[FF Freelance] You

YouAuthor:

NJH_Yun

 

Cast:

Tiffany Hwang

Nickhun Buck Horvejkul

Moon Jongup

Jung Eunji

Genre:

Romantic

Rating:

PG-13

Length:

Oneshot

Semua yang ada di FF ini adalah murni dari otak saya. ALUR KECEPATAN!!!

NO COPY

 

Summary:

Aku memang bodoh, hanya bisa mengejar cinta yang sangat tidak mungkin bisa kudapatkan. Dan aku meninggalkan cinta yang selama ini ada dan mungkin akan bisa kudapatkan.

===========================================================

Tiffany P.O.V

“Fany!!! Tiffany!!! Ayo bangun!!! Ayo kita makan!!.”

Huh! Suara ini selalu mengganguku disetiap pagi, Suara Nickhun sahabatku.

“Ya! Ini kamar perempuan tau!!!,” Aku kembali tertidur.

“Yasudah,aku akan memakan kimchi sendirian.”

Aku langsung bangun mendengar kata KIMCHI makanan kesukaanku.

Aku berlari mendahului Nichkun. “Ya! Kau lambat sekali!!,” Ujarku sambil tertawa. Aku lihat Nickun hanya mendesah, tiba tiba aku terjatuh karena tersandung. “FANY!! Apakah kau baik-baik saja??,” Nichkun segera menghampiriku. “Aku bukan wanita lemah Nickhun!!,” Aku sambio berdiri.

“Fany!! Nickhun!! Cepat Makan!!! Makananmu dingin!!,” Aku dan Nickhun segera berlari tidak mau mendengar teriakan berikutnya yang datang dari Eomma Nickhun.Ketika aku sampai di meja makan aku langsung mengambil mangkok,sumpit,sendok dengan cepat lalu mendahului Nickhun.

“Fany tunggu aku!!,” Nickhun berteriak.

 

NICKHUN P.O.V

Huh! Dasar Fany dia sungguh keterlaluan bisa-bisanya dia meninggalkanku untuk makan duluan, dia pasti akan menghabiskan semua makananku!

“Nickhun ayo cepat!! Kau tidak mau makanan-mu kuhabiskan kan??”

“Fany! Jangan berani-beraninya kau sentuh makananku bisa bisa aku tidak makan nanti!,” Aku berteriak sambil berlari menuju meja makan.

Tentu kalian bingung,bagaimana kami bisa tinggal serumah. Ok! Akan aku ceritakan. Dulu Abeoji-ku dan Fany bersahabat sejak kecil,lalu mereka berjanji jika salah satu (atau lebih) dari keluarga kecil mereka (Eomma-ku,Eomma Fany,Abeoji-ku dan Abeoji Fany) meninggal mereka akan tinggal satu rumah dan slaing membantu. Dan itu terbukti ketika aku berumur 3 tahun Abeojiku dan Abeoji Fany mengalami kecelakaan bersama akhirnya Eommaku dan Eomma Fany tinggal serumah.Hingga sekarang saat umurku 18 tahun.

Tapi kebahagiaanku tinggal dengan Fany tidak akan lama lagi. Ya,aku harus melanjutkan kuliahku di Amerika tanpa Fany. Mengapa? Ya,karena Fany gagal mendapatkan beasiswa dari sekolah hanya aku dan Eunji.

Hari ini hari terakhir aku di  Busan aku akan berangkat ke Amerika hari ini.

 

TIFFANY P.O.V

Aku menyisir rambutku yang terurai. Hari ini hari terakhir Nickhun di Busan dia akan melanjutkan kuliah di Amerika. Tak terasa ada air yang mulai mengalir di pipiku. Nickhun sahabat terbaikku dan cinta pertamaku. Aku memang mengenaskan mencintai orang yang tidak mencintaiku. Dan aku seperti orang bodoh yang menunggu cintamu.Apakah kau tahu Khun? Tangisanku sakit hatiku yang pertama adalah karenamu,karena kau Khun.

Flashback-ku terhenti ketika ada orang yang mengetuk pintuku. Eommaku.

“Fany,cepatlah! Kau mau ikut atau tidak? Bisa bisa Nickhun ketinggalan pesawat!”

“Eomma! Aku ikut tunggulah sebentar!”

Aku menghapus air mataku dan cepat cepat mengambil tasku.

3 hour later @Seoul

“Nickhun!! Maafkan aku, tidak bisa mengantarmu sampai Bandara”

“Iya. Lagi pula kau akan test untuk masuk Universitas Seoul! FANY FIGHTING!!!!”

“Ah! Ne!. Khun,aku tau kau akan merindukan temanmu ini. Terimalah! Aku membuat ini untukkmu!” Aku memberikan syal buatanku untuk Nickhun.

“Ya! Aku tak akan merindukanmu! Apa ini? Buatanmu? Ah! Tentu saja buatanmu syal ini rajutannya berantakan jadi pasti punyamu!”

“Ya!!! NICKHUN!!” Aku memukul Nickhun.

“Ya! Apa kalian berdua mau terlambat?!” Ujar Eomma Nickhun dengan wajah kesal.

 

TIFFANY P.O.V

Sudah 1 tahun sejak Nickhun pergi. Nickhun mendapat beasiswa tidak lama setelah dia masuk universitas itu,beasiswa ke Amerika. Sekarang aku akan memberanikan diri mengucapkan apa yang kurasakan sekarang. Aku sudah menyiapkan Kimchi kesukaan kita.Hari ini ada yang special Nickhun akan pulang ke Seoul bukan ke Busan,dan Eommaku(bersama Eomma Nickhun) akan ke Seoul kerumahku. Drrrttt…. Drrttt….. Handphoneku berbunyi,Ah! Ternyata dari Jongup temanku sejak pertama kali masuk kuliah.

“Yoboseo?”

“Wae Jong??”

“Fany-ah,kau ada waktu hari ini? Ayo kita jalan-jalan!”

“Mianhae Jongup-ya!Aku tidak bisa keluar bersamamu kali ini. Kau tau hari ini sahabatku Nickhun akan pulangkan? Kalau kau mau kau bisa ikut menyambut Nickhun dengan keluargaku di rumahku”

“Bolehkah? Aku ingin bertemu Nickhun pujaan hatimu itu. Pasti aku akan lebih tampan dari pada Nickhun!”

“Ya!! Apakah kau tidak punya kaca dirumah? Kau begitu gila! Tidak mungkin lebih tampan kau dari pada Nickhun!,” Ucapku sambil sedikit teriak.

Tut…. Tut…. Tut….. terdengar bunyi panggilan yang telah diputuskan. Huh! JONGUP AKAN KUBUNUHKAU!!!!

 

JONGUP P.O.V

Hari ini adalah hari bahagiaku,tapi tidak lagi sekarang ternyata Tiffany harus bertemu Nickhun. Huh! Padahal hari ini aku akan menyatakan perasaanku pada Fany!. Ya! Mungkin Fany adalah cewek aneh dikampus,tapi aku tak tau mengapa Fany bisa memikat hatiku saat pandangan pertama. Yasudahlah! Lebih baik aku bersiapa-siap untuk bertemu Nickhun dan FANY. Baju apa yang akan ku pakai ya? Baju berwarna putih? Ya! Putih, Fany pasti suka aku memakai baju putih pilihannya.

============1 hour later @ Tiffany House

Aku melihat Fany menunggu didepan pagar rumahnya. Mungkin dia menungguku,memang Fany biasanya akan menungguku di depan pagar rumahnya ketika aku akan berkunjung. Aku membuka pintu mobil lalu melambai tangan dan tersenyum kearah Tiffany.”Annyeong Fany! Ayo masuk ini dingin,”ujarku sambil merapatkan jaketku. “Ani,aku akan menunggu Nickhun disini. Masuklah duluan aku sudah biasa dengan udara ini. Aku akan baik-baik saja!” Kata Tiffany dengan wajah yang meyakinkan. “Ok! Aku masuk dulu,” Aku berjalan pergi meninggalkan Tiffany.

“Annyeong Haseo!,” Kataku ketika melihat ada eomma Fany di ruang depan.

“Ah! Annyeong Jongup-ya! Kau pasti kedinginan. Mau teh?”

“Ani Ahjumma! Gwenchana! Kapan Nickhun akan datang?? Tiffany sudah menunggunya diluar”

“Nickhun mungkin sebentar lagi akan datang, Tiffany memang begitu selalu begitu dari kecil ketika Nickhun pergi dan akan pulang Tiffany selalu menunggu didepan rumah untuk menyambutnya.”

Tiiin…. Tiiinnn…. Aku mendengar dan bisa menduga bahwa itu adalah mobil Nickhun, aku langsung pergi keluar bersama Eomma Tiffany.

Ketika laki laki itu keluar dari mobil tak kuduga Fany langsung memeluknya. Memeluknya. Tiffany bahkan tidak pernah memelukku,disaat sebahagia apapun dia tak pernah. Mengapa aku sungguh ingin menangis? Tiffany,Tiffany,Tiffany.Mengapa kau mencari orang yang jauh? Padahal orang yang menyayangimu ada didekatmu setiap hari,setiap waktu. Tiffany….

 

TIFFANY P.O.V

Nickhun! Nickhun sudah datang! Aku langsung memeluknya. Tanpa tahu apa yang masih ada dibelakangnya. Perempuan?? Aku langsung melepaskan pelukanku. Siapa dia? Mengapa Nickhun membawanya kesini?

“Fany! Aku merindukanmu….” Nickhun dengan bersemangat.

“Nickhun itu siapa??,” Kataku dengan menunjuk perempuan yang keluar dari mobil Nickhun.

“Ah! Ini Eunji! Jung Eunji, dia pacarku,” Nickhun berpura-pura membisikkannya.

Apa? Eunji? Ya,Tuhan! Nickhun!! Kau benar benar. Apa kau bisa begitu cepat mencari wanita lain? Nickhun sadarlah aku orang yang berada didekatmu selama 20 tahun!! Apa kau tidak sadar perasaanku Nickhun?? Lamunanku terusik ketika aku mendengar suara Eunji.

“Annyeong Haseo Jung Eunji Imnida Bagapta,” Ujar Eunji sambil menundukkan kepala 90 .

Mengapa aku begitu tak ingin mendengar suara ataupun melihat yeoja ini? Yeoja yang merebut Nickhun dariku.Tiffany mengapa kau begini? Ini semuakan bukan salah Eunji atau Nickhun! Ini salahmu,kenapa kau begitu bodoh!! Nickhun jelas-jelas tidak menyukaimu jadi pasti Nickhun akan mencari yeoja lain yang dia sukai.
“Annyeong Tiffany Hwang Imnida,” Aku menjawab perkenalan Eunji dengan sedikit tersenyum dan menahan air mataku yang sudah bertumpuk dikelopak mataku.

 

JONGUP P.O.V

Ya Tuhan! Aku menyesal tadi tidak mengajak Tiffany masuk. Dan mengapa Nickhun begitu bodoh?? Dia membawa seorang perempuan yang tentu saja Yeoja Chingunya itu kesini. Nickhun tidak tau Tiffany sudah menunggunya di udara sedingin ini dengan polos menunggu cinta pertamanya yang akhirnya mengecewakannya. Ini sebuah bencana! Tiffany! Kau bodoh!!. Bisa-bisanya kau menahan tangismu?? Apakah kau tidak tahu? Dengan begitu kau bisa membuatku khawatir. Tiffany yeoja itu selalu menyembunyikan sedihnya dengan tawanya,Nickhun seharusnya tau Tiffany sedih karena dia sudah lama mengenalnya, tapi mengapa Nickhun bersifat biasa? Dia bodoh? Cacat mental? Ah!!!.

Pikiranku yang tadi berterbangan kemana-mana sekarang kembali lagi ketika aku mendengar Tiffany memanggilku.

“Ya!! JongUp apa kau mau membeku??”

Aku melangkahkan kakiku, berusaha agar aku menahan emosiku untuk melakukan apa saja yang bisa membuat Nickhun mengerti. Aku melihat Nickhun begitu dekat dengan Tiffany. Ya, Aku cemburu. Ketika makan malam dimulai, cemburuku semakin berkoar koar Tiffany biasanya memberiku makanan saat kita makan bersama,tapi sekarang Nickhun yang diperlakukan begitu. Semua tempatku waktu Nickhun tidak ada telah direbut kembali. Tidak seharusnya aku begini semua perlakuan Tiffany padaku semata mata hanya cinta untuk teman tapi untuk Nickhun lebih dari cinta untuk teman tapi cinta untuk lelaki.

 

NICKHUN P.O.V

Tiffany gadis yang kurindukan ternyata masih sama, masih seperti seorang anak perempuan kecil,kesayanganku. Ya! Walaupun aku sekarang bersama Eunji aku tetap mencintai Fany lebih dari cintaku kepada Eunji, karena cintaku pada Fany adalah cinta sebagai seorang sahabat bahkan bisa disebut keluarga karena begitu dekatnya kami. Tapi mengapa Tiffany juga begitu dekat dengan lelaki yang bernama Jongup? Padahal aku mengerti Tiffany sikapnya dia tidak mudah berteman dengan lelaki. Dan sepertinya lelaki itu,dia menyukai Tiffany. Tapi dilain sisi Tiffany tidak terlihat sama sekali menyukai Jongup.

Ah! Untuk apa aku berfikir? Tiffany sudah besar bukan anak 9 tahun lagi Tiffany bisa menyelesaikan masalahnya. Ya,tapi jika Tiffany butuh bantuan aku akan membantunya.

“Oppa!!,” Seketika itu aku terkejut. Suara Eunji.

“Wae??”

“Oppa, ayo kita minum kopi di Café dekat jalan ini,” Ujar Eunji sambil memegan lenganku.

“Kajja!!. Tapi bolehkah aku me ngajak Tiffany??,” Kataku ragu.

“Tentu saja! Gara-gara kesibukanmu kau jadi tidak bisa bertemu Tiffany!.”

Aku langsung berlari ke kamar Tiffany. Tapi Fany tidak aada disana. Mungkin dia keluar bersama Jongup. Aku kembali menghampiri Eunji.

“Eunji, Tiffany tidak ada dikamar jadi kita pergi berdua. Kajja?”

“KAJJA!!,” Ya begitulah Eunji selalu semangat.

 

 

 

EUNJI P.O.V

Aku kesal sekali dengan Yeoja yang bernama Tiffany itu. Dia mencuri perhatian Nickhun dari tadi. Dan sekarang ketika aku mengajak Nickhun jalan-jalan. Yang ada dipikiran Nickhun adalah Tiffany. Tapi mau bagaimana lagi? Aku tidak bisa menolak Nickhun untuk mengajak Tiffany pergi bersamanya –dan aku-. Tapi Tiffany tidak ada dikamar. Entah hanya perasaanku atau ada sesuatu yang aneh dari Nickhun, dia kelihatan kecewa. Dia yang biasanya berbicara sesuatu di mobil sekarang jadi diam,tak sepatah katapun keluar dari mulutnya. Aku begitu tersiksa jika Nickhun begini, Nickhun pasti sedang memikirkan Tiffany. Aku ragu untuk memulai pembicaraan dengan Nickhun.

“Khun.”

Hening.

“Khun!,”

Nickhun terlihat kaget “Ne?”

“Khun, apa yang kau pikirkan? Tiffany?.”

“Ani! Aku hanya ingin focus memperhatikan jalan yang licin.”

Tidak Khun,Aku tau kau berbohong.

“Khun!! Kau ber bohong! Kau sedang memikirkan Tiffanykan?,” Ucapku setengah berteriak.

“Mengapa kau berfikir begitu?”

“Khun! Aku tidak suka caramu memperhatikan  Tiffany! Bahkan kau lebih memperhatikan Tiffany dari pada aku!!! Perhatianmu lebih banyak ke Tiffany dari pada aku!. Aku merasa kecil, jauh, asing ketika kau dan Tiffany berbicara ataupun saat kau mengusap kepala Tiffany! Aku tidak suka caramu begitu! Aku tau kau sudah lama tidak bertemu Tiffany, tapi bisakah kau bersifat sewajarnya? Dan bisakah kau mengangap aku ada?!,” Tak terasa air mataku mulai bergulir.

Nickhun menghentikan mobilnya tanpa berkata apapun. Tiffany kau benar-benar mencuri Nickhun! Aku sudah tak tahan. Dengan tangan bergetar aku membuka pintu mobil. Berjalan meninggalkan  Nickhun tanpa tau harus berjalan kemana.

Apa yang sekarang harus kulakukan?? Aku tidak mau lagi bertemu dengan Tiffany gadis yang membuat hubunganku dan Nickhun yang tadinya baik menjadi seperti ini.

 

TIFFANY P.O.V

Kemana Nickhun?? Apa dia pergi dengan Eunji? Huh! Padahal aku sudah membelikan kue ikan untuknya. Terdengar bunyi mesin mobil di depan rumahku. Pasti Nickhun!! Aku segera berlari menghampiriku Nickhun.

“Nickhun!! Aku membawakan kue ikan untukkmu!! Kue ikan ini enak sekali! Cepat makan sebelum dingin,” Kataku dengan bersemangat.

Nickhun berhenti berjalan dan mengambil kue ikan dari tanganku.

“Tiffany!! Berhentilah mendekatiku! Jauhlah dari hadapanku! Aku tak mau melihatmu lagi. Jangan beri perhatian apapun padaku,bahkan ketika aku jatuh kejurang yang dalam!!,” Nickhun berbicara dengan kilatan marah di matanya. Dia membuang kue ikan itu kelantai.

Nickhun…. Apa kau tau apa yang kurasakan?? Aku tak  bisa menahan air mataku yang jatuh dengan derasnya. Aku berusaha mengengam tangan Nickhun yang sudah menjauh.

“Khun, Apa salahku??,” Tanyaku dengan suara bergetar. Menangis.

“Apa kau masih perlu bertanya Fany??,” Nickhun terlihat geram dengan pertanyaanku.

Aku tak berani menatap Nickhun, Tangisanku semakin keras.

“Kau yang membuat semua ini  begini Fany!!,” Nickhun berteriak dan segera pergi dari rumahku.

Nickhun kau berbeda, apa salahku hingga aku bisa membentakku dengan begitu keras?? Nickhun apa salahku??.  Semakin mobil yang ditumpangi Nickhun menjauh semakin perih rasa ini. Kakiku lemas, aku terjatuh menangis didepan rumahku. Nickhun.

“Tiffany!! Berhentilah mendekatiku! Jauhlah dari hadapanku! Aku tak mau melihatmu lagi. Jangan beri perhatian apapun padaku,bahkan ketika aku jatuh kejurang yang dalam!!”

Perkataan Nickhun kembali mengelilingi pikiranku. Nickhun,Nickhun,Nickhun.

 

JONGUP P.O.V

Aku berjalan dengan riang, menuju rumah Tiffany. Aku berhasil menemukan gantungan kunci anjing untuk Tiffany. Aku membayangkan betapa senangnya Tiffany ketika aku membawakan ini untuknya.

Aku tercengang, apakah itu Tiffany?? Gadis yang sedang menangis didepan rumah. Aku mendekat. Tiffany!! Gadis itu Tiffany!!

Aku mendonggak-kan kepala Tiffany yang disembunyikan dibalik lututnya. Aku memeluk Tiffany.

“Fany Gwenchana??,” Tanyaku dengan khawatir.

Fany tetap menangis dengan keras.

Aku memeluk Tiffany dengan erat. Aku tidak akan memaafkan siapapun yang membuat Tiffany menangis hingga seperti ini. Aku mengutuk diriku sendiri mengapa aku tidak bisa menjaga Tiffany, mengapa aku biarkan Tiffany bisa menangis.

Aku menemani Tiffany didalam tangisnya. Tiffany maafkan aku tak bisa menjagamu dengan baik. Hal ini tak akan terulang lagi. Aku tak akan membiarkan siapapun melukaimu, sedikit saja.

 

TIFFANY P.O.V

Sudah lama aku menagis di pelukan Jongup. Aku merasa bodoh ternyata perhatian Jongup kepadaku lebih dari seorang teman. Aku tak menyadarinya. Jongup maafkan aku. Sekarang aku akan berusaha untuk mulai mencintaimu. Walaupun membutuhkan waktu lama, dan aku berharap kau juga tetap mencintaiku dalam kurun waktu yang lama. Aku mendongakan wajahku berusaha menatap wajah Jongup, wajahnya tak pernah aku melihat sorot wajah khawatir seperti Jongup pada Nickhun.

“Jongup Mianhae,” Ucapku dengan bergetar.

“For?”

“Untuk semua, untuk aku yang bodoh tidak menghiraukan perasaanmu padaku. Mulai sekarang aku janji tidak akan berbuat bodoh lagi.”

“Tiffany! Kau jangan memaksakan apa yang tak kau sukai.”

“Aku tidak memaksakan, aku akan belajar mencintaimu Jongup. Meninggalkan Nickhun yang jelas jelas tak mencintaiku.”

“Jinjja??”

“Ne!!,” Ucapku dengan semangat.

 

EUNJI P.O.V

Aku sudah 2 hari meninggalkan rumah Tiffany. Aku berfikir apakah aku terlalu egois kepada Nickhun?? Mungkin. Aku akan minta maaf kepada Nickhun. Ketika aku ingin menelefon Nickhun ada telefon masuk dari Tiffany. Apa aku harus mengangkatnya?? Yasudahalah kuangkat saja.

“Yoboseo,” Ucap suara diseberang sana.

“Yoboseo, ada apa Tiffany”

“Hmm… Eunji aku sudah tau apa yang terjadi denganmu dan Nickhun. Maafkan aku jika membuatmu cemburu. Tapi aku tidak bermaksud. Apakah kau mau memaafkanku dan Nickhun?? Aku mohon.”

Aku terdiam. Tak bisa berkata apa-apa. Aku berfikir tentang egoisnya diriku. Tiffany dan Nickhun hanya sebatas sahabat. Mengapa aku begitu jahat jika tidak memaafkan mereka??.

“Fany-ah, aku juga minta maaf atas keegoisanku. Aku akan memaafkanmu dan aku berharap kau juga akan memaafkanku.”

Dari sana terdengar suara teriakan.

“Gomawo Eunji-ah! Sebenarnya ini rencana Nickhun. Sekarang dia melonjak-lonjak di Sofaku. Dan aku takut sofaku akan rusak. Bisakah kau menyuruhnya berhenti??.”

Aku tertawa. Nickhun lelaki itu.

“Nickhun kasihan Tiffany!! Berhentilah!,”

“Eunji-ah, Nickhun benar-benar menurut padamu. Seharusnya Nickhun kau jadikan hewan peliharaan saja!,”

Terdengar suara teriakan Nickhun dari sana.

“Tiffany-ah! Aku akan kerumahmu! Berikan alamatnya!”

Tut… Tut… Tut….

Aku tersenyum. Tersenyum karena Nickhun atau kebaikan Tiffany?? . Ah! Molla! Yang penting sekarang aku bahagia.

 

TIFFANY P.O.V

Aku merasa lega, Nickhun yang kemarin lusa memarahiku sekarang sudah tidak marah marah lagi. Ya! Dia tadi datang kerumah untuk meminta maaf sambil memberikanku coklat! Mana bisa aku menolak coklat?.

Tapi Nickhun tetap Nickhun jika ada maunya dia baik kepadaku!, Ya, dia mau aku menelefon Eunji dan memohon untuk Eunji memaafkan Nickhun. Berhasil. Eunji memaafkan Nickhun –dan juga aku-.

Jongup yang kemarin lusa berkata akan memukul siapapun yang membuatku menangis sekarang malah sudah mengosipkan aku dengan Nickhun. Bercerita tentang kebodohanku di masa kecil. Dan itu sungguh memalukan.

Aku akan terus berusaha mencintai Jongup bagaimanapun caranya. Dan Jongup akan mencintaku selamanya.

 

-END-

6 thoughts on “[FF Freelance] You

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s