[FF Freelance] It’s Worth Than You Thought Before (Oneshot)

it's worth than you thought before

Nama: xiaofenglihezai

Judul Cerita: It’s worth than you thought before…

Tag: Lee Hyukjae a.k.a Eunhyuk, Lee Eunjae (OC), Lee Donghae, Lee Dae Eun (OC)

Genre: Romance, Friendship, Tragedy

Rating: PG-15+

Length: One Shoot

Catatan Author:  Annyeong readers ^^ Author kembali dengan membawa cerita yang berbeda dari FF sebelumnya “Hurt of Love”. FF ini dibuat sama aku dan adikku.. Sebelumnya FF ini udah dipublish di salah satu fanpage di Facebook (Super Junior for Everlasting Friends). Cerita ini murni milik author.. Seluruh cerita ini berdasarkan AUTHOR POV.. Happy reading all!! 😀

……

……

…….

AUTHOR POV

Sore ini Hyukjae terlihat senang karena yeoja yang selama ini dia sukai menerima cintanya. Yeoja imut dengan mata yang indah. Yeoja ini juga pintar namun sayang yeoja ini juga yeojachingu seorang namja lain. Tidak lain adalah Lee Donghae. Tidak salah lagi, namja ini adalah sahabat Hyukjae! Iya, mereka berdua menjalin hubungan tanpa sepengetahuan Hae. Meskipun begitu, yeoja tersebut tidak memiliki rasa bersalah sedikitpun terhadap Donghae. Karena mereka memang saling mencintai. Pernah sekali yeoja itu mengatakan niatnya untuk putus, namun Hae menolaknya. Hae sangat mencintai yeoja itu. Tak terasa segelintir kejadian hari itu terputar kembali dengan sempurna dalam ingatan yeoja tersebut…

#Flashback

“Hae-ya.. Aku sudah tidak sanggup lagi” kata seorang yeoja yang tengah memalingkan wajahnya dari tatapan namjachingu yang ada di hadapannya. Yeoja itu sedang menahan isak tangisnya. Ia tidak ingin kelihatan lemah di depan orang lain. Ya, begitulah salah satu ciri khas karakter yang dimiliki yeoja satu ini.

“Jebal (tolong) .. Hajima (jangan) .. Nan (aku) .. Naneun neomu saranghae (aku sangat mencintaimu) Jae-ya” kata Hae sambil menatap lembut mata yeoja yang ia kagumi tersebut. Dia benar-benar mencintai yeojachingunya itu. Seingatnya, dulu ketika ia menyatakan perasaannya, yeoja itu menerimanya dengan bahagia. Tapi…sekarang… apa yang sedang terjadi pada dirinya? Wae geurae Jae-ya? batin Hae dalam hati.

#Flashback End

Yeoja itu bernama Lee Eunjae.. Tersadar bahwa sekarang ia telah berhadapan dengan namjachingu barunya, ia pun langsung menghentikan ingatan di kejadian masa lalunya itu.. Entah setan apa yang merasukinya hingga memutuskan untuk menduakan seorang Lee Donghae. Ya, tidak salah lagi LEE DONGHAE, namja yang jadi pujaan banyak wanita. Bagaimana tidak? Ia tampan, kaya, romantis, sikapnya lembut. Kurang apa coba? Apa yang sebenarnya dimiliki Hyukjae hingga yeoja itu berpaling padanya? Apa yang dimiliki Hyukjae yang tidak dimiliki Donghae? Yeoja itu sendiri pun tidak tahu alasannya.. Ia hanya mengikuti nalurinya.. Ia tidak bisa membohongi perasaaanya sendiri..

Hyukjae yang sedari tadi merasa dicuekin yeoja di depannya ini pun akhirnya tidak tahan..

“Heiii.. chagi~” kata namja itu manja pada Eunjae, berusaha menyadarkan yeoja itu dar lamunannya.

“E e ee? Hehehe Ne? Waeyo (ada apa)?” balas yeoja itu terkejut.

“Anniyo (tidak)…sepertinya kau terlalu asik dengan pikiranmu sendiri hingga melupakan namja terganteng ini -_-“ ucap Hyukjae narsis.

“MWO??? Kau namja terganteng? ISH >.<”  kata yeoja itu sambil membulatkan matanya mendengar perkataan Hyukjae yang narsis tadi. Hyukjae suka sekali menggoda Eunjae dengan mengatakan ia adalah namja terganteng. Hal ini sukses membuat yeoja itu kesal.. Sebenarnya bukan kesal yang ia rasakan, lebih tepatnya rasa senang. Senang? Iya, senang karena Hyukjae menggodanya.. Dengan begitu akan menunjukkan kalau Hyukjae hanya mencintainya.. Entahlah..yeoja satu ini sangat suka digoda Hyukjae..

“Hahaha waeeee?? AISH kau ini tidak seru! Aku yakin aku namja terganteng 😛 Kau tahu kenapa?” kata Hyukjae

“Molllayo (tidak tahu)~ bagaimana aku tahu?! Sedangkan di mataku kau bukan namja terganteng. Hahaha” ucap Eunjae yang sukses membuat Hyuk kesal.

“Hmm…. Itu karena kau mau jadi yeojachinguku :D”

“Apa hubungannya??”

“ISH~ Dasar yeoja! Sudahlah..kau masih kecil. Haha.. Ku ajak kau dinner di suatu tempat yang indah! Eottae(bagaimana)?”

“Mwoya (apa)? Haizzz >_<”

Belum sempat mereka beranjak dari situ, tiba-tiba…

Drrrt…Drrttt

Ponsel Eunjae bergetar.. menandakan adanya panggilan masuk.

Tertulis dengan jelas di layar HP Samsung Galaxy SIII “ Hae’s ❤ calling” HP ini tidak lain adalah pemberian Hae.. 1 minggu yang lalu..Di hari ulang tahun yeoja itu

Hyuk yang seolah tahu siapa yang menelpon langsung memberikan isyarat pada Eunjae untuk berbicara dengan sahabatnya itu..

“Angkatlah~” kata Hyukjae dengan wajah masam.

“Ne Hyuk-ah. Aigoo~ Jangan memasang wajah seperti itu ._.” jawab Eunjae dengan muka sedih

“Lalu apa kau harus tersenyum bahagia? Cepatlah angkat. Dia menunggumu.” balas Hyukjae malas. Ia tahu yeoja ini adalah pacar sahabatnya sendiri. Ia tahu jika hubungan mereka ini terlarang. Tapi mau bagaimana? Ia dan yeoja itu saling mencintai.. Apakah salah mencintai seseorang?

Yeoja itu akhirnya mengangkat telpon itu..

“Ne.. Waeyo Hae?”

“Jae-ah. Bisakah kau menemani aku membeli sesuatu?” kata Hae dari sebrang telpon.

“”Mi-mianhae.. aku sedang mengerjakan tugas di rumah Dae eun” jawab Eunjae bohong.

“Dae eun? Adik sepupumu itu?” tanya Hae bingung. Tidak biasanya yeoja ini mengerjakan tugas di rumah sepupunya.

“N-ne.. aku juga mengajarkannya matematika. Kau tahu bukan dia membenci matematika?”

“Ah~~ I see.. Padahal aku juga ingin mengajakmu din-“ perkataan Donghae terhenti saat melihat Eunjae sedang makan di restoran yang barusan dia masuki.

“YA! Eunjae! Kau…”

Eunjae yang menyadari bahwa Hae sedang berada di depan pintu masuk, seketika ia bangkit berdiri dan kemudian berusaha menghampiri Hae.. Hyuk yang heran dengan tingkah Eunjae yang tiba-tiba itu langsung mengarahkan pandangannya mengikuti arah mata Eunjae. Kemudian ia terpaku menangkap sosok yang semakin mendekat kea rah mereka..

“Jae-ya.. Ani. Kalian berdua! Apa yang kalian lakukan di sini?” sergap Hae begitu saja. Ia bingung memanggil nama kedua orang itu karena nama belakangnya sama ._. Entah kebetulan atau…. Ah~ terserahlah. Sekarang yang ia ingin tanyakan adalah kegiatan yang sedang dilakukan oleh yeojachingu dan sahabatnya..

“Hae-ya.. bukankah aku sudah pernah mengatakan padamu? Aku ingin kita mengakhiri hubungan kita… Ini karena aku mencintainya.. Aku tak ingin merusak persahabatan kalian. Lebih tepatnya pada saat aku menyadari aku mencintai Hyuk, aku minta kita putus. Tapi kau menolaknya..” kata Eunjae, mengatakan semua isi hatinya. Jujur, ini yang memang ingin ia katakan pada Hae.. Sekarang, semuanya sudah ia katakan. Meskipun ia tahu ini akan menyakiti Hae..Tapi ini lebih baik daripada menduakannya, walau ini adalah rencana awalnya. Tetapi ketika tadi melihat Hae, entah apa yang ia pikirkan.. Kata-kata tadi meluncur dengan sempurna dari mulut yeoja itu. Ia benar-benar tidak bermaksud untuk menyakiti Hae! Ia hanya berusaha mengatakan yang sebenarnya… Apakah itu salah?

“Anniyo..Jae-ya! Aku tahu kau tidak mencintai Hyuk.. Akulah yang kau cintai~” kata Hae

“Tidak Hae.. Jika kita tetap mempertahankan hubungan ini, bukan hanya aku yang terluka. Tetapi kita bertiga..semua akan terluka. Aku mencintainya Hae-ya. Dan aku tahu kalau kau sebenarnya masih mencintai mantanmu.. Aku tahu aku hanya pelampiasan bagimu”

“Nope! Aku mencintaimu! Atas dasar apa kau mengatakan itu Jae-ya? Dia adalah masa laluku.. Di masa sekarang dan ke depannya.. Kau,.. hanya kau yang aku punya.. Hanya kau yang selalu ada dalam pikiranku tiap saat. Hanya kau yeoja yang berhasil memenuhi hatiku… Hanya kau..yeoja yang satu-satunya aku cintai. Aku yakin itu” kata Hae percaya diri sambil mengenggam tangan Eunjae dan menatapnya lembut… TULUS.. hanya itu yang bisa dirasakn Eunjae sekarang. Ia sangat terharu mendengar apa yang diucapkan Hae tadi..Ia tidak bisa mengeluarkan sepatah kata sama sekali. Malah ia meneteskan air mata. Hae yang tidak tega melihat pun langsung menghapus air mata itu.

 Merasa jadi obat nyamuk sekaligus tidak rela yeoja yang ia cintai disentuh namja lain meskipun itu adalah sahabatnya sendiri.. Hyukjae langsung menarik tangan Eunjae kasar, bermaksud untuk membawanya keluar dari restoran itu segera mungkin.. Ia muak melihat adegan ini! Namun langkahnya terhenti ketika Eunjae berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman tangan Hyuk yang kuat.

“Hyuk-ah~ Lepaskan!” kata Eunjae memohon pada Hyuk.

“Waee? Bukankah kau mencintaiku?” tanya Hyuk

“Geundae (tapi)~”

“Apakah dengan mendengar kata-kata itu bisa membuatmu luluh? Baiklah~ Kalau kau mau, aku bisa melakukannya lebih dari itu!” kata Hyukjae kasar.

“Anniya! Hyuk-ah~ kau tidak mengerti. Ini berbeda!”

“Apa yang berbeda????!!!” balas Hyuk, ia benar-benar marah kali ini. Bagaimana tidak? Baru saja tadi ia mendengar yeoja itu menerima cintanya. Tapi kenapa sekarang ia seperti melupakannya?

“Hyuk-ah~ Hikz” kata Eunjae sambil terisak. Iya, jelas berbeda.. Lee Donghae.. namja itu mengatakannya dengan tulus. Eunjae tahu itu, ia bisa melihat kesungguhan itu dari sorot mata Hae. Hae tidak menuntut sama sekali.. Ia hanya mengatakan apa yang ia rasakan.. Sama seperti yang tadi Eunjae lakukan. Bedanya Eunjae menyakiti Hae.. Sedangkan Hyuk, meskipun Eunjae tahu Hyuk mencintainya.. Entah kenapa ia tidak bisa menemukan ketulusan dalam ucapan namja itu. Berbeda ketika namja itu mengatakan perasaanya sore tadi.. Tulus… tapi sekarang? Ia malah menunjukkan kemarahan yang begitu besar. Eunjae bisa merasakannya.. Ia mencintai Hyuk..tapi sebelumnya..  belum pernah ada namja yang mengatakan hal yang sama seperti yang Hae katakan. Ia terharu.. bukan hanya karena kata-katanya.. tapi karena ketulusan yang dimiliki Hae.. Walau Hyuk juga tulus..entah kenapa ia merasa Hae lebih tulus.. Ia juga sadar kalau sebenarnya ia sedikit mencintai Hae meskipun Hyuk menempati tempat pertama di hatinya.. Tapi ia tidak bisa meninggalkan Hae.. Ia tidak tega.

“Mianhae Hyuk… Hiikz.. Aku harus pergi” kata Eunjae berusaha menahan tangisnya

“Jae-ya….. Jae-ya… Wae geurae (ada apa)?” tanya Hyuk. Ia bingung dengan sikap Eunjae. Tadi sore..masih terekam jelas di memorinya…yeoja itu masih tersenyum manis padanya. Tapi sekarang kenapa ia berubah 180 derajat? Haaa~ ini membingungkan!

“Hyuk-ah~ Maafkan aku… aku rasa kita harus mengakhiri hubungan ini..”

“MWO??? MWOYA??? Aku baru bersamamu beberapa jam yang lalu dan kau minta mengakhirinya? Apakah kau mempermainkanku dengan Hae?” Tanya Hyuk penuh selidik

“Anniya Hyukjae… Biarkan dia memilih dengan siapa ia ingin menjalin hubungan. Jangan memaksanya” Hae yang tidak tahan sedari tadi Eunjae dibentak, langsung mengangkat suara.

“Mianhae (maaf)Hyuk.. Jeongmal mianhae …” kata Eunjae penuh penyesalan dan meninggalkan Hyuk sendirian. Hyuk yang tidak percaya dengan apa yang ia alami barusan pun akhirnya berusaha merelakan kepergian yeoja itu dengan sahabatnya. Ia sadar, ia terlalu memaksa. Sedangkan Hae? Ia tidak memaksa yeoja itu sama sekali! Ia sadar kalau yeoja itu lebih pantas dengan Hae dibanding dirinya.. Walaupun begitu, posisi yeoja itu tidak akan pernah bisa digantikan oleh yeoja lain dalam hati Hyuk.. Ia yakin akan itu..

1 tahun kemudian..

Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat.. yeoja itu pun mengembangkan senyum manisnya di depan namja yang ia cintai.. tidak henti-hentinya sepasang pengantin baru itu saling melemparkan senyum kebahagiaan! Bagaimana tidak? Siang tadi di sebuah gereja.. mereka menyatakan janji yang suci di hadapan Tuhan.. Janji abadi..yang selamanya mengikat mereka hingga maut memisahkannya..

“Jae-ya~” kata namja itu lembut

“Hmm?? Waee?” balas yeoja itu manja

“Panggil aku Oppa!”

“Mwo??? Aku lebih tua darimu >.<’’

“YA! Cuma 1 bulan ._.”

“Tetap saja Oppa :P”

“Haizzz ._. bilang tidak mau tapi tetap memanggilku Oppa! Dasar yeoja nakal! Hahaha”

Tawa riang itu terdengar dengan jelas dari sebuah rumah mewah di Seoul..Sepasang pengantin itu pun terlihat sangat bahagia.. Iya, ini malam pertama mereka menjadi sepasang suami istri.

“Emang tidak boleh? Ya sudah! Aku tidak akan memanggilmu dengan sebutan Oppa lagi!”

“Ehhhh? Andwae(tidak bisa) >.< Kau harus mengatakannya…”

“Hmmm…oke~”

“Jae-ya”

“Ne.. Oppa?”

“Bisakah kita melakukannya sekarang? Hmm?” senyum Hae geli..

“Shireo! Aku mau tidur.. Jaljayo Oppa”

“YA YA YA!! Haiz >.< Kau keterlaluan! Huaaaaa~” rengek Hae

Sepasang pengantin yang aneh ._. malam pertama mereka dilewati begitu saja. Sebenarnya Hae ingin, tetapi ia tidak tega melihat istrinya kecapekan.. Akhirnya ia pun terpaksa mengalah..

Kesokan harinya…

CHU~

Sebuah ciuman sukses mendarat di bibir yeoja itu…

“Hmm~ Oppa aku masih ngantuk ><” kata Eunjae malas

“Morning kiss chagi”

“Eungggh~” balas Eunjae

“Haizzz padahal aku mau mengajakmu bulan madu ke Paris. Tapi karena kau masih mengantuk, aku akan membatalkannya.”

 Eunjae yang mendengar Hae mengatakan Paris, seketika langsung bangun dari tempat tidurnya

“MWO? PARIS? Huaaaaaaa mau Oppaa….”

“Tadi katanya ngantuk ._.” goda Hae

“Hehehe.. aku cuma bercanda :D”

“Okee…Kajja!” kata Hae semangat.

17.09.11

Tanggal ini akan selalu dikenang oleh Eunjae.. ini adalah hari dimana ia akan pergi bersama Lee Donghae! Suami yang ia cintai… mereka berdua pun akhirnya tiba di Airport.. Namun…

Alangkah terkejutnya Eunjae melihat sebuah pesawat.. ani~ ini pesawat pribadi… Ia tahu karena pesawat ini hanya memiliki dua kursi. Ternyata Hae memiliki pesawat pribadi! Ia tidak menyangka Hae menyiapkan ini semua untuknya! Ia benar-benar kagum dengan Hae yang selalu bisa membuat ia terharu…

“Joha (suka)?” kata Hae

“Neomu~~~~` joha (sangat suka) :D” kata Eunjae girang

Melihat istrinya tersenyum seperti itu..Hae pun merasa ia berhasil membuat istrinya bahagia. Ia sengaja menyiapkan ini semua karena ia ingin membuat kenangan manis saat mereka melaksanakan bulan madu.

“Kajja!” kata Hae sambil menarik tangan Eunjae memasuki pesawat pribadinya tersebut.

Kedua insan itu benar-benar menikmati pemandangan yang sangat indah dari atas pesawat. Apalagi Eunjae…ia sangat kagum melihat pemandangan kota Seoul yang sebentar lagi ia tinggalkan. Ia tidak pernah tahu jika dilihat dari atas maka kota Seoul akan berubah sangat indah.

“Yeobo… jangan terus melihat ke bawah ._. kenapa kau tidak memandangiku saja? Hmm?” rengek Hae manja pada istrinya. Ia cemburu dicuekkin seperti itu..

“Hehehe sebentar saja Oppa, eoh?” pinta Eunjae

“Haaa~ tahu begini aku tidak mengajakmu pergi” kata Hae dengan raut wajah menyesal.

“Kkkkkkk~ Arraseo.. Oppa mau apa?” akhirnya Eunjae mengalah dan menghentikan kegiatannya sejenak.

“Anni..Cuma.. Saranghae CHU~” ucap hae lembut sambil mengecup bibir istrinya sekilas

“Haiz Oppa >.< Kau membuatku malu” kata Eunjae tersipu. Aigoo~ Hae sangat menyukai ketika Eunjae tersipu..tampilan biasa saja sudah manis.. apalagi ketika ia tersipu..kagum Hae dalam hati

Lalu Hae pun hanya tertawa melihat Eunjae yang tersipu..

Belum sempat Eunjae membalas pernyataan Hae..tiba-tiba

GREk! Grek! Drrrrrttttttttttttt!

AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA

Teriak kedua orang itu dalam pesawat!

BRUK!!!

Pesawat itu jatuh tepat di bawah jurang… Pilot maupun penumpang yang berada di dalam tidak sadarkan diri.. Namun, kemudian…

“Eungggh~” erang seorang namja berusaha mendekap yeoja di sampingnya

“Jae-ya~ Ireona (bangun).. Ireonabwa!!” kata Hae sambil menggoyang-goyangkan tubuh istrinya itu. Ia panik.. Eunjae tidak sadarkan diri. Akhirnya Hae memutuskan untuk mengeluarkan istrinya dulu dari dalam pesawat itu.. Ia berusaha keras menyeret tubuhnya sambil membawa tubuh istrinya yang terlihat lemah keluar dari pesawat itu. Setelah dengan perjuangan Hae selama 15 menit, kemudian ia berhasil mengeluarkan Eunjae melalui jendela pesawat yang sudah pecah akibat terantuk batu yang besar. Tidak lama kemudian ia pun menyadari kalau ia menjatuhkan hadiah yang ingin ia berikan nanti kepada istrinya dalam pesawat, sesaat sebelum ia mau kembali ke pesawat itu, sebuah tangan menghalanginya.

“Oppa~ Kau mau kemana?” kata Eunjae pelan

“Sebentar chagi..aku harus ke sana mengambil hadiahmu”
“Tidak usah… Oppa. Aku… tidak..memer..lu.kannya…” kata Eunjae terbata-bata. Ia hampir kehilangan nafasnya.

“Anni.. kau pasti menyukainya”

Akhirnya Eunjae pun sudah tidak sanggup lagi dan ia kembali tidak sadarkan diri. Hae akhirnya kembali ke dalam pesawat itu, berusaha mencari dimana benda tersebut. Pada saat ia mendapatkannya, ia merasa sangat bahagia! Dan waktu ia ingin keluar..tiba-tiba..

DUAAAR!!!!!

Seketika itu juga bantuan datang untuk menyelamatkan korban kecelakaan itu, namun sayang pesawat itu sudah habis terbakar. Tim penyelamat hanya menemukan 1 orang yang selamat dan langsung melarikannya ke rumah sakit terdekat.

-HOSPITAL-

Seorang yeoja tengah berbaring lemas di sebuah kasur putih.. tiba-tiba yeoja itu merasa sakit di kepalanya.. kemudian ia pun terbangun dan terkejut menyadari ada seorang namja yang tengah duduk dan tertidur pulas di sampingnya.. Apakah namja itu suaminya? Batin Eunjae

“Oppa? Apa itu kau?” Tanya Eunjae penasaran

“eoh? Kau sudah bangun?” balas namja itu

“Dimana Hae?” Tanya Eunjae pada namja tadi

“….”

“Aku Tanya..dimana HAE?? Dimana suamiku?”

“…..”

Geram dengan namja itu karena tidak menjawabnya akhirnya yeoja itu berusaha bangun dari tempat tiddurnya.. namun namja itu menahannya.

“Kau baru siuman..istirahatlah dulu”

“Aku Tanya pada kau…. DIMANA LEE DONGHAE???” Tanya yeoja itu kasar

“Hae? Ah~ dia…”

“LEE HYUKJAE JAWAB AKU!!” teriak yeoja itu pada Hyukjae

“….”

“Haaa~ baiklah aku akan mencarinya sendiri”

“Tidak…tidak bisa” cegah Hyuk

“Waee? Apakah kau melarangku bertemu suamiku?” marah eunjae

“Bukan.. bukan seperti itu Jae-ya~”

“Lalu?”

Akhirnya Hyuk pun mengalah dan membawa Eunjae keluar dengan kursi roda. Iya, karena yeoja itu masih lemah.. ia belum bisa berdiri.. Seketika tiba di suatu ruangan..

Entah kenapa firasat Eunjae mengatakan..sesuatu yang buruk telah terjadi.

Hyuk pun semakin mengenggam erat kursi roda yang ia dorong..ia benar-benar tidak sanggup melihat kejadian selanjutnya.. Ia tidak bisa… membiarkan yeoja yang masih ia cintai itu…

Terlihat dengan sangat jelas di mata Eunjae.. terbaring seorang namja yang tubuhnya sudah sangat kaku..

Tubuhnya tidak terpasang dengan alat medis apapun..hanya ada sebuah kain yang menutup namja itu..

Kaget! Jelas! Sedih! Iya! Ini lah yang dirasakan Eunjae! Namja yang telah bersamanya 1 tahun yang lau telah pergi meninggalkannya secepat itu? Bahkan sebelum ia mengatakan “Saranghae” padanya? Apakah ini hukuman yang ia dapatkan akibat perbuatan dulu yang ia lakukan pada suaminya? Yeoja itu maish tidak percaya dengan apa yang ia lihat di hadapannya.. ia berusaha mendekati namja itu..

“Oppa?” sapa Eunjae lembut

“Oppa? Kenpa kau tertidur eoh? Apa kau lelah akibat perjalanan tadi? Kita sudah sampai di Paris Oppa..”kata Eunjae

“….”

Tidak ada reaksi dari namja itu, Hyuk yang melihatnya hanya bisa pasrah…

“Hyukjae.. bisakah kau membantuku? Bangunkan dia Hyuk-ah~ mungkin dia akan bangun kalau kau yang memanggilnya. Dia pernah mengatakan padaku ia belum sempat mengatakan maaf padamu. Ia merindukanmu Hyuk-ah~” pinta Eunjae lembut

Hyuk hanya bisa terdiam.. ia tidak bisa melakukan apa-apa. Ia merasa tubuhnya kaku. Ia benar-benar menyesali perbuatan yang dulu ia lakukan.. mengkhianati sahabatnya sendiri..

”hikzz..hikzzz… Oppa? Mwoha neun geoya (apa yang kau lakukan) ??!! Ireona..irenabwa juseyo (tolong bangun) !!!!” teriak Eunjae histeris

Hyuk yang sudah tidak tahan dengan tingkah Eunjae pun akhirnya menghentikannya..

“Geuman…geumanhae (hentikan)…Jae-ya. Jika kau seperti ini, ia tidak akan tega meninggalkanmu”

“Itu keinginannku Hyuk-ah! Aku ingin dia kembali! Aku ingin melihat senyumnya.. aku ingin melihat ia tersenyum padaku…aku …aku merindukannya…hikz TT TT”

“Ia tidak akan tenang jika kau seperti ini terus Jae-ya. Apakah kau ingin menyiksanya?”

“Aku hanya merindukannya… apakah aku salah? Dulu…aku sudah salah mencintaimu.. bahkan sekarang..aku merindukan suamiku pun salah? Wae?? Kenapa semuanya salah?”

“Anniya..kau tidak salah… itu salahku. Aku salah mengucapkannya.. seharusnya aku tahu diri…kau sudah menjadi miliknya.. Kau juga tidak salah merindukan suamimu.. hanya saja.. dia sudah..” belum sempat Hyuk menyelesaikan kata-katanya Eunjae langsung membentaknya

“Anni.. dia masih hidup! Geudae boseyo (lihat aku) Oppa… Jeballl (tolong)…. Jangan seperti ini… aku belum mengatakan perasaanku padamu.. aku mencintaimu Oppa… hikz..hikzz.. bisakah kau mendengarnya Oppa? Hikz  TT TT” isak tangis Eunjae pun memecah.. ia sadar Hae sudah meninggalkannya..

“Sudahlah..aku yakin ia telah merelakanmu Jae-ya.. aku tahu ia pasti lebih memilih kau hidup tanpanya daripada ia hidup tanpamu..”

“Itukah alasan ia menyelamatkanku? Annni! Ia menyelamatkanku hanya karena ini!” eunjae menunjukkan sebuah kotak yang diberikan perawat di kamar Eunjae.

“Apakah kau sudah membukanya?” Tanya Hyuk

“Belum…aku tidak mau..aku membenci kotak ini”

“kau harus membukanya Jae-ya”

“T-tapi…”

“Baiklah…aku yang akan membukanya untukmu” kata Hyuk. Lalu ia mengambil kotak itu dan membukanya.. Ia menemukan secarik kertas yang bertuliskan pesan dari Hae kemudian ia menyerahkannya pada Eunjae

“Ini? Dia mengatakan padaku kalau benda ini akan membuatku bahagia…”

Perlahan Eunjae membaca surat yang ditulis Hae..

“Chagi-ya.. apakah kau menikmati bulan madu kita? Hari ini tanggal 17.09.11 akan aku ingat selamanya dalam hatiku. Kau tahu? Begitu indah rasanya ketika dulu kau memilihku daripada Hyukjae.. aku merasa menyesal untuk Hyukjae. Tapi aku tidak bisa membohongi perasaanku..aku benar-benar menyayangimu Jae-ya. Dengan segenap hati aku sangat sangat menyayangimu.. Aku rela memberikanmu semua yang ada di dunia ini asal kau bahagia Jae-ya. Aku tahu kau mencintaiku meskipun kau tidak pernah mengatakannya.. aku tahu kenapa.. ini karena Hyukjae masih menempati posisi pertama di hatimu bukan? Aku menyadari ini ketika malam pertama kita… aku tahu kau hanya mau memberikan segalanya pada orang yang kau cintai.. orang itu bukan aku.. tapi HYUKJAE. Kau mencintaiku karena aku mencintaimu. Sedangkan cintamu pada Hyukjae karena kau benar-benar mencintainya dan tak memiliki alasan apapun. Kau hanya mencintainya saja. Kau pasti heran bukan kenapa kau mengetahui ini? Aku sendiri juga tidak tahu.. Aku hanya ingin menyatakan apa yang aku rasakan.. aku tidak pernah membohongimu… hati ini, semua yang ada padaku adalah milikmu.. bahagialah dengan Hyukjae.. Jae-ya..~ Aku melepasmu… Kau tahu??  Aku lebih memilih kau hidup tanpaku daripada kau hidup tanpa Hyukaje.. Saranghae chagi… By Donghae.. – Your husband-

Seketika itu juga kertas tadi terjatuh dengan sempurna dari tangan yeoja itu. Tangannya bergetar, ia tidak bisa mengeluarkan satu kata pun.. sekali lagi Hae membuatnya terharu.. sungguh dalam hidupnya ia sadar telah menyia-nyiakan Hae… Ia sangat menyesalinya. Hae, adalah namja pertama dan terakhir kalinya yang mampu membuat ia terharu..

-PEMAKAMAN-

Dipandanginya gundukan tanah itu… masih basah.. iya. Baru beberapa menit yang lalu ia melihat namja yang telah bersamanya 1 tahun yang lalu telah terkubur.

“Hae-ya~ gomawo.. jeongmal gomawo.. aku selalu mencintaimu dan mengenangmu dalam hatiku… Selamanya Hae-ya~ Pergilah dengan tenang :’) “ kata Eunjae sambil berusaha tersenyum msekipun ia masih merasakan sakit

“Geurae… Donghae-ya! Jangan lupakan kenangan kita! Aku selalu menjaga yeoja yang kau titipkan ini.. jangan menyesal karena kau telah memberikannya padaku! SARANGHAE!!” kata hyukjae

Tidak lama kemudian Eunjae dan Hyukjae pun meninggalkan tempat itu, meskipun sempat berapa kali Eunjae membalikkan kepalanya untuk melihat Hae. Sejujurnya ia masih tidak rela melepas Hae…  Akhirnya ia memutuskan melakukan sesuatu! Segera ia perlahan-lahan meninggalkan Hyukjae dan tengah  berjalan dalam sungai..

Semakin dalam…dalam…dalam..

Iya, dia ingin menyusul Hae…dengan begitu ia akan merasa bahagia! Ia akan bertemu Hae lagi! 2011.09.17- tanggal itu, hari dimana Hae mengajaknya berbulan madu, hari dimana Hae membuatnya terharu untuk kesekian kalinya.. Hari dimana ia kehilangan Hae.. Hae yang ia cintai..  Hari itu akan ia kenang selamanya dalam hati..

Air itu sudah memenuhi bahunya ketika seorang namja memanggilnya dan berusaha menariknya keluar dari sungai itu.

“YA! Eunjae apa yang kau lakukan??” kata Hyukjae sambil menarik Eunjae keluar dari sungai itu

“LEPASKAN AKU HYUKJAE!!!” bentak Eunjae

“Tidak! Aku tidak akan melepaskanmu lagi…”

“Aku ingin menyusulnya… ijinkan aku-“

Hyuk merasa muak dengan tingkah yeoja di hadapannya akhirnya membungkam mulut yeoja itu dengan menciumnya kasar. Awalnya ciuman yang ia berikan begitu kasar.. namun tiba-tiba ia merasa air mata mengalir di pipi yeoja itu. Akhirnya ia melepaskan ciuman itu dan menatap mata yeoja itu lembut.

“Jae-ya~ jangan lakukan ini… apa kau pikir Hae menyukainya? Aku sahabatnya..aku tahu apa yang ia inginkan.. bukankah ia menyuruhmu kembali kepadaku?”

“Tapi Hyukjae-ya..aku benar-benar tidak berguna… aku menyia-nyiakan perasaannya padaku.. aku.. hikz” kata Eunjae sambil terisak.

“Arra araa… bukankah itu sudah terjadi? Oleh karena itu jangan menyia-nyiakan perasaanku padamu eoh? Kau tidak ingin hal itu terjadi lagi bukan?”

Akhirnya Eunjae pun sadar…benar kata Hyukjae.. ia tidak boleh menyia-nyiakan perasaan Hyukjae padanya. Karena sebenarnya ia juga masih mencintai Hyukjae.. seperti yang dikatakan Hae.. ia memang mencintai Hae tapi Hae tidak bisa menggantikan posisi Hyukjae dalam hatinya… Dan ia pun tidak mau terlambat mengatakan perasaannya  lagi pada orang yang ia cintai.

“Ne Hyuk-ah~ Saranghae” kata yeoja itu sambil tersenyum

“Nado saranghae Eunjae-ya” balas hyukjae sambil memeluk erat tubuh Eunjae

Terkadang kita tidak menyadari… kehadiran seseorang yang berada di samping kita sangat berharga..hingga kita kehilangannya. Bahkan sebelum kita membahagiakannya..ia telah pergi. Oleh karena itu, jangan menyia-nyiakan waktu ketika ia masih bersamamu.. dan buatlah orang yang selalu bersamamu itu bahagia.. Sebelum kau kehilanggannya dan menyadari kalau dia sangat BERHARGA bagimu.. bahwa dia adalah satu-satunya harta terindah yang pernah kau miliki di dunia ini. Harta yang tidak bisa dibandingkan dengan kemewahan apapun…

One thought on “[FF Freelance] It’s Worth Than You Thought Before (Oneshot)

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s