[FF Freelance] 1st Confession

tumblr_static_diary-dream-photography-favim.com-442495

[1st] Confession

 

Main Cast : You/Readers & Oh Se Hun || Rating : General || Genre : Fluff || Length : Ficlet

 

A story by arsita wickrama (@pitteopan)

Disclaimer :

Plot Is mine. Don’t bash please and be a good reader.

…who are you?..

 

.

Musim semi telah tiba. Dimana banyak orang yang ingin melihat keindahan itu dan salah satunya seorang gadis bermata hitam pekat dengan setiap harinya ia selalu memakai dress atas lutut. Gadis itu hanya melihat pemandangan taman yang begitu menenangkan baginya, gadis itu menyukai ketenangan dan seseorang

 

Gadis itu hanya tersipu malau setiap mengingat kejadian itu, kejadian dimana ia bertemu dengan seorang pria yang ia sukai sejak SMA dulu.

 

Gadis itu yang terlihat sedang menulis sesuatu di buku yang lebih terlihat seperti buku diary itu. ia mengehentikan tulisannya ketika pulpen yang ia pegang jatuh, namun ketika ia berniat mengambil pulpennya sebuah jemari dengan gesitnya mengambil alat tulis kesayangannya itu. namun belum sempat gadis itu memarahi sesorang yang telah mengambil pulpennya itu hanya terdiam ketika melihat seorang pria dengan wajah innocent nya. Pria itu hanya mengulurkan tangannya yang terdapat pulpen milik gadis itu. mata gadis itu tidak dapat berkedip sedikit pun.

 

“nona? Ini pulpenmu maaf telah lancang mengambilnya namun ini, aku kembalikan..”

 

Pria itu hanya tersenyum lembut kepada gadis yang ada dihadapannya, gadis itu hanya menundukkan kepalanya 90 derajat sebagai bentuk terima kasih. Sedetik kemudian pria itu hanya mengangguk kecil dengan senyumannya yang manis lalu pergi meninggalkan gadis itu sendirian

 

 

Gadis itu hanya menggeleng pelan dengan kekehannya, ia merasa begitu senang saat itu dan masa-masa itu tidak akan ia lupakan selama hayat hidupnya

gadis itu yang terlihat menoleh kearah yang berlawanan hanya mengehela nafas pelan karena pria yang ia tunggu tidak kunjung datang. Jemari gadis itu hanya menulis rentetan kalimat yang begitu berarti setiap katanya.

Gadis itu beranjak pergi dari kursinya namun tatapannya teralihkan karena melihat seorang pria dan gadis tengah bersama, mereka terlihat begitu mesra dan itu cukup membuat gadis itu tersenyum miris.

“apa kau kehilangan sesuatu nona?”

Sebuah suara lembut seorang pria sontak membuat gadis itu merasa kaget, ia segera menoleh namun ketika menoleh ia melihat seorang pangeran tampan –menurut khayalannya–

Gadis itu hanya menggeleng kepalanya pelan lalu segera melangkahkan kakinya namun belum sempat 2 langkah ia berjalan sebuah jemari menahannya

“tunggu”

Gadis itu langsung menoleh kesumber suara dan didapatinya pria itu tengah memegang lengannya

“bisakah kita bicara sebentar?”

Gadis itu hanya menggeleng pelan, bukannya ia tidak mau berbicara tetapi karena sebuah alasan yang menuntutnya seperti itu

“bolehkah aku mengetahui namamu?”

Pria itu kembali bertanya dan itu sontak membuat wajah sang gadis memanas. Lalu segeralah gadis itu melepaskah tangan pria yang tadi menahannya lalu berlari

TAK

Suara buku yang ukurannya sebesar tangan orang dewasa, pria itu yakni oh sehun hanya melihatnya. Sehun mengernyitkan dahinya lalu segera mengambil buku itu

Jemari sehun tak henti-hentinya membuka selembar demi selembar buku diary milik gadis itu. sehun langsung terkesiap ketika ia melihat lukisan wajahnya dibuku diary milik gadis itu dengan tulisan yang ada dibawahnya

Saranghae

 

Sehun yang melihatnya hanya kebingungan karena apa maksud dari kata-kata ini?

Namun sehun tidak memperdulikannya lagi namun jemarinya tehenti ketika melihat sebuah tulisan tangan milik gadis itu

Dear diary,

 

Hari ini aku begitu senang melihatnya namun aku harus apa? Berteriak dengan histeris? Ah tidak, itu pasti akan memalukan. walau begitu tidak menutup kemungkinan kalau aku begitu menyukainya. Ya, sejak SMA aku selalu memperhatikannya dari jauh, aku menyukainya karena ia begitu tampan saat bermain basket dilapangan, aku menyukainya juga karena ia begitu manis saat tertidur di kelas. Namun apa daya? Aku hanya bisa menjadi seorang gadis yang menyukainya dari kejauhan, aku juga hanya bisa menaruh makanan kesukaannya di loker miliknya tapi aku begitu tak yakin jika suatu saat nanti ia akan menyukaiku. Tentu saja bukan? Aku tidak cantik,tubuhku tidak sexy,dan aku juga tidak bisa berbicara normal seperti manusia normal lainnya. Jadi aku selalu membuang jauh-jauh khayalanku untuk menjadi seorang gadis yang disukai pria itu, oh sehun. Sehun, saranghae!

Jantung sehun berdetak kencang ketika membaca kata demi kata di tulisan itu. tak terasa air mata jatuh dipipinya, ia begitu bodoh karena selama ini malaikatnya itu menyukai dirinya.

***

3 hari sudah gadis itu tidak terlihat ditaman bunga. Sehun yang sedari tadi menoleh ke kanan dan kekiri hanya menghela nafasnya. Ia begitu merindukan gadis itu. ia begitu sederhana, dan juga begitu menarik, sehun juga menyukai gadis itu.

Mata sehun terbelak kaget ketika melihat sosok yeoja yang begitu ia rindukan. Gadis itu hanya terdiam ketika melihat sehun. Belum sempat gadis itu membalikkan badannya, sehun langsung menahannya

“tunggu disini sebentar”

Gadis itu terdiam, ia juga tidak bisa menolak hal itu. gadis itu megambil secarik kertas dari tas nya. Ia terlihat sedang menulis sesuatu dan itu membuat sehun bingung

Apa yang ingin kau katakan? Dan maaf aku berbicara lewat perantara kertas karena aku tidak bisa berbicara

 

Sehun hanya tersenyum manis, dan ia segera menggelengkan kepalanya

“tidak apa-apa lagipula seperti ini juga terlihat romantis bukan?”

Tubuh gadis itu langsung memanas seketika sehun mengatakan hal itu. sehun hanya terkekeh pelan melihat gadis yang ada dihadapannya itu terdiam

“jika kau menyukaiku, katakan saja. Aku sama sekali tidak keberatan,”

Mata gadis itu langsung membelak kaget ketika mendengar ucapan sehun. Sehun hanya menatap gadis itu polos. Gadis itu terlihat menulis di kertas tadi

Kau tahu darimana?

 

“dari buku diary mu”

Sehun menjawab dengan polosnya dan membuat wajah gadis itu memerah malu.

“aku tahu kalau kau tidak bisa berbicara, tetapi cinta itu tidak memandang batas kan?”

Gadis itu hanya menunduk, ia merasa begitu bodoh sudah menyukai sehun karena gadis itu merasa dirinya tidak sempurna untuk pria itu

Aku bukan gadis yang cantik,tidak sexy,dan juga aku tidak kaya. Jadi lupakan saja tulisan yang ada di diary ku itu

 

Sehun hanya menghela nafasnya pelan namun sedetik kemudian seulas senyum mengembang diwajah sehun

“aku menyukai gadis yang sederhana..”

“dan gadis sederhana itu adalah kau..”

Pipi gadis itu sudah merah merona dibuat sehun. Sehun yang melihatnya hanya tertawa kecil

I love you

“I love you too..”

 

Kkeut!

 

pitteopan’s note : halo kalian! Ini adalah ff pertama yang saya titip disini dengan ficlet aneh ini hehe jujur aja ff ini dibuat udah lamaaaaaa banget tapi baru bisa nitip  buat dipublish disini.-. finally, thanks yang udah baca! Love ya!<3

4 thoughts on “[FF Freelance] 1st Confession

  1. aaa so sweet deh :3 hm udah bisa nebak sih kalo si cwe nya g bs ngmg ._. but over all nice author~ aa sehuna😉

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s