Amnesia – Prolog (MyungZy or HunZy)

Amnesia

Title : Amnesia | Author : Nurzaita (@NurzaitaKAES) | Genre : Romance, Drama, Angst-maybe(?) | Length : Chaptered | Rating : PG-15 | Main Cast : Kim Myungsoo (INFINITE), Bae Suzy (MISS-A), Oh Sehun (EXO-K)

—oOo—

Sehun tengah menatap seorang gadis yang bahkan tidak dikenalinya itu dengan mata yang berbinar. Entah mengapa ia senang memandangi wajah gadis yang tengah berbaring diatas tempat tidur pada salah satu ruangan rumah sakit. Ini pertama kalinya Sehun merasakan hal yang seperti ini. Gadis itu membuatnya merasa nyaman. Aneh sekali, mengapa hal itu bisa Sehun rasakan. Bukankah tadi sudah dikatakan bahwa Sehun sama sekali tidak mengenal gadis ini? Entahlah.

Bibir Sehun tertarik kesamping, membentuk seulas senyum tipis. Sebelah tangan Sehun terangkat lalu menggenggam tangan gadis itu erat sedangkan yang sebelahnya lagi mengelus lembut pipi gadis itu. Masih sama seperti tadi, Sehun memandangi wajah gadis itu dengan mata berbinar bahkan pikiran Sehun telah melayang kemana-mana hingga semua lamunannya buyar ketika mendengar dering ponsel.

Allô,” sapa Sehun dengan bahasa Perancis kepada sesorang yang menelponnya ketika ponselnya ditempelkan pada telinga sebelah kanan, “Ada apa, Ibu?”

“Sehun? Bisakah kau pulang malam ini juga? Penyakit Ayahmu kambuh lagi karena ulah adikmu,” ujar seorang wanita dari ujung telepon. Nada suaranya berat dan terdengar sedang menahan tangis.

“Apa? Bagaimana bisa terjadi? Ya Tuhan..” ucap Sehun terkejut, “Baiklah, Ibu, aku akan segera pulang.”

Sehun memutuskan sambungan telepon lalu berjalan bolak-balik dari arah ranjang tidur gadis yang sedang ditunggunya kearah pintu masuk. Pikirannya melayang kemana-mana hingga membuat kepalanya sedikit pusing. Kini yang berada dalam pikirannya adalah menunggu gadis itu tersadar atau segera pulang ke Paris?

Sehun berhenti melakukan aktivitasnya yang tidak penting itu lalu kembali mendekati ranjang si gadis. Sekali lagi Sehun menatap gadis itu, namun kali ini tatapannya tajam menelusuri lekukan wajah si gadis yang membuatnya terpesona ketika pertama kali melihat.

“Aish.. Mungkin lebih baik aku menunggunya sadar,” gumam Sehun memutuskan.

Sehun kembali memainkan ponselnya. Jarinya menari-nari diatas ponselnya lalu ia kembali mendekatkan ponselnya ketelinga. Sambungan telepon berbunyi, ia hanya perlu menunggu.

Allô, Tuan muda. Ada yang bisa saya bantu?”

“Kemasi barang-barang sekarang juga. Besok pagi kita akan berangkat ke Paris karena penyakit Ayah kambuh. Tolong urus persiapannya. Saya tidak bisa mempersiapkannya karena saya sedang berada di rumah sakit. Anda bisa membantuku bukan, Paman Simon?” perintah Sehun panjang lebar kepada seorang pria yang sedang ditelponnya.

“Baik, Tuan muda. Tapi ngomong-ngomong kenapa anda berada dirumah sakit? Apakah anda sedang sakit?” terdengar nada kawatir dari pria yang dipanggil ‘Paman Simon’ itu.

“Ah, tidak, Paman. Temanku sedang sakit jadi aku menemaninya disini hingga besok pagi,” jawab Sehun, “Sekali lagi tolong persiapkan semuanya ya, Paman. Pastikan tidak ada barang yan tertinggal.”

“Baik, Tuan muda.”

Sehun memutuskan sambungan dan menjejalkan ponsel kedalam saku celana. Baru saja Sehun ingin menatap si gadis seperti tadi untuk memuaskan hatinya ketika pandangannya berhenti pada sebuah kertas foto berukuran 3r yang berada dibawah tempat tidur gadis itu, kertas foto itu terbalik sehingga Sehun tidak tahu gambar  yang berada dibalik kertas foto itu, ia hanya dapat melihat  tulisan dibelakangnya secara samar-samar. Rasa penasaran menyelimuti pikiran Sehun dan tanpa berpikir panjang Sehun memungut kertas foto tersebut.

Bae Suji & Kim Myungsoo.

Sehun menaikkan sebelah alisnya ketika membaca tulisan dibelakang kertas foto itu. Lalu perlahan ia mulai membalikkan kertas foto itu. Rasa menyesal muncul dalam hatinya ketika matanya melihat foto itu. Bukan hanya menyesal, tapi rasa tidak suka pun juga muncul dalam hatinya.

Foto itu menunjukkan gambar seorang gadis yang wajahnya sama persis dengan gadis yang sedang ditunggunya itu bersama dengan seorang lelaki yang tengah mencium pipinya. Sehun melihat dengan jelas ekspresi bahagia dari sang gadis.

Sehun membuang napas kesal lalu meremas foto itu kuat, “Jadi gadis ini bernama Bae Suji?”

—oOo—

“Ah, kau sudah sadar?”

Perlahan-lahan seorang gadis mulai membuka kedua matanya yang tertutup. Namun begitu merasakan cahaya luar yang menyilaukan mata, gadis itu kembali menutup matanya. Gadis itu tetap menutup matanya lalu beberapa saat ia mulai membuka matanya kembali hingga matanya mulai terbiasa dengan keadaan disekitar. Hal pertama yang dilihatnya adalah seorang lelaki berambut blonde tengah tersenyum padanya.

“Apa yang kau rasakan? Apakah kau merasa kurang baik? Akan kupanggilkan Dokter,” kata Sehun —lelaki berambut blonde itu— sambil menekan tombol yang berada didekat tempat tidur gadis itu untuk memanggil Dokter, “Syukurlah kau sudah sadar, aku senang.”

Gadis itu menaikkan sebelah alisnya, “Kau siapa? Lalu aku—”

Ucapan si gadis terpaksa terhenti begitu sang Dokter dan beberapa perawat masuk kedalam ruangan. Sang Dokter mulai memeriksa keadaan gadis tadi, tidak terlalu lama hingga sang Dokter berbalik badan dan mengajak Sehun ke ruangan.

“Jadi apa yang ingin Dokter bicarakan dengan saya?” tanya Sehun.

“Keadaan pasien sudah membaik hanya saja…” sang Dokter menggantungkan kalimatnya. Sehun menatap tajam sang Dokter dengan perasaan yang sebisa mungkin ia buat tenang. Sang Dokter kembali menatap Sehun dengan tatapan ragu, “Pasien telah kehilangan seluruh ingatannya.”

Mata Sehun terbelalak, “Apa?”

Sang Dokter hanya diam.

Ponsel Sehun berdering. Dalam hati ia mengumpat dan merogoh saku celananya dengan kasar. Ia mengangkat panggilan tanpa melihat nama seseorang yang menelponnya, “Yeoboseyo, aku sedang sibuk. Kau bisa menelpon nanti siang.”

“Sehun! Ini Ibumu!”

Sehun membelalakkan matanya, “Astaga, Ibu! Maafkan aku, Ibu. Aku tidak tahu kalau Ibu yang menelponku,” kata Sehun berbicara dengan bahasa Perancis, nada bicaranya terdengar menyesal.

“Dasar, bodoh! Ibu hanya mengingatkanmu cepatlah pulang ke Paris!”

“Iya, Ibu. Aku dan Paman Simon akan segera kesana sekarang juga,” ucap Sehun tenang lalu mematikan ponselnya. Kini matanya kembali menatap sang Dokter, Sehun kembali berbicara kepada sang Dokter bahwa ia akan membawa si gadis keluar dari rumah sakit dan membawanya ke Paris.

—oOo—

“Kita mau kemana?”

Sehun menoleh sekilas kearah si gadis lalu kembali fokus mengendarai mobil, “Ke bandara,” jawab Sehun , “Kita akan berangkat ke Paris.”

“Paris?” gadis itu mengulangi perkataan Sehun begitu mendengar kata ‘Paris’. Sebenarnya ada banyak hal yang ingin ia tanyakan pada Sehun tentang siapa Sehun untuknya, siapa dirinya dan mengapa ia bisa berada dirumah sakit. Tapi ia merasa ragu, entah kenapa hatinya merasa mengganjal ketika sedang bersama lelaki bernama Sehun ini, “Sehun? Boleh aku bertanya?”

“Tentu saja.”

Gadis itu menggigit bibir bawahnya keras, “Sebenarnya kau ini siapaku? Lalu kenapa aku bisa lupa dengan namaku sendiri? Lalu kenapa aku bisa berada dirumah sakit?”

Sehun terdiam. Namun otaknya berjalan untuk memikirkan jawaban yang tepat untuk diucapkannya pada gadis yang diyakininya bernama ‘Bae Suji’ seperti yang ada pada foto kemarin. Ah, foto itu.. Aish, sungguh Sehun tidak suka melihat gadis disebelahnya ini dicium walaupun hanya di pipi.

“Sehun..”

“Namamu Suzy Dupuis. Aku kekasihmu. Kemarin kau kecelakaan yang membuat ingatanmu seluruhnya hilang. Untung saat itu aku menemukanmu jadi aku tidak perlu mencarimu kesana-kemari. Syukurlah karena sekarang kau sudah sadar,” jawab Sehun sambil tersenyum manis kepada Suzy. Sebelah tangannya terangkat mengacak-acak rambut Suzy pelan.

Bohong! Bohong besar! Semua yang dikatakan Sehun tidak benar!

Sehun mulai merasa bahwa dirinya telah jatuh cinta dengan gadis yang diberinya nama ‘Suzy Dupuis’ itu. Selama ini keinginan Sehun selalu terpenuhi dan kali ini Sehun menginginkan Suzy menjadi miliknya. Sehun tersenyum licik, ia memanfaatkan hilang ingatannya gadis itu demi mendapatkan keinginannya.

Kim Myungsoo, jika kau adalah kekasihnya jangan harap kau akan mendapatkannya kembali. Kini dia telah menjadi milikku. Lagipula dia juga tidak akan mengenalmu seperti dulu, yang kini dia kenal adalah diriku bukan dirimu…

—oOo—

 Bonjour! Annyeong! Hello! Ni Hao! Hai! 😀 Saya kembali bawa FF baru nih setelah beberapa bulan hiatus dari dunia per-FF-an 😀 Ada yang tau FF 100% I Love You? Wks.. 😀 FF ini muncul ketika saya sedang bermimpi(?) wkwk.. Ya pokoknya begitulah -_- Setelah membaca, tolong tinggalkan jejak berupa komentar dan like. Karena last part akan saya protect seperti 100% ILU. Saya tidak sembarang ngasih pw loh ya, yang saya kasih pw adalah readers yang komentar minimal 10 kali di FF saya wks.. Nah itu aja sih bacotan saya, semoga ada yang minat baca dan suka dengan FF saya ini. Oya, Myungsoo masih belum muncul, di chap 1 dia akan muncul hehe 😀

Visit my blog –> HERE

 

33 thoughts on “Amnesia – Prolog (MyungZy or HunZy)

  1. Aku pilih HunZy, soalnya MyungZy sdh biasa, dan kalau cerita suzy jd sm sehun kan baru tuh, biasanya yg gensere llost memory balik lagi ke masa lalunya, jd lbh baik berjodoh dg ms depannya yg baru 🙂

  2. Bru prolog tp sehun udh licik gtu-_-
    Trsrah thor mau hyunzy or myungzy, yg pnting happy ending/? Wkwk
    D tunggu nextnyaa 😉

  3. Nie real ke x fhm hehehehehe
    surel itu apa ?
    I’m sorry i dont undestand
    because i’m from malay
    ahahahhahah
    hemmmmmmmmmmmm

  4. oh now i’m undestand
    is a good story ehehheheh
    daebak, cuayeta
    klu saya, saya akan pilih
    Myungzy
    tp sehun kenapa dya jahat sangat
    hah so evil
    sehun, sehun
    but this story is
    DAEBAK
    ahahhahahah

  5. anyeong aku reader baru hehe
    dwi imnida 96 line 🙂
    seneng nemu ff ini soalnya tadi aku lagi nyari ff ttg hunzy couple dan akhirnya nemu ff ini 🙂
    aigo sehun kenapa licik gitu wkwk kan kasian myungsoo, pasti myungsoo sedih karena ga nemuin suzy *so tau banget hehe
    lanjut chingu ffnya daebakk!!!

  6. Wah sehun ternyata dibutakan krn cinta smpe akhrnya dia berbohong sm suzy.. bakal penasaran apakah suzy bakal ingat sm myung

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s