapu, kemoceng, pembersih jendela, lap, pel, dan lainnya! palli palli!” teriak Yongguk.

“Hyung, kau ini tak lihat apa? Kita baru pulang sudah disuruh beres-beres. Sore-sore lagi, tapi ini juga sudah menjelang malam. Hyaaa hyung! Tega sekali kau!” Rengek Daehyun.

“Iya hyung, aku juga lelah latihan vokal tadi. Kami butuh istirahat, hyung!” Lanjut Youngjae. Dan couple DaeJae itu berpelukan(?) satu sama lain dan merengek bersama.

“Hyung, beneran. Suwer deh, ciyusan(?) badanku udah pegel-pegel banget hyung! Tadi latihan nari lama banget hyung.. Kasihanilah kami hyuung” ucap Jongup yang ikutan mengeluh dan meminta agar mereka tak membereskan kamar itu.

“Hyung, kita bisa membereskan kamar ini besok pagi saja kan? Besok pagi kita tak mempunyai jadwal. Jadi bisa,..” Lanjut Youngjae.

“Hey! Kau! Ini adikmu, lho. Haduh.. Tapi bagaimana nanti Jihyun tidur, eoh?” Tanya Himchan.

“Dia bisa tidur di kamar manajer hyung untuk sementara” jawab Youngjae polos, “atau di sofa” lanjutnya dengan kekehan serta watadosnya.

“HYAAAAKK!!!” Teriak Himchan murka(?) entah mengapa ia tak mau melihat Jihyun sengsara di dorm mereka.

“Oppa.. Sudah, tidak usah.. Biar aku saja yang membereskannya. Tak apa kok~” balas Jihyun dengan cepat.

“Yak tapi.. Bagaimana? Hey ya!” Sela Yongguk dan Himchan.

“Sudahlah, Yongguk oppa, Himchan oppa. Aku bisa membereskannya! Sudah yaa~ aku masuk dulu annyeong!” Ucap Jihyun cepat lalu langsung memasuki kamar itu dan menutup pintunya dengan segera.

‘Blam!’ Suara pintu itu saat tertutup dengan sedikit kencang. Debu-debu ada yang beterbangan dan membuat hidung Jihyun gatal.

“Ha.. Hasyim! Khok khok(?)” bersin & batuk Jihyun di dalam.

“Jihyun-ah! Kau tak apa-apa?!” Tanya Himchan khawatir.

“Aniyo, oppa! Aku baik-baik sajaa~” jawab Jihyun.

“Baiklah! Kalau kau perlu kami, kami ada di kamar yaa!” Ucap Yongguk. “Ne!” Jawab Jihyun. Yongguk merangkul Himchan lalu berjalan menuju kamar mereka.

Himchan berhenti saat melihat dua sosok manusia aneh yang sedang menonton TV dengan heboh itu. Siapa lagi kalau bukan DaeJae. “Ya! Kalian! Katanya lelah, kok malah nonton TV dengan heboh gitu?! Cepat pergi ke kamar kalian dan tidur! Palli!” Suruh Himchan eomma(?)

“Aah~ eomma, tunggu sebentar saja! Sebentar lagi juga selesai kok acara TV-nya!” Seru Youngjae mencoba menolak apa yang Himchan suruh padanya.

“Yak kau! Cepat pergi ke kamar kalian atau..”

“Atau apa, eomma?” Tanya Daehyun.

“BESOK KALIAN TAK AKAN DAPAT JATAH MAKANAN. PAGI, SIANG, MALAM!” Teriak Himchan yang membuat suasana dorm jadi cetar membahana. Kebetulan manajer mereka tak menginap di dorm mereka, karena ia ingin tidur di rumahnya.

DaeJae saling menatap satu sama lain, “KYAA! Aniyo, eomma! Iya iyaa~ kami akan balik ke kamar, ne. Annyeong” ucap mereka menghindari ancaman yang Himchan akan berikan pada mereka.

•••

“Haish, eottokhae? Kamar ini sungguh berantakan! Aigoo!” Ucap Jihyun yang sudah kebingungan. Merasa para member B.A.P sudah tak ada di ruang utama/tv, Jihyun langsung membuka pintu kamar itu lalu mengambil beberapa alat kebersihan seperti pel, sapu, sapu tangan, dan lain-lain. Dipakainya masker kesehatan itu untuk menutupi hidung & mulutnya dari debu-debu itu.

Mulailah ia merapikan buku-buku yang berantakan di atas meja. Tak lupa ia lap dulu meja itu hingga debu di situ hilang. Ia juga mengelap jendela kamar itu.

Brak brak brak.

Jihyun mengangkat beberapa kardus yang berisi barang-barang yang ia masukkan dari kamar itu.

“Hah.. Jihyun-ah, fighting!” Ucapnya menyemangati diri sendiri sambil mengelap keringat yang ada di dahinya.

Zelo POV.

Aigo! Entah mengapa tetapi aku tak bisa tidur! Kutengok jam yang tergantung di dinding kamarku dengan Jongup hyung. Sudah pukul 10 malam.

Hah, tumben sekali dorm sudah sepi jam segini. Para hyungku memang kelihatannya sedang lelah sekali, jadi yasudahlah..

Aku turun dari tempat tidurku dan menengok Jongup hyung. Ah, ternyata ia sudah tertidur.. Hm, aku melangkah keluar kamar dan kulihat kamar yang akan ditempati Jihyun itu pintunya terbuka. Dan sepertinya ia tengah membereskan kamar itu sendirian. Aku berjalan mendekati kamar itu dan terdiam melihatnya dari pintu.

“Hey, perlu bantuan?” Tawarku. Ia yang sedang menggeser-geser kardus itu menoleh kearahku, “tak usah oppa.. Sana oppa tidur saja.. Kau lelah kan?” Tanyanya sambil melanjutkan aktivitasnya.

“Aniyo, sini biar kubantu menyapu, ne” ucapku langsung mengambil sapu yang tersender di dinding.

“Aigo, oppa.. Apakah kau tidak lelah? Beristirahatlah dulu sana..” Elak Jihyun lalu merebut sapu yang sedang kupakai untuk menyapu lantai.

“Ya! Main rebut-rebut saja kau!” Ucapku sambil merebut balik sapu itu dan kembali menyapu lantai kamar ini.

“Tapi nanti oppa lelah..”

“Haish.. Aku bilang tak apa. Sana, sana.. Jangan ganggu aku menyapu”

Ia terdiam dan melanjutkan aktivitasnya tadi.

“Oppa..”

“Hm?”

“Nanti kalau kau lelah, bilang aku ya. Biar aku yang melanjutkannya sendiri..”

“Hem..” Gumamku mengangguk.

.

.

.
Srek srek srek. akhirnya aku selesai juga. “Fyuh..” Ucapku sembari mengelap keringat.

Jihyun mendekatiku, “Oppa.. Kau lelah?” Tanyanya. Aku menoleh dan menatap matanya. Sangat indah.

Mata cokelatnya yang terlihat menawan serta lekukan matanya yang indah terlihat seperti mata kucing, cukup mirip dengan Youngjae hyung. Rambut panjangnya yang ia kuncir itu masih sangat rapi walau ia sedang berberes-beres kamar ini-

“Ya.. Oppa? Zelo oppa? Gwaenchanayo?” Tanyanya tiba-tiba dengan menaik-turunkan tangannya di depan wajahku yang menyebabkan hancur semua lamunanku tentang kecantikannya.

Aku mengerjapkan mataku dengan cepat, “eh, a-aku.. Aniyo, tak apa-apa.. Waeyo?” Tanyaku cepat.

“Ehm.. Oppa, apakah kau lelah? Biar aku saja yang melanjutkannya. Sebentar lagi juga selesai kok, kau tenang saja..”

“A.. Aniyo, aku sedang tak lelah.. Aku justru tak bisa tidur. Begitu membosankan bila hanya diam di kamar saja..”

“Oh Geurae..”

Aku tersenyum padanya.

“Oppa..” Panggilnya lagi.

“Hm? Waeyo?” Tanyaku.

“Gomawoyo..”

Aku mengangguk dan sekarang aku membantunya menaruh kardus-kardus itu dan membawa sepatu-sepatu para member ke tempat rak sepatu kami dan menatanya dengan rapi.

“Ada yang bisa kubantu lagi?” Tanyaku.

“Ehm.. Apa ya.. Oh ya, oppa.. Bisakah kau membantuku memasang sprei tempat tidur ini? Itu spreinya..” Pintanya sambil menunjuk sebuah tumpukan sprei yang ada di atas meja. Dengan cepat aku mengangguk lalu memulai untuk memasang sprei itu.

Oh tidak! Aku kesusahan menyantolkan ujung sprei ini di sudut-sudut tempat tidur! Kucoba lagi, terus menerus tapi tetap saja begini. Saat kupasang satu sudut lalu memasang lagi di sudut yang lainnya selalu lepas-lepas! Aigoo!!!

“Haish! Kenapa susah sekali!” Ucapku kesal pada sprei yang sedang kupegang ini. Mataku masih tetap fokus dengan sprei ini. Masih mencoba untuk memasangnya.

Jihyun menolehku, lalu ia tertawa. “Aigo oppa~” ucapnya lalu mendekatiku naik ke atas tempat tidur untuk memasang ujung sprei ini di ujung tempat tidur.

Dia merampas ujung sprei yang kupegang dengan tawaannya. Aku melihatnya dengan mempoutkan bibirku, ia juga menatapku dengan eyesmile-nya. “Hahaha.. Oppa, sini biar aku yang lakukan!” Ucapnya gemas.

Aku hanya diam menatapnya lagi, sungguh sempurna tuhan! (Oke ini lebay bang -___-) tapi mengapa setiap kali tatapan kami bertemu aku jadi tak bisa berkata-kata? Ah! Sial!

Jihyun membuang pandangannya dariku lalu menatap sprei itu lagi dan mulai memasangnya perlahan. “Kau melamun terus, oppa. Nanti kesurupan gimana? Kekeke~” ledeknya masih sambil memasang sprei itu.

“Dah.. Selesai!” Ucapnya. Aku masih terus memandangnya, “Oppa! Ayo cepat turun dari sini! Palli palli! Mau kukibaskan dulu, ayo sanaa!!” Teriaknya. Akupun terbuyar dari lamunanku lalu mengangguk dan turun dari tempat tidurnya.

Jihyun mengambil kebasan tempat tidur dan mengebaskan tempat tidurnya, menata bantal, guling, dan selimutnya.

“Apakah sudah selesai?” Tanyaku. Jihyun menggumam “em..” Aku dan dia memutar pandangan kami ke seluruh sudut kamar ini. Ya, sudah rapi semua. Kamar yang semula seperti gudang dan banyak debu sudah disulap menjadi kamar yang bersih dan rapi seperti ini~

“Yap.. Dan.. Kita sudah selesai, oppa!” Ucap Jihyun senang. Ia langsung memelukku dengan ceria. Aku membeku, tuhan. Tolong. Aku. Sekarang. Aku. Terbang. Dalam. Pelukannya.

“Oppa~ gomawo!” Ucapnya di saat memelukku. Perlahan kedua tanganku mulai memeluknya juga, membalas pelukannya.

“Ne, cheonmanaeyo~” jawabku.

Ia melepaskan pelukannya, “Ada yang perlu aku bantu lagi?” Tanyaku.

“Ehm..” Jihyun tampak berpikir.

Aku masih setia menunggu jawabannya.

“Ah! Iya!” Ucapnya seketika. “Ne, apa?” Tanyaku.

“Oppa.. Aku sedang tak bisa tidur. Ini sudah jam 11, dan aku ingin menonton tv dengan memakan snack, dan lain-lain. Maukah oppa menemaniku? Oppa juga sedang tak bisa tidur, kan?” Ucapnya.

“Hm… Gimana yaaa~” aku meledeknya. Ia tampak melihatku dengan aegyo-nya.

“Jebal oppa~ temani aku~ lagipula, kata Youngjae oppa besok kalian tak punya jadwal. Jadi boleh yaa?” Pintanya masih dengan aegyonya.

Aku menatapnya dengan aegyo-ku juga, “Tapi kau harus tidur.. Kau sudah lelah membereskan kamar yang mirip gudang ini! Ayo sana tidur!” Ucapku.

“Ah.. Oppaaaa~~~” ucapnya masih dengan aegyo-nya. Aku juga masih menatapnya dengan aegyoku. Jadilah kami bertarung aegyo(?) tetapi akhirnya..

“Ah! Baiklah, kau menang! Ayo kita bergadang malam ini” ucapku menyerah.

“Ehehe~ gomawo lagi oppa!”

Zelo POV ends.

•••

Dan disinilah Zelo dan Jihyun berada. Di ruang tengah, menonton tv sambil memakan snack. Mereka tengah menonton sebuah drama. Dan saat ada ada adegan yang lucu, mereka tertawa. Tetapi bila ada adegan yang menyedihkan, mereka bisa sampai terharu dan menangis bersama (?)

Jihyun beranjak dari sofa menuju dapur. “Mau kemana?” Tanya Zelo.

“Ke kuburan, oppa. Ikut yok” ledek Jihyun yang gemas pada Zelo. Sudah lihat bahwa dia pergi ke arah dapur, masih ditanya lagi.

Zelo hanya menatap Jihyun dengan tatapan sebal. Beberapa menit kemudian Jihyun kembali ke ruang utama dengan membawa dua gelas vanilla latte.

“Jihyun-ah..” Panggil Zelo.

“Hmm..” Jawab Jihyun menoleh Zelo dengan singkat. Lalu menyeruput vanilla lattenya.

“Apakah kau seorang BABY?”

Jihyun meletakkan gelas yang berisi vanilla lattenya di atas meja tamu di depannya, lalu menoleh Zelo yang masih asik memakan snack.

“Hahaha.. Tentu saja!” Jawab Jihyun seraya merebut snack yang sedang berada di pangkuan Zelo.

“Siapa biasmu di B.A.P? Youngjae hyung?” Tanya Zelo yang masih polos snacknya diambil. Karena memang ia tak akan memikirkan snacknya yang baru saja direbut oleh Jihyun karena..

“YAAA OPPAAAAA!! SNACK INI KAU HABISKAN?!” Teriak Jihyun sambil menunjukkan kantong snack yang kosong itu.

Dengan wajah tanpa dosanya, Zelo mengangguk lalu mengambil vanilla lattenya yang ada di meja di depannya. Jihyun yang kesal langsung melempar bungkus snack kosong itu ke Zelo.

“Yak! Apa-apaan, eoh?!” Tanya Zelo.

“Oppa! Apa-apaan apanya?! Ini snack yang terakhir! Dan aku masih lapar! Kyaaaa!!!” Ujar Jihyun kesal. Ia mengambil bantal sofa berwarna putih itu lalu meletakkannya di atas pangkuannya yang sedang duduk bersila. Tak lupa ia melipat kedua tangannya di depan perutnya.

“Eits.. Jangan kesal dulu, Jihyun-ah..”

Jihyun tetap diam dengan kesal.

Zelo beranjak dari duduknya dan berjalan menuju kamarnya.

“Yak! Oppa! Setelah membuatku kesal, ia meninggalkanku ke kamarnya?! Mwoyaa igee!!!” Gerutu Jihyun makin kesal. Ia mulai membereskan sampah-sampah snack yang ia makan tadi dengan Zelo.

Tiba-tiba seorang namja berambut blonde keluar dari kamarnya dengan membawa beberapa snack. Siapa lagi kalau bukan maknae Zelo~

“Hey, mau kemana, eoh?” Tanya Zelo yang melihat Jihyun sedang membereskan sampah-sampah di ruang utama itu.

“Oh.. Oppa balik lagi toh.. Kukira oppa akan meninggalkanku dan tidur” balas Jihyun dengan nada seperti menyindir, ia berkata itu sambil tak melihat Zelo. Ia tetap membereskan sampah itu.

Srok srok srok (?) Zelo mulai menggetarkan snack yang ia pegang. Mendengar suara bising itu, Jihyun menoleh kearah Zelo dan “OMG! You got many snacks there~! Give me some! Kyaa” ucapnya kaget lalu melompat-lompat tak jelas di depan Zelo.

.
.
.

“Jihyun-ah,..” Panggil Zelo

“Hm?” Balas Jihyun yang masih fokus menonton tv sambil memakan snack yang ada di pangkuannya.

“Kau belum menjawab pertanyaanku yang tadi..”

Jihyun menoleh Zelo dan alisnya terangkat menunjukkan wajah bingung, “pertanyaan yang mana?”.

Zelo menepuk dahinya, “Kau kan seorang BABY, nah.. Biasmu siapa di B.A.P?” Tanyanya.

“Ehm… Pastinya dan tentunya.. DAEHYUN OPPA~” ucap Jihyun dengan ceria.

Zelo terdiam sejenak, “siapa lagi? Cuma Daehyun hyung doang, kah?”

“Em.. Oppa mau tahu aja atau mau tahu banget?” Tanya Jihyun meledek.

“Enggak, oppa mau tempe!” Jawab Zelo sedikit kesal, “Ayolah~ siapaaa?”

“Memangnya kenapa, sih?”

“A-aniyo, aku hanya bertanya..”

“Geuraeyo… Siapa ya satu lagi, euhm.. Himchan oppa?”

 

“Bukan aku, Jihyun-ah? Baiklah…” batin Zelo sedikit kecewa.

 

To be continued…

~oOo~

Haa~ akhirnya chapter pertama untuk FF ini jadi juga! ^^ mian, ne, kalau abal banget ni FF ._. ini author bikin FF yang main cast-nya Zelo oppa karena banyak yang request ya~ kekeke xD dan.. disini readers juga tercantum(?) di dalam main cast~ hahaha 😀

Walau nih FF abal-abal dan jelek, tetep comment yak kalau udah baca :3 ayo ayo~ comment, kritik, saran, dan lainnya sangat ditunggu ^^)/ geuraeyo, sampai jumpa di chapter selanjutnya ne :)) annyeong, readersdeul yang kecehh B) *modus *kedip-kedip mata bareng zelo* ._.v

7 thoughts on “Starting to love my Totomato! [Chapter 1]

  1. WAAAAAAAAAAAAAA… ini FF BAP??? *HISTERIS* LANJUUUUUUUUUUUUTTTT!!! MAIN CASTNYA SUAMI GUE NIH *EH?* *DIBAKARJELLIES+BABY* WAAAAAAA.. SUKA SUKA SUKA.. SAYA JADI KEPO! CHAPTER SELANJUTNYA DITUNGGU YAK!! JANGAN LAMA2 #CAPSJEBOL #DITENDANGAUTHOR ._.V

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s