Good Bye Summer [1]

Good Bye Summer

by Bella Jung

Genre : Romance | Rate : PG-15 | Length : Chaptered

Cast : Infinite’s L, Miss A’s Suzy & 2Ne1’s Sandara

Disclaimer : terinspirasi dari sebuah cerita real yang aku baca di sebuah blog

            Aroma parfum caramel yang melekat di tubuh Sandara tercium hingga ke sudut ruangan. Cardigan bewarna biru laut, rok abu-abu selutut dan kemeja bewarna biru toska melekat di tubuh jenjangnya. Diruangan yang padat dengan orang-orang perawakan Prancis itu Sandara sedang duduk berdampingan dengan putranya, menunggu gilirannya untuk di panggil petugas imigrasi.

“Park Kyungri,” Petugas imigrasi yang duduk di kasir nomor 5 memanggil namanya, wanita itupun beranjak meninggalkan putranya dan segera menghampiri kasir nomor-5.

Myungsoo memandang punggung ibunya yang kini berdiri bersebelahan dengan warga Negara Prancis lainnya dengan tatapan kosong, matanya kemudian melirik jam tangan yang dia kenakan, pukul 19:00. Lelaki itu menghela nafas panjang dan memutuskan untuk keluar ruangan yang penuh sesak itu.

5 menit kemudian, Myungsoo telah berdiri di balik dinding kaca di ujung lorong yang menyuguhkan pemandangan kota Seoul di malam hari. Dibawah sana terlihat kerlap-kerlip lampu-lampu mobil dan sesekali terdengar bunyi klakson mobil yang tidak sabar menunggu kemacetan.

Saku celana pria itu bergetar, Myungsoo merogoh sakunya kemudian melihat nama Park Sanghyun di layar ponselnya. Dengan cepat Myungsoo menempelkan ponselnya di daun telinganya.

“Apa sudah selesai?” Suara berat milik Sanghyun terdengar di sebrang sana.

Myungsoo menggeleng kemudian menjawab “Sebentar lagi, mutter, ah sorry maksudku ibu, dia masih mengurus visa kami disini,” Katanya dengan logat Prancis yang khas.

Disebrang sana, Sanghyun menghela nafas berat, kemudian membicarakan hal-hal penting seputar kakaknya di Korea. Selama kurang lebih 5 menit berbicara akhirnya Sanghyun memutuskan untuk menutup sambungan telponnya “kalau sudah selesai jangan lupa bilang ibumu untuk menelpon-ku, sampai jumpa nanti.” Katanya sebelum menutup sambungan telpon.

Myungsoo menaru ponselnya di saku celananya kemudian berbalik melihat pintu kantor imigrasi tempat ibunya mengurus visa yang masih tertutup rapat. Matanya kemudian beralih lagi memandang pemandangan malam kota Seoul di bawah sana. Pemandangan disini hampir sama dengan pemandangan yang disuguhkan apartement ibunya di Paris, Prancis, perbedaannya hanya di Menara Eiffel yang tidak dilihatnya di Kota Seoul.

Lamunanya buyar ketika tangan Sandara menyentuh bahunya, Wanita itu tersenyum ketika Myungsoo menoleh kearahnya “Ayo kita pergi.” Katanya sembari memberikan tas Ransel milik putranya.

Mutter,” Panggil Myungsoo ketika Sandara hendak berjalan meninggalkan lorong.

“Apa sayang?” Katanya lembut.

“Apa kita akan kembali ke Paris?”

Sandara mengangguk “Tentu saja, jika itu yang kau inginkan, kita akan kembali kesana suatu saat nanti.”

            Sepatu pantofel bewarna hitam pekat itu menginjak perkarangan Hanrim Multi Art High School. Perkarangan dengan banyak pohon maple Jepang itu padat dengan murid-murid yang baru datang. Beberapa guru telah siap di pintu masuk gedung dengan tangan yang memegang tongkat plastik bewarna hitam untuk memukul murid yang tidak memakai seragam lengkap.

Suzy melangkah sembari memegang ponselnya yang tertempel di telinganya “Apa kau percaya dengan gosip murahan seperti itu?” Katanya dengan seseorang di sebrang sana.

“Tetapi, Suzy-ah, aku benar-benar mendengarnya langsung dari Park Seonsaengnim saat mengikuti pelajaran tambahan Bahasa Inggris kemarin sore.” Suara Minah yang sangat keras di sebrang sana membuat Suzy menjauhkan ponselnya dari telinga beberapa saat.

“Yak Bang Minah! Bisakah suaramu di kecilkan? Gendang telingaku bisa pecah jika kau berteriak seperti itu,” Suzy berteriak di tengah lapangan dan membuat murid-murid yang berada di sekitarnya memandang kearahnya dengan tatapan sinis. Suzy segera menutup mulutnya ketika menyadari hal itu. Jari telunjuknya segera menyentuh tombol merah yang ada di ponselnya dan menaru ponselnya ke saku kemeja.

“Park Seonsaengnim? Park Jinyoung, guru aneh itu?” Gumamnya sembari menunduk dan bejalan memutar dari pintu masuk gedung sekolah.

“Bae Suzy!” Suara berat dari salah satu guru yang berdiri di pintu masuk gedung bergema di pendengarannya. Suzy tersentak dan beberapa saat kemudian telapak tangannya mengayun sembari tersenyum tanpa arti “Aku pasti salah dengar bukan?”

“Kau tidak salah dengar.” Suara itu terdengar lagi dan kali ini suara itu terdengar bersamaan dengan telinganya yang terasa diangkat naik “Ah ah!” Jerit Suzy menahan sakit.

“i..itu…itu dia!” Jerit Minah ketika bidikan teropongnya mendapati sesosok lelaki yang baru saja keluar dari mobil sedan putih yang berhenti di depan sekolah.

“Dia? Maksudmu? Murid baru itu?” Eunji menarik teropongnya dari minah kemudian mulai membidik lelaki yang kini berjalan berdampingan dengan seorang wanita cantik diluar sana.

“Apa kau yakin itu dia?” Jieun meragukan pernyataan temannya.

BINGO! Itu dia, lihat! Dia tidak memakai seragam. Omonim, mengapa dia sangat tampan?” Komen Eunji sembari melepas teropongnya dengan wajah merah padam.

“Coba kulihat?” Jieun menarik teropongnya namun bidikannya tidak menemukan sosok yang sedari tadi Eunji dan Minah bicarakan “Aku tidak menemukan apapun.” Ucap Jieun kecewa.

“Bodoh! Dia sudah masuk gedung dengan Kim Seonsaengnim.” Eunji menjelaskan.

Ketiga karib itu kemudian duduk berhadapan di samping jendela kelas yang berhadapan langsung dengan perkarangan sekolah “By the way, dimana Suzy?”Eunji melirik bangku kosong di depan kelas tempat Suzy duduk.

“Coba kita lihat dimana dia.” Minah membuka ponselnya dan tangannya mulai bermain di atas layarnya.

Dimana kau? –sending

Aku dihukum –received 

Dihukum? Kau melanggar peraturan lagi? –sending 

Tidak, kali ini aku dihukum kana tidak mengikuti pelajaran tambahan. Bantu aku Minah-shi! Park Jinyoung brengsek, dia menyuruhku untuk mengerjakan 20 soal berbahasa inggris-_- -received

Omo! Sudahlah kerjakan semampumu saja, by the way tadi aku sudah melihat anak baru itu! Dia sangat tampan Suzy-ah!! –sending

Yak! Mengapa kau malah membicarakan gosip murahan itu lagi? Lebih baik kau membantuku terlebih dahulu!!!!! –received

Tetapi dia benar-benar….Tunggu, kau sedang berada di ruangan Park Seonsaengnim? OMO! Apa anak baru itu ada disana? –sending

Anak baru? Jadi lelaki ini anak baru? –received

KAU MELIHATNYA???????? –sending

Suzy melirik sosok lelaki tidak berseragam yang duduk di depan meja kerja Park Seonsaengnim, guru bahasa inggrisnya. Dia kemudian menunduk mencoba mendengar pembicaraan mereka.

“Kim Myungsoo, kau ahli memainkan piano, berbahasa inggris dan berbahasa Prancis?”

“Iya, Aku telah mempelajari piano sejak umur 5 tahun sedangkan bahasa inggris dan Prancis aku belajar dengan ibu ketika tinggal di Paris.” Suara berat lelaki muda itu terdengar membuat Jantung Suzy hampir copot.

Jadi dia benar-benar dari Prancis? Suzy mengamati soal-soal bahasa inggris yang diberikan Park Seonsaengnim 30 menit lalu dengan tatapan kosong sementara telinga yang terpasang untuk mendengar pembicaraan mereka ber-3 “Jadi, apa persyaratannya sudah lengkap?” Tanya wanita cantik yang duduk di sebelah lelaki muda itu.

Park Seonsaengnim memeriksa kembali map coklat yang tadi dibawa wanita itu kemudian mengangguk “Oke, kalau mau kau bisa masuk kelas hari ini.” Katanya sembari tersenyum, matanya kini melirik kearah Suzy yang masih menunduk diatas soal bahasa inggrisnya dengan tatapan sinis “Kau masuk ke kelas 11-4. Satu kelas dengannya.” Katanya sembari memandang Suzy yang tiba-tiba mengangkat kepalanya dan tersedak tanpa sebab.

Sandara dan Myungsoo-pun reflek menoleh kearahnya dengan tatapan penasaran “Dia? Mengapa dia ada disini?” Tanya Myungsoo heran.

Park Seonsaengnim kemudian berdiri dan berjalan menghampiri Suzy “Cepat berdiri,” Perintahnya.

Suzy pun berdiri gugup sementara Park Seonsaengnim kembali berbicara “Dia Bae Suzy, bahasa Koreanya sangat bagus, aku sangat merekomendasikan dia untuk membantumu disini Kim Myungsoo.”

To Be Continue….

Note : Hai readers…setelah gak ngepos ff lama bangeeettttttttt akhirnya aku balik dengan ff ini. Maaf banget baru bisa ngepos sekarang hehe soalnya lg sibuk sekolah nih, rada kaku juga sih pas nulis ff ini lagi, tapi semoga kalian suka ff aku ini ya…soal judul sebenernya agak gak nyambung sama cerita. Tapi nyambung kok(?) muehehe minta kritik dan sarannya ya readers^^ gomawooo~

8 thoughts on “Good Bye Summer [1]

  1. Kyaaaa thooorrr kependekan ceritanya, part selanjutnya yg panjaaaang ya…
    sepertinya karakter myungsoo adlh pangeran es deh, bener gak?..
    Next aja deh…

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s