[FF Freelance] I’m Stupid Girl (Part 1)

i'm stupid girl

Author             : Raraelf95

Title                 : I’m stupid girl

Cast                 : Kang Raekyung (OC), Shin Dongho (U-Kiss), Choi Jerin (OC), AJ (U-Kiss)

Other cast        : All member U-kiss

Genre              : Romance, sad, tragedy

Lenght             : Two-shot

Rating             : PG-13

Disclaimer       : Kisah dalam Fanfiction ini adalah 100% karangan dari saya yang terinspiransi dari sebuah Film dan khayalan ku sendiri. Di sini, semua main cast maupun support cast  adalah milik orang tuanya, tuhan, dan para fans nya.

 

Hallooo semua ^o^)/ ini adalah judul FF kedua ku yang di post di blog ini. Ya semoga FF yang ini mendapat respon yang baik dari readers semua ^^

Please your Coments & Critics guys !!! *bow*

Happy Reading!!

 

Raekyung pov

Terlambat…. sekarang sudah terlambat… terlambat untuk mengatakan ‘mianhae’ kepada nya. Tapi sekarang ia tidak ada lagi, dan satu lagi namja yang telah mengisi hari-hari ku sekarang sedang terbaring lemas di rumah sakit.Sungguh bodoh nya aku ini!

 

Flashback

 “Oppa kau jorok banget sih!!” kesal ku dan membuang muka ku, terdengar suara kekehan dari lelaki itu. Aku menoleh dan benar saja, ia tertawa. “Haahahaha mianhae kyungie… abis aku sedang bosan” ucap nya enteng. Namja yang di samping ku adalah sunbae ku, Shin Dongho. Namja ini memang terkenal sangat jorok. Tapi entah kenapa aku merasa nyaman di dekat nya.

Hya!! Kyungie jangan ngambek dong… ah enggak seru nih!!!” aku hanya menatap nya datar dan pergi meninggalkan nya.

Saengie!!!” teriak seseorang yang sangat aku kenal, ya itu yeojachingu nya dongho oppa, choi je rin. Dongho oppa memang sudah punya kekasih, tapi tidak apa-apa kan kalau aku menyukai namja yang terkenal jorok ini.

“Eonni… eh ada AJ oppa juga?” aku kaget Jerin eonni datang bersama AJ oppa, lelaki yang sangat kasar dan dingin. “Raekyung-ah ayo ikut oppa. ” ucap AJ oppa sambil menarik tangan ku. Lalu ada sebuah tangan nya memegang erat tangan kanan ku, yang ternyata itu genggaman tangan dari dongho oppa.

“Kyungie-ah kamu di sini saja” pinta dongho oppa, aku sangat senang sekali oppa meminta ku untuk tetap di samping nya tapi saat melihat raut muka eonni jerin aku menjadi tidak enak hati.

Hya!! Dongho, kau itu sudah punya jerin. Apa itu tidak cukup??!!!” kesal AJ oppa kepada dongho oppa dan tangan dongho oppa di singkirkan oleh nya.

 

* * *

Sepanjang jalan kami hanya terdiam, berjalan tidak ada tujuan dan kaki ku hanya mengikuti kaki panjang lelaki ini. Tapi tiba-tiba langkah kaki nya berhenti dan mulai menghadap ke arah ku.

“Apa hubungan mu dengan dongho?” sebuah pertanyaan yang sama sekali tidak ingin ku dengar dari nya, “raekyung jawab.”

Apa yang harus ku jawab? Tidak mungkin kan aku bilang kalau aku dan Dongho oppa ada hubungan yang terlarang. Tidak! Aku tidak akan memberitahu nya. “A… aku tidak ada hubungan apapun dengan nya” bohong ku. Ya semoga ia tidak mencurigai nya.

“Bohong… kamu pacaran diam-diam dengan nya bukan?”

Aniyo oppa aku benar kok, aku tidak ada hubungan nya sama dia. ”

“Kalau begitu tatap mata ku. ” Jujur aku paling tidak bisa menatap mata oppa ku ini. ‘Siapa saja tolong aku!!!!!!!!!’ jeritku dalam hati.

 

Author pov

Sementara raekyung di introgasi oleh AJ, dongho malah terlihat kesal dengan kejadian tadi. Dia tidak suka ada yang menganggu diri nya tapi mau gimana lagi. Ia harus menjalin hubungan dengan gadis itu seperti ini karena gadis itu yang meminta nya. Kalau boleh jujur ia mau nya dengan gadis itu bukan dengan gadis yang ada di sebelah nya. Bukan alasan karena ia sedang sakit keras, melainkan memang dari awal bertemu dengan Raekyung ia sudah jatuh hati dengan nya.

Oppa, kamu baik-baik saja?” tapi dongho hanya diam dengan tatapan kosong, “dongho!!!” rengek nya. “Hah? Ne chagiyawaeyo?” respon Dongho yang tadi habis melamun. “Aku tidak tahu-menahu tapi aku merasakan kamu ini sekarang sudah berubah. Kamu bukan Dongho yang dulu bersama ku sebelum ada Raekyung” lirih Jerin.

“Apa maksud mu hah? Sudahlah aku tidak mau membahas itu, kamu itu terlalu cemburuan.” ucap dongho sambil meninggalkan jerin yang masih terisak. Jerin merasa namjachingu nya telah berubah dratis, dia akui kalo Raekyung itu lebih cantik dan manis ketimbang dia. Ia takut kalau Dongho akan berpaling dari nya, ia sangat takut itu.

Lalu di tempat lain raekyung, gadis mungil itu masih saja di introgasi dengan sunbae yang paling sering di panggil AJ.

“Raekyung, kamu tau kan kesehatan Jerin seperti apa? Apa kamu tega dengan nya? Dengan seseorang yang sudah ia anggap saeng nya itu?” tanya AJ. “Ne aku tau oppa” sahut Raekyung dengan nada pelan.

“AJ… Raekyung!!!” panggil seseorang yang tidak lain adalah teman nya AJ yaitu Eli. Lelaki bertubuh besar itu menghampiri kedua makhluk itu dan mata nya menangkap ada sesuatu yang tidak beres disini. Tatapan Raekyung sangatlah berbeda.

“Ahh hyung… ada apa?” ucap AJ. “Annyeong oppa. ” sapa raekyung. “Ne annyeong Raekyung-ah… ahh  AJ aku mau pinjam buku mu yang kau beli waktu itu” respon Eli.

“Hahh buku itu… ok nanti aku bawakan ke apartemen mu. ”

“Oh okay, jangan sampai kau lupa mengantar nya ya? Raekyung-ah kenapa belum pulang? Bukan nya matapelajaran mu sudah habis? Ayo biar oppa antar pulang!!” tangan raekyung di tarik oleh Eli oppa. Raekyung masih bingung tapi akhir nya mengerti, seperti nya lelaki bertubuh besar ini tahu kalau ia sedang butuh  pertolongan. Ia tersenyum senang.

Hya!!! Hyung jangan bawa Raekyung… aku masih ada urusan dengan nya… hya!!! Aish!!!” kesal AJ.

Raekyung di bawa oleh Eli ke tempat parkir dan menyuruh nya masuk ke dalam mobil. “Oppagomawo” ucap Raekyung. “Terima kasih untuk apa?” tanya Eli dengan tertawa kecil. “Untuk yang tadi… kalau tidak ada oppa mungkin aku akan di tahan sampai sore oleh nya.”

“Kalau kau di tahan oleh nya, langsung saja kau hubungi aku. Oke? Biar oppa kasih pelajaran untuk nya.”

Raekyung tertawa kecil mendengar ucapan lelaki itu. Eli memang sangat dekat dengan Raekyung, bahkan lelaki ini sudah menganggap gadis yang sedang duduk di samping nya adalah adik nya sendiri dan akan menghajar siapa saja yang membuat ia terluka atau pun sedih.

 

>Malam hari<

Raekyung pov

Tubuh ku serasa remuk. Pegal dan lelah sekali. Tapi setelah mandi dengan air hangat tubuh ku menjadi kembali segar. Untung nya besok tidak ada jam kuliah jadi aku bisa menggunakan waktu itu untuk bersantai.

Suara ponsel ku berdering, aku berjalan ke arah ranjang untuk mengambil ponsel. Ternyata yang menelpon ku adalah Dongho oppa. Melihat nama dia tertera di layar ponsel ku, aku sangat senang.

Yeoboseyoucap seseorang dari seberang sana yang pasti nya Shin Dongho.

“Oppa? Wae?”

Hya!! Kenapa suara mu datar sekali… kyungie  bisa kah kita bertemu? Karena hari ini aku tidak puas melihat wajah mu.”

Oppa, hari ini aku lelah sekali. Bagaimana kalo besok saja? Lagipula besok aku tidak ada jadwal kuliah. Bukan kah oppa juga?”

“Ehmm baiklah tapi besok kau akan mendapat hukuman dari ku” tawa nya.

“Huawaa op… Hya!! Oppa!!”  dia menutup telepon nya tanpa memberi penjelasan, dan membuat ku bertanya-tanya. Aku pun mengendus kesal. Apa-apaan lelaki ini? Hukuman? Memang aku salah apa?

Hah aku paling benci kalau ia sampai mengatakan kata ‘hukuman’. Kenapa aku benci? Ya dia pasti menghukum ku dengan sesuatu benda atau apapun itu yang aku benci. Ahh membuat ku susah tidur saja kan.

 

>Ke esokkan hari<

Hari ini dongho oppa, mengajak ku berkencan… berkencan??? Yah berkencan… kami sudah berpacaran dengan nya sudah 4 bulan… dan dalam waktu 4 bulan kami merahasiakan hubungan ku dengan semua orang, khusus nya jerin eonni. Aku tidak mau ia sampai tahu tentang ini.

Oppa mian aku terlambat” ucap ku dengan nafas terengah-engah, tadi aku berlari dari halte ke gerbang permainan ini. Ku lihat wajah oppa begitu dingin, lihatlah tatapan nya yang seakan-akan ingin… oh tidak! Apa dia kesal? Yah memang aku sedikit terlambat 10 menit, apa benar ia marah?

“Kyungie… kau? Ahh kenapa kamu lama sekali, baiklah kamu akan mendapat 2 hukuman dari ku. ”

Mworago oppaandwae!!!!!!!!!” tangan ku di tarik nya dan membawaku ke sebuah permainan, permainan yang sangat aku takuti yaitu rollercoster. Hanya permainan itu saja yang tidak pernah aku naiki jika bermain dengan oppa. Karena aku tidak suka ketinggian dan jantung ku takut lepas dari tempat nya.

Oppa mianhaeoppa kau kan tahu aku paling tidak suka naik itu… lagian apa salah ku? Aku kan hanya terlambat 10 menit!” berkali-kali aku meminta nya tapi tidak di dengar oleh nya. Dengan terpaksa aku menaiki nya.

Selesai bermain, aku langsung muntah-muntah dan kepala ku sedikit pusing. Saat aku sedang muntah aku mendengar suara tawa yang lumayan keras dari mulut dongho oppa ku dan ternyata benar dia sedang tertawa lepas.

Oppa sekarang kau senang, Hah? Aku… aku bisa menerima kejailan oppa yang biasa oppa lakukan kepada ku tapi… tapi kali ini aku sangat tidak bisa sabar. Oppa tahu kalau aku tidak suka naik permainan itu!!! Aku… benci oppa… benci… benci!!!” kesal ku dan mulai meninggalkan dia.

Author pov

Mendengar perkataan itu, dongho langsung berlari menyusul dia dan tertangkap lah raekyung, dan mulai mendekap nya agar ia tidak kabur lagi. Raekyung berusaha melepaskan diri tapi pelukan lelaki ini sangat erat.

“Kyungiemianhaejeongmal mianhae… mau kah memaafkan ku?”  tanya nya sambil membalikkan badan nya, melihat chinguyeoja nya mulai cemberut dan ia pun tidak mau menyia-nyiakan bibir nya. Saat bibir mereka hampir ingin bersentuh, sebuah ponsel berdering dan itu ponsel nya dongho.

“Eonni jerin?” tanya Raekyung. “Ne” sahut Dongho sambil melihat layar ponsel nya. “Jawablah. ” pinta Raekyung. “Ta… tapi, ” ucap nya ragu, “baiklah… kamu tunggu disini!!” ucap nya lagi.

Dua menit telah berlalu, di lihat Dongho berjalan kembali kearah Raekyung yang tengah duduk di bangku. Raut wajah nya menunjukkan ketidaksukaan dan kesal.

Eonni bilang apa?” tanya gadis itu, Dongho menghela nafas dan duduk di samping Raekyung. Ia melihat ke arah gadis itu dengan ekspresi sedih.

“Kyungie… aku… aku di suruh menemui nya.”

Arraseo... sudah sana temui dia… tapi oppa….

“Hmm” gumgam Dongho sambil menoleh ke arah gadis itu . “Kumohon jangan terlalu keras dengan nya, aku takut kalo dia akan kambuh lagi” jawab Raekyung. “Ne arra.” Jawab Dongho sambil mencium kening gadis mungil itu sebelum ia pergi. Ia tadi nya ingin mengantar Raekyung tapi gadis ini menolak. Dongho langsung menuju ke parkiran untuk mengambil motor nya.

Motor yang di kendarai Dongho sudah tidak terlihat oleh mata nya. Ia menghela nafas dan berjalan ke halte bus tapi saat menuju ke halte ada sebuah motor menghalagi jalan nya. Pengendara motor itu membuka helm nya dan membuat Raekyung kaget. Bahkan jantung nya ingin lepas detik ini juga.

Mata lelaki itu sangat menakutkan dan Raekyung memohon untuk siapa saja bisa menolong nya sekarang ini.

***

Dongho sudah berada di depan rumah Jerin. Rasa nya ia enggan untuk memasuki nya. Tapi ia sudah janji dengan Raekyung tidak akan mengecewakan nya. Di rumah jerin ternyata ada appa dan umma nya jerin, mereka memang sedang menunggu nya.

“Ohh kamu namja yang bernama Shin Dongho” tanya Mrs Choi, dan dongho hanya membalas dengan senyuman kecil.

Sepanjang hari Dongho harus mendengarkan ocehan Mr dan Mrs Choi. Itu sama sekali bukan gaya nya, melihat dongho yang seperti nya akan pingsan, jerin bilang kepada appa dan umma nya kalo dongho akan segera pulang. Di luar ternyata sudah hampir senja.

Oppa, gomawo sudah mau datang, aku kira kamu tidak akan datang. ”

“Mana mungkin chagiya, aku menolak untuk bertemu… aku sempat kaget melihat ada appa dan umma mu ada di rumah” lalu di kecup dahi jerin dan membuat pipi nya memerah. “Aish lihat ini… baru aku cium dikening saja udah merah seperti ini… apalagi kalo di sini” goda dongho sambil menaruh jari nya di bibir jerin dan jerin pun menjadi salah tingkah.

“Ih oppa, sudah sana pulang!!”

“Ohh jadi kamu ngusir aku nih? Baiklah aku pulang” ucap nya dengan nada sedikit kecewa tapi itu hanya pura-pura. “Tung… tunggu!!” Jerin menahan tangan Dongho dan lelaki itu menyeringai lalu menghadap ke Jerin. “Ehmm? Kenapa lagi chagiya?”

“Soal kemarin… aku..aku minta maaf, mungkin benar aku cemburuan dan seharus nya aku tidak boleh cemburu dengan saengku. Aku  harus memaklumi, karena kalian kan sudah sangat dekat. ”

Dongho hanya terdiam, lalu dia pun menarik nya dalam pelukan nya.

“Sudahlah… lupakan tentang kemarin ya?” jerin pun hanya mengangguk, “Chagiya, kamu hari ini sudah melakukan terapi?”

“Belum, mungkin nanti malam. Waeyo?”

“Oh ya sudah, nanti malam biar aku yang mengantar kamu ke terapi ya?”

Jjincha? Hahh oke, sampai ketemu nanti malam ya?”

 

Author pov

Jerin sangat senang sekali karena namja yang ia cintai sudah kembali seperti dulu lagi. Dia sekarang menjadi tenang dan sangat menunggu malam tiba. Ternyata dongho tidak bohong dengan perkataan nya, dia benar datang dan mengantar jerin terapi.

Saat terapi, jerin merintih kesakitan. Jerin mengidap sebuah penyakit yang hanya ia, dokter dan tuhan yang tau. Selama terapi tangan kiri jerin terus mengenggam tangan namjachingu nya. Dan dongho hanya bisa memberi semangat kepada nya.

 

>3 minggu kemudian<

Tak terasa sudah 3 minggu berlalu, setiap hari dongho dan jerin semakin dekat. Akan tetapi, hubungan dongho dengan raekyung malah makin merenggang. Itu karena dongho harus bersama jerin setiap hari bahkan teleponan pun sama raekyung sekarang sudah jarang, bahkan di bilang tidak pernah sama sekali lagi.Di tempat kuliah pun mereka sama sekali tidak pernah bertemu. Hari ini dongho akan pergi lagi bersama jerin, mereka akan ke pesta Kevin dan Jerin bilang kalau AJ sudah memiliki kekasih.

‘Apa? Lelaki kasar itu memiliki kekasih? Hah kasian sekali yang menjadi kekasih nya’ batin Dongho.

 

Dongho pov

Hari ini hyung ku ulang tahun, aku dan jerin akan pergi kesana. Saat sampai disana aku melirik sana-sini untuk mencari seseorang, seseorang yang aku rindukan selama 3 minggu ini. Yah siapa lagi kalau bukan Kang Raekyung. Gadis itu selalu membuat ku kangen dan tidak melihat wajah nya selama 3 minggu membuat ku gila.

“Hey Dongho!!” teriak seseorang, suara yang ngebass dan itu milik eli Sunbae. Ku lihat Eli sunbae berjalan ke arah ku dan di ikuti oleh Sunbae ku yang lain nya. Tetapi tidak terlihat AJ.

Annyeong oppa, oppa saengil chukkae” ucap jerin kepada lelaki berparas manis itu. “Ne… gomawo Jerin-ah” respon lelaki itu.

“Jerin-ah kau sudah baikkan sekarang?” tanya soohyun hyung dan kulihat jerin mengangguk kecil. Kondisi Jerin sekarang memang sudah lebih baik dan aku juga ikut senang melihat hal itu. Mata ku tak henti-henti nya mengedarkan pandangan ke segala penjuru tapi tidak menemukan gadis itu.

“Hyung, kok dari tadi aku belum melihat AJ hyungsama raekyung… kemana mereka? Apa belum datang?” tanya ku. “Kalau AJ dia kata nya sedang dalam berjalan tapi kalau Raekyung… entahlah ponsel nya dari tadi tidak aktif” jawab Kiseop hyung.

 “Hah ia, aku sangat penasaran dengan kekasih nya itu. Hebat sekali gadis itu bisa bersama dengan AJ”  canda hoon hyung. Mendengar ucapan Hoon hyung semua yang mendengar ucapan lelaki itu pun ikut tertawa dan aku pun ikut tertawa juga.

Annyeong” sebuah suara dari belakang ku, suara yang sangat ku kenal. Wajah orang-orang yang ada di depan ku terlihat kaget. Itu suara Raekyung bukan? Ada apa dengan nya?

Aku penasaran kenapa mereka berteriak kaget. Apa yang terjadi di belakang ku? Penasaran… itu yang aku rasakan, aku pun membalikkan badan ku dan aku pun sama terkejutkan dengan hyung ku. Ku temukan sosok yeoja yang aku rindukan selama ini tengah bergelayutan mesra di tangan milik AJ hyung.

Kesal? Tentu saja. Dan marah? Tentu aku marah, aku ingin sekali menarik tangan AJ hyung itu dan meninju muka nyalalu membawa pergi raekyung. Tapi karena ada banyak orang, aku memendam rasa ingin menghajar dia dan kau raekyung, kenapa bisa kau dengan hyung ku?

“A….AJ kau dengan Kang  Raekyung?” ucap mereka sambil tunjuk-tunjuk mereka. “Ne hyung… ahh bagaimana? Apa kita berdua cocok?” tanya AJ Hyung sambil mempererat pelukan nya. Sungguh aku muak dengan mereka.

“Sudah berapa lama?” tanya kiseop.

“Hmmm… sudah… sudah 3 minggu, ya kan kyungie?”

Ne oppa.”

mwo 3 minggu? Berarti dia…. ’ 

 

TBC

7 thoughts on “[FF Freelance] I’m Stupid Girl (Part 1)

  1. ohh berarti waktu Dongho pergi pas di taman bermain terus namja yang datang mencegat Raekyung itu AJ ya? wah seru nih kayaknya. Dan semoga aja nasib Jerin gak berakhir sedih ya^^
    Hwaiting thor 🙂

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s