[FF Freelance] Young Marriage (Part 2)

Young Marriage

Title : Young Marriage

Author : J.H.Moon

Rating : PG 15

Main Cast : Son Naeun (A Pink) L/Kim Myungsoo (Infinite)

Support Cast : Kim Namjoo (A Pink)  Park Chorong (A Pink) Krystal Jung (F(x) )

Genre : Romance, Sad (little) , Friendship.

Length : Chaptered.

Disclaimer : Cast milik Tuhan dan diri mereka sendiri,ff ini author adaptasi dari manga Goong,jadi mungkin ada banyak kemiripan, ini fanfiction pertama author,jadi maaf kalau ada typo.

Previous : Part 1,

 

Happy Reading

Part 2

 

———————————-

 

-Author POV-

 

09.00 PM

 

 

Naeun berjalan tanpa arah sambil memegangi perutnya.

 

“Hiks…lapar..” Ucapnya. Naeun belum makan malam, makanya dia merasa sangat lapar.

 

“Coba aku tadi makan dulu..mana gak bawa Hp sama dompet lagi..” Sesal Naeun meratapi perutnya yang sedari tadi bunyi saking laparnya. Naeun berfikir, kemana dia harus pergi ? mana mungkin malam ini dia tidur di jalan atau bangku di taman, bisa-bisa badannya bentol semua digigit nyamuk,atau mungkin digigit tawon (?)

 

“AHA ! Namjoo !” Naeun teringat teman sebangkunya itu.

 

“Lebih baik hari ini aku menginap dan minta makan di apartemennya, pasti dia mau” Ucap Naeun semangat.

 

SKIP

 

TING TONG TING TONG TING TONG TING TONG TING TONG TING TONG

 

Naeun memencet bel apartemen Namjoo tanpa henti, dia sudah tidak sabar, perutnya keroncongan, sementara daritadi tercium bau harum semerbak daging dari dalam Apartemen Namjoo.

 

“Yak ! Namjoo cepat buka !” Teriak Naeun sambil menggedor gedor pintu Namjoo.

 

“Neee neeee tungggguuuuuuu !” Namjoo segera berlari dan membuka pintu, dia sudah tau karena Naeun akan datang ke sini.

 

CKLEK

 

“Aishh…kau lama sekali Namjoo” Naeun mengerucutkan bibirnya.

 

“Masih mending aku membukakan pintu untukmu daripada tidak” Namjoo menjulurkan lidahnya ke Naeun.

 

“Ishh..sudahlah lupakan, apa hari ini aku boleh menginap di rumahmu ? boleh ya ? ya ? jeball,satu malam saja Namjoo..” Rengek Naeun.

 

Namjoo mengangguk dan mempersilahkan Naeun masuk, Naeun semangat sekali dan tentu saja Naeun langsung berlari ke meja makan Namjoo.

 

“Malam ini menunya apa nih ? Daging ??” Ucap Naeun memandang takjub daging panggang di atas meja makan Namjoo itu.

 

“Aish, kau ini, kalau sudah urusan makan atau daging semangat” Namjoo duduk samping Naeun.

 

“Hehe…” Naeun segera melahap makanannya, sementara Namjoo sedang berfikir apa yang harus dia katakan untuk membujuk Naeun nanti.

 

“GLEKKK…”

 

“WAAA !”

 

“Waeyo Namjoo ?” Tanya Naeun melihat sahabatnya itu kaget.

 

“Suara apa tadi ? yang “glekk..” itu.. apa disini ada setan ?”

 

“Aishh, itu suara sendawaku Namjoo bukan suara setan” Naeun menjitak dahi Namjoo.

 

“Oh..kau sih yeoja tapi sendawa keras banget”

 

“Biarin”

 

“Oh ya Naeun, kenapa kau menginap di apartemenku ?  Apartemenku kan sempit bila dibandingkan kamarmu, atau jangan-jangan kau minggat dari rumah ?” Tanya Namjoo menyelidik.

 

“Mwo ? a-aku…” Naeun bingung mau menjawab apa, mana mungkin dia berbohong dengan sahabatnya.

 

“Wae ??”

 

“Ne ne aku pergi dari rumah” Ucap Naeun santai.

 

“Karena apa ?”

 

Naeun terdiam, dia harus menceritakan semua masalahnya ini ke Namjoo, mungkin saja Namjoo dapat mencarikan jalan keluarnya agar dia tidak jadi menikah dengan namja yang bahkan belum pernah dia temui.

 

“Karena……..”

 

***

09.30 PM

 

L sedang mondar-mandir dalam kamarnya, menunggu yeoja yang dia telfon menjawab telfonnya, siapa lagi kalau bukan Krystal, sedari tadi dia menghubungi Krystal namun tidak ada jawaban. L khawatir jika Krystal benar-benar akan dicelakai oleh ayahnya, tapi apa ayahnya sudah tahu kalau yeoja yang ingin dia nikahi adalah Krystal ?

 

“Aishh Krystal…cepat angkat…”

 

“Yeoboseyo ?” Sahut suara melengking Krystal dari dalam telefon.

 

“Chagi-ya ini kau ?”

 

“Ne oppa, waeyo ? Oh ya bagaimana ? Raja mengizinkan oppa menikah denganku kan ?” Tanya Krystal semangat.

 

L terdiam mendengar pertanyaan Krystal, sudah diputuskan hari ini dia akan mengakhiri hubungannya dengan yeojanya itu, dan akan menerima tawaran Ayahnya menikah dengan yeoja yang sudah dipilihkan kedua orang tuanya, karena dia tidak ingin Ayahnya mencelakai Krystal.

 

“Aku..Mianhae chagi-ya” L menelan ludahnya “Aku tidak bisa menikah denganmu” Ucap L pelan namun dengan intonasi yang jelas, berat rasanya mengatakan hal ini.

 

“M-mwo ? Oppa tadi bilang apa ?”

 

“Kita tidak bisa menikah, lebih baik kita akhiri saja hubungan kita ini, mianhae..” Ucap L dengan suara tetap tegar, airmata menetes dari pelupuk matanya, dia tidak sampai berpikir kalau dia akan meninggalkan Krystal, gadis yang sangat dicintainya itu.

 

“Mwo ? W-wae ? Oppa kau becanda kan ? Bukankah kau sudah janji ak….”
TUUTT TUUUUTT

 

L memutuskan telefonnya dengan Krystal, dia tidak ingin mendengar suara tangis Krystal karena dirinya.

 

“Mianhae chagi…ini yang terbaik………………….”

 

***

11.00 PM, Namjoo’s Apartement

 

 

“Oh jadi begitu, kau akan dinikahkan oleh orang tuamu ?” Tanya Namjoo dengan suara terkejut yang dibuat-buat, sebenarnya dia sudah tahu.

 

“Ne..padahal aku kan masih SMA, memang Appa dan Umma bilang aku masih bisa sekolah tapi tetap saja kan, aku tidak mau menikah sekarang..”

 

Namjoo agak kasihan juga melihat Naeun, tetapi kalau dia jadi Naeun sih dia tidak akan menolak tawaran menikah, siapa yang tidak mau coba menikah dengan Kim Myungsoo ? Putra Mahkota negaranya ini.

 

“Kurasa kau harus menuruti kata orang tuamu Naeun..”

 

“Mwo ? Wae ? Aishh sudah kubilang aku tidak ingin menikah Namjoo” Naeun manyun mendengar perkataan sahabatnya, dia kira Namjoo akan membantunya mencari jalan keluar masalahnya ini, tapi ternyata Namjoo malah mendukung dia menikah.

 

“Aku yakin kau tidak akan menyesal menikah dengan namja pilihan appa dan ummamu, lagipula orang tuamu sangat mengharapkanmu menikah, kenapa tidak kau turuti saja ? Kau masih beruntung punya orang tua yang sangat perhatian denganmu Naeunnie…..” Namjoo diam, dia teringat orang tuanya yang sejak kecil sudah meninggalkannya.

 

“Namjoo..aku…..” Naeun berfikir tentang perkataan Namjoo, benar juga, mana mungkin appa dan ummanya akan membuatnya menderita, appa dan ummanya pasti sudah memilihkan namja terbaik untuk Naeun.

 

“Ne…kurasa kau benar juga..arra, aku akan menuruti permintaan appa dan ummaku..” Ucap Naeun.

 

“Mwo ?? Jinjja ?” Tanya Namjoo tidak percaya, padahal dia tadi asal membujuk saja, ternyata bujukannya berhasil. Dengan ini dia akan dapat imbalan dari orang tua Naeun.

 

Naeun mengangguk pelan. “Kalau begitu aku pulang dulu ne, aku akan bicara dengan appa dan umma, gomawo Namjoo atas makan malamnya” Naeun membungkuk kepada Namjoo lalu langsung melesat keluar dari Apartement Namjoo itu.

 

“Ckckck..kau benar-benar beruntung Son Naeun…..”

 

11.30 PM, Naeun’s House

 

“APPA ! UMMAAAA !” Naeun menjeblak pintu kamar orang tuanya dan berteriak sekuat tenaga.

 

“Aishh..siapa sih..mwo ? Naeun ? Kau sudah kembali ?” Ucap Nyonya Son bangun dari kasurnya.

 

“Ne..appa….umma….sudah kuputuskan, aku akan menuruti kemauan kalian, aku akan menikah”

 

“MWO ?” Teriak Tuan Son tiba-tiba bangun dari tidurnya.

 

“Aishh..appa kau mengagetkanku saja, ne aku tidak becanda, aku akan menuruti kemauan kalian, sudah ya, aku mau tidur, ngantuk” Ucap Naeun berjalan pergi, sementara orang tuanya masih cengo.

 

“Chagi, apa ini gara-gara bujukan teman Naeun itu ?” Tanya Tuan Son kepada Istrinya.

 

“Tentu saja, syukurlah kalau berhasil, kita harus memberi imbalan kepada Namjoo” Nyonya Son kelihatannya senang sekali, dia tidak menyangka Naeun yang keras kepalanya minta ampun itu akan berhasil dibujuk oleh Namjoo, yang notabene sahabat Naeun sendiri.

 

“Ne ne, itu besok saja, lebih baik sekarang kita tidur” Ucap Tuan Son melanjutkan tidurnya.

 

“Hoamm..ne..”

 

***

07.30 AM

“Selamat pagi putra Mahkota” Sapa Raja kepada L, hari ini dia mengajak L sarapan bersama bukan karena tanpa alasan, tapi dia ingin segera mendengar jawaban dari L, dia yakin L akan menurut padanya dan meninggalkan kekasihnya yang bukan dari keluarga terpandang itu.

 

“Selamat pagi Raja” Ucap L membungkuk kepada ayahnya itu dan segera mengambil tempat duduk yang berhadapan dengan ayahnya.

 

“Jadi bagaimana ? Kau sudah tau keputusanmu ?”

 

L tidak menjawab melainkan hanya mengangguk pelan saja.

 

“Bagaimana ?”

 

“Aku sudah meninggalkannya…meninggalkan yeojachingu-ku, aku akan menuruti permintaan Raja dan Permaisuri, tapi Raja harus berjanji padaku, Raja jangan pernah menyentuh atau mencelakai Krystal”

 

“Oh, jadi Krystal ? Nama kekasihmu ?”

 

L mengangguk lagi.

 

“Tenang saja, aku tidak akan mencelakainya karena kau sudah menuruti perintahku, oh ya ada sesuatu yang harus kusampaikan padamu”

 

“Mwoya ?”

 

“Mulai hari ini kau tidak akan sekolah di sekolah kerajaan lagi, kau akan bersekolah di Chungdam High School”

 

“Mwo ?? Kenapa ? Bukankah anggota kerajaan harus bersekolah di sekolah kerajaan ?” L terkaget dengan perkataan ayahnya.

 

“Aku memindahkanmu ke sana agar kau dapat berkenala dengan calon istrimu nanti, dia bersekolah di Chungdam”

 

“Jadi..dia..maksudku calon istriku itu bersekolah di Chungdam juga ?”

 

“ Juga ? Apakah Krystal itu juga bersekolah di Chungdam ?” Raja menatap tajam mata L.

 

L terdiam, memang benar Krystal juga bersekolah di Chungdam, padahal dia ingin melupakan gadis yang sangat dicintainya itu, tapi malah sekarang dia harus satu sekolah dengannya, dan bagaimana kalau Krystal tahu kalau alasan L pindah ke Chungdam adalah karena Raja menyuruh L berkenalan dengan calon istrinya ? Bagaimana reaksi Krystal jika tahu bahwa calon istri mantan kekasihnya juga bersekolah di Chungdam ?

 

“Aku harap kau tidak akan menemui yeoja itu meskipun kau akan satu sekolah dengannya, aku selalu mengawasimu Putra Mahkota”

 

L mengangguk, kalau dia sedikit saja mencari tahu tentang Krystal bisa-bisa ayahnya akan segera mencelakai Krystal.

 

“Oh ya, siapa nama calon istriku ? Dan apa aku akan sekelas dengannya ?” Tanya L tiba-tiba.

 

“Son Naeun, kalau soal itu aku tidak tahu”

 

“Son Naeun ?” L mengernyitkan keningnya, rasanya tidak asing mendengar nama ini.

 

“Ne, kau pasti sudah tahu keluarga konglomerat Son, Naeun adalah putri dari Tuan dan Nyonya Son”

 

“Oh…pantas appa begitu ingin menikahkanku dengannya, ternyata dia sebegitu kayanya…” Ucap L dari dalam hati.

 

“Kurasa aku sudah selesai, ayah aku berangkat, kurasa tidak akan lucu jika aku datang terlambat pada hari pertama masuk sekolah baru”

 

“Ayah ?”

 

“Wae ? Apa salah ?” Ucap L datar, dia memang sangat jarang memanggil ayahnya dengan sebutan ‘Ayah’

 

“Anni, cepatlah berangkat”

 

“Ne” Ucap L beranjak dari kursinya, L segera membungkuk kepada ayahnya dan pergi dari ruang makan itu.

 

***

08.00 AM, Chungdam High School

 

“KRAUK KRAUK”

 

“Naeun..kau..”

 

“KRES KRES”

 

“Naeun…aku..”

 

“KRAUK KRAUK KRAUK”

 

“Naeun ! makan mulu, dengarkan aku dong” Ucap Namjoo merebut keripik kentang ukuran jumbo Naeun.

 

“Aishh..wae ? Aku lapar tau” Tanya Naeun sebal.

 

“Kau tidak tahu hari ini hari apa ?” Tanya Namjoo semangat.

 

“Hari ini hari Kamis, astaga kau kan masih muda, jangan pikun dong” Naeun menyedot susu strawberrynya.

 

“Aku juga tahu kalau hari ini hari Kamis pabbo” Namjoo menjitak Naeun.

 

“AWW ! Appo ! Lalu kenapa bertanya ? dasar aneh”

 

“Kau lupa ? Hari ini Putra Mahkota Kim Myungsoo akan pindah ke sini Naeun !! Ternyata yang dikatakan Chorong Sunbae benar !” Pekik Namjoo semangat.

 

“Aish, memang kenapa kalau dia pindah ? toh tidak akan bermanfaat padaku” Ucap Naeun memainkan kukunya.

 

“Aigoo..kau kan calon istrinya..masa tidak senang sih kalau dia pindah ke sini, aku saja yang fansnya senang banget gini”

 

“Mwo ? Apa yang kau bilang tadi ?” Ucap Naeun, rasanya tadi dia mendengar kata ‘Istri’

 

“Kau  CALON ISTRI Putra Mahkota” Namjoo berbicara dengan pelan namun dengan intonasi yang jelas, Naeun cengo mendengar perkataan Namjoo.

 

“MWO ? Calon Istri ?” Pekik Naeun dengan ekspresi kaget. Apa ini kejutan yang dimaksud Appa dan Ummanya tadi pagi ?

 

 

=Flashback, 07.30 AM, Naeun’s House=

 

 

“Naeunnie ?”

 

“Ne Umma ?” Naeun mengoleskan selai cokelat banyak-banyak ke rotinya.

 

“Sebaiknya kau dandan hari ini” Ucap Nyonya Son menatap anaknya itu.

 

“Mwo ? Kenapa ? Aku sudah cantik umma, tidak perlu berdandan” Jawab Naeun pede dengan dirinya yang menurutnya memang sangat cantik.

 

“Aishh..aku tahu kau sudah cantik, tapi kurasa hari ini kau harus berdandan”

 

“Kenapa ?” Tanya Naeun malas.

 

“Hari ini di sekolah ada kejutan untukmu” Nyonya Son tersenyum misterius.

 

“Kejutan ? Tapi kan aku belum ulang tahun Umma” Naeun memandang Ummanya heran.

 

“Aishh pabbo, kejutan kan bukan hanya waktu ulang tahun saja ! Sudah cepat sana berangkat nanti kau telat !” Nyonya Son melirik jam tangannya.

 

“Ne ne bawel”

 

 

=Flashback End=

 

 

“Apa ini yang dimaksud kejutan itu ?..tunggu..jadi..calon suamiku adalah Putra Mahkota Kim Myungsoo ?” Naeun menatap sahabatnya itu.

 

“Mwo ? jadi kau belum tahu ?” Tanya Namjoo, dia baru ingat kalau orang tua Naeun belum sempat memberitahu Naeun kalau calon suami Naeun adalah seorang Kim Myungsoo.

 

Naeun menggeleng, “Tunggu, Namjoo, darimana kau tahu bahwa calon Suamiku dia ?” Tanya Naeun, dia saja belum tahu, kenapa Namjoo bisa tahu ?

 

“Eoh ? a-aku..aku tau dari Ummamu !” Jawab Namjoo agak gugup.

 

“Oh..ne, yasudahlah kalau calon suamiku dia” Ucap Naeun cuek.

 

“Kau tidak senang ? Kau akan menjadi Putri, Naeun, lalu kelak kau akan menjadi Ratu !” Namjoo berbisik ke Naeun.

 

“Lalu kenapa ? oh ya, apakah menjadi putri menarik ?” Tanya Naeun polos.

 

“Mwo ? menarik ? ya mana aku ta..”

 

TEETTTT

 

“Gawat, sudah masuk, mana hari ini Matematika ada pr lagi” Naeun panik dan segera beranjak dari bangkunya kemudian berlari ke kelas.

 

“Aishh benar-benar, pasti dia belum mengerjakan Pr nya” Namjoo berdecak memandang sahabatnya yang sudah menghilang itu.

 

***

“Jadi ini Chungdam High School ?”

 

“Ne Putra Mahkota”

 

“Hm..arra” Ucap L sinis. Supir kerajaan melajukan mobilnya memasuki gerbang Chungdam, sementara L melirik sekitar dari jendela mobilnya yang hitam legam, siapa tahu dia bisa melihat sesosok Krystal, keinginan yang konyol sebenarnya mengingat ini sudah jam pelajaran.

 

“Silahkan turun Putra Mahkota” Ucap sang Supir membukakan pintu untuk Tuannya.

 

“Ne” L turun dari mobilnya. “Kelasku mana ?”

 

“Kita harus ke ruang kepala sekolah dulu Putra Mahkota”

 

“Ne ne,mana ?”

 

“Mari” Supir itu berjalan, diikuti dengan 2 namja tinggi kekar berkacamata dan berpakaian serba hitam yang tidak lain dan tidak bukan adalah Bodyguard L, karena L Putra Mahkota, dia harus selalu diawasi, demi menjaga keamanannya.

 

SKIP

 

“Putra Mahkota silahkan duduk” Ucap kepala sekolah Chungdam mempersilahkan L duduk.

 

“Ne” Jawab L dingin.

 

“Selamat datang di sekolah ini, semoga anda betah, dan anda akan ditempatkan di kelas yang sama dengan calon istri anda, Son Naeun” Kepala sekolah tersenyum pada L.

 

“Bagaimana anda tahu kalau dia calon Istriku ?”

 

“Kami diberitahu oleh utusan dari Kerajaan, dan ayah anda menyuruh agar kalian satu kelas”

 

“Oh ne ne, kelas apa ?” Tanya L, berarti seluruh staff guru di sekolah ini sudah tahu alasan dia pindah kemari, sudah pasti para guru akan berusaha membuat dirinya dan calon istrinya dekat, pikir L.

 

“X-8”

 

09.00 AM, at Naeun Class

 

“Naeun..naeun !” bisik Namjoo kepada Naeun yang tertidur, mungkin Naeun kecapekan setelah mengerjakan Pr Matematika yang berjumlah 5 halaman (?)

 

“Mhh..aku mengantuk Namjoo..” Jawab Naeun, air liurnya memenuhi punggung tangannya.

 

“Aishh terserah” Ucap Namjoo memerhatikan songsaenim yang sedang menerangkan.

 

“Jadi begini…bla bla bla, nah ! Son Naeun ! maju kedepan, kerjakan soal nomor 3 !” Ucap Songsaenim lantang, membuat Naeun terkaget.

 

“Mwo ? Mwo ? Ada apa ?” Naeun bangun dan segera membersihkan air liurnya.

 

“Beraninya kau tidur saat pelajaranku, sekarang maju ke depan, cepat kerjakan nomor 3 !” Teriak Kyuhyun Songsaenim, guru muda dan paling tampan di Chungdam High School, Kyuhyun Songsaenim mengajar Matematika, dia juga dikenal sebagai guru yang galak di Chungdam.

 

Naeun maju ke depan mengambil spidol dan melihat soal nomor 3, Naeun mengernyitkan keningnya.

 

“Mwo ?? Ini kan soal untuk Kuliah ? Isshh jadi dia sengaja mengerjaiku ?” Naeun menatap tajam guru tampannya itu, sementara Kyuhyun juga menatapnya, Naeun buru-buru mengalihkan pandangannya.

 

“Kenapa ? Kau tidak bisa ? Makanya jangan tidur” Kyuhyun Songsaenim berbicara dengan nada sesinis mungkin.

 

Naeun terdiam begitu juga seisi kelas, tidak ada yang bisa menjawab soal itu, mungkin Namjoo yang hanya bisa menjawabnya.

 

“Kau pikir kau bisa mengerjaiku huh ? Aku itu cerdas tau” Gumam Naeun pelan dan mulai menulis.

 

Semua terdiam memandang Naeun yang sedang menulis langkah-langkah mengerjakannya dan jawabannya, tapi tidak dengan Namjoo yang panik memandang Naeun.

 

“Aishh…apa dia bisa ya ? kalau tidak bisa, dia pasti akan dihukum, tapi soal itu sulit..meskipun Naeun pintar kurasa soal itu terlalu sulit untuknya” Ucap Namjoo cemas.

 

Naeun selesai menulis dan kembali ke tempat duduknya dengan percaya diri, dia yakin jawabannya pasti benar, sebenarnya dia sering meminjam buku milik Oppanya, Dongwoon yang sudah kuliah. Naeun memang suka mempelajari sesuatu apalagi pelajaran, makanya dia cerdas. Tetapi Naeun sangat pemalas dalam mengerjakan Pr, dia lebih suka mencontek milik Namjoo.

 

“Ishh..rasakan, makanya waktu pelajaran jangan tidur” Namjoo berbisik kepada Naeun.

 

“Hoamm..biarin..” Naeun menguap lebar, memperhatikan Kyuhyun songsaenim meneliti jawabannya di papan.

 

“Bagaimana bisa ? Jawabanmu benar..” Ucap Kyuhyun cengo menatap Naeun, padahal itu soal untuk jenjang Perkuliahan, bukan SMA.

 

Naeun tersenyum bangga “Sudah kubilang, aku itu cerdas Songsaenim” Ucap Naeun pede, membuat seisi kelas menertawakannya.

 

“Aishh ne ne, mari kita lanjutkan pelajarannya, jadi….”

 

TOK TOK

 

“Siapa sih” Kyuhyun songsaenim sebal dan segara membukakan pintu kelas.

 

“Mwo ? Kepala Sekolah ? Kenapa ?” ternyata yang mengetok pintu tadi Kepala Sekolah, mau tidak mau Kyuhyun harus segera menghilangkan wajah kesalnya dan tersenyum.

 

“Ada apa sih ? tumben kepala sekolah kemari ?” Tanya Naeun memandang Kyuhyun dan Kepala Sekolah yang sedang berbincang. Setelah lima menit berlalu akhirnya mereka selesai bicara,  Kyuhyun songsaenim berdiri di tengah kelas, sedangkan kepala sekolah berdiri di sampingnya.

 

“Semuanya dengarkan, hari ini kita kedatangan seorang murid baru yang sangat spesial !” Teriak Kyuhyun bersemangat.

 

Satu kelas menunjukkan muka antusiasnya, siapa murid baru yang sangat spesial ? Tidak terkecuali dengan Namjoo yang begitu heboh.

 

“Naeun ! Kau dengar ? pasti Putra Mahkota !” Pekik Namjoo bersemangat. Sementara Naeun sedari tadi memotong kukunya dan tidak memperhatikan Kyuhyun Songsaenim.

 

SREEKKKK

 

Pintu kelas Naeun terbuka, tampaklah 2 orang namja tinggi kekar berpakaian dan berkacamata hitam yang tidak lain tidak bukan adalah Bodyguard L, mereka segera masuk ke kelas. Lalu disusul oleh seorang namja bermata elang, berkulit putih dan berwajah tampan luar biasa, ya, Kim Myungsoo alias L, sang Putra Mahkota.

 

“Sssstttt..!” Ucap Kepala Sekolah menyuruh murid kelas X-8 diam, karena kelihatan dari wajah mereka bahwa mereka ingin berteriak, tidak percaya bahwa murid baru di kelas mereka adalah seorang Kim Myungsoo ! Apalagi Namjoo yang sedari tadi heboh sendiri. Tapi terkecuali dengan Son Naeun, Naeun malah asyik memotong kukunya dan tidak memerhatikan.

 

“Silahkan anda memperkenalkan diri” Ucap Kepala Sekolah senyam senyum ke L.

 

L mengangguk, “Annyeonghaseyo, joneun Kim Myungsoo imnida, atau kalian bisa memanggilku L, dan jangan memanggilku Putra Mahkota atau anda atau malah tuan, kalian bisa berbicara non formal denganku” Ucap L memandang seluruh kelas, L sedikit penasaran dengan calon istrinya, selama ini dia belum pernah melihat Naeun, L hanya pernah mendengar namanya.

 

Seisi kelas terpana memandang L, semua terpesona dengan ketampanannya. Tidak terkecuali dengan Naeun pastinya, yang sekarang malah asyik mencoret-coret bukunya.

 

“Baik, mm.. L, kau bisa memilih tempat duduk yang kau suka” Ucap Kepala Sekolah.

 

“Aku ingin duduk…sebangku dengan Son Naeun” Ucap L, membuat seisi kelas bersorak dan memandang Naeun, mereka iri karena L lebih memilih duduk di dekat dengan Naeun yang notabene duduk di pojok paling belakang, padahal masih banyak bangku di depan yang kosong.

 

“Mwo ? Mwo ? ada apa ?” Tanya Naeun berhenti menyoret bukunya dan melirik teman sekelasnya yang pada bersorak dan heboh sendiri, apalagi yeojanya.

 

“SON NAEUN !” Teriak Kyuhyun Songsaenim.

 

“N-ne ?” Naeun kaget dan segera berdiri, jawabannya untuk soal tadi kan sudah benar, mengapa Kyuhyun Songsaenim berteriak lagi ?. Naeun melihat ke namja tampan yang berada di samping Kyuhyun Songsaenim, Naeun cengo, baru kali ini dia melihat namja setampan itu, tapi rasanya dia sudah pernah melihat namja ini sebelumnya, ingatan Naeun akhir-akhir ini memang parah, dia jadi pelupa.

 

L menatap tajam sosok Naeun dengan mata elangnya, jadi ini calon istrinya ? Seorang yeoja berkulit putih, cantik ? sudah pasti, bahkan menurut L dia sangat cantik, berambut hitam panjang tergerai dengan indahnya, dan berbibir cherry.

 

Naeun dan L saling bertatapan, seluruh kelas terdiam memandang mereka berdua, begitu juga dengan Kyuhyun Songsaenim dan Kepala Sekolah.

 

“Ekhem, Naeun, kau sudah pasti tahu orang ini kan ?” Tanya Kepala Sekolah memecah keheningan.

 

Naeun diam, berusaha mengingat, Kyuhyun Songsaenim memandang Naeun, dari wajah Naeun sudah pasti jawabannya ‘Tidak’ Kyuhyun heran, katanya cerdas, tapi sama Putra Mahkota negara sendiri saja tidak tahu.

 

“Dia murid baru di sekolah ini, Putra Mahkota Kim Myungsoo, dan dia ingin duduk di sebelahmu Naeun” Ucap Kyuhyun.

 

Mwo ? Jadi dia si Putra Mahkota ? yang akan menjadi calon suami ku itu ? Aku pikir Putra Mahkota itu gendut jelek dan berjerawat (?) jadi dia Kim Myungsoo ? Ucap Naeun dalam hati.

 

“Bagaimana Naeun ? bolehkah dia duduk sebangku denganmu ?” Tanya Kyuhyun.

 

“Mwo ? Tapi di sebelahku kan sudah ada Namjoo, Songsaenim” Jawab Naeun melirik Namjoo.

 

“Tidak apa-apa, aku pindah saja, mm..L silahkan duduk dengannya” Ucap Namjoo nyengir dan segera pindah ke tempat duduk lain, Naeun kaget dan melirik Namjoo. “Yakk ! Kenapa kau pindah pabbo !” Ucap Naeun tanpa suara.

 

L diam dan berjalan menghampiri bangku paling belakang, bangku Naeun, dan segera mengambil tempat duduk di sebelah Naeun.

 

“Yasudah, kalian lanjutkan pelajaran seperti biasa lagi” Ucap Kepala Sekolah “Dan L, kau bisa pinjam buku Naeun, kau belum mendapat buku pelajaran kan ?”

 

L mengangguk.

 

“Arra, kalau begitu aku pergi dulu” Ucap Kepala Sekolah berlalu meninggalkan kelas, sementara Kyuhyun Songsaenim melanjutkan aktivitas mengajarnya yang tertunda tadi.

 

Satu kelas kembali hening lagi, tidak ada yang berani membuat suara sedikitpun ketika pelajaran Kyuhyun Songsaenim, apalagi setelah Insiden Naeun disuruh mengerjakan soal super sulit tadi. Sementara itu, Naeun melirik L dan ingin mencoba untuk mengajaknya bicara.

 

“Mmm..ige, kau bisa meminjamnya” Ucap Naeun sambil menggeser buku nya ke bangku L.

 

“Ne” L segera membaca buku matematika milik Naeun tanpa mengucap terima kasih.

 

“Aishh bilang makasih kek, mentang-mentang Putra Mahkota sombong banget, dasar sok dingin” Naeun bergumam lirih memandang sinis L.

 

“Aku bukan sok dingin dan terima kasih atas pinjaman bukunya, Son Naeun” Ucap L tidak mengalihkan pandangannya dari buku matematika Naeun.

 

“Mwo ? Kau mendengarku bicara ??” Tanya Naeun masih memandang L, padahal dia mengucapkannya dengan sangat lirih.

 

L mengangguk.

 

“Baguslah kalau kau mendegarku, mentang-mentang Putra Mahkota jangan sombong ya” Naeun ceplas ceplos, tidak peduli lawan bicaranya ini adalah anak dari penguasa Korea Selatan.

 

“Kau tidak dengar apa yang kukatakan di depan tadi ?” L mengalihkan pandangannya dari buku Naeun dan menatap tajam Naeun.

 

“Mwo ?” Naeun tadi memang tidak mendengarkan sama sekali saat L memperkenalkan dirinya di depan kelas, dia malah asyik mencoreti buku tulisnya.

 

“Kau benar-benar tidak dengar ?” L mendekatkan wajahnya ke wajah Naeun. Naeun kaget.

 

“Memang apa yang kau katakan tadi eoh ? Pasti bukan sesuatu yang penting.” Ucap Naeun menatap sinis L.

 

“Bukan sesuatu yang penting hm ? menurutku sangat penting” wajah L makin dekat dengan Naeun, bahkan hidung mancung L hampir menyentuh hidung pesek Naeun (?)

 

“M-Memang apa eoh ?” Naeun sedikit gugup melihat L dari dekat yang juga kelihatan sangat tampan.

 

“EKHEM !”

 

Semua memandang Kyuhyun Songsaenim yang tiba-tiba berdeham sangat keras, sementara Kyuhyun memandang L dan Naeun yang segera mengubah posisi mereka yang sangat dekat tadi.

 

“Mm..mianhae L ? Naeun ? Bisa berkenalannya nanti saja ? Aku ingin kalian memperhatikan pelajaran” Kyuhyun tersenyum sadis.

 

L mengangguk sementara Naeun tampak ingin protes.

 

“Issshh aku kan tidak salah, lagian siapa juga yang ingin berkenalan dengannya” Gumam Naeun sebal.

 

TEEEETTTTTTT

 

Bunyi bel istirahat berbunyi, siswa dari kelas lain segera berbondong-bondong ke Kantin, kecuali siswa kelas X-8 yang segera bergerumbul mengerubungi bangku Naeun dan L.

 

“L, ayo kuantar berkeliling sekolah ini..”

 

“Tidak ! denganku saja, ayo !”

 

“Denganku saja, aku hafal seluk beluk sekolah ini”

 

“Aku saja..”

 

“Aku !”

 

“Aku !”

 

Semuanya berdebat tentang siapa yang akan mengantarkan L keliling sekolah ini. Sementara L cuek saja.

 

“Terima kasih atas perhatian kalian, tapi aku ingin berkeliling dengan Naeun, kau mau mengantarku kan Naeun-ssi ?” Tanya L dengan nada manis sambil memandang Naeun.

 

“Mwo ? Kenapa aku ?” Tanya Naeun kaget, padahal hari ini dia ingin memborong jajan di kantin, karena dia begitu lapar.

 

“Sudahlah, ayo ikut saja” Ucap L berdiri dan menarik tangan Naeun keluar dari kelas.

 

Semuanya kecewa sekaligus iri dengan Naeun yang ternyata akrab sekali dengan L.

 

“Aishh..Naeun enak banget” Namjoo memandang iri sahabatnya yang sudah berlalu itu.

 

***

“Krystal, kenapa lama sekali ? Ppali keluar” Jawab seorang yeoja cantik beramput pendek berkulit sangat putih mengetok pintu toilet wanita.

 

“Ne Sulli…” Krystal keluar dari toilet dan merapikan seragamnya, matanya terlihat sembab.

 

“Kenapa matamu ? kau habis menangis lagi ? Sudahlah lupakan dia Krystal..” Ucap Sulli memeluk sahabatnya itu. Krystal memang terus menangis akhir-akhir ini, siapa lagi kalau bukan gegara L yang telah mencampakkannya.

 

“Aku tidak bisa melupakannya, aku terlanjur sangat mencintainya Sulli..” Krystal terisak di bahu Sulli, Sulli mengelus-ngelus punggung Krystal dan melepaskan pelukannya.

 

“Sudah, jangan menangis lagi, kau jelek tau, dasar jenong” Sulli menghapus airmata Krystal.

 

“Aishh, aku bukan jenong” Krystal memanyunkan bibirnya.

 

“Dasar jenong ! jenong ! weee!” Sulli tertawa dan berlari keluar toilet, Krystal segera mengejarnya.

 

“Yakk ! Tunggu kau !”

 

Krystal berlari sekuat tenaga mengejar Sulli.

 

BRUKKK !

 

Krystal menabrak sesuatu dengan sangat keras sampai dia hampir jatuh, tapi untung ada tangan yang mencengkram erat pergelangan tangannya.

 

“Aduh..mian aku sudah menabrakmu, dan terima kasih telah membantuku, aku jadi tidak jatuh” Ucap Krystal membungkuk dan tersenyum.

 

“Krystal ?”

 

“Ne ?” Krystal mendongak dan melihat siapa yang telah ditabraknya, Krystal membelalak, sesosok namja tampan yang tidak asing dengan ingatannya, namja yang telah mencampakkan dirinya, Krystal terdiam, matanya sedikit berkaca-kaca.

 

“K-Kim..Myungsoo ?”

 

-TBC-

 

18 thoughts on “[FF Freelance] Young Marriage (Part 2)

  1. Lucu bgt, naeun cuek abis sama myungsoo heheh. Ternyata naeun pinter juga, keren. Klo mrka bertiga satu berarti, bakalan ada pertingkain nieh..hmm klo bisa tambahin 1 cast lagi utk namja yg suka sama naeun n dkt bgt sama naeun..jd kan konflik cinta seimbang hehhe..lanjut ya

  2. wwuuaaaa suka suka suka !! >.<
    cepet dilanjut yyaaaa~
    penasaran pas mereka udah nikah ntar gimana o_o
    itu krystal nabrak myungsoo? kan myungsoo lagi gandeng tangan naeun? terus gimana? krystalnya bakal jadi jahat ngga? kalo di drama korea 'goong' si krystal pasti jadi min hyorin.
    lanjut ayoooooo semangaaaaatttt^^
    maaf telat baca ._.v

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s