[FF Freelance] Mencintai atau Dicintai? (Part 7 – END)

macTitle : Mencintai atau Dicintai? Part 7

Genre : Romantic,Comedy

Rate : 15+

Length : Chapter

Main Cast : Kang Hana ( OC ), Kim Heechul, Cho Kyuhyun

Support Cast : Lee Hyukjae, Lee Donghae, Kim Mira, Jung Eunji yang lain menyusul sesuai alur selanjutnya

Author : Kiray Nayla

FB :  kiray nayla

PreviousPart 1Part 2Part 3Part 4, Part 5, Part 6,

Ehaaiii…long time no see, sorry baru bisa terusin part terakhir niih FF sekarang. Thankyu buat admin yang udah publlish FF ku yang bertabur Typo ini ^^

Kalau begitu langsung saja ke TKP, cekidoott ..

Part 7

 

Hana POV

 

“Yeoboseyo”

“Euhmm”

“Hana-ya apa kau sedang tidur?”

Apa harus aku jelaskan kalau kau mengganggu tidur siang ku huh?

“Ani..”

“Kalau begitu cepat buka kan pintu, aku sudah di depan flatmu”

Memangnya aku bicara dengan siapa sih sebenarnya?

Kemudian aku melihat nama yang tertera di layar ponselku, ternyata nama cho kyuhyun lah yang muncul. Jadi dia ada di depan flatku sekarang?

“Sedang apa kau disini? Kenapa tidak memberitahu kalau kau mau kesini ?”

“Yak..aku sudah mengirim pesan kalau aku mau ke sini sejak tadi, namun kau tak membalasnya”

“Jinjja?”

“Ne.. Kau tidak membacanya karena sejak tadi kau tidur siang kan?”

“Hehehe..mianhe, memangnya mau ada apa kau kesini?”

“Apa tidak boleh aku ke sini?”

“Anii..bukan begitu..”

“Yasudah..sampai kapan aku harus berdiri di depan pintu seperti ini”

“Aah..mianhe, aku akan membuka pintunya sekarang”

Lalu aku menutup sambungan teleponnya dan membukakan pintu untuk kyuhyun

“Apa sudah lama menunggu”

“Belum lama kok”

“Geurae, masuklah”

“Apa hari libur seperti ini hanya kau habiskan untuk tidur siang huh?”

“Kalau tidak ada acara yang penting aku memilih tidur saja seharian”

“Bukankah begitu banyak tempat yang harus di kunjungi di kota ini?”

“Memang..tapi kalau hanya pergi sendirian kesuatu tempat untuk menghabiskan waktu, aku pikir lebih baik di rumah saja”

“Mengapa pergi sendirian, kan ada aku yang akan menemanimu”

“Tapikan kau juga punya acara sendiri”

“Kalau kau mau, aku bersedia menemanimu kemana pun, kapan pun, asal kau bahagia”

“Aish..kau mulai menggombal”

“Ani..aku sungguhan”

“Aku tidak termakan oleh gombalanmu tuan cho..”

“Yak..kau tidak percaya”

Aku hanya tersenyum

“Kalau begitu apa kau mau ikut aku sekarang?”

“Kemana?”

“Ke suatu tempat yang pastinya kau akan suka”

“Nde?”

“Tenang..aku tidak berniat menculikmu”

“Tidak ah, aku sedang ingin bermalas-malasan hari ini”

“Sayang sekali bila hari libur hanya di habiskan di rumah, sudah cepat kau ganti baju”

“Shireo..memangnya mau kemana? Jangan-jangan  benar kalau kau berniat jahat padaku, menculikku lalu membuangku di pinggir jalan”

“Hahahaha..apa kau masih terbawa mimpi huh sampai berpikiran seperti itu? Asal kau tahu, kalau kau tidak ikut mungkin kau akan menyesal seumur hidup”

“Yak..apa-apaan sampai menyesal seumur hidup segala.hahaha”

“Jadi tidak mau ikut? Padahal yesung hyung baru pulang dari tokyo dan akan ke cafe sore ini”

“Mwo??? Kau bilang siapa?”

“Eoh..maaf, aku tidak mengulang kata-kataku yang tadi”

“Yak..oppa, kau tadi bilang Yesung, apa itu Yesung oppa penyanyi itu huh?”

“Kalau iya memang kenapa?”

“Apa dia sedang di cafe nya?”

“Mungkin kalau aku yang datang ke cafe nya, dia sendiri yang akan membuatkan minum untuk ku”

“Jinjja?? Kalau begitu kaja kita ke cafenya sekarang”

“Jangan,,kau kan sedang ingin bermalas-malasan hari ini”

“Aahh..itu kan tadi, sebentar aku ganti baju dulu”

“Memang siapa yang mau mengajakmu ke sana”

“Yak..bukankah kau tadi mengajakku ke suatu tempat? Tempat itu pasti handle and gratel kan?”

“Itu kan tadi, sekarang sih…”

“Tidak bisa..kau tetap harus mengajakku ke sana sekarang”

“Hmmm…” Kyuhyun sambil memegang dagunya

“Sudah jangan berpikir, lebih baik kau nonton tv sambil menungguku ganti baju” kemudian aku menyalakan tv yang ada di depan kami

“Ahahah..ne..ne..ne.. Yasudah cepat kau ganti baju, 5 menit arrachi!!”

“Arraseumina, chakkamanyo” kemudian aku langsung menuju kamar dan membuka lemari memilih baju untuk di pakai bertemu dengan idola ku Yesung oppa.. Setelah berganti pakaian dan merapikan sedikit penampilanku, aku keluar dan menghampiri kyuhyun yang tengah menungguku

“Cha..aku sudah siap”

“Ok..kita berangkat sekarang?”

“Kaja..”

Kamipun keluar meninggalkan flatku

“Oppa, apa aku sudah terlihat cantik?”

“Yaa..lumayan lah”

“Yak..apa ada yang salah pada ku huh? Masalahnya aku akan bertemu dengan Yesung oppa, jangan sampai aku terlihat jelek di hadapannya”

Kyuhyun menatapku sejenak seperti memperhatikan apa ada yang salah pada ku,

“Begini lebih bagus” kata kyuhyun sambil melepas ikatan rambutku

“Biarkan rambutmu terurai, itu lebih cantik”

“Jinjja? Baiklah”

 

Tak lama kami sudah sampai di handle & gratle.. Ternyata benar, hari ini yesung oppa sedang berada di cafe dan dia bertugas sebagai kasir, Kyaaa dia tampan sekali

“Hyung”

“Aahh kyuhyun, apa kabar?”

“Aku selalu baik, kau bagaimana? Sepertinya kau sibuk sekali ya akhir-akhir ini”

“Ne, sedikit sibuk setelah single jepangku rilis. Eoh..kau bersama siapa?” Tanya yesung saat menyadari kalau kyuhyun bersama ku

“Kenalkan, dia Kang Hana”

“Annyeonghaseyo, kang hana imnida”

“Annyeonghaseyo, yesung imnida. Apa dia yeoja chingu mu yg baru? Neomu yeppo, kau memang selalu pintar memilih yeoja cantik”

“Yak..hyung, kau ini bicara apa”

Kyaa..aku di bilang cantik oleh seorang yesung? Mungkin aku akan terbang jika tidak ada atap yang penghalangiku sekarang

“Tapi dia lebih menyukaimu, dia ini fans mu hyung”

“Jinjja?? Beruntung sekali aku punya fans secantik dia”

“Yak..tidak usah merayunya lagi”

“Hahahaha..baiklah, kalian mau minum apa?”

Kamipun memesan minum juga makanan

“Cheogiyo yesung-sshi”

“Ah, nde?”

“Boleh aku meminta tanda tanganmu?” Tanya ku sambil mengambil albumnya dari tasku

“Tentu” jawabnya dengan ramah. Kemudian dia menandatangani albumnya

“Tadi siapa namamu?”

“Kang Hana Imnida”

“Baiklah”

aku melihat Yesung menuliskan nama ku beberapa kalimat di bawah tanda tangannya.

“Boleh foto juga?”

“Dengan senang hati, kyuhyun cepat foto kami”

“Asih..Benarkan dia adalah fans beratmu hyung,baiklah”

Kemudian kyuhyun mengambil foto ku dengan yesung, betapa bahagianya aku bisa berfoto dan mengobrol dengan idolaku, dia begitu baik dan sopan pada fannya.

“Gamsahamnida yesung-sshi”

“Cheonmaneyo”

“Apa kau senang hana-ya?”

“Sangaaat..Hehe, gumawo oppa”

 

Setelah itu kami mengobrol sambil meminum kopi, tapi sayang yesung oppa harus segera pergi karena ada sebuah jadwal, akhirnya aku menghabiskan waktu dengan kyuhyun saja

~

 

Heechul POV

 

Munja wasong…munja wasong..

Ada sebuah pesan masuk, saat ku buka ternyata dari hana. Dia mengirimkan sebuah foto dirinya dengan artis idolanya, bagaimana bisa

 

To : Kang Hana

Yak..sejak kapan kau bisa mengedit foto seperti itu?

 

Aku tahu itu pasti foto editan, karena tidak mungkin dia bertemu dengan yesung, untuk menonton konsernya saja dia tidak bisa karena tabungannya tidak cukup

 

From : Kang Hana

Aish..enak saja itu asli oppa, aku masih punya banyak yang lainnya, mau lihat? :p

 

Langsung aku meneleponnya

“Yeoboseyo”

“Bagaimana bisa kau bertemu dengan yesung? Pasti kau meminta temanmu untuk mengedit foto itu kan?”

“Yak…kau ini, mengapa tidak percaya sekali padaku, itu foto asli!!”

“Ish..tidak usah teriak seperti itu, telingaku bisa tuli nanti”

“Habisnya kau tidak percaya sekali padaku”

“Geurae, memang kau bertemu dimana dengannya?”

“Tadi siang aku ke cafenya dan bukan hanya itu, dia yang membuatkan kopi untukku, dia memberikan tanda tangan, kami berfoto dan mengobrol, dan kau tahu, dia bilang kalau aku cantik. kyaaa…bahagia sekali aku pokoknya”

“Aigoo..sebegitu bahagianya kah kau? Kalau kau mau aku akan memberikan 1000 tanda tanganku untuk mu gratis”

“Untuk apa tanda tanganmu?? Itu tidak penting”

“Yak.. Memang kau pergi dengan siapa?”

“Dengan kyuhyun, dia sangat dekat dengan yesung, makanya aku bisa berfoto, meminta tanda tangan, dan mengobrol denga yesung oppa”

Mwo?? Dengan kyuhyun? Aish..malas sekali aku mendengarnya

“Eoh..pantas saja, kalau tidak mana mau seorang yesung ada waktu mengobrol dengan mu”

“Yak…dia itu orangnya baik, mungkin bila tidak dengan kyuhyun juga dia pasti mau berfoto denganku”

“Hahahah..ne, ne, ne. Kau di mana sekarang?”

“Aku di rumah”

“Yasudah, istirahatlah sudah malam”

“Ne, nanti setelah aku mengirim foto ku dengan yesung ke grup chating dengan teman2ku. Kau tidurlah duluan”

“Aish..kau mau memamerkan foto itu ke semua orang huh?”

“Ne”

“Terserah kau saja,  geurae oppa tutup dulu teleponnya”

“Ne, annyeong..”

 

Hana POV

Hari ini adalah hari di adakannya showcase yang di tunggu-tunggu mahasiswa di kampus ini, mira adalah salah satu yang paling antusias karena donghae yang tengah dekat dengannya akan perfome bersama sahabatnya hyukjae. Sementara aku kalau tidak karena donghae dan hyukjae yang memintaku datang aku memilih tidur di rumah apalagi di hari libur seperti ini.

Mengapa donghae dan hyukjae tidak perfome juga, padahal ini sudah hampir penghujung acara

“Lama sekali, kapan giliran mereka perfome sih?”

“Sabar…bintang besar tampil belakangan biasanya” jawab mira

“Ish…bintang besar apanya?”

“Donghae oppa itu calon bintang besar kau tahu”

“Yak…kau ini, mulai menghayal. Lalu kalau dia menjadi bintang besar kemudian dia meninggalkanmu apa kau mau?”

“Andwae… jangan bicara seperti itu hana, apa kau mau aku patah hati lagi?”

“Hahahah…sepertinya kau begitu takut kehilangan donghae oppamu itu”

“Ish…”

“Eoh…lihat itu donghaemu sudah di atas panggung”

Mira yang sedang menatapku tajam langsung memalingkan pandangannya ke arah panggung

“Aigooo…dia tampan sekali hana” katanya dengan mata berbinar melihat donghae yang memang aku akui begitu menawan di atas panggung itu. Mereka menyanyikan lagu sambil bernari

“Ne..ne..ne..”

“ssttt…jangan ganggu aku”

“Yak..siapa juga yang mau mengganggumu, silahkan nikmati pertunjukkan donghaemu itu”

Terdengar suara tepuk tangan penoonton saat mereka selesai perfome.

 

“Apa kalian pikir penampilan dari donghae dan hyukjae tadi merupakan penampilan terakhir?”

Tanya Tiffany dan Kris yang menjadi MC hari ini

Aku rasa ini memang penampilan terakhir, karena hampir semua sudah tampil

“Masih ada 1 perfome lagi, yang mungkin sayang untuk di lewatkan”

“Tentunya ini akan menjadi penampilan special hari ini”

“eoh..aku kira donghae dan hyukjae adalah penutup acara ini, ternyata masih ada lagi” kata mira

“Ne, aku kira juga begitu”jawabku

“Penasaran siapa yang akan tampil?” ujar tifanny

“Langsung saja kita panggilkan Cho Kyuhyun-sshi”

“Mwo?? Kyuhyun??” tanya ku berbarengan dengan mira yang juga terkejut.

Kemudian muncul lah kyuhyun di atas panggung yang seperti biasa dia tampil begitu menawan, aku bisa mendengar riuh penonton di sini saat kyuhyun tersenyum

“Kau akan menyanyikan lagu apa kyuhyun-sshi?”

“Hari ini aku akan menyanyikan sebuah lagu special “Is’nt She Lovely” ”

“Wah…special untuk siapa?” tanya Kris

“Untuk seorang yeoja yang ada di sebelah sana” kyuhyun menunjuk ke arahku, itu membuatku terkejut, sangat terkejut

“Apa yang di sebelah sana?” tanya tifanny sambil menunjuk ke arahku.

Kontan semua yang ada di sini melihat ke arahku, sementara mira di sebelahku juga tak kalah terkejutnya. Aish..kyuhyun ini apa-apann sih

“Hana-ya, ige mwoya??” tanya mira sambil menyikut tanganku

“Meolla..” jawabkku bingung

“Waah..beruntung sekali dia, siapa namanya?” tanya kris

Pliss cho kyuhyun, jangan sebutkan namaku , aku sudah cukup malu

“Dia Hana, Kang Hana”

Yak…kau mengucapkan nama lengkapku bung. Mau tak mau aku tersenyum walau di paksakan, agar orang tak menilaiku judes

“Ahh..dia begitu cantik, baiklah langsung saja kami persilahkan kyuhyun-sshi untuk segera bernyanyi”

“Cho Kyuhyun Is’nt she lovely” ucap tifanny mempersilahkan kyuhyun untuk mulai bernyanyi, kemudian dia mulai duduk di depan piano dan memulai penampilannya

Isn’t She lovely

Isn’t she wonderful

Isn’t she precious

Less then one minute old

I never thought through love we’d be

Making one as lovely as she

But isn’t she lovely made from love

 

Isn’t she pretty

Trully the angle’s best

Boy, I’m so happy

We have been heaven blessed

I can’t believe what God has done

Through us he’s given life to one

But isn’t she lovely made from love

 

Dengan mengejutkan kyuhyun mengeluarkan harmonika dari kantungnya dan dia mulai memainkan harmonika itu dengan indahnya, penonton nampak begitu terpesona dengan penampilannya, bagaimana tidak, dia menyanyi, bermain piano dan juga harmonika dan yang perlu kalian tahu, tatapan kyuhyun benar-benar hanya tertuju padaku, apa benar dia mempersembahkan lagu ini untuk ku. Aigo…namja ini memang bisa sekali membuatku melayang.

Isn’t she lovely

Life and love are the same

Life is Aisha

The meaning of her name

Londie, it could have not been done

Without you who conceived the one

That’s so very lovely made from love

Di akhir lagunya dia berdiri dan membungkuk sambil mengucapkan terimakasih, yang tak ku sangka ketika sebelum turun panggung dia melihat ke arahku sambil membentuk tanda hati dengan tangannya, tentunya semua penonton bersorak. Aku akui aku senang  sekaligus malu dengan penampilannya hari ini.

“Hana-ya..kau masih sadar kan?”

“Yak..apa maksudmu?”

“Aigooo…mungkin kalau aku jadi kau aku sudah tak sadarkan diri karena bahagia seorang namja setampan kyuhyun mempersembahkan sebuah lagu romantis untukku dan di lihat beribu pasang mata seperti ini”

“Ish…kau berlebihan sekali, aku biasa saja”

“Aah…jangan berbohong, lihat pipimu sudah seperti tomat tahu”

“Ini karena aku malu di perhatikan orang sebegini banyak”

Tidak lama acara showcase ini pun berakhir, hana hendak pulang namun kyuhyun menghampirinya yang sedang berjalan sendiri karena mira pulang bersama donghae

“Eoh..oppa”

“Kau sudah mau pulang? Mari aku antar”

“Nde…”

“Tidak ada penolakan hari ini” lalu dia menggenggam tanganku dan menarikku,

“baiklah..”

“Apa penampilanku tadi bagus?”

“Ne, suara mu bagus kau juga memainkan piano dan harmonika dengan indah”

“Jinjja? Itu special untuk mu hana”

Aku menganggukkan kepalaku

“Gumawo”

“Apa kau suka?”

“Ne..”

“Suka padaku atau lagu nya?”

“Pokoknya aku menyukaiku penampilanmu hari ini”

“Padahal aku berharap kau menyukaiku”

Aku hanya tersenyum

“Aku harap kau memikirkannya lagi, aku tidak menunggu terlalu lama untuk jawaban cintaku padamu”

“Ne..”

Harusnya dengan mudah aku dapat mengatakan “iya” aku juga menyukaimu, namun entah mengapa rasanya susah sekali mengatakannya.

 

A Day Latter

Hana POV

“Hana, aku pulang duluan ne,  Harabeojiku di Rumah Sakit ”

“Harabeoji mu sakit? Baiklah sampaikan salamku untuknya”

“Ne gula darahnya naik, kau pulang dengan siapa?”

“Aku ada janji dengan heechul oppa, hari ini sora eonnie ulang tahun jadi kami akan datang ke acaranya, semoga harabeoji cepat sembuh”

“Geureom..gumawo, kalau begitu aku duluan ne, annyeong”

“Ne, hati-hati”

Mirapun meninggalkan ku yang masih memasukan buku-buku ke dalam tas ku sambil mengobrol dengan temanku yang lainnya.

“Yak..lama sekali”

“Omo..” aku terkejut karena saat keluar dari kelas seseorang menghampiriku tiba-tibadari balik pintu

“Kau hampir membuat jantungku copot tahu”

“Ish..kau berlebihan sekali”

“Yak…kenapa muncul dari balik pintu tiba-tiba seperti itu, aku kan kaget”

“Ne..ne.. mianhe, habis aku sudah menunggumu dari tadi tapi kau lama sekali di dalam, padahal dosennya sudah keluar dari tadi ”

“Mana aku tahu kalau kau menungguku, lagi pula apa fungsinya smartphone mu itu, kau kan bisa mengirimku pesan atau telepon”

“Ooh iya yaa, mengapa aku tak meneleponmu. Aah.. sudah lah, kaja”

Tanpa basa-basi kyuhyun menarik pergelangan tanganku dan membawaku berjalan

“Yak…mau kemana, lepaskan tanganku semua orang melihat ke arah kita oppa” ucapku sambil sedikit meronta, mencoba melepaskan genggamannya

“Biar saja, biar mereka semua tahu kalau kau milik ku”

“Nde?” apa dia bilang? Aku miliknya? Sejak kapan? Ish…aneh sekali namja ini

Dia tidak menjawab malah berjalan dengan santainya di depanku. Ternyata dia membawa ku ke parkiran di mana mobil berwarna putih metalik miliknya, dia menuju pintu kemudi dan meniggalkan aku di depan mobilnya

“Kenapa diam saja?” tanya nya pada ku yang terdiam di depan mobilnya

“Kita mau kemana?”

“Apa perlu aku bukakan pintunya untukmu?” dia berjalan hendak membukakan pintu mobil nya untukku

“Kau ini ternyata manja sekali yaa” ucapnya sambil mengusap puncak kepalaku

“Masuklah”

“Chakkaman, kita mau kemana sebenarnya?”

“Temani aku membeli sesuatu, di mall dekat sini saja”

“Mianhe, aku tidak bisa”

“Kenapa?”

“Aku sudah ada janji dengan seseorang”

“Siapa?”

“Hari ini ulang tahun sora eonnie, aku berjanji akan datang”

“Ya sudah, aku menemani mu datang ke pesta ulang tahun temanmu itu setelah itu kau temaniku ke mall”

“Tidak bisa begitu”

“Kenapa? Sudah cepat masuk” kyuhyun mendorong tubuhku untuk masuk ke mobilnya

“Yak..opaa, mianhe tidak bisa. Lagipula kenapa kau tak memberitahuku dulu kalau kau ingin pergi bersamaku”

“Yasudahlah..” jawabnya sedikit menghempaskan nafasnya kecewa

“Apa kau marah? Maafkan aku”

“Ani..” balasnya sambil berjalan menuju kursi kemudi

“Kau hati-hatilah, aku pergi duluan” ucapnya sambil masuk ke mobilnya kemudian pergi meninggalkanku.

Aku jadi merasa tidak enak padanya, tapi salahnya sendiri mengapa tak menanyakan dulu apa aku bisa pergi atau tidak. Sepertinya dia marah padaku L

Drrrttt..drrttt..

“yeoboseyo”

“Hana, kau dimana? Jadi datang kan sore ini?”

“Ne oppa, aku akan berangkat ke sana sekarang”

“Mau aku jemput saja?”

“Tidak usah, purple caffe dekat sekali dari kampusku, aku naik bis saja”

“Tidak apa-apa?”

“Gwenchana”

“Geurae, kalau begitu sampai bertemu disana. Kami sebentar lagi sampai purple caffe”

“Ne..”

Tidak lama aku sampai di purple caffe dan terlihat heechul oppa, jungsoo oppa dan sora eonnie sudah berada di sana, langsung aku menghampiri mereka

“Maaf aku terlambat”

“Heii kang hana” kata jungsoo oppa

“Ani..kita juga baru sampai, cepat duduk” ucap sora eonnie

Kemudian heechul oppa menarik kursi di sebelahnya dan mempersilahkan aku duduk

“Gumawo” jawabku sambil duduk

“Apa kau berlari huh? Tahu begitu aku jemput saja tadi ke kampus” tanya heechul oppa sambil memberikan tissue padaku, memang aku sedikit berlari dari halte bus ke sini

“Aku naik bus, hanya saja jarak halte busnya cukup jauh”

“Kenapa kau tidak meminta heechul menjemputmu saja?” tanya jungsoo oppa

“Tidak apa-apa aku biasa naik bus kok”

“Aku mau menjemputnya hanya yeoja ini menolakku” kata heechul sambil melihat ke arahku

“Yasudah, kita pesan makan saja dulu” sora eonnie memberikan list menu pada kita

“Kau mau makan apa hana?”

“Aku mau makanan termahal di tempat ini, heheh”

“Ya..silahkan pilih saja, tenang hari ini semua sora yang akan membayarnya, iya kan chagi?” ujar jungsoo

“Untung ulang tahunku setahun sekali”

“ooh iyaa, Saengilchukha hamnida sora eonnie, maaf aku tidak membawa hadiah”

“Gumawo hana-yaa.. harusnya kau membawa hadiah yang banyak untukku”

“Hehehe.. aku baru tahu kemarin jadi tidak sempat mencari hadiah”

“Tidak apa-apa, aku hanya butuh doa yang tulus dari mu”

“Tentu aku mendoakanmu semoga kau panjang umur, sehat  selalu, semakin cantik, semakin sukses, di berikan segala kemudahan dalam berbagai hal dan yang terpenting semoga kalian cepat menikah”

“Amiiiiiinn… Gumawo chagi” sora eonnie tersenyum begitu manis

“Doakan saja agar pernikahan kami cepat terlaksana” jungsoo oppa kemudian menggenggam tangan sora eonnie

“Dari lubuk hati yang paling dalam aku mendoakan kalian oppa”

Kini jungsoo oppa merangkul sora eonnie dan mereka saling bertatapan dengan tersenyum manis, ooh…serasi sekali aku jadi iri

“Yak…jangan bermesraan di depan kami” protes heechul oppa,

“Hahahaha…bilang saja kau iri pada kami kan?”

“Ani..” tiba-tiba tangan heechul oppa merangkul pundakku juga dan itu membuatku kaget

“Oppa…”

“Biar saja, memangnya hanya mereka yang bisa bermesraan”

“Yak..tuan kim, jangan macam-macam pada dongsaeng ku” ujar sora eonnie

“Ish…lepaskan oppa”

“Awas yaa, lain kali kau tidak akan aku lepaskan. hahahaha”

“Aigo…kau harus berhati-hati padanya hana”

“Ne, aku jadi takut padanya”

Kami semua tertawa, kemudian kami menikmati makanan yang sudah tersaji

“Bagaimana kalau setelah ini kita lanjut karaoke?”

“Sepertinya itu ide bagus” ide jungsoo oppa di setujui oleh sora eonnie

“Boleh juga, kau ikut kan hana?” tanya heechul oppa

“Tentu”

“Baiklah, aku sudah tidak sabar mengeluarkan suara emasku ini”

“Mwo?? Hahahaha”

 

Author POV

Heechul, hana, jungsoo dan sora pun tiba di sebuah tempat karaoke, mereka memesan ruangan untuk berempat, sebelum masuk ruangan hana sepertinya ingin ke toilet

“Kalian masuk saja duluan, Aku akan ke toilet dulu”

“Eoh..apa kau tahu toiletnya dimana?” tanya sora

“Dimana ya? Hmm..nanti aku tanya pada pelayan saja”

“Biar denganku saja, aku juga mau ke toilet”

Kemudian heechul dan hana menuju toilet, tentunya hana ke toilet khusus wanita dan heechul toilet pria yang pintu masuknya berhadapan. Saat heechul menarik pintu hendak keluar dari toilet ternyata dari arah luar ada seseorang yang mendorong pintu bersamaan, dan betapa terkejutnya saat melihat kalau namja yang berhadapan dengannya itu adalah namja yang begitu ia kenal. Heechul mencoba bersikap setenang mungkin, walau menerima tatapan tajam dari namja di depannya.

“Oppa, kau sudah selesai juga?” tanya hana dari pintu keluar toilet wanita, saat melihat heechul berada di pintu, walau terlihat ada seseorang menghalanginya

Heecul melihat ke arah hana juga namja yang berada di depan heechul ikut memballikkan badannya.

“Eoh…kyuuuu hyuun ??”

Hana begitu terkejut melihat tenyata orang yang menghalangi heechul adalah kyuhyun

“Hana???” kyuhyun pun terkejut dengan ke hadiran hana dan menatap hana dengan tatapan yang sulit di artikan

“Ne, aku sudah selesai, kaja ” heechul melewati kyuhyun yang berada di depannya kemudian menuju hana dan menarik tangan hana untuk pergi bersamanya

“Tapi….” hana masih melihat ke arah kyuhyun yang seakan mematung dengan wajah yang kesal

~

2 hours ago

Kyuhyun melajukan mobilnya dengan amarah yang di pendamnya karena hana menolak menemaninya hari ini, tidak ada pilihan lain akhirnya kyuhyun menghubungi sabatnya hyukjae dan donghae untuk menemaninya membeli sesuatu yang ternyata adalah video games terbaru di sebuah mall. Setelah mendapatkan yang di cari kyuhyun, mereka pergi makan tentunya kyuhyun yang membayar semuanya,

“Aku nambah 1 lagi yaa kyu” hyukjae sepertinya belum kenyang

“Apa? Kau kan sudah pesan 2 porsi hyuk”

“Tapi aku mau 1 lagi”

“Tidak..kalau mau nambah lagi kau bayar saja sendiri”

“Ish..kau pelit kyu”

“Biar saja, tahu begini aku tidak mengajak mu”

“Yak…bukannya terimakasih sudah ku antarkan”

“Sudah-sudah…kalau kau mau nambah lagi aku yang akan membayarnya” donghae memang selalu jadi penyelamat hyukjae

“Jinjja?”

“Ne, kau pesan saja lagi”

“Memang hanya donghae ku tercita sahabat yang paling baik”

“Tapi ini yang terakhir”

“Ne..Ne.. . Pelayan ” kemudian hyukjae memanggil pelayan dan memesan 1 porsi lagi

“Setelah ini kau mau ke mana kyu?”

“Mungkin langsung pulang, wae?”

“Aku punya voucher gratis di tempat karaoke sepupuku, bagaimana kalau kita karaoke dulu setelah ini?”

“Jinjja?? Kaja kita kesana” hyukjae nampaknya begitu semangat, apa lagi dengan hal yang gratisan begitu

“Hmm… sepertinya tidak buruk, baiklah kita kesana”

Setelah selesai makan ketiga namja itu pun pergi ke salah satu tempat karaoke. Sesampainya disana tidak menunggu lama mereka di antar menuju sebuah ruangan khusus vip, karena sepupu donghae adalah manager di tempat ini makanya mereka mendapatkan perlakuan khusus.  Setelah menyanyikan sebuah lagu kyuhyun tiba-tiba hendak keluar

“Yak..kau mau kemana kyu?”

“Aku ke toilet”

“Eoh..”

 

Kyuhyun POV

Saat akan membuka pintu toilet ternyata seseorang menarik pintu toilet dari dalam, hal ini cukup membuatku terkejut, karena ternyata orang itu adalah kim heechul, namja yang sepertinya menghalangi hubunganku dengan hana. Malas sekali aku melihat tampangnya yang so’ manis itu, mata kami saling bertemu dan aku menatapnya tajam.

“Oppa, kau sudah selesai juga?” terdengan suara seorang yeoja dari arah belakang ku, nampaknya aku begitu akrab dengan suara itu, langsung aku balikkan badanku untuk memastikan si pemilik suara tersebut. dan benar saja itu adalah Kang Hana

“Eoh…kyuuuu hyuun ??”

“Hana???”

Hana terlihat terkejut begitu melihatku. Sedang apa dia disni? Jadi dia pergi bersama namja sialan ini? Katanya pergi dengan teman wanitanya? Apa kau berbohong padaku hana-ya?

“Ne, aku sudah selesai, kaja ” tiba-tiba aku mendengar namja yang berada di belakangku bersuara kemudian melewatiku begitu saja, dia menghampiri hana dan tanpa basa-basi menarik tangan hana

“Tapi….” hana masih menatapku, sepertinya ia hendak berbicara sesuatu, namun namja itu terus menariknya menjauh dari ku.

 

Author POV

Jungsoo dan sora menyanyi sambil sesekali menari dan terlihat begitu riang, berbeda dengan dua orang lainnya –heechul & hana- yang terlihat agak kaku dan memaksakan senyum mereka. Sejak kejadian di depan toilet tadi, keduanya tidak mengeluarkan sepatah katapun sampai tiba-tiba hana melihat ponselnya kemudian hendak keluar dari ruangan ini

“Permisi, aku harus keluar sebentar”

“Mau kemana? Kau kan belum menyanyi”

“Sepertinya ada sesuatu yang ketinggalan di toilet tadi”

“eoh..baiklah”

Hanapun keluar dari ruangan itu dan menuju suatu tempat seperti yang tertera di pesan yang ia terima dari kyuhyun. Ya..kyuhyun meminta hana keluar dan menemuinya saat ini juga.

“Sedang apa kau disini?” tanya kyuhyun saat hana baru saja tiba di hadapannya

“Sora eonnie mengajak kami pergi karaoke malam ini”

“Asih…lagi-lagi kau mengatas namakan sora itu, padahal kau pergi dengan namja itu. Jadi kau menolak ajakkan ku karena dia!!”

“Aku memang bersama sora dan jungsoo oppa juga”

“ Alasan.. Mengapa selalu namja itu yang menghalangi kita, sebenarnya apa hubungan kalian huh !!?”

“Tidak perlu teriak seperti itu oppa!!”

“Sudah jelas kau membohongiku hana”

~

Hana kembali ke ruang karaokenya, dan terlihat yang lain sedang menyantap makanan kecil

“Kau sudah kembali, kau mau nyanyi lagu apa hana?” tanya sora

“Ahh..suara ku tidak bagus, kalian saja yang bernyanyi”

“hahaha..kau pikir suara ku bagus? Tidak apa-apa kami tak akan mengejekmu”

“Hehehhe…tidak, aku menjadi penonton saja”

“Baiklah kalau kau tidak mau”

Heechul yang berada di sebelahnya hanya diam sambil meminum soju.

~

Hana sedang merapikan penampilannya di depan cermin, hari ini kyuhyun mengajak hana pergi ke suatu tempat, mungkin hari ini juga hana akan menyampaikan perasaannya dan menjawab pernyataan cinta kyuhyun. Setelah memikirkannya beberapa waktu akhirnya hana yakin dengan pilihannya. Sudah hampir pkl 10.00 pagi hana segera bergegas sambil memasukkan beberapa barang yang akan ia bawa ke dalam tasnya, kali ini hana tidak di jemput kyuhyun, mereka akan bertemu di tempat yang sudah di tentukan sebelumnya. Saat hendak memakai sepatunya, tiba-tiba bel apartemennya berbunyi, menandakan ada seseorang datang

“Bukankah dia tidak akan menjemputku hari ini? Kenapa malah datang?”

Belum sempat memakai sepatu hana menuju pintu dan membukakannya, namun saat di lihat ternyata yang datang saat ini bukanlah kyuhyun melainkan seorang yeoja paruh baya dengan dua orang lainnya. Hana begitu terkejut ketika mengetahui kalau yang datang adalah Eomma dari Kim Heechul, Heejin dan tentunya Kim heechul sendiri yang berdiri di belakang eommanya

“Eommonim??”

“Chagiya” kemudian eomma heechul langsung memeluk hana penuh kasih sayang sesaat kemudian melepaskannya

“Apa kabar sayang?”

“Aakuu baik eommoni”

“Annyeonghaseyo hana-ya” sapa heejin

“Annyeonghaseyo, kenapa kalian tiba-tiba datang?”

“Apa tidak boleh eomma datang ke rumah mu nak?”

“Ani…bukan begitu, tapi aku tidak menyiapkan apa-apa hari ini”

“Tidak apa-apa”

Hana yang bingung menatap heechul yang bisa di artikan kalau ia menanyakan tentang ini semua, heechul pun terlihat bingung seakan menjawab kalau dia juga tidak tahu menahu

“Apa kami boleh masuk?” tanya heejin

“Eoh..tentu,, maaf membiarkan kalian di luar. Silahkan masuk”

Merekapun masuk ke flat sederhana  yang di sewa hana ini

“Ternyata rapi juga rumahmu”

“Eoh..ne, eommonim, heejin eonnie mau minum apa?”

“Apa saja nak”

“Baiklah tunggu sebentar”

Hana kemudian menuju dapur sambil melirik ke arah heechul dan memberi isyarat agar namja itu mengikutinya, untung heechul mengerti dan mengikuti hana ke dapur

“Oppa, kenapa mereka tiba-tiba datang ke sini? Ada apa? Mengapa tak memberi tahuku?”

“Ssstt..jangan kencang-kencang, nanti mereka mendengarnya”

“Ne, jelaskan padaku”

“Tadi tiba-tiba eomma dan noona datang ke apartemenku, dia memintaku mengantarkan mereka ketempat mu, aku yang baru bangun tidur di paksa eomma lalu langsung kesini”

“Kan kau bisa memberitahuku dulu”

“Aku saja tidak membawa ponsel sekarang, tadi mereka buru-buru sekali langsung ke sini”

“Memang ada apa ingin ke sini?”

“Aku juga tidak tahu”

“Heei…kalian sedang apa? Kenapa membuat minum lama sekali?”

Tanya heejin yang datang tiba-tiba

“eoh..eonnie”

Kemudian hana mulai menuangkan jus pada gelas nya

“Yak..noona, sebenarnya ada apa sih mengapa eomma  tiba-tiba ingin ke tempat hana?”

“Aku juga tidak tahu, dia membangunkanku pagi-pagi sekali dan memintakumengantarnya ke rumah hana, karena aku tidak tahu kemudian dia meminta mu mengantar kesini dan kami ke apartemenmu”

“Memang kau tidak bertanya maksudnya ingin menemui hana?”

“Sepertinya eomma ingin mengajak hana ke rumah kita”

“Untuk apa? Apa ada perayaan spesial hari ini di rumah?”

“Mana aku tahu, aku kan baru datang dari shanghai 2 hari yang lalu”

Hana yang melihat pembicaraan kakak beradik ini hanya diam sambil bingung berpikir tentang maksud eomma heechul

“Aku ke depan duluan, kasihan eomma sendirian”

“Ne”

“Oppa, hari ini aku sudah ada janji, apa benar eommonim akan mengajakku ke rumah kalian?”

“Meolla…tapi tidak enak kalau menolak eomma,dia akan kecewa sekali”

“Lalu bagaimana?”

“Memang kau janji dengan siapa?”

“Hmm…dengan temanku”

“Apa tidak bisa di ganti hari lain saja?”

“Aish..”

“Hana-yaa…” terdengar eomma heechul memanggil hana

“Ne, eommonim”

Hana pun menghampiri eomma heechul sambil membawa minum dan heechul ikut membantu hana dengan membawakan beberapa toples makanan kecil

“Kau tidak ada acarakan hari ini?” tanya eomma heechul

“Nde?”

“Hari ini, eomma akan mengajakmu berkunjung ke rumah kami sambil mengajrkanmu memasak seperti yang eomma janjikan padamu sbelumnya”

“Tapi eommaa….” sepertinya heechul ingin mengucapkan sesuatu namun belum selesai eommanya sudah memotongnya

“Tidak ada tapi-tapian, sebentar lagi kita berangkat ne”

Terlihat heechul menatap hana dengan wajah tidak enak karena perilaku eommanya

“Apa tidak bisa minggu depan saja eomma?” heechul mencoba membujuk eommanya

“Eomma mau hari ini saja, mengapa harus menunggu minggu depan? Ya kan chagi?” tanya eomma heechul pada hana

Hana yang bingung hanya tersenyum terpaksa, di rasakannya ponselnya berbunyi dan benar saja itu panggilan dari kyuhyun yang sepertinya sudah menunggu hana

“Maaf aku angkat telepon dulu”

“Eoh..silahkan nak”

Hana menuju kamarnya agar pembicaraannya dengan kyuhyun tidak terdengar

“Yeoboseyo”

“Kau dimana? Aku sudah menunggu setengah jam disini”

“Mianhe oppa, sepertinya hari ini aku tidak bisa kesana”

“Mwo?? Apa kau bercanda?”

“Ani…aku sereius, aku sangat minta maaf, Bagaimana kalau minggu depan saja?”

“Shireo, aku mau hari ini. Lagipula Kenapa tiba-tiba kau tidak bisa datang? Apa karena namja itu lagi !?” terdengar suara kyuhyun yang mulai emosi

“Namja itu siapa maksudmu?”

“Sudah lah, jangan pura-pura bodoh”

“Maksudmu Kim Heechul?”

Heechul yang sedang berjalan menuju dapur hendak mengambil minum untuknya menghentikan langkahnya saat mendengar namanya di sebut oleh hana, ia berdiri di depan kamar hana, mencoba mendengar pembicaraan hana di telepon

“Aku yakin itu karena kim heechul itu kan?”

“Memangnya kenapa kalau iya?”

Kyuhyun tersenyum sinis

“Jadi benar karena namja itu? Aku tidak mengerti pada mu, jadi kau benar-benar lebiih memilihnya dari pada aku”

“Kau ini bicara apa?”

“Jawab saja, kau pilih aku atau dia !!!”

Hana terdiam

“Sebenarnya hari ini kau kan akan memberitahu jawabanmu tentang pernyataan cintaku padamu, aku mau kau memilih, kalau memang kau mencintaiku kau segera datang kesini dan tinggalkan namja itu, namun kalau memang kau lebih memilihnya kau tidak perlu datang”

“Tapi situasinya tidak semudah itu”

“Aku hanya minta kau memilih aku dan datang kesini atau memilih dia!!”

Kali ini hana benar-benar bingung, memang dia menyukai kyuhyun, namun entah mengapa semakin ia dekat dengan kyuhyun rasa suka itu berkurang dan perasaannya pada heecuhl yang ternyata juga mencintainya memang belum bisa di hilangkan dari hatinya. Dan tidak mungkin juga dia meninggalkan eomma heechul untuk pergi dengan kyuhyun, bisa di anggap tidak sopan.

“Yak..Kang Hana jawab aku!!!”

“Tidak usah berteriak begitu Cho Kyuhyun !!”

Kenapa juga kyuhyun begitu emosi hari ini? Apa ini dia yang sebenarnya? Pikir hana dalam hati

“Geurae, jawab sekarang”

“Aku tidak akan kesana” jawab hana pelan

“Apa maksudmu kau tak mencintaiku huh?”

“Bukan begitu, tapi….”

“Setelah kau membuatku jatuh cinta padamu sekarang kau menolakku begitu !!!?”

“Mianhe kyu..”

“Kau berhasil menjadi wanita penggoda terhebat yang telah mencuri hatiku”

“Apa kau bilang? Aku tidak seperti itu”

“Jadi kau lebih mencintai Kim Heechul, namja sialan itu!!!? Perilaku kalian seperti kakak-adik tapi ternyata saling mencintai, muak aku medengarnya”

“Ne, aku mencintainya, AKU MENCINTAI KIM HEECHUL. Kau puas huh!!??”

Belum kyuhyun menjawab hana menutup sambungan teleponnya. Dia duduk di depan meja belajarnya sambil memegang kepalanya, bingung itu lah yang ada di pikiran hana, ia tidak habis pikir kenapa kyuhyun bersikap seperti itu hari ini, bukan hanya itu hana juga bingung kenapa mengatakan kalau dia mencintai heechul, apa dia benar-benar mencintai heecul? Tak terasa air mata mulai mengalir dari pelupuk matanya.

Sementara di balik pintu kamar, heechul masih membeku mendengar hana berteriak mengatakan kalau dia mencintainya, senang bercampur bingung yang heechul rasakan saat ini, apa benar hana mencintainya atau hanya alasan pada kyuhyun saja? Entah dorongan dari mana heechul membuka pintu kamar hana yang ternyata tidak terkunci, terlihatlah hana yang sedang duduk membelakangi pintu, kemudian membalikkan badannya sambil menghapus air matanya kaget karena ada yang membuka pintu kamarnya

“Oppa, sedang apa kau disini?”

“Apa kau mengangis?” tanya heechul sambil mendekat ke arah hana

“Aah..ani, aku hanya…” belum sempat meneruskan jawabannya heechul kemudian mendekat dan menghapus air mata di wajah hana

“Kenapa menangis?”

“Aku tidak menangis, mataku hanya kelilipan saja” namun hana malah mengeluarkan lagi air matanya, ia takut kalau heechul mendengar pembicaraannya tadi.

Heechul malah memeluk hana saat ini,hana hanya diam di tengah kebingungannya

“Oppa, apa kau mendengar pembicaraan ku tadi?”

“Apa kau benar mencintaiku?”

Ooh God, ternyata betul heechul mendengar pembicaraanku, gumam hana sambil menenggelamkan kepalanya di dada heechul, ia tidak ingin wajahnya yang malu terlihat oleh heechul

“Aku….”

“Aku tahu, kau memang mencintai ku kan?”

“ish..percaya diri sekali kau” hana menarik tubuhnya menjauh dari pelukkan heechul

“Jangan bohong, aku tahu itu sejak lama, dan sekarang kau meyakinkanku kalau kau memang mencintaiku”

Hana diam sambil menundukkan kepalanya, sementara heechul terus menatap hana

“Tatap aku” kata heechul sambil mengangkat dagu hana, agar hana menatap kearahnya. Mau tidak mau hana menatap heechul

“Saranghae Kang Hana” ucap heecul lembut kemudian memeluknya lagi. Hana merasakan kehangatan dan ketenangan dalam pelukan heechul, tanpa sadar kini tangannya sudah melingkar di tubuh heechul membalas pelukkan nya

“Jadi kau benar mencintaiku?”

Hana hanya menganggukkan kepalanya, heechul tersenyum sambil mengelus rambut hana dan mencium puncak kepala yeoja itu sekilas

“Saat aku kecelakaan kau juga mengucapkan kalau kau mencintaiku kan?

“Apa kau mendengarnya? Katanya kau tak mendengar apapun saat itu?” hana menarik kepalanya dari dada heechul dan menatap heechul tajam

“Kemarin di tempat karaoke pun kau memilih ku dari pada namja itu”

“Kau !! apa kau selalu membuntutiku huh?”

 

Flashback

Heechul POV

“Permisi, aku harus keluar sebentar” kata hana sambil bangun dari duduknya

“Mau kemana? Kau kan belum menyanyi” tanya sora

“Sepertinya ada sesuatu yang ketinggalan di toilet tadi”

“eoh..baiklah”

Aku yang penasaran mengikuti langkahnya keluar dari ruangan karaoke ini, dan ternyata benar pikiranku, dia menemui namja itu. Dari jarak yang aku anggap pas aku menguping pembicaraan mereka

“Sedang apa kau disini?” tanya kyuhyun saat hana baru saja tiba di hadapannya

“Sora eonnie mengajak kami pergi karaoke malam ini”

“Asih…lagi-lagi kau mengatas namakan sora itu, padahal kau pergi dengan namja itu. Jadi kau menolak ajakkan ku karena dia!!”

Dia terlihat begitu kesal pada hana

“Aku memang bersama sora dan jungsoo oppa juga”

“ Alasan.. Mengapa selalu namja itu yang menghalangi kita, sebenarnya apa hubungan kalian huh !!?”

Yak..rasanya ingin sekali aku meninju namja itu, dia pikir siapa dia beraninya bicara sekeras itu pada hana? Kalau kau macam-macam aku tak akan membiarkan mu hidup cho kyuhyun

“Tidak perlu teriak seperti itu oppa!!”

“Sudah jelas kau membohongiku hana”

“Bohong bagaimana, memang aku pergi bersama sora eonnie, jungsoo oppa dan heechul oppa”

“Tapi kau tak bilang akan pergi dengan heechul itu. Yasudah, sekarang kita pulang”

Mwo??dia menarik tangan hana

“Tidak..kau pulang saja aku masih mau disini, jadi kau tidak perlu repot-repot mengantarku” kemudian hana menghempaskan tangan kyuhyun

“Apa kau lebih senang pulang dengan namja itu huh?”

“Memang kalau iya kenapa? Apa hak mu mengaturku?”

“Jadi kau memilihnya?”

“Ne, aku harus kembali, sora eonnie sudah menungguku”

Hana kemudian menjauh dari kyuhyun yang terlihat frustasi, aku segera kembali ke ruangan karaoke kami. Ternyata hana menuju toilet dulu tidak langsung kembali, itu bagus karena aku bisa sampai ruangan lebih dulu agar dia tidak tahu aku mengikutinya.

Sambil berjalan aku tersenyum sendiri, apa iya hana lebih memilihku di banding bocah itu?

Flashback End

 

Author POV

“Mengapa kau tidak pulang saja bersama namja itu?”

“Aku tidak enak pada sora eonnie jika pulang duluan”

“Aish..katakan saja kalau kau ingin pulang bersama ku kan?”

“Yak..” hana memukul dada heechul pelan

“Dan sekarang aku mendengarnya lagi, ooh…betapa bahagianya aku. Coba katakan lagi kalau kau mencintaiku” heechul menarik lagi hana dalam pelukkannya, hana tersenyum

“Shireo”

“Kenapa tidak sejak dulu saja kau mengakuinya huh? Saranghae hana-ya”

“___”  Hana tidak menjawab

“Jawab aku hana”

“Ne, Nado saranghae oppa”

Heechul melepaskan pelukkannya kemudian menatap hana lembut, perlahan ia mendekatkan wajahnya pada wajah hana, hana yang gugup hanya bisa diam, mungkin dia tahu apa yang akan heechul lakukan di jarak mereka yang semakin dekat ini. Kini hana dapat merasakan nafas heechul di permukaan wajahnya, perlahan hanapun memejamkan mata

“Yak..  Apa yang kalian lakukan huh?”

Suara seorang wanita membuat dua orang ini (heechul-hana) kaget dan menjauhkan wajah mereka yang tadi sudah sangat dekat.

“eomma” heechul terkejut saat mengetahui ternyata eomma dan noonanya berada di pintu kamar hana. Hana hanya diam menundukkan kepalanya malu pada eomma dan heejin

“Omo…heejin, apa yang barusan kita lihat?” eomma heechul tak kalah terkejutnya melihat anaknya sedang bermesraan

Heejin hanya diam sambil menatap heechul dan hana bergantian, seakan bertanya apa yang sedang mereka lakukan

“Ini tidak yang seperti eomma bayangkan, kami hanya..” heechul mencoba menjelaskan

“Ada eomma saja kalian berani berbuat seperti itu, bagaimana kalau kalian hanya berdua. Sudah sejauh apa yang kalian lakukan huh? Aigo..kepala eomma pening” eomma heechul memegang keningnya, terdengar dari suaranya yeoja itu sedikit marah

Hana menutup matanya, ia malu bercampur takut sekarang

“Mianhe eomma, tapi kami tidak seperti itu” kemudian hana melihat heechul seakan memberi isyarat menyalahkan heechul yang tadi akan menciumnya. Eomma heechul kembali ke ruang tamu,

“Kalian ini benar-benar, apa tidak bisa tahan dulu sampai tidak ada eomma huh?” kata heejin pada heechul

“Yak..noona,bukan begitu. Sudahlah tolong jelaskan pada eomma”

“Aish…”

kemudian heejin menuju ruang tamu mengikuti eommanya

“Oppa, eottohkae? Lagi pula Kenapa kau seperti itu sih tadi?”

“Aish…” heechul sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal

Merekapun menuju ruang tamu, terlihat eommanya sedang duduk sambil meminum airnya. Heechul dan hana berdiri di dekat tempat eommanya

“Hana, di mana rumah orang tuamu?”

“Nde? Keluargaku di Busan eommonim”

“Kalau begitu hari ini tidak jadi kerumah kita”

“Ne eomma”

“ Tapi hari ini kita akan ke busan. Heejin telepon appamu, suruh dia kesini. Hari ini kita akan malamar hana ke rumah keluarganya dan mengatur tanggal pernikahan heechul dan hana”

“MWOO??” jawab hana dan heechul bersamaan

 

….The End…

 

Huft…akhirnya kelar juga nih FF, udah kelamaan yaa author ga lanjutin part terakhir ini.

Bagaimana-bagaimana? Sorry-sorry kalau masih bertaburan typo, alur ceritanya maskin geje, maklum akhir-akhir ini kerjaan makin numpuk di imbangi tugas kampus yg membanjiri hari-hari * author *loh jadi curcol* acuhkan

Mau comentnya donk readers… biar author bisa belajar lebih baik lagi..

Thankyuuuu all… ^^

One thought on “[FF Freelance] Mencintai atau Dicintai? (Part 7 – END)

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s