Rouge Ange (An Angel With Red Wings) FIN [PRESENT]

rouge-ange1

Author : Awsomeoneim

Genre : Romantic, Fantasy, Past-Present Live,

Cast :

Main Cast :

ü  Shin Min Young (OC)

ü  Kris a.k.a Wu Yi Fan (EXO M)

ü  Oh Sehun (EXO K)

Figuran :

ü  Shin Mun Hoon (Min Young’s Younger Brother)

ü  Shin Min Ah (Min Young’s Older Sister)

ü  Go Hyun Ji (Sehun’s classmate at campus)

ü  EXO M & EXO K Members

ü  Others

+oOoOoOo+

Annyeong~  author dataaaaaang~

Maaf ya telat lama-banget- untuk publish part  paling akhir dari FF ini. . .

Untuk semua yang sabar, author mau bilang “MATURNUWUN SANGET!!” *bow 90o*

GOODERS I LOVE YOU SO MUCH!! 😀

Thanks for supporting me all along~

SIDERS I CURSE YOU!!

 

Cha! Sekian Opening dari author. Kalau ada yang mau ditanyakan lagi / mungkin mau dikritik, silahkan RCL ^^

Kamsahamnida~

Previous : Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7|Part 8 [PAST] | Part 8 [PRESENT] | Part 9 [PRESENT] | Part 9 [Past] | Part 10 [PAST]

+oOoOoOo+O+oOoOoOo+

=Sekilas Chapter sebelumnya….=

*Present*

Kris POV.

Dan kuputuskan untuk memejamkan mataku lebih erat saat sebuah denyutan dengan nyeri tak tertahankan menyerang kepalaku lagi.

+oOoOoOo+

Kris POV.

*Di dalam mimpi*

Aku terbangun di sebuah ruangan yang familiar… Tak jauh dari tempatku berdiri aku melihat sosok yang sama persis denganku sedang berdiri memunggungiku, menatap keluar balkon.

‘Hyung… batalkan..’

Aku membalikkan punggungku setelah mendengar suara seseorang..Suara Oh Sehun..dan sosok itu pun nampak seperti dia.

‘Bagaimana kalau aku menolak?’

Aku kembali menolehkan pandanganku ke arah sosok yang ‘mirip denganku’ di sisi yang berlawanan dengan tempat Sehun berdiri. Sosok yang tampak angkuh dan memiliki tatapan sedingin es.

‘Aku sedang tidak ingin bercanda, Hyung..’

Aku mundur beberapa langkah sehingga aku dapat melihat kedua orang di hadapanku saling menatap tajam. Aku & Sehun? Perlahan aku mulai mengingat dialog diantara kami berdua ini…dialog yang terjadi di malam sebelum aku akan bertunangan dengan Han Min Young di kehidupan lalu..

‘Memangnya aku sedang bercanda?’

‘Aku tau kau mencintai Shin Min Ah, bukan Han Min Young Noona..’

‘Bocah sepertimu mengerti apa soal cinta, eoh?’

‘Kau tidak mencintai Min Young Noona, hyung!’

‘Oh Sehun.. Ini terakhir kalinya aku memberitaumu, aku tidak akan membatalkan perjodohan dengan Han Min Young, sekalipun aku tidak mencintainya. Ini keputusan finalku, jadi berhenti merengek mulai detik ini, arra?!’

‘Kris Hyung!’

‘Apa aku kurang jelas mengatakannya?’

‘Aku tidak akan menyerahkan Min Young Noona kepada orang yang tidak mencintainya sekalipun itu orang itu adalah hyungku!’

‘Daripada memikirkan cara meloloskan Min Young dari nasib buruk, kurasa lebih baik kau memikirkan cara untuk meloloskan diri dari nasib burukmu sendiri. Ingat.. kau akan segera mendapat hukuman dari aboji karena mencintai calon istri hyungmu,’

‘Aku tidak akan pernah menyesal untuk itu, dan aku akan dengan senang hati menerima hukuman yang akan aboji berikan, asal Min Young Noona tidak berakhir denganmu, hyung..’

‘Kau tidak dengar apa yang dikatakan para dewa langit? Han Min Young tidak memiliki benang merah dengamu, Sehun-ah..’

‘Masa bodoh dengan perkataan cenayang!! Perkataan cenayang tidak selamanya menentukan takdir hidup kita!!’

‘Sekarang kau tidak lagi percaya dengan cenayang hanya karena kau tidak memiliki takdir dengan Min Young?? Kau sudah gila, Oh Sehun’

‘Tidak peduli apa yang cenayang katakan, aku bersumpah tidak akan merelakan Han Min Young jatuh ke pelukan pria lain, selain Oh sehun. ‘

‘BLAM!!’

*Mimpi Berakhir*

Suara bantingan keras menyadarkanku seketika. Dengan nafas terengah aku menyandarkan punggungku di sandaran ranjang. Butuh sekitar 5 detik sebelum aku benar-benar sadar dan menyadari jendela kamarku belum terkunci rapat.

Dengan malas kuayunkan kakiku turun dari ranjang untuk menguncinya. Angin malam dan beberapa bulir air hujan menerpa wajahku sebelum aku meraih pengunci jendela, ‘Sepertinya hujan akan turun dengan deras malam ini..’

Karena terbangun akibat mimpi buruk, aku enggan kembali berbaring, sehingga kuputuskan untuk pergi ke dapur dan meneguk segelas air mineral. Tepat sebelum aku kembali masuk ke kamar, pandanganku tersita ke sebuah potret foto keluarga besar kami yang terpajang di dalam bingkaian pigora berukuran besar yang tergantung di ruang utama.

Melihat salah satu wajah seseorang yang terpampang di sana membuatku kembali teringat mimpi buruk yang baru saja kualami. Tentu saja, wajah pangeran pembelot, Oh Sehun. Dengan perlahan aku mengurutkan kejadian yang ada di ingatanku dengan mimpi buruk yang baru saja kualami..

Setelah perdebatan yang memperkeruh hubungan kami, aku tidak tau apa yang selanjutnya Sehun lakukan selepas ia pergi dari ruanganku. Yang aku tau, pagi harinya…

*flashback on*

Sebagian besar tamu dari Kerajaan tetangga sudah berdatangan memenuhi undangan. Ketika aku baru saja memasuki aula tiba-tiba seorang pelayan mendekat dan membisikkan berita buruk bahwa Min Young menghilang, begitu juga dengan Oh Sehun.

‘Sial…padahal aku sudah menempatkan penjagaan ketat di sekeliling ruangan Min Young.. Apakah kubu Sehun juga ikut campur dalam pelarian mereka berdua semalam?’ gusarku dalam hati.

Segera kuturunkan perintah pencarian kedua orang tersebut, terpaksa acara pertunangan ditunda, dan aku harus mengendalikan emosi tamu-tamu yang sudah mulai memenuhi aula.

Tak berselang lama, seisi aula dikejutkan dengan kedatangan Sehun yang menggendong sosok tubuh seorang yeoja. Pakaian kerajaan melekat di tubuhnya, mayat itu pasti anggota kerjaan….Tapi apakah mungkin itu…

Sebelum aku berhasil menghalau pikiran buruk itu ia menjawab pertanyaan tabu dalam bathinku dengan bibir yang bergemeletuk kedinginan, “Han Min Young..tewas….”

1011345_666474243367343_212403290_n

Setelah mengatakan sebaris kalimat itu, ia roboh berlutut di tengah aula, namun pelukannya pada mayat yang ada di kedua lengannya tetap erat, aku dapat melihat otot-otot bisepnya tidak mengendur sedikitpun dan justru semakin menegang seiring dengan semakin tipisnya jarak diantara mereka.

Berharap dengan menyingkirkan jarak diantara mereka ia dapat mendengar barang satu degupan jantung dari tubuh yang sudah memucat dalam pelukan eratnya. Dengan sorot mata yang perlahan semakin kehilangan fokusnya, ia berusaha keras menatap wajah mayat di pelukannya dan terus menerus menyebutkan namanya.

Seolah mayat itu akan bergerak merspon, atau paling tidak membuka kelopak matanya dan menarik seulas senyum tipis untuknya yang tampak menyedihkan. Seorang pangeran berlutut tak berdaya di di tengah kerumunan para tamu undangan yang terhormat mengenakan baju basah kuyup sambil memeluk erat mayat.

Sungguh, sejak kedatangannya, seisi aula mendadak hening. Semuanya menyaksikan drama yang Sehun lakukan dengan khidmat bahkan beberapa yeoja mulai menitikkan air mata.

Karena sudah tak tahan melihat sosoknya yang semakin mengenaskan, aku memerintahkan beberapa pengawal istana membawa Sehun  masuk ke ruangannya. Namun sebelum pengawalku berhasil menyentuhnya, Tao, Suho, Lay, D.O., dan Kai sudah terlebih dahulu mengelilinya.

“Kami yang akan mengurus semuanya, Kris-goon,” ujar Suho yang berdiri tegak di depan Sehun dengan senyuman sekenannya. 

63e9598bgw1ds6m8vobtoj

Tao dan Kai menopang tubuh Sehun segera setelah Lay dan D.O mengambil alih tubuh mayat yang sejak tadi berada di pelukan posesif Sehun dengan susah payah. Sekali lagi Suho memberi salam kepadaku sebelum mereka berenam pergi meninggalkan aula.

Karena peristiwa tersebut, acara pertunangan dibatalkan. Segera setelah acara pemakaman Han Min Young dilakukan dengan layak, hukuman untuk Sehun segera dijatuhkan, dan tanpa perlawanan ia berjalan keluar dari kerajaan dengan ekspressi wajah yang masih sama saat dia membawa mayat Min Young masuk ke dalam aula. Tampak seperti seseorang yang saraf ekspressi di wajahnya mati.

Namun sebelum ia benar-benar membalikkan badan, aku menangkap sebuah pikiran saat ia menatapku dengan datar, ‘Kau sudah lihat sendiri, hyung.. Perkataan cenayang tidak menentukan segalanya..’

*flashback off*

Dengan ingatan itu, kurasa pengakuan Shin Min Ah….dapat kuperhitungkan kebenarannya. Terlebih saat itu Sehun bersumpah bahwa ia tidak akan menyerahkan Min Young kepada namja lain selain dirinya, hal itu menunjukkan tekadnya yang tak terpatahkan. Namun masih ada satu pertanyaan yang masih mengganjal, ‘Mengapa saat itu Oh Sehun harus tampak sangat terpukul jika memang ia yang membunuh Min Young?’

+oOoOoOo+

Aku melangkahkan kaki mengelilingi kampus mencari sosok yang sebenarnya sangat menojol dan seharusnya mudah ditemukan karena kulitnya yang seputih kapur. Oh Sehun. Hampir 3 jam aku berkeliling dan belum berhasil menemukannya. Aku curiga ia terkunci di toilet / mungkin terjebak dalam gudang yang pintunya rusak.

942136_668340273180740_1538566505_n

Ternyata Tuhan masih memihak kepadaku. Aku berpapasan dengan Go Hyun Ji di cafetaria, iateman sekelas Sehun yang juga menjadi pengajar di SMA Min Young. Tak sampai sedetik setelah kutanyakan apakah dia mengetahui di mana Oh Sehun, Hyun Ji menunjuk sosok yang sedang dengan santainya berbaring di atas rumput hijau taman di dekat cafetaria dengan topi menutupi wajahnya. Pantas saja aku tidak dapat menemukannya…

BP2xA6jCYAALWt4

Segera kuhampiri sosok yang mirip batangan kapur tulis putih raksasa itu, “Oh Sehun!”

Ia tampak begerak merespon dengan menurukan topi yang menutupi seluruh wajahnya,”Eoh? Ah… Kris Hyung!” Ia segera mendudukkan dirinya setelah mengenali siapa orang yang baru saja memanggilnya.

“Aku butuh membicarakan suatu hal penting denganmu, kajja kita bicara di mobilku!”

“Tidak bisakah kita bicara di sini saja? Aku lelah selepas latihan ekstra semalam hyung..”

‘Selalu saja merengek, Oh Sehun,’

“Kita bicara di mobil van saja, setelah aku selesai bicara deganmu, kau bisa tidur di dalam sana,” ujarku mengajukan penawaran lain.

“Oke Call!!”

Dalam hitungan detik ia sudah berdiri di sampingku dan mengikutiku menuju van. Aish…benar-benar…

+oOoOoOo+

**NB**

Hanya sekedar mengingatkan, pembagian EXO di FF ini :

Kubu Kris : Chen, Xiumin, Luhan, Baekhyun, Chanyeol

Kubu Sehun : Tao, Suho, Lay, D.O., Kai.

Kamsahamnida~

**NB**

+oOoOoOo+

Setelah mengeluarkan mobilku dari parkiran kampus, aku segera melajukan mobilku menuju Sekolah Min Young yang tidak terlalu jauh dari Kampus kami. Hari ini adalah hari kelulusan Min Young, dan tentu saja nanti malam adalah hari pertunangannya dengan Oh Sehun. Artinya, ini adalah hari terakhir untukku menanyakan keyakinannya untuk mengikat diri dengan makhluk itu.

BO5emCOCEAAQ5_Z

Ketika jam menunjukkan pukul 12.00 KST, hujan sederas kembali mengguyur Seoul, sehingga aku harus menunggunya dengan menggenggam sebuah payung. Ia menyapaku dengan ceria sambil memeluk erat sebuah silinder berwarna hitam berlapis beludru di pelukannya. Aku balas tersenyum saat ia sudah mendekat.

“Apakah nilaimu memuaskan?”

Dia mengangguk senang sambil mengayunkan sebuah silinder yang di dalamnya berisi dokumen kelulusannya, sambil mengamatiku ia bertanya,”Apakah ada suatu hal yang penting sampai oppa harus menjemputku sendiri?” tanyanya dengan wajah penasaran yang tidak pernah dapat ia sembunyikan. Ekspressif sekali.

“Tentu saja, jika tidak untuk apa aku harus menunggumu dibawah guyuran hujan seperti ini eoh?” aku menghadiahinya sebuah jitakan pelan di

“Aw, appho!” kini ekspressi wajahnya berubah manyun.

“Anggap itu hadiah kelulusan dariku,”

“Mana ada hadiah kelulusan yang menyakitkan seperti ini, oppa!!”

“Berhenti protes Shin Agasshi, sekarang lipat payungmu, kita gunakan payungku saja, aku akan mentraktirmu makan di restoran. Sebagai hadiah kelulusanmu yang sebenarnya,”

Ia kembali menyunggingkan senyum sumringah mendengar perkataanku, ‘Ah, yeoja matre..’ ujarku geli dalam hati.

Kami tiba di suatu restoran, dan kami segera menuju meja yang sudah kupesan. Setengah jam berlalu dan kami segera pulang mengingat orang tuanya pasti juga telah menunggu putri bungsu mereka. Ditengah perjalanan, aku menannyakan beberapa hal kepadanya.Kuharap jawabannya memuaskan.

+oOoOoOo+

Sial! Aku benar-benar tidak menduga semua ini akan menjadi sangat berbeda dengan apa yang kuinginkan!!

EXO-Wolf-MV-teaser-exo-m-34585299-500-266

Pengakuan Min Young mengingatkanku bahwa perkataan Sehun di van pagi ini benar, ‘Min Young tidak pernah mencintaimu, hyung. Sekali pun tidak pernah hatinya goyah karena kharismamu.’ Namun mendengarnya langsung dari Min Young membuatku merasakan rasa nyeri yang cukup kuat di dada, kepala, hingga menyebar ke seluruh sendi di tubuhku.

‘Soal kasus tewasnya aku di hari pertunangan kita dahulu. . . . Awalnya kami hanya akan kabur dari Kerajaan. Kami meninggalkan istana sejak tengah malam. Ketika matahari mulai terbit, kami tiba di di sebuah tepi curam yang dibawahnya terdapat laut beracun batas Kerajaan EXO.’

‘Ketika Sehun akan menggendongku untuk kami melanjutkan perjalanan dengan melewati udara, aku menceritakan ancaman yang diberikan Min Ah eonni (tunangan Sehun) padaku. Min Ah eonni mengancam akan membuatku minum air laut itu jika aku menyetujui ide Sehun untuk kabur, sehingga aku akan terlahir menjadi manusia dan tidak dapat kembali ke Kerajaan EXO.’

‘Aku mengatakan kepadanya jika kami bunuh diri bersama kami dapat terlahir kembali menjadi manusia dan dapat hidup berdampingan di bumi. Ia menolak dan mengatakan itu ide gila. Tapi aku bersikeras untuk melakukannya. Kami bertengkar hebat dan tanpa sengaja ia mengibaskan tanganku yang hendak meraih tangannya.’

‘Saat itulah aku terjatuh dari tepi curam itu, dan ia terlambat sepersekian detik untuk menyelamatkanku yang sudah terlanjur meminum air laut yang beracun di bawah sana. Karena laut hanya menerima satu nyawa setiap harinya, ia tidak akan mati sekalipun meminum air laut sebanyak-banyaknya..’

Masih kuingat dengan jelas ia menyatakan suatu kalimat dengan tegas, ‘Aku yang memprovokasinya, itu bukan sepenuhnya kesalahan Sehun…’

Pertamakali mendengar pernyataan itu sesuatu dalam diriku tersabet dan saat ini sudah kesekian kalinya hal itu menggaung di dalam indra pendengaranku, sehingga sesuatu itu terkoyak sangat parah. Hatiku.

+oOoOoOo+

Author POV.

Sebuah mobil mewah tampak remuk di sisi kanan dinding pembatas jembatan. Kepulan asap keluar dari hampir seluruh bagian mobil. Di tengah kesunyian jalur tersebut, muncul sebuah mobil hitam metalik yang menepi mendekati mobil itu. 2 orang keluar dari dalamnya dan segera membawa keluar sosok di kursi pengemudi dalam hitungan detik lalu membawanya masuk ke dalam mobil sebelum mereka kembali meluncur pergi ke suatu tempat.

+oOoOoOo+

Author POV.

=@Kris House=

Sehun keluar dari dalam mobil yang sudah ia parkirkan di halaman rumah Kris, dahinya mengernyit melihat sebuah mobil asing sudah berada di sana. Pesta pertunangannya dengan Shin Min Young baru saja usai, dan ia segera meluncur ke rumah Kris sekedar menyampaikan pertanyaan eommanya apa yang membuat hyung tirinya tersebut tak hadir dalam perhelatan besar keluarga hari ini. Saat ia membuka pintu rumah Kris, seisi rumah tersebut tampak lenggang.

Barulah saat ia sampai di ruang ruang TV ia melihat sosok familiar yang tampak menghubungi seseorang dengan posisi menghadap keluar taman indoor milik Kris sehingga ia memunggungi Sehun.

PANTRY mini bar

“Luhan hyung!” Sapanya segera ketika sosok tersebut menyelesaikan percakapan dalam telpon genggamnya.

Luhan berbalik dan menyambut namja yang menyapanya dengan hangat, “Sehunnie kapan kau tiba?”

Exo-s-Luhan-jenjen_bunny-30739741-500-275

“Baru saja hyung. Apakah Kris hyung ada di kamarnya?”

Ahni, ia sedang keluar sepertinya. Aku juga datang untuk menemuinya, kebetulan aku tau kode password rumahnya, jadi aku langsung masuk saja,” sesaat Luhan mengamati tuxedo yang masih melekat di tubuh Sehun, ” Sehunnie, bukankah hari ini hari pertunanganmu?”

BB8KMucCYAIXpB8

“Ne, hyung,” jawab Sehun sedikit tersipu.

Aaaah, aku belum mengucapkan selamat,” tangan hangat Luhan segera menjabat tangan Sehun yang dingin akibat AC Mobil, “Chukkaeyo~ Oh Sehun!”

“Hahaha ne, gomawo hyung,” sekali lagi tampak semburat merah muda tipis di kulit wajahnya yang begitu pucat.

Mm..akhir-akhir ini kulihat Kris hyung datang terpisah dari kalian, apakah Kris hyung lebih sering tinggal di rumah ini, hyung?” tanya Sehun sembari melihat-lihat desain interior yang diaplikasikan di dalam rumah.

Luhan mengangguk mengiyakan seraya kembali mengingat jarangnya ia melihat Kris mondar-mandir di dalam dorm EXO M, “Mungkin ia lebih nyaman berada di sini, rumah ini suasananya sangat tenang. Kau taulah seberapa kacau dorm EXO M, ia pasti sangat membenci itu,” ujar Luhan yang memancing tawa diantara keduanya.

Setelah itu, terjadi keheningan selama beberapa detik sebelum Luhan memecah keheningan dengan sebuah pertanyaan, ” Sehunnie, apa kau keberatan jika aku bertanya bagaimana sosok Kris sebagai hyung untukmu? Hubungan kalian tampak menegang akhir-akhir ini..”

Namja jangkung di hadapan Luhan tampak tertegun, tampak beberapa lipatan di dahinya yang menunjukkan ia sedang berpikir keras. Luhan menarik sebuah kursi di pantry dan mengajak Sehun duduk di sana, “Kita bicara santai saja, aku tidak sedang mengintrogasimu.”

382023_540875049274239_991096042_n

Sehun tersenyum mendengar kata-kata Luhan. Sehun selalu merasa perbedaan kubu tidak pernah ada setiap ia berdiskusi dengannya. Pribadi Luhan yang loyal dan ramah membuatnya mudah akrab dengan siapa saja baik itu dari kubu yang sama maupun yang berbeda dengannya. Itu sebabnya Sehun cukup menyeganinya.

“Aku tidak pernah menganggapnya buruk. Walau terkadang aku tidak dapat menahan diriku untuk tidak membelot dan berteriak di hadapannya. Aku tau dia sudah memiliki banyak masalah yang harus ditangani sejak ia masih berusia belasan. Setiap kali aku mengajaknya bermain bersama, ia selalu berdalih ada banyak tugas yang menunggu untuk diselesaikan. Aku sedih melihatnya sibuk, tidak bisa menikmati banyak waktu bebas sepertiku, membuat tempramennya menjadi buruk…”

tumblr_me7o494Esb1r92jalo1_500

Sehun menghela nafas mengingat betapa luasnya jurang pemisah yang mempersulit komunikasi diantara mereka. Mungkin hal itu juga yang menyebabkan hubungan keduanya tidak terjalin cukup baik selama ini.

“Bahkan tadi pagi kami masih bertengkar soal Min Young. . .” imbuh Sehun saat ia melihat sebuah cincin melingkar di jarinya.

Luhan berdehem di tempatnya seusai mendengar keluh kesah Sehun. Ia membenarkan posisi duduknya sebelum memulai pembicaraan yang lebih serius, “Terlepas dari hubungan percintaan yang membelit kalian dengan Min Young, aku rasa Kris menyayangimu sebesar kau menyanyanginya.”

Mm..terkadang aku juga menghibur diriku dengan berpikir seperti itu,” ujar Sehun sambil tersenyum getir, “Tapi mungkin karena kami bukan berasal dari satu keluarga utuh, mempunyai hubungan yang baik seperti dongsaeng-hyung pada umumnya hanya akan ada di alam mimpi.”

“Aku tidak sedang menyenangkan hatimu, Sehunnie..” Luhan mendapatkan sebuah sorotan penuh tanda tanya dari sepasang mata hitam pekat Sehun, “Aku mengatakan yang sebenarnya sebagai seorang teman dekat dari hyungmu.”

“Sejak kepergianmu, hanya ada sosok raja yang menderita dan tidak berdaya dimataku, bukan sosok raja kharismatik yang memiliki kuasa atas seluruh Negeri. Harga dirinya sangat tinggi sampai rasanya seluruh organku ikut lumpuh setiap melihatnya terpuruk sendiri di dalam ruangannya. Sampai akhir, orang sepertinya tidak akan pernah menunjukkan semua itu padamu,”

Sehun terdiam di tempatnya, menimang-nimang apakah yang dikatakan Luhan dapat ia perhitungkan keakuratannya.

“Aku sudah seringkali melihatnya berdiri di jedela kamarnya mengawasimu yang kabur dari kelas pedang dan bersantai di bawah Pohon Oak. Aku juga pernah menangkap basah ia sedang fokus melihatmu  antusias mengikuti kelas strategi perang. Bahkan ia tidak tidur selama 7 malam sejak kepergianmu,”

“Ia tidak dapat tidur karena Min Young tewas..” sela Sehun dengan mendung yang tergambar jelas di wajahnya.

“Percaya atau tidak, ia tidak pernah sekalipun mendatangi makam Min Young sekalipun tidak ada yang mengawalnya saat ia berziarah ke makam Appa kalian,”

Sehun terhenyak di tempatnya namun tidak ada sepatah kata selaan yang dapat keluar dari mulutnya.

“Ia bahkan nekat turun ke bumi dan tidak mempedulikan semua petisi penolakan para Mentri atas idenya untuk membawamu pulang,”

“Dan dimalam awal kau datang kembali, saat itulah pertamakalinya aku melihat ia dapat tidur dengan pulas setelah 365 hari berlalu sejak kepergianmu dari Kerajaan EXO. Tak kusangka naga buas sepertinya bisa memiliki rasa rindu sebesar itu terhadap dongsaengnya,” tanpa sadar, Luhan tersenyum ketika bayangan peristiwa tersebut terputar kembali di hadapannya.

“Sepertinya setiap tarikan nafas yang ia punya hanya ia isi dengan mengkhawatirkanmu. Sudah jutaan pertanyaan mono dengan berbagai variasi susunan kata ia lontarkan padaku. Intinya ia selalu bertanya ;

‘Apakah  Sehun sudah siap jika sewaktu-waktu ia harus duduk menggantikanku?’

‘Bagaimana Sehun akan melindungi dirinya sendiri jika ia begitu malas untuk belajar menggunakan pedang? ‘

‘Bisa sampai sekuat mana ia menghadapi tekanan masalah kerajaan yang beruntun nantinya?'”

“Tetap saja, Ia selalu melibatkan Han Min Young, hyung. Itu artinya dia…mempunyai rasa untuk Min Young,” ujar Sehun yang sedari tadi diam mendengar seluruh cerita Luhan.

“Aku tidak menampik soal rasa spesial di dalam hatinya, itu memang ada. Tapi, ia menggunakan nya untuk membuatmu tumbuh lebih dewasa. Dia ingin dengan membuatmu cemburu, itu akan memompa semangatmu untuk bersaing dengannya. Kupikir itu akan sia-sia, tidak kusangka strategi konyol seperti itu berhasil,” Luhan terawa mengejek Sehun yang duduk disampingnya.

Sementara itu Sehun memijit pelipisnya tidak percaya sembari sesekali tertawa mengingat betapa bodohnya ia karena membenci kelakuan Kris yang selama ini ternyata untuk kebaikannya. Malam ini, ia dapat mengetahui sisi lain dari sosok yang sering berbeda pandangan dengannya terlihat dari sudut pandang seorang hyung yang ia segani. Sungguh membuatnya merasa idiot.

Sebuah getaran dari ponselnya, membuat Sehun merogoh kantong jaketnya untuk memeriksa sebuah sms masuk.

‘Received From : Suho Leader’

‘Kau ada di mana? Aku melihat sebuah berita janggal di Saluran TV SNS, Sepertinya ini soal Kris.’

Sehun segera beranjak menuju ruang keluarga dan menyalakan televisi. Saat ia sedang sibuk mencari saluran TV yang dimaksud Suho, terdengar langkah Luhan yang mendekat.

“Ada apa Sehunnie?” tanyanya heran melihat Sehun memijit tombol-tombol di remote control dalam genggamannya dengan gusar.

“Aku sedang mencari berita hyung,” jawabnya singkat. Segera setelah channel SNS terpampang  pada benda berlayar datar di hadapannya, ia segera duduk di sofa terdekat.

“Pemirsa, telah terjadi sebuah kecelakaan tunggal yang cukup parah di sebuah jalan raya Seoul. Dari rekaman cctv di sisi jalanan tampak sebuah Mobil Ferrarri tampak melaju dengan kecepatan diatas rata-rata.

2014-Ferrari-LaFerrari-Wallpaper

Lajunya stabil, namun entah apa yang terjadi dengan pengemudi mobil tersebut, tiba-tiba saja saat ia melaju di atas jembatan mobil tersebut menikung tajam  ke arah kanan dan sukses membentur sisi pagar pembatas jembatan sehingga mengakibatkan kerusakan yang cukup parah.”

kecelakaan-yang-mahal_2

“Karena adanya terpaan angin yang cukup kencang di sekitar jembatan, kamera cctv di sekitar daerah tersebut mengalami gangguan selama beberapa detik sebelum akhirnya menyala kembali.”

“Anehnya saat polisi dan RedCross akan menyelamatkan sang pengemudi, mereka tidak menemukan seorangpun di dalam mobil tersebut sekalipun telah dilakukan identifikasi menyeluruh terhadap mobil tersebut. Kasus ini masih diperdebatkan antara dugaan tindakan aksi percobaan bunuh diri atau pembunuhan berencana. Penyelidikan lebih lanjut akan— “

‘CLICK’

Perhatian Sehun tersita ke arah daun pintu yang terbuka lebar dan disana ia melihat Chanyeol dan Baekhyun kepayahan membopong masuk tubuh raksasa Kris yang terkulai lemas dengan beberapa lebam dan goresan luka kecil dengan darah yang belum mengering di  sekitar wajah dan tangannya.

18706_560032550722796_785949492_n

Luhan tampak terkejut namun disisi lain Sehun diam membatu di tempatnya saat perlahan otaknya bekerja menangkap semua alur kejadian hari ini.

luhan again

                Kris tidak hadir di acara pertunangannya karena ia melakukan unimmortality. Luapan rasa kesal membuncah dalam dadanya, ia merasa dikhianati. Kris melarangnya melakukan unimmortality dan sekarang ia malah melakukannya..

tumblr_mgpfxpfGfC1riav2to1_500

Luhan menangkap atmosfer yang kurang baik dari cara Sehun menatap tajam ketiga orang yang baru saja datang, ia segera memberi kode kepada Chanyeol dan Baekhyun untuk membawa Kris masuk ke kamarnya. Segera setelah ketiga orang itu kembali lenyap dari jarak pandang Sehun, Luhan membuka menghembuskan nafas berat, ” Sehunnie.. Kris sudah menyerah.”

Dengan satu kalimat yang dilontarkan Luhan, Sehun segera berbalik menatap namja yang kini menampakkan kesenduan dari air mukanya.

“Mungkin malam ini adalah puncak rasa sakit yang ia rasakan,” lanjut Luhan.

Sehun bertanya melalui kedua alis yang ia tautkan, pertanda ia masih belum menangkap arah pembicaraan Luhan saat ini.

Luhan menarik nafas dalam-dalam sebelum ia memulai penjelasannya, “Unimmortality hanya dapat dilakukan oleh seorang Rouge Ange saat ia merasakan puncak dari rasa sakit tak tertahankan dalam dirinya yang disebabkan oleh seseorang yang spesial di hatinya,”

“Kelebihan unimmortality adalah kau tidak akan merasakan sedikitpun rasa sakit saat kau melakukan aksi mencelakakan diri itu, karena rasa sakit yang disebabkan oleh rasa sakit dalam hati seorang Rouge Ange itu sudah terlalu menguasai indra perespon rasa sakit dalam tubuh,”

“Rouge Ange akan tetap hidup separah apapun tubuhnya terluka, keesokan harinya keadaan fisik pasti akan kembali normal dan baik-baik saja. Namun, sejak esok hari itulah rasa untuk seseorang yang spesial bagi Rouge Ange  tersebut akan menghilang, itu sebabnya Kris melarangmu melakukan unimmortality karena kau belum faham sepenuhnya apa saja yang akan terjadi jika kau melakukannya, Sehunnie..”

Tepat setelah Luhan menyelesaikan penjelasannya, Baekhyun dan Chanyeol berjalan keluar dari kamar Kris, “Kalian tunggu di mobil saja, aku akan menyusul,” ujar Luhan membuat kedua orang tersebut bergegas keluar rumah.

Luhan mendekat menghampiri Sehun yang masih duduk membatu tenggelam dalam alam pikirannya di atas sofa lebar milik Kris, “Malam ini Kris memutuskan menyerah atas rasa spesialnya untuk Han Min Young dan Shin Min Young, jadi..kuharap kalian berdua dapat segera memperbaiki hubungan brothership kalian yang berjalan kurang baik selama ini.”

images“Aku percaya padamu Oh Sehun,” Luhan menepuk pundak tegap Sehun beberapa kali sebelum ia pergi meninggalkan rumah Kris.

+oOoOoOo+

Kris POV.

Ketika aku memutar kenop kamar selepas membilas tubuh dengan shower air dingin, aroma pancake dan ekspresso yang lembut menyambut indra penciumanku, ‘Hm.. apakah eomma mengirimkan seorang juru masak?’

Sembari berjalan menuju dapur sebuah pikiran gila merasukiku, ‘Mungkinkah itu.. Shin Min Young?’ dan segera pikiran itu menguap setelah aku menangkap sosok namja jangkung berkulit pucat tanpa ekspressi sedang menatapku seusai menata cangkir berisi kopi lembut kesukaanku di atas meja makan.

tumblr_m79afknJ7r1raupufo2_1280

Seperti biasa, bukannya menyapa dengan basa-basi macam, ‘kau sudah bangun hyung?’, namja yang lebih mirip mayat hidup -karena kulit putih pucatnya- itu menyapaku yang baru saja menarik sebuah kursi dengan kalimat, “Cepat sekali sepagi ini kau sudah bangun hyung..”

Eoh.. wangi ekspresso buatanmu sangat kuat,” jawabku lanjut menyesap larutan pahit-manis-lembut yang mengepul hangat di dalam cangkir putih porselen disamping piring pancake.

16348_l

Dia hanya mengangguk dalam diam sambil mulai memotong pancake di hadapannya. Mengangguk senang karena pujianku mungkin.. Cukup lama kami terdiam sambil mengeksekusi 3 tumpuk pancake bertopping sirup maple, yang aku sendiri setengah percaya pancake hangat ini dibuat langsung oleh sepasang tangan pucat di hadapanku. Melihat kedua tangan Sehun, pandanganku tertuju pada sebuah cincin putih yang melingkar di salah satu jarinya, Ah pertunangan semalam..

“Bagaimana acara semalam?” tanyaku setelah menelan potongan terakhir.

“Semuanya berjalan lancar,”  jawabnya dengan tanpa nada antusias sedikitpun, mungkin ia tidak ingin mengacaukan pagi yang sudah ia atur sedemikian damai ini hanya karena satu nada girang dalam bicaranya dapat membuatku meledak.

Chukkae, akhirnya kau mendapatkannya,”

“Ne, hyung, gomawo..”

“Untuk seorang dongsaeng yang memiliki jiwa selapang dirimu, itu tidak seberapa. Kurasa masih banyak yang harus kulakukan untukmu di lain waktu,”

Sebuah senyuman terpampang di wajahnya, “Ahni, kau sudah melakukan banyak hal untukku hyung. Lupakan saja persoalan itu, dan mulai bertingkah sewajarnya dongsaeng-hyung,”

Geurae.. jika itu keinginanmu,” tanggapku enteng sambil menyandarkan punggung dan menyilangkan kedua lenganku di depan dada, “Sekarang kau boleh pergi.”

2

“Eh mwo?” air mukanya berubah menjadi blank, aku bahkan dapat melihat sebuah tanda tanya besar di wajahnya.

“Kita sudah menyelesaikan masalah diantara kita dan sudah memutuskan untuk menjadi dongsaeng-hyung yang normal, maka seperti inilah cara seorang hyung menyuruh dongsaengnya untuk pergi, lalu apa yang salah?” tanyaku puas sambil menerka akan seperti apa air mukanya setelah ini.

“Aish, jinja…” dengusnya masam sambil menyesap tandas ekspresso di cangkirnya.

“Sudah cepat pakai jaketmu dan pergilah, kepalaku berdenyut nyeri setiap melihat kulit pucatmu yang mengerikan itu!” ujarku sambil menghampiri sofa lalu melemparkan jaket kulit miliknya.

tumblr_mpz4sxgiA21ruuj4io1_500

“Kau perlu kukirim ke Kanada untuk mengingatkan seberapa mirip kulit yang membungkus tubuh raksasamu itu dengan tumpukan salju di luar sana hyung?” ocehnya sarkastik.

Aku hanya terkekeh sambil bersandar di kusen pintu melihatnya berjalan keluar dari rumahku menghampiri mobil sport barunya, Bugatti Veyron WRC Limited Edition keluaran tahun ini.. Tidak diragukan lagi, bocah itu tumbuh menjadi maniak kendaraan limited edition. Tsk.

2013-Bugatti-Veyron-WRC-Limited-Edition-2

Ia berhenti di samping mobilnya dan berteriak padaku, “Hyung, jangan terkejut jika dalam waktu dekat kau akan menerima undangan pernikahan dengan namaku dan Min Young tertera di dalamnya, karena aku ingin melaksanakan semuanya dengan cepat!!”

1012456_285379571600454_761250630_n

“Terserah! Lakukan saja sesukamu! Asal tidak dengan rambut merah menyalamu itu!” Sahutku asal sambil menatap helaian mencolok di kepalanya yang semakin tampak eyecatching saat tersiram sinar matahari.

“Aish, arraseo hyung! Nan kanda~ [Aish, aku mengerti hyung! Aku pergi~] dengan kalimat itu ia masuk ke dalam mobilnya dan meluncur pergi keluar dari taman rumahku.

‘Akhirnya… aku bisa tidur tenang hari ini… Akh, seberapa kuat bahuku terbentur semalam? Rasa nyerinya masih terasa… Mungkin aku harus segera menghubungi dokter Han dan memintanya mengantar painkiller..Oh ya, aku harus segera menghubungi asuransi mobilku…’

1

+oOoOoOo+

THE END

NAH INI PART AKHIR DARI YANG AKHIR DARI FF ROUGE ANGE!!

Setelah sekian lamaa alias 1 tahun Finally, FF ini resmi S-E-L-E-S-A-I!! \^O^/

AWOOOOO~ 으르렁 으르렁 으르렁~

*dance WOLF ft. dance GROWL*

Jadi inget awal nulis part 1 juga pas bulan ramadhan tahun lalu.. *duh lama banget ya…*

Gimana? Puas Semua?

(*) Atau mungkin ada yang kecewa karena part loveydoveynya kurang ada?

Memang di part akhir ini author lebih fokus ke penyelesaian masalah yang ada di antara Kris & Sehun dan kenapa mereka terlahir lagi di dunia ini untuk menyelesaikan masalah yang sama seperti masa lalu mereka.

(*) Kenapa author lakukan itu?

Itu karena judul FF ini ‘Rouge Ange’ jadi author akan fokus pada jalan cerita soal para Rouge Ange / Malaikat Bersayap Merah ini. Dan romancenya untuk semacam pemanis 🙂

Maka dari itu untuk scene loveydoveynya semakin ke akhir justru makin berkurang. Lain ceritanya kalau FF ini berjudul ‘I’m In Love With A Rouge Ange’ mungkin fokus utamanya adalah pada percintaannya. Harap dimengerti ya ^^

(*) Untuk reader yang di part kemarin minta namanya di cantumkan, maaf ya cuma dapat bagian satu paragraf *bow*

Karena sepertinya akan membutuhkan penjelasan yang lebih panjang jika ada chara matang tambahan yang benar-benar ada kaitannya dengan mereka..jeongmal mianhe ne~

Naaah author berterimakasih kepada semua GOODERS yang udah mau nungguin kelelotan authornya, kengaretannya, dan segala macam kekhilapan yang terjadi selama 1 tahun perjalanan project ini ^^

Author juga berterimakasih kepada semua GOODERS yang terus dukung author dan kasih semangat serta berpartisipasi aktiv dengan leave comment walau cuma, ‘Bagus Thor!’ sampai comment yang mengancam, ‘Cepet dilanjutin ya Thor!!’ 😀

Makasi juga buat SIDER yang udah mau baca…insyaf pehlis!! Apalagi ini udah part akhir tolong leave comment!!!!! Author haus akan comment!!! *muncul taringnya* 😦

Wohaaa semuanya author sekali lagi bilang TERIMAKASIH, MATURNUWUN, XIE-XIE, GOMAWO, ARIGATOU!! *bow 90o*

So READ + COMMENT + LIKE, WAJIB!!

Semoga FF ini bisa jadi teman santai gooders dan bermanfaat. Amin.

MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN GOODERS 🙂

14 thoughts on “Rouge Ange (An Angel With Red Wings) FIN [PRESENT]

  1. omo… akhinya keluar juga thor… lama banget nunggunya U_U
    akhirnya bisa happy end juga bt sehun di fin yg present ini thor.. he8
    sumpah ni daebak banget ceritanya.. mpe tiap hari nuggunya g keluar” juga… btw aq lebih suka yg ky gini thor.. lebih nunjukin sisi brothershipnya daripada romancenya… lebih menarik aja gitu bt dibaca
    next projectnya apa nie thor?
    oke.. the last is.. joengmal gomawoyo thor buat ff super duper daebak ini… 🙂

    • Mianheyo….Author butuh waktu super duper hening untuk bisa nulis..
      Mana ide buat ceritanya ganti-ganti terus di otak XD jadi harus buat audisi dulu selama beberapa hari kkk~

      Gomawo good reader ^^ *bow*

  2. author sunbaenim, aku baru bisa comment… dan aku hanya bisa bilang AUTHOR DAEBAK! AUTHOR JJANG! aku nangis tau thor waktu Kris nabrak… kirain mati thor… ternyata nggak… KEREN dah thir KEREEENN!! Author Talangek! ❤ *kasih hadiah oh thehun*

    • Gomawo chingu 😀 AAAAAA Jeongmal gomawoyo sudah berjuang leave comment kkk~
      Uwooh sini author kasi tissue *telat ding*
      Nado talangek luhoney *grins*kirim luhan secara terpisah (?)*

  3. hoaaa, ga nyangka ahirnya tamat juga ini cerita..dan yeah, hubungan kris-sehun akhirnya membaik setelah keseluruhan kesalahpahaman berakhir..ga nyangka ternyata minyoung di zaman dulu itu ga mencintai kris, dan kris mencintai min ah? ok, bener2 ga terduga banget..

    dan itu kris waktu kecelakaan sangka bakal meninggal, tnyata dy sedang melakukan ritual immortality (bener ga sih nulisnya) hehehe..
    pokoknya ini kerenn..dinantikan karya ff lainny ^^

    • akhirnya dilahirkan juga ya ini part pamungkas kkk~
      bener kok itu tulisannya chingu 😀 berat rasanya mau bunuh karakter Kris di sini (?) dan dipikir-pikir kalo Kris mati ngga jadi hepi ending yakan kkk~

      Okay gomawooooo *bow* 😉

  4. Omg!!!!
    Daebakkk auhor !!! *o*
    Tau ngak thor sya nungguiinnya lamaaaaaaa #bertapa diplanet exo ?#
    Tapi akhirnya memuaskaaan 😀
    Suka bnget sm karakter Kris yg dewasa dsini T.T
    Trnyata akhirnya sm Sehun? Sya pkir Kris thor ._.V
    Intinyaaa mreka kmbali akur (*o*/)
    Tetap lnjuttin karyamu thor !!!

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s