[FF Freelance] Who You? (Chapter 1)

WHO YOU_Poster

Title : Who You (Chapter 1/?)

Author : Digdigprada

Rating : PG-15

Length : Chaptered

Genre : thriller, Romance, Family, etc.

Main Cast : Lee Chaerin, Sandara Park, Dong Youngbae, Kim namgil.

Support Cast : Lee Seunghyun, Lee Parkbom (Jenny Park), Kim Hanbin, Jennie Kim.

Disclaimer : YANG TUA DI TUAKAN, YANG MUDA DI MUDAKAN/?. Terinspirasi Drama, Novel atau mungkin Film. Posted at digdigprada.wordpress.com / mindreamable.wordpress.com

Summary: dimana? Dimana Chaerin? Kenapa semakin rumit?

****

 

Chaerin dalam perjalanan ke rumah Seungri, mantan suaminya yang sudah menikah lagi dengan wanita bertubuh montok dan berwajah barbie, Jenny Park. Chaerin mengemudi dengan kalap setelah Seungri mengucapkan sebuah opini yang membuat emosi Chaerin memuncak

 

“Anak-anak, Jenny, dan aku sudah berdiskusi. Hanbin dan jennie harus tinggal bersama kami”

 

Brengsek

 

“kemasi barang-barang anak-anak, Seungri, itu termasuk ddochi. Aku ingin mereka. Aku akan segera tiba disana untuk menjemput mereka.”

 

Chaerin berharap banyak terhadap kata-kata terakhirnya dalam percakapan dengan Seungri di telpon itu. Tanpa pikir panjang Chaerin lanjut mengambil peralatan lengkap kerjanya, seperti pistol dan Senapan berburu atau semacamnya, barangkalii akan berguna sesampainya disana. Untuk apa? Untuk membunuh Seungri misalnya.

 

Chaerin memang tidak sedang libur. Malah seingatnya hari ini dia harus lembur, lagi. Bahkan dia sampai menyerahkan berkas yang dia susun susah-payah tadi malam kepada Sandara, rekan kerjanya hanya karna Seungri. Chaerin tertawa saat menyadari dia mengambil libur di waktu sibuknya hanya karna Seungri.

 

chiiiiitttt

 

Ban jipnya tergelincir saat dia melewati tikungan. Chaerin memperhatikan pohon-pohon yang berada diatas bukit kecil di kanan dan kiri jalan. Terlihat ranting-rantingnya melengkung karna dibebani salju tebal diatasnya. Musim dingin baru 1 bulan, tapi kenyataannya sudah banyak orang yang keluar masuk kantornya, mengeluhkan masalah-masalah rutin di musim dingin. Pemadaman listrik, kerusakan pemanas ruangan, dan batang pohon rubuh menimpa rumah warga karna menahan beratnya salju. Masalah-masalah seperti sudah biasa sebenarnya, mungkin karna daerah Chuncheon yang terlalu ketinggalan. Tapi bukan hal-hal seperti itu yang membuat dia sesibuk ini, Chaerin sudah tidak menangani masalah pelayanan sosial seperti itu lagi sejak pelantikannya sebagai Detektif. Satu Kasus pembunuhan berantai lah, yang membuat Chaerin sangat kerepotan.

 

Korban dari pembunuhan berantai ini semuanya berjenis kelamin wanita. Satu-persatu ditemukan terikat di pohon dan dalam keadaan tanpa busana. Tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik terlebih kekerasan seksual. Sebelumnya Chaerin dan rekannya sudah menemukan kendaraan mereka terlebih dahulu, jauh sebelum mayat mereka ditemukan. Semua mobil ini ditemukan dalam keadaan Ringsek, terguling, dan Ban yang meletus karna ditembak. Pelakunya seorang yang terlatih, Chaerin yakin itu, dan hal ini masih menjadi Misteri.

 

Chaerin memperhatikan luka-luka yang sudah sembuh ditubuh korban. Terlihat bukan luka yang diakibatkan benda tajam, yang mungkin dimiliki pelakunya. Semuanya murni diakibatkan kecelakaan mobil yang diakibatkan oleh sang Pelakunya. Lukanya sembuh. Sembuh dengan penanganan yang benar. Chaerin takut orang ini adalah seorang dengan latar belakang pendidikan medikal, didasari komandannya yang berkata kalau korban mendapat perawatan oleh si pelaku sebelum akhirnya ditemukan tewas terikat. Masa Bodoh.

 

Sesekali konsentrasi mengemudinya terganggu oleh fantasinya tentang Youngbae, Seorang Pria yang akhir akhir ini dekat dengannya. Tapi fantasi itu terpecah saat bannya tergelincir, lagi.

 

haish ssaeki

 

DORR!!

 

Spontan Chaerin langsung menunduk melindungi kepalanya dan kembali ke posisi kepalanya semula, tapi tak lama dia menyadari keadaan mobilnya yang berputar tak terkendali. Semakin Chaerin menahan stir mobilnya semakin kencang putaran yang diakibatkannya. Chaerin tak bisa berfikir menemukan kejelasan dari kejadian ini. Tapi saat dia sekilas mendengar suara Youngbae saat itu juga dia merasakan benturan di bagian bawah mobilnya, mengakibatkan mobilnya miring kekiri dan disitu Chaerin bisa melihat tanah yang tertutup salju di kaca jip sebelah kirinya.

 

Oh tuhan ada yang menembak banku, dan ..

aku akan mati

 

Chaerin menutup matanya, membayangkan hari esok saat dia memeluk hanbin atau mungkin menamparnya karna masalah yang dibuatnya beberapa minggu ini. Sebenarnya perih jika membayangkan itu. Chaerin merasa pernikahannya dengan Seungri hanya membuat hidup anak itu bertambah hancur.

 

Saat mobilnya berguling dengan cepat, yang Chaerin katakan dalam hatinya adalah berjanji pada tuhan dia akan lebih baik di *kehidupan selajutnya, dia terus mengulang kata-kata itu sampai tak menyadari kaca mobilnya terpecah.

 

oh tuhan apa ini ulah si sinting pembunuh itu?

 

Mobilnya melambat, tapi tidak menjadi hal yang melegakan. Luka ditubuhnya mulai terasa. “MMRRHH” Chaerin mengerang merasakan tangan kirinya yang tertindih tubuhnya sendiri. Chaerin bersukur tangan kanannya sudah menggenggam pistolnya.

 

***

 

“TEPAT!!” Aku terkagum melihat mobil itu berguling seperti pertunjukkan dansa. Detektif Lee berbeda dari yang lain. jadi Aku harus lebih berhati-hati. aku mengencangkan perekat maskerku dan memakai kacamata skiku lagi. mengemas senapanku, dan menggulung terpal karet yang tadi menjadi alasku. Trukku terparkir cukup jauh dari sini. Aku berjalan menuju bangkai mobil Detektif Lee. Bersyukur badai salju menutup jejakku.

 

Aku berdiri tepat dibagian belakang mobil Detektif Lee. Memperhatikan setiap usaha keras wanita itu untuk membuka sitbeltnya. Dia masih bangun rupanya. Oh gadis ini ingin keluar dari perangkap. Aku menggenggam senapan biusku dengan erat, menatap paha mangsaku, dan … Shoot, Aku menembaknya tepat saat matanya menatap bayanganku dari kaca spion.

 

Tangan wanita itu terlepas dari Tombol Sitbeltnya, tergantung lemas di Sendi bahunya. Aku berjalan mengitari Jip si Detektif, menuju tubuh wanita itu, memastikan kalau si detektif benar-benar tak sadarkan diri. Aku mencondongkan diri ke depan mendekatkan wjahku dengannya, lalu memotong tali sitbeltnya dengan Pisau. Srrt … kurang ajar. tangannya berhasil meraih wajahku dan kukunya menggores pipiku. Aku menarik kedua tangannya dengan kasar, dan tidak ada perlawanan. benarkah? mengambil tali pengekangku dan mengikatnya kuat-kuat.

 

KAU BISA MENDAPAT DNAKU DIJARIMU

TAPI …

HARI ESOK KEKUATANMU HANYALAH DOA. JALANG!

 

(*)kepercayaan orang korea kalau mereka akan dilahirkan kembali setiap 300 tahun sekali.

6 thoughts on “[FF Freelance] Who You? (Chapter 1)

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s