Heartbreak [ Chapter 2 – Chaptered ]

Gambar

Heartbreak

By

Mtirza92

Main Cast : Infinite’s Kim Myungsoo & Miss A’s Bae Suzy & F(x)’s Jung Soojung & EXO-K’s Kim Jong In & F(x) Choi Jinri || Length :Chaptered || Genre : AU,Life,Family,Romance,Friendship || Rating :T || Disclaimer : Purely from my mind, don’t copy my work!

Previous page : 

Heartbreak [ Prolog – Trailer ]Heartbreak [ Intro – Video ] – Chapter 1

* * * *

[Preview ]

“Baru pertama kalinya aku bertemu dengan wanita cuek sepertimu,” ejek Jongin dengan refleks memakan ramyun, kalimat yang diucapkan Jongin membuat Suzy berdecak kesal,

“Terus jika aku cuek memangnya kenapa?,”

“Aku ingin menciummu,” Suzy terkejut mendengar ucapan pria disebelahnya yang baru ia kenal,

“Cium saja kalau bisa, memangnya dirimu berani?,” ejek Suzy

[EPISODE 2 ]

CHU~, ciuman melayang di pipi Suzy, dengan spontan Suzy menampar pria yang baru ia kenal,

“Dasar lelaki jalang!,”

“Mengapa? kau saja yang menantangku,huh! aku pindah tempat saja daripada duduk disebelahmu,” Jongin memegang pipinya, ia beranjak untuk berpindah tempat, sedikit ia menoleh kebelakang “Kau juga,wanita murahan.”

Jongin bersusah payah mencari tempat duduk, matanya menuju kehadapan wanita yang ia temukan tadi pagi,

“Kau wanita yang tadikah?,”

“Siapa..kah kau? mengganggu acara makanku saja,” jawabnya sambil menyantapi makanan tanpa melihat siapa yang dia ajak bicara,

“Jongin,”, wanita itu langsung meneguk air putih dan memeluk Jongin, “Eh! kenalkan aku Choi Jinri bisa dipanggil Jinri, aku penggemarmu, dan kau perlu tau aku sungguh bahagia mendapatkan tanda tanganmu, oiya kau perlu tau juga aku pernah merasa iri ketika dirimu dekat dengan wanita lain tapi tenang saja hanya batas antara penggemar dan idola saja dan..,”

“Ish, iya,Jinri kau begitu banyak bicara,” Jongin langsung melepas pelukannya dengan Jinri, “Bisakah aku makan disini?,” tanya Jongin dengan sopan tidak seperti biasanya,

* * * *

Suzy berlari dari kantin menuju ke halaman sekolah dan duduk di sekitar tangga, ia sedikit menangis dan menampar pipinya berulang kali, “Pabo!pabo kau Suzy-ah! bagaimana kau bisa dicium pria jalang seperti itu!,” isaknya dalam tangisan, muncul-lah serbet kecil di hadapan wajah Suzy, sesekali ia memandang siapa yang memberikan serbet kecil itu, “Eh? Gamshamnida,” Suzy mulai mengambil serbet itu, lelaki itu hanya tersenyum kecil dan kemudian berjalan lurus tanpa pandangan, “TUNGGU!,” teriak Suzy untungnya teriakannya membuahkan hasil, lelaki itu menoleh kehadapannya, “Waeyo,Nona Bae Suzy?” tanyanya dengan sambutan ketawa kecil, “Dasar, kau siapa? bagaimana dirimu bisa tau namaku?,”

“Kim Myungsoo, ternyata kau anak pikun? aku tadi sekelas denganmu sungguh!,” ejek Myungsoo dengan menunjukkan tanda peace di tangannya

“Kau mengejekku?! pabo!,” celetuk Suzy sambil menjitak kepala Myungsoo

“Appo, kau yang pabo mengapa menangis di halaman ramai seperti ini?,”

“Kau tidak usah ingin tahu, lebih baik kubuang saja serbet usang ini,gamsahamnida,” Suzy mulai membuang serbet dan berjalan meninggalkan Myungsoo, “Tsk,tidak membuahkan hasil sama sekali!,” Myungsoo melihat lelaki bertubuh cokelat sambil memegang pipinya, “Ada apa dengannya?,” batin Myungsoo dengan memegang tengkuk lehernya,

“Jongin-ah!.”

* * * *

Jinri berjalan menuju ke kelas, dia melihat Soojung yang telah terlelap dalam dunia mimpinya, Jinri berusaha mengguncangkan badan Soojung namun tak berhasil, “SOOJUNG!,” teriak Jinri sebal.

“W-waaayeo?,” ujar Soojung sambil menguap, “Mengganggu tidurku saja,”

“Tsk, Ini sudah bel pulang masihkah kau menguap disini?, aku ingin berkunjung di kuburan eommaku dulu!,” ujarnya dan ia langsung berlari, Soojung merasa tertarik dengan barang yang dibawa Jinri,

“Jinri, itu kalung milik siapa, aku baru tahu jika kau mempunyai benda itu?,” tanya Soojung dengan menunjukkan kalung yang dipegangnya, Jinri menoleh kebelakang dan melihat kalung yang ia pegang,

“Kau tak perlu tahu.” pekiknya.

@KIRIN YARD

Suzy berjalan keluar, dia membalikkan tasnya dan mengambil hpnya, dia menghela nafas kesal dan memandang jam ditangannya, “Sekolah sialan, kenapa ketika disini aku selalu sial!, Tsk!,” batinnya sambil melempar batu,

“Aku tahu, kau marah padaku,”

“Aku juga tahu kalau kau menyukaiku hingga menyuruhku menyiummu,”

“Benar kan?,”

Suaranya begitu mirip dengan lelaki sialan itu!,”

“KAU!…” suara Suzy spontan terhenti ketika melihat lelaki itu,

“W-waeyo?,”

“Mianhae, ternyata aku salah orang, kau siapa?,” ujar Suzy sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal itu,

“Taemin, sudahlah aku mau mengejar Naeun, perempuan yang kusuka,” Suzy hanya mengangguk pelan, wajahnya seperti kepiting yang baru saja direbus, dia mendengar suara tertawa begitu meledak,

“KAU! Ya! AKU TIDAK SALAH ORANG LAGI!,” ujar Suzy meledak-ledak sambil menunjukkan jari telunjuk nya di hadapan pria itu,

“HAHA! Aku sudah tak tahan lagi, wajahmu seperti tomat! Lakukan itu sekali lagi kumohon! HAHA!,” ujar Jongin sambil memegang perutnya yang terasa geli, airmatanya tak sadar keluar dari matanya akibat tertawa berlebihan,

“Cih, lelaki jalang tak tahu malu! Aku ini anak dari orang terhomat,kau tahu itu?,”

“Begitu saja sombong, kau belum tahu siapa aku kan? Aku anak presiden Korea Selatan,”

“Belum tentu kau menjadi penerus!,”

“Cih, pasti bisa kau tahu itu!,”

Ejekan itu terus berlanjut, hingga Myungsoo mendengarnya ia penasaran dan ingin melerai mereka, namun usahanya tak berhasil bahkan ia berteriak sekalipun, maka itu Myungsoo meninggalkan mereka, dia sebal karena merasa dikacangkan.

“Sudahlah, aku capek berdebat dengan wanita sepertimu,” ujar Jongin dengan mengeluh,

“Cih, lelaki macam apa kau? Tapi aku juga capek,” eluh Suzy sambil menggaruk kepalanya, dia mengibaskan rambutnya, hingga Jongin memandangnya merasa terpukau, tapi ia cepat sadar dan kembali menjadi dingin,

“S-siapa namamu?,” tanya Suzy sambil memandang langit biru itu,

“Jongin,kau?”

“Suzy,” Jongin hanya mengangguk kepalanya yang bertanda mengerti, ia memandang Suzy, “Bolehkah aku jujur? Kau begitu cantik jika dilihat dekat,”

Suzy terkejut bukan main, ia menoleh ke pria disebelahnya, jaraknya begitu dekat hanya sekitar 3 cm, Jongin mendekatkan wajahnya dihadapan Suzy, wanita itu sama sekali tidak menolak justru terhipnotis dengan ketampanan Jongin bila dilihat lebih dekat, Bibir sexy milik pria itu ingin sekali mendekat di bibir wanita itu, dalam sekejap terjadilah ciuman diantara mereka, seperti bernafsu.

“Jon..,” panggil seorang namja, dia terkejut bukan main malah merasakan kepanasan dihatinya, darahnya memanas hingga ia menelan salivanya, tenggorokannya begitu sesak. Ia ingin sekali memukul pria dihadapannya dengan keras ia menggepalkan tangannya,

“CIH! DASAR LELAKI SIALAN!,” sambil mendorong Jongin ketembok, ia berulang kali meninjunya “KAU LELAKI JALANG! LELAKI TAK TAHU MALU! APA KAU INGIN MELAKUKAN SESUATU LAGI PADANYA?,”

“Hyung, tenang! Kumohon kau tenang!,”

“TAK BISA! KAU KURANG AJAR!,KUPIKIR KALIAN HANYA BERTENGKAR SEBAGAI KUCING DAN TIKUS NAMUN TERJADI SEPERTI INI!,” teriak Myungsoo dengan meninju bibir Jongin,

“Maafkan aku, kumohon hentikan, aku tau aku bersalah,” ujarnya sambil menarik seragam milik Myungsoo,

“Apa kau bilang?, kau tak ingat tadi apa yang kukatakan? Kau malah menusukku dari belakang! Apa maksudmu dari semua ini?,”

“A-aku tahu..”

[ FLASHBACK ]

“Jongin,” panggil Myungsoo, ia berhigh five dengan sahabatnya,

“Mengapa hyung? Tumben sekali kau memanggilku?,” tanya Jongin dengan penasaran, ia memegang pipinya yang terasa sakit, Myungsoo memandangnya dengan penasaran, ia menaikkan alisnya

“Tunggu, pipimu kenapa? Seperti dipukul wanita saja,”

“Ini?, kau tak tahu? Aku dipukul oleh wanita yang jelas saja wanita murahan!,” sebal Jongin sambil memandang wanita itu saja ia merinding,

“Haha? Benarkah? Sungguh lucu,” tawa Myungsoo menjadi-jadi, Jongin berdecak sebal,

“Sudahlah hyung! Ceritakan mengapa kau memanggilku?,”

“Aku hampir saja lupa, kau tahu? Aku sedang menaksir wanita disini kau tahu itu?,”

“Ha? Jinjja? Aku saja belum menyukai siapapun, rupanya aku kalah, siapa nama wanita itu?,”

“S-U-Z-Y,” jawab Myungsoo sambil mengeja huruf itu,

“Suzy? Nama yang cantik,” ujar Jongin sambil menaikkan alis kirinya,

“Orangnya juga cantik, jangan mengejek dari namanya,”

“Kau tahu saja jika aku mengejek, keke~ semoga berhasil hyung!,”

“Dari alismu saja sudah kutebak, Gamshamnida,” ujar Myungsoo sambil tersenyum dihadapan langit, “Akan kudapatkan hatimu,”

[ FLASHBACK END ]

* * * *

Seorang wanita ia berjalan ringan memandang matahari yang akan terbenam, yang menandakan sore hari, ia sekali memandang kalung itu, dia tersenyum sekaligus rindu pada orang yang telah memberi kalung itu.

Jinri berjalan menuju kemakam eommanya yang terletak jauh dari sekolahnya, ia menemukan nisan eommanya,

“Apa kabar,umma?,” tanya Jinri dengan tersenyum riang

“Umma udah makan kan diatas sana? Udah ketemu appakan?, senang ya?,” Jinri benar-benar merindukan sosok orang tuanya sekarang, karena ia telah hidup dengan ahjummanya, hidupnya serba kemewahan,

“Umma pasti senang, tapi maafkan Jinri ya? Makam appa tidak disini, tapi umma bisa bertemu dengan appa diatas sana,”

Jinri melirik ke kalung itu, “Umma, aku begitu rindu dengan orang yang memberikan kalung ini ketika aku berumur 11 tahun,”

Mana janjimu padamu?,” lirih  Jinri pelan,

[ FLASHBACK – 5 YEARS AGO ]

“Umma! Jangan tinggalkan Jinri, Jinri mohon umma!,” tangisan Jinri menjadi-jadi, ia memeluk nisan itu, tetapi pengawal ahjummanya memaksanya untuk pulang, Jinri tak tinggal diam ia menggigit tangan pengawal itu, ia terus berlari dan berlari bahkan sampai menabrak lelaki yang lebih tinggi darinya, lelaki itu berbaju jas seperti layaknya lelaki dewasa.

“Mianhae,mianhae,” ujar Jinri berulang kali menundukkan kepalanya,

“Ah, gwaenchanayo, kau siapa?,” tanyanya dengan menunjukkan eye smile khasnya itu,

“Jinri, kau?,”

“E-eh? Aku tak punya nama sama sekali,” ujar lelaki kecil nan manis itu,

“O-oh tak apa, kau kupanggil kau Shin ya? Iseng sih hehe,”

“Mengapa jadi begitu?,” tanyanya dengan penasaran bahkan sambil mendekat dengan Jinri,

“Karena aku yakin, besok kau ketika sudah besar pasti kau bercahaya dan tampan!,”

“Jinjja? Gamsahamnida,” senyum lebarnya begitu memukau Jinri,

“AYOLAH! KITA AKAN KE AMERIKA!,” teriak appanya begitu keras,

“Oh iya Jinri, aku pergi dahulu, bawa saja kalungku ini,sebagai kenangan,” ujar lelaki itu sambil menyerahkan kalung tersebut,

“Shin! Kapan kita bertemu lagi?,” tanya Jinri,

“Ketika kita berumur 19 tahun, kita pasti dipertemukan disini.”

[ FLASHBACK END ]

Jinri tersenyum mengenang masa lalunya yang begitu lucu, “Shin, kapan kau kembali? Kita kan sudah berumur 19 tahun, mana janjimu?,” tangis Jinri sambil memegang kalung itu, tapi tangisan itu cepat mereda ketika ia mendengar suara lelaki, “Kau siapa? Bisakah aku bertemu dengan wanita yang disini 5 tahun yang lalu?..

TO BE CONTINUED IN CHAPTER 3 ^^

Gaje kah? u,u lagi gak lancar bkin ff soalnya ^^

abis banyak yang request di publish secepatnya, sekraang udah dipublish kan ^^

Bagi yang bertanya siapa pemeran utama ceweknya, saya jawab yaitu Suzy 🙂

Awalnya ini rencanya Myungstal moment dulu, tapi kebanyakan yang minta Suzy yaudah saya ganti hehe ~

Suka gak? :), kependekan? .-.v udah 5 lembar loh itu T.T

Gomawo ^^

41 thoughts on “Heartbreak [ Chapter 2 – Chaptered ]

  1. Daebaak thooor!>< Part 3 nyaaa…. Jebaaalll… Jangan stop! Jangan lama-lama! Huhuhuuu.. Saya butuh part 3 /.\

  2. Kenapa dirubah dari cerita awal? Padahal tidak masalah dengan myungstal moment, justru itu akan menambah konflik. Jika ini masalah shipper, author hanya perlu menambah kata “myungzy ff” di judul jd para shipper ga berebut couple.

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s