[FF Freelance] What Are You Lookin’ For? (Part 4)

what are you lookin for

Author                  : Yoon Minhyo

Cast                       : BAP’s Zelo aka Choi Junhong

                                  Choi Ah Raa [OC]

Supp Cast            : Another BAP’s member

Genre                   : Romance

Rate                       : PG

Length                  : Chaptered

Disclaimer           : berhenti di 50% aja deh -_-v author masih cinta banget sama luhan #peace wgwgwg

Summary             : “Kau tau? Ketika kau melihat kisah mereka melalui sudut pandang yang berbeda, maka mungkin kau akan mengerti, Ah Raa –ya!”- Dongwoon

Previous part: Part 1 , Part 2, Part 3

***

Author’s Pov

“Hei, Choi Junhong” Ah Raa melirik namja yang kini sama sekali tidak nampak sadarkan diri, kedua mata Zelo masih terpejam dan kali ini namja itu benar-benar terlihat manis dimatanya, oh astaga.

Masih dengan kedua tangannya yang memegang kemudi, perasaannya meluap begitu saja , “Kau masih belum bisa melupakan Hyorin?”

“Kau diam, Junhong-ah? Akan ku anggap itu sebagai jawaban Ya!”

“Kau tau? Entah apa yang terjadi padaku kini, untuk sebelumnya aku bahkan tak pernah mengharapkan hal seperti ini terjadi! Ketika kuputuskan diriku untuk terjebak didalam hatimu yang dingin, ini benar-benar buruk bukan?” Ah Raa kemudian menghela nafas panjangnya seraya tersenyum pahit.

“Sampai kapan atau akan seperti apa diriku nantinya? Kau yang menentukannya, Choi Junhong”

“Kau tidak ingin mengatakan sesuatu?!”

Ah Raa mengacak-acak rambutnya frustasi, “Bodoh sekali!!! Apa yang kupikirkan hingga menyukaimu sampai seperti ini?!!!”

“Mianhae,Junhong-ah”

Berikutnya Ah Raa menghentikan laju mobilnya begitu mereka sampai kembali dikediaman Daehyun, yeoja itu terdiam kembali menatap Zelo yang masih tidak sadarkan diri, salah satu tangannya menyentuh kening namja itu, “Kau benar-benar sakit sekarang? Kuharap kau akan segera membaik, Junhong-ah”

“Mianhae, karena telah menyukaimu” Tambahnya lagi kemudian entah apa yang Ia lakukan setelahnya benar-benar diluar akal sehatnya.

***

“Eh? Audisii??!  Aku akan mengikuti audisi itu!!!”

BUK!!

“Ya!! Kau bahkan sama sekali tidak bisa ber-akting!!”

“Appo!!! Dasar yeoja galak!!”

“Kalian berhentilah membuat keributan!”

“—tapi Daehyun benar-benar terlalu banyak berharap! Ya kan, Zelo?”

“Entahlah. Ayo kita segera kembali!”

“Ya!!Zelo!! Kau bahkan tadi sudah setuju untuk ikut, kan?”

Dan perdebatan panjang pun terus terjadi antara Daehyun, Hara, Himchan, dan juga Zelo?

“Kalian?” Ah Raa membulatkan kedua matanya begitu kini Ia lihat ke empat sosok temannya itu sudah berdiri diambang pintu seraya membuat sedikit keributan yang nyatanya dengan cepat memecah konsentrasi para anggota kelas drama lainnya.

Hara melebarkan senyumnya begitu Ia lihat  kedua mata Ah Raa yang nampak terkejut, “Surprise!!! Kau terkejut? Hehe, Kami sengaja datang untuk mendukung latihanmu!” Serunya senang.

“Benar sekali, Dan ahh jelaskan mengenai audisi!!! Aku akan berpartisipasi pastinya” Tambah Daehyun kemudian segera mendapat antusiasme yang besar dari para yeoja yang nyatanya adalah fans berat namja tampan itu, “Jinjja??!! Daehyun Oppa? Kau akan melakukannya?” Salah seorang yeoja nampak begitu bersemangat.

Daehyun mengangguk senang, “Tentu saja” Kemudian sepasang matanya memandang Zelo dan Himchan bergantian, “Kalian juga ingin ikut?”

“Kau bercanda? Kau ingin melihat yeoja galak ini mengamuk?” Himchan tertawa kecil kemudian melirik Hara yang dengan cepat menjitak kepalanya, “Mungkin Zelo ingin melakukannya?”

“Aku akan melakukannya” Ujar Zelo tiba-tiba hingga membuat Hara, Daehyun, Himchan dan tentu saja Ah Raa tersentak menatap namja itu, “Kau serius?!” Hara mencoba memastikan.

Zelo mengangguk, “Yeah, Dalam mimpi bodoh kalian” Ujarnya kemudian berbalik dan terkekeh meninggalkan mereka yang masih melongo menatapnya.

“Haahhhh” selama beberapa detik Ah Raa menghela nafas panjangnya lalu disusul dengan Daehyun, Hara, dan juga Himchan. Zelo nyaris saja membuat mereka mati seketika, kkkk.

“Lalu mengenai audisi, kau bisa datang ketempat ini lagi lusa nanti Daehyun-ssi” Jelas Dongwoon seraya ketua kelas drama.

“Baiklah! Aku akan datangg” Seru Daehyun lagi, “Jadi, apa kelas dramamu untuk hari ini sudah berakhir, Ah Raa-ya?” Tanya Hara kemudian.

Ah Raa terdiam kemudian menatap Dongwoon,”Kau bisa pulang, Ah Raa-ya! Lalu jangan lupa mengenai tawaranku tadi, Ne?”

“Baiklah. Gomawo, Dongwoon-ah” Ah Raa tersenyum kemudian segera meraih tasnya dan segera pulang bersama, Hara, Daehyun, Himchan dan juga Zelo yang bahkan sudah berjalan jauh didepan sana.

***

“Jadi, kau berhasil mendapat peran itu?” Hara nampak tak percaya begitu Daehyun tiba-tiba saja datang sambil bersoak-sorai gembira.

Hara, Zelo dan juga Himchan yang saat ini tengah berada di apartment Zelo rupanya nampak sedikit terkejut dengan berita yang baru saja dibawa Daehyun.

“Ya!!Kau tidak percaya?? Kau tau aku tampan, benar?” Daehyun terus saja membanggakan dirinya yang pada nyatanya dapat dengan mudah mendapat peran itu.

Hara terdiam sejenak kemudian sebuah senyum lebar terlukis diwajahnya, “Oh baiklah baiklah. Selamat, Daehyuniee”

“Peran seperti apa yang berhasil kau dapatkan?” Kini giliran Himchan yang membuka suaranya.

Daehyun tersenyum aneh, “Kalian akan terkejut”

Sementara Zelo yang selalu dan selalu tengah memejamkan kedua matanya di atas sofa sedikit memalingkan kepalanya, nampaknya Ia juga sama menantikan jawaban Daehyun, “Oh Zelo!! Nampaknya kau juga penasaran??” Goda Daehyun begitu menyadari reaksi Zelo.

“Oh? Lupakan” Ujar Zelo malas kemudian kembali memejamkan kedua matanya

“Hahaha kalian pasti terkejut! Kalian kenaal Romeo pasti?”

“OH ASTAGA!!!”

“ROMEO?!”

“Konyol sekali”

“Kalian terkejut kan?” Daehyun nampak begitu senang, kemudian dengan cepat segera merebahkan tubuhnya pada Sofa hingga membuat Zelo menjerit, “Ya!!! Kau berat sekali!!!” Gerutunya kesal.

“Jadi kau mendapat peran sebagai Romeo?!! Hoaahhh Chukkaeoo” Refleks Hara memeluk namja itu, hingga membuat namjanya yang satu lagi alias Himchan berdecak kesal.

“Benar. Romeo yang tampan benar benar pas dengan image ku” Lagi-lagi namja itu membanggakan dirinya sendiri, hingga membuat Hara segera melepaskan pelukannya, “OH”

“Kau membuatku ingin muntah” Gumam Zelo pelan, dan segera mendapat hantaman keras dari Daehyun, “Ya!!! Kau meragukan ketampanankuu?”

“Lalu, mana Choi Ah Raa?” Tanya Zelo kemudian, dan dalam sekejap kini Ia sadari 3 pasang mata tengah menatapnya lekat-lekat, “Mwoya?”

***

Zelo’s Pov

“Mwoya?”

Ketiga pasang mata itu terus menatapku aneh,”Oh astaga!! Berhenti menatapku  seperti itu!!” Rutukku pada mereka, 3 orang bodoh yang kini masih terdiam menatapku aneh.

“YAAA!!!!”

“E-ehh? Apa yang terjadi?”

“Oh selama beberapa saat kau benar-benar mengejutkanku Zelo”

Satu persatu dari mereka mulai kembali tersadar? Namun masih kurasakan sepasang mata lagi yang terus menatapku, “Kau!! Pabo!! Berhenti menatapku!!!” Ujarku pada Daehyun, yang dengan sangat lambat memberi sebuah respon, “Oh? Mana Choi Ah Raa? Kau tidak benar-benar ingin mengetahuinya kan?”

“Daehyun-ah” Hara menatapnya aneh.

“Mwo?!”

Hara terdiam kemudian menggeleng pelan, “Ahni”

Tunggu sebentar, apa yang telah terjadi sebenarnya? Ini benar-benar membuatku bingung dan—oh astaga, “Ayolah!! Aku hanya bertanya mana Choi Ah Raa! Bukan sesuatu yang perlu dilebih-lebihkan!”

“Eungg, baiklah” Pada akhirnya Daehyun mengiyakan, dan kulihat beberapa saat berikutnya Hara nampak menghela nafas panjang.

“Jadi, siapa pemeran Juliet dalam drama itu?” Himchan nampaknya ingin segera memperbaiki suasana awkward yang terjadi.

Dan nyatanya tak ada yang dapat menghalangi kebahagiaan yang nampak pada wajah Daehyun yang mungkin dapat dibilang cukup tampan itu, “Rahasia! Kalian harus melihatnya nanti”

“Oh lupakan”

“Semoga saja kau tidak membuat pertunjukan itu tampak buruk, Daehyunie”

“Kalian terlihat sangat bodoh”

Daehyun mengeryitkan alisnya kemudian melemparku dan Hara dengan sebuah bantal satu persatu, ”Berhenti berkomentar!!!” Serunya kemudian tertawa keras, “—dan ah Ah Raa tak bisa datang kesini sekarang”

“Waeyo?” Tanyaku spontan dan satu kata yang kuucapkan kembali menarik perhatian mereka, “Baiklah! Aku akan mulai berhenti berbicara saat ini!” Gerutuku kesal, lalu disambut dengan suara tawa mereka, Himchan, Hara dan juga Daehyun? Mungkin entahlah.

“Ia menitipkan salam pada kalian. Ada beberapa hal yang sepertinya harus Ia kerjakan” Jelas Daehyun lagi.

“Begitukah?”

“Oh baiklah”

Dan aku hanya terdiam, kau tau? Sangat malas rasanya ketika kucoba untuk  merespon dan ketiga orang bodoh ini pasti akan kembali memulainya.

Entah apa yang terjadi berikutnya, rasanya ada yang aneh dengan pikiranku, aku sendiri bahkan tidak mengetahui alasannya, namun ketika tidak melihat yeoja itu disini rasanya seperti Eung…lupakan.

***

Ah Raa’s Pov

Hari semakin gelap ketika hari-hari sibukku baru saja dimulai. Minggu depan kelas drama kami akan menampilkan sebuah pertunjukan, tetapi entahlah hingga hari ini tak dapat kutemukan sebuah kenyamanan dengan peran yang saat ini kudapat dan itu benar-benar hal yang buruk.

Waktu sudah menunjukan pukul 6 sore dan hingga kini bus yang sejak tadi kutunggu tak kunjung datang, setelah beberapa saat tiba-tiba saja sebuah mobil sedan kuning yang sebelumnya tak pernah kulihat berhenti tepat dihadapanku, Nuguseyo?

“Apa yang kau lakukan disini?” Tiba-tiba saja kulihat sosok Junhong ah ahniyo sosok Zelo mungkin berada didalam mobil itu dan apa yang sedang Ia lakukan? E-eh? Ia berbicara denganku?!

“Kau berbicara denganku?” Tanyaku mencoba memastikan sebelum terjadi sebuah kesalahan bodoh seperti waktu itu, oh lupakan.

Zelo terdiam menatapku, sebelah alisnya terangkat heran, “Ada orang lain?”

Kedua mataku menatap kesekeliling yang nyatanya hanya ada kami berdua, ”Tidak! Baiklah kau berbicara padaku, lalu?”

“Apa yang sedang kau lakukan disini?”

Kendalikan dirimu Choi Ah Raa, kau sendiri tau kedua matanya yang indah itu kini tengah menatapmu lekat-lekat, “Oh seperti biasa, persiapan untuk pertunjukan” Jelasku mencoba untuk terlihat santai walaupun kurasa sia-sia.

“Mana Daehyun?”

“Sejujurnya latihan belum selesai tapi—karena matahari sudah terbenam kuputuskan untuk pulang duluan!”

“Oh”

“Begitulah” Oh Zelo, entah apa yang ada dipikiranmu saat ini tolong berhentilah menatapku seperti itu kau benar-benar ingin melihatku mati rupanya?

Selama beberapa saat kami berdua terdiam, “Masuklah! Aku akan mengantarmu pulang!” Ujarnya tiba-tiba.

“Hah?! Ah ahniyo!! Kau tidak perlu melakukannya”

“Kau bisa menganggap ini sebagai ganti rugi yang kuberikan”

“Ganti rugi?”

Zelo mengalihkan pandangannya sesaat kemudian mengetuk-ngetukan jemarinya pada kemudi dihadapannya, ”Kejadian waktu itu”

DEG

“Oh baiklah, Aku melakukannya karena kau yang menginginkannya” Ujarku kemudian segera masuk kedalam mobil sedan kuning itu, dan kini perlahan tapi pasti Zelo kembali melajukan mobilnya menuju kesuatu tempat yang bahkan tak pernah kubayangkan sebelumnya.

***

Author’s Pov

“Aku tidak tau jika kau bisa mengendarai mobil” Ujar Ah Raa mencoba memecah keheningan yang nyatanya terus terjadi diantara dirinya dan juga Zelo.

Zelo melirik Ah Raa sekilas, “Kudengar kau juga bisa?”

“E-eh?”

“Daehyun yang mengatakannya!” Jelas Zelo lagi.

Ah Raa mengangguk-anggukan kepalanya pelan, “Begitulah, sedikit mungkin”

“Oh”

“Jadi, kau tidak keberatan jika kita pergi ke sesuatu tempat terlebih dahulu?” Sambung Zelo lagi, Ah Raa menggaruk kepalanya yang saa sekali tidak gatal, “Kemana? Bukan masalah besar. Asal kau bersedia mengantarku sampai rumah nantinya!”

“Kau tak perlu khawatir”

Setelah selama beberapa saat Zelo terus melajukan kendaraannya menyusuri gelapnya malam ditambah dengan terpaan angin yang terus berhembus. Dan kini Zelo menepikan sedan kuningnya didepan sebuah gedung yang cukup besar, “Sepertinya kita harus menunggu sebentar” Ujarnya dengan sebuah senyum dinginnya.

“Eung” Ah Raa kembali menganggukan kepalanya tanda mengerti, kemudian perhatiannya kini tertuju pada sebuah pesan masuk yang berasal dari Hara,

From: Haraa

Ah Raa-ya,bagaimana dengan latihanmu?

Apa Daehyunie berasamamu? Ponselnya mati TT

 

To   : Haraa

Menyenangkan^^

Ahni, Sepertinya Daehyun masih disekolah Hara-ya

 

From: Haraa

Jadi kau tidak disekolah sekarang?

Berhati-hatilah jika kau sedang berada di bus

 

To   : Haraa

Gomawo, Tak perlu khawatir Haraa-ya

Zelo bersamaku.

“Zelo Oppa!!!”

Ah Raa dan Zelo menoleh secara bersamaan begitu mereka dengar seruan keras seorang yeoja yang terdengar begitu manis, “Hyona?! Ppalii!!” Zelo menurunkan kaca jendela hingga akhirnya Ah Raa dapat dnegan jelas melihat sosok yeoja itu, yeoja manis dengan rambutnya yang terkuncir.

Yeoja bernama Hyona itu masuk kedalam mobil dengan riang, dan kini perhatiannya tertuju pada Ah Raa yang nyatanya masih emantapnya sambil tersenyum, “Zelo Oppa!! Nuguseyo?”

Zelo melirik Ah Raa sekilas kemudian tersenyum pada Hyona, “Seorang temanku”

“Annyeong, Choi Ah Raa Imnida” Ah Raa tersenyum manis memperkenalkan dirinya pada Hyona, yang dnegan cepat segera didsambut dengan begitu riang oleh yeoja kecil itu, “Park Hyona Imnida. Aku tidak tau jika Zelo Oppa bisa berteman dengan seorang yeoja selain Hara Eonni dan juga—“

“Tenanglah! Kau berisik sekali!” Potong Zelo cepat.

Hyona menggembungkan pipinya lucu, “Oppa!! Aku sama sekali tida berisik! Iyakan, Eonni?!”

Ah Raa tersenyum senang, “Eung. Aku tidak pernah tau jika Zelo memiliki seorang adik perempuan yang begitu manis sepertimu, Hyona”

“Jinjja? Apa aku terlihat manis, Ah Raa Eonni?”

“Tentu saja”

***

“Gomawo,Oppa! Kau sudah mau menjemputku” Hyona tersenyum riang begitu Zelo menepikan mobilnya tepat didepan rumah yeoja kecil itu.

“Bukan masalah”

“Baiklah. Ah Raa Eonni kita bertemu lagi nanti, Annyeong” Ujarnya lagi kemudian segera turun dari dalam mobil.

Setelah memastikan Hyona masuk kedalam rumah, Zelo kembali melajukan mobilnya perlahan, “Hyona sangat manis” Gumam Ah Raa begitu mereka kembali memulai perjalanan menuju kerumahnya mungkin.

“Begitukah?”

Ah Raa mengangguk, “Dia adik perempuan Hyorin?” Tanyanya lagi, hingga membuat Zelo menoleh padanya kemudian dnegan cepat segera mengambil alih kembali konsentrasinya pada jalanan dihadapannya sebelum sesuatu yang buruk menimpa mereka.

“Bagaimana kau mengetahuinya?” Tanya Zelo tetap tenang.

“Entahlah. Hanya dengan melihatnya saja tebakan itu keluar dengan sendirinya, Kau terlihat sangat menyayanginya”

“Oh” Zelo kemudian kembali terdiam, namun rasanya ada yang aneh namja itu nampak ingin berbicara sesuatu namun entah karrena apa hanya tertahan didalam pikirannya, “Choi Ah Raa”

“Eung?”

“Ah sudahlah, lupakan” Gerutu Zelo kesal, hingga membuat Ah Raa menaikan salah satu alisnya heran, “Kau seperti ingin mengatakan sesuatu, ada apa?”

“Ahni!”

“Oh baiklah” Ah Raa sedikit menghela nafasnya lega, “Ah, kau akan datang melihat pertunjukan kami kan?”

Zelo menggeleng tanpa mengalihkan perhatiannya sedikitpun, “Waeyoo?” Tanya Ah Raa lagi, oh ini benar-benar buruk Ah Raa bahkan sudah sejak lama mengharapkan kehadiran Zelo untuk menyaksikan pertunjukukan perdananya itu.

“Aku tidak suka Juliet!” Terang Zelo,dan kontan jawabannya itu membuat kedua mata Ah Raa terbelakak, “Jadii kau suka Romeo?”

Zelo mengernyitkan alisnya kemudian melirik Ah Raa kesal, “Kau gila?”

“Oh baiklah. Lupakan! kenapa kau tidak suka Juliet? Semua namja pasti menyukai Juliet? Ia sangat cantik, benar?”

“Tidak untukku”

“Waeyo?”

“Tak ada alasannya”

Pada akhirnya Ah Raa pun kembali menghela nafas panjang, “Jadi siapa yang kau suka? Paris? Atau mungkin Rosaline?”

“Paris? Kau pikir aku penyuka sesama namja? Dan Rosaline? Hmm Ia cantik” Terangnya lagi.

“Jadi menurutmu Rosaline cantik? Tapi kenapa tidak untuk Juliet?”

Zelo terdiam kemudian kembali melirik yeoja yang terus saja berbicara disampingnya itu,”Kau tau Choi Ah Raa? Kau membuat kepalaku terasa sakit,ketika kau terus menyanyakan hal hal yang tidak penting!”

“Begitukah? Mianhae, Zelo”

“……”

“Mengapa sejak tadi kau terus memanggilku dengan sebutan Zelo?”

DEG!

Ah Raa terdiam, kemudian tertawa kecil, “Tak ada lagi pertanyaan yang boleh kita ajukan satu sama lain”

“Oh baiklah, Lupakan!!” Zelo mengacak-acak rambutnya kesal kemudian tersenyum kecil namun hanya sekilas dan sedetik kemudian wajahnya dinginnya kembali terlihat seperti semula.

***

Ah Raa’s Pov

Disuatu pagi ketika suasana didalam ruang latihan terbilang cukup ramai, kulihat seorang yeoja yang kuketahui bernama Han Miyoung datang menghampiriku, “Ah Raa-ya! Bisa kita berbicara sebentar?” Miyoung tersenyum manis ketika aku setuju untuk berbicara dengannya.

“Ada apa, Miyoungie?”

Ia terdiam dapat kulihat rasa kekhawatiran dikedua matanya, “Engg mianhae, aku sama sekali tidak bermaksud lancang, tetapi—“

“Tetapi?” Oh Miyoung membuatku sedikit bergidik ketika Ia putuskan untuk menghentikan kalimatnya.

“Bersediakah kau bertukar peran denganku? Mianhae, Ah Raa-ya!! Tapi ini satu-satunya kesempatan” Miyoung menundukan kepalanya, sepertinya Ia merasa sedikit tidak enak.

“Peran apa yang kau dapatkan? Dan kesempatan?” Tanyaku antusias, kau tau? Ini benar-benar baik ketika seseorang mengajakmu untuk bertukar peran.

“Aku menyukai Daehyun Oppa” Ujarnya kemudian nampak begitu manis ketika dirinya tersipu malu, “dan—ah Rosaline! Aku mendapatkan peran sebagai Rosaline” Lanjutnya lagi.

“Dan Rosaline? Hmm Ia cantik”

Sesaat kalimat yang kemarin malam baru saja diucapkan Zelo kembali melintasi pikiranku dan membuatku menyetujui pertukaran peran itu tanpa berpikir panjang.

Oh Choi Ah Raa, kau tau? Kau benar-benar yeoja gila mungkin.

***

Author’s Pov

Dongwoon tidak nampak terkejut ketika Ah Raa memberitahu keuputusannya untuk bertukar peran dengan Miyoung,”Mianhae, Dongwoon-ah”

“Ahniyo. Gwenchana, Ah Raa-ya! Sejujurnya sejak awal sudah kurasakan kau terlihat cukup keberatan dengan peran Juliet” Jelas Dongwoon dengan senyumnya, kali ini namja itu benar-benar bijaksana ketika Ia dapat menghormati keputusan yang sudah Ah Raa buat.

“Seperti itukah aku terlihat?”

Dongwoon mengangguk, “Tapi, bisakah kau memberitahuku alasanmu? Kau pasti punya alasan,benar? Atau kau tidak menyukai Juliet?”

Ah Raa terdiam, “Entahlah. Kurasa tidak seperti itu!” Ujar Ah Raa berbohong, bagaimana mungkin Ia memberitahu Dongwoon bahwa alasan satu-satunya Ia memutuskan untuk menukar perannya adalah seorang Choi Junhong aka Zelo yang secara jujur mengatakan padanya bahwa Ia tidak menyukai Juliet, Oh konyol sekali batinnya dalam hati.

“—tetapi Dongwoon-ah”

“Ada apa?”

Ah Raa mengetuk-ngetukan jemarinya pada sebuah meja dihadapannya, “Bagaimana kau bisa berpikir mungkin saja alasanku adalah tidak menyukai Juliet?”

Dongwoon tertawa kecil, “Kau tau Ketika kau melihat kisah mereka melalui sudut pandang yang berbeda, maka mungkin kau akan mengerti, Ah Raa-ya!”

Ah Raa terdiam tak mengerti, “Sudut pandang yang berbeda?”

“Ketika kau melihat kisah mereka dengan kedua mata  Rosaline, kau akan menyadarinya Ah Raa! Cinta mereka tidak tragis seperti yang orang-orang bayangkan, pada kenyataannya Juliet telah merebut Romeo dari Rosaline”

“Begitukah?”

Dongwoon mengangguk kemudian meneput pelan pundak Ah Raa,”Benar. Jadi kuharap kau bisa menikmati peranmu sebagai Rosaline, walau tak banyak tapi peran Rosaline sangat menentukan akhir kisah Romeo  dan Juliet”

Dan kini seutas senyum terlukis diwajah Ah Raa, kini Ia mengerti dan mengetahui dengan benar alasan Zelo untuk tidak menyukai Juliet.

***

“Mana Hara dan juga—Ah Raa?” Tanya Zelo begitu Ia tiba dikediaman Daehyun yang kini hanya menyisakan 2 orang namja yang nampak bosan.

Himchan mengangkat bahunya malas semantara Daehyun tidak memberikan respon apapun, “Mereka membuat pasta. Oh kuharap Ah Raa bisa melakukanya atau jika tidak mereka berdua akan membuat kita kelaparan hingga malam nanti”

“Begitu? Kuharap ucapanmu ada benarnya” Zelo meletakan ransel kuningnya kemudian merebahkan tubuhnya di sofa yang benar-benar nampak menggodanya.

“Ah sejak kemarin kau terus membawa mobilmu, apa yang terjadi?” Daehyun yang sejak tadi hanya mengguling-gulingkan seluruh tubuhnya dikarpet mengangkat kepalanya malas menatap Zelo yang kini tengah memejamkan kedua matanya.

“Ya!!Zelo!!” Seru Daehyun lagi begitu Ia sadari Zelo sama sekali tidak menghiraukannya.

“Hujan terus turun sejak kemarin” Jelas Zelo masih dengan kedua matanya yang tertutup rapat.

Daehyun terdiam kemudian kembali mengguling-gulingkan sekujur tubuhnya dan menghela nafas panjang, “Haaaahhhh”

“Ya!! Apa yang terjadi padamu? Ah pertunjukanmu akan ditampilkan besokkan? Seharusnya kau senang!” Himchan mulai kembali berbicara seraya menimbang-nimbang ponsel hitamnya.

“Yahh, kau tau? Seharusnya aku benar-benar senang tetapi—“

“Mwo?” Zelo bergabung dalam percakapan mereka.

“Arghh!!!” Daehyun mengacak-acak rambutnya frustasi, “Seharusnya ini akan menjadi kejutan tetapi tiba-tiba saja Ah Raa memutuskan untuk bertukar peran dengan Han Miyoung, dan kini rasanya seluruh semangatku bagai terhisap habis” Jelas Daehyun panjang lebar, hingga membuat kedua temannya itu menatapnya tak mengerti,”Hah? Nugu? Han Miyoung?!”

“Oh astaga!! Kau berbicara terlalu cepat!!” Protes Zelo kesal begitu Ia ketahui Ia sama sekali tidak dapat mengerti  apa yang baru saja dikatakan oleh Daehyun, kecuali nama Choi Ah Raa yang sekilas tadi dapat Ia dengar dengan begitu jelas.

 “Hahhhh ini benar-benar membuatku sedih dan kecewa” Desah Daehyun lagi kemudian kembali mengguling-gulingkan sekujur tubuhnya.

Himchan dan Zelo terdiam namun tak sama, Himchan berusaha untuk berpikir sedangkan Zelo? Ia putuskan untuk tidak mempedulikan si Daehyun pabo itu.

“Jadi pada awalnya Ah Raa lah yang akan berperan sebagai Juliet? Tapi karena suatu hal tiba-tiba saja Ia menukar perannya? Begitukah?” Kalimat Himchan barusan mampu membuat Zelo bergidik dan kini kedua matanya menatap Daehyun menanti sebuah jawaban.

“Kau benar”

Dan dalam seketika dapat Zelo rasakan sesuatu yang aneh terjadi padanya. Ia putuskan untuk kembali memejamkan kedua matanya dan membiarkan otaknya berpikir keras. Jadi apa yang sudah Ia lakukan? Untuk sebelumnya Ia sama sekali tidak memikirkan kemungkinan bahwa Ah Raa akan mendapatkan peran sebagai seorang Juliet, dan nyatanya Ia sudah mengatakan hal yang seharusnya tidak Ah Raa dengar dihari-hari akhir pementasannya.

Beberapa saat kemudian 2 orang yeoja yang sejak tadi nampak begitu sibuk berada didapur datang dengan lima buah piring apsta yang sudah siap mereka santap, “Pasta datanggg!!!” Seru Hara senang, hingga membuat ke tiga namja yang benar-benar sudah keleparan itu bangkit dan tersenyum senang.

“Woah!!! Siapa yang membuatnya? Pastinya bukan kau, Kwon Hara!!”  Gumam Daehyun senang, dalam sekejap moodnya benar-benar berubah drastis.

Hara memanyunkan bibirnya lucu, “Ya!!!Aku yang membuatnya, pabo!!!”

“Kau melakukannya sendiri?” Sambung Himchan masih nampak ingin menggoda yeojanya itu, Hara bergidik melirik Ah Raa dan kemudian seutas senyum terlukis diwajahnya, “Ah Raa membantuku sedikit” Ujarnya kemudian tertawa.

Sementara mereka bertiga terus terlarut dalam percakapan, kini perhatian Zelo benar-benar tertuju pada Ah Raa yang sedang megutak-atik ponselnya. Yeoja dengan rambut panjangg yang nampaknya dengan sengaja Ia biarkan tergerai, kedua matanya yang besar, bibir mungilnya yang berwarna pink, serta senyumnya yang terlihat begitu manis, benar-benar membuat Zelo tak dapat mengalihkan lagi kedua matanya.

Hingga pada akhirnya kedua mata mereka bertemu dan secepat mungkin Zelo mengalihkan pandangannya, “Kalian berisik sekali! Ayo kita makan!!” Serunya berusaha mengalihkan situasi antara dirinya dan juga Choi Ah Raa, yang kemudian disambut dengan sorak soarain ketiga temannya itu.

***

Lagi dan lagi Zelo dan Ah Raa kembali terjebak dalam suasana awkward ketika mereka  berdua dalam kebersamaan yang menuntut mereka untuk saling berkomunikasi.

“Jadi pada awalnya Ah Raa lah yang akan berperan sebagai Juliet? Tapi karena suatu hal tiba-tiba saja Ia menukar perannya? Begitukah?”

“Kau benar”

Tiba-tiba saja percakapan yang terjadi antara Daehyun dan juga HImchan kembali terlintas dipikiran Zelo, kini sesaat perhatiannya kembali tertuju pada sosok yeoja disebelahnya yang tengah sibuk memainkan ponsel warna warninya.

“Ah” Ujar Hara cukup keras hingga berhasil membuat Zelo sedikit terhentak, “Zelo-ah! Apa kau tidak memiliki sebuah cd atau semacamnya? Kau tau? Perjalanan jauh akan terasa membosankan tanpa alunan sebuah musik” Gumamnya pelan, kedua mata besarnya itu kini menatap Zelo antusias.

Zelo mengangkat bahunya, “Entahlah. Kau mungkin bisa menemukan benda semacam itu didalam sana” kedua matanya melirik sebuah kotak didalam dashboard mobilnya itu.

Tanpa menunggu aba-aba lagi, kini  Ah Raa yang sejak tadi nampak begitu antusias mulai mengobrak abrik isi kotak dashboard itu dan setelah beberapa saat kedua matanya berhasil menemukan sebuah cd yang sedikit membuatnya terheran, “SHINee!! Kau suka SHINee?”

“Tidak”

“Lalu?”

Dalam sekejap udara atmosphere didalam mobil perlahan mendingin, melihat Zelo yang terrdiam membuat Ah Raa sadar dan kini Ia benar-benar tau jawabannya, “Benda itu milik Hyo—“

“Baiklah, kau tak perlu mengatakannya” Potong Ah Raa cepat sebelum sepenggal kalimat yang baru saja akan Zelo katakan membuat hatinya terasa begitu perih.

“Benar” pada akhirnya sepenggal kata terakhir yang diucapkan Zelo mengakhiri percakapan singkat mereka yang mungkin berujung pada rasa sakit hati yang masing masing mereka rasakan. Kini alunan lembut musik SHINee yang baru saja Ah Raa putar terngiang-ngiang memenuhii seluruh pelosok mobil, membuat mereka terdiam tanpa sepatah kata apapun.

Hampir setengah perjalanan mereka tempuh tanpa berbicara satu sama lain, dan nampaknya Zelo mulai gerah ketika Ia putuskan untuk kembali memulai sebuah pembicaraan diantara mereka, “Aku tidak mengira bahwa pada awalnya kau berperan sebagai Juliet”

 “Pertunjukannya besok, apa kau akan datang dan melihatnya?” Ah Raa sama sekali tidak menghiraukan kalimat Zelo barusan.

“Molla! Mungkin saja”

Ah Raa mengerutkan keningnya begitu mendengar jawaban Zelo yang berbeda dengan jawabannya beberapa hari yang lalu, “Waeyo? Kau berubah pikiran?”

“Benar! Suatu hal nampaknya telah berhasil merubah pikiranku” Jelas Zelo, dan Ah Raa hanya bisa ber-Oh ria mendengar tiap penggalan kalimat yang diutarakan Zelo dengan suaranya yang dingin.

***

Ah Raa’s Pov

Haaahhh? Apa yang sebenarnya terjadi malam tadi? Oh astaga!! Choi Ah Raaa!!! Dengan segala kebodohanmu bagaimana bisa kau tertidur ketika kau tengah berada didalam mobil yang sama dengan namja yang kau sukai.

“Ah Raa-ya!! Kau harus bersiap-siap!!!” Seru Dongwoon cukup keras begitu melihatku yang kini hanya termenung merutuki kejadian bodohku semalam, “Ye!!” Balasku lalu kemudian segera menuju keruang ganti dan bersiap untuk mengganti kostum ku.

Tanpa terasa 1 bulan telah berlalu ketika kami semua memutuskan untuk mementaskan sebuah drama Romeo dan Juliet, yang rasanya akan dengan mudah menarik perhatain siswa siswi lainnya untuk menyaksikan pertunjukan ini. Dan kini seiring berjalannya waktu, sebuah perasaan kecil yang awalnya kurasakan perlahan semakin mengepakan sayapnya, bahkan membuatku sulit bernafas.

“Ah Raa-ya!!” Kulihat sosok Daehyun yang nampak begitu tampan dengan kostum Romeonya melangkah menghampiriku, seutas senyum terlukis diwajahnya yang pada kenyataanya benar-benar tampan.

“Daehyun-ah!! Astagaaa, kau benar-benar terlihat seperti seorang Romeo!!”  Ujarku takjub kemudian tertawa kecil.

“Jinjja?”

Aku mengangguk pasti, “Eung”

“Oh seharusnya kaulah yang berperan sebagai Juliet” Daehyun mendesah pelan, kemudian tersenyum lesu, “Ya!!Jangan seperti itu, Daehyun-ah. Kau harus tetap semangat, Fightingg!!!”

“Benar. Itu bukanlah sebuah masalah yang besar ketika saat ini kau tampil dengan begitu cantik, Ah Raa-ya. Bersiap-siaplah, karena aku mempunyai sebuah kejutan untukmu”

“Kejutan?”

……..

TBC

Oh uoh ouo uo ouo uo ouooooo

Annyeongg readersss >< jumpa lagi dengan satu satunya author yang cinta berat sama Luhan :”

Tanpa terasa tiba juga kita dipenghujuung acara engingeng, sepertinya FF ini akan segera berakhir di chapter 5 dan author harap kalian akan merasa puas dengan ending yang bakal author berikan hufttt

Jika demikian, akhir kata author ingin ngedate dulu sama luhan

Samlekum^^

5 thoughts on “[FF Freelance] What Are You Lookin’ For? (Part 4)

  1. Wah wah keren !!
    Gak tau mau ngomong apa lagi pokoknya KEREN
    Fighting thor,lanjutin ff nya,,

    Mianhae cuman comment di sini hehe 😀

  2. Wah wah keren !!
    Gak tau mau ngomong apa lagi pokoknya KEREN
    Fighting thor,lanjutin ff nya,,
    Jangan lama lama ya thor lanjutinnya,penasaran!
    Mianhae cuman comment di sini hehe 😀

    Daebak^^

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s