Flirty Guy

T-ara-Jiyeon

Title: Flirty Guy || Author: Intan Triyana || Cast: TARA’s Jiyeon, EXO’s Kai/Jongin || Genre: Fluff || Rating: PG-13 || Length: Vignette || Disclaimer: FF ini benar-benar murni pikiran saya. cast  hanya di pakai untuk keperluan cerita.

Hope you enjoy! ^-^

***

Seorang gadis dengan penampilan yang tampak seperti lelaki, dengan kaus yang longgar, dilapisi jaket kulit, jeans hitam kebesaran, dan rambut yang diikat berantakan, duduk diatas kursi sambil menaikan kedua kakinya diatas kursi itu, kedua telinganya tersumbat headset putih. Gadis yang bernama Jiyeon  itu tampak asik menyanyi walaupun mulutnya sedang mengunyah permen karet. Jiyeon memperagakkan tangannya seperti sedang memetik senar gitar dari lagu kesayangannya yang terdengar dalam ipodnya seakan-akan dirinya lah yang sedang bernyanyi dan mencpitakan suara pengiring dari lagu itu. Padahal, dirinya sedang berada didalam salon kecantikan,  namun ia tetap santai dan percaya diri meskipun suaranya yang nyaring itu mengganggu orang-orang yang lain, ia sama sekali tak menghiraukan cibiran orang-orang yang mengatakan jika dirinya tidak sopan, konyol, gila. dan sebagai lainnya. Walaupun seorang gadis, rasanya tidak terlalu penting juga kan untuk menjaga etika? Asal tetap santai dan percaya diri.

“PARK JIYEON!” Teriak seorang Wanita dengan wajah kesal diambang pintu Salon tersebut, dirinya menatap Jiyeon dengan penuh amarah, “YAK! PERGI KAU! KAU MENGANGGU KENYAMANAN PELANGGANKU!” Perintahnya dan langsung menyeret paksa Jiyeon masuk kedalam ruangan khusus didalam Salon itu, Jiyeon yang merasa tak terima telah diperlakukan tidak baik, langsung melawan dan mempertahankan dirinya untuk tetap berada disitu.

“Kau durhaka! Berani-beraninya kau memperlakukan saudara kandung mu sendiri seperti hewan seperti ini? YAK! DIMANA RASA MANUSIAWI MU! AKAN KU LAPORKAN KAU KE POLISI!” orang-orang yang berada di salon itu, terus memandangi pemandangi di depan mereka ini dengan tatapan aneh, sontak Jihye—Wanita yang meneriaki Jiyeon tadi, memasang senyum malu kepada mereka, dan  mati-matian mengeluarkan separuh tenanganya agar berhasil menyeret Jiyeon yang nyatanya memiliki kekuatan seperti lelaki ini untuk keluar dari ruangan itu.

“Durhaka?! Aku ini Kakakkmu! Dan aku lebih tua darimu, kau membuatku malu! Apa kau tidak sadar jika kau sedang berada disalon kakakmu? Jaga lah sikapmu seditikit!”

“Lalalalalalalalalala,” nyanyi Jiyeon dengan riang, seolah tak mendengar perkataan kakaknya barusan, Jiyeon keluar dari ruangan khusus itu. Tatapan aneh kembali melayang untuknya ketika dirinya melewati kembali ruangan perawatan yang tadi. Jiyeon tetap cuek, ia keluar dari salon itu sambil terus bernyanyi.

Demi apapun! Jiyeon kesal sekali, ia melangkahkan kakinya tak tahu arah, Jiyeon hendak sekali melangkahkan kakinya kembali ke rumah, tapi yang akan dihadapinya nanti adalah Eomma nya, dan jika Eomma nya melihat dirinya, Eomma nya dengan cekatan langsung menariknya kedalam ruangan khusus dirumahnya atau lebih tepatnya ruangan neraka bagi Jiyeon, lalu Eomma nya dengan seenaknya akan mendandaninya menjadi gadis cantik yang menurut Jiyeon malah menjadi gadis sok imut, dan dengan seenaknya juga Eomma nya akan memakaikannya gaun kekurangan bahan, setelah itu pasti Jiyeon akan disuguhkan oleh Calon-calon suami yang dipilihkan Eomma nya, calon-calon suami yang umurnya mungkin 10 tahun, 15tahun, bahkan 20tahun lebih tua darinya, bayangkan! Masa Jiyeon akan menikah dengan macam Ahjussi seperti itu?

Aghassi,” sapa seorang, sambil mencolek punggung Jiyeon, Jiyeon yang merasa terkitik segera berbalik dan sudah mempersiapkan jurus yang akan ia keluarkan kepada orang yang sudah berani-beraninya mencolek dirinya dengan seenaknya, namun… pandangan Jiyeon terhenti, lelaki yang ada dihadapannya ini sungguh tampan baginya! Dengan kaus putih tanpa lengan yang kotor, celana jeans biru yang bolong-bolong, jaket kulit hitam yang menggantung dibahunya, sandal jepit yang meskipun terlihat kotor namun kental sekali jika sandal itu dari sandal yang ber-merk, lalu topi hitam yang terpakai terbalik dikepalanya, dan menurut Jiyeon, gaya tersebut adalah gaya keren! Gaya macho untuk Gadis yang setengah lelaki seperti Jiyeon. “Aghassi!” Panggil lelaki itu tadi lagi, namun tak berhasil membuat Jiyeon tersadar dari lamunannya, lelaki itu lalu mengarahkan tangannya kearah pipi Jiyeon, ia mencolek pipi Jiyeon dengan santai, “Aghassi!” Jiyeon yang merasa telecehkan langsung memukuli lelaki didepannya tanpa henti, sedangkan lelaki itu menghindari pukulan Jiyeon dan berusaha menangkap tangan Jiyeon,

Pervert!! Genit!! Berani-beraninya kau mencolek-colek gadis!” Lelaki terus berusaha menghindar dari pukulan maut Jiyeon, dan menangkapi tangan Jiyeon.

“Kau gadis gila! Aku hanya ingin memberitahumu jika barangmu yang unik itu terjatuh waktu kau berloncat-loncat tadi!” Kata Lelaki itu, berusaha untuk membela diri, dirinya terus menunjuk-nunjuk barang yang hampir rusak karna terus diinjaki Jiyeon.

“Barang apa! Bilang saja kau ingin mencari kesempatan dalam kesempitan!” dengan susah payah, akhirnya lelaki itu berhasil menangkap kedua tangan Jiyeon yang sedari tadi memukulinya, ia menggenggam tangan Jiyeon dengan kuat agar tangan Jiyeon tak terlepas lalu memukilnya lagi dengan pukulan mautnya, ia member kode dengan kepalanya agar Jiyeon melirik ke bawah, “APA!” Teriak Jiyeon yang masih tidak mengerti dengan lelaki tersebut, lelaki itu langsung menunjuk dengan tangannya yang masih mengenggam tangan Jiyeon kebawah.

Astaga! Itu Softek! Jiyeon tak sadar ketika Softeknya terjatuh dari tas nya yang memang tak tertutup itu, semburat berwarna merah mewarnai pipinya, malu sekali rasanya ketika seorang lelaki menegurmu karna Softekmu terjatuh! Jiyeon memasang senyum tak berdosa dan mati-matian menarik paksa tangannya yang masih berada digenggaman lelaki itu, lelaki itu menggeleng dan terus menggenggam tangan Jiyeon dengan tambah erat, “nanti kau memukuli ku lagi.” Jiyeon ikut menggeleng, dan terus berusaha melepaskan tangannya, lelaki itu menggeleng lagi, Jiyeon yang sudah  kehilangan akal sontak menginjak kaki lelaki itu dengan kencang, lelaki itu berteriak kesakitan, Jiyeon langsung menggunakan kesempatan itu untuk melepaskan tangannya dari genggaman lelaki itu.

“Aku tidak akan memukulimu lagi, tenang saja. Sungguh genit! Kau menggunakan kesempatan itu untuk menggenggam tangan seorang gadis, dasar lelaki tak tau diri! Aku sudah punya calon suami! Akan ku laporkan kau kepada calon suamiku!”

“Oh! Ya ampun! Mana calon suamimu? Laporkan saja, aku tak takut,” sahut lelaki itu seperti tertarik untuk mengetahi siapa calon suami Jiyeon, lalu dengan santainya ia mengacak-acak rambut Jiyeon, dan mendekatkan kepalanya kearah Jiyeon, ia sedikit menunduk karna Jiyeon lebih pendek sekitar 10-20 cm darinya, “sampai jumpa lagi nona manis, jika kita bertemu lagi nanti kau harus mengenalkan calon suamimu kepadaku.” Bisiknya lembut lalu mencium pipi Jiyeon, Jiyeon terdiam, pipinya memerah lagi, tanpa sadar lelaki didepannya tadi sudah menghilang dari penglihatannya, detik berikutnya, Jiyeon merutuki kebodohannya yang diam saja ketika pipi nya dicium oleh lelaki tersebut, lalu mengumpati lelaki itu.

“Pria genit! Pervert! Semoga kau tidak selamat dijalan! Awas kau! Kalau kita bertemu lagi, yang ada akan ku bunuh kau!”

Dengan kesal, Jiyeon menendang batu yang sama sekali tak bersalah yang ada di depannya, menendangnya sampai masuk kedalam selokan. “aku bisa gila!” teriaknya frustasi.

Tanpa sadar, kakinya sudah menuju rumahnya. Eomma yang melihat kedatangan Jiyeon langsung mendatanginya dengan tatapan garang, lalu menyeret paksa Jiyeon masuk, seperti dugaan Jiyeon tadi,  dirinya diseret keruangan neraka itu. Jiyeon terus mengamuk ketika dirinya didandani, butuh sekitar 4jam untuk mendandani Jiyeon yang terus mengamuk walau sudah diikat dikursi, sungguh Eomma yang kejam! Mengikat anaknya sendiri! Dan… akhirnya penyiksaan itu berakhir sudah, Jiyeon memandangi pemandangan didepannya dengan wajah tak suka. Baginya, pantulan dirinya yang dicermin itu adalah gadis sok imut! Berbanding balik dengan Eomma nya yang memandang puas hasil kerja nya, ia lalu melepas ikatan yang mengikat Jiyeon dikursi itu, Jiyeon tidak menyia-nyia kan kesempatannya.

Jiyeon langsung mengambil ancang-ancang untuk kabur, namun niat nya tersebut sudah diketahui oleh Appa nya, lantas dirinya pun ditahan oleh Appa nya, Appa nya keluar dan mengunci dirinya dan Eomma nya dari luar, “Siapapun orang yang mendengar ini! Tolong aku! Keluarkan aku dari Neraka ini!” Teriaknya memohon, berharap ada seseorang yang mendengarnya lalu membantunya, Eomma nya hanya bisa menggeleng-geleng melihat anak bungsunya, lalu bertanya-tanya apa salahnya sampai bisa mendapatkan anak yang kurang waras seperti Jiyeon.

Eomma nya memakai kan Jiyeon gaun simple berwarna pink dengan susah payah dikarena kan Jiyeon terus berlari kemanapun ketika Eomma nya hendak memakaikannya, “Ayolah sayang, kau harus pakai gaun ini agar terlihat cantik didepan calon suami mu, calon suamimu sudah menunggu di luar!”

“Shireo! Aku tidak ingin menikah! Aku masih muda, aku tidak ingin menikah dengan Ahjussi!” Teriak Jiyeon lagi.

“Yasudah! Kalau tidak mau, Eomma tidak akan membeli kan mu mobil Ferrari seperti yang kau minta itu!”

Jinjjayo?! Eomma mau membelikan ku Ferrari?” Jiyeon membulatkan matanya. Dalam hati, dirinya bersorak-sorak girang.

“Jika kau mau menikah, Eomma akan membelikanmu. Tapi jika kau menolak, jangan harap!” Seketika Jiyeon memikirkan ide brilliant! Jiyeon akan menerima pernikahan itu, lalu dirinya akan mendapat Mobil Ferrari yang selama ini ia mimpikan. Bisa saja kan setelah menikah nanti Jiyeon melukai dirinya sendiri lalu menuduh suami nya nanti sudah melakukan kekasaran terhadap dirinya, lalu mereka akan cerai. Jiyeon tersenyum manis, dirinya mengangguk-ngangguk dengan (sok) anggun.

Nde, aku mau Eomma.” Eomma Jiyeon mencibir, lalu kembali memaksa Jiyeon untuk memakai gaun itu sendiri. Butuh 20 menit untuk Jiyeon memakai gaun yang menurutnya sungguh ribet itu, ketat dan terbuka! Apa Eomma nya memang berencana menjual dirinya? Tega sekali!

Eomma nya menyeret Jiyeon keluar dari ruangan itu menuju ruang tamu, Jiyeon memasang wajah ditekuk, Jiyeon sama sekali tidak memperlihatkan senyum manisnya kepada calon mertua nya itu. Seketika dirinya dikejutkan dengan lelaki yang berada di belakang calon mertuanya, Lelaki genit dan pervert yang tadi! Kini gaya lelaki itu sudah berbeda dari yang tadi, lelaki itu tampak gagah dengan jas yang dipakainya, terlihat rapi dan berbeda jauh sekali dengan yang dilihatnya tadi. Lelaki itu tersenyum mengejek Jiyeon, lalu berjalan mendekatinya.

“Kim Jongin imnida, calon suamimu.” Kata Pria itu, “apa kau sudah melaporkan perlakuanku tadi kepada calon suami mu? Mana calon suamimu? Kenalkan padaku!” Jongin kembali tersenyum mengejek, “Oh, aku lupa! Calon suamimu kan aku,” Jiyeon menatapnya tak percaya! Ternyata… Ternyata… Pria genit itu adalah calon suami nya!

End

Hai! Aku balik lagi dengan cerita aneh dan absurd ini! -_- aku tau, ini sangat-sangat jauh dari kata bagus, bahasanya juga gak banget-_- tapi makasih deh kalau ada yang baca, komentar kalian jangan lupa lho! Aku nunggu buat cari dimana letak kesalahan aku 😀

37 thoughts on “Flirty Guy

  1. Hahaha bagus kok, jiyeon karakternya keren bgt disini, kai jg . Demi mobil ferrari jiyeon mau nikah, untung kai yg jd calon suaminya 🙂

  2. waaa sequel sequel! suka cast yg gak kaku kayak gini thor 😀 mgkn bahasanya ada yg masi belibet gitu, pasti kedepannya bisa makin bagus kok yakin hehe fighting ❤

  3. Hahahha waw!! Ternyata penampilan jiyeon menyeramkan bagi keluarganya! Duh! Mana bertemu dg kai yg jg urakan dan pervert kkk~
    Tapi lucu jg liat kaiyeon sama2 berubah cakep demi menemui calon pasangan msg2 hahha,, butuh sequel nih!
    Pgn kaiyeon moments yg byk!!! 🙂

  4. Udh bagus ide ceritanya chingu,kocak. Tp bahasanya msh sedikit berantakan dan ada beberapa typo. To lanjutkan karya2mu selanjutnya. Klu bsa pake pairing kai-jiyeon lagi yaa, atau jiyeon exo hehehe ;D

  5. kyaaaa suka banget sama ceritanya 😀 ngakak xD wkwkwk
    kalo bisa sih bikinin sequelnya kak 😀 kekeke
    asli ini keren ceritanya 😀

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s