[FF Freelance] Young Marriage (Part 1)

Young MarriageTitle : Young Marriage

Author : J.H.Moon

Rating : PG 15

Main Cast : Son Naeun (A Pink) L/Kim Myungsoo (Infinite)

Support Cast : Kim Namjoo (A Pink)  Park Chorong (A Pink) Krystal Jung (F(x) )

Genre : Romance, Sad (little) , Friendship.

Length : Chaptered.

Disclaimer : Cast milik Tuhan dan diri mereka sendiri,ff ini author adaptasi dari manga Goong,jadi mungkin ada banyak kemiripan, ini fanfiction pertama author,jadi maaf kalau ada typo.

 

Happy Reading

 

Part 1

 

————————————–

 

Author Pov

 

-Monday, 9th of September. 08.00 A.M, Naeun’s House-

 

“Hmm..hari ini Senin yang cerah ya..” Ucap seorang yeoja yang sudah berumur 40 tahunan, meskipun usianya sudah tidak muda lagi, namun kecantikan masih tersisa di wajahnya.

 

“Nee umma..” ucap namja muda tampan yang sedang buru-buru menghabiskan sarapan paginya.

 

“Mwo ? Kenapa kau begitu terburu-buru Dongwoon ?” Ucap  Yeoja itu melirik putranya yang sedang buru-buru menghabiskan sarapan paginya.

 

“Hari ini aku harus berangkat pagi umma” Jawab Dongwoon meminum segelas air putih.

 

“Oh..arraseo, mana adikmu ?” Tanya Nyonya Son.

 

“Kurasa dia masih tidur, aku berangkat dulu ne umma” ucap Dongwoon mencium pipi ummanya dan segera lari keluar rumah.

 

“Aishh..dia benar-benar imut, tidak seperti kakaknya” Ucap Nyonya Son sambil memandang putranya yang sudah berlalu itu. “Aigoo..aku sampai lupa, aku harus membangunkan Naeun..”

 

-Son Naeun- seorang yeoja cantik yang bersekolah di Chungdam High School, dan masih duduk di kelas XI, adalah kakak wanita dan kakak satu-satunya Jungkook, Naeun dan Dongwoon adalah anak dari seorang konglomerat paling kaya di Korea Selatan, bahkan melebihi keluarga kerajaan. (Di fanfic ini ceritanya Korea Selatan pemerintahannya Monarki).

 

JBLAKKK

 

Nyonya Son membuka pintu kamar Naeun dengan begitu keras, tapi ternyata Naeun sama sekali tidak bangun, dia malah mendengkur lebih keras daripada tadi.

 

“Aishh..anak ini…”

 

“Naeun..ireona…” Ucap Nyonya Son menggoyang-goyangkan badan Naeun.

 

“Mmhh…5 menit lagi nyam…” Jawab Naeun sambil mengelap liur di mulutnya.

 

“Astaga..anak ini jorok sekali”

 

Nyonya Son melirik segelas air putih yang ada di meja Naeun. “Aha !” Nyonya Son segera mengambil gelas tersebut. “Naeun..mianhae ne” Ucapnya sambil terkikik pelan.

 

BYURRR

 

“PUAHH PUAHHH…” bangun Naeun tiba-tiba, rupanya Ummanya tadi menyiramnya dengan air.

 

“Sudah bangun eoh ?” Tawa Nyonya Son. Naeun melirik ummanya dengan tatapan sebal.

 

“Kenapa umma menyiramku dengan air..?” Naeun bangun dari tempat tidurnya.

 

“Ini sudah siang Naeun, kau akan terlambat sekolah, ppali mandi dan sarapan !” Ucap Nyonya Son berlalu.

 

“Aishh..benar-benar..padahal aku masih mengantuk sekali…” Naeun pasrah dan segera masuk ke kamar mandi.

 

***

 

“Putra Mahkota, anda di panggil oleh permaisuri untuk segera datang menemuinya” Ucap seorang dayang kepada namja yang sedang asyik bermain Handphone.

 

“Mwo ? Sekarang ? Harus ?” Jawab Putra Mahkota itu dengan nada malas.

 

“Ne Putra Mahkota, kalau begitu saya permisi dahulu” Ucap dayang itu membungkuk kepada ‘Putra Mahkota’ lalu segera pergi.

 

“Ishh..kenapa umma memanggilku…” Ucap Sang Putra Mahkota bangun dari tempat duduknya dan berjalan keluar dari kamarnya itu.

 

-Kim Myungsoo- atau biasa disebut ‘L’ adalah Putra Mahkota kerajaan Korea saat ini. Berwajah tampan, berbadan tinggi, berkulit putih, dan cerdas, menjadikannya Putra Mahkota yang juga seperti sebagai idol. Karena wajah tampannya dia banyak digila-gilai oleh wanita bahkan pria.

 

SREKK

 

“Putra Mahkota, kenapa kau lama sekali ?” Ucap Permaisuri kepada putranya yang baru saja masuk.

 

“Mianhae permaisuri” Ucap Sang Putra Mahkota alias Myungsoo membungkuk kepada ummanya.

 

“Ne ne gwenchana, ppali duduk, ada hal penting yang aku dan raja ingin bicarakan denganmu”.

 

Myungsoo duduk manis sambil memandang Umma dan Appanya. “Hal penting ?”

 

“Ne..” Jawab Appa Myungsoo, Raja Korea Selatan saat ini.

 

“Mwoya ?” Tanya Myungsoo malas.

 

“Hm..begini Myungsoo, kau tahu kan kalau saat ini kau sudah besar, kau sudah SMA, dan juga sebentar lagi kau akan berumur 17 tahun…”

 

“Aishh..Umma, langsung saja, tidak usah berbelit-belit” Sela L mendengar ucapan Ummanya.

 

“Arra arra, kami akan menikahkanmu Myungsoo.” Ucap Permaisuri.

 

L membelalak kan matanya, apa pendengarannya salah ? Menikah ?

 

“Mwoya ?? Menikah ?” Tanya L

 

Permaisuri dan Raja saling bertatapan sebentar, kemudian mengangguk mantap mendengar pertanyaan L.

 

“TUNGGU !” Ucap L berdiri. “Aku saja baru saja akan berumur 17 tahun, dan juga aku masih SMA !” Protes L.

 

“Myungsoo, kau sudah tahu kan, kalau keluarga kerajaan harus menikah muda, lagipula Appa dan Umma juga menikah waktu kelas XI, kau tidak perlu berhenti sekolah, kau tetap akan bersekolah hanya saja kau akan menikah”. Jelas Permaisuri menanggapi protes L, sementara L kembali duduk ke kursinya.

 

“Jadi ? Aku boleh memilih calon istri sesuka ku kan ?” Tanya L.

 

“Anni, kami sudah menyiapkan calon istri untukmu” Ucap Raja tegas.

 

“Mwo ? Nugu ? jadi Appa dan Umma akan menikahkanku dengan yeoja yang bahkan belum pernah kutemui ?” L marah karena dia tidak boleh memilih calon istrinya, sejujurnya dia akan memilih Krystal, kekasihnya yang sudah 2 tahun dia pacari.

 

“Mianhae Myungsoo, kami sudah memilih yeoja yang paling tepat untukmu, dan keluarganya juga dari keluarga terpandang, lagipula dia sangat cantik dan pintar, kau tidak akan menyesal menikah dengannya.” Jawab Permaisuri.

 

“Oh..jadi begitu ? sekaya apa keluarganya ? sampai Appa dan Umma ingin menikahkanku dengan dia” L mencibir, Umma dan Appanya pasti akan menikahkannya dengan anak pejabat, atau anak salah satu orang paling berpengaruh di Korea Selatan.

 

“JAGA BICARAMU KIM MYUNGSOO !” Bentak Permaisuri mendengar perkataan anaknya.

 

“Kenapa ? Benar kan ? Aku akan menikah dengan yeoja yang kusuka, bukan pilihan kalian” Ucap L dingin kemudian pergi.

 

“YAK ! MYUNGSOO !” Bentak Raja, tapi percuma, L sudah menjauh.

 

“Aishh..raja..sudah kuduga dia tidak akan mau, apa yang harus kita lakukan ?” Tanya Permaisuri bingung.

 

“Bagaimanapun juga dia harus menikah dengan yeoja pilihan kita, meskipun harus dengan paksaan” Ucap Raja geram.

 

————————

 

L berjalan cepat keluar dari kerajaan menuju mobil sport hitamnya. L benar-benar marah dengan keputusan Appa dan Ummanya yang akan menikahkannya. Sebenarnya L mau saja menikah, tapi dengan Krystal, kekasihnya. Bukan yeoja pilihan orang tuanya yang tidak jelas asal usulnya.

 

“Yeoboseyo ? Chagi-ya ?” Ucap L menelfon Krystal. L mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju rumah Krystal, sebenarnya hari ini dia juga harus sekolah, tapi dia tidak ingin sekolah hari ini.

 

“Ne ?? Waeyo oppa ? Kau tidak sekolah ?” Jawab Krystal.

 

“Anni, kau dimana ?”

 

“Aku ? aku mau berangkat ke sekolah”

 

“Arra, tunggu disana, aku akan menjemputmu, jangan berangkat dulu” Ucap L mengakhiri panggilannya.

 

***

“Son Naeun ? Son Naeun ?” Panggil Songsaenim sambil mengabsen nama Naeun.

 

“Aishh..kenapa Naeun belum datang juga..” Ucap Namjoo sambil memandang bangku kosong sebelahnya, bangku Naeun. –Namjoo- gadis cantik mungil berambut pendek sebahu adalah Sahabat dekat Naeun. Mereka sudah berteman sejak SMP, makanyanya mereka sangat dekat.

 

“Kim Namjoo ? Apa kau tahu dimana teman sebangkumu itu ? Apa dia membolos ?” Tanya Songsaenim kepada Namjoo.

 

“Eoh ? A-anu, Naeun terlambat Songsaenim, dia tidak membolos kok !” Jawab Namjoo gugup.

 

“Ah..arraseo..” Ucap Songsaenim lanjut mengabsen. Sementara Namjoo meng-sms Naeun.

 

“Naeun, kemana kau ? kau bolos ya ?”

 

TRING TRING

 

“WAA !” Naeun yang sedang berada dalam bus terkaget dengan bunyi SMS dari Handphonenya. “Aishh..siapa sih pagi-pagi gini sms..Mwo ? Namjoo ?” Naeun segera membalas sms Namjoo.

 

“Anniyo Namjoo, aku sedang berada di bis, sebentar lagi aku sudah sampai”

 

“Aishh kau kan punya banyak mobil,kenapa tidak naik mobil saja -_- arraseo cepat,nanti kau dikira bolos lagi”

 

“Ne ne bawel,sudah kubilang aku malas naik mobil”

 

Naeun berdiri dari tempat duduknya untuk melihat dia sudah sampai mana. “Aishh..kenapa bisa ini tidak bergerak-gerak sih, aku bisa telat banget nih”

 

CIIIITTTTT

 

Tiba-tiba Bus mengerem mendadak, menyebabkan penumpang kaget, begitupun juga dengan Naeun, kepalanya membentur kursi depannya sampai benjol.

 

“Aduh..apa-apaan sih..” Ucap Naeun mengelus kepalanya yang benjol. Naeun melongok melalui jendela untuk melihat apa yang terjadi.

 

Ternyata ada mobil sport hitam mahal yang berhenti di depan Bus. “Pantas bus ini berhenti, ternyata biar gak nabrak mobil itu, lagian siapa juga sih pemilik mobil itu,ngebut kagak liat kalau ada bus segede ini” Gerutu Naeun kesal. Begitu juga dengan penumpang lainnya yang juga sama kesalnya seperti Naeun karena banyak juga yang kepalanya kejedot (?)

 

***

“Shit !” Umpat L, hampir saja dia ditabrak bus, ini gara-gara dia mengendarai terlalu cepat.

 

L membuka jendela mobilnya yang sedari tadi diketok-ketok oleh supir yang mengendarai bus yang hampir menabraknya tadi.

 

“Hei kau ! masih muda kalau mengemudi yang bener dong,ini jalan umum jangan..”

Supir itu langsung cengo dan menghentikan ucapannya setelah melihat wajah L.

 

“Kau ? k-kau kan Putra Mahkota ?”

 

“Ne, mianhae ahjussi,aku mengendarai terlalu cepat, ini uang ganti ruginya” Ucap L memberi supir itu beberapa lembar ratusan ribu won. L segera memutar mobilnya dan melesat jauh meninggalkan supir yang masih cengo itu.

 

“Aishh..kenapa supir itu ?” Ucap Naeun melihat supir bus di luar yang masih cengo. “Lebih baik aku turun saja kalau begini”

 

Naeun segera turun dari bus dan berlari sekuat tenaga menuju sekolahnya.

 

09.00 AM, Chungdam High School.

 

SREEKKK

 

“Mianhae songsaenim..aku datang terlambat…hah hah..hah..” Ucap Naeun yang baru saja masuk. Naun ngos-ngosan karena dia tadi berlari menuju sekolahnya.

 

“Kali ini kumaafkan, cepat duduk” Jawab Songsaenim itu sambil menatap dingin Naeun.

 

Naeun mengelus dadanya “Fiuh..untung gak kena marah” Gumam Naeun pelan. Nauen segera duduk di bangku kosong samping Namjoo.

 

“Yak ! Kemana saja kau Naeun ?”

“Aishh..ceritanya panjang Namjoo nanti saja” Naeun mengeluarkan buku tulisnya dan segera mencatat apa yang dituliskan gurunya di papan. Sementara Namjoo hanya geleng-geleng saja melihat Naeun yang penuh keringat setelah berlari itu.

 

***

“Jadi ? Apa yang ingin kau bicarakan oppa ?” Ucap Krystal sambil menghirup capuccino nya, L mengajak Krystal ke kafe langganannya, dia ingin menceritakan kepada Krystal tentang rencana Raja yang akan menikahkannya dengan yeoja pilihan Raja dan Permaisuri.

 

“Hm..begini..tapi jangan marah, dan dengarkan aku sampai selesai bicara ne ?”

 

Krystal mengangguk.

 

“Kau tahu kan sebentar lagi aku akan berusia 17 tahun, dan Keluarga kerajaan biasanya harus menikah muda…”

 

“Jadi ? Oppa akan dinikahkan oleh Raja dan Permaisuri ?” Sela Krystal, sepertinya dia tahu apa yang akan L bicarakan.

 

L mengangguk.

 

“Wah..siap-siap jadi calon istri nih,kkk~” Ucap Krystal . L menatap Krystal, sepertinya Krystal menyangka bahwa Raja dan Permaisuri akan menyuruhnya menikah dengan Krystal, itulah yang juga dia harapkan sebenarnya.

 

“Krystal..aku..”

 

“Ne ?” Ucap Krystal tersenyum.

 

“Raja dan Permaisuri tidak menyuruhku menikah denganmu…mereka sudah memilihkan yeoja untukku..” Rasanya berat bagi L mengatakan hal ini.

 

Senyum dari wajah cantik Krystal pudar seketika.

 

“Mwo ? Jadi oppa akan menikah dengan yeoja lain ?” Tanya Krystal tidak percaya dengan apa yang dikatakan L barusan.

 

L diam dan mengangguk pelan. “Tapi aku akan mencoba membujuk Raja dan Permaisuri untuk membolehkanku menikah denganmu..percayalah, aku tidak akan meninggalkanmu chagi…” Ucap L menggenggam kedua tangan Krystal.

 

“Ne..” Krystal tersenyum menatap L, dia yakin bahwa kekasihnya ini akan menikah dengannya, bukan dengan yeoja lain.

 

***

“Oh..jadi kau terlambat gara-gara bus yang kau tumpangi hampir menabrak mobil ?” Tanya Namjoo kepada Naeun. Naeun baru saja menjelaskan kenapa dia terlambat.

 

“Ne..aduh..aku lapar sekali, ke kantin yuk~” Rengek Naeun, tadi pagi dia memang belum sempat sarapan karena terlalu terburu-buru.

 

Naeun dan Namjoo berjalan menuju ke kantin sekolah mereka, setelah sampai mereka segera memesan makanan dan mengambil tempat duduk, entah kenapa kantin hari ini ramai sekali.

 

“Kenapa ramai sekali ne ?” Tanya Namjoo sambil menyeruput jus jeruknya.

 

“manha…aghu thaw..” Jawab Naeun tidak jelas, mulutnya penuh dengan ramyeon yang dia pesan.

 

“Aigoo..kau jorok sekali Naeun” Namjoo geleng geleng melihat sahabatnya ini.

 

“YAK ! NAMJOO, NAEUN !” Teriak lantang seorang yeoja memanggil Naeun dan Namjoo, Karena kaget Naeun sampai tersedak ramyeonnya.

 

“Uhuk..uhuk..” Naeun segera menyambar jus jeruk milik Namjoo dan meminumnya, sementara Namjoo sedang melihat siapa yang memanggilnya dan Naeun tadi.

 

“Chorong sunbae ? Waeyo ?” Tanya Namjoo kepada Chorong, seniornya di Chungdam sekaligus ketua OSIS di Chungdam, Naeun, Namjoo dan Chorong sudah berteman baik sejak dulu.

 

“Hehe anni, aku hanya ingin makan bersama kalian saja” Ucap Chorong menaruh nampan berisi makanannya di meja dan duduk di sebelah Naeun. Sementara Naeun mengelus dadanya, dia lega setelah menghabiskan jus jeruk Namjoo.

 

“Kau kenapa Naeun ??” Tanya Chorong dengan wajah Innocent.

 

“Aishh..aku tersedak karenamu Sunbae, kau heboh sekali” Ucap Naeun sinis, Naeun segera melanjutkan menghabiskan Ramyeonnya yang tinggal sedikit.

 

“Sudahlah, aku punya berita baru nih..” Chorong menarik bahu Naeun dan Namjoo agar lebih mendekat.

 

“Mwoya sunbae ?” Tanya Namjoo penasaran.

 

“Paling juga tentang hubungannya dengan Woohyun” Cibir Naeun. Woohyun yang notabene Sekretaris OSIS adalah kekasih Chorong. Kalau ada masalah dengan Woohyu Chorong selalu curhat ke Naeun dan Namjoo.

 

“Anniyo, ini bukan soal Woohyun”

 

“Lalu ?” Naeun mulai pensaran juga.

 

“Tapi jangan beritahu siapapun, karena ini belum pasti. Kalian tahu kan Putra Mahkota negara kita ini ?” Bisik Chorong.

 

Namjoo manggut-manggut. “Yang sering muncul di tv itu ya ? siapa itu namanya..” Jawab Naeun lupa.

 

“Kim Myungsoo alias L, astaga Naeun kau ini masa nama Putra Mahkota negara sendiri tidak hafal” Chorong berdecak memandang Naeun yang hanya nyengir saja.

 

“Lalu ? ada apa dengan dia ?” Tanya Namjoo.

 

“Jadi begini..katanya dia akan pindah ke sekolah kita ini….” Ucap Chorong makin pelan.

 

“MWO ?” Teriak Namjoo histeris, membuat seluruh orang yang ada di kantin menoleh kepadanya. Sementara Naeun malah ngemil, dia tidak mendengarkan Chorong sedari tadi.

 

“Ssssttt…tapi ini belum pasti Namjoo..aku juga tidak tahu kenapa dia harus pindah ke sini…” Chorong menaruh telunjuknya di bibir Namjoo, menyuruhnya diam.

 

“Aigoo..aku mengidolakannya sejak dulu dia sangat tampan, dan sekarang dia akan pindah ke sekolah kita, ini bukan mimpi kan ?” Namjoo mencubit pipinya sendiri.

 

“Bagaimana menurutmu Naeun ?” Chorong menoleh ke Naeun yang sedang sibuk memainkan ponselnya sambil ngemil keripik kentang.

 

“Mwo ? Apa ? Apa ?”

 

“Aishh jadi kau tidak mendengarkanku dari tadi..Putra Mahkota akan pindah ke sekolah kita Naeun”

 

“Ohh..biasa saja, memang kenapa kalau dia pindah ke sini ? toh dia tidak akan mentraktir semua siswa kan” Ucap Naeun santai.

 

“Di pikiranmu makanan doang ..” Chorong menjitak Naeun dengan gemas.

 

“Jadi ?? Sunbae ? kapan dia pindah ke sini ??” Tanya Namjoo semangat.

 

“Kalau tidak salah….besok lusa………….”

 

***

08.00 PM

 

“Apa ? Jadi kau sudah punya yeoja lain ?” Ucap Raja marah mendengar perkataan L.

 

“Ne raja..dan aku sudah sangat mencintainya, aku hanya mau menikah dengannya..” Jawab L tenang. Dia yakin Ayahnya akan menuruti permintaannya, yaitu menikah dengan Krystal, bukan yeoja lain.

 

“Bagaimana keluarganya ?” Tanya Raja

 

L tertohok dengan pertanyaan Ayahnya ini, keluarga Krystal bukanlah keluarga Konglomerat, keluarga mereka biasa saja. Krystal adalah anak yatim sementara Ibunya bekerja sebagai dokter.

 

Raja memandang L, sepertinya dia sudah tahu apa jawaban L dari wajah L.

 

“Mianhae, Aku tidak bisa membiarkanmu menikah dengan yeoja pilihanmu” Ucap Raja tegas.

 

“Mwo ? tapi…”

 

“Tidak ada tapi-tapian, kau sudah dewasa Putra Mahkota, jangan bersikap seperti anak kecil seperti ini”

 

“Aku tidak mau menikah dengan yeoja selain pilihanku !” L berdiri, wajahnya memerah, pertanda dia sudah marah sekali.

 

“Kalau kau tidak mau kau akan menyesal..”

 

“Menyesal apa ? Raja tidak akan menjadikanku Putra Mahkota ? Begitu ? Aku tidak peduli tahta”

 

Raja terdiam memandang L, sebegitu cintanyakah putranya ini kepada yeoja pilihannya sampai rela melepaskan tahta Putra Mahkota.

 

“Aku tidak akan melakukan hal itu padamu”

 

“Lalu ?” Tanya L sinis.

 

“Kalau kau tidak mau menuruti perintahku, aku akan membuat yeoja yang kaucintai itu menderita.” Ucap Raja lebih sinis. Dia tahu L tidak akan bisa membantah kali ini.

 

Seketika muka L menjadi pucat, dia tidak ingin jika Krystal dicelakai oleh ayahnya, bahkan bisa saja kalau ayahnya akan membunuh Krystal dengan meminta bantuan orang lain, sementara di sisi lain, dia juga tidak ingin menikah dengan Yeoja pilihan ayahnya.

 

“Aku akan menunggu jawabanmu besok, pikirkan baik-baik” Ucap Raja melangkah pergi dari kamar L.

 

L memandang ayahnya yang sudah pergi itu, bagaimana mungkin seorang ayah bisa setega ini kepada anaknya ? pikirnya.

 

“AGHHHH..” L menonjok kaca di kamarnya sampai retak, tangannya berlumuran darah.

 

“Krystal chagi..apa yang harus ku lakukan….”

 

***

“Naeunnie ? Kau sudah tidur ?” Tanya Nyonya Son sambil mengetuk pintu kamar Naeun. Naeun yang belum tidur segera membuka pintunya.

 

“Ne ? Waeyo Umma ?”

 

“Bisakah Appa dan Umma bicara denganmu sebentar ?”

 

“Hm ne, bicara apa ? tumben” Ucap Naeun menggaruk kepalanya sambil menguap.

 

“Sebentar kok,kajja” Nyonya Son berjalan menuruni tangga, Naeun berjalan di belakangnya.

 

Nyonya Son duduk di sofa Ruang Tamu yang disana sudah ada Tuan Son, Ayah Naeun.

 

“Naeun,duduklah” Ucap Tuan Son mempersilahkan Naeun duduk berhadapan dengannya dan Istrinya.

 

Naeun duduk sambil menyilangkan kakinya. “Appa dan Umma mau bicara apa eoh ?”

 

“Begini, kami akan menikahkanmu” Ucap Tuan Son tersenyum.

 

Naeun cengo mendengar perkataan Ayahnya, menikah ?

 

“Aishh…appa ini becanda mulu, tidak lucu tau” Ucap Naeun tertawa garing.

 

“Appa tidak becanda chagi” Ucap Nyonya Son menatap Naeun.

 

Naeun menghentikan tawanya dan menatap Appa dan Ummanya bergantian. Tatapannya seolah mengatakan ‘kalian pasti becanda kan ?’ . Sementara Nyonya dan Tuan Son menggeleng.

 

“Anni, kami tidak becanda”

 

“MWO ?!”

 

“Kau pasti akan protes, kau masih SMA tapi harus menikah, begitu kan ?” Tebak Tuan Son.

 

“Ne appa, aku masih SMA, kenapa aku harus menikah ? Aku masih ingin menikmati masa-masa remajaku !”

 

“Tapi chagi ada alasan kenapa kami ingin menikahkanmu, lagipula kami tidak akan merusak SMA mu,kami…”

 

“Sudah cukup ! Aku tidak mau dengar ! Pokoknya aku tidak mau menikah” Naeun berdiri, wajahnya seperti akan menangis.

 

“Tapi chagi..”

 

Naeun diam dan berlari menuju pintu rumahnya.

 

“Kalau Appa dan Umma tetap memaksaku untuk menikah, aku akan pergi dari rumah ini” Ancam Naeun berlari  ke luar rumah.

 

“Naeun ! Tunggu ! Appa bisa menjelaskannya !” Tuan Son bermaksud mengejar Naeun tapi apa daya Naeun sudah hilang dari pandangan.

 

“Anak itu cepat sekali larinya..” Ucap Nyonya Son memandang gerbang rumahnya yang terbuka.

 

“Aishh chagi, apa yang harus kita lakukan ?” Tanya Tuan Son kepada Istrinya.

 

“Sepertinya kita perlu meminta bantuan temannya untuk membujuknya agar mau mendengarkan omongan kita”

 

“Temannya ? Siapa ?”

 

“Hmm..kalau tidak salah siapa itu nama sahabatnya…. aha ! Kim Namjoo !” Nyonya Son segera berlari mengambil ponsel Naeun yang tertinggal di atas meja.

 

“Chagi, kau mau apa ?” Tanya Tuan Son melihat istrinya.

 

“Ssst..aku sedang mencoba menghubungi Namjoo” Jawab Nyonya Son mendekatkan ponsel Naeun ke telinganya.

 

“Yeoboseyo ?” Sahut suara Namjoo dari ponsel.

 

“Bisa berbicara dengan Kim Namjoo ?” Jawab Nyonya Son Antusias, sepertinya dia semangat sekali.

 

“Ini Namjoo, ini siapa ? ini ponsel Naeun bukan ?”

 

“Namjoo-ssi, ini Ibunya Naeun”

 

“Oh..waeyo ahjumma ??”

 

“Begini, Ahjumma dan Ahjussi alias Ayah Naeun butuh bantuanmu”

 

“Bantuan apa jumma ?”  Namjoo heran, untuk apa konglomerat paling kaya di Korea Selatan butuh bantuan dari orang biasa sepertinya ?

 

“Begini, ini soal Naeun…..ini sangat penting, kurasa hanya kau yang dapat membantu Ahjumma dan Ahjussi….”

 

“Naeun kenapa ??”

 

“Sebenarnya kami akan menikahkannya”

 

“MWO ?!” Pekik Namjoo, Naeun sahabatnya yang suka makan itu akan menikah ?

 

“Ne, dan kami sudah punya calon untuknya, tapi dia bersikeras tidak ingin menikah, katanya dia mau menikmati masa remajanya, padahal pernikahan ini sangat penting, dan sekarang dia malah minggat dari rumah..” Jelas Nyonya Son dengan suara yang dibuat-dibuat seolah dia menangis, sementara Tuan Son yang melihat Istrinya hanya geleng-geleng saja.

 

“Dasar Istri yang aneh, kau sama seperti Naeun..”

 

Nyonya Son mendelik kepada Suaminya itu, sementara Tuan Son nyengir tak berdosa.

 

“Jadi ? Bagaimana Namjoo ? Kau mau membantu agar Naeun mau mendengarkan omongan kami ? Kau kan teman baik Naeun, kau pasti dapat membujuknya, kami akan memberikanmu 1 juta won kalau kau bisa membujuknya”

 

Namjoo bingung dia harus membela Naeun atau Orang Tua Naeun. Kalau Namjoo tidak mau membantu Orang Tua Naeun dia merasa tidak enak, tapi kalau dia membantu Orang Tua Naeun, sahabat terdekatnya mungkin akan ngamuk padanya. Tapi di sisi lain dia juga membutuhkan uang untuk menghidupi adik dan kakaknya, sementara orang tua nya tidak jelas keberadaannya, mereka meninggalkan Namjoo dan saudaranya sejak kecil karena tidak bisa menghidupinya. Namjoo memang bukan dari keluarga kaya raya seperti Naeun, Namjoo bersama kakak dan adiknya tinggal di Apartement kecil, bahkan mungkin dia termasuk golongan miskin. Dia diterima di Chungdam High School karena prestasinya di bidang akademik yang luar biasa, makanya dia mendapat beasiswa bersekolah di sana.

 

“Ne..aku mau Ahjumma..” Jawab Namjoo, dalam hati dia merasa bersalah pada Naeun, tapi apa boleh buat, ini demi menghidupi keluarganya.

 

“Oh ne, kalau boleh tau, siapa namja yang akan Ahjumma nikahkan dengan Naeun ?”

 

“Dia..Putra Mahkota…Kim Myungsoo”

 

 

 

–TBC–

20 thoughts on “[FF Freelance] Young Marriage (Part 1)

  1. waahh..bagus nih ceritanya
    tapi,kalo menurut aku sih, bahasanya jangan terlalu yg ceplas ceplos banget gtu..coba diperbagus dikitt..hehehe

  2. Baru pertama,baca yg cast’a infinite sama,apink
    hmmm
    tp penasaran
    naeun’a spt’a sembrono n jorok ya

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s