[FF Freelance] Hurt of Love (Ficlet)

hurt of love

Title: Hurt of Love

Genre: Romance, Sad

Main cast: Lee Hyukjae, Lee Eunjae, Cho Kyuhyun

Length: Ficlet – 1.733 words

Rating 17+

Cinta? Apakah kau mempercayai cinta itu perasaan yang manis? Seberapa besar kau percaya bahwa cinta itu membawa kebahagiaan? Mungkin kau sudah pernah mendengar atau bahkan mungkin merasakan bahwa cinta itu juga mebawa kepahitan. Tapi apakah kau pernah membayangkan kepahitan yang diciptakan cinta itu sendiri akan meninggalkan luka yang membekas?

-Hyukjae POV-

Aku melihatnya dengan pria itu lagi… siapa lagi kalau bukan Cho Kyuhyun? Kyuhyun..Kyuhyun..Kyuhyun.. dan Kyuhyun.. kemanapun ia pergi pasti Kyuhyun mengikutinya. Aku heran..sebenarnya yang menjadi namjachingunya siapa sih? Kyuhyun atau aku? Tidak tahan melihat tawa bahagia dari mereka berdua, aku pun menghampiri mereka..

“Eunjae-ah” kataku dengan nada yang sedikit geram. Iya aku geram melihat “kemesraan” yang mereka tunjukkan.

“Eoh? Oppa wasseo (Oppa sudah datang)?” kata Eunjae sedikit terkejut melihat kedatanganku yang secara tiba-tiba

“Hmm” jawabku dingin

Mereka berdua pun kembali melanjutkan pembicaraan yang menurutku sangat sangat tidak penting. Topik yang mereka bahas benar-benar membuatku naik darah. Tiap kali yang mereka bicarakan hanyalah tentang MENYANYI. Oke, aku akui aku tidak pandai dalam menyanyi. Tapi setidaknya, bisakah mereka menghargaiku?? Mereka tahu kalau aku tidak pandai dan tidak tertarik pada hal menyanyi, setidaknya dengan kedatanganku.. mungkin mereka bisa mengganti topik? Segitu tidak pekanya kah mereka? Atau mereka memang sengaja? Entahlah… bukan hanya sekali atau dua kali mereka memperlakukanku seperti ini. Tapi SELALU. Muak? Iya! Jelas! Siapa yang tidak muak apabila kehadirannya tidak dianggap?

Haa~ Apalagi Kyuhyun, dia benar-benar…. Dongsaeng macam apa dia? Daritadi hanya sibuk berbicara dengan yeojachinguku hingga tidak menyapaku sama sekali. Benar-benar keterlaluan! Aku sudah tidak tahan. Mereka sudah lewat batas!

“Sayang..” ucapku pada Eunjae

“Hm? Wae Oppa?” jawabnya

“Kajja.. kita pulang” kataku

“MWO (apa)??? Pulang? Aigoo~ Oppa.. aku masih ingin ngobrol dengan Kyuhyun” katanya sambil memasang wajah memelas. Lihatlah.. ia sangaaaaaaat betah berbicara dengan namja sialan itu. Aku sudah sangat MUAK sekarang!

“Sudahlah! Ikut aku sekarang! Ayo kita pulang!” kataku keras sambil menarik tangannya

“Oppa~~” ucapnya sambil setengah berteriak. Ia terlihat kesakitan akibat cengkramanku

“Hyung hentikan!” teriak Kyuhyun

“KAU TIDAK USAH IKUT CAMPUR!” bentakku

“Aku tidak akan ikut campur jika kau memperlakukan Eunjae dengan baik.”

“Ck! Kau pikir kau siapa hah? Aku namjachingunya!” teriakku

“Justru karena kau namjachingunya, kau harus memperlakukannya dengan baik lebih dari siapapun!” balasnya.

“KAU!” namja satu ini benar-benar. Sudah tidak tahan lagi dengan kelakuannya, segera kutarik Eunjae dengan cepat.

“Oppa geumanhae (Oppa hentikan) ! Appo (sakit) !” kata Eunjae sambil terisak. Sebenarnya aku tidak tega memperlakukannya seperti ini, tapi jika dia tidak kuseret, Kyuhyun pasti akan merebutnya dariku.

-Author POV-

Melihat Eunjae yang ditarik seperti itu oleh namjachingunya, Kyuhyun pun langsung berlari mengikuti keduanya tanpa memperhatikan jalan yang ia lalui hingga~

BRAK!!!

“ARRRGGKKH!!!” teriak seorang namja.

Seketika itu juga mobil yang menabrak namja tersebut langsung menghilang dalam hitungan detik. Mendengar teriakan yang sangat keras tadi, sepasang kekasih tersebut langsung menghentikan langkah mereka dan berbalik melihat ke arah teriakan itu berasal. Sepasang kekasih tersebut tidak lain adalah Eunjae dan Hyukjae. Kemudian, keduanya menghampiri namja yang telah tergeletak tak berdaya di atas aspal tersebut. Darah mengalir begitu deras dari pelipisnya. Melihat hal itu, Eunjae sangat terkejut dengan apa yang dilihatnya barusan hingga ia histeris.

“KYUHYUN-AH!!! KYUHYUN-AH! IREONA!! Hiks..hiks” ucap Eunjae sambil terisak

“K-k-ky-kyu” ucap Hyukjae terbata-bata. Ia juga tidak menyangka akan terjadi hal seperti ini pada Kyuhyun. Ya, meskipun ia membenci Kyuhyun tapi ia tidak pernah menginginkan Kyuhyun terluka.

“Oppa! Apa yang kau lakukan?? Cepat panggil ambulance!” kata Eunjae pada Hyukjae

“N-ne” jawab Hyuk terbata-bata

#HOSPITAL#

Di ruang tunggu, Eunjae terlihat gelisah. Sudah 30 menit yang lalu ia bolak balik di depan ruangan ICU. Ia gelisah menanti kabar dari Kyuhyun. Sedangkan Hyukjae hanya bisa terdiam dan duduk sambil menyandarkan kepalanya ke dinding. Entahlah sejak kejadian itu, ia belum mengatakan sepatah kata pun.

Tidak lama kemudian terdengar isak tangisan dari Eunjae. Mendengar itu, Hyukjae pun langsung menghampiri Eunjae.

“Eunjae-ya” panggil Hyuk lembut

“Hiks..hiks..” Eunjae tidak menjawab. Ia hanya menangis.

“Sayang.. maafkan aku…” kata Hyuk tulus.

Eunjae benar-benar tidak merespon Hyuk. Ia hanya terdiam dan terus menangis.

Tidak tahan dengan sikap Eunjae, ia pun memegang bahu Eunjae, yang langsung ditepis oleh Eunjae.

“Kau keterlaluan Oppa! Hiks..hiks.. jangan.. hiks..jangan menyentuhku!” teriak Eunjae.

Mendengar kata-kata itu, Hyuk pun langsung terdiam. Ia sadar seberapa marahnya Eunjae pada dirinya. Ia tahu betul Kyuhyun sangat berarti bagi Eunjae. Ini karena Kyuhyun adalah sahabat Eunjae yang pertama. Dimana sebelum Hyuk mengenal Eunjae, Kyuhyun sudah lebih dulu bersama Eunjae sebagai sahabat. Entah kenapa Hyuk selalu merasa kalau Kyuhyun punya perasaan yang special ke Eunjae. Bukan sebagai sahabat, tapi lebih dari itu.

Bukan Hyuk namanya kalau menyerah. Ia pun langsung memeluk Eunjae. Jelas Eunjae meronta dan berusaha melepaskan pelukan Hyuk.

“Lepaskan Oppa! Lepaskan! Aku… aku.. hiks” ucap Eunjae

“Eunjae-ya” teriaknya melemah

“Hiks.. kau jahat! Aku tidak mau melihatmu lagi!” seketika itu juga Hyuk melepaskan pelukannya dari Eunjae. Sakit! Ia merasakan perih saat mendengar ucapan yang dilontarkan eunjae barusan.

“PERGIIII!” teriak Eunjae

Hyuk pun langsung menarik eunjae lagi ke dalam pelukannya. Bedanya kali ini ia juga mencium Eunjae. Bisa dibilang cukup kasar, Hyuk terlihat memaksakan Eunjae untuk berciuman dengannya. Jelas Eunjae menolaknya! Tapi Hyuk tetap memaksa Eunjae..hingga Eunjae berhasil mendorong tubuh Hyuk.

“KAU.. apakah kau mencintaiku karena ini?” ucap Eunjae

“Apa maksudmu?” tanya Hyuk bingung

“Karena tubuhku..”

“Apa maksudmu Eunjae-ya? Aku tidak mengerti” kata Hyuk

“Jangan berpura-pura tidak tahu Oppa! Selama ini.. hiks.. kau selalu memaksaku untuk berciuman denganmu. Apakah ini alasan kau mempertahankan aku? Meskipun orang tuamu tidak merestui hubungan kita? Apa benar karena ini? Karena hanya aku satu-satunya yeoja yang begitu bodoh dan polos hingga mau menuruti keinginanmu?”

“Eunjae-ya!”

“Jadi.. benar kan?”

“A-aaaku” jawab Hyuk terbata-bata

“Aku juga tahu kalau awalnya kau mendekatiku karena taruhan. Hingga kau tidak tega dan tetap melanjutkan hubungan ini. Benar begitu bukan?”
“Kau.. ba-bagai-bagaimana kau tahu?”

“Ck! Good job Lee Hyukjae!”

“Eunjae-ya dengarkan aku dulu!”

“Tidak! Tidak perlu! Sudah cukup jelas ekspresi yang kau tunjukkan. Chukkae (selamat)! Kau berhasil memenangkan taruhanmu. Mengencani yeoja yang polos dan tidak pernah jatuh cinta pada namja manapun selain KAU!”

 “DENGARKAN AKU!!” bentak Hyuk

Seketika itu juga ruangan ICU terbuka dan dokter pun keluar. Eunjae yang melihat hal itu pun langsung berlari menghampiri dokter tanpa memperdulikan Hyuk dan menanyakan keadaan Kyuhyun.

“Bagaimana keadaannya Dok?” Tanya Eunjae
“Dia… baik-baik saja. Untunglah ia cepat dibawa ke sini” kata dokter

“Bolehkah saya melihatnya?”

“Silahkan, tapi jangan sampai membuatnya siuman, biarkan ia sadar sendiri. Karena ia butuh banyak istirahat.” kata dokter

“Baik dokter, gomapseumnida (terima kasih)” kata Eunjae sambil membungkuk

Belum sempat Eunjae masuk ke ruangan ICU untuk melihat keadaan Kyuhyun, Hyuk pun langsung mengenggam tangannya.

“Apa yang kau inginkan? Lepaskan aku!”

“Tidak! Sebelum kau mendengarkan penjelasanku!” ucap Hyukjae

“Apa kau belum puas menyiksaku Hyukjae? Membuatku menjadi taruhan, membuat Kyuhyun seperti ini.. dan apalagi setelah ini? Kenapa kau tidak membunuhku saja!” kata Eunjae
“Jaga bicaramu Eunjae-ya!”
“Kau yang harus menjaga sikapmu LEE HYUKJAE! Apa yang telah aku lakukan padamu hingga kau memperlakukanku seperti ini? Apa aku pernah menyakitimu?”

“Aku mohon Eunjae-ya dengarkan aku!” pinta Hyuk

Eunjae yang sudah kehilangan kesabaran, berjalan meninggalkan Hyuk dan langsung mengunci ruangan ICU. Ia tidak peduli dengan apa yang ingin dikatakan hyuk. Sudah cukup jelas apa yang ia lihat dari ekspresi hyuk tadi. Ia tidak menyangka, namja yang selama ini ia cintai dengan tulus tega berbuat seperti itu. Awalnya ia tidak percaya dengan ucapan Kyuhyun yang mengatakan bahwa Hyuk hanya mempermainkannya. Tapi, setelah melihat sikap Hyuk tadi, ia pun tahu kalau semua yang dikatakan Kyuhyun adalah benar. Eunjae benar-benar menyesal tidak mempercayai ucapan sahabatnya. Ia mengira kalau Kyuhyun cemburu. Seandainya, ia mempercayai Kyu, mungkin kejadian hari ini tidak akan terjadi. Kemudian ia pun berjalan menghampiri ranjang Kyu. Ia sangat sedih melihat sahabatnya yang biasanya menjahilinya, tiba-tiba diam seribu bahasa. Eunjae pun memegang tangan Kyu dan menatapnya dalam-dalam..

“Kyuhyun-ah… kau tahu? Dari awal aku mengenalmu.. aku tahu kau adalah namja terbaik yang aku kenal. Saat Appa selalu memukul dan menyiksa Eomma, aku berpikir kalau namja itu adalah seorang makhluk yang tidak berperasaan dan egois. Dan semenjak itu, aku menjauhi siapapun, aku menutup diriku dan tidak mau mengenal dunia luar. Setiap hari yang kulakukan hanyalah berdiam diri di perpustakaan dan membaca buku. Tapi tidak disangka Tuhan mengirimkannu untuk membantuku lepas dari duniaku. Tiap hari, kau selalu mengajakku berbicara. Entah itu aku menanggapinya atau tidak, kau tidak peduli. Hingga suatu hari kau diam, dan hanya menatapku.. akhirnya, aku menyerah dan berbicara padamu. Hahaha. Kau tahu? Waktu itu wajahmu lucu sekali ketika melihatku berbicara untuk pertama kalinya denganmu. Semenjak itu, aku mulai membuka diri padamu. Aku mulai merasakan kehidupan.. Dan karena kau, aku bisa mempercayai kalau seorang namja memiliki perasaan. Gomawo (terima kasih) Kyuhyun-ah.. hiks..hiks..” ucap Eunjae sambil mengingat kenangannya dengan Kyuhyun dulu.

“Paboya (bodoh)~” ucap Kyu pelan

“Eoh? Kyuhyun!” Eunjae yang terkejut, langsung menghapus air matanya dan memeluk Kyu.

“YA! Appo (sakit)” kata Kyu

“Ah mian (maaf)~. Hehehe kau masih hidup kan?” canda Eunjae

“Kau begitu senang jika aku mati?”

“Sangat senang” ucap eunjae sambil tersenyum

“AISH.. baiklah nona.” Kyu pun langsung pura-pura tertidur kembali.

“YA YA YA!” teriak eunjae

“HAHAHAHA” mereka pun tertawa bersama

….

Beberapa saat kedua sahabat tersebut pun terdiam..

“Kyuhyun-ah~” panggil Eunjae

“Hmm?”

“Gomawo (terima kasih)” kata Eunjae

“Naega wae (kenapa aku)?” tanya Kyu

Eunjae tidak membalas ucapan Kyu tapi ia hanya tersenyum.. seakan mengerti, Kyu pun tersenyum dan kemudian mengatakan bahwa ia lelah dan ingin istirahat. Eunjae mengerti, ia pun berjalan keluar.

Tak disangka hyuk masih di luar..

Eunjae yang baru keluar terkejut melihat Hyuk yang tertidur di atas kursi.

Ia sebenarnya tidak tega melihat keadaan Hyuk seperti ini, ia pun berjalan mendekati hyuk tapi tiba-tiba Hyuk terbangun.

“Eunjae-ya” kata Hyuk sambil berusaha menghampiri Eunjae

“Berhenti di situ.” ucap Eunjae cepat

“Nan (aku)…” Hyuk menghentikan ucapannya, ia melihat mata Eunjae berkaca-kaca

Sambil menahan tangisnya, Eunjae berkata “let’s break up”

“Mworago (apa)?” kata Hyuk terkejut

“It’s over.. ” ucap Eunjae pelan. Terdengar suaranya yang serak.

“Eunjae-ya!” teriak Hyuk

Eunjae yang sudah tidak sanggup menahan tangisnya kemudian berlari meninggalkan Hyuk sendirian. Ia tidak sanggup lagi jika harus mendengar penjelasan Hyukjae, yang berarti ia harus mendengar suara Hyukjae.. menatap matanya.. melihat wajahnya.. itu semua akan membuatnya semakin gila. Di satu sisi ia sangat ingin berada dalam rengkuhan namja ini. Tapi di sisi lain ia merasa sangat jijik, bagaimana tidak? Namja ini telah menyakitinya! Mempermainkannya, melukai sahabatnya, satu-satu orang yang paling berharga dalam hidupnya. Meskipun dapat dikatakan bahwa kejadian yang dialami sahabatnya merupakan kecelakaan. Akan tetapi, jika bukan karena Hyuk menyeretnya, pasti Kyu tidak akan mengejarnya dan tidak akan ada kecelakaan itu.. namun apa daya.. semua sudah terjadi. Tidak ada yang dapat diubah..  luka yang diciptakan Hyuk begitu membekas di hati Eunjae. Luka yang tidak bisa disembuhkan dalam waktu yang cepat..dan tidak mudah disembuhkan. Sekalipun luka ini dapat disembuhkan, luka ini akan tetap meninggalkan bekas.

END

8 thoughts on “[FF Freelance] Hurt of Love (Ficlet)

Leave a Reply to Endor Yochi Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s