[FF Freelance] Our Story (Part 3)

our story 2Author: @shinharafly3424

Length: chapter

Genre: romantic, sad

Disclaimer:

FF pertama semoga suka, sudah di publis di blog autor  http://shinhara3424.wordpress.com/

Cast:

– kwon yuri

– choi siwon

– lee donghae

– im yoona

Previous: Part 1, Part 2,

DON’T COPY DON’T PASTE

“Yoongie-ah boghosiposo!”

 

“Aku juga merindukan mu, mianhae yoongie tapi itu 5 tahun yang lalu!” Ujar donghae melepas pelukannya dan langsung meninggalkan yoona di ruangannya.

Yoona menangis terisak diruangan donghae, tanpa terasa dirinya sudah merosot dan terduduk dilantai.
“Tapi aku merindukanmu sekarang, aku merindukan mu selama 5 tahun ini” ucapnya di sela tangisannya.

Kantor memang sudah sepi, karena sebagian karyawan sudah ada yang pulang. Siwon yang saat itu ingin pulang, berpapasan dengan yoona di pintu ruangannya.

“Hei yoong!”Panggil siwon

Sejak kapan dia menjadi sok akrab dan memanggil yoona dengan kata “yoong” panggilan masa kecilnya.

“Wae? Kau tidak pulang?” jawab yoona dengan ketus.

“Hmm aku baru ingin pulang, kau ingin pulang dengan ku?”
“Kebetulan mobilku sudah sembuh hehe” lanjutnya dengan cengiran.

“Gomawo, tapi seperr-”

“Hei tapi aku memaksa, kajja!” Ajak siwon yang sambil menggandeng tangan yoona. Yoona hanya mendengus kesal.

“Aishh bocah ini”
“Ya..yaa tidak perlu menggadengku seperti ini, nanti apa kata rekan kerja kita” sambil melepaskan tangannya

“Mereka pasti akan menganggap kita sebagai pasangan kekasih yang sangat serasi”
“Kau tidak akan rugi berjalan dengan seorang choi siwon yang tampan ini” ucap siwon dengan bangga

Yoona lalu memutar kedua bola matanya menatap siwon.

“Wahh kau memang pria yang sangat percaya diri, aish aku bingung kenapa wanita-wanita itu bisa betah disamping mu” ucap yoona yang merasa jengkel dengan sikap siwon.

“Nanti kau juga akan betah berdekatan dengan ku” goda siwon

“Tch terserah apa katamu”

Yoona langsung mempercepat jalannya dan meninggalkan siwon dibelakang

“Hei hei, muka mu memerah jangan-jangan kau menyukai ku ya? hahah” siwon terus menerus menggoda yoona. Yoona hanya menutup telinganya dengan kedua tangannya. Dia bisa gila jika terus mendengar ucapan siwon.

•••

Drtt drtt ponsel donghae bergetar dan dia segera mengangkatnya

“Yobseo, ada apa yul?”

“Oppa, kapan kau pulang?”Tanya yuri

“Ohh ne , aku sedang diperjalanan, kau tunggu saja!” Ucap donghae

“Cepatlah sampai, aku sudah memasakan makan malam untuk mu!.

“Yaa aku akan secepat mungkin sampai dirumah”

“Ne oppa hati-hati!” Ucap yuri

“Hmm” donghae mengangguk seakan yuri melihatnya.

“Oppa!” Lanjutnya lagi

“Ne?”

“Saranghae!” Tutt tutt tiba-tiba sambungan telpon putus begitu saja.

Donghae hanya terdiam saat mendengar kata-kata itu dari mulut yuri, yuri sangat sering mengucapkan kata-kata sperti itu tapi tidak dengan donghae
“aku akan berusaha mencintaimu yul”

•••

yuri sedang melihat keluar jendela kamarnya.
“Oppa aku tau, kau masih belum bisa mencintai ku, tapi aku akan selalu berusaha untuk membuat mu mencintaiku!” Lirih yuri.

Yuri dan donghae bertunangan atas dasar perjodohan, mereka dijodohkan saat donghae lulus sekolah, awalnya donghae menolak karena dia masih mencintai yoona, tapi karena desakan orang tua nya akhirnya dia menerima yuri, walaupun sampai sekarang dia masih belum mencintai yuri.

Tepi berbeda dengan yuri, yuri memang tinggal dirumah donghae setelah appa dan eomma nya meninggal dunia. Disaat yuri pindah kerumah donghae dan bertemu dengan donghae dia sudah menyukainya. Dan nasib baik memang menimpa yuri disaat itu dia langsung dijodohkan oleh donghae, walaupun donghae tidak menyukai perjodohan ini tapi dia tidak pernah bersikap buruk pada yuri.
“Oppa apa kau masih mencintainya dan mengharapkan dia menunggu mu??”
Yuri memang mengetahui kisah cinta donghae, tapi dia tetap bersabar untuk menunggu donghae mengucapkan kata cinta untuknya.

“Apa kau yang memasak semua ini yul?” Tanya donghae saat mereka sedang makan malam.

“Ne oppa, semuanya khusus untukmu”. Jawab yuri

“Dia sangat rajin belajar masak saat kau diluar negri hae-ah!” Celetuk eomma donghae

“Ahh-eomma, kau membuat ku malu” jawab yuri

“Jeongmal? Haha pantas masakanmu sekarang terasa lebih enak” ucap donghae

“Oh jadi selama ini masakan ku tidak enak oppa?” Tanya yuri kesal

“Seperti itulah hahaha!” Goda donghae

“Huh, kau menyebalkan” dengan wajah cemberut

Eomma dan appa hanya tertawa melihat kelakuan mereka. Donghae sangat senang menggoda yuri, karena yuri itu terkenal manja.

“Hei tapi dia adalah calon menantu yang sangat baik hae-ah, kau tidak akan menyesal menikah dengannya” celetuk appa donghae yang disambut anggukan oleh eomma nya.

Keduanya sama-sama terdiam mendengar ucapan appa. Yuri berfikir apakah donghae mau menikahinya, karena selama ini dia tidak pernah merasakan bahwa donghae mencintainya, yuri merasa sikap baik donghae hanya karena dia menganggap dirinya sebagai dongsaengnya saja dan karena menghormati kedua orang tuannya.

Ruangan rapat

“Jadi saya membutuhkan 4 orang untuk menemani saya untuk ke pulau jeju, kita akan mengambil gambar seorang model disana, tolong kasih daftar namanya segera ke saya ketua park!” Perintah donghae

“Ne, siap sangjanim nanti saya akan antar kan daftar namanya ke ruangan anda” ucap nona park

“Ada yang ingin kalian samapaikan?” Tanya donghae kepada karyawannya

“Saya rasa sudah cukup, kita akhiri rapat pada siang hari ini, selamat siang dan selamat bekerja!” Ucapnya lagi

“Selamat siang sangjanim” ucap karyawan serentak.

•••

“Yoona, siwon, joongie, dan hara, kalian yang akan ikut sangjanim ke pulau jeju!”

“Ne nona park” jawab ketiganya, tapi tidak dengan yoona

“Kenapa harus aku lagi, aishh” gerutu yoona

“Kau terlihat tidak senang, wae? Tanya siwon yang melihat raut wajah yoona

“Ahh-anni, hanya sedikit lelah saja” jawab yoona berbohong

“sebaiknya kau istirahat dulu, jangan lupa makan!” Ucap siwon yang membuat yoona bingung

“Ahh ne..ne”

“Aku duluan bye”

Setelah perginya siwon, yoona terlihat bingung, sepertinya siwon berubah manis kepadanya.
“Ada apa dengan bocah itu, membuat ku takut saja”

Klick.. Klick..
Suara jepretan dari kamera siwon memnuhi ruangan ini, siwon sedang mengambil gambar model-model cantik, sedangkan yoona yang berdiri dibelakang siwon sedang asik melihat pemandangan itu.

“Siwon oppa, apa aku terlihat cantik?” Tanya salah satu model dengan centil

“Pasti, kau sangat cantik, kau sangat cocok memakai baju itu, ehm.. Kau terlihat seksi” goda siwon

“Jinja? Benarkah oppa? Apa kau menyukainya?”

“Ne, aku menyukainya” jawab siwon sambil mengedipkan sebelah matanya.
Sang model yang merasa dirinya dipuji hanya tersenyum senyum senang, padahal siwon hanya menggodanya.

Dilain sisi yoona yang melihat kejadian itu merasa jijik.
“Oh yaa, gadis centil sperti itu dia bilang cantik”. Celetuk yoona
“Aku benar benar geli mendengar ucapan mu”

“Apa kau cemburu aku merayu nya?” Sekarang yoona yang dia goda

“M-woo? Ish kau fikir kau keren? Hei cepat tarik ucapan mu itu aiss bocah ini memang gila” ucap yoona sedikit kesal

“Bilang saja kalau kau juga ingin ku rayu hahah” ledek siwon lagi

“He-hei, kau~ awas saja, rayuanmu sangat tidak bagus, dasar playboy gadungan” yoona semakin kesal dengan ulah siwon

“Hahah” siwon tertawa puas

“Kauu~ ingin ku pukul!” Lalu yoona mengambil gulungan poster dan mengejar siwon untuk memukulnya

“Hei hei aku hanya bercanda, hahah”
Mereka saling kejar mengejar, tapi sayang larinya siwon sangat cepat.

“Hosh hosh, sial kemana bocah itu” gerutu yoona

“Permisi” tanpa yoona sadari dibelakang nya sekarang sedang berdiri seorang wanita.

“Ne?”

“Agashi, apa kau tau ruangan manager lee?” Tanya gadis itu, yang tak lain adalah yuri

“Oh , disana, dipintu yang kedua sebelah kanan” jawab yoona dengan mengarah kan tangannya

“Oh ne, Kamsahamnida agashi” ucap yuri sambil membungkukan kepalanya

“Sama-sama” jawab yoona.
Setelah yuri pergi dari hadapannya, yoona bergumam sendiri “gadis itu sangat cantik, dia siapa nya lee donghae?”

Tok tok tok

“Silakan masuk” perintah seseorang yang berada didalam ruangan itu.

Ceklek

setelah pintu terbuka, munculah sesosok gadis cantik.
“Hai oppa” ucap si gadis

“Oh kau yul, masuk lah”
“Ada apa kau kesini?” Tanya nya

“Apa kau sudah makan siang oppa? Aku membawakan mu bekal” jawab yuri sambil menunjukan bawaannya.

“Wahh kau datang di saat yang tepat, cepatlah duduk” donghae menepuk-nepuk bangku disebelah nya

~

“Oiya, besok aku dan keempat karyawan ku akan pergi ke pulau jeju untuk pemotretan, apa kau ingin ikut?” Tawar donghae.

“Aku ingin sekali, tapi apakah tidak merepotkan?”

“Aniy, saat aku bekerja kau bisa melihat-lihat pemandangan disana, kau tidak akan merepotkan, asal kau tidak menghilang ataupun tersesat disana hahah” jawaban donghae yang langsung disambut dengan pukulan kecil dari yuri.

“Aku bukan anak kecil oppa, kau sangat menyebalkan”

•••

-Jeju island-

“Yul, ini kamarmu dan ini kuncinya!” Ucap donghae sambil menyerahkan kunci kamar yuri.

“Ne oppa” sambil mengambil kunci

“Kau bisa berjalan-jalan dulu, aku harus bekerja, nanti setelah pekerjaan ku selesai aku akan menemuimu, arachi?” Donghae sambil mengelus rambut yuri.

“Siap laksanakan” ucap yuri dengan menggerakan tangan nya seperti sedang hormat.

Semenjak kejadian diruangan donghae itu, yoona semakin ingin membuat dirinya bisa kembali lagi seperti 5 tahun yang lalu. Merajut asmara bersama belahan jiwanya -donghae- , berbeda dengan donghae semenjak kejadian itu dia menjadi ragu dengan pilihannya.

“Aku ingin konsep nya seperti ini, dipinggir laut dengan kerang-kerang sebagai hiasan gaun nya” ucap donghae kepada para karyawannya.

“Ne sangjanim”

“Sepertinya sudah jam makan siang, semuanya kalian boleh beristirahat” ucapnya lagi.

~

Yoona yang saat ini melamun dan berjalan-jalan dipinggir pantai, tidak merasa tiba-tiba dia menabrak seseorang.

Buk

“A-aww” pekik seseorang yang ia tabrak.

“joesonghabnida, aku tidak melihat” yoona meminta maaf dengan panik

“Gwenchana, ak-u.. K-au, kau bukannya yang saat it-u” lanjut seseorang yang ditabraknya.

“Oh kau yang kemarin ke kantor ku dan menanyakan ruangan manager lee?” Ucap yoona.

“ne , tidak menyangka kita akan bertemu lagi disini!”

“Iya, sedang apa anda disini?” Lanjut yoona.

“Mm perkenalkan nama saya yuri, kwon yuri!” Ucap yuri sambil menyodorkan tangannya ke arah yoona.

“Oh , ne, saya yoona, im yoona” sambil menerima sodoran tangan yuri.

“Hari ini saya menemani tunangan saya untuk bekerja” lanjut yuri.

“Oh, apa tunangan anda bekerja ditempat yang sama seperti saya?” Tanya yoona.

“Ne” ucap yuri sambil menganggukan kepalanya.

“Siapa? Aku jadi penasaran” ucap yoona sambil tersenyum.

“Donghae, lee donghae, manager kalian” yuri pun ikut tersenyum saat menyebutkan nama tunangannya.

DEG

Saat itu rasanya jantung yoona berhenti berdetak.
“Mw-oo , maksud mu lee donghae?” Ucap yoona terbata.

“Ne , oiya sepertinya saya tidak bisa berlama-lama, dia sudah menunggu saya untuk bertemu”
“Anyeong yoona-ssi” lanjutnya

“N-ee” rasanya saat ini hati yoona sperti tertimpa beton yang beratnya berton-ton. Bagaimana tidak seseorang yang dia tunggu selama 5 tahun, seseorang yang masih berada dihatinya, seseorang yang sangat ia cintai, sudah membagi hatinya, bahkan mungkin melupakannya.

Yoona sedang duduk diatas pasir pantai, tiba-tiba siwon datang dan mengagetkan nya.

“Hei” tapi sepertinya yang dikagetkan tidak bergeming sama sekali.

“Kau kenapa yongie?” Tanya siwon yang melihat raut wajah sedih dimuka yoona.

“Butuh teman cerita? Aku bisa membantumu. Ayolah tidak usah sungkan.” Tawar siwon.

“Berjanjilah kau akan menjadi pendengar yang baik!”

“Kau bisa mempercayaiku” siwon meyakinkan yoona

“A-kku” yoona akhirnya mengeluarkan suara.

“Ne?”

“Aku dan donghae dulu adalah sepasang kekasih” lanjutnya.

 

 

-To Be Continue-

 

11 thoughts on “[FF Freelance] Our Story (Part 3)

  1. aku baru nemu ni.. walopun blum bca dari part 1. YOONWON ya thor.. kalo YOONWON aku bkal baca terus. ceritanya keren,, siwon memang slalu ada untk yoona :*

  2. wow makin daebak ffnya.
    Kasihan yoong.
    Semoga hae cepat sadar dan balik lagi ke yoong.

    Yoonhae ending ya thor.

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s