[Vignette] He’s Mine

he's mine

He’s Mine

Author : erlyRine || Main Cast : Yoo Yooyoung ‘Hello Venus’ , Im Jaebum ‘JJ Project’ || Sub Cast : Will be find in the story || Length : 1.051 words [Vignette] || Genre : Romance, Fluff || Rating : G

Disclaimer : Inspired by Hello Venus – What are you doing today?

~

Dengan terburu-buru, Yonjoo berlari menghampiri Yooyoung yang saat itu tengah menikmati waktu istirahatnya di kantin sekolah. Melihat Yonjoo yang menghampirinya dengan nafas yang tersengal-sengal, ia yakin pasti ada yang hal yang penting yang hendak Yonjoo beritahukan padanya.

“Kau tau…” dengan nafas yang tersengal, Yonjoo mencoba untuk menarik nafas yang dalam lalu menghembuskannya agar ia bisa sedikit lebih tenang. “Yeoja itu, Jiyeon dia kembali,” lanjut Yonjoo yang langsung membuat Yooyoung bangkit dari duduknya dan tanpa berpikir panjang langsung berlari meninggalkan Yonjoo sendirian.

Ya! Jangan gegabah,” seru Yonjoo sambil menggelengkan kepalanya menatap tingkah Yooyoung yang selalu terburu-buru melakukan suatu hal tanpa berpikir panjang.

~

Memiliki kekasih yang tampan dan baik hati adalah impian setiap wanita dan inilah hal yang terjadi pada YooYoung. Kekasihnya menjadi incaran banyak wanita dan hal itulah yang membuatnya selalu bersikap over protective. Apalagi ketika ia mendengar perkataan Yonjoo barusan bahwa Jiyeon telah kembali. Jiyeon. Dia adalah mantan kekasih Jaebum. Bagaimana ia bisa tenang, apalagi setelah ia mengetahui bahwa Jaebum sangat mencintai Jiyeon.

Ia berlari menelusuri koridor yang mengarah ke kelas Jaebum yang merupakan sunbaenya di sekolah. Setibanya di depan kelas Jaebum, ia menarik nafas yang dalam lalu menghembuskannya dan mengintip lewat jendela. Ia mengedarkan pandangannya ke sekeliling kelas itu namun hasilnya nihil. Ia tidak menemukan sosok Jaebum disana.

Saat melewati taman sekolah, ia menemukan sosok Jaebum yang tengah berbincang-bincang dengan Jiyeon. Senda gurau dan tawa menghiasi percakapan mereka dan ini membuat Yooyoung merasakan api cemburu yang menyala dalam dirinya. Pipinya memerah dan panas, sehingga tanpa berpikir panjang ia langsung berjalan menghampiri Jaebum dan Jiyeon.

Chagi, apa yang kau lakukan di sana? Tanya Yooyoung sambil berusaha untuk tersenyum manis di depan Jaebum dan memasang muka kesal pada Jiyeon.

Jiyeon yang menyaksikan pemandangan itu hanya bisa tersenyum melihat tingkah Yooyoung yang sepertinya masih bisa dikategorikan bahwa dia termasuk anak remaja pada umumnya yang takut kehilangan kekasihnya.

“Jaebum, sepertinya aku harus pergi dulu,” kata Jiyeon sambil tertawa geli melihat tingkah Yooyoung yang menempel pada Jaebum bagaikan sebuah permen karet.

Jaebum hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum pada Jiyeon lalu beralih menatap Yooyoung yang berada di sampingnya. “Hi, mengapa kau tidak masuk ke kelas?” tanya Jaebum sambil mengacak rambut Yooyoung.

Yooyoung menatap Jaebum dengan matanya yang menyiratkan bahwa ia sedang cemburu. “Suatu hal membuatku segera berlari ke sini,” katanya.

Jaebum mengerti akan tatapan yang diberikan oleh Yooyoung dan ia hanya membalas Yooyoung dengan suara tawanya yang terdengar seperti ledekan dan dalam sekejap mata Yooyoung langsung berkaca-kaca dan dengan bibir yang bergetar ia membuka suaranya. “Kau jahat!” serunya sambil berlari pergi meninggalkan Jaebum.

~

Mengingat Yooyoung yang berlari meninggalkannya dengan mata yang berkaca-kaca membuat Jaebum tidak dapat berkonsentrasi dalam menangkap pelajaran yang diajarkan oleh Kim Sonsaengnim. Berulang kali ia terlihat gelisah sambil mengedarkan pandangannya ke luar jendela.

Begitu lonceng yang menandakan bahwa kelas hari ini telah berakhir, Jaebum langsung memasukkan peralatan belajarnya ke dalam tas dengan cepat dan langsung berlari keluar dari kelasnya meninggalkan teman-temannya yang masih berkumpul untuk membicarakan sesuatu yang tidak pasti.

~

“Yonjoo!” seru suara seorang namja yang sudah bisa dipastikan bahwa itu adalah Jaebum. Yonjoo menolehkan kepalanya ke belakang dan menatap Jaebum dengan wajah yang penuh tanya. “Sunbae, ada apa?”

“Apa kau tau di mana Yooyoung?”

“Yooyoung? Tadi dia meminta izin untuk pulang terlebih dahulu. Katanya dia sedang tidak enak badan,” jawab Yonjoo dan kemudian ia mulai mendekatkan wajahnya ke arah Jaebum “Apa sesuatu terjadi di antara kalian berdua? Tadi ia terlihat seperti seseorang yang baru saja selesai menangis,” tambah Yonjoo.

Gumawoyo,” jawab Jaebum dan langsung berlalu pergi meninggalkan Yonjoo yang terlihat kesal karena tidak mendapat jawaban dari Jaebum. “Ya, sunbae!” seru Yonjoo dengan kesal.

~

Berulang kali Jaebum mencoba untuk menghubungi ponsel milik Yooyoung namun hasilnya nihil, telepon itu tidak dijawab. Seketika ia langsung berlari menuju taman yang tak jauh dari sekolah mereka dan berharap bahwa ia akan menemukan Yooyoung di sana karena biasanya bila suasana hati Yooyoung sedang buruk, ia akan berada di sana untuk menenangkan pikirannya.

~

Ketika sampai di taman, Jaebum mengedarkan pandangannya ke sekeliling tempat itu dan pandangan matanya langsung menangkap sosok seorang yeoja yang tengah duduk di sebuah bangku taman. Yeoja itu terlihat kesal karena berkali-kali ia menghentakkan sol sepatunya ke atas tanah.

“Apa kau sedang marah?” goda Jaebum yang langsung mengambil posisi duduk tepat di sebelah yeoja itu.

Yooyoung terlihat kaget saat melihat Jaebum namun ia memilih untuk mengabaikan Jaebum.

“Kau benar-benar marah?” goda Jaebum lagi sambil menatap Yooyoung dengan tatapan menggoda.

Yooyoung mendorong pundak Jaebum. “Menjauhlah dariku,” umpatnya kesal.

“Oh, jadi sekarang kekasihku berniat mengabaikanku?” godanya lagi sambil terkekeh geli melihat ekspresi Yooyoung.

“Kau jahat!” bentak Yooyoung dan menatap Jaebum dengan kedua matanya yang sembab akibat menangis terlalu lama.

“Aku tidak mengerti kenapa aku harus mencintai gadis di sebelahku ini,” kata Jaebum yang membuat kekesalan Yooyoung memuncak.

“Lalu apakah kau ingin bilang bahwa kau menyesal mempunyai pacar sepertiku? Kau ingin memutuskanku?” tanya Yooyoung bertubi-tubi dan langsung bangkit dari duduknya dan menatap tajam ke arah Jaebum sebelum ia beranjak pergi meninggalkan taman itu.

~

Dengan cepat dan sebelum Yooyoung menjauh dirinya, Jaebum langsung menangkap pergelangan tangan Yooyoung dan menariknya. “Kau selalu bertindak gegabah,” tambahnya.

“Bisakah kau tidak membuatku bingung? Saat ini aku benar-benar kacau dan bukankah sudah kukatakan bahwa jalan pikiranku sempit dan bahkan cukup sempit,” seru Yooyoung dengan mata berkaca-kaca. Lelah, ia sudah benar-benar lelah. Mencintai seorang laki-laki populer cukup membuatnya lelah.

“Dia gadis yang polos yang baik hati dan banyak hal dalam dirinya yang tidak pernah kutemukan dalam diri orang lain dan terlebih lagi aku mencintainya tanpa alasan,” kata Jaebum sambil bangkit berdiri lalu mengacak rambut Yooyoung dengan gemas dan memeluknya.

“Maksudmu?”

“Bukankah aku mengatakan bahwa aku tidak mengerti kenapa aku bisa mencintaimu? Jawabannya karena aku tidak mempunyai alasan untuk mencintaimu,” balas Jaebum sambil tersenyum.

Sebuah senyuman manis langsung terukir di wajah Yooyoung. Bahagia, itu yang ia rasakan saat ini. Dengan cepat ia menyeka air matanya lalu menatap Jaebum. “Lalu bisakah kau berhenti membuatku cemburu?” katanya.

Jaebum terlihat berpikir sejenak namun sejurus kemudian sambil mengusap dagunya ia berkata “Itu akan sedikit susah, bukankah kau tau kalau kekasihmu ini namja yang populer?”

Yooyoung menganggukkan kepalanya. “baiklah, tapi oppa, kau tidak boleh bermesraan dengan wanita lain.”

“Kau masih tidak mempercayaiku?” tanya Jaebum sambil menaikkan sebelah alisnya. “Kau, aku hanya mencintaimu seorang, pabo yeoja,” kata Jaebum sambil tersenyum gemas ke arah Yooyoung.

“Dan kau oppa, you are mine,” tambah Yooyoung sambil tersenyum.

—-THE END—

11 thoughts on “[Vignette] He’s Mine

  1. si Yooyoung cantik banget,malah dia lebih cantik drpd Jiyeon….hehehe.
    Aq jd suka sm Hello Venus sejak nnton ‘Seoul Sunday’ di MTV,dan biasku si Yooyoung ini… ^__^

    • iya, masih muda lagi *iri nih ceritanya* hahaha 😀
      aku kena demam hello venus gara-gara temanku, tiap hari dia ngepost tentang hello venus. haha

Leave a Reply to Endor Yochi Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s