[FF Freelance] I’m Yours

im yours

[Ficlet] I’m Yours

Author : @yenyen_32 | Cast : Lee Hyukjae, Shin Hyeonmi (OC) | Rating : General | Genre : Romance 

 

Kau harus datang,

Aku sibuk,

Aku tak mau tahu. Kau harus datang.

Haiiissh… haruskah aku membalas pesan namja ini lagi. Berkali-kalipun aku mengatakan padanya bahwa aku tak akan pergi sepertinya takkan merubah permintaannya untuk menyuruhku datang ke acaranya hari ini di Sukira.

Aku sibuk, tidak. Sejujurnya itu bukan alasan utamanya. Aku malas berkumpul bersama fans-fansnya yang sangat fanatik itu. Toh lagi pula disana nanti aku juga belum tentu akan mendapatkan tempat terdepan ketika ia melakukan performnya yang katanya akan mengcover lagu special hari ini.

Selain itu lagi, kemarin baru saja aku mendapati namja itu berkencan dengan gadis lain, seorang penyanyi solo yang usianya seumuran denganku. Menurutmu wajar bukan jika aku marah?

Ponselku kembali berdering, kali ini bukan bunyi sms lagi yang masuk, melainkan sebuah panggilan telepon. Sesaat kuintip layar ponselku, dan tertera nama ‘MonkeyHyuk’ disana. Haruskah ku angkat? Tapi aku masih malas untuk sekedar berbicara dengan namja itu.

Kuputuskan untuk mengabaikan panggilannya saat itu juga. Masa bodoh, aku tak peduli kalau kau marah hyuk, yang kupedulikan sekarang adalah aku yang marah. Bagaimanapun juga, walaupun aku melarangmu untuk mempublikasikan hubungan kita ke media, itu bukan berarti kau akan bebas berjalan dengan wanita lain bukan, meskipun sama-sama kau juga merahasiakan kencanmu itu dari media.

Dasar lelaki bodoh, sepintar-pintarnya kau menutupi bahwa kau tak berselingkuh, tapi firasatku sudah terlalu kuat untuk menyadari ada yang tak beres denganmu. Bahkan untuk sekedar membalas pesan pada wanita lainpun aku sudah dapat merasakannya hyuk, apalagi jika kau benar-benar sampai bertemu dengan wanita itu di apartemennya.

Lagi-lagi deringan panggilan masuk itu kembali memecahkan keheningan yang telah kubuat. Monyet itu lagi, ahhh,,, harus bagaimana lagi aku menjelaskan padanya bahwa aku masih marah padanya agar dia berhenti menelponku. Aku ingin diam sendiri, tapi bagaimana mungkin aku mendapatkan keinginanku tadi jika namja ini terus menerus menggangguku seperti ini.

Ahh, ide bagus, matikan ponsel. Segera kuraih ponselku dan berniat untuk menonaktifkannya. Tapi bodoh, Shin Hyeonmi, kenapa jarimu justru bergerak mengangkat panggilan masuk dari lelaki monyet ini.

“Hyeonmi-ah.” Sedetik kemudian dapat kudengar ia memanggilku. Tidak, aku tak mau mendengarkannya, pasti ia akan membohongiku lagi dengan mengatakan bahwa ia tidak benar-benar berkencan dengan wanita itu.  Dari pada aku mendengarkan bualannya lagi, lebih baik aku segera mematikan ponselku bukan?

“Hyeonmi-ah, mianhae.” Serunya lagi. Aku terdiam sekali lagi. Entah mengapa seolah kurasakan bulu kudukku berdiri menegang ketika mendengar kalimat itu keluar dari bibirnya yang terdengar sangat tulus.

“Untuk?” pada akhirnya kuberanikan diriku untuk menjawabnya

“Kesalahanku. Aku tak akan memperbanyak daftar kebohonganku lagi. Benar kemarin aku baru saja bertemu dengan wanita itu.”

“Lalu? Apa yang mau kau lakukan sekarang hyuk?”

“Mianhae, jeongmal mianhae Hyeonmi-ah. Aku benar-benar khilaf, aku janji tak akan melakukannya lagi. itu yang terakhir, aku janji padamu.”

“Kau selalu mengatakan yang terakhir tapi keesokannya kau masih terus mengulangi kesalahan yang sama. Haruskah aku mempercayai ucapanmu lagi?”

“Aku tak akan memaksamu untuk percaya padaku. Hanya saja kali ini aku benar-benar tulus meminta maaf padamu. Jika kau benar-benar memaafkanku, kumohon kali ini datanglah ke acaraku.”

Kututup seketika panggilan dari lelaki itu. Mendengarkan kalimat yang terucap darinya membuatku semakin ragu pada diriku sendiri apakah aku benar-benar akan mengacuhkannya lagi.  Ini bukan pertama kalinya, sekali lagi ini bukan pertama kalinya ia meminta maaf padaku karena telah berkencan dengan wanita lain atau sekedar melirik wanita lain, tapi mengapa permintaan maaf yang kudengarkan kali ini terasa sangat berbeda dari biasanya. Mengapa kalimat maafnya tadi seakan begitu tulus ia ucapkan. Belum lagi, jika biasanya ia tak pernah mengakui bahwa ia bermain mata dengan wanita lain, tapi mengapa justru kali ini ia dengan gampang mengatakan kesalahannya padaku.

Persetan, kali ini kurasa aku benar-benar telah terhasut dalam kalimat yang ia ucapkan. Segera kuraih tasku yang terletak di meja samping dan memutuskan untuk datang ke acaranya mengikuti permintaannya.

**

Hyeonmi hebat, ternyata kau bisa mengalahkan fans-fans fanatic namjachingumu itu dalam mencari posisi strategis, pujiku dalam hati ketika aku baru saja mendapatkan tempat terdepan untuk menonton penampilan Eunhyuk hari ini di Sukira Public Broadcast.

Dan kulihat kali ini Eunhyuk yang berada tepat di depanku sedang mempersiapkan penampilan solonya dengan raut muka yang emmm…. bisa ku katakan sedikit payah. Heiii… lihat aku, aku disini sayang, aku sudah memaafkanmu sayang, jadi berhentilah memasang wajahmu yang seperti itu, teriakku dalam hati ketika mendapati raut mukanya yang seolah sama sekali tak memiliki semangat itu.

Kembali lagi pandanganku saat ini tertuju pada satu orang yang berdiri diatsa panggung denga microphone yang telah di genggam di tangan kirinya. Beberapa detik ia memperhatikan sekeliling penonton yang ada di depan panggung. Aku tersenyum ketika mendapati kedua tatapan matanya berhenti tepat kearahku, dan namja itu membalas senyumanku saat itu juga yang kemudian diiringi teriakan dari fans-fansnya yang lain.

“Sebuah lagu milik Jason Mraz, I’m Yours” kalimat pembuka yang ia  ucapkan sebelum memulai penampilannya. Seketika itu juga teriakan dari para fans seakan memenuhi ruangan ini lagi. sedangkan aku hanya diam, aku tak habis pikir pada lelaki ini, bagaimana mungkin dia menyanyikan lagu berbahasa inggris padahal kemampuan berbahasa inggrisnya itu sangatlah buruk. Aku tak berbohong, mungkin hanya ada beberapa kosakata inggris yang bisa ia ingat dengan baik, yes, no, apalagi ya? Oh iya, nice weather, itu kosakata yang paling sering ia ucapkan.

Dan sekali lagi aku benar-benar seakan tertipu, daebak,, mungkin lelaki ini telah berlatih lagu ini puluhan kali hingga setiap kosakata yang ia ucapkan terdengar cukup baik untuk ukuran seorang yang tak terlalu fasih dalam berbahasa inggris.

Jantungku seolah berhenti berdetak ketika pria itu kini berdiri di tengah-tengah lagu yang ia nyanyikan, dia berjalan menuruni panggung hingga berhenti tepat di depanku, meraih tanganku dan menggenggamnya dengan penuh arti.

 

So I won’t hesitate no more, no more

It cannot wait, I’m sure

There’s no need to complicate, our time is short

This is our fate, I’m yours

 

I’m yours?? Inikah yang ingin ia tunjukkan padaku? Inikah permintaan maafmu? I’m yours, yah kamu milikku hyuk, you’re mine, and I’m yours.

 

*END

 

Note: Kyaaa…. Selesai juga ini fiksi saya bikin. Anyways, ada yang penasaran nggak dari mana saya punya ide untuk bikin ficlet ini? Jadi kemarin itu saya baru aja buka-buka folder download yang saya copy dari temen saya, dan ketemu video waktu suami saya ini nyanyi I’m Yours di Sukira. Buat yang sering buka-buka youtube pasti tau lah, dan mungkin yang belum tau bisa diliat di link ini >> http://www.youtube.com/watch?v=7QH_cj1i5II

Udah segitu aja deh note dari saya. Thank for reading, and I hope you all will give me input via comment. Let’s share about it guys,  via comment? It’s oke. Twitter? No problem, find me on twitter à https://twitter.com/yenyen_32 ask.fm? >> http://ask.fm/yenyen32 And lastly please visit my blog >> http://eunhaewife.wordpress.com/  Thank you J

 

2 thoughts on “[FF Freelance] I’m Yours

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s