Blue Tears [Part-1]

Blue Tears1

Blue Tears

by : Pledis99

Cast :

Leeteuk Super Junior a.k.a Park Jeong Soo

Kyuhyun SJ a.k.a Cho Kyuhyun

Uie After School a.k.a Kim Yujin

Other Cast :

Gyuri KARA a.k.a Park Gyuri

Genre : Sad Romance

Part 1

“Jeong Soo-a…….”Ku toleh kearah suara lembut yang memanggilku itu,seperkian detik lamunan ku terpecahkan oleh suara lembut itu

“sudah malam,bagaimana jika kau menginap disini?”

“tidak Eomma,aku akan pulang sekarang,lagi pula ada beberapa barang yang perlu kuambil,kurasa dia membutuhkannya”

“kalau begitu biar Eomma saja yang mengambilnya,setelah itu Eomma yang akan membawakannya .Jadi kau bisa beristirahat”

“gomawo Eomma,tapi aku jauh lebih kuat dari pada Eomma”senyum ejekan Jung Soo tersirat lebar dibibirnya,

“Dasar kau….”gerutu wanita paruh bayah yang telah menjadi Eomma bagi Jung Soo.

…………………………………………….

“Selamat pagi”seru seorang perawat yang bertugas pagi itu.

“ah pagi perawat Han..”

“tampaknya anda belum tidur terlalu lama tuan Park?”

“ne,aku baru tiba pukul 2 tadi”

“wah,kau memang suami yang baik,seandainya aku bisa bernasip sama seperti istrimu memiliki suami sepertimu”

“tentu kau bisa seperti dia,maka dari itu menikahlah denganku”

JeongSoo dan perawat Han melakukan candaan kecil dipagi hari seperti yang biasanya mereka lakukan.Dan seperti biasa,Jeong Soo akan membersihkan tubuh istrinya yang sedang mengalami tidur panjang dengan sehelai handuk basah.

“yeoubo…kau tau kemarin malam aku ke rumah Eomma,dia sudah sangat kurus memikirkanmu,untuk itu cepatlah buka matamu chagiya,dan kembalilah seperti dulu.Lagi pula apa kau tidak kuatir pada nampyeon mu ini”

Jeong Soo mendekatkan bibirnya ke telinga istrinya yang tengah terbaring itu dan membisikkannya beberapa kata “perawat-perawat disini sedang mengincarku,kau mau mereka merebutku darimu?untuk itu cepatlah bangun”Setelah mencurahkan isi hatinya di telinga istrinya,Jeong Soo  mendaratkan ciuman kecil di pipi istrinya.Dan kemudian diapun memutar arah tubuhnya hingga membelakangi istrinya yang masih saja tertidur,dengan sangat dalam dia meresapi kesedihannya,matanya tertutup rapat dan terpejam menunjukkan kepedihan yang mendalam,nafasnya tersengal merintih kesedihan,dipipinya mengalir air mata perih luka.Bergegas Jeong Soo menghapusi air matanya yang selalu tak bisa dibendungnya.

——————————————————-

“Igo..”

“ige mwoya?”

“Yujin,selalu mencurahkan hatinya disini,tidak ada satu pun yang terlewatkan tentang kehidupannya disini,jadi gunakanlah ini”

“untuk apa Sunny-ssi,kita tidak membutuhkan ini,Yujin akan sehat sebentar lagi”

“Jeong Soo-ssi,realistislah sedikit,sudah hampir 1 tahun ini Yujin masih dalam tidur panjangnya,sudah banyak dokter yang tidak bisa melakukan apapun padanya.Melihat keadaannya yang begitu kritis ,banyak dokter yang memprediksikan…….memprediksikan……..”Sunny tidak bisa melanjutkan kata-katanya, nafasnya tersengal setiap kali dirinya memutuskan untuk bisa menerima kenyataan yang mereka sadari  pahit.

“kumohon Jeong Soo-ssi,gunakanlah ini,setidaknya kita bisa mendapatkan sesuatu yang kita tidak ketahui untuk Yujin,barangkali ada sesuatu di dalam sana yang bisa kita berikan pada Yujin.”

Jeong Soo pun mengambil sebuah recorder kecil berwarna putih biru milik Yujin.Dibelakangnya tertuliskan ‘KY’

“Pergunakanlah,kau tidak perlu merasa bersalah,anggaplah semua ini untuk kesembuhannya.”

“gomawo Sunny-ssi”

————————————————————-

Tanpa berpikir apapun lagi,meskipun dengan berat,Jeong Soo mulai memutar isi recorder itu

……………………………………………….

-Flashback-

Nama ku Kim Yujin, banyak orang yang bilang kalau aku tergolong orang yang aneh,terlalu memainkan perasaan terhadap sesuatu, contohnya saja seorang actor kegemaranku yaitu Won Bin Oppa ,aku suka melihatnya dalam memerankan beberapa drama,film dan CF.Tanpa sadar aku begitu tergila-gila padanya,hingga bercita-cita untuk menikah dengannya saat aku lulus dari bangku kuliah nanti.Bagi teman-temanku aku gila,karena sangking menyukai Won Bin Oppa,aku menutup diriku dari namja-namja yang ada di sekitarku.Mereka bilang,aku berkhayal terlalu tinggi,hingga tidak mau melirik namja yang ada di kehidupan sehari-hariku.Sebenarnya kalau boleh jujur,bukan itu masalahnya.Masalahnya adalah,tidak ada satupun namja yang mendekatiku ataupun menyukaiku.Aku sudah lelah untuk mentaksir namja-namja yang ada di sekelilingku,karena berdasarkan pengalamanku di bangku Sekolah Menengah Pertama dulu,namja yang kusukai,tidak sama sekali menyukaiku.Begitupun di bangku Sekolah Menengah Atas,aku berharap akan ada namja yang akan mengajakku berkencan seperti namja-namja yang lain yang telah mengajak teman-teman ku berkencan.Hingga suatu hari ,aku berbicara pada diriku sendiri sebagai pengobat hatiku bahwa dibangku kuliah nanti,akan ada namja yang mengajakmu berkencan dan menjadikan dirimu bagian dari dirinya.

-Blue Tears-

“Yujin-a..yujin-a.. cepatlah sedikit,kau bisa terlambat dihari pertamamu

“ne Eomma…”

Hari ini ,hari pertamaku duduk dibangku kuliah.Eomma telah mempersiapkan segalanya agar masa depanku cemerlang.Eomma memiliki 2 buah toko bunga yang didirikannya bersama Appa,untuk biaya kuliah ku Eomma telah menjual 1 toko nya.Dan karena hal itu,semakin menyulut pertengkaran Eomma dan Halmoni.Mereka selalu bertengkar,bisa terhitung oleh jari,berapa kali mereka tidak bertengkar.Halmoni sangat membenci Eomma,bagi Halmoni Eomma lah penyebab kematian Appa.

“Yah!!!!menantu..bisa kan kau tidak berteriak seperti itu,Yujin sudah dewasa,dia bisa membenahi dirinya sendiri.Jika kau terus mengurusinya bagaimana dia bisa dewasa,anak sudah besar kau merawatnya dengan berlebihan,suami sedang sakit kau bahkan tidak merawatnya,hingga dia mati.”

“Halmoni!!!!!!!!!!!!!!cukup..”

“Yah..kau ..beraninya berteriak seperti itu padaku”

“Cukup Ibu Mertua… jangan berani membentak putriku”

“Mwo putrimu?dia cucuku,jika bukan karena anakku dia tidak akan lahir dari rahimmu,jadi kau tidak bisa melarang apapun yang kulakukan pada Yujin”

“Jika tanpa aku,Yujin juga tidak akan lahir dan ingat ini rumahku,kau tidak bisa seenaknya disini,jika kau ingin melakukan sesuka hatimu silahkan keluar”

“Mwo?beraninya kau mengatakan itu padaku,rumah ini dari keringat putraku,kau hanya parasit yang menempel padanya”

“Halmoni,Eomma!!!!!!!!!!!!!”teriak ku

Persekian detik pertengkaran mereka terhentikan karena teriakanku,selalu seperti ini.Setiap pagi,aku akan keluar rumah dengan suasana hati yang buruk.Membicarakan Appa,sama saja seperti menggores luka lama yang belum kering.

-Kyung Hee University-

“Permisi… boleh aku bertanya..”

Namja yang dipanggil Yujin itu terus berjalan tanpa menghiraukan panggilan Yujin,langkahnya semakin cepat dan Yujin pun separoh berlari mengejarnya.

Bug..

Yujin terjatuh ke tanah,ketika namja itu menghentikan langkahnya,sangking fokusnya mengejar namja itu ,Yujin tidak memperhatikan langkahnya hingga akhirnya menabrak namja itu.

Yujin pun bangkit sambil mengusap-usap bokongnya yang masih melinu karena rasa sakit.

“Kau mau apa?”

Yujin melebarkan senyumannya“Aku ingin bertanya padamu,tapi kau berlari terlalu cepat”ujar Yujin merengut sambil mengerutkan bibir mungilnya.

“Tanya apa?”

“Aku Kim Yujin,aku mahasiswa semester pertama disini dan…”

“Cepatlah jangan bertele-tele,aku harus segera masuk kelas”

“Waktu itu aku tidak mengikuti Masa Orientasi Mahasiswa,jadi aku tidak tau dimana kelas ku.”

“Memangnya kau matakuliah apa hari ini?”

“Pengantar Technology I ”

“Kalau begitu kau sekelas denganku,jadi ikutlah aku”ujar namja itu dingin.

“Jika kau tidak keberatan ,boleh aku tau siapa namamu?”

“Cho Kyuhyun”ujar namja itu membalas uluran tangan Yujin

————————————————-

Kyuhyun terkenal sebagai murid yang sangat cerdas ,bahkan bisa masuk Universitas yang terkenal mahal itu,itu diperolehnya berdasarkan kecerdasanya melalui jalur beasiswa. Diam-diam Kyuhyun memperhatikan Yujin yang tengah duduk di depannya.Kyu tersenyum kecil melihat tingkah aneh yeouja yang baru dikenalnya itu.

“Kyuhyun-ssi,boleh aku pinjam catatanmu tadi”

Sesaat itu juga pandangan Kyu pada Yujin buyar.

“Aku masih menggunakannya,kalau kau mau,kau bisa meminjamnya sepulang kuliah nanti,bagaimana?”

“Baiklah gomawo,”Yujin melemparkan senyum manisnya pada Kyu

……………………………………

“Igo”

“Gomapta.^^”

“ah..boleh aku minta email mu?dan nomor ponselmu?”

…………………………………….

Ketika dia meminta nomor posel ku,perasaanku sedikit tersentuh,jantung ku berdebar ,untuk mengatasinya aku membuat tampang lugu dan berpura-pura bingung,padahal sebenarnya aku sangat senang hingga ingin melompat,bagaimana tidak karena baru kali inilah ada seorang namja yang meminta nomor ponsel dan email ku.Ah..Yujin kali ini tidak sia-sia bagimu memiliki sebuah email ,selama ini aku selalu merasa percuma saja memilki email dan nomor ponsel kalau nyatanya selama ini,yang menghubungi ku hanya Eunji dan Sunny temanku.

“untuk apa?”

“hmm..untuk bisa menghubungimu”

“menghubungiku?”

Kyu buru-buru mencari alasan “maksudku,untuk membicarakan tentang pelajaran denganmu”

Apapun alasannya ,aku tidak peduli,yang terpenting dia meminta nomor ponsel ku dan emailku,dan hal itu bisa berjalan kearah yang lebih jauh,yah mungkin saja setelah itu dia mengajakku berkencan.Ah Yujin,tampaknya sebentar lagi kau akan punya namjachinggu 😀

“igo..”Kuberikan secarik kertas yang telah kuisi nomor ponsel dan emailku kepadanya.Besar harapanku,bahwa nanti malam dia akan menghubungiku.^^

“gomawo..”

“ne ,kalau begitu aku pulang dulu,sampai ketemu besok Kyu”

“ne..”

—————————————-

Seperti biasa,jika malam sudah datang aku akan membantu Eomma untuk menutup toko.

“Bagaimana hari pertamamu?menyenangkan?”

Aku membayangkan seharian ini bersama Kyu,kami ke kantin bersama,duduk berdekatan di kelas dan yang paling menyentuh hati,dia meminta nomor ponsel dan emailku..ahhhh…senangnya..hatiku sangat berbunga-bunga sekarang dan tanpa sadar Eomma tengah memandangiku karena senyum-senyum sendiri.

“Yujin-a,ada apa?”Eomma menanyaiku dengan senyum devil Eomma

“andweo”

“Jangan bohong pada Eomma,Eomma yang melahirkanmu,pasti telah terjadi sesuatu hari ini iya kan?”

“andweo Eomma..”

“Yujin…”seru Eomma menekankan rasa penasarannya

“ne,hari ini aku bertemu dengan seorang namja,dia sangat baik,dia adalah orang pertama yang menjadi temanku Eomma”

“Dan kau senang,karena telah bertemu dan memilki seorang teman namja,iya kan?”

“ne Eomma”wajahku memerah mengakuinya pada Eomma dan Eomma terus tersenyum padaku

“Yujin-a,Eomma senang jika sekarang kau sudah bisa tersenyum seperti ini.Memilki teman seorang namja itu bagus,Cuma kau harus bisa menjaga diri ,arachi?”

“araeo Eomma”

—————————————————-

Setibanya dirumah,aku langsung masuk ke kamarku,aku sengaja tidak ikut Eomma dan Halmoni untuk makan malam.Aku memandangi ponselku yang sedang di charge,aku menunggu telepon darinya atau setidaknya email darinya.Di tengah-tengah menunggu telepon darinya,kupandangi catatannya yang ada padaku,dia punya tulisan tangan yang indah,rapih selain itu bukunya sangat wangi,sewangi dirinya.

Sudah setengah jam menunggu,tapi telepon ataupun emailnya tidak kunjung datang.Aku mulai resah,dan mencari beberapa alasan,untuk menenangkan diriku sendiri dan itu semua membuatku tambah kalut.Tapi entah mengapa,feeling ku begitu kuat,kalau dia akan menelpon ku.

Beep Beep Beep

Aku segera berlari ke dekat meja dimana ponselku sedang di charge.Tanpa mempedulikan nomor siapa itu segera saja kuangkat.

“yeoubseyo?”

“Yujin-ssi”

Suaranya,..ah..akhirnya dia menelepon ku,saat mendengar suaranya ingin sekali rasanya aku melompat.

“ne ne..Kyuhyun-ssi”ujar ku bergetar,aku sedikit grogi mendengar telepon darinya

“kau sedang apa?apa aku menganggumu?”

“tidak tidak,kau tidak menggangu sama sekali,aku sedang menunggu telepon darimu”

“mwo?aku tidak kurang jelas mendengarnya”

“tidak..aku tidak mengatakan apapun,tadi kau bertanya aku sedang apa ya?”

“ne..”

“aku sedang membaca-baca matakuliah yang tadi pagi.”

“Chincha,kau rajin sekali Yujin-ssi”

Aku tersipu malu saat mendengar pujiannya,ah rasanya aku hampir terbang.

…………………………………….

“Kau.!!!!!!aku menyesal mengizinkan puteraku menikahi wanita seperti mu,aku tau sejak awal kalau kau hanya akan membawa sial bagi keluarga kami”

“Kau sudah tua,apa pantas kau mengatakan itu padaku.Ingat kau menumpang disini,jika bukan karena menghargaimu sebagai Ibu mertuaku dan Nenek dari putriku sudah lama kau ku usir”

Prang………

Aku tersentak kaget mendengar bunyi sebuah kaca pecah,obrolan ku dengan Kyu terhenti,pertengkaran Eomma dan Halmoni semakin menjadi-jadi saja.

“Kyuhyun-ssi,mianheo..aku harus segera menutup teleponya”

“ada apa Yujin-ssi?apa ada masalah”

“tidak ada apa-apa,mian….aku tutup teleponnya.”

…………………………………………………………..

“Ha?beraninya kau ingin mengusirku?rumah ini adalah milik puteraku,bahkan pakaian yang kau pakai sekarang,itu dibeli mnggunakan uangnya.Kalau aku mau kaulah yang kuusir dari sini”

“Puteramu tidak memiliki apapun semenjak dia bersama…..”

“Eomma!!!!”selaku berteriak pada Eomma

Aku dan Eomma sudah berjanji kalau kenyataan pahit itu tidak akan pernah kami ungkit lagi,Halmoni tidak mengetahui tentang apa-apa mengenai kehidupanku,Eomma dan Appa.Dia hanya hadir di tengah-tengah kami saat semua telah terjadi.

“Bisakan kalian tidak bertengkar seperti ini terus?!!!”ujarku meneteskan air mata.

Eomma dan Halmoni terdiam untuk beberapa saat.

“Kalian bertengkar terus seperti ini,apa yang akan dikatakan tentangga,apa belum cukup kita menerima ejekan-ejekan dari tetangga.Pernahkah sedikit saja kalian sadar pertengkaran dan kebencian kalian,hanya akan memberi pengaruh buruk bagi kehidupan sosialku.Pernahkah kalian berpikir,namja mana yang mau dengan yeouja yang tumbuh dengan lingkungan seperti ini”ujarku terisak isak

Seperti biasa,aku akan berlari meninggalkan mereka dan menyendiri di taman hingga larut malam nanti.Setiap kali seperti ini,aku sangat merindukan Appa,jika dia berada disini mungkin dia bisa melerai pertengkaran Eomma dan Halmoni.Setiap kali merindukan Appa,aku akan mengenang masa-masa dimana Appa,selalu mengajakku bermain di taman ini,masa-masa dimana Appa mengandeng tanganku saat akan mengantarku ke sekolah.

“chogiyo.. tidak baik yeouja sepertimu menangis hingga larut malam disini”

“nugu ya?”

“nae.. Park Jeong Soo imnida”

“nae Kim Yujin”

“ah..ne,senang berkenalan denganmu.pulanglah,sudah larut malam.”

“ne..kalau begitu aku..chakaman..sebaiknya aku memanggilmu apa?Oppa atau Ajhussi?”

“terserah kau saja.”

“baiklah kalau begitu aku akan memanggilmu Ajhussi.Selamat malam Ajhussi”

Yeouja yang baik,entah masalah apa yang ada disekitarnya,hingga dia harus menangis disini hampir setiap malam.

Beberapa minggu yang lalu setiap kali ada masalah dan kepenatan aku akan melepaskannya disini,kukira malam-malam begini hanya akan ada aku yang menyendiri disini,ternyata sudah ada yeouja yang bernama Kim Yujin itu,yang selalu menangis disini,sangat menyedihkan tentu melihatnya untuk itulah perhatianku bisa tertuju terhadapnya.Semenjak hari pertama aku melihatnya,aku sudah meletakkannya di dalam hatiku karena biasanya aku jarang melihat yeouja yang menangis setiap malam ditaman seperti dia.

——————————————

-Kyung Hee University-

“semalam ada apa?”

“ah semalam..tidak ada apa-apa kok KyuHyun-ssi”

“Jika ada masalah,jangan disimpan sendiri,aku bersedia mendengarkan curahan isi hatimu”

Aku terenyuh mendengar kata-katanya,belum ada satupun namja yang perhatian terhadapku seperti dia.

“Sepulang sekolah nanti .kau mau menemani ku makan Ice Cream”

“Mwo?”

“kau tidak suka Ice cream ya?”tanyanya cemas

“andwe andwe..aku sangat suka Ice cream”

“itu artinya kau mau menemaniku”

“ne..”

…………………………………………………………

Agak canggung memang,tapi kami sudah seperti berkencan,Kyu mentraktirku Ice Cream dan tiket nonton,setelah itu dia mengajakku bermain game di game store.Bersamanya hatiku sangat nyaman,nafas ku terasa legah,entah mengapa rasanya bibirku tidak bisa berhenti tersenyum.

Aku menatapnya yang sedang asyik dengan games,dan merasa bangga bahwa namja seperti dialah yang ada disampingku.

“Kenapa kau hanya menonton ku,ayo main”

“tidak,aku tidak bisa”

“aku akan mengajarkannya padamu”

Kyu banyak mengajarkanku games-games yang ada di games store itu,aku sudah hampir gila karenanya.Tuhan aku minta buatlah agar dia jatuh cinta padaku,aku berharap dialah namja yang kutunggu tunggu.Sampai akhir hayatku aku berjanji akan mencintainya.

……………………………………………………..

“Gomawo untuk hari ini Yujin-ssi”

“Mwo?seharusnya aku yang berterimakasih padamu Kyuhyun-ssi,gomawo telah mentraktirku,gomawo telah mengajakku dan gomawo telah mengantarku pulang”

“hahahahaha,panjang sekali ucapan terimakasihmu,pergilah masuk,dan tidurlah yang nyenyak.”

“baiklah,selamat malam”

“selamat malam Yujin-ssi”

Yujin pun berjalan meninggalakan Kyu,Bagi Kyu Yujin adalah yeouja yang baik dan harus dijaganya,Kyu bisa menebak,bahwa Yujin mengalami masalah dalam keluarganya.Kyu mendengar semua pertengkaran semalam dari teleponnya.Namun Kyu berlagak tidak tau apa-apa,dan tidak mencoba menginterview Yujin mengenai masalah keluarganya.Bagi Kyu,setidaknya dengan menjaga dan menyenangkan Yujin,dapat meringankan beban Yujin.

…………………………………………………………

“Dari mana saja kau?sudah larut malam begini”

“Aku baru saja bermain dengan temanku Halmoni?”

“Chinggu siapa dia?namja atau yeouja?”

“Dia namja halmoni”

“Mwo?yeouja seperti apa kau,berain dengan seorang namja hingga larut malam seperti ini,apa yang akan dikatakan tetangga nantinya.”

“Putriku bisa menjaga dirinya,mengapa kau harus perduli terhadap perkataan tetangga,sedangkan kau saja tidak tau malu”

“Mwo?apa yang kau katakan tadi ,dasar wanita brengsek”

“Eomma ,Halmoni ,kumohon.Ini sudah malam,apa kalian tidak malu membuat keributan yang dapat menjadi sorotan orang banyak.”

“Diam kau!!!!!!!!!!!!!,kau anak kecil jangan sok menasihati orang tua”

“Beraninya kau berteriak pada putriku,aku masih hidup dan kau berani berteriak padanya?!!!!!!!!!!”

“dia cucuku,jadi aku berhak melakukan dan mengatakan apapun padanya.”

“Selama aku masih hidup,kau tidak bisa melakukan apapun padanya.”

“Kalian!!!!!!!!!!”teriak ku “Lanjutkan saja seperti yang kalian mau”

Selalu saja seperti ini,aku capek dengan keadaan rumah yang seperti ini.Aku tidak bisa melerai mereka,selama ini teman-teman ku selalu mengejekku dengan keluarga berantakan dan anak yang aneh.Mereka bilang aku manusia yang tidak pernah tersenyum,si murung itulah sebutan untukku.Dari semua kenyataan hidupku,aku lebih suka membuat sebuah kehidupan lain yang berasal dari lamunan ku.Untuk itulah aku ,selalu berkhayal memiliki kedua orang tua yang utuh,punya keluarga kecil yang bahagia dan punya seorang namja yang mencintaiku dengan tulus,jujur selama ini aku sangat merindukan adanya seorang namja yang berada disampingku,menjagaku dan menyemangatiku,namun setiap kali aku menyukai seorang namja,tidak ada satupun dari mereka yang membalas rasa sukaku.Di depanku mereka akan terlihat baik,tetapi di belakangku aku selalu mendengar bahwa mereka,membicarakan keluargaku,membicarakan pertengkaran Eomma dan Halmoni ,membicarakan perekonomian keluargaku  dan… membicarakan kepahitan yang dilakukan Appa.Tidak ada satupun dari mereka yang bisa menyukaiku dengan tulus,hanya Won Bin Oppa lah,yang tidak bicara apapun mengenai diriku.Terkadang aku merasa bahwa aku memang aneh,tapi hanya hal itulah yang bisa membuatku bisa menjalankan hidup seperti yang lain tanpa beban.

“Masih disini?ini sudah larut malam pulanglah”

“Jeong Soo Ajhussi..”

“Berhentilah menangis ,pulang dan tidurlah itu akan lebih baik,dari pada menangis disini,kau bisa masuk angin nantinya”

Jeong Soo memang sengaja tidak bertanya masalah yang sedang menyelimuti Yujin,karena baginya dirinya hanyalah orang asing yang baru dikenal Yujin.

“Sebentar lagi Ajhussi,aku masih mau disini”

“Baiklah kalau begitu,boleh kutemani?”

“ne Ajhussi,silahkan saja”

“Berapa usiamu sekarang?”

“19 tahun”

“Itu berarti kau seorang mahasiswa sekarang?”

“ne Ajhussi..”

“itu berarti kau sedang sibuk dengan tugas-tugas kuliahmu ya?”

“ne..”

“Apa semua sudah selesai kau kerjakan?”

“maksudmu menyelesaikan tugas kuliahku ? “

“ne tentu itu maksudku“

“oh tugas-tugasku , untung kau mengingatkannya,aku belum menyelesaikannya Ajhussi”

“Lalu mengapa kau disini? Bukankah seharusnya kau menyelesaikannya sekarang”

“Aku bisa menyelesaikannya di pagi hari Ajhussi,aku sedang ingin disini”

“Di jaman aku kuliah dulu,setiap malam kuhabiskan dengan tugas-tugas kuliahku,tidak ada waktu untuk bermain diluar,kau bisa merugi jika membuang waktumu”

“Aku butuh ini Ajhussi,aku banyak masalah,sekalipun aku memaksa diriku untuk mengerjakan tugas,tetap saja tidak bisa”

Dari dimulainya percakapan antara Jeong Soo dan Yujin akhirnya harapan Jeong Soo terkabul,dari tadi Jeong Soo berharap agar Yujin mau bercerita tentang masalahnya,tanpa harus langsung bertanya.

“Ajhussi…”

“mwo?”

“apa yang disukai seorang namja dari seorang yeouja?”

“hmmm…..”

“Kecantikan,kekayaan,kecerdasan atau latar belakang keluarga ?”

“kekekeke.. kenapa kau harus memaparkan hingga sedetail itu,? ”

“cepat jawab Ajhussi,apa yang disukai namja dari seorang yeouja?”

“menurutku,hati”

“hati?”

“bagiku,saat melihatnya pertama kali hatiku bergetar  dan saat aku tau dia memiliki hati yang baik dan berhati tulus,dan saat itu pulalah aku menyukainya”

“hanya itu?”

“ne..”

“mungkin untuk seusiamu hal itu lah yang menjadi faktor utama untuk menyukai seorang yeouja,tapi untuk kami yang masih muda ,kecantikan,kekayaan dan latar belakang keluarga itulah yang utama Ajhussi”

“Kenapa kau bisa bilang begitu,apa hal itu terjadi padamu?”

“……………”

“Itu berarti namja-namja seumur mu itu babo.”

“waeo Ajhussi?”

“ye..karena mereka tidak pernah mengerti cinta”

“apa kau pernah menyukai seorang yeouja Ajhussi atau mencintai?”

“Pernah,tapi dia tidak menyukaiku,dan dia sudah jadi istri orang lain sekarang”

“mianheo,aku tidak bermaksud menyinggung mu Ajhussi”

“ani..kau tidak menyinggung ku ,kau tidak perlu sungkan”

“kau baik sekali Ajhussi,senang berkenalan denganmu,sudah malam aku harus segera pulang.”

“ye… ye…”

“anneyounghaseyo Ajhussi”

“anneyounghaseyo”

Yujin pun berjalan meninggalkan Jeong Soo.

“yah..Kim Yujin”

“ne?”saut Yujin dengan senyum manis dan polosnya

“tetaplah seperti itu”

Yujin menoleh ke kanan dan kirinya dan memasang ekspresi binggung untuk memahami kata-kata terakhir Jeong Soo.

Jeong Soo mengacungkan telunjuknya dan menunjuk pipi kanan dan kirinya yang berarti agar Yujin tetap tersenyum seperti itu.

Yujin pun memahami maksud namja itu,dan mengucapkan ‘gomawo Ajhussi’ dengan hanya gerakan mulutnya tanpa suara.

Setelah Yujin  berlalu,Jeong Soo menatap jauh ke langit dan menghela nafas panjang “Sora-a..”

————————————————-

-Keesokan harinya-

“Yujin-ssi”teriak Kyu sambil berlari menghampirinya

“Kyuhyun-ssi..”

Nafas Kyuhyun pun tersengal-sengal “ak..aku….”

“cobalah untuk tarik nafas dulu Kyuhyun-ssi” Kyu pun mulai mengatur nafasnya yang masih berantakan dan kira-kira sudah mulai terasa normal,dia pun melanjutkan kata-katanya kembali

“aku ulang tahun hari ini”

“mwo? Saenggil chukae Kyuhyun-ssi”

“Hari ini,aku berancana makan mie ulang tahun di toko langganan ku,kau mau menemaniku kan?”

Lagi-lagi dia memperlakukan ku secara istimewa,semakin hari aku semakin menyukainya

“tentu..^^”

……………………………………………………..

Hari ini ,hari ulang tahunnya tidak ada yang bisa kuberikan,karena aku terlambat mengetahuinya,dia bilang cukup dengan menemaninya saja,sudah menjadi hadiah untuknya.Di toko mie itu,aku menyanyikannya sebuah lagu ulang tahun,meskipun suaraku sangat pas-pasan tapi dia tetap memujiku.

“Kyuhyun-ssi,Eomma ku pandai memasak,jika kau tidak keberatan dia akan memasak untuk ulang tahun mu,apa kau bersedia?”

“hmmmm….”

“Baiklah,aku akan ke rumah mu,lagi pula kedua orang tua ku sedang tidak disini.”

“chincha,ah sarangda.”

Eomma memasakkannya beberapa jenis makanan,dan Kyu makan dengan sangat lahap,Eomma bilang dia anak yang baik dan sopan.Bahkan Halmoni saja menyukainya,dai menemani kami bermain kartu hingga larut malam.

“Kyuhyun-ssi,ini sudah larut malam,kau menginap disini saja”ujar Eomma

“Eomma..bagaimana bisa?”

“tentu bisa,Kyu bisa tidur dikamarmu,dan kau bersama Eomma.Meskipun Kyu seorang namja,tetap saja di jaman sekarang tidak aman.”

“Hajiman Eomma…”

“Aku akan menginap disini Ajhuma”sambung Kyu

“Lagi pula besok hari libur,jadi tidak ada keharusan untuk pulang kerumah”

Yujin tersnyum kecil begitu bahagia,keseratus kali nya hatinya berbunga kepada Kyu.

Karena Kyu menginap di kediaman keluarga Kim,Eomma dan Halmoni menahan diri untuk tidak bertengkar.

Kyuhyun dan Yujin jalan-jalan keluar seusai makan,dan mereka memutuskan untuk berhenti di taman.

“Taman yang indah,Kau suka menghabiskan waktumu disini?”

“ne..karena disini hatiku bisa tenang”

“kau tidak takut malam-malam begini sendirian di taman ini Yujin-ssi?bagaimana kalau ada yang berniat jahat padamu?”

“gwenchana,ada Ajhussi yang biasa menemaniku disini.Biasanya aku lebih dulu meninggalkan taman dari pada dia”

“Ajhussi?nugu?”

“Jeong Soo Ajhussi,dia temanku ,kami baru berkenalan disini,tapi tampaknya dia sudah pulang,karena sudah telalu larut.”

“kau tidak takut dia orang jahat”

“ani,dia sangat baik,dan entah kenapa dia sudah sangat dekat dihatiku,seperti terbawa arus kami sudah seperti mengenal bertahun tahun lamanya”

————————————————–

Hari demi hari berlalu sangat cepat,aku dan Kyu sudah semakin akrab,tidak bisa terhitung kebersamaan kami.Semester pertama akan berakhir,aku dan Kyu berharap agar kami bisa sekelas lagi di semester kedua ini.

Semenjak berteman dengan Kyu,aku memiliki banyak teman.Dia mengenalkanku ke semua temannya dan kini mereka menjadi temanku,selain itu ada juga beberapa orang yang menjadi temanku karena ingin mengenal Kyu secara dekat.Raina-ssi contohnya,sudah lama kami sekelas namun dia tidak pernah menegorku sekalipun,dan tiba-tiba saja dia menegorku dan mendadak jadi akrab denganku,hingga pada akhirnya dia jujur kepadaku akan perasaannya pada Kyu.

“Yujin-ssi,bisa kan kau bantu aku untuk dekat dengan Kyu,kau sudah seperti saudara ku sendiri,aku yakin hanya kau lah yang bisa membantuku”

Aku merasa tidak enak pada Raina-ssi,meskipun sedikit tidak suka,tapi bagiku tidak masalah mendekatkan mereka.Toh hubungan ku dengan Kyu hanya sebatas teman,dan lagi pula belum tentu dia menyukaiku,jadi bagiku aku akan membantu Raina untuk mendapatkan Kyu.

“Ok,aku akan membantumu Raina-ssi.hmm,jika kami ada belajar kelompok atau pergi untuk bermain dan makan bersama,kau mau kan ikut dengan kami?”

“tentu,…tentu.. aku mau …”Raina terlihat begitu bersemangat,aku senang melihat orang yang akan kubantu begitu bahagia.

“kalau begitu sampai jumpa,aku pulang dulu ya Raina-ssi”

“ne..ne..gomapta Yujin-ssi J”

——————————————————-

“Yujin-ssi,besok sore sepulang kuliah,aku akan belajar bersama Ji Hoo,kau mau ikut?”

“Nanti sore?dimana?”

“Di rumah Ji Hoo”

“hmmmmm…”

“Ku mohon ikutlah,temani aku Yujin-ssi,lagi pula Ji Hoo sangat cerdas,dia pasti bisa membantu kita agar nilai ujian kita bagus”

“baiklah ,aku akan ikut”Tiba-tiba saja aku mengingat seseorang yaitu Raina-ssi

“Kyuhyun-ssi,aku punya seorang chinggu,boleh aku mengajaknya besok untuk belajar bersama kita?”

“chinggu?nugu?apa aku mengenalnya?”

“Dia teman sekelas dengan kita,beberapa waktu ini,aku sudah dekat dengannya dan dia juga membutuhkan teman belajar,jadi kupikir ada baiknya kita mengajaknnya,itu pun kalau kau setuju”

“tentu aku setuju,mengapa tidak,baguskan semakin banyak teman^^”

“jeongmal!!!!!!!!gomawo Kyuhyun-ssi”

“ahh,cham..apa kau sudah menyiapkan bahan untuk belajar besok”

“sudah”

“bagus kalau begitu,hmm..Yujin-ssi,sudah malam,kau pergilah tidur,tidurlah yang nyenyak agar besok kau memilki tenaga yang cukup untuk belajar.Dan jangan pergi ke taman mala mini,karena angin diluar sangat dingin,araseo?”

Lagi-lagi dia memberikan perhatian khusus padaku,aku merasa aku adalah yeouja yang terlalu diistimewakan olehnya.

“arraeo..kau juga harus tidur yang nyenyak”

“ne..anneyoung”

Kyu pun sign out dari Yahoo Massengernya,hampir setiap malam kami melakukan chating ataupun berbicara melalui telepon,rasanya seperti sepasang kekasi saja.Ajaib memang,dulu aku kurang tertarik untuk online dengan Yahoo Massenger,tapi semenjak dekat dengan Kyu,setiap saat rasanya aku selalu ingin mengaktifkan Yahoo Massengerku,karena orang pertama yang akan memanggilku melalui itu adalah Kyu.

Hari ini kuliah berjalan sangat lancar,aku dan Kyu bersiap-siap ke rumah Ji Hoo dan tidak lupa aku memperkenalkan Raina-ssi kepada Kyu.

Setibanya di rumah Ji Hoo,dia langsung mengajak kami ke ruang belajarnya dan seperti biasa,Kyu menyisakan satu bangku disampingnya untukku,namun aku tersadar inilah kesempatannya untuk Raina,agar bisa dekat dengan Kyu.

“Raina-ssi silahkan duduk”Kyu begitu terkejut mendengar Yujin meminta Raina untuk duduk disebelahnya.

“Gomawo Yujin-ssi”

Kyuhyun mengerutkan dahinya dan menatap Yujin dengan ekspresi bertanya.Yujin yang mengerti Kyu,Yujin pura-pura lugu untuk itu dan tidak menghiraukan Kyu.

Jam demi jam berlalu,usaha Yujin untuk mendekatkan Kyu dengan Raina berhasil,Raina terlihat sangat senang.

“Gomawo Yujin-ssi,jika bukan karena kau,aku tidak akan sesenang hari ini”

“kau tidak usah sungkan.semoga kau dan Kyu berjodoh Raina-ssi”

“semoga^^”

——————————————————–

Beberapa kali setelah mengenalkan Raina dengan Kyu, kami berdua semakin akrab,kemana ada aku pasti ada Raina. Kupikir inilah saatnya untuk menyatakan perasaan Raina pada Kyu dan meminta Kyu untuk menerima Raina sebagai kekasihnya,memang sedikit egois,namun jika tidak dicoba aku tidak bisa tau perasaan Kyu pada Raina,siapa tau saja mereka berdua saling menyukai.

“Kyhu-ssi..”

“ne Yujin-ssi..”

“Aku mau mengatakan sesuatu padamu,kau bisa kan?”

“tentu”

Setelah mengatakan yang sebenarnya pada Kyu dan meminta Kyu untuk mau mencona dekat dengan Raina,ada sedikit ketegangan diantara Kyu dan Yujin

“Jadi selama ini, kau selalu mengajak Raina kemanapun kita pergi,itu adalah rencana mu?”

“ne..aku kasihan padanya,dia begitu menyukaimu,jadi aku membantunya saja.”

“tapi aku tidak menyukainya Yujin-ssi..jadi kumohon jangan jodohkan aku dengannya.”

……………………………………………………………

Setelah percakapanku dengan Kyu,tidak mungkin aku menceritakan pada Raina yang sesungguhnya,aku putuskan saja mengatakan pada Raina,bahwa aku tidak bisa membantunya untuk mendapatkan Kyu.

“wae Yujin-a?apa karena kau menyukai Kyu?”

Kata-kata Raina membuatku terasa terpukul,aku tak menyangka bahwa dia berpikiran picik seperti itu,padahal meskipun aku menyukai Kyu, aku bahkan tidak terpikir seperti itu sedikitpun

“Bukan karena itu Raina-a..aku hanya tidak bisa membujuk Kyu.”

—————————————————

Raina sudah tidak sedekat kamarin denganku,dia mendadak menjauhiku.Hari itu aku belajar bersama dengan Kyu dikantin,dan aku mendapati Raina yang sedang menatapku dengan sinis. Karena tidak tahan lagi memendamnya sendiri,aku menceritakannya pada Kyu.

“Aku tidak mengira Raina adalah orang yang seperti itu Yujin-ssi”

“Begitupula dengan aku,aku menolongnya dengan sungguh-sungguh tanpa mempedulikan……………..”

Tatapan Kyu begitu tajam padaku yang membuatku seperti terpaku seluruh badan,aku takut kalau-kalau Kyu bisa mengetahui perasaanku yang sesungguhnya padanya.

“Tanpa mempedulikan kalau kau bisa marah padaku. Bagaimana bisa dia menuduhku menyukaimu ,padahal aku tidak pernah terpikirkan menyukaimu karena aku hanya menggangapmu sahabatku. Aku benar-benar ingin membantunya mendapatkanmu,karena aku tau rasanya menyukai seseorang itu sangat menyakitkan.”

“……………………………..”

“Yah..Kyuhyun-ssi,kenapa kau diam saja”

“annyy..ayo kita lanjut belajar lagi”

—————————————————-

Ujian akhir pun selesai,aku dan Kyu melakukan yang terbaik dalam ujian kami,dan sebentar lagi akan libur.Itu artinya untuk sementara waktu aku tidak akan bertemu dengan Kyu.

“berapa lama kau di Busan?”

“hingga liburan selesai”

“itu berarti kita tidak…..”

“tidak? Apa?”

“anyy..”Hampir saja aku kelepasan akan perasaan takut kesepianku.

“Jika kau kembali kesini bawakan aku oleh-oleh”

“ne?memangnya kau mau oleh-oleh apa?”

“oleh-oleh yang kau anggap, terbaik untukku Kyu”

…………………………….

-Flashback End-

Pagi itu Sunny dan Eunji datang berkunjung ke rumah sakit dan membawakan secangkir kopi untuk Jeong Soo,setibanya dikamar Yujin.Sunny mendapati Jeong Soo yang baru saja menghapusi air matanya lagi.

Eunji yang baru mendengar pengakuan dari Jeong Soo dan Sunny bahwa mereka telah menggunakan recorder Yujin untuk mencari seuatu yang mungkin bisa digunakan untuk terapi pengobatan Yujin, begitu marah atas itu.

“kenapa kalian harus melakukan itu,kenapa kalian tidak bisa menghargai privasinya?kalian berdua keterlaluan!!!!!!!!!!!!!!!!”

“kita tidak punya jalan lain Eunji-a..kita memang harus melakukan itu”

“untuk apa Sunny,untuk apa?Yujin sakit tidak ada hubungannya dengan recorder itu”

“kita tidak punya apa-apa yang bisa membantu Yujin, Eunji,kau tau sendirikan Dokter saja sudah tidak bisa apa-apa pada Yujin,kalau bukan kita siapa lagi yang bisa membantu kesembuhannya”

“Sunny,semua yang ada dalam recorder itu adalah kehidupan Yujin dan dalam setiap kehidupan manusia tentu ada rahasia,dengan kalian mendengarkan recorder itu sama saja kalian menobrak abrik kehidupan Yujin,jadi tolong hentikan semua ini Sunny”

“Tidak..Jeong Soo-ssi harus tetap menyelesaikan mendengarkan recorder itu. Siapa tau di dalam situ kita bisa menemukan yang menjadi penyemangat bagi Yujin untuk sembuh.”

“Sunny!!!!!!!!!!!!!!!”

“Diamlah kau Eunji!!!!!!!!!!!”

“kalian berdua diamlah,kepala ku pusing”ujar Jeong Soo lirih

Matanya terasa panas,dia memejamkan erat matanya,dahinya berkerut dan menarik nafas panjang.

“Eunji-ssi,aku mengerti kekecewaanmu pada kami berdua atas ini,tapi kurasa sebagai suaminya,saat dia tak bisa mengatakan rahasianya,jadi sudah sepantasnya akulah yang harus merenggut rahasia itu.Mianhae Eunji-ssi”

“kalian berdua memang GILA,kalian PAYAH !!!!!!!!!”Eunji pergi meninggalkan JeongSoo dan Sunny dengan kesal.

“bagaimana ?”Tanya Sunny menunggu kabar dari Jeong Soo ,untuk apa yang harus mereka lakukan untuk kesembuhan Yujin

“aku akan membereskannya sendiri Sunny,saat ini aku belum bisa menemukan sesuatu dalam rekaman ini yang bisa membantu Yujin”

——————————————————–

Jeong Soo berjalan menuju taman rumah sakit,dia merebahkan badanya kesebuah bangku yang ada ditaman itu,dia memandang hampa ke langit,hatinya lirih,fikirannya yang gusar membuatnya tidak ingin meneruskan mendengarkan rekaman itu,namun bagi Jeong Soo segala cara apapun harus ditempuhnya untuk menyembuhkan anaenya itu ,dan kemudia Jeong Soo pun melanjutkan kembali mendengarkan recorder Yujin

-Flashback-

Liburan akan segera berakhir,ini waktunya untuk mendapatkan kebahagianku lagi.Sudah cukup kesepian yang membuat air mata mengalir selama beberapa bulan ini.Kelak aku tidak mau berpisah lagi dengannya.

Beep Beep Beep…

“Yujin-ssi,aku pulang!!!!!!!! ^^”

Rasanya seperti ada per dikakiku yang siap membuatku melompat tinggi keatas.Aku berlari ke taman untuk menemui dia,yang kini telah menjadi nyawa bagiku.

“Kim Yujin-ssi…..”

“ah…anneyounghaseyo Ajhussi”

“tampaknya kau sangat bahagia sekali”

“ne…aku sangat bahagia hari ini,uffff miahae Ajhussi ,aku tidak bisa menemani mengobrol saat ini,aku sedang buru-buru”

“gereu…palli ka…”

“gomawo ajhussi..”

Aku berlari hingga halte bus, kebahagianku membuatku kehilangan akan sehatku,aku tidak mempedulikan siapapun dan apapun yang berada di dekatku,mataku hanya focus mencarinya dan hingga akhirnya aku menemukannya sedang duduk dipinggir jalan dan membawa sebuah bungkusan.

“Kyuhyun-ssi”seruku padanya

“anneyoung haseyo Yujin-ssi”

Dia beranjak dari tempat duduknya dan mendekatiku.

“igo”

“igo mwo ?”

“kue buatan ibuku,yang beberapa bulan lalu kau pesan padaku”

Aku ingat,waktu itu aku memintanya untuk membawakanku kue ikan kacang merah buatan ibunya,saat itu aku tidak serius memintanya,bahkan aku sendiripun tidak ingat pernah memintanya,tapi Kyu mengingatnya dan membawakannya padaku.

————————————————-

Hari itu sudah sore,namun Kyu belum mau pulang ke rumah sewanya.Ia mengajak Yujin kesebuah tempat,tempat yang begitu jauh dari keramaian,yang bahkan Yujin tidak pernah terpikirkan akan kesana.

“Untuk apa kita kesini?”

“sudah ikuti saja aku”

Yujin pun mengikuti Kyu hingga tiba disebuah tempat yang persis dibelakang kampus mereka,disana ada sebuah danau,danau yang air nya sangat jernih.Seluruh mahasiswa tidak ada yang mengetahui tempat itu,karena tempat itu benar-benar tertutup,kecuali melewati jalan kecil yang ada diantara kompleks perumahan di dekat kampus itu.

“ha~~~~”Kyu menghelai nafas panjang sambil merebahkan badanya diatas rumput di dekat danau itu.

“darimana kau tau tempat ini?”

“aku iseng-iseng menemukannya di internet.Kenapa kau berdiri terus,duduklah..”ujar Kyu sambil menepuk-nepuk ketanah.

“Yujin-ssi..”

“ne?”

“setelah lulus nanti apa rencanamu?”

“aku?”

“ne”

“hmmmm,aku rasa aku akan mencari sebuah pekerjaan ”

“lalu?”

“hmmm,aku akan menabung,membeli sebuah rumah untuk ku dan Eomma,kemudian mengembangkan toko roti Eomma.”

“Setelah itu?”

“hmmmm,mungkin aku akan segera menikah,mengurusi suami dan punya anak.Kyuhyun-ssi,dari tadi kau hanya bertanya tentangku,bagaimana dengan dirimu sendiri?”

“entahlah,belum terpikirkan olehku”

“apa kau akan menikah juga Kyu?”

“mungkin”

“dengan siapa?”

“entahlah ,, yang jelas aku akan menikah dengan yeouja yang mencintaiku”ujarnya acuh sambil memandangi langit biru yang hampir gelap.

“ah cham… Yujin-ssi, kau kenal dengan Victoria-ssi?”

“Victoria onnie?dia kakak kelas kita”

“ne..ne..kurasa itu dia”

“wae?”

“sebelum liburan,teman-teman membicarakannya,katanya dia sangat handal dalam senam indah,selain itu dia juga cantik. Dan kau tahu,!!! Kwang Soo bilang padaku,kalau yeouja itu menayai tentang diriku dan menitipkan sebuah salam perkenalan untuk ku”

“lalu,kau sudah berkenalan dengannya?”

“belum,aku baru akan menemuinya besok,siapa tahu saja dia bisa jadi yeouja chinggu ku.Sebelum pulang Eomma menitipkan pesan padaku, untuk segera memiliki yeouja chinggu”

Hari ini aku menerima suatu kenyataan,bahwa cintaku hanya bertepuk sebelah tangan.Dengan kata-kata Kyu tadi,sudah meyakinkanku bahwa dia tidak menyukaiku sedikitpun,bahwa sikap manisnya selama ini padaku,itu hanya sikap baik pertemanan,bukan lebih.Kebodohanku selama ini adalah,menggangap bahwa Kyu menyukaiku seperti aku menyukainya.

Beberapa minggu kemudian, aku bertemu dengan Kyu setelah beberapa waktu kami jarang bertemu karena sekarang kami tidak sekelas seperti dulu lagi.

“Kyuhyun-ssi”

“Yujin-ssi anneyounghaseyo”

“bagaimana keadaan kelasmu”

“tidak asyik,karena tidak ada kau”

“kau sendiri,bagaimana di kelasmu?”

“semua berjalan lancar Kyu,teman-teman kelasku semuanya baik”

“chincha..”

“Kyu..”

Aku menolehkan kepalaku kepada yeouja yang memanggil Kyu

“Victoria onnie!!!!”seruku

“anneoyunghaseyo,kau Kim Yujin kan?”

“ne..”

“bagaimana anda bisa tahu namaku?”

“Kyu pernah bercerita tentang dirimu padaku”

“chinchaeo?”

“Yujin-ssi,apa kau mau bergabung bersama kita,kami berdua ada rencana untuk makan diluar siang ini,bagaimana?”

“ne Yujin-ssi,bergabunglah bersama kami”

“andweo..kuliah ku sudah selesai dan lagi pula, aku harus segera pulang,Eomma membutuhkanku”

“chagiya..aku antar Yujin-ssi terlebih dahulu hingga ke halte bus”

“baiklah,aku akan menunggumu di mobil”

…………………………………………….

Kyu mengantarkanku hingga ke halte bus,sudah beberapa minggu ini kami tak banyak bicara lagi,jadi suasana sangat canggung.Tidak banyak lagi topic yang bisa kami bicarakan.

“kau sudah berpacaran dengan Victoria onnie?”

“ne.. ternyata dia menyukaiku dan begitupula dengan aku Yujin-ssi”

“chukae Kyuhyun-ssi”

“gomawo Yujin-ssi..”

Hari ini hujan,kurasa hujan datang untuk menemani ku yang sedang sedih seperti ini.Yah selama ini,hanya hujanlah yang bisa menjadi teman baikku,karena itulah aku suka hujan.Disaat hujan,meskipun kita menangis sekeras apapun,tidak akan terdengar oleh siapapun,disaat hujan,meskipun mata kita memerah karena menangis ,tidak akan terlihat oleh orang lain.Malam ini aku tidak pulang,aku menghabiskan waktu ku di taman.Selama ini aku terlalu percaya diri,percaya bahwa Kyu menyukaiku dan akan menjadikanku satu-satunya yeouja yang special untuknya.Tapi hidup harus tetap berjalan,aku harus menjalankan hidupku sampai menemukan akhirnya.

Kurapihkan rambutku yang berantakan karena air hujan,kuikat kembali dengan rapih,kuusap sisa air yang masih ada di mata dan wajahku,kubersihakan pasir-pasir yang menempel dicelanaku ,kemudian kuambil tasku dan bergegas pulang kerumah.

“Yujin-ssi”

“Ajhussi”ujarku lirih

Ajhussi menatapku dengan rasa heran dan begitu perhatian.

“wae gereu Yujin-ssi?”

“aku pulang dulu Ajhussi”ujarku lirih

Continue Blue Tears Part-2

Well , FF kali ini sedikit membutuhkan konsentrasi yang tinggi,hehehe karena FF kali ini Author buat dengan alur maju mundur. Dan FF ini didedikasikan buat para penggemar Leeteuk , Kyuhyun dan Uie . so.. Happy Reading Chinggu-a.. dan jangan lupa tinggal komen untuk Author ya ^^

4 thoughts on “Blue Tears [Part-1]

  1. Akhirnya ff uee da yg bwt…terima kasih ><
    Ma'f sepertinya konsepff mirip kya film bcl n ben lw gk slh…n jdulnya q tidk ingat

    • Makasih chinggu udh baca FF nya.. mengenai konsepnya mungkin aja bisa mirip,tapi secara keseluruhannya gk sm chinggu ya.. ^^

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s