Diliges

diliges_copy

DILIGES

by vampirecafegurlm

Cast(s): Lee Chaerin (2NE1), Kwon Jiyong (BIG BANG)

Genre: Life-Romance || Support Cast: Find by your self || Rating: T || Length: 670 ms.words ||

Disclaimer: Don;t be a silent readers, and don;t be a plagiator~

Chaerin menghentakkan kakinya selama beberapa kali.

Matanya menatap sekitar ruangan yang saat ini sedang ia pijak. Tak ada yang berubah sedikitpun, fikirnya. Mungkin hanya debu – debu yang menutupi keindahan tekstur rumah ini.

Ia menghembuskan nafas panjangnya, lalu melangkahkan kakinya menjelajahi ruangan yang berada di rumah ini satu persatu. Ingin sekali ia kembali menjadi Chaerin kecil yang polos, dan tinggal di rumah ini bersama Ayah – Ibunya.

Ia masuk ke ruangan yang bisa dikatakan sebagai kamar. Bau debu menyapu inderanya.

Matanya menyipit, lalu kembali normal lagi seketika kembali ke matanya yang memang rada sipit itu. Matanya menatap mengarah ke ranjang yang masih berdiri di tempatnya seperti biasa –7 tahun lalu.

“Oh, Tuhan..” gumamnya. Tangannya meraih lukisan yang berada di dinding kamar dan meniupi debu yang menutupinya.

Bibirnya mengulas senyum, menatap lukisan itu. Lukisan yang di buatnya pada saat umurnya 6 tahun. Gambar yang ia sendiri tidak tahu gambar apa itu.

Tiba – tiba, inderanya mencium bau sesuatu. Parfum?

Tapi, itu parfum milik pria. Wangi maskulin menusuknya.

Ia berjalan mengikuti bau maskulin itu, yang ternyata membawanya sampai ke balkon kamarnya. Ia melihat sekeliling namun tak mendapati apa – apa disana.

“Siapa disana?” tanya Chaerin, menyelidik. Walaupun tidak ada siapa – siapa, tapi Chaerin yakin betul bahwa ada seseorang di sekitar sini. Lebih tepatnya, seorang Pria.

Chaerin menuntun matanya ke bawah balkon, Ia melihat seorang pria berambut blonde sedang turun dengan tali seprai biru –miliknya— ke arah kamar bawah.

“Hei!” tukasnya. Chaerin segera berlari keluar kamar dan menuruni anak tangganya, menuju kamar yang di arahkan pria tadi.

Saat Chaerin hendak membuka pintunya. “Dikunci?”

Chaerin menekan kenop pintu itu beberapa kali. Namun nihil, pintunya benar – benar di kunci.

“Hei! Cepat buka! Siapa kau!? Mau mencuri ya!?!?!?” tukas Chaerin, kini Chaerin menggedor – gedor pintu kamar itu.

Brak!

“Euwww!” tubuh Chaerin tersungkur ke bawah, ketika tiba – tiba pintu kamar itu terbuka. “Ya! Si—“ ocehannya terhenti ketika mendapati seorang pria tengah bertengger manis di atas piano yang berada di kamar itu. Matanya menyipit, mencoba mengenali pria yang berada disana.

“Ji-jiyong?” ulang Chaerin terbata. Pria yang di panggil sebagai Jiyong itu tersenyum manis ke arahnya.

“Hai, Chaerin!” tukasnya dengan cengiran polosnya. “Apa kabar? Tumben sekali kau kesini.” Katanya, berjalan ke arah Chaerin dan membantu Chaerin bangkit.

“A-aku? Ini kan rumahku, bodoh,” kata Chaerin, menepuk – nepuk bokong nya yang agak kotor dengan debu. “Kau sendiri, kenapa kesini malam – malam begini?” Chaerin balik bertanya.

Senyum yang sempat memudar itu muncul kembali dari bibir Jiyong. “Aku memang selalu kesini setiap hari.” Jawabnya.

Alis Chaerin terpaut. “Untuk apa?” tanya nya bingung.

“Untuk mencarimu. Siapa tau kau kesini. Aku merindukanmu, Chaerin-ya,”

“Kau? Merindukanku?” ulang Chaerin; Jiyong mengangguk mantap. “Jadi, selama ini kau selalu kesini?” tanya Chaerin dan di jawab anggukan lagi oleh Jiyong.

“Apakah kau tak merindukanku?” pertanyaan itu meloncat begitu saja dari mulut Jiyong. Chaerin terperangah mendengarnya. “Tentu saja aku merindukanmu!” tukas Chaerin, dan langsung berhambur ke pelukkan Jiyong.

Jiyong membalas pelukkan Chaerin, dan mengelus pelan puncak kepala Chaerin. “Apakah kau sudah membaca ini?” tanya Jiyong, mengeluarkan kertas lusuh dari saku jas nya.

Chaerin melepas pelukkannya. “Apa itu?” ia mengambil kertas itu dari tangan Jiyong.

“Baca saja.”

Chaerin membuka kertas lusuh itu dan membaca kalimat yang terdapat pada kertas itu.

“Aku mencintaimu”

Begitulah isi kertas itu. Chaerin menatap Jiyong heran. Sedangkan empunya hanya tersenyum kuda.

“Kau mau?” tanya Jiyong, mendekatkan langkahnya ke arah Chaerin.

“Mau apa?” Chaerin memundurkan langkahnya.

“Menjadi pacarku,” jawab Jiyong memiringkan kepalanya. “Aku sudah menunggu ini 7 tahun. Jadi, aku tak mau mendengar penolakkan darimu.” Katanya lagi.

“Bagaimana mungkin aku bisa menolaknya?”

[FIN]

 NOTE: Maaf ya kalo ff ini aneh -_- ini ff dibuatnya kilat banget. Poster 7 menit udah jadi. ceritanya juga 15 menitan udah kelar -_- jadi, maaf kalo mengecewakan. Yang pasti, jangan lupa tinggalkan komentar ya. Baik itu berupa saran yang membangun atau semacamnya ^^ kalo bisa sih di like –kalo suka itu juga– hehe, terimakasih.

12 thoughts on “Diliges

  1. ini drabble ya?._. Ceritanya bagussss<3 aku sukaaa! Alurnya rapi dan kata-katanya dinamis!:3 cuman berhubung ini drabble, aku kurang ngerti ceritanya.__.hahahahaa. Buatin sequelnya thor!!! Tentang masa lalu mereka, yang 7 tahun lalu itu!hehe

    • entahlah, aku juga bingung namanya apa.__.
      aih, terimakasi><

      nanti kalo aku sempet, aku buat lanjutannya deh.

  2. uehehehehehe XD ada-ada aja ya chaerin sama si jiyong.-. huhuhu 😀 kamu ganti nama (?) kah mel?

    oh ya anyway ini agak sedikit mengganjal menurutku :
    matanya yang memang rada sipit itu. — ‘rada’ itu kaya nggak baku .-. ehm kaya lebih pas kalau diganti dengan ‘agak’

    • iya, un. aku ganti nama pena .–. kalo untuk yang one shot gini, aku pake nama itu. tapi, untuk yang chapter mah tetep melslm >< wkwk.

      aduh, iya makasih ya un atas sarannya=)

  3. ceritanya keren thor 🙂 cuman kurang panjang aja ditambah lagi akhirnya agak ngegantung 🙂

    ditunggu ff lainnya thor, terus berkaya ‘.’)9 fightinggg !

  4. Ceritanya udah bagus tapi terlalu singkat hehe. Masih ada beberapa bahasa yang kurang pas tadi. Misalnya yang bagian ‘matanya yang memang rada sipit itu’, kalo bisa sih kata ‘rada’nya diilangin aja thor hehe. Misalnya jadi ‘Chaerin menyipitkan matanya yang memang sipit sejak lahir’ (?) Anyway, bikin lanjutannya bagus tuh thor kayaknya hhe ^^

  5. suka,suka,suka baget nih FF feelnya dapat sama aku meskipun 15 menit buat nya :3,udah lama gak baca FF Skydragon di sini,,,buat lagi dong FF Skydragon kalau bisa bersambung.. :3

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s