[FF Freelance] Married Because Accident (Ficlet)

married because accident

AUTHOR

Little Queen

MAIN CAST KIM MYUNGSOO – BAE SUZY | LENGTH FICLET | TYPE FLUFF – DIVERGENCE

DISCLAIMER

This is pure of my mind. I won’t to be a plagiator. So, pls love my fict by the way :’)

NOTE

SIDERS NOT ALLOWED TO READ THIS!

WARNING!

OUT OF CAST!!!

pernah di post di Kim Myungsoo Fanfiction – Suzy Fanfiction World

“apa jadinya jika seorang wanita kehilangan kehormatannya?” ucap dari salah satu sekumpulan wanita pekerja yang sedang menunggu bus.

 

Selama beberapa saat, perkataan yang sebelumnya masih dapat di terima oleh telinga Suzy, namun tidak untuk yang satu ini. Ia merasa hatinya mencelos mendengar perkataan itu. Ia terpaksa mendengar perkataan mereka karena disinilah tempat Ia harus menunggu bus datang. Seharusnya Ia menerima permintaan teman satu kantornya yang mengajaknya pulang bersama walaupun arah mereka berlawanan. Tapi seperti ini jadinya, Ia mendengarkan perkataan yang sangat merendahkan dirinya, bahkan membuat hatinya perih sedemikian rupa. Entah harus bagaimana mengatasi pernyataan yang sangat menyangkut tentang dirinya. Ia sangat tidak suka. Melainkan benci harus merasa serendah ini.

 

Ketika bus yang ditunggu sudah tiba mereka melangkah masuk. Tapi, Suzy mengurungkan niatnya untuk masuk kedalam bus, karena takut orang-orang itu akan lebih menyakiti hatinya. Ia tidak ingin di timpa stres berlebihan atau tekanan batin karena mendengar perkataan mereka. Jadi, Ia sengaja tidak ingin ikut dan mendengarkan perkataan mereka lebih lanjut. Padahal bus yang menuju apartemennya ini sangat jarang dan harus menunggu kurang lebih setengah hingga satu jam. Jadi apa boleh buat, Ia lebih memilih naik taksi.

 

Ketika sampai di apartemen Ia melihat seseorang yang sedang sibuk membolak-balikkan helai demi helai kertas  yang berada ditangannya. Ia sedang membaca buku yang dapat terhitung tebal. Keseriusan terhadap pokok yang sedang dibacanya membuat Suzy tersenyum lega. Objek yang tengah dipandangnya itu mengundang rasa penasaran dan membuat Suzy melangkahkan kakinya menuju Pria itu.

 

Sadar akan keberadaan Suzy yang tiba-tiba duduk disisinya, Ia menutup bukunya, dan melepas kacamata bening yang sedari tadi menggantung di batang hidungnya, lalu meletakkannya diatas buku secara bertumpuk. Suzy menekuni Pria yang dicintainya itu dengan tatapan kosong. Tapi Myungsoo pria itu, yang dipandangnya justru heran, karena tidak biasanya Suzy pulang terlambat dan terutama dengan wajah yang nampak sangat lesu, membuat hatinya merasa teriris melihat pujaan hatinya dengan wajah sepucat demikian.

 

“mengapa terlambat pulang?” tanyanya sambil membuka ikatan rambut Suzy yang dikuncir kuda lalu merapikannya dan membelainya penuh perasaan.

 

“kenapa harus aku? dan kenapa harus kita?” tanya Suzy mengalihkan topik pembicaraan. Terlihat raut wajah kecewa dan lelah akibat seharian bekerja dan ditambah Ia harus menekan perasaannya akan sesuatu yang ditangkap dari percakapan sekumpulan wanita beberapa waktu yang lalu.

 

“apa maksudmu? apanya yang kenapa? aku tidak mengerti. mungkin kau terlalu lelah, jadi segeralah beristirahat.” perintahnya membuat Suzy mengerucutkan bibirnya. Alih-alih Suzy melingkarkan kedua tangannya di lingkar pinggang Myungsoo.

 

“kau kenapa sayang? apa yang membuatmu seperti ini? katakan padaku.” tanya Myungsoo. Tangan kanannya kini terulur membelai puncak kepala Suzy dan tangan kirinya beralih mengangkat dagu Suzy agar ia dapat menatap mata Suzy secara dekat, lalu beberapa detik selanjutnya Ia mengecup singkat bibir Suzy membuat badan Suzy merasa hangat dan perasaannya terkendali walau hanya dengan ciuman singkat yang diberikan Myungsoo kepadanya. walaupun hanya sekilas, Myungsoo mampu mengalirkan arus perasaan cintanya kepada Suzy serta mampu membuatnya takluk. Suzy mengeratkan pelukannya dan Myungsoo pun mendekap erat tubuh Suzy sehingga membuat posisi keduanya nyaman.

 

“bayi kita. bukan aku membenci bayi kita.” akhirnya Suzy membuka suara setelah Myungsoo berhasil menenangkannya dengan ciuman singkat.

 

“lalu ada apa? Apa yang membuatmu murung seperti ini?”

 

“saat aku sedang menunggu bus dihalte, aku mendengar mereka membicarakan tentang kehormatan seorang wanita. a-ku a-a-aku….” pernyataannya kini mulai terputus-putus membuat Myungsoo kembali mencium bibir Suzy sekilas.

 

“jadi hanya itu? Lalu kenapa kau mempermasalahkan pembicaraan mereka, sayang. memangnya mereka tahu kalau kau sedang mengandung anak kita, dan mereka tidak berniat menyindir keberadaanmu, bukan begitu?” kali ini tawa Myungsoo pecah dibuatnya.

 

“jelas aku memikirkannya. kau menghamiliku sedangkan kita belum menikah.” Bantah Suzy menjauhkan dirinya dari dekapan Myungsoo.

 

“jelas aku menghamilimu,  alasannya karena aku ingin kau meminta tanggung jawab dariku. Lagi pula memangnya aku salah? Bahkan tinggal dua minggu lagi kita akan berjanji satu sama lain dihadapan Tuhan dan banyak orang untuk mengikat hubungan kita sebagai pasangan suami istri, dan kau akan menjadi milikku selamanya. Itu akan menjadi tanggung jawabku. Tenanglah sayang.” Myungsoo kembali meraih tubuh Suzy dan mendekapnya erat. Raut wajahnya begitu santai dan tenang dan tidak salah jika Suzy juga merasakan hal yang sama karena Myungsoo selalu melakukan hal itu untuk membuatnya lebih tenang. Terutama membuatnya melupakan semua hal yang membuat Suzy stress. Myungsoo sangat mengetahui hal itu.

 

“baiklah aku sudah mendengar salah satu dari perkataanmu itu berkali-kali.” Suzy menutup kedua telinganya. Terlihat seperti anak kecil. Karena terlihat sangat menggemaskan Myungsoo mengapit pipi Suzy dengan kedua telapak tangannya sehingga membuat mulut Suzy terbentuk seperti mulut ikan. Myungsoo mengecup pipi Suzy secara bergantian dan perlahan menggeser bibirnya menuju bibir Suzy. Ia melumat bibir Suzy dan mendapatkan balasan darinya. Disaat bibir keduanya saling bertautan Myungsoo tertawa kecil, bahwasanya Ia berhasil melumpuhkan perasaan Suzy sedari dulu.

 

“aku mencintaimu.” ucap Myungsoo pelan disela-sela ciuman mereka.

 

*kkeut*

 

Please keep calm. Jangan ada yang terbang baca ini ya. Cukup author aja yang terbang gara-gara myungsoo sedewasa ini. Btw ini cerita terinspirasi dari sebuah buku yang percakapannya aku taruh di awal penulisan. Jadi aku buat fict ini deh kkkkkkkk… btw aku masih terima semua saran dan kritik dari readers sekalian.. jangan lupa setelah read langsung comment or like… terima kasih ~~~ 😀

15 thoughts on “[FF Freelance] Married Because Accident (Ficlet)

  1. parah, ini cerita ttg hamil diluar nikah padahal, tapi kenapa jadi romantis gini ya..good story thor 🙂

  2. diawal ngerasa aneh tentang pembicaraan kehormataan … Hahaha 😀
    FF ini padat, singkat tapi menarik – Myungsoo dewasa bangeeet…
    Lanjut berkarya tentang Myungsoo-Suzy ^o^

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s